Anda di halaman 1dari 3

Tindak Lanjut

No. Nama dan NPM Fakultas Tema Deskripsi Singkat


Kegiatan
Desa Margamekar berada
di Kabupaten Sumedang
memiliki potensi
agrowisata yang cukup
menarik. Komoditas
pertanian yang ada disini
memunculkan ide bisnis
yang dapat membantu
Teknologi Pelatihan Star Up Bisnis perekonomian warga
Agus Try Hartono Pengabdian Kepada
1. Industri berbasis Technopreneur dengan sekitar. Dalam
240310150006 Masyarakat (PKM)
Pertanian pendekatan Design Thingking pelaksanaan ide bisnis ini
dilakukan dengan cara
bertahap mulai dari
memberikan pelatihan
pembuatan produk dari
komoditas pertanian yang
ada sampai ke proses
distribusi. Maka dari itu,
kami sebagai mahasiswa
yang memiliki tujuan
berdasarkan tri dharma
mahasiswa yaitu
pengabdian kepada
masyarakat akan
mendampingi masyarakat
desa Margamekar dalam
memulai suatu bisnis yang
akan dikembangkan.

Rincian Tindak Lanjut

Pengabdian kepada masyarakat merupakan suatu bentuk pengabdian nyata yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas
Padjadjaran yang dituangkan melalui program rektor yaitu Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mahasiswa dituntut untuk membantu dan
bersosialisasi dengan masyarakat desa dalam pengembangan potensi yang ada di desa tersebut. Dalam hal ini desa yang dipilih
UNPAD untuk dikembangkan salah satunya adalah Desa Margamekar dusun Nangorak Kabupaten Sumedang. Potensi yang ada di
desa ini sangat banyak mulai dari wisata, kuliner serta keragaman seni dan budaya. Salah satu potensi yang akan dibahas pada laporan
kali ini adalah kuliner. Desa Margamekar Dusun Nangorak memiliki banyak kuliner yang diproduksi sendiri oleh masyarakat
setempat. Komoditas pertanian yang melimpah juga mendukung dalam pembuatan produk kuliner tersebut. Akan tetapi dalam proses
produksi dan distribusi produk kuliner tersebut masih dalam skala yang kecil dan belum dapat mencangkup pasar di Sumedang bahkan
Jawa Barat. Maka dari itu, dibutuhkan sebuah strategi untuk memulai suatu ide bisnis agar distribusinya dapat mencangkup pasar
Nasional dan diproduksi dengan skala yang besar.
Konsep yang akan diterapkan dalam mewujudkan ide bisnis ini ada beberapa tahapan yang dilakukan, yang pertama adalah
melakukan pelatihan untuk memulai sebuah bisnis. Konten yang disampaikan diantaranya adalah bagaimana cara memulai sebuah
bisnis berbasis technopreneur dengan pendekatan design thingking. Technopreneur adalah gabungan antara Technology dan
entrepreneur. Jadi, technopreneur dapat diartikan sebagai suatu peluang usaha atau bisnis yang memadukan dengan teknologi yang
ada saat ini, sedangkan design thingking adalah proses menciptakan ide-ide baru yang kreatif dan inovatif yang dapat memecahkan
sebuah masalah, dalam hal ini adalah masalah dalam berwirausaha. Lalu, tahapan selanjutnya adalah melakukan pendampingan.
Mahasiswa mendampingi para pelaku usaha atau masyarakat yang memiliki bisnis dalam proses pembuatan produk. Masyarakat desa
diajarkan bagaimana cara proses produksi dari teknologi yang digunakan sampai tingkat higienisitas dari produk. Selanjutnya masuk
ke proses pengemasan produk. Pengemasan ini harus sesuai dengan SNI yang telah ditetapkan. Menurut Kementerian Negara
Koperasi Usaha Kecil Dan Menengah Republik Indonesia Kemasan atau packaging adalah Ilmu, seni dan teknologi yang bertujuan
untuk melindungi sebuah produk saat akan dikirim, disimpan atau dijajakan. Secara umum pengemasan dapat juga diartikan sebagai
suatu cara untuk menyampaikan produk dari produsen kepada konsumen dalam keadaan terbaik dan menguntungkan. Kemasan yang
menarik juga dapat menarik perhatian pembeli. Tahapan yang terakhir yang harus lakukan adalah distribusi, sebelum melakukan
distribusi baiknya melakukan promosi. Di zaman modern seperti sekarang dengan teknologi yang semakin canggih masyarakat
dituntut untuk melakukan perubahan agar tidak termakan zaman, begitu pula dengan strategi mempromosikan produk bias dengan
cara menyebarkan di media social seperti Instagram atau facebook dengan konten yang menarik.
Tahapan ini diharapkan dapat terwujud agar kuliner Desa Margamekar Dusun Nangorak dapat dikenal dan menjadi ciri khas
dari desa diberbagai tempat. Hal ini juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan memajukan desa.