Anda di halaman 1dari 2

i

IDA YATI. NIM : 0311030036-103. Perbaikan Sifat Fisik dan Mekanik


Edible Film Dari Tapioka Dengan Penambahan Sorbitol.
Skripsi. Pembimbing I : Ir. Maimunah Hindun Pulungan, Ms.
II : Irnia Nurika, STP, MP.

RINGKASAN

Edible film merupakan alternatif bahan pengemas makanan yang ramah


lingkungan karena bersifat biodegradable, bahkan dapat dimakan oleh manusia.
Namun, saat ini edible film belum dapat mengantikan fungsi pengemas sintetis
secara penuh, oleh karena itu perlu dilakukan pengembangan terus-menerus untuk
memperbaiki sifat fisik maupun mekanik dari film yang sudah ada. Edible film
dapat dibuat dari tapioka, namun edible film yang dihasilkan masih memiliki
tekstur yang mudah patah dan transmisi uap airnya cukup tinggi. Untuk
memperbaikinya diperlukan penambahan plasticizer untuk memberikan sifat
elastisitas, salah satunya yaitu sorbitol. Sorbitol merupakan golongan poliol yang
mampu menstabilisasi kelembaban dan meningkatkan elastisitas pada film yang
dihasilkan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi
penambahan sorbitol yang tepat sehingga dapat meningkatkan sifat fisik dan
mekanik edible film dari tapioka, dan untuk mengetahui biaya proses produksi
berserta HPP edible film tapioka. Manfaat penelitian adalah memberikan
informasi pembuatan edible film dari tapioka dengan sifat fisik dan mekanik yang
baik, mengurangi dampak pemakaian plastik yang berbahaya bagi lingkungan dan
kesehatan, memberikan informasi biaya proses produksi berserta HPP edible film
tapioka, serta membuka peluang terciptanya industri baru bahan pengemas yang
ramah lingungan berbasiskan bahan alami. Metode penelitian dengan
eksperimental modifikasi metode Purwitasari (2001) dengan menggunakan RAK
faktor tunggal, terdiri dari 4 perlakuan kombinasi konsentrasi tapioka (T=3%
(b/v)) dengan konsentrasi sorbitol (S0= 0 %; S1= 0,1 %; S2= 0,2 % S3= 0,3 %
(v/v)).
Edible film terbaik diperoleh pada konsentrasi tapioka 3% dan konsentrasi
sorbitol 0,2% dengan nilai transmisi uap air 0,067 g.mm/m2.24 jam; perpanjangan
77,66%; kuat tarik 10,87 N/cm2; ketebalan 0,095 mm; kecerahan 71,20 dan kadar
air 12,21%. Total biaya produksi dari 6.400 lembar edible film selama satu bulan
sebesar Rp Rp 1.504.287,49 dan HPP per kemasan Rp 9.401,79. Tiap kemasan
berisi 40 lembar dengan ukuran 30 x 25 cm.

Kata kunci: Edible film, Tapioka, Sorbitol.


ii

IDA YATI. NIM : 0311030036-103. The Upgrading of Physical and


Mechanical Characteristic of Edible Film of Tapioca by Addition of Sorbitol.
Skripsi. Supervisor I : Ir. Maimunah Hindun Pulungan, Ms.
II : Irnia Nurika, STP, MP.

SUMMARY

Edible film is considered as alternative food packaging material which is


friendly towards environment because it is biodegradable, even it can be eaten by
human. Yet in this time edible film has not replaced the function of synthetic
packaging fully yet, therefore it require to be conducted by continuous
development to repair the physical and mechanical characteristic of film that has
been existed. Edible film can be made of tapioca, but yielded edible film still
have breakable tekstur and its high water vapour transmission rate. To repair it
needed by addition of plasticizer to give the character of elasticity, one of them
that is sorbitol. Sorbitol represent faction of poliol which able to stabilize
dampness and improve the elasticity of yielded film.
The intention of this research is to know the proper concentration addition
of sorbitol so that can uncrease the physical and mechanical characteristic of
edible film of tapioca, and to know the expense of production process and also
based production price of edible film of tapioca. The significance of this research
as to give information about how to make edible film from tapioca with good
physical and mechanical characteristic, lessening the impact of dangerous plastic
usage for health and environment, giving information about the expense of
production process and also based production price edible film of tapioca. Also
open opportunity for creation of new packaging material industry which is
friendly towards environment and having natural materials bases. Research
method with eksperimental modify method of Purwitasari ( 2001) by using group
random device single factor, consist of 4 treatment of concentration combination
of tapioca ( T=3% ( b / v)) with concentration of sorbitol ( S0= 0 %; S1= 0,1 %;
S2= 0,2 % S3= 0,3 % ( v / v)).
The best edible film obtained by concentration of tapioca 3% and
concentration of sorbitol 0,2% with water vapour transmission rate 0,067 g.mm /
m2.24 hour; elongasi 77,66%; tensile strength 10,87 N / cm2; thick 0,095 mm;
brightness 71,20 (L*) and moisture 12,21%. Total cost production from 6.400
sheets of edible film during one month is equal to Rp 1.504.287,49 and cost of
goods manufactured is based production price equal to Rp 9.401,79 per pack.
Every pack contain of 40 sheets of edible film with size 30 x 25 cm.

Kata kunci: Edible film, Tapioca, Sorbitol.