Anda di halaman 1dari 7

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah


Pencemaran air adalah masuknya suatu zat,energi atau komponen lainnya baik berupa
makhluk hidup maupun benda mati yang menyebabkan penurunan kualitas air sehingga air
tidak dapat berfungsi sebagai mana mestinya.
Akhir-akhir ini sering terjadi banjir saat hujan dan air sumur terkadang keruh di sekitar
rumah warga yang tinggal di dekat Sungai Gedongan, Waru, Sidoarjo. Hal ini membuat resah
warga yang tinggal di dekat Sungai tersebut. Sehingga membuat saya dan teman saya
berencana meneliti penyebab kejadian ini. Dan penelitian ini juga merupakan tuntutan
pembelajaran yang harus dilakukan oleh siswa.

1.2 Rumusan Masalah


Adakah pengaruh pembuangan sampah terhadap terjadinya banjir dan pencemaran air di
Sungai Gedongan, Waru, Sidoarjo ?

1.3 Tujuan Penulisan


Untuk mengetahui pembuangan sampah terhadap terjadinya banjir dan pencemaran air
yang terjadi di Sungai Gedongan, Waru, Sidoarjo

1.4 Manfaat Penulisan


 Penulis dan pembaca dapat mengetahui tentang perkembangan sampah
terhadap terjadinya banjir dan pencemaran air .
 Menumbuhkan kesadaran untuk tidak membuang sampah di sungai.

1
BAB II
LANDASAN TEORI

2.1 Landasan Teori


 Sampah
Menurut Budiman Chandra (2007 : Bab VII), Sampah adalah :
“Sesuatu yang tidak digunakan, tidak dipakai, tidak disenangiatau sesuatu yang dibuang
yang berasal dari kegiatan manusia dan tidak terjadi dengan sendirinya.”

 Banjir
Menurut Buku Geografi kelas XI oleh Nurmala Dewi (2007), banjir adalah:
“Peristiwa tergenangnya suatu wilayah oleh air, baik air hujan, air sungai, maupun air
pasang”

 Pencemaran
Menurut SK Menteri Kependudukan Lingkungan Hidup No02/MENKLH/1988 :
“Pencemaran adalah masuk atau dimasukkannya mahluk hidup, zat, energi, dan/atau
komponen lain ke dalam air/udara, dan/atau berubahnya tatanan (komposisi) air/udara oleh
kegiatan manusia
dan proses alam,sehingga kualitas air/udara menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi
sesuai dengan peruntukkannya”.
 Air
Menurut Sitanala Arsyad, Air adalah :
“Senyawa gabungan antara dua atom hidrogen dan satu atom oksigen menjadi H2O”

2.2 Asumsi Penelitian


Ada pengaruhnya, sampah mempengaruhi banjir dan pencemaran air di Sungai Gedongan,
Waru, Sidoarjo.

2
BAB III
METODE PENELITIAN

3.1 Objek Penelitian


Sungai Gedongan, Waru, Sidoarjo.

3.2 Ruang Lingkup Penelitian


Sungai Gedongan tetapi hanya yang berada di RT 04 yang banyak sampahnya.

3.3 Teknik Pengumpulan Data


a. Studi pustaka : teknik pengumpulan data dengan mengkaji berbagai teori, prinsip,
kosep, dan hukum –hukum yang berlaku dalam ilmu geografi. Data yang
diperoleh bersumber dari buku buku dan internet.
b. Observasi : pengumpulan data dalam ilmu geografi yang berusaha untuk melihat
langsung tentang gejala dan masalah geografis.

3
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil
Dari penelitian yang kami lakukan di sungai Gedongan selama 1 hari kami
mendapatkan hasil bahwa sampah itu berasal rumah tangga, toko – toko, warung, pabrik dan
lain – lain yang ada disekitar sungai Gedongan, Waru, Sidoarjo. Terdapat berbagai jenis
sampah yang tergenang pada aliran sungai , diantaranya sampah organik yang berupa daun
dan sampah organik yang berupa detergen, plastik, serta terdapat sampah yang mengandung
bahan berbahaya seperti limbah pabrik yang dialirkan pada industri atau pabrik yang terletak
di dekat Sungai Gedongan, Waru, Sidoarjo. Mereka secara tidak sadar membuang sampah ke
sungai sehingga menghambat aliran sungai dan memperkeruh air sungai. Padahal kata orang
tua dulu sungai tersebut sangat jernih dan bersih sehingga bisa dipakai untuk anak – anak
kecil berenang. Tapi kenapa sekarang jadi seperti itu ? itu akibat dari pembuangan sampah
sembarangan.

4.2 Pembahasan
Sampah adalah suatu bahan yang dibuang atau terbuang akibat aktivitas manusia dan
belum memiliki nilai ekonomis. Pembuangan sampah secara sembarangan mengakibatkan
banjir pada musim hujan dan pencemaran air. Banjir terjadi karena sungai terlalu banyak
sampah, sehingga tidak muat lagi untuk menampung air. Akhirnya air pun meluber ke sekitar
sungai dan terjadilah banjir.
Selain mengakibatkan banjir, sampah di sungai bisa menyebabkan pencemaran air
atau air sumur terkadang keruh. Pencemaran ialah masuk atau dimasukkannya makhluk
hidup, zat, energy, dan komponen lain kedalam udara/air, dan berubahnya tatanan
air/udara oleh manusia dan proses alam, sehingga kualitas air/udara kurang sesuai. Hal
ini disebabkan sampah yang tercampur air baik kering atau basah air yang tercampur menjadi
kotor. dan jika air itu meluber ke sekitar sungai dan diserap oleh tanah maka terjadilah
pencemaran air atau air sumur menjadi keruh. Air- air yang tercemar tidak baik untuk
kesehatan.

4.2.1 Jenis – Jenis Sampah


1. Sampah organik: sampah yang terdiri dari bahan-bahan yang bisa terurai
secara alamiah/biologis, seperti sisa makanan dan guguran daun. Sampah jenis
ini juga biasa disebut sampah basah.
2. Sampah anorganik: sampah yang terdiri dari bahan-bahan yang sulit terurai secara
biologis. Proses penghancurannya membutuhkan penanganan lebih lanjut di tempat khusus,
misalnya plastik, kaleng dan styrofoam. Sampah jenis ini juga biasa disebut sampah kering.
3. Sampah bahan berbahaya dan beracun (B3): limbah dari bahan-bahan berbahaya dan
beracun seperti limbah rumah sakit, limbah pabrik dan lain-lain.

4.2.2 Dampak pembuangan sampah sembarangan


1. Terjadi banjir
2. Pencemaran air
3. Merusak pemandangan
4. Merugikan makhluk hidup yang ada didalam sungai

4
4.2.3 Cara mencegah atau menanggulangi banjir dan pencemaran air
1. Tidak membuang sampah ke sungai
2. Mengadakan “prokasih”
3. Sampah kering atau plastic dapat didaur ulang

5
BAB V
PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Bahwa sampah yang dibuang sembarangan ke sungai membawa dampak bagi sungai,
kondisi air tercemar, sehingga ekosistem sungai menjadi tidak seimbang. Banyak makhluk
hidup yang berada di sungai sedikit demi sedikit mulai mati. Apabila dibiarkan terus menerus
maka kondisi sungai semakin parah dengan kondisi air yang keruh. Semoga warga Gedongan
semakin sadar akan pentungnya pembuangan sampah pada tempatnya.

5.2 saran

1. Masayarakat diberikan penyuluahn tentang kesadaran akan dampak dari membuang


sampah sembarangan.
2. Mengolah sampah agar menjadi nilai jual yang tingii
3. Menyediakan tempat sampah organik dan anorganik.

6
DAFTAR PUSTAKA

 https://www.scribd.com.mobile/doc/176841114?width=320
 Dewi,Nurmala.2007. Geografi Jilid 3Untuk SMA dan MA Kelas XI.Bandung:
Epsilon Grup
 http://smileboys.blogspot.com/2008/08/pengertian-pencemaran.html
 Arsyad, Sitanala. 1989. Konservasi Tanah dan Air. Bogor: Penerbit IPB Press
 http://www.topeng.in/2014/02/pencemaran-air.html