Anda di halaman 1dari 18

I.

A Pemberdayaan, Kelembagaan dan Keahlian K3

1. Pemimpin tertinggi perusahaan harus membuat komitmen tentang K3. Bentuk komitmen
tersebut adalah :
a. Tertulis dan disebarluaskan ke karyawan
b. Secara lisan disampaikan ke karyawan
c. Tertulis, bertanggal dan ditanda tangani pimpinan dan disebarluaskan kepada karyawan
d. Tertulis dan ditanda tangani manajer safety dan disebarluaskan kepada karyawan

2. Yang masuk dalam ruang lingkup obyek pengawasan K3 berdasarkan UU No. 1 Tahun 1970
tentang keselamatan kerja adalah :
a. Perusahaan swasta
b. Tempat kerja milik Negara
c. Tempat Kerja
d. Tempat usaha Apa saja

3. Jelaskan tentang sifat SMK3 Bagi perusahaan :


Bahan presentasi 13 – hal 5 – Permenaker 5 / 1996
a. Perusahaan tidak wajib melaksanakan
b. Perusahaan wajib melaksanakan
c. Perusahaan wajib melaksanakan apabila telah memiliki karyawan dengan jumlah tertentu

d. Perusahaan wajib melaksanakan bila hasil produksinya dieksport

4. Yang menjadi batasan pengertian kecelakaan kerja adalah suatu kejadian


yang mengakibatkan : UU 1/1970

a. Adanya korban luka –luka dan atau meninggal dunia


b. Adanya kerusakan peralatan kerja / produksi
c. Terganggunya proses pekerjaan / produksi walaupun tidak terjadinya korban yang cidera
maupun kerusakan peralatan
d. Jawaban a, b, dan c benar

5. Audit SMK3 dapat dilakukan oleh :


a. Auditor internal
b. Anggota P2K3
c. Auditor Eksternal
d. Jawaban a dan c benar

6. Pengertian keselamatan kerja secara etimologi ialah :


a. Suatu upaya perlindungan tenaga kerja
b. Suatu upaya agar tenaga kerja bekerja secara sehat dan selamat
c. Ilmu pengetahuan dan penerapanya dalam upaya mencegah dan mengurangi kecelakaan
dan penyakit akibat kerja
d. Upaya agar produksi tidak tergangu

7. Kapan P2K3 melaporkan kegiatannya ke kantor Disnaker setempat:


Permen 4 / 87
a. 2 bulan sekali
b. 3 bulan sekali
c. 4 bulan sekali
d. 5 bulan sekali

8. Pengertian keselamatan kerja secara filosofis ialah :


a. Upaya untuk menjamin agar sumber produksi dapat digunakan secara efisien
b. Upaya untuk mencegah dan mengurangi timbulnya kecelakaan dan penyakit akibat kerja

c. Upaya untuk menekan cost dan berupaya menghasilkan produktifitas tinggi


d. Suatu pemikiran dan upaya penerapanya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan
khususnya tenaga kerja baik jasmani maupun rohani, baik karya dan budaya menuju
masyarakat yang adil dan makmur

9. Pada pasal 86 UU No. 13/2003 ayat (1) menyatakan ; setiap pekerja/buruh mempunyai hak
untuk memperoleh perlindungan atas ; kecuali :
a. Keselamatan dan kesehatan kerja
b. Moral dan kesusilaan
c. Perlakuan yang sesuai dengan hasrat dan martabat manusia sesuai dengan nilai-nilai agama

d. Penghidupan yang layak

10. Yang dapat menjadikan penyebab kecelakaan kerja adalah :


a. Perbuatan manusai yang tidak aman
b. Kondisi yang tidak aman
c. Kombinasi dari a dan b
d Jawaban a, b, dan c benar

11. Apa yang dimaksud dari perhitungan Severity Rate (SR) = 30


a. Dalam kurun waktu tertentu terjadi 30 kali kecelakaan
b. Dalam satu tahun 30 hari yang hilang
c. Dalam 1 tahun 30 hari hilang setiap satu juta jam orang
d. Kehilangan waktu 30hari kerja setiap juta jam kerja orang
12. Kejadian kecelakaan yang disebabkan oleh perbuatan yang tidak aman dari pekerja merupakan
:
Modul analisa kecelakaan, hal; 47
a. Sebab dasar
b. Sebab tidak langsung
c. Sebab langsung
d. Merupakan sebab dan akibat

13. Ada 3 cara dalam penilaian resiko seperti dibawah ini, kecuali :
Bahan presentasi management resiko
a. Analisa kualitatif
b. Analisa semi kualitatif
c. Analisa semi kuantitatif
d. Analisa kuantitatif

14. Kondisi tempat kerja yang berbahaya sangat erat kaitanya dengan :
a. Cara kerja
b. Mesin, pesawat, alat
c. Proses produksi
d. Jawaban a, b, dan c benar

15. Terdapat beberapa kegiatan dalam melaksanakan manajemen resiko seperti dibawah ini,
kecuali :
a. Identifikasi sumber bahaya
b. Penilaian resiko
c. Memahami resiko
d. Pengendalian resiko

Sikap perbuatan manusia dalam bekerja antara lain dilatar belakangi oleh :
16. Modul analisa & statistik kecelakaan, hal: 10
a. Usia seseorang
b. Sifat dan prilaku seseorang
c. Faktor pendidikan dan pengalaman
d. Kondisifisik seseorang

17. Tempat kerja yang diawasi berdasarkan Undang-undang No. 1 tahun 1970 tentang
keselamatan kerja adalah sebagaimana disebutkan dibawah ini kecuali :
Hal : 121 Peraturan perundangan
a. Adanya tempat kerja
b. Adanya tengaha kerja yang bekerja terus menerus
c. Adanya sumber bahaya
d. Adanya tenaga kerja
18. Dalam rangka pembinaan kepada tenaga kerja, didalam UU No. 1 Tahun 1970 tentang
keselamatan kerja ialah satu kewajiban pengurus antara lain :
Hal : 127 peraturan perundangan
a. Melakukan Audit K3.
b. Mengadakan pemantauan lingkungan.
c. Menunjukan dan menjelaskan kondisi dan bahaya yang dapat timbul ditempat kerja
kepada tenaga kerja baru.
d. Mengadakan penyuluhan kepada masyarakat sekitar mengenai kemungkinan bahaya yang
dapat timbul.

19. Kegiatan inspeksi ditempat kerja terdiri dari beberapa kegiatan dibawah ini, kecuali : Modul
SMK3, Hal: 23/49 ------- Peraturan Perundangan 532
a. Upaya menemukan sumber bahaya
b. Upaya mencari ketidak sesuaian didalam sistem

c. Tempat kerja/bagian tertentu


d. Penekanan terhadap hasil akhir

20. Pengurus diwajibkan melaporkan tiap kecelakaan yang terjadi didalam tempat kerja yang
dipimpinnya, pada pejabat yang ditunjuk oleh Menteri Tenaga Kerja. Ketentuan tersebut
didalam UU No. 1 Tahun 1970 tentang keselamatan kerja pada pasal :
Hal : 126, Peraturan Perundangan
a. Pasal 3
b. Pasal 11
c. Pasal 8
d. Pasal 15

21. Ketentuan pada pasal 13 Undang Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan kerja berlaku
untuk :
Hal : 127, Peraturan Perundangan
a. Tamu yang akan memasuki tempat kerja
b. Karyawan yang akan memasuki tempat kerja tertentu
c. Siapapun yang akan memasuki tempat kerja
d. Khusus bagi orang yang melakukan PKL

22. Yang dimaksud dengan “Pengurus” berdasarkan UU No. 1 Tahun 1970 tentang keselamatan
kerja adalah :
Hal : 121, Peraturan Perundangan pasal 1
a. Pengusaha
b. Pemegang saham
c. Orang yang memimpin langsung suatu tempat kerja
d. Setingkat manajemen perusahaan
23. Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja merupakan seseorang yang memiliki
kemampuan/keahlian khusus yang ditunjuk oleh menteri dalam mengawasi peraturan
perundang undangan K3. Ahli K3 tersebut berasal dari :
a. Instasi diluar Depnaker
b. Dari Depnaker sendiri
c. Dari pemda setempat
d. Dari BUMN/BUMD

24. Berdasarkan pasal 14 Undang Undang No. 1 Tahun 1970 salah satu kewajiban pengurus
perusahaan adalah :
a. Menyediakan alat perlindungan diri
b. Memasang gambar poster K3 ditempat kerja
c. Menempatkan semua syarat-syarat K3 dan lembaran Undang-Undang No. 1 Tahun 1970
ditempat kerja
d. Jawaban a, b, dan c benar

25. Perusahaan jasa pemeriksa dan penguji teknik K3 (PJK3) didalam melakukan kegiatan riksa
ujinya berkoordinasi dengan pegawai pengawasan spesialis. Bagaimana pendapat saudara
Permen 4 / 95
a. Benar
b. Tidak perlu
c. Kalau diperlukan saja

d. Bisa denganpengawas umum saja

Dalam usaha mencegah terjadinya kecelakaan kerjaantara lain melalui : Modul


26. Prinsip dasar K3 – hal : 23
a. Inspeksi
b. Riset
c. Asuransi
d. Jawaban a,b, dan c benar

27. Sesuai dengan Permenaker No. Per. 04/Men/1987 pengusaha atau pengurus wajib
membentuk P2K3 di :
a. Setiap perusahaan
b. Kantor pusat suatu grup perusahaan
c. Setiap tempat kerja yang mempekerjakan 100 orang atau lebih
d. Setiap unit kerja di perusahaan besar

28. Pasal 13 UU No. 1 Th 1970 menyatakan “Barang siapa akan memasuki suatu tempat kerja,
diwajibkan mentaati semua petunjuk keselamatan kerja dan memakai alat perlindungan diri
yang diwajibkan”. Ketentuan ini mengikat kepada :
a. Orang yang terkait langsung dengan pekerjaan ditempat kerja
b. Hanya pada instalasi-instalasi yang dianggap berbahaya
c. Setiap orang baik yang bersangkutan maupun yang tidak bersangkutan dengan pekerjaan
ditempat kerja
d. Hanya untuk tamu atau orang lain yang bukan pekerja

29. Menurut ketentuan, bahwa sekertaris P2K3 adalah : Permen


4/87 Pasal 3 ---- Hal : 444
a. Petugas K3
b. Ahli K3
c. Supervisor senior
d. Manajer HRD

30. Salah satu dasar hukum penunjukan Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah :
a. Permenaker No. 02/Men/1988
b. Permenaker No. 04/Men/1987
c. Permenaker No. 02/Men/1992
d. Permenaker No. 01/Men/1988

31. Ketentuan tentang P2K3 diartur dalam Undang Undang No. 1 Tahun 1970 pada pasal :
a. Pasal 3
b. Pasal 9
c. Pasal 15
d. Pasal 10

32. Salah satu kewajiban Ahli K3 menurut peraturan perundang-undangan adalah :


a. Memberikan laporan kepada Menteri Tenaga Kerja atau pejabat yang ditunjuk mengenai
hasil pelaksanaan tugasnya
b. Meminta keterangan atau informasi mengenai pelaksanaan syarat-syarat K3 ditempat
kerja
c. Membuat surat teguran terhadap pelanggaran ketentuan perundang undanganK3

ditempat kerja
d. Jawaban a, b, dan c benar

33. Keputusan penunjukan Ahli K3 oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi dinyatakantidak
berlaku apabila yang bersangkutan :
Permen 2/92 pasal 8 - hal : 501 Peraturan Perundangan
a. Dimutasi oleh pimpinan perusahaan ke unit kerja lain
b. Pindah tugas ke perusahaan lain atau instansi lain
c. Dimutasi oleh pimpinan perusahaan ke daerah lain
d. Terjadi pergantian pejabat

P2K3 yang dibentuk disuatu perusahaan terdiri dari unsur :


34. Permen 4/87 - hal : 443 Peraturan Perundangan
a. Tripartit
b. Bipartiti
c. Organisasi pekerja
d. Pimpinan perusahaan

Keputusan penunjukan Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja dicabut apabila :


35. Permen 2/92 - hal : 501 Peraturan Perundangan
a. Tidak memnuhi peraturan perundangan K3
b. Melakukan kesalahan dan kecerobohan sehingga menimbulkan keadaan berbahaya
c. Dengan sengaja atau karena kekhilafanya menyebabkan terbukanya perusahaan rahasaia
/ instansi yang karena jabatannya wajib untuk dirahasiakan
d. Jawaban a, b, dan c benar

36. Perusahaan jasa K3 yang mendapatkan penunjukan dibidang pesawat angkat da n angkut,
didalam kegiatannya memeriksa dan menguji pesawat uap dan bejana tekan.
Bagaimana pendapat saudara tentang hal tersebut :
Permen 5/95 - hal : 508 Peraturan Perundangan
a. Tidak boleh
b. Boleh
c. Boleh kalautidak ada orang lain
d. Tidak tahu

37. Ahli K3 yang bekerja diperusahaan jasa K3 wajib menyampaikan laporan kepada Menteri
Tenaga Kerja dan Transmgrasi atau pejabat yang ditunjuk :
Permen 4/95 pasal 13
a. Setiap 3 bulan
b. Setiap saat setelah selesai melakukan kegiatan
c. Setiap 1 tahun sekali
d. Setiap 2 tahun sekali sesuai dengan masa berlakunya surat keputusan penunjukanya

38. Manajemn K3 merupakan integral dari manajemen perusahaan adalah mutlak diperlukan
untuk pengamanan masalah K3
Permen 5/96 pasal 13
a. Dari awal perencanaan sampai pengoperasian perusahaan
b. Pada pelaksanaan proses produksi
c. Sejak dibentik P2K3
d. Sejak perusahaan berdiri

Sesuai dengan peraturan perundang undangan Ahli K3 berwenang untuk, antara lain : Hal
39. : 502 – Peraturan Perundangan 2/92 – pasal 10
a. Melakukan audit external SMK3
b. Melaksanakan analisa kecelakaan kerja dimanapun
c. Membuat Berita Acara Pemeriksaaan Pro Justicia kasus kecelakaan kerja
d. Memasuki tempat kerja sesuai dengan keputusan penunjukan
40. Badan atau lembaga ditingkat perusahaan yang bertugas memberikan pertimbangan dan
dapat membantu pelaksanaan usaha pencegahan kecelakaan serta dapat memberikan
penerapan yang effektif kepada para pekerja adalah :
Hal : 443 / Pasal 1
a. Forum bipartie
b. Forum tripartir
c. Forum komunikasi serikat pekerja perusahaan
d. Panitia Pembinaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3)

41. Pengawasan K3 yang bersifat preventif dan represif meliputi :


a. Perencanaan
b. Percanaan dan modifikasi
c. Perencanaan, pembuatan dan pemakaian
d. Pemakaian dan peredaran

Audit SMK3 bertujuan untuk :


42. Hal : 517 – Peraturan perundangan 5/96
a. Memiliki administrasi K3
b. Mengetahui pelaksanaan K3 diperusahaan besar dan beresiko tinggi
c. Membuktikan kesesuaian penerapan Sistem Manajemen K3
d. Membuktikan pelaksanaan K3 sesuai peraturan perundangan K3

43. Setiap instalasi atau pesawat yang digunakan ditempat kerja harus memiliki izin pemakaian,
hal tersebut bertujuan :
a. Agar efektif, effisien dan aman dalam pemakaianya
b. Memenuhi peraturan perundang undangan
c. Memperpanjang umum pesawat
d. Jawaban a, b, dan c benar

44. Penerapan SMK3 ditempat kerja bersifat :


Hal : 516 – Peraturang Perundangan 5/96 – pasal 3
a. Wajib bagi setiap perusahaan
b. Wajib bagi tenaga kerja
c. Sukarela bagi perusahaan yang berorientasi eksport
d. Wajib bagi perusahaan besar dan beresiko tinggi

45. Audit SMK3, dilaksanakan sekurang-kurangnya : Hal


: 517 – Peraturan perundangan – pasal 7
a. Satu kali setahun
b. Satu kali dalam 2 tahun
c. Satu kali dalam 3 tahun
d. Satu kali dalam 4 tahun
46. Sumber bahaya yang termasuk didalam lingkungan kerja adalah :
a. Tempat kerja yang kotor
b. Cara pengamanan bahan yang salah
c. Kebisingan
d. Jawaban a, b, dan c benar

47. Peraturan yang mengatur SMK3, adalah :


a. Permenaker No. 5/Men/1995
b. Permenaker No. 5/Men/1996
c. Permenaker No. 4/Men/1997
d. Permenaker No. 2/Men/1992

48. Dalam pelaksanaan K3 ditempat kerja, upaya pengendalian resiko dilakukan dengan urutan
sebagai berikut :
a. Identifikasi, Monitoring dan pengendalian
b. Monitoring, Evaluasi dan Pengendalian
c. Identifikasi, Monitoring, Evaluasi, Pengendalian
d. Identifikasi, Pengendalian, Evaluasi, Monitoring

49. Kecelakaan kerja yang disebabkan oleh perbuatan tidak aman dan kondisi tidak aman
disebabkan oleh :
a. Kondisi pekerja
b. Kondisi pengusaha
c. Kondisi lingkungan
d. Kondisi masyarakat umum

50. Seorang Ahli K3 bekerjasama dengan teknisi dan tenaga operator melakukan aktifitas
mengamati tahapan proses kerja peralatan dan menganalisa kemungkinan-kemungkinan
faktor penyebab kecelakaan untuk dijadikan sebagai pedoman prosedur kerja. Aktifitas
tersebut disebut :
a. JSO
b. JSA
c. Analisa kecelakaan
d. Safety audit
I.B KESELAMATAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA

1. Masuknya bahan kimia kedalam tubuh manusia sebagian besar melalui :


a. Makanan atau tertelan
b. Pernafasan
c. Jawaban a dan b benar
d. Jawaban a dan b salah
.
2. Standar faktor-faktor lingkungan kerja yang dianjurkan ditempat kerja agar tenaga kerja masih
dapat menerimanya tanpa mengakibatkan penyakit atau gangguan kesehatan, dalam
pekerjaan sehari-hari untuk waktu tidak melebihi 8 jam sehari atau 40 jam seminggu, sering
disebut sebagai :
a. Nilai Ambang Kualitas (NAK)
b. Nilai Ambang Batas

c. Nilai Baku Mutu Lingkungan


d. Jawaban a,b, dan c benar
.
3. Kepres RI No. 22 tahun 1993 tentang penyakit yang timbul akibat hubungan kerja mengatur
tentang :
a. Hak jaminan kerja dalam hubungan kerja
b. Hak jaminan kecelakaan dalam hubungan kerja sesudah hubungan kerja berakhir
c. Hak jaminan kecelakaan kerja dalam hubungan kerja, apabila penyakit tersebut timbul
paling lama 3 (tiga) tahun terhitung sejak hubungan kerja berakhir
d. Jawaban a, b dan c salah
.
4. Penerapan norma-norma ergonomi ditempat kerja, meliputi norma-norma :
a. Pembebanan kerja fisik, sikap tubuh dalam bekerja, mengagkut dan mengangkat
b. Pemberian gizi kerja
c. Pemberian lat perlindungan diri
d. Jawaban a, b, dan c benar
.
5. Untuk menjamin kemampuan fisik dan kesehatan kerja yang sebaik-baiknya perlu diadapakan
pemeriksaan tenaga kerja yang terarah. Pemeriksaan tersebut meliputi :
a. Pemeriksaan kesehatan sebelum kerja dan pemeriksaan kesehatan khusus
b. Pemeriksaan kerja sebelum kerja, pemeriksaan kesehatan awal dan pemeriksaan khusus
c. Pemeriksaan sebelum kerja, pemeriksaan kerja berkala, dan pemeriksaan kerja khusus
d. Jawaban a, b, dan c benar
.
6. Tugas dan kewajiban Ahli K3 kimia antara lain adalah : Permen
187/1999 pasal 23 hal: 825
a. Merahasiakan segala keterangan yang berkaitan dengan rahasia perusahaan atau instansi
yang didapat karena jabatannya.
b. Memberikan laporan kepada Menteri atau pejabat yang ditunjuk mengenai hasil
pelaksanaan tugasnya
c. Jawaban a dan b salah
d. Jawaban a dan b benar
.
7. Jalan terakhir untuk menghindari keracunan akibat polusi udara ruangan kerja adalah :
a. Mengganti bahan tersebut dengan bahan yang lebih baik
b. Memakai respirator
c. Memasang ventilasi lebih banyak
d. Mengeluarkan udara kotor dalam ruangan
.
8. Permenaker No. 03/Men/1982 mengatur tentang pelayanan kesehatan kerja. Tujuan dari
Pelayanan Kesehatan Kerja antara lain :
a. Memberikan bantuan kepada tenaga kerja dalam penyesuaian diri baik fisik, mental
terutama dalam penyesuaian pekerjaan dengan tenaga kerja
b. Memberikan pengobatan dan perawatan serta rehibilitasi bagi tenaga kerja yang
menderita sakit
c. Jawaban a dan b benar
d. Jawaban a dan c salah
.
9. Keputusan Menteri Tenaga Kerja No. Kep 187/Men/1999 mengatur tentang :
Hal ; 816 Peraturan perundangan

a. Bahan kimia berbahaya


b. Pengendalian bahan kimia berbahaya ditempat kerja
c. Bahan kimia berbahaya ditempat kerja
d. Jawaban a, b, dan c salah
.
10. Pengaruh bahan kimia berbahaya terhadap kesehatan tergantung pada konsentrasi dan
lamanya paparan terjadi, pengaruh tersebut dapat dikategorikan antara lain :
a. Menyebabkan iritasi, korosif, sulit bernafas, menimbulkan alergi, keracunan sistematik
b. Menyebabkan kanker, kerusakan/kelainan janin
c. Pneumoconisosis dan menyebabkan efek bius
d. Jawaban a, b dan c benar
.
11. Dokter yang bertanggung jawab terhadap Pelayanan Kesehatan Kerja di perusahaan (dokter
perusahaan)wajib mendapatkan pelatihan Hiperkes. Hal tersebut diatur dalam :
Hal : 719 Peraturan Perundangan
a. Permenaker No. 1/Men/1976
b. Permenaker No. 2/Men/1992
c. Permenaker No. 3/Men/1982
d. Permenaker No. 5/Men/1985
.
12. Tutup telinga (ear muff) dapat mengurangi intensitas suara :
Hal :
a. 10 – 15 % dB
b. 25 – 40 % dB
c. 20 – 25 % dB
d. 20 – 30 % dB
.
13. Penerapan ergonomi erat kaitannya dengan hal-hal berikut ini, kecuali :
a. Peningkatan produktifitas kerja
b. Upaya perlindungan tenaga kerja
c. Upaya keselamatan dan kesehatan kerja
d. Semua salah

14. Berdasarkan Permenaker No. Per 01/Men/1981 pengurus perusahaan wajib melaporkan
secara tertulis, bila ditemukan penyakit akibat kerja yang diderita oleh tenaga kerja kepada
Dinas Tenaga Kerja setempat selambat-lambatnya :
Hal: 747
a. 1 x 24 jam untuk penyakit dibuat didiagnosa
b. 2 x 24 jam setelah penyakit dibuat didiagnosa
c. 3 x 24 jam setelah penyakit dibuat didiagnosa
d. Segera setelah laporan secara lisan dilaporkan

15. Terdapat beberapa cara/metode pengendalian kecuali :


a. Pengendalian rekayasa
b. Pengendalian administratif
c. Penggunaan APD
d. Seleksi karyawan

16. Penerapan ergonomi di perusahaan merupakan tanggung jawab : Permen


4 / 87 hal 444

a. Pengusaha
b. Tenaga kerja
c. P2K3
d. Dokter perusahaan

17. Peraturan perundangan mengenai keselamatan kerja yang berkaitan dengan kesehatan kerja
adalah :
a. UU No. 1 tahun 1970 pasal 3
b. UU No. 1 tahun 1970 pasal 9
c. UU No. 1 tahun 1970 pasal 8
d. UU No. 1 tahun 1970 pasal 15
.
18. Beban kerja fisik yang diberikan kepada tenaga kerja tidak boleh melebihi :
a. 10 – 15 % dari kemampuan kerja maksimum
b. 25 – 30 % dari kemampuan kerja maksimum
c. 30 – 40 % dari kemampuan kerja maksimum
d. 30 – 50 % dari kemampuan kerja maksimum
.
19. Faktor psikologi sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor dibawah ini, terkecuali :
a. Beban kerja
b. Beban tambahan
c. Kapasitas kerja
d. Postur tubuh

20. Salah satu bentuk pengendalian bahan kimia berbahaya sesuai Kepmenakertrans No Kep
187/Men/1999 tentang pengendalian bahan kima berbahaya di tempat kerja adalah :
Hal : 818 Peraturan perundangan
a. Penetapan Nilai ambang Kuantitas
b. Penetapan Kategori potensi bahaya perusahaan
c. Penetapan Nilai ambang batas
d. Penyediaan lembar data keselamatan bahan dan label

21. Kriteria tinggi meja yang dianjurkan bagi pekerja yang memerlukan ketelitian adalah :
a. Setinggi siku
b. Sedikit lebih tinggi dari siku
c. Sedikit lebih rendah dari siku
d. Semuanya salah

22. Dibawah ini adalah bahaya fisika terkecuali : Modul


Lingkungan kerja Hal ; 9 -11
a. Bising, vibrasi
b. Radiasi mengion
c. Radiasi non ion
d. Iritasi
.
23. Asma akibat kerja yang disebabkan oleh penyebab sesisitas dan zat perangsang, adalah salah
satu kelompok penyakit dari 31 kelompok penyakit yang timbul dalam hubungan kerja,
berdasarkan :
Hal : 704 Peraturan perundangan
a. Keppres No. 22 Tahun 1993

b. UU No. 3 Tahun 1969


c. UU No. 23 Tahun 1992
d. PP No. 19 Tahun 1993
.
24. Penyakit akibat kerja merupakan penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan dan lingkungan
kerja. Untuk menghindari hal tersebut perlu dilakukan usaha-usaha preventif yang berupa
jaminan pelayanan kesehatan yang merupakan salah satu dari 4 program Jamsostek. Peraturan
yang mengatur hal tersebut adalah : Hal : 773 Peraturan perundangan

a. UU No. 1 Tahun 1970


b. UU No. 3 Tahun 1992
c. Permenaker No. 3/Men/1982
d. Permenaker No. 3/Men/1985
.
25. Yang termasuk cairan sangat mudah terbakar adalah cairan yang memiliki titik nyala: Hal
: 821 Peraturan perundangan
a. < 25° C
b. < 24° C
c. < 23° C
d. < 21° C
.
26. Upaya pencegahan adalah lebih baik dari pada upaya pengobatan terhadap kecelakaan atau
akibat kerja, sebagai alternatif terakhir dari pencegahan tersebut adalah :
a. Ventilasi yang baik
b. Eliminasi
c. Pengendalian administratif
d. Alat pelindung diri

27. Yang dimaksud dengan beban kerja adalah :


a. Beban pokok pekerjaan
b. Beban tambahan
c. Beban pokok dan tambahan akibat pekerjaan
d. Beban tambahan dari luar pekerjaan

28. Apa yang dimaksud Lethal Dose 50 (LD 50) adalah : Kepmen
187/1999 Hal : 817
a. Adalah dosis yang menyebabkan kematian pada 50% binatang percobaan
b. Adalah dosis yang menyebabkan keracunan pada 50% binatang percobaan
c. Adalah dosis sebanyak 50% yang dapat menyebabkan kematian
d. Adalah dosis yang dapat menyebabkan 50% kematian dan 50% keracunan pada binatang

29. Nilai Ambang Batas (NAB) kebisingan untuk pemajanan 8 jam sehari, sesuai Kepmenaker No.
Kep. 51/Men/1999 adalah :
Permen 51/1999 Hal : 808
a. 90 dBA
b. 85 dBA
c. 80 dBA
d. 95 dBA
.
30. Pemeriksaan kesehtan tenaga kerja secara awal, berkala dan khusus merupakan kewajiban

daripada pengusaha terhadap tenaga kerjanya. Peraturan yang mengatur adalah : Hal
724
a. Permenaker No. 4/Men/1998
b. Permenaker No. 3/Men/1982
c. Permenaker No. 2/Men/1980
d. Permenaker No. 51/Men/1997
.
31. Tindakan-tindakan penting dalam P3K adalah : Bahan
Presentasi ( 11 ) hal : 8
a. Memberikan pengobatan luar
b. Tidak boleh panik
c. Pindahkan korban secara cepat
d. Mengamankan korban
.
32. Pengendalian bahan kimia berbahaya ditempat kerja merupakan suatu usaha untuk mencegah
kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Dasar hukumnya adalah :
a. Kepmenaker No. 187/Men/1999
b. Kepmenaker No. 51/Men/1999
c. Permenaker No. 3/Men/1986
d. SE No. 1 tahun 1999
.
33. Penerangan atau pencahayaan yang cukup dalam suatu ruangan tempat kerja, dapat
memberikan :
a. Keletihan mata yang lebih cepat
b. Kenyamanan bekerja
c. Produktifitas kerja rendah
d. Absensi menurun
.
34. Alat Perlindungan Diri (APD) sebagai sarana perlindungan harus memenuhi syarat-syarat antara
lain :
a. Mampu memberikan perlindungan efektif
b. Model yang tepat dan baik
c. Harga terjangkau dan kuat
d. Meningkatkan rasa percaya diri pemakai
.
35. Saat ini banyak perusahaan yang menyelenggarakan pemeliharaan kesehatan bagi tenaga
kerjanya dengan manfaat yang lebih baik dari paket jaminan pemeliharaan kesehatan. Dasar
jaminan sosial tenaga kerja yang dilaksanakan PT. Jamsostek. Pelaksanaan hal tersebut telah
diatur dalam : Hal : 773
a. Permenaker No. Per 01/Men/1998
b. Permenaker No. Per 04/Men/1998
c. Kepmenaker No. 51/Men/1999
d. Kepmenaker No. 147/Men/1998
.
36. Yang termasuk kategori bahan berbahaya adalah jenis bahan yang mempunyai sifat antara lain
:
a. Oksidator, mudah meledak, mudah menyala atau terbakar
b. Memancarkan radiasi
c. Korosif, iritasi karsiogenik

d. Jawaban a, b, dan c benar


.
37. Pekerja berhak menyatakan keberatan kerja pada pekerjaan dimana syarat-syarat K3 serta alat-
alat perlindungan diri yang diwajibkan diragukan olehnya.
Pernyataan ini terdapat dalam UU No. 1 Tahun 1970tentang keselamatan kerja pasal :
Hal : 126
a. Pasal 8
b. Pasal 12
c. Pasal 3
d. Pasal 14
.
38. Hygene perusahaan adalah spesialisasi dalam ilmu hygene beserta prakteknya, sasarannya :
a. Manusia/tenaga kerja
b. Lingkungan kerja
c. Jawaban a dan b benar
d. Jawaban a dan b salah

39. Dalam Lingkungan kerja, faktor bahaya yang berpengaruh terhadap kesehatan tenaga kerja
adalah faktor fisik. Kimia, fisiologi dan psikologi. Agar lingkungan kerja aman dari potensi
bahaya kimia berbahaya yang timbul dan menjaga lingkungan kerja tersebut aman dibatasi
dengan Nilai Ambang Batas (NAB). Dasar hukum NAB faktor kimia ditempat kerja diatur pada:
a. Kepmenaker No. 51/Men/1999
b. Kepmenaker No. 187/Men/1999
c. SE No. 1 tahun 1997
d. SE No. 86 tahun 1989
.
40. Tujuan uatama dari P3K adlah :
a. Menyediakan obat-obat dengan cepat
b. Memberikan pengobatan umum
c. Memberikan pengobatan khusus
d. Mencegah cidera/penyakit menjadi tidak lebih parah
.
41. Kesehatan tenaga kerja merupakan dasar dari tenaga kerja untuk meningkatkan produktifitas
dan lingkungan kerja yang aman dan nyaman. Upaya tersebut meliputi tindakan prefentif
dengan jalan pelaksanaan pelayanan kesehatan kerja di perusahaan. Hal tersebut diatur dalam
:
a. SE Menaker No. 2/1986
b. Permenaker No. 03/Men/1982
c. Permenaker No. 03/Men/1986
d. Permenaker No. 2/Men/1980

42. Pengaliran udara bersih untuk menggantikan udara kotor dalam lingkungan kerja dapat
dilakukan dengan cara :
a. Ventilasi alami
b. Ventilasi mekanik
c. Jawaban a dan b benar
d. Jawaban a dan b salah

43. Berdasarkan Permenaker No. 7 tahun 1964 tentang syarat-syarat kesehatan, kebersihan serta
penerangan dalam tempat kerja, maka dalam suatu tempat kerja dengan tenaga kerja
sejumlah 60 orang, jumlah kakus/WC minimal yang harus disediakan :

a. 1
b. 2
c. 3
d. 4

44. Setiap perusahaan catering yang mengelola makanan pada perusahaan, sesuai Surat Edaran
Dirjen Binwas SE No. 86/BW/1989 harus terlebih dahulu mendapatkan :
Bahan presentasi kesehatan kerja hal : 27
a. Surat Keputusan Penunjukan dari Dirjen Binwas
b. Rekomendasi dari Disnaker setempat
c. Surat izin catering ditempat kerja
d. Jawab a, b dan c benar

45. Bahan kimia dalam bentuk tunggal atau campuran yang berdasarkan sifat kimia, fisika, atau
toksikologi berbahaya terhadap tenaga kerja, instalasi, dan lingkungan terdiri dari :
a. Bahan beracun, bahan rektif
b. Bahan mudah meledak, bahan oksidator
c. Cairan mudah terbakar, gas mudah terbakar
d. Jawaban a, b, dan c benar
.
46. Nilai Ambang Batas (NAB) faktor fisika diatur dalam Kepmenaker No. Kep 51/Men/1999
meliputi antara lain : Hal : 806 - 815

a. Iklim kerja, kebisingan dan getaran pada lengan


b. Iklim kerja, gelombang elektromagnetik dan pencahayaan
c. Radiasi mengion, getaran dan frekuensi radio
d. Radiasi ultraviolet, radiasi nuklir
.
47. Faktor-faktor lingkungan kerja yang dapat menyuebabkan kecelakaan atau penyakit akibat
kerja adalah :
a. Faktor Fisiologi
b. Faktor psikologi
c. Faktor kimia
d. Jawaban a, b dan c benar

48. Manfaat penilaian lingkungan kerja :


a. Sebagai dasar untuk menentukan dana perbaikan dan rencana selanjutnya
b. Sebagai dasar untuk menyatakan kondisi lingkungan kerja membahayakan atau tidak
c. Sebagai dasar untuk menentukan tingkat kecelakaan yang terjadi
d. Tenaga kerja mendapatkan informasi kondisi lingkungan

49. Program pokok Hygene industri adalah :


a. Mengumpulkan data untuk mengidentifikasi ancaman kesehatan di tempat kerja
b. Penilaian secara akumulatif tingkat pemaparan pekerja
c. Partisipasi dalam penelitian fisiologi dan psikologi
d. Pengukuran lingkungan kerja

50 Penyesuaian pekerjaan, sikap dan peralatan disebut :


a. Ilmu biologi
b. Ilmu fisika

c. Ilmu psikomotorik
d. Ilmu ergonomi

Anda mungkin juga menyukai