Anda di halaman 1dari 3

54

ANALISA DATA

Tanggal Data Penyebab Masalah


6/6/2015 Data Subjektif: Ketidakmampuan lansia dalam Resiko terjadinya penurunan derajat kesehatan
 Sebagian lansia di RW X mengatakan malas mengontrol gaya hidupnya dan lansia di RW X
untuk pergi ke Posyandu lansia dengan alasan kurangnya kesadaran lansia untuk
tidak mampu ke posyandu sendiri dan harus datang ke posyandu lansia secara rutin.
membayar jika periksa kesehatan.
 Sebagian besar lansia mengatakan susah
mengontrol pola hidupnya.
 Kader Posyandu Lansia di RW X mengatakan
cukup susah untuk mengajak lansia yang ada di
wilayahnya agar secara rutin datang ke
Posyandu Lansia.
Data Objektif:
 Dari KK yang dijadikan sampel di RW X, KK
yang memiliki lansia sebanyak 97,1%,
sedangkan yang tidak memiliki lansia sebanyak
2,9%.
 Dari hasil survey jenis penyakit lansia yang
dijadikan sampel didapatkan di RW X yang
menderita HT 0 %, DM %, Rematik 15 %,
Asam urat 2,5%, kolesterol %
54
55

6/6/ Data Subjektif: Kurangnya pemanfaatan waktu luang Rendahnya pelaksanaan kegiatan kelompok
2015 remaja dan kurang aktifnya karang anak dan remaja di RW X Kelurahan
 Sebagian remaja di RW X mengatakan tidak
taruna penjaringan sari
mempunyai kegiatan rutin selain sekolah.
 Sebagian remaja di RW X mengatakan jarang .
ada kegiatan Karang Taruna kecuali saat Hari
Kemerdekaan Indonesia dan Hari Raya.
Data Objektif:
 Dari hasil survey sampel di RW X didapatkan
16,5%, adalah usia remaja.
 Dari hasil survey kegiatan remaja diluar
sekolah di RW II didapatkan sebanyak 29%
melakukan kegiatan keagamaan, 2 % ikut
karang taruna, 48% olah raga, sedangkan 21%
tidak memiliki kegiatan yang pasti.

Data Subjektif : belum terbentuknya kader kesehatan Resiko penurunan status kesehatan jiwa pada
 Keluarga yang memiliki anggota yang
jiwa di masyarakat dan tidak adanya anggota masyarakat RW X Kelurahan
menderita gangguan jiwa di RW
X penyuluhan kesehatan jiwa di penjaringan sari mengalami gangguan jiwa
mengatakan tidak mengetahui cara merawat masyarakat
keluarganya yang menderita gangguan jiwa.
 Warga mengatakan jarang ada penyuluhan
terkait dengan cara penanganan pasien jiwa.
55
56

Data Objektif :
Dari hasil survey di RW X didapatkan adanya

anggota keluarga yang menderita gangguan jiwa

sebanyak 3 orang.
6/6 Data subjektif Lingkungan yang kurang sehat, kurang Resiko terjadinya peningkatan penyakit (DBD,
 Warga mengatakan jarang ada penyuluhan
2015 pengetahuan tentang pola hidup bersih ISPA, TB Paru, Asma dan tifus) di RW X
terkait dengan kebersihan lingkungan. dan sehat kelurahan penjaringan sari
Data Objektif
 Angka kejadian penyakit di RW X demam
berdarah 2%, batuk pilek 90%, asma 3%, TBC
1%, tipus 4%
 Dari hasil survey sampel di RW X jendela yang
dibuka setiap hari 59,2%, sedangkan yang tidak
di buka setiap hari 40,8%.
 Dari hasil survey sampel di RW X yang
pencahayaan dalam rumah terang 47,9%,
remang-remang 39,4%, gelap 12,7%.

56