Anda di halaman 1dari 29

Analisis Investasi

Tambang

Pengantar
Karakteristik Industri Tambang

Beberapa karakteristik tersebut adalah:


• Modal besar
• Periode pra produksi yang panjang
• Beresiko tinggi
• Sumberdaya alam yang tidak dapat diperbaharui
(nonrenewable resources)
• Mendorong pertumbuhan ekonomi
• Dampak terhadap lingkungan
• Sifat indestructibility of product
Pendahuluan

• Peranan seorang insinyur tambang dalam suatu analisis


investasi proyek adalah memberikan pendapat teknikal
dan informasi tentang parameter yang berhubungan
dengan desain, metode ekstraksi, biaya produksi,
recovery, laju penambangan, dan informasi tentang
variabel lainnya.
• Analisis kelayakan tambang adalah suatu proses iterative
antar variable utamanya, yang terdiri dari cadangan
mineral (ore reserves), skala tambang (mine size), biaya
produksi (production cost) dan kadar batas pokoknya
(cut off grade).
Proses Iteratif
Analisis Kelayakan Tambang
Cadangan Mineral

Perhitungan COG Penentuan skala tambang

Estimasi biaya
kapital dan biaya
operasi
Pengertian dan Tujuan
Analisis Investasi
• Tujuan dilakukannya investasi adalah untuk
memperoleh nilai lebih/keuntungan di masa depan dari
kapital yang diinvestasikan.
• Kapital yang dimaksud dapat berupa uang, barang
modal, tanah, bangunan, teknologi, ataupun sesuatu
yang tidak rill, misalnya hak paten atau kemampuan
manajerial.
• Analisis investasi adalah suatu langkah sistematis yang
dilakukan untuk mengevaluasi potensi keuntungan
(profitability) sebuah investasi.
Prinsip-Prinsip Dalam Ekonomi
Mineral

Komponen Biaya

Cost Benefit Analysis

Penentuan ROR, BESR, BEP

Sensitivity Analysis

Analisis Biaya-Volume-Laba
Komponen Biaya (1)
• Secara umum, biaya dikelompokkan berdasarkan kriteria tertentu,
antara lain:
• Menurut keterlibatan biaya dalam pembuatan produk:
Biaya Langsung
• Biaya yang timbul akibat kegiatan yang berhubungan langsung
dengan proses produksi

Biaya Tak Langsung


• Biaya pengeluaran uang yang disebabkan oleh kegiatan-kegiatan
yang tidak berhubungan langsung dengan proses produksi

Biaya Komersial
• Biaya komersial adalah biaya tak langsung yang digunakan untuk
mendukung kegiatan produksi
Komponen Biaya (2)

• Biaya komersial dibagi menjadi 2, yaitu:


• Biaya penjualan – pengeluaran yang dilakukan dalam rangka
kegiatan penjualan suatu produk.
• Biaya administrasi – pengeluaran yang dilakukan untuk keperluan
administrasi guna mendukung kelancaran proses produksi.
Komponen Biaya (3)

• Dalam industri pertambangan lebih dikenal


pengelompokkan biaya menjadi:

a b

Biaya Kapital
Biaya Operasi
(Biaya Investasi)
Analisis Investasi
Tambang

II. Rumus Dasar


Analisis Investasi
Konsep Dasar Investasi

• Perhitungan rumus dasar didasarkan pada konsep nilai


uang terhadap waktu (time value of money).
• Konsep ini menyatakan bahwa nilai uang pada saat
sekarang akan lebih berharga daripada nilai uang pada
masa yang akan datang.
• Konsep ini sangat berkaitan erat dengan faktor laju
bunga dan waktu.
Pengertian Bunga
dalam Ilmu Ekonomi (1)

• Definisi dari bunga dalam terminology ilmu ekonomi


adalah:
• Biaya tambahan yang dikenakan atas sejumlah uang yang
dipinjamkan.
• Biaya sewa untuk peminjaman uang dalam periode waktu
tertentu.
• Perbandingan antara biaya yang dikenakan dengan
sejumlah uang yang yang dipinjamkan dikenal dengan
istilah laju pengembalian bunga (i=interest rate).
• Nilai i dinyatakan dalam persentase dengan basis
perhitungan umumnya dalam tahun.
Jenis Bunga dalam Ilmu Ekonomi
(1)

• Dalam ilmu ekonomi terdapat dua jenis bunga, yaitu:

• Sejumlah uang yang dibayarkan secara sama


Bunga Sederhana
tiap tahun sebagai akibat dari peminjaman
(simple interest)
uang.

Bunga Majemuk • Sejumlah uang yang dibayarkan secara


(compound tidak sama tiap tahun sebagai akibat dari
interest) pinjaman uang.
Jenis Bunga dalam Ilmu Ekonomi
(2)

Kedua macam bunga tersebut dapat dirumuskan


sebagai berikut:

Bunga sederhana/tahun Bs = 𝑃𝑖
Bunga majemuk/tahun Bs = 𝑃(1 + 𝑖)𝑟

Dimana i = laju pengembalian bunga


P = uang diawal tahun
r = tahun
Jenis Bunga dalam Ilmu Ekonomi
(3)
Contoh:
• Investor meminjam uang sebesar Rp 1.000.000 kepada bank, uang
tersebut harus dikembalikan kepada bank dalam jangka 2 tahun
dengan laju pengembalian bunga/tahun sebesar 6%. Hitung total
yang harus dibayarkan dengan menggunakan bunga sederhana dan
bunga majemuk.
Jawab:

Tahun ke-0 Tahun ke-1 Tahun ke-2 Total (Rp)


Bunga 1.000.000(0,06) 1.000.000(0,06)
1.000.000 1.120.000
sederhana = 60.000 = 60.000
Bunga 1.000.000(0,06) 1.060.000(0,06)
1.000.000 1.123.600
majemuk = 60.000 = 63.600
Rumus Dasar Analisis Investasi
(1)
• Dalam perhitungan bunga untuk proyek-proyek komersial saat ini,
lebih sering digunakan bunga majemuk daripada bunga sederhana.
• Rumus-rumus investasi secara umum didasarkan pada lima variable
sebagai berikut:
F = nilai uang pada masa depan (US$)
P = nilai uang saat ini (US$)
A = pembayaran dalam satu seri n pembayaran
sama, dibuat setiap akhir periode bunga
i = tingkat bunga efektif per periode waktu
n = periode penelaahannya (periode waktu)
Rumus Dasar Analisis Investasi
(2)
• Setiap pemecahan permasalahan investasi akan berkaitan
dengan 4 dari 5 variable di tersebut.
• Tiga variable diketahui dan 1 variable akan dicari/dihitung.
• Hubungan antar variable pada Tabel berikut.

Dihitung Diketahui Faktor • Perhitungan nilai P yang


F P i, n F/Pi,n didasarkan pada nilai F atau A
F A i, n F/Ai,n • Perhitungan nilai F yang
P F i, n P/Fi,n didasarkan pada nilai P atau A
P A i, n P/Ai,n • Perhitungan nilai A yang
A F i, n A/Fi,n didasarkan pada nilai P atau F
A P i, n A/Pi,n
Diagram Aliran Kas
Terhadap Waktu

• Garis horizontal disebut skala waktu, dengan kemajuan waktu


bergerak dari kiri ke kanan.
• Tannda anak panah menendakan aliran kas dan ditempatkan pada
akhir periode. Jika diperlukan pembedaan, maka anak panah ke atas
( ) menggambarkan aliran kas positif/penerimaan sedangkan anak
panah ke bawah ( ) menggambarkan aliran kas negatif/pengeluaran.
• Aliran kas merupakan penjumlahan aliran kas masuk (+) dan aliran
kas keluar (-) pada periode yang sama (per tahun).
Rumus Investasi Dengan
Bunga Majemuk (1)

• Penerapan konsep bunga berbunga/majemuk dalam


evaluasi ekonomi suatu asset atau proyek terdapat
dalam enam rumus dasar.
• Keenam rumus bunga tersebut menurut De Garmo,
Sullivan dan Bontadelli, 1993.
Rumus Investasi Dengan
Bunga Majemuk (2)
Faktor perkalian Simbol faktor
Mencari Diberikan Nama faktor
yang diberikan fungsional
Untuk cash flows tunggal:
(1+𝑖) Single payment
F P (F/P,i%,n)
compound amound
1 Single payment
P F (P/F,i%,n)
(1 + 𝑖) present worth
Untuk uniform series (annuities):
(1 + 𝑖) 1 Uniform series
F A (F/A,i%,n)
𝑖 compound amount
(1 + 𝑖) 1 Uniform series
P A (P/A,i%,n)
𝑖(1 + 𝑖) present worth
𝑖
A F Sinking fund (A/F,i%,n)
(1 + 𝑖) 1
𝑖(1 + 𝑖)
A P Capital recovery (A/P,i%,n)
(1 + 𝑖) 1
Rumus Investasi Dengan
Bunga Majemuk (3)
Contoh single payment compound – amount factor
• Hitung nilai F (future worth) 5 tahun ke depan untuk
investasi Rp. 1.000 hari ini dengan laju pengembalian
bunga i=12% per tahun.

Jawab:
Rumus Investasi Dengan
Bunga Majemuk (4)
Contoh single payment present – worth factor
• Hitung nilai P (present value) dari F (future worth) yang
diterima 7 tahun kemudian sebesar Rp. 1.000 dengan
laju pengembalian bunga sebesar 15%.

Jawab:

P=? F = 1000

0 1 2 3 . . . . 7
i = 15%
Analisis Investasi
Tambang

III. Kriteria
Evaluasi Proyek
Pengertian Evaluasi Proyek (1)

• Pada saat suatu perusahaan mempunyai beberapa pilihan


alternatif proposal investasi.
• Melakukan kriteria evaluasi, sehingga dapat menganalisi
proyek dan menentukan diterima atau tidaknya proposal
proyek.
• Menentukan pilihan investasi dengan mempertimbangkan
berbagai aspek:
• Teknis
• Ekonomis
• Informasi kualitatif yang mempengaruhi keputusan
• Tingkat resiko dan ketidakpastian
Pengertian Evaluasi Proyek (2)

• Salah satu bagian penting dalam evaluasi suatu investasi


adalah proposal investasi.
• Tiga jenis proposal investasi:

• Pemilihan suatu proposal investasi tidak


Proposal mempengaruhi pemilihan proposal investasi
investasi lain.
independen • Contohnya, proposal pembelian alat angkut
(individual/tidak tidak mempengaruhi pemilihan proposal
pembelian sistem keamanan gudang bahan
tergantung) peledak.
Pengertian Evaluasi Proyek (3)

• Pemilihan suatu proposal investasi yang


Proposal investasi mempengaruhi pemilihan proposal investasi
dependen lain.
(mutually • Contohnya, proposal pembuatan jalan
exclusive) tambang akan mempengaruhi pemilihan
proposal alat angkut dan alat muat.

• Pemilihan suatu proposal investasi akan


berakibat diperlukannya suatu proposal
Proposal investasi lain yang mendukung (komplementer).
investasi • Contohnya, proposal pembelian dumptruck akan
kontingensi menyebabkan diperlukan proposal pembelian
ban.
Pengertian Evaluasi Proyek (4)

Prinsip penting dalam mengevaluasi proposal investasi


adalah:
1. Keuntungan besar lebih baik daripada keuntungan
kecil
2. Keuntungan yang diperoleh cepat lebih baik daripada
yang diperoleh lambat
3. Hasil evaluasi harus konsisten dan realistis
Dasar Perhitungan
Evaluasi Proyek (1)
Terdapat dua klasifikasi investasi yang umum (Stermole,
1987) yaitu:
Investasi yang memproduksi pendapatan
(revenue producing investment)
• Alternatif proyek yang menghasilkan pendapatan
terbesar, menggunakan analisi nilai pendapatan
(net value analysis)

Investasi yang memproduksi jasa/layanan


(service producing investment)
• Alternatif proyek yang menghasilkan nilai biaya
terkecil/minimum menggunakan analisis biaya (cost
analysis)
Dasar Perhitungan
Evaluasi Proyek (2)
Dalam evaluasi investasi terdapat tiga persamaan yang
sering digunakan, yaitu:
1. Present Worth (PW) equation : PW cost = PW revenue
Membandingkan pendapatan dan biaya di awal umur proyek
2. Annual Worth (AW) equation : Eq annual cost = Eq annual
revenue
Membandingkan pendapatan dan biaya secara seri tiap tahun
3. Future Worth (FW) equation : FW cost = FW revenue
Membandingkan pendapatan dan biaya di akhir umur proyek

Anda mungkin juga menyukai