Anda di halaman 1dari 1

Kelumpuhan saraf adalah gangguan

Neuropati adalah istilah umum yang digunakan untuk kondisi-kondisi yang terkait
dengan kelainan pada fungsi saraf. Kata neuropati itu sendiri berarti gangguan saraf. Saraf-saraf
yang ada di seluruh tubuh dapat mengalami gangguan akibat penyakit tertentu maupun cedera
(Alodokter 2016). Gangguan dari fungsi saraf dapat menyebabkan terjadinya kelumpuhan.
Terdapat banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang mengalami neuropati. Berikut ini
adalah beberapa kondisi, cedera, dan infeksi yang bisa berakibat pada munculnya neuropati
menurut Alodokter (2016):

1. Trauma atau cedera, penyebab kerusakan saraf yang paling umum adalah cedera atau
trauma. Cedera bisa terjadi karena aktivitas maupun kecelakaan.
2. Diabetes, ini adalah kondisi yang juga sering dikaitkan dengan neuropati. Jika gejala
neuropati perifer muncul pada orang yang menderita diabetes, maka kondisi tersebut
dikenal dengan istilah neuropati diabetes. Gejala biasanya menjadi lebih parah jika gula
darah tidak terkontrol, atau penderitanya mengalami obesitas dan hipertensi.
3. Penyakit autoimun, beberapa penyakit autoimun bisa menjadi penyebab munculnya
neuropati, misalnya rheumatoid arthritis, lupus eritematosus sistemik, dan sindrom
Sjogren.
4. Infeksi, beberapa infeksi virus maupun bakteri juga bisa menyebabkan munculnya
neuropati, misalnya HIV/AIDS, penyakit Lyme, dan sifilis.
5. Tumor, keberadaan tumor dapat menekan saraf-saraf yang ada di sekitarnya. Neuropati
bisa terjadi jika tumor (jinak atau ganas) muncul di jaringan sekitar saraf.
6. Penyakit keturunan, neuropati juga bisa terjadi sebagai akibat dari penyakit keturunan,
misalnya ataksia Friedreich, porfiria, dan penyakit Charcot-Marie-Tooth.
7. Uremia, kondisi ketika terjadi penumpukan sisa metabolisme tubuh di dalam darah akibat
kondisi gagal ginjal yang akhirnya bisa mengakibatkan munculnya neuropati.
8. Iskemia, suatu kondisi ketika jaringan kekurangan suplai darah. Hambatan aliran darah
ke saraf dapat menyebabkan kerusakan saraf jangka panjang.
9. Defisiensi vitamin, neuropati bisa muncul akibat kekurangan beberapa vitamin, terutama
vitamin B12 dan folat, serta beberapa vitamin B lainnya.
10. Obat-obatan, beberapa obat untuk terapi kanker (salah satunya vincristine) dan antibiotic
(misalnya metronidazole dan isoniazid) bisa menyebabkan kerusakan pada bagian saraf.
11. Alkohol, mengonsumsi minuman keras berlebihan bisa menyebabkan kerusakan pada
saraf. Biasanya pecandu minuman keras mengalami kekurangan nutrisi dan vitamin.
12. Racun, beberapa racun (toksin) atau senyawa berbahaya bisa menyebabkan kerusakan
pada saraf manusia, misalnya pestidisa, senyawa emas, arsenik, timah, atau merkuri.

Alodokter. 2016. Pengertian Neuropati. [Internet]. [diunduh pada 22 November 2017]. Tersedia
pada: http://www.alodokter.com/neuropati.
Junaidi I. 2006. Stroke A-Z. Jakarta (ID). PT Bhuana Ilmu Populer, hal 18-19.