Anda di halaman 1dari 3

SOP PELEPASAN KATETER

No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP
TglTerbit :
Halaman :

UPTD PUSKESMAS
SINE

dr. Agung Wahyu Hidayat


NIP. 19771021 200701 1 006

1. Pengertian Suatu kegiatan yang dilaksanakan untuk melepas kateter pada pasien

2. Tujuan Untuk mengetahui kemampuan melepaskan kateter pada pasien yang telah
dipasang kateter dan telah dianggap sembuh atau dalam batas waktu tertentu
3. Referensi Potter & Pery (2005). Buku Ajar Fundamental Keperawatan : Konsep, proses,
dan praktik, Alih bahasa, Yasmin Asih, Edisi 1, Jakarta : penerbit Buku
Kedokteran, EGC
Dirjend Yankes (1981). Pedoman Teknis Perawatan Dasar. Jakarta : Sub
Direktorat Perawatan Kementrian Kesehatan RI.
Kelompok Kerja Keperawatan RSUP Dr. Saiful Anwar (2010). Instrumen
Evaluasi Penerapan Standart asuhan Keperawatan RSUP Dr. Saiful Anwar,
Malang.

4. Ruang Unit rawat inap dan rawat jalan


Lingkup
5. Prosedur a. Alat :
b. 1. Disposable spuit
c. 2. Bengkok
d. 3. Pengalas
e. 4. Sketsel
f. 5. Sarung tangan
g.
h. Prosedur
1) Beritahu penderita dan atur posisi dorsal recumbent
2) Memakai sarung tangan
3) Tarik isi balon kateter dengan spuit
4) Tarik kateter perlahan – lahan sambil penderita dianjurkan nafas panjang
5) Untuk penderita laki – laki atur penis sesuai anatomi uretranya sebelum
ditarik kateternya
6) Bersihkan meatus uretra dengan kapas savlon
7) Tampung kateter pada bengkok
8) Rapikan penderita dan alat – alat dibereskan
9) Lepas sarung tangan
10) Cuci tangan
6. Dokumen Rekam medis pasien
terkait
7. Formulir
yang
dipergunakan

SOP PEMASANGAN
KATETER
No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP
TglTerbit :
Halaman :

UPTD PUSKESMAS
SINE
dr. Agung Wahyu Hidayat
NIP. 19771021 200701 1 006
1. Pengertian Tata cara melakukan pemasangan kateter untuk mengeluarkan air kencing

2. Tujuan Sebagai acuan pelaksanaan pemasangan kateter untuk mengeluarkan air


kencing.
3. Referensi Potter & Pery (2005). Buku Ajar Fundamental Keperawatan : Konsep, proses,
dan praktik, Alih bahasa, Yasmin Asih, Edisi 1, Jakarta : penerbit Buku
Kedokteran, EGC
Dirjend Yankes (1981). Pedoman Teknis Perawatan Dasar. Jakarta : Sub
Direktorat Perawatan Kementrian Kesehatan RI.
Kelompok Kerja Keperawatan RSUP Dr. Saiful Anwar (2010). Instrumen
Evaluasi Penerapan Standart asuhan Keperawatan RSUP Dr. Saiful Anwar,
Malang.

4. Prosedur i. Alat :
1. Selang kateter
2. Kasa dalam tempatnya
3. Aqua jelly
4. Betadine
5. Sarung tangan
6. Urobag
7. Aquadest dalam kom
8. Stik pan / urinal
9. Spuit 5 cc
10. Pinset
11. Plester
12. Bengkok
13. Gunting
14. Perlak
j. Prosedur
1) Memberikan penjelasan kepada keluarga dan pasien
2) Mendekatkan peralatan disamping penderita
3) Memasang perlak dan petugas mencuci tangan
4) Memakai sarung tangan
5) Mengatur posisi pasien
PADA LAKI-LAKI
6) Mengolesi slang kateter dengan aqua jelly
7) Tangan kiri dengan kasa memegang penis sampai tegak ± 60O
8) Tangan kanan memasukkan ujung kateter dan mendorong secara pelan-
pelan sampai urine keluar
PADA WANITA
9) Jari tangan kiri dengan kapas cebok membuka labia
10) Tangan kanan memasukkan ujung kateter dan mendorong secara pelan-
pelan sampai urine keluar
11) Bila urine telah keluar, pangkal kateter dihubungkan dengan urine bak
12) Kunci kateter dengan larutuan Aqua/NS (20-30cc)
13) Mengobservasi respon pasien
14) Menggantungkan urobag disisi tempat tidur pasien
15) Memfiksasi kateter dengan plester pada paha bagian atas
16) Klien dirapikan
17) Alat-alat dibersihkan dan dibereskan
18) Perawat cuci tangan
19) Mencatat kegiatan respon pasien pada catatan keperawatan
20) Dokumen terkait Rekam medis pasien
21) Formulir yang
dipergunakan

Anda mungkin juga menyukai