Anda di halaman 1dari 6

TUGAS KELOMPOK

Gangguan Dan Penyakit Pada Alat


Indera Manusia

Disusun oleh :

1. Aulia Miftakhul F.H.


2. Siti Rif’atun Ulya
3. Romadon
4. Rian Pradiansyah
5. Ikhsan Wila Sukma

SMP NEGERI 1 WERU


TAHUN PELAJARAN 2017/2018
Gangguan Dan Penyakit Pada Alat
Indera Manusia
Pembahasan kali ini adalah pembahasan yang sangat menarik, karena masih
berhubungan erat dengan aktifitas sehari-hari. alat yang di butuhkan kita dalam
kehidupan sehari-hari yakni Alat indera, Alat indera merupakan bagian penting
manusia karena dengan alat inderalah kita bisa mengetahui keadaan luar yang terjadi di
tubuh kita. Tanpa alat indera munkin manusia tidak akan bisa banyak melakukan
aktifitas. Dengan Fungsinya yang begitu Fital, apa jadinya jika terjadi Gangguan
ataupun adanya penyakit di alat indera.? Nah maka dari itu di kesempatan kali ini saya
akan mencoba untuk membahas agar nantinya sobat bisa mencegah atau berhati-hati
dalam menjaga alat indera yang sudah Di Karuniakan kepada kita ini. Marilah sekarang
kita ke pokok pembicaraan kita ini, silahkan langsung di lihat di bawah ini ya.

Seperti yang sudah kita Singgung sedikit di atas, Alat indera merupakan salah satu alat
yang terpenting dalam tubuh kita. Manusia memiliki 5 macam indera yakni indera
penglihatan (mata), indera pengecap (lidah), indera pembau (hidung), indera pendengar
(telinga), dan indera peraba (kulit). Kelima alat indera ini tentu saja bisa mengalami
gangguan dan juga penyakit, Nah agar lebih jelasnya tentang apa saja sih gangguan dan
penyakit pada alat indera kita langsung ilhat di bawah ini.
1. Penyakit pada Indera Penglihatan (Mata)

a. Miopi (Rabun Jauh)


Miopi merupakan suatu gangguan di mana penderitanya kehilangan kemampuan untuk
melihat benda-benda yang jaraknya jauh dengan jelas. Akibatnya, penderita miopi tidak
dapat melihat tulisan dari jarak jauh. Penderita miopi dapat ditolong dengan
menggunakan kacamata berlensa cekung.

b. Hipermetropi (Rabun Dekat)


Hipermetropi merupakan suatu gangguan dimana penderitanya kehilangan kemampuan
untuk melihat benda-benda yang dekat dengan jelas. Akibatnya, penderita hipermetropi
tidak dapat melihat tulisan dari jarak dekat. Penderita hipermetropi dapat ditolong
dengan menggunakan kacamata berlensa cembung.
c. Presbiopi (Mata Tua)
Presbiopi adalah suatu gangguan dimana penderitanya kehilangan kemampuan untuk
melihat benda-benda yang jaraknya jauh maupun dekat dengan jelas. Gangguan ini
umumnya diderita oleh golongan lanjut usia. Penderita presbiopi dapat ditolong dengan
menggunakan kacamata berlensa rangkap.

d. Rabun Senja
Rabun senja atau rabun ayam merupakan gangguan penglihatan akibat kekurangan
vitamin A. Akibatnya penderita rabun senja kesulitan melihat benda saat terjadi
perubahan dari terang menuju gelap atau saat senja hari.

e. Katarak
Katarak adalah gangguan pada mata dimana lensa mata menjadi mengeruh. Katarak
dapat disebabkan oleh kekurangan vitamin B atau karena faktor usia. Katarak dapat
disembuhkan dengan cara operasi katarak.
2. Penyakit pada Indera Pengecap (Lidah)

a. Sariawan
Sariawan adalah gejala erosi pada lapisan epitel di dalam mulut yang dapat
menimbulkan rasa perih ketika makan. Sariawan bisa terjadi di lidah atau pipi.
Sariawan disebabkan oleh kekurangan vitamin A, makan makanan yang bersifat panas,
kekurangan zat besi, atau karena penurunan daya tahan tubuh.

b. Kanker Lidah
Kanker lidah merupakan salah satu bentuk dari kanker mulut, perbedaannya terletak
pada daerahnya. Jika letak sel kanker tersebut berada pada bagian ujung lidah maka
para ahli menamakannya dengan sel kanker skuamosa ujung lidah, namun jika berada
pada sepertiga atau terletak pada bagian belakang lidah mereka menamakannya dengan
sel kanker pangkal lidah. Kedua tipe ini memiliki sifat dan karakterisitik yang berbeda,
oleh sebab itu penyebab dan langkah pengobatannya pun berbeda pula. Kanker lidah
kebanyakan disebabkan karena tembakau dan alkohol.

c. Glosoptosis
Glosoptosis merupakan penyakit pada lidah yang berupa lidah yang tertarik ke
belakang. Pada bayi baru lahir atau pada anak-anak kondisi glosoptosis sangan
berbahaya karena bisa saja sewaktu-waktu lidahnya menutup saluran nafas yang bila
tidak segera ditangani dengan benar bisa menyebabkan kematian.

d. Glossopyrosis
Glossopyrosis adalah sebuah penyakit dengan gejala lidah terasa perih dan terbakar
namun tanpa gejala. Penyebabnya adalah penggunaan obat kumur dalam jangka
panjang.

e. Atrophic Glossitis
Atrophic Glossitis adalah suatu penyakit yang menyebabkan lidah kehilangan rasa.
Lidahnya akan tampak licin dan mengkilat. Penyakit ini disebabkan oleh kekurangan
zat besi.
3. Penyakit pada Indera Pendengar (Telinga)

a. Penumpukan Kotoran
Penumpukan kotoran pada telinga dapat menghalangi getaran suara masuk ke gendang
telinga sehingga pendengaran menjadi terganggu.

b. Presbikusis
Presbikusis adalah kerusakan pada sel saraf pendengaran yang pada umumnya terjadi
pada usia manula.

c. Gendang Telinga Pecah


Pecahnya gendang telinga disebabkan oleh mendengarkan suara yang terlalu keras atau
gendang telinga terkena benda tajam.
d. Otosklerosis
Otosklerosis adalah kelainan pada tulang sanggurdi yang ditandai dengan gejala tinitus
(dering pada telinga) ketika masih kecil.

4. Penyakit pada Indera Peraba (Kulit)

a. Kudis
Kudis disebabkan oleh tungau yang dikenal dengan nama Sarcoptes scabiei. Penderita
akan merasa gatal yang luar biasa. Penyakit ini seringkali dijumpai pada anak-anak.
Kudis biasanya ditemukan pada selah-selah jari tangan, pergelangan tangan, dan
pinggang batas celana.

b. Eksim
Eksim ditandai dengan badan yang meradang dan iritasi. Eksim disebabkan oleh
beberapa faktor, misalnya setelah memegang sabun ternyata tangan terasa gatal. Gejala
yang timbul pada kulit bervariasi, ada yang terasa gatal ringan dan ada juga yang
merasaan panas.

c. Jerawat
Jerawat adalah penyakit yang biasanya muncul di wajah, leher, punggung, bahu, dada,
bahkan di lengan atas. Jerawat disebabkan oleh tersumbatnya pori-pori kulit oleh
kotoran.

d. Panu
Panu adalah penyakit yang disebabkan oleh jamur dan menimbulkan rasa gatal. Rasa
gatal akan semakin terasa jika terkena keringat.

e. Dermatitis
Dermatitis adalah penyakit peradangan pada kulit dan ditandai dengan kulit yang
membengkak, memererah, dan gatal-gatal.
5. Penyakit pada Indera Pembau (Hidung)
a. Pilek
Pilek adalah gejala yang timbul karena Influenza atau yang juga biasa lebih dikenal
dengan nama Flu dan merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus.

b. Influenza (Flu)
Influenza adalah penyakit yang ditandai oleh gejala batuk, pilek, dan terkadang suhu
badan meningkat. Penyakit ini dapat sembuh tanpa obat. Jika influensa berlangsung
lebih dari satu minggu atau menimbulkan panas, batuk, lendir, sampai sakit dada, maka
penderita mengalami radang cabang tenggorokan (bronchitis) atau radang paru-paru
(pneumonia).

c. Alergi
Alergi disebabkan oleh masuknya benda asing ke dalam saluran tenggorokan. Saat
terkena alergi, penderita biasanya akan mengalami bersin-bersin.
d. Sinusitis
Sinusitis merupakan peradangan pada sinus yang terjadi pada rongga-rongga hidung.