Anda di halaman 1dari 1

BAB III

KESIMPULAN

Hemostasis merupakan respon fisiologis yang sifatnya alami pada sistem pertahanan
tubuh manusia dalam menghadapi kerusakan pembuluh darah. Pada hemostasis meliputi
empat sistem pada tubuh manusia, yaitu sistem vaskuler, sistem trombosit, sistem
koagulasi, dan sistem fibrinolisis. Proses hemostasis meliputi tiga tahapan, yaitu
hemostasis primer, hemostasis sekunder, dan fibrinolysis. ketiga tahapan ini harus dapat
bekerja secara bersinergi dan saling mengontrol agar tercapainya hemostasis yang bersifat
fisiologis. Sepanjang proses ini sangat diperlukan faktor – faktor koagulasi yang
merupakan protein – protein koagulasi. faktor I hingga faktor XIII akan bekerja secara
bertahap dan membentuk kaskade koagulasi karena aktivasi faktor awal akan
mengaktifkan faktor berikutnya. selain faktor –faktor tersebut terdapat molekul – molekul
yang sangat berperan penting untuk mengontrol pembekuan darah, yaitu anti-thrombin III
dan thrombomodulin.
Kelainan dalam proses hemostasis baik kelainan kuantitatif maupun kualitatif dapat
mengakibatkan gangguan hemostasis. Berdasarkan patogenesisnya kelainan hemostasis
digolongkan menjadi tiga, yaitu disebabkan oleh kelainan faktor vaskuler, kelainan
faktor trombosit atau sistem pembekuan darah dan kelainan kelainan faktor koagulasi.
Ketiga kelainan hemostasis pada umumnya bersifat herediter dan juga acquired.

38