Anda di halaman 1dari 14

1

PROPOSAL PENELITIAN

“PENGARUH CAHAYA TERHADAP PERTUMBUHAN KACANG HIJAU”

DISUSUN DALAM MEMENUHI SALAH SATU TUGAS UJIAN METODOLOGI


PENELITIAN

DISUSUN OLEH

NAMA : Anze Yourga


NIM : 09.1933.15

DOSEN PEMBIMBING:

Drs. MASRUR, M.PdI

JURUSAN TADRIS BIOLOGI FAKULTAS TARBIYAH


INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI
(IAIN) KERINCI
T.A 2017
2

KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Allah SWT karena atas rahmat dan bimbingan-Nya sehingga saya
dapat menyelesaikan proposal ini. Semoga proposal “Pengaruh Cahaya Terhadap Kecepatan
Pertumbuhan Biji Kacang Hijau” ini dapat digunakan sebagai acuan dan petunjuk bagi
pembaca dalam meneliti Pertumbuhan Biji Kacang Hijau tersebut.
Selain itu proposal ini telah saya usahakan semaksimal mungkin dan tentunya ada
banyak pihak yang terlibat dalam pembuatan proposal ini. Untuk itu, tidak lupa saya
mengucapkan terima kasih kepada pihak – pihak yang telah membantu. Terutama untuk orang
tua saya. Tetapi tidak lepas dari semua itu, saya juga menyadari bahwa masih ada kekurangan
baik dari segi penyusunan bahasa maupun segi lainnya.
Harapan saya yaitu semoga proposal ini membantu menambah pengalaman dan
wawasan bagi para pembaca. Kritik dan saran sangat saya butuhkan. Sehingga saya dapat
memperbaiki bentuk dan isi proposal ini supaya kedepannya menjadi lebih baik.

Sungai penuh, 20 Desember 2017


Penyusun,

Anze Yourga
3

DAFTAR ISI
Abstrak Nama 1
Kata Pengantar 2
Daftar Isi 3
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang 5
1.2 Rumusan Masalah 5
1.3 Tujuan Percobaan 5
1.4 Manfaat Percobaan 5
BAB II KAJIAN TEORI
2.1 Metode penelitian 8
2.2 Pertumbuhan dan Perkembangan 8
2.3 Kacang Hijau 8
2.4 Konsep Cahaya Dalam Perkembangan 9
BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis Penelitian 11
3.2 Tempat dan Waktu Penelitian 11
3.3 Variabel Penelitian 11
3.4 Hipotesis 11
3.5 Alat dan Bahan 11
3.6 Langkah - Langkah Penelitian 11
3.7 Pertumbuhan dan Perkecambahan Biji Kacang Hijau di Tempat Terang 12
3.8 Pertumbuhan dan Perkecambahan Biji Kacang Hijau di Tempat Gelap 12
3.9 Perbedaan Pertumbuhan dan Perkecambahan Biji Kacang Hijau 13
3.10 Analisis data 13
DAFTAR PUSTAKA 14
4

BAB I
PENDAHULUAN
5

1.1 Latar belakang


Pertumbuhan dan perkembangan merupakan proses yang saling berhubungan. Ada
banyak faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan pekembangan tumbuhan. Faktor-faktor
tersebut dikelompokan menjadi 2, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Salah satu faktor
eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan adalah
cahaya.
Cahaya yang dibutuhkan tumbuhan tidak selalu sama pada setiap tanaman. Ada jenis-
jenis tumbuhan yang memerlukan cahaya penuh dan ada pula yang memerlukan remang-
remang untuk pertumbuhannya. Teori tersebut belum sepenuhnya dapat dipelajari jika kita
belum mengetahui kebenarannya pada lingkungan kita. Selain itu, masing banyak siswa dan
siswi yang belum dapat menjelaskan pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan dan
perkembangan tumbuhan.
Untuk itu, saya mengadakan penelitian untuk lebih mengetahui dan membuktikan
kebenaran teori tersebut. Di dalam penelitian ini, saya akan mengamati pertumbuhan dan
perkembangan biji kacang hijau. Saya memilih kacang hijau karena penanamannya yang
mudah, harga kacang hijau yang terjangkau, biji kacang hijau yang mudah ditemukan / dibeli
di toko sekitar rumah, dan penelitian mudah dilakukan dengan alat dan bahan yang sederhana.
1.2 Rumusan masalah
- Adakah pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan kacang hijau?
- Apa saja perbedaan penanaman biji kacang hijau di tempat yang gelap dan di tempat yang
terang?
1.3 Tujuan percobaan
Mengamati laju pertumbuhan kacang hijau di 2 tempat yang berbeda serta membuktikan
pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan biji kacang hijau
1.4 Manfaat percobaan
 Bagi peneliti, penelitian ini dapat dijadikan kajian awal untuk melakukan penelitian lanjutan
dan menambah pengalaman serta pengetahuan tentang pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan
dan perkembangan kacang hijau dan perbedaan pertumbuhan dan perkembangan biji kacang
hijau yang diletakan dilingkungan yang berbeda intensitas cahayanya.
 Bagi petani, Memberikan informasi untuk meningkatkan hasil pertaniannya
 Bagi pembaca, Sebagai sumber informasi dan referensi tentang pengaruh cahaya terhadap
pertumbuhan biji kacang hijau serta menambah wawasan dan pengetahuan tentang pengaruh
cahaya terhadap pertumbuhan dan perkembangan kacang hijau dan perbedaan pertumbuhan
6

dan perkembangan biji kacang hijau yang diletakan dilingkungan yang berbeda intensitas
cahayanya.
7

BAB II
KAJIAN TEORI
8

2.1 Metode penelitian


Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Metode eksperimen adalah metode
yang dilakukan dengan mengadakan manipulasi terhadap objek penelitian serta adanya kontrol
(Nazir, 2003 :61).
2.2 Pertumbuhan dan Perkembangan
Pertumbuhan adalah perubahan ukuran (massa dan panjang) secara kuantitatif yang
dihasilkan dari pertumbuhan jumlah sel dan bersifat irreversibel (tidak dapat kembali). (Istamar
Syamsuri, 2004 :2).
Sedangkan perkembangan adalah perubahan yang sistematis, progresif, dan
berkesinambungan dalam diri individu sejak lahir hingga akhir hayat termasuk dengan
perubahan- perubahan yang dialami individu menuju tingkat kedewasaan atau kematangannya.
(Akhmad Sudrajat, 2016 : 30).
2.3 Kacang hijau
Kacang hijau (Vigna Radiata) adalah sejenis palawija dan termasuk suku polong -
polongan. Tanaman ini dikenal luas di daerah tropika. Kacang hijau merupakan salah satu
tanaman semusim yang berumur pendek (kurang lebih 60 hari). Tanaman ini disebut juga
mungbean, green gram atau golden gram. Di dalam kacang hijau terdapat berbagai
kandungan antara lain :
 Protein (memperkuat daya tahan tubuh)
 Kalsium dan fosfor (memperkuat tulang)
 Vitamin B1 (membantu proses pertumbuhan dan menghasilkan energy)
 Vitamin B2 (membantu penyerapan protein dalam tubuh)
 Vitamin E (membantu meningkatkan kesuburan)
 Zat besi (membantu pembentukan sel darah merah)
 Magnesium (menjaga fungsi otot dan syaraf)
 Rendah lemak
 antioksidan yang berguna bagi tubuh
Dalam dunia tumbuh-tumbuhan, tanaman ini diklasifikasikan seperti berikut ini:
 Kingdom : Plantae (tumbuhan)
 Subkingdom : Trachaeobionta (tumbuhan berpembuluh)
 Super divisi : Spermatophyta (menghasilkan biji)
 Divisi : Magnoliophyta (tumbuhan berbunga)
 Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
9

 Sub kelas : Rosidae


 Ordo : Fabales
 Family : Fabacea (suku polong – polongan)
 Genus : Phaseolus
 Spesies : Phaseolus Radiatus L (Akhmad Sudrajat, 2016 : 16).
2.4 Konsep cahaya dalam perkembangan
Cahaya adalah suatu gelombang elektromagnetik karena kecepatan gelombang
elektromagnetik sama dengan gelombang cahaya. (Maxwell, 2000 : 25).
Cahaya matahari mempengaruhi ekosistem secara global karena matahari
menentukanumbuhan suhu. Cahaya matahari juga merupakan unsur vital yang dibutuhkan
oleh tumbuhan sebagai produsen untuk berfotosintesis. Cahaya optimal bagi tumbuhan
kebutuhan minimum cahaya untuk proses pertumbuhan terpenuhi bila cahaya melebihi titik
kompensasinya. (Wirakusumah, 2003 : 31).
Cahaya dapat mempengaruhi pola pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Proses
pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan membutuhkan cahaya. Namun, banyak sedikitnya
cahaya yang dibutuhkan tiap tumbuhan berbeda-beda. (Soerga, N., 2009 : 51).
Dalam tumbuhan terdapat hormon fitohormon khususnya hormon yaitu auksin. Fungsi
utama hormon auksin adalah sebagai pengatur pembesaran sel dan memacu pemanjangan sel
di daerah belakang meristem ujung. Hormon auksin ini sangat peka terhadap cahaya matahari.
Bila terkena cahaya matahari, hormon ini akan terurai dan rusak. (Zhamal, 2008 : 19).
Perkembangan pada tumbuhan diawalai sejak terjadi fertilisasi. Calon Tumbuhan akan
berubah bentuk dari sebuah telur yang dibuahi menjadi zigot, lalu menjadi embrio, dan
akhirnya menjadi tumbuhan dewasa. Proses pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan
diawali dengan aktivitas sintetis bahan mentah berupa molekul sederhana dan molekul
kompleks. (Sudjadi, B dan Laila, Siti. 2007: 103)
Tahapan yang dilalui selama kacang hijau melangsungkan proses pertumbuhan :
1. Tahap pembelahan sel, yaitu sel induk membelah menjadi beberapa sel anak.
2. Tahap Pembesaran sel, yaitu pembesaran atau peningkatan volume sel anak.
Pada sel tumbuhan, peningkatan tersebut biasanya disebabkan oleh penyerapan air
kedalam vakuola. Perkembangan sel anak yang telah mencapai ukuran tertentu menjadi bentuk
khusus (terspesialisasi) melalui proses diferensiasi. Pada akhirnya terbentuklah jaringan, organ,
dan individu. (Riandri, Henny,2009: 65).
10

BAB III
METODELOGI
PENELITIAN
11

3.1 Jenis Penelitian


Kuantitatif yang menggunakan metode eksperimen
3.2 Tempat dan Waktu Penelitian
- Tempat : Rumah
- Lokasi : 1. Di dalam rumah (Gelap)
2. Halaman rumah (Terang)
- Waktu : 7 hari
3.3 Variabel Penelitian
- Variabel bebas : Cahaya matahari
- Variabel terikat : Kecepatan pertumbuhan perkecambahan
- Variabel kontrol : Biji kacang hijau
3.4 Hipotesis
Hipotesis penelitian ini adalah cahaya dapat mempengaruhi pertumbuhan dan
perkembangan tumbuhan yaitu menghambat pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.
Tumbuhan biji kacang hijau yang berada dilingkungan yang intensitas cahayanya berbeda akan
menghasilkan tinggi yang berbeda. Tumbuhan di tempat gelap akan lebih cepat tinggi daripada
tumbuhan yang berada di tempat terang / bercahaya. Namun, memiliki perbedaan morfologi,
meliputi : keadaan akar, batang dan daun tumbuhan kacang hijau.
3.5 Alat dan Bahan
- Wadah plastik
- Penggaris
- Biji kacang hijau
- Kapas
- Air
3.6 Langkah - Langkah Penelitian
a. Siapkan 2 wadah plastik
b. Isi 2 wadah tersebut dengan kapas yang telah dibasahi dengan air
c. Menanam biji kacang hijau di wadah plastik yang telah disediakan (Setiap 1 wadah berisi 5
biji kacang hijau)
d. Memberi nomor disetiap biji kacang hijau
e. Wadah yang satu ditempatkan di tempat yang terang dan yang lain ditempatkan di tempat yang
gelap
f. Menyiram setiap hari biji kacang hijau tersebut
g. Melakukan pengamatan selama 7 hari setiap pukul 17.00 sore
12

3.7 Pertumbuhan dan Perkecambahan Biji Kacang Hijau di Tempat Terang


No Hari, tanggal Pertumbuhan Keterangan
Jumat, Biji mulai ditanam dalam kapas dan di siram air,
1. 0 cm
18 September 2015 belum mengalami pertumbuhan
Sabtu, Kulit biji kusut, mengelupas sedikit, dan menguning
2. 0,3 cm
19 September 2015 serta mulai tumbuh batang
Terdapat semburat berwarna hijau muda pada biji
Minggu,
3. 0,7 cm dan sebagian batang, Kulit biji kering, berwarna
20 September 2015
sedikit coklat, terbelah dan terkelupas
Senin, Muncul akar, semburat hijau semakin terlihat pada
4. 1,3 cm
21 September 2015 biji dan sebagian batang
Selasa, Akar menancap kuat ke kapas , bakal daun mulai
5. 1,7 cm
22 September 2015 terlihat, berwarna hijau terang
Rabu,
6. 2,2 cm Tumbuhan segar, daun terlihat lebih jelas
23 September 2015
Kamis, Tanaman berwarna hijau terang, segar dan
7. 3 cm
24 September 2015 berkembang dengan baik

3.8 Pertumbuhan dan Perkecambahan Biji Kacang Hijau di Tempat Gelap


No Hari, tanggal Pertumbuhan Keterangan
Jumat, Biji mulai ditanam dalam kapas dan di siram air,
1. 0 cm
18 September 2015 belum mengalami pertumbuhan
Sabtu, Batang mulai tumbuh melengkung dan berwarna
2. 0,8 cm
19 September 2015 putih
Warna batang putih pucat dan melengkung ke
Minggu,
3. 2,3 cm bawah, kulit biji kusut dan tetap berwarna hijau
20 September 2015
(namun terbelah dan terkelupas)
Tumbuh akar yang menancap ke kapas, kulit hampir
Senin,
4. 3,3 cm terkelupas sempurna, biji terdapat semburat
21 September 2015
keunguan dan ujung batang berwarna kecoklatan
Muncul daun berwarna kuning sepanjang 1,4 cm,
Selasa,
5. 4 cm akar tumbuh makin banyak dan menancap ke kapas
22 September 2015
dengan kuat
Rabu, Batang berwarna sedikit coklat, daun tetap
6. 7,8 cm
23 September 2015 menguncup dan berwarna kuning pucat
Kamis, Daun tetap menguncup, tumbuhan tidak berkembang
7. 9 cm
24 September 2015 dengan baik

3.9 Perbedaan Pertumbuhan dan Perkecambahan Biji Kacang Hijau

No. Perbedaan
Di tempat terang Di tempat gelap
13

1. Pertumbuhan lambat Pertumbuhan lebih cepat


2. Batang lebih besar, tebal, kokoh, dan lebih Batang kecil dan pucat
segar
3. Daun, biji berwarna hijau tua segar Daun, biji berwarna kuning pucat
4. Memiliki klorofil Tumbuhan tidak memiliki klorofil
5. Di sebagian tubuh tanaman (batang, biji) Di sebagian tubuh tanaman (batang, biji) terdapat
terdapat semburat hijau semburat ungu pucat
6. Tumbuhan berkembang dengan baik Tumbuhan tidak berkembang dengan baik
7. Kecambah pendek Kecambah panjang
8. Akar kuat Akar kecil dan rapuh

3.10 Analisis Data


Dari tabel pengamatan tinggi tanaman yang telah diukur setelah 7 hari, ternyata didapat
rata-rata tinggi tanaman kacang hijau yang ditanam ditempat terang dan gelap adalah :
X1 = ∑Tinggi Tanaman Tempat terang/6 = 6,5 / 6 = 1,08 cm
X2 = ∑Ttinggi Tanaman Tempat gelap/6 = 27,2 / 6 = 4,53 cm
Jadi, selisih tinggi tanaman kacang hijau yang ditanam ditempat terang dan gelap adalah
:
X = X2 – X1
= 4,53 – 1,08
= 3,45 cm
Keterangan :
 X1 : Tanaman tempat terang
 ∑1 = Jumlah tinggi tanaman tempat terang
 X2 : Tanaman tempat gelap
 ∑2 = Jumlah tinggi tanaman tempat gelap
 X : Selisih tinggi tanaman
 n = Jumlah hari selama penelitian ( 6 hari karena pada hari pertama tidak mengalami
pertumbuhan).

DAFTAR PUSTAKA
14

- Prawirohartono, slamet.2004.Biologi Kecambah Hijau. Jakarta.


- Setyaningsih, Eko.2007.Biologi.Jakarta: Sinar Grafika.
- Piadi Arif, Tri Silawati.2007.Sains Biologi. Jakarta: Yudhistira.
- Aryuli, Diah., Choirul Muslim, Syalfinaf Manaf, Endang Widi Winarni. 2007. Biologi Sain
Educations.. Jakarta : Esis.
- Kusumawati, Rohana., dan Wigati Hadi Omegawati. 2013.Budidaya Kacang hijau. Klaten :
Intan Pariwara.
- Syamsuri, Istamar dkk. 2004. Biologi untuk budidaya kacang hijau. Malang : Erlangga.
- Rachmawati, Faidah., Nurul Urifah, Ari Wijayati. 2009. BSE Biologi IPA. Jakarta : Pusat
Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2009.
- Zhamal, 2008. Pengaruh Cahaya Terhadap Pertumbuhan Biji Kacang Hijau. Jakarta. Erlangga.
- Akhmad Sudrajat. 2016. Morfologi dan Anatomi tumbuhan. Bandung.
- Soerga, N. 2009. Pola Pertumbuhan Tanaman. Jakarta: Yudistira.
- Riandri, Henny. 2009. Theory and Application of Biology 3 for Grade XII of Senior High School
and Islamic Senior High School. Solo: Bilingual.
- Sudjadi, B dan Laila, Siti. 2007. BIOLOGI 3A Sains dalam kehidupan. Surabaya: Yudhistira.
- Maxwell. 2000. Biologi Molekuler Green House. New york: Time best seller.

SITUS WEB
- https://id.m.wikipedia.org/wiki/kacang_hijau
- https://dilihatya.com/2583/pengertian-cahaya-menurut-para-ahli
- http://jessicacindy97.blogspot.com/2014/11/contoh-penelitian-biologi.html
- https://adiina.wordpress.com/2013/05/24/contoh-penelitian/
- https://anekawarnatobehappy.blogspot.co.id/2015/11/contohl-penelitian-biologi-pengaruh-
cahaya_6.html