Anda di halaman 1dari 4

1.

Analisis Multivariat (Regresi Logistik Ganda)


a. Seleksi Bivariat

Tabel 5.1
Hasil Seleksi Bivariat (Regresi Logistik Sederhana)
Variabel P Value
Perencanaan 0,19
Pelaksanaan 0,0005
Evaluasi 0,001
Kompetensi 0,0005
Sikap Komunikasi 0,0005
Empati 0,0005

Dari hasil seleksi multivariat menggunakan regresi logistik sederhana didapatkan


semua variabe menghasilkan P value < 0.25, artinya semua variabel dapat masuk ke
pemodelan multivariat.

b. Pemodelan Awal Regresi Logistik

Tabel 5.2
Analisis Model Awal Regresi Logistik N = 131
Variabel P warld Exp (B)/ CI 95 %
OR Lower Upper
Perencanaan 0,305 0,542 0,168 1,746
Pelaksanaan 0,173 2,297 0,695 7,595
Evaluasi 0,772 1,185 0,376 3,735
Kompetensi 0,007 5,418 1,576 18,629
Sikap Komunikasi 0,011 6,665 1,547 28,713
Empati 0,133 3,112 0,707 13,710

Hasil analisis tabel diatas menunjukkan bahwa ada variabel yang P > 0,05, sehingga
harus dikeluarkan dari pemodelan multivariat secara bertahap dimulai dari variabel yang
mempunyai P value terbesar.
c. Langkah-Langkah Analisis Pemodelan Multivariat Dengan Regresi Logistik

Tabel 5.3
Langkah –Langkah Dalam Analisis Pemodelan Multivariat
Dengan Regresi Logistik
Step Variabel OR lama OR baru Perubahan OR
%
Step 1 Perencanaan 0,542 0,541 0,2
Pelaksanaan 2,297 2,395 4,3
Evaluasi 1,185 - -
Kompetensi 5,418 5,650 4,3
Sikap Komunikasi 6,665 6,958 4,4
Empati 3,112 3,084 0,9
Dengan hasil perbandingan OR terlihat tidak ada yang > 10 % dengan demikian
Evaluasi dikeluarkan dalam model. Selanjutnya variabel yang terbesar p valuenya
adalah perencanaan.
Step 2 Perencanaan 0,542 - -
Pelaksanaan 2,297 2.300 0,1
Kompetensi 5,418 4,754 12,3
Sikap Komunikasi 6,665 5,842 12,3
Empati 3,112 3,199 2,8
Setelah perncanaan dikeluarkan dengan hasil perbandingan OR terlihat ada yang >
10%, OR variabel kompetensi dan sikap komunikasi, dengan demikian variabel
perencanaan dimasukkan kembali dalam model. Selanjutnya variabel yang terbesar p
valuenya adalah pelaksanaan.
Step 3 Perencanaan 0,542 0,567 4,6
Pelaksanaan 2,297 - -
Kompetensi 5,418 5,862 8,2
Sikap Komunikasi 6,665 6,806 2,1
Empati 3,112 4,563 46,6
Setelah pelaksanaan dikeluarkan dengan hasil perbandingan OR terlihat ada yang >
10%, OR variabel empati, dengan demikian variabel pelaksanaan dimasukkan
kembali dalam model. Selanjutnya variabel yang terbesar p valuenya adalah empati.
Step 4 Perencanaan 0,542 0,542 0
Pelaksanaan 2,297 3,262 42
Kompetensi 5,418 6,149 13,5
Sikap Komunikasi 6,665 12,488 87,4
Empati 3,112 - -

Setelah pelaksanaan dikeluarkan dengan hasil perbandingan OR terlihat ada yang >
10%, OR variabel pelaksanaan, kompetensi, sikap komunikasi, dengan demikian
variabel empati dimasukkan kembali dalam model
Step 5 Perencanaan 0,542 0,541 0,2
Pelaksanaan 2,297 2,395 4,3
Evaluasi 1,185
Kompetensi 5,418 5,650 4,3
Sikap Komunikasi 6,665 6,958 4,4
Empati 3,112 3,084 0,9

Tabel 5.4
Hasil Analisis Regresi Logistik N = 131
Variabel P warld Exp (B)/ CI 95 %
OR Lower Upper
Perencanaan 0,304 0,541 0,168 1,175
Pelaksanaan 0,141 2,395 0,750 7,651
Kompetensi 0,005 5,650 1,694 18,847
Sikap Komunikasi 0,008 6,958 1,664 29,088
Empati 0,135 3,084 0,705 13,499

Berdasarkan analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan


secara bermakna dengan prilaku caring perawat adalah kompetensi dan sikap komunikasi.
sedangkan perencanaan, pelaksanaaan, empati merupakan sebagai faktor confounding.

d. Uji Interkasi
Uji interaksi di lakukan pada variabel yang masuk pada hasil akhir analisis
multivariat yaitu perencanaan, pelaksanaan, kompetensi, sikap komunikasi dan empati.
Hasil uji interaksi Pada output bagian Block 2:Methode=Enter, terlihat hasil uji
omnibusnya memperlihatkan p value = 0,364 berarti > 0,05, artinya tidak ada interaksi
antara perencanaan, pelaksanaan, kompetensi, sikap komunikasi dan empati.

e. Hasil Akhir Analisi Multivariat Dengan Regresi Logistik

Tabel 5.4
Pemodelan AkhirRegresi Logistik N = 131
Variabel P warld Exp (B)/ CI 95 %
OR Lower Upper
Perencanaan 0,304 0,541 0,168 1,175
Pelaksanaan 0,141 2,395 0,750 7,651
Kompetensi 0,005 5,650 1,694 18,847
Sikap Komunikasi 0,008 6,958 1,664 29,088
Empati 0,135 3,084 0,705 13,499

Hasil analisis multivariat menunjukkan variabel yang berhubungan bermakna adalah


sikap komunikasi dan kompetensi. Sedangkan perencanaan, pelaksanaan dan empati
adalah variabel confounding. Hasil analisis didapatkan OR dari sikap komunikasi adalah
6,958 artinya, perawat yang mempunyai prilaku caring yang baik terhadap sikap
komunikasi berpeluang 6,958 untuk memberikan asuhan keperawatan dengan baik setelah
dikontrol variabel perencanaan, pelaksanaan dan empati di RS X

Anda mungkin juga menyukai