Anda di halaman 1dari 13

TUGAS

PENGANTAR FARMAKOLOGI MOLEKULER

OLEH :

NAMA : Andi Hamka


NIM : 15.01.373
KELAS : TRANSFER A 2015
DOSEN : Dr. WAHYU HENDRARTI, S.Si., M. Kes., Apt.

SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI


MAKASSAR
2017
TUGAS
PENGANTAR FARMAKOLOGI MOLEKULER

OLEH :

NAMA : Endah Dwi Janiarti


NIM : 15.01.347
KELAS : TRANSFER B 2015
DOSEN : Dr. WAHYU HENDRARTI, S.Si., M. Kes., Apt.

SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI


MAKASSAR
2017
KANAL ION SEBAGAI TARGET AKSI OBAT

1. Tuliskan 4 jenis Reseptor Kanal ion dan nama ligan endogennya serta masing-
masing 2 contoh obat dan aplikasi kliniknya !
Terkait
Ligan Ligan Eksogen Penggunaan
Reseptor dengan
Endogen [Obat/Racun] Klinik
kanal ion
1. Edroponium 1. Myasthenia
Reseptor gravis
Na+ Asetilkolin
asetilkolin nikotinik 2. Ipratropium 2. Asma
bronchial
Reseptor GABA α 1. Diazepam 1. Psikoneurosis
Cl- GABA
2. Fenobarbital 2. Epilepsi
1. Alzheimer,
1. Memantin
Reseptor Glutamat 2. parkinson
Na dan
(NMDA) Glutamat 1. Antidepresan,
Ca
2. Ketamin 2. analgesik,
anastetik
1. Ondansetron 1. Mual dan
Reseptor Serotonin muntah akibat
Serotonin
(5-HT3) Na+ kemoterapi
(5-HT)
dan radiasi
2. Fluvoksamin 2. Antidepresan
3. Bagaimana Mekanisme Kerja secara umum jika Ligan [obat] terikat pada
Reseptor Kanal ion!
Jawab :
Ligan (obat) yang berkaitan dengan reseptor menyebabkan pembukaan atau
penutupan kanal tertentu. Misalnya GABA akan mempengaruhi kanal Cl -,
Asetilkolin akan mempengaruhi kanal Na+, setelah ligan (obat) terikat dengan
reseptor maka akan mempengaruhi aliran dari ion tertentu (diperlambat atau
distimulasi) sehingga menyebabkan efek dalam sel yang disebut hiperpolarisasi
atau depolarisasi. Jika terjadi hiperpolarisasi akan mengalami hambatan
penerusan potensial aksi. Jika terjadi depolarisasi akan mengalami peningkatan
penerusan potensial aksi. Efek tersebut yang akan diidentifikasi sebagai efek
seluler. Waktu yang diperlukan untuk mencapai efek seluler yaitu milisecond,
dimana contoh obatnya nicotinik.
4. Pada gambar di bawah ini:

a. Mana target obat yang bekerja pada Reseptor Kanal Ion (A, B, atau C)?
Jawab : C. Benzodiazepin, Barbiturat bekerja pada reseptor GABA-α
terhubung dengan kanal Cl-
b. Sebutkan golongan obatnya salah nama salah satu obatnya!
Jawab :
- Golongan Benzodiazepin contoh obat yaitu midazolam, diazepam,
klordiazepoksid, lorazepam
- Golongan Barbiturat contoh obat yaitu fenobarbital, pentobarbital
5. Pada gambar di bawah ini:

a. Manakah target obat golongan Benzodiazepin dan Barbiturat? Apakah A,


B,C, atau D?
Jawab : D. Kanal ion Cl-
b. Tuliskan masing-masing tempat kerja obat A, B, C, dan D?
Jawab :
A : Vigabatrin bekerja di GABA- T
B : Tiagabin Nipecotic Acid bekerja di GABA transporter
C : Baclofen, Phaclofen bekerja di GABAB
D : Benzodiazepin dan Barbiturat bekerja di kanal ion Cl-
c. Bagaimana mekanisme kerja Obat yang bekerja pada Reseptor Kanal ion?
Jawab :
Salah satu contoh obat yang bekerja pada reseptor kanal ion Cl- yaitu
benzodiazepin. Benzodiazepin berikatan langsung pada sisi spesifik (subunit
γ) reseptor GABAA (reseptor kanal ion klorida kompleks), sedangkan GABA
berikatan pada subunit α atau β. Pengikatan ini akan menyebabkan
pembukaan kanal klorida, memungkinkan masuknya ion klorida ke dalam sel,
menyebabkan peningkatan potensial elektrik sepanjang membran sel dan
menyebabkan sel sukar tereksitasi. Efek klinis berbagai benzodiazepin
tergantung pada afinitas pada ikatan obat masing-masing pada kompleks
saluran ion, yaitu kompleks GABA reseptor dan klorida.
6. Pada gambar di bawah ini:

a. Manakah target obat Ondansetron? Apakah A, B, C, D, E, F, G, atau H?


Jawab : D. Reseptor serotonin 5-HT3
b. Tuliskan masing-masing tempat kerja obat B, C, D dan G?
Jawab :
B : SSRI dan SNRI sebagai antidepresan, menghambat serotonin
Transporter
C : Obat antipsikotik bekerja sebagai menghambat reseptor 5HT2A
D : Ondansetron bekerja sebagai menghambat kanal Na+ sehingga tidak
menimbulkan mual dan muntah
G : MAOI sebagai antidepresan, menghambat MAOA
c. Bagaimana mekanisme kerja Obat yang bekerja pada Reseptor Kanal ion?
Jawab :
Ondansetron adalah obat yang digunakan untuk mencegah dan mengobati
mual dan muntah yang disebabkan oleh efek samping kemoterapi, radioterapi
atau operasi. Mual dan muntah disebabkan oleh senyawa alami tubuh yang
bernama serotonin. Jumlah serotonin dalam tubuh akan meningkat ketika kita
menjalani kemoterapi, radioterapi, dan operasi. Seretonin akan bereaksi
terhadap reseptor 5HT3 yang berada di usus kecil dan otak, dan membuat
kita merasa mual. Ketika ondansetron berikatan dengan reseptor serotonin
5HT3 maka mencegah terjadinya ikatan ion Na+ dengan reseptor serotonin
5HT3 sehingga menghambat pembukaan kanal ion kation (Na+ dan K+) dan
tidak mengalami efek selluler (mual dan muntah).
RESEPTOR TERGANDENG PROTEIN G SEBAGAI TARGET AKSI OBAT

1. Tuliskan 4 jenis Reseptor Tergandeng Protein G dan nama ligan endogennya


serta masing-masing 2 contoh obat dan aplikasi kliniknya !
Jawab :
Reseptor Tergande Ligan Ligan Eksogen Penggunaan Klinik
ng Protein Endogen (obat)
Gi, Gs, Gq
Reseptor Gq dan Gi Asetilkolin 1. Pilocarpine 1. digunakan pada
Asetilkolin (neurotrans- (Agonis terapi glaucoma
Muskarinik mitter saraf Reseptor dana mulut kering
(M1, M2, M3, kolinergik = Muskarinik)
M4, dan M5) parasimpatik) 2. Skopolamine 2. digunakan untuk
(Antikolinergik) mengurangi mual,
muntah, dan
pusing (M1
anatagonis)
Reseptor Gi, Gs, Adrenalin 1. Klonidin (2-R 1. memblok
Adrenergik dan Gq (epinefrin dan agonis) pelepasan
(α1, α2, β1, noroadrenalin norepinefrin dari
β2, β3) (norepinefrin) ujung sinaptik
sehingga
mnghambat aksi
saraf simpatik
2. Propanolol 2. memblok aktivitas
(1-R reseptor sehingga
antagonis) mengurangi cAMP
di otot jantung yag
menyebabkan eek
inotrpik dan
konotropik negative
sehingga dapat
menurunkan
cardiac out put
Reseptor Gs dan Gi Dopamine 1. Bromokriptin 1. terlibat dalam
Dopamin (D2 agonis) penyakit parkinson,
(D1,D2,D3,D skizofrenia, dan
4,D5) hiperprolaktinemia,
mual muntah
2. Haloperidol 2. memblokade
(D1 dopamine D2-
antagonis) reseptor yang
memicu zona pusat
muntah.
Reseptor Tergande Ligan Ligan Eksogen Penggunaan Klinik
ng Protein Endogen (obat)
Gi, Gs, Gq
Reseptor Gq Angiotensin 1. Losartan, 1. Digunakan pada
Angiotensin II pengobatan
II (AT1 dan hipertensi, Diabetic
AT 2) neuropati,
hipertropi left
ventricular, marfan
syndrome.
2. Valsartan 2. Digunakan pada
pengobatan
hipertensi, gagal
jantung,pada terapi
disfungsi left
ventricular.

2. Bagaimana Mekanisme Kerja secara umum jika Ligan [obat] terikat pada
Reseptor Tergandeng Protein G!
Jawab :
Mekanisme kerja secara umum jika ligan terikat pada reseptor tergandeng
protein G yaitu, ligan yang terikat dengan reseptor menggandeng dua protein G,
dimana protein G yang satu akan mempengaruhi kanal ion sehingga terjadi
perubahan rangsangan dan langsung memberikan efek seluler, dan
mempengaruhi protein G yang lainnya yaitu GS (mengaktifkan enzim adenilat
siklase, GD dan GQ yang menstimulasi pelepasan second messenger sehingga
menyebabkan terjadinya fosforilasi protein, pelepasan ion Ca 2+ dan lainnya yang
diamati sebagai efek seluler.
Reseptor ini mengaktivasi rangkaian peristiwa yang mengubah konsentrasi
satu/lebih suatu molekul signaling intraseluler [second messenger] dan
menimbulkan respon seluler. Macam second messenger yang terlibat dalam
signal transduksi reseptor ini adalah: cAMP, PKA, PKC, DAG, IP3, Ca++.
Skala waktu yang dibutuhkan dari ligan terikat dengan reseptor hingga
menimbulkan efek seluler adalah beberapa detik.
3. Pada gambar di bawah ini:

a. Target obat yg bekerja pada Reseptor Protein G pada gambar di atas adalah
D, G, H, I
b. Apa nama reseptornya dan Ligan endogennya?
Jawab :
Nama reseptornya adalah Reseptor Adrenergik (α1, α2, β)
Nama ligan endogenya yaitu Adrenalin (epinefrin dan noroadrenalin
(norepinefrin).
c. Reseptor-Reseptor tsb terhubung dengan Protein G apa?
Jawab :
Reseptor-reseptor ini tergabung dengan protein Gi, Gs, Gq
d. Tuliskan masing-masing 1 contoh obatnya!
Jawab : Contoh obat:
- α1 : Prazosin
- α2 : Yohimbin
- β1 : Propanolol
4. Pada gambar di bawah ini:

a. Obat apakah yang bekerja pada Reseptor α2 [G dan H]? ingat reseptor ini
ada pada presinaptik dan pasca sinaptik!
Jawab : klonidin (2-agonis), yohimbin (2-antagonis)
b. Kedua obat ini terhubung dengan Protein G apa?
Jawab : Kedua obat ini terhubung dengan Protein Gi
c. Tuliskan contoh obat Agonis dan Antagonis?
Jawab :
1-R agonis : efedrin, pseuefedrin, phenilephrine
2-R agonis :klonidin
1-R antagonis : prazosin, deksazosin
2-R antagonis : Yohimbin
2-R agonis : salbutamol, terbutalin
1-R antagonis : alprenolol, propanolol
d. Apa indikasi kedua obat tersebut?
Jawab :
Klonidin (2-agonis), indikasinya : antihipertensi
Yohimbin (2-antagonis), indikasinya : impoten, aprodisiak
5. Terangkan tentang reseptor Dopamin pada gambar di bawah ini!

Jawab :
Dalam terminal presinaptik neuron dopaminergik, tirosin diubah menjadi l -DOPA
oleh aksi tirosin hidroksilase. l-DOPA selanjutnya ditransformasikan ke
neurotransmitter dopamin (DA) oleh aksi dekarboksilase DOPA. DA kemudian
ditransfer dalam vesikel oleh vesikular monoamine transporter-2 (VMAT-2).
Setelah eksositosis vesikel DA, DA mengikat reseptor DA pada membran
postsynaptic, yang mengarah ke transduksi sinyal dalam neuron postsinaptik. DA
kemudian reuptake melalui transporter DA, atau catabolized oleh aksi
monoamine oxidase (MAO), cathecol- O metil transferase (COMT) dan aldehyde
dehydrogenase (AD) enzim. Adenylyl cyclase (AC) menstimulasi reseptor D1 dan
D5 yang terikat pada protein Gs dan reseptor G2, G3, G4 yang terikat pada
reseptor Gi dimana Gi juga mempengaruhi kanal ion dan cAMP diproduksi oleh
AC yangdiamati sebagai respo seluler.
a. Tuliskan nama-nama kelima reseptornya dan ligan endogennya!
Jawab : D1, D2, D3, D4, D5
b. Kelima Reseptor tersebut terhubung dengan protein G apa? [Gs,Gi,Gq atau
Kanal ion]
Jawab :
D1 dan D5 terikat/terhubung dengan Gs
D2, D3, D4 terikat/terhubung dengan Gi
c. Tuliskan 3 penyakit yang berhubungan dengan dopaminergik?
Jawab :
1) Parkinson 3) Hiperprolaktinemia
2) Skizoprenia
d. Tuliskan 3 obat antagonis dan 3 agonis reseptor Dopamin?
Jawab :
1) Agonis :Apomorfin, bromoktripin, dopamin
2) Antagonis : klorpromazin, haloperidol, klozapin
6. Tuliskan tentang reseptor Angiotensin pada gambar di bawah ini!

Jawab :
Reseptor angiotensin merupakan reseptor yang terikat pada protein Gq yang
mengaktivasi sistem fosfolipase. Jika angiotensin II berikatan dengan
reseptornya, maka protein Gq yang teraktivasi akan mengstimulasi PLC yang
akan membelah menjadi fosfoinositida (PIP2) dan diasilgliserol (DAG), IP3 akan
memicu pelepasan Ca2+ dari reticulum endoplasma (RE). Selain itu, aktivitas
protein G juga memicu terbukanya kanal Ca2+ pada membrane sel, yang
menyebabkan masuknya Ca2+ ekstrasel ke dalam sel. Ca2+ yang berasal dari RE
maupun ruang ekstrasel bersama-sam DAG akan mengaktivasi enzim, termasuk
PKC dan calcium-calmodulin protein kinase. Berbagai protein selanjutnya akan
difosforilasi oleh protein kinasedan memicu berbagai fungsi selyang terkait sperti
vasokontriksi, aktivasi sistem saraf simpatik, menyebabkan retensi garam dan
air, dan melepaskan aldosteron dan kelenjar adrenal.
a. Tuliskan nama reseptornya? (ada 2) dan nama ligan endogennya?
Jawab :
Nama reseptornya : Angitensin I dan Angiotensin II
Ligan endogennya adalah Angiotensin II
b. Terkait dengan protein G apa? Dan melalui jalur apa?
Jawab :
Hubungannya dengan protein G yaitu Angiotensin II bekerja pada reseptor
AT1 yang tergandeng dengan protein Gq, yang melalui jalur Renin
Angiotensin Aldosteron System.
c. Obat golongan sartan family bersifat agonis atau antagonis?
Jawab : Obat golongan sartan family bersifat antagonis
d. Apa indikasi atau kegunaan obat golongan-sartan ini?
Jawab : indikasi dari golongan sartan ini adalah antihipertensi.