Anda di halaman 1dari 15

Naskah Audio

“Asal Mula Selat Bali”

Mata Kuliah
Pengembangan Media Audio/Radio

Oleh
1. Mita Kusniasari (14010024058)
2. Debi Agus Santoso (14010024095)
3. Luxfi Rifandi (14010024074)
4. Sukrun Ni’mah (14010024077)
5. Achmad Ma’arif (14010024088)
6. Fakhrudin Ali Furqon (14010024093)
7. Muhamad Anang Zaenuri (14010024095)
8. Achmad Razzaq (14010024096)
TP 2014 B

Kurikulum dan Teknologi Pendidikan


Universitas Negeri Surabaya
Tahun Ajaran 2015/2016
A. Identifikasi program audio

1. Jenis program : Audio pembelajaran


2. Judul : Asal Mula Selat Bali
3. Sasaran : Siswa kelas V SD Klakah 01
4. Mata pelajaran : Bahasa Indonesia
5. Tujuan umum program :
Mengidentifikasi unsur cerita rakyat yang didengar
6. Tujuan khusus program :
Setelah mendengarkan program audio pembelajaran ini, diharapkan
siswa mampu :
a. Siswa dapat Mendengarkan cerita rakyat.
b. Siswa dapat Mendaftar nama-nama tokoh cerita yang didengar.
c. Siswa dapat Mencatat latar dan alamat cerita rakyat yang
didengar.
d. Siswa dapat Memberikan tanggapan mengenai isi cerita rakyat
yang didengar.
7. Garis Besar Isi Materi :
a. Siswa dapat mendengarkan cerita rakyat Asal Mula Selat Bali.
b. Siswa dapat mencatat nama-nama tokoh dalam cerita Asal
Mula Selat Bali.
8. Format program : feature
9. Durasi : ± 34 menit
10. Kerabat kerja :
a. Penulis naskah : Muhamad Anang Zaenuri
b. Sutradara : Muhamad Anang Zaenuri
c. Editor : Muhamad Anang Zaenuri
Achmad Razzaq
Luxfi Rifandi
d. Teknisi : Luxfi Rifandi
Achmad Razzaq
Achmad Maarif
e. Grafis designer : Fakhrudin Ali Furqon
Mita Kusniasari
Sukrun Ni’mah
f. ANNC : Nurul Azmi
g. Narator : Paulina Novitaria B.
h. Begawan Sidi Mantra : Achmad Maarif
i. Shinta : Mita Kusniasari
j. Manik Angekaran : Debi Agus Santoso
k. Radja : Fakhrudin Ali Furqon
l. Naga Besukih : Andre Pratama Putra
m. Penduduk Desa : Achmad Razzaq
Luxfi Rifandi
Sukrun Ni’mah
B. Garis Besar Isi Program
1. Musik pembuka
2. ANNC menyapa, memberitahukan tentang judul, tujuan program dan
identitas pembuat program
3. Musik bridge
4. NAR memulai cerita
5. Percakapan penduduk desa, Begawan Sidi Mantra dan SHINTA Sidi
Mantra
6. NAR menjelaskan cerita kelahiran Manik Angekaran dan kelakuan
setelah dewasa
7. Musik transisi
8. Suasana sabung ayam
9. Musik bridge
10. Percakapan Manik Angekaran dan SHINTA Sidi Mantra
11. Musik bridge
12. NAR menjelaskan Begawan Sidi Mantra dan Istrinya memberikan
pencerahan kepada Manik Angekaran
13. Musik transisi
14. Percakapan Begawan Sidi Mantra, SHINTA dan Manik Angekaran
15. Musik bridge
16. NAR menjelaskan perilaku Manik Angekaran setelah diberi
Pencerahan
17. Musik transisi
18. Percakapan Manik Angekaran dengan bandar judi
19. Musik bridge
20. NAR menjelaskan Manik Angekaran tidak berani pulang
21. Musik transisi
22. Percakapan Begawan Sidi Mantra dengan bandar judi
23. Musik bridge
24. NAR menjelaskan Begawan Sidi Mantra meminta bantuan Naga
Besukih
25. Percakapan Naga Besukih dengan Begawan Sidi Mantra
26. Musik Bridge
27. NAR menjelaskan hasil pertemuan Begawan Sidi Mantra dengan Naga
Besukih
28. Musik transisi
29. NAR menjelaskan Sikap Manik Angekaran dan permohonan Manik
kepada SHINTA Sidi Mantra
30. Musik transisi
31. Percakapan Manik Angekaran dengan Naga Besukih
32. Narator menjelaskan klimaks hingga penyelesaian cerita
33. ANNC menutup cerita dan menyampaikan soal/pertanyaan yang harus
dijawab oleh siswa
34. Musik penunggu
35. ANNC menutup program

C. Naskah Audio
PELAKU/
NO. JENIS SUARA YANG DIREKAM WAKTU
SUARA
MUSIK FADE IN-UP-UNDER-OUT 3”
1.
PEMBUKA
ANNC (MUSIK BACKGROUND) Halo adik- 32”
adik/ kita bertemu lagi dengan program
audio pembelajaran/ yang berjudul “Asal
Mula Selat Bali”// Kita akan
mendengarkan bersama cerita asal mula
adanya Selat Bali/ yang memisahkan Pulau
2. Jawa dan Bali// (MUSIK TRANSISI)
setelah mendengarkan cerita ini/
diharapkan adik-adik dapat menjelaskan
cerita asal mula Selat Bali/ serta adik-adik
tidak menghambur-hamburkan uang//
(MUSIK TRANSISI) Nah/ kita simak
cerita Asal Mula Selat Bali//
MUSIK FADE IN-UP-UNDER 8”
3.
BRIDGE
NARATOR Dahulu kala/ di sebuah daerah bernama 19”
Blambangan/ ada seorang Begawan
bernama Sidi Mantra// Ia adalah Begawan
4.
yang berbudi pekerti luhur/ kaya akan
pengetahuan agama yang luas/ serta sangat
disegani oleh masyarakat di sekitarnya//
MUSIK FADE IN-UP-UNDER 7”
5.
TRANSISI
PENDUDUK (FX SUASANA PEDESAAN) 5”
6. “Nuwun sewu Begawan, sugeng injing..”//
DESA
7. BEGAWAN “Nggeh/ monggo mas..mbak..”// 8”
SIDI
MANTRA
MUSIK FADE IN-UP-UNDER 4”
8.
TRANSISI
NARATOR Begawan Sidi Mantra juga mempunyai 7”
seorang istri yang cantik dan baik hati/
9. namanya Shinta// Pada suatu hari/ mereka
berbincang-bincang untuk memiliki
seorang anak//
MUSIK FADE IN-UP-UNDER 12”
10.
TRANSISI
SHINTA “Kakanda Begawan/ tidakkah/ engkau 8”
11. menginginkan/ seorang keturunan yang
dapat mewarisimu?”//
BEGAWAN “Dinda istriku yang sangat Kakanda Cintai/ 10”
SIDI Sungguh/ akan menjadi lengkap sebuah
12.
MANTRA jalinan perkawinan/ jika kita memiliki
keturunan”//
SHINTA “Jika seperti itu/ mari kita berdoa dan 7”
13. berusaha untuk mendapatkan seorang anak/
kakanda...”//
BEGAWAN “Iya isteriku/ sesungguhnya engkau adalah 8”
14. SIDI wanita tercantik dan baik di bumi
MANTRA Blambangan ini”//
MUSIK FADE IN-UP-UNDER 3”
15.
BRIDGE
16. NARATOR Hari demi hari/ Begawan Sidi Mantra dan 1’2”
Shinta/ terus berusaha dan berdoa untuk
mendapatkan seorang anak// (FX HUJAN
PETIR) Setahun kemudian/ Begawan Sidi
Mantra dan istrinya/ dikaruniai seorang
anak laki-laki/ (FX BAYI MENANGIS)
yang diberi nama/ Manik Angekaran/
dengan harapan dapat mewarisi ilmu dan
ketokohan sang ayah// Setiap hari/ mereka
selaalu menimang-nimang anaknya (FX
BAYI CERIA)// hingga Manik Angekaran
tumbuh menjadi anak yang manis//
Keluarga kecil Begawan Sidi Mantra hidup
bahagia//
MUSIK FADE IN-UP-UNDER 4”
17.
BRIDGE
NARATOR Manik Angekaran/ tumbuh menjadi remaja 20”
yang suka menghambur-hamburkan uang//
Di depan ayahnya/ ia menjadi anak yang
18.
seolah-olah penurut/ namun/ di luar/ ia
suka berteman dengan pemuda-pemuda
yang suka berjudi//
MUSIK FADE IN-UP-UNDER 2”
19.
TRANSISI
NARATOR Harta kedua orang tua Manik Angekaran/ 10”
sangat banyak/ maka/ tidak sulit/ untuk
20.
meminta jatah uang kepada ibunya setiap
hari//
MUSIK FADE IN-UP-UNDER 3”
21.
TRANSISI
MANIK “Ibuku yang sangat Manik Sayangi, Manik 4”
22. ANGEKARAN membutuhkan jatah uang untuk hari ini
Ibu..”//
SHINTA “Untuk apa uang itu wahai anakku? Kau 6”
23. sudah mendapatkan jatah uang yang
banyak kemarin.”//
MANIK “Manik mohon Bu.. Manik butuh untuk 15”
ANGEKARAN sabung ayam dengan kawan-kawan/ jika
24. Manik tidak membawa uang/ nanti Manik
akan dipermalukan Bu.. Apakah Ibu tega
anakmu yang tampan ini dipermalukan?”//
25. SHINTA (MENARIK NAFAS PANJANG) 16”
“hhmm..” (FX MEMBUKA KANTONG
KEPING EMAS) “Ini nak/ kuberikan
padamu seratus keping emas// Tapi ingat !
pergunakan uang ini sebaik-baiknya”//
MANIK “matur sembah nuwun kanjeng Ibu/ kulo 5”
26. ANGEKARAN nyuwun pamit nggeh..”// (FX SUARA
BERLARI)
NARATOR Shinta pun/ terduduk di kursi depan 7”
27. rumahnya/ termenung/ merasakan perilaku
anaknya/ sambil mendoakan//
MUSIK FADE IN-UP-UNDER 3”
28.
TRANSISI
SHINTA “Sang Hyang Widi/ Ku mohon sadarkanlah 4”
29.
putraku akan kejelekan perilakunya”//
MUSIK FADE IN-UP-UNDER 3”
30.
BRIDGE
NARATOR Setiap hari Manik Angekaran tak jemu- 12”
jemunya main judi// Ia telah diperingatkan
31.
oleh ayah dan ibunya/ namun tetap tidak
mau berhenti berjudi//
MUSIK FADE IN-UP-UNDER 3”
32.
BRIDGE
NARATOR Suatu ketika/ Begawan Sidi Mantra/ Shinta 11”
33. dan Manik duduk bersama di ruang tamu/
membicarakan perilaku Manik Angekaran//
MUSIK FADE IN-UP-UNDER 3”
34.
TRANSISI
BEGAWAN “Wahai anakku Manik Angekaran yang aku 18”
SIDI cintai/ aku sangat mengetahui apa yang kau
MANTRA lakukan/ di dalam maupun di luar rumah//
35.
Aku harap/ kau dapat menghentikan
kebiasaanmu menghambur-hamburkan
uang itu anakku”//
MANIK “inggih Bopo... ”// 2”
36.
ANGEKARAN
SHINTA “Benar sekali apa yang disampaikan oleh 19”
Bopomu itu Manik/ sesungguhnya/
37.
engkaulah penerus keluarga yang harus
mampu menjaga perilaku nak”//
MANIK “Inggih Bopo lan Kanjeng Ibu.. Manik 15”
38. ANGEKARAN mohon maaf/ dan berjanji tidak akan
mengulangi kebiasaan Manik lagi..”//
MUSIK FADE IN-UP-UNDER 3”
39.
BRIDGE
NARATOR Ternyata/ Manik tetap melakukan 18”
kebiasaannya/ berjudi sabung ayam//
Hingga harta/ kedua orang tuanya/ habis/
40.
di arena judi/ dan karena kehabisan uang/
Manik pun berhutang kepada bandar judi
yang bernama Radja//
MUSIK FADE IN-UP-UNDER-OUT 3”
41.
TRANSISI
MANIK (FX SABUNG AYAM) “Tuan bandar, aku 19”
ANGEKARAN mohon pinjami aku keping emas untuk
42. melanjutkan permainan sabung ayam ini/
Aku akan menggantinya besok setelah
meminta keping emas ke orang tuaku”//
RADJA “Berapa keping emas yang kau butuhkan 3”
43.
anak muda?”//
MANIK “Pinjami aku seratus keping emas saja 3”
44.
ANGEKARAN Tuan.”//
RADJA “Baiklah/ Aku pinjami kau/ seratus keping 16”
emas/ namun/ esok/ kau harus
45.
mengembalikan seratus sepuluh keping
emas kepadaku”//
MUSIK FADE IN-UP-UNDER 3”
46.
BRIDGE
NARATOR Hutang Manik Angekaran pun/ semakin 22”
banyak/ ia tidak berani untuk pulang//
47. Suatu hari/ bandar judi datang menghadap
Begawan Sidi Mantra di rumahnya/ untuk
menagih utang Manik Angekaran//
MUSIK FADE IN-UP-UNDER 4”
48.
TRANSISI
49. RADJA “Wahai Begawan yang Ku hormati/ Aku 7”
datang kesini untuk menagih hutang
anakmu/ si Manik Angekaran”//
BEGAWAN “Memangnya/ dia hutang untuk apa 4”
50. SIDI kepadamu hai saudaraku?”//
MANTRA
RADJA “Kau tidak tahu atau memang pura-pura 17”
tidak tahu! aku tidak mau tahu/ yang pasti/
51.
kau harus melunasi hutang anakmu itu/
sekarang juga!”//
BEGAWAN (MENARIK NAFAS PANJANG) “Baiklah 16”
SIDI saudaraku/ beri aku waktu/ dan percayalah
52.
MANTRA esok hari aku akan membayar hutang
anakku kepadamu”//
RADJA “Baiklah/ jika seperti itu/ aku tunggu 4”
53.
besok!”
MUSIK FADE IN-UP-UNDER 3”
54.
TRANSISI
NARATOR Tentu/ Begawan Sidi Mantra menjadi 1’5”
malu/ atas perbuatan anaknya itu/ dan ia
meminta bantuan sahabatnya/ yang berupa
seekor naga/ yang bernama Besukih// Naga
Besukih adalah naga yang besar/ sakti
mandraguna/ bernafaskan api/ badannya
berlapis kepingan emas/ dan di ekor serta
55. mahkotanya berlapis intan berlian/
tinggalnya/ di dalam goa Lereng Gunung
Agung di Bali// yang dapat memanggil
Naga Besukih hanyalah Begawan Sidi
Mantra/ yaitu/ dengan membunyikan suatu
genta ajaib// Setelah izin ke Shinta/
Begawan Sidi Mantra pun berangkat ke
Bali.
MUSIK FADE IN-UP-UNDER 3”
56.
TRANSISI
57. BEGAWAN “Istriku Shinta/ aku akan berangkat ke Bali 5”
SIDI menemui sahabatku/ Naga Besukih/
MANTRA doakan kakanda”//
SHINTA “Iya kakanda/ Ku doakan engkau selamat 4”
58.
di jalan dan berhati-hatilah”//
MUSIK FADE IN-UP-UNDER 3”
59.
TRANSISI
NARATOR Begawan Sidi Mantra pun berangkat (FX 16”
ANGIN KENCANG)(FX SUASANA
HUTAN) menemui Naga Besukih di Bali//
60.
Setibanya ia di depan goa tempat tinggal
Naga Besukih/ Begawan Sidi Mantra
langsung membunyikan genta ajaib//
MUSIK FADE IN-UP-UNDER 3”
61.
TRANSISI
BEGAWAN “Wahai sahabatku Naga Besukih/ keluarlah 5”
62. SIDI (FX GENTA AJAIB) aku membutuhkan
MANTRA bantuanmu”//
63. FX NAGA KELUAR DARI GOA 4”
NAGA “Wahai Sidi Mantra Sahabatku/ tidak perlu 20”
BESUKIH kau mengucapkan sepatah kata pun/ karena
aku sudah tahu apa yang akan kau ingin
katakan/ Saranku adalah berilah ketegasan
64.
kepada anakmu yang manja/ dan suka
menghambur-hamburkan harta itu/ serta
jangan biarkan ia bergaul dengan para
penjudi”//
BEGAWAN “Iya sahabatku/ kau benar sekali/ seakan- 16”
SIDI akan/ aku tak mampu lagi/ untuk
MANTRA mengatasinya// Padahal/ sangat besar
65.
harapanku/ agar anakku menjadi seorang
yang dapat dijadikan panutan/ bagi orang
lainnya/ seperti diriku saat ini”//
66. NAGA “Aku sangat paham bagaimana 19”
BESUKIH perasaanmu sahabatku// namun/ janganlah
engkau bersedih hati karena aku sebagai
sahabatmu/ akan selalu membantu ketika
kau butuh bantuanku// silakan ambil
beberapa keping emas yang ada di tubuhku
ini untuk membayar hutang anakmu”// (FX
KEPINGAN EMAS BERJATUHAN)
MUSIK FADE IN-UP-UNDER 3”
67.
BRIDGE
NARATOR Setelah memungut emas yang diberikan 12”
oleh Naga Besukih/ Begawan Sidi Mantra
68.
segera pulang ke Blambangan/ untuk
membayar hutang Manik Angekaran//
MUSIK FADE IN-UP-UNDER 3”
69.
TRANSISI
NARATOR Usaha yang dilakukan Begawan untuk 55”
melunasi hutang anaknya/ sia-sia/ karena/
Manik tetap saja berjudi/ dan memaksa
untuk Begawan meminta bantuan dari
Naga Besukih lagi// Namun/ Begawan
70. menolak keras permintaan Manik
Angekaran// Seakan/ tidak dapat
dihentikan perilaku Manik menghambur-
hamburkan uang// sewaktu Begawan tidak
ada di rumah/ ia memin ta genta ajaib
pemanggil Naga Besukih kepada Ibunya//
MANIK “Ibuku yang tercinta/ aku mohon/ 16”
ANGEKARAN berikanlah genta ajaib milik Bopo/ karena/
71.
aku ingin menemui Naga Besukih untuk
meminta pertolongan”//
SHINTA “Maafkan aku anakku/ aku tidak bisa// Aku 15”
tahu apa maksudmu/ namun Bopomu tidak
72.
mengijinkanku memberikan genta itu
kepadamu Nak”//
MANIK “Aku mohon Ibu... (MENANGIS) aku 4”
73.
ANGEKARAN mohon...”//
74. SHINTA “Tidak anakku/ aku tidak bisa/ janganlah 8”
kau seperti ini Nak/ seharusnya engkau
berhenti untuk menghambur-hamburkan
uang”//
MANIK “Aku mohon Ibu.../ jika aku tidak dapat 6”
75. ANGEKARAN melunasi hutangku besok malam/ aku akan
dibunuh”//
SHINTA “hhhmm... (MENARIK NAFAS 13”
PANJANG) baiklah anakku/ akan
76. kupinjamkan genta ini untukmu/ namun/
kau harus berjanji/ berhenti untuk
menghambur-hamburkan uang”//
MANIK “Iya Bu, Manik janji tidak akan 5”
77. ANGEKARAN menghambur-hamburkan uang lagi.. Manik
janji Bu..”//
MUSIK FADE IN-UP-UNDER 3”
78.
TRANSISI
NARATOR Tidak tega melihat anaknya/ maka Shinta 18”
pun memberikan genta ajaib kepada Manik
79. Angekaran/ dan berangkatlah ia ke goa di
Bali/ tempat Naga Besukih Berada// (FX
ANGIN KENCANG)
MUSIK FADE IN-UP-UNDER-OUT 3”
80.
TRANSISI
MANIK (FX GENTA AJAIB) “Hai Naga Besukih/ 4”
81. ANGEKARAN keluarlah...keluarlah.../ aku butuh
bantuanmu”//
NAGA (FX NAGA KELUAR DARI GOA) “Ada 8”
BESUKIH apa kau ke sini anak muda?/ Aku tau Kau
82. adalah anak sahabatku/ Begawan Sidi
Mantra karena genta ajaib ditanganmu
itu.”//
83. MANIK “Engkau benar sekali wahai Naga sakti/ 14”
ANGEKARAN dan aku kesini ingin meminta hartamu
untuk menutup hutang-hutangku/ jika
Engkau memang sahabat Bopoku/ maka
berikanlah aku sedikit hartamu”// (FX
NAGA)
NAGA “Wahai pemuda/ engkau adalah keturunan 18”
BESUKIH dan pewaris tunggal Bopomu/ yang
dihormati seluruh warga Blambangan//
84.
Aku bisa saja membantumu Nak/ namun/
kau harus berjanji pada dirimu sendiri/
untuk berhenti dari kebiasaanmu itu!”//
MANIK “Iya tuan Naga/ aku pun telah berjanji pada 9”
85. ANGEKARAN Ibuku untuk tidak menghambur-hamburkan
harta dan sabung ayam lagi”// (FX NAGA)
NAGA “Turut Ku doakan kau benar-benar dapat 8”
BESUKIH berubah anak muda/ sekarang ambil
86.
beberapa intan di ujung ekorku secukupnya
saja”//
NARATOR Naga Besukih menasehati Manik 54”
Angekaran/ dan menyuruh untuk
mengambil beberapa intan yang ada di
ekornya/ namun/ Manik tergiur dengan
kilauan intan dan memotong ekor sang
87. Naga Besukih// (FX PEDANG) (SUARA
TERIAKAN NAGA BESUKIH) (FX
SEMBURAN API NAGA) secara tidak
sengaja tersemburlah api dari mulut naga
ke arah Manik Angekaran/ dan ia tewas
seketika//
MUSIK FADE IN-UP-UNDER 3”
88.
BRIDGE
89. NARATOR Di lain tempat/ Begawan Sidi Mantra yang 32”
tiba di rumah/ tidak menemukan genta
ajaibnya/ serta mendapatkan firasat buruk
tentang anaknya/ ia langsung menuju ke
Bali menemui Naga Besukih// (FX NAGA,
HUJAN DAN PETIR, BERLARI,
HUTAN) Betapa terjekutnya Begawan
ketika melihat anaknya tewas terpanggang
api sang Naga//
MUSIK FADE IN-UP-UNDER 4”
90.
TRANSISI
BEGAWAN (MENANGIS) “Anakku Manik 6”
91. SIDI Angekaran.../ Duh Jagat Dewa Bathara.../
MANTRA kenapa seperti ini sahabatku?”//
NAGA “Maafkan aku sahabatku/ aku tidak sengaja 8”
BESUKIH menyemburkan api kepada anakmu/ karena
92. dia memotong ekorku/ namun janganlah
bersedih wahai sahabatku/ karena ini telah
menjadi takdir anakmu”//
MUSIK FADE IN-UP-UNDER 3”
93.
TRANSISI
NARATOR Begawan Sidi Mantra/ memohon kepada 19”
Naga Besukih/ untuk menghidupkan
kembali Manik Angekaran/ dan
94.
menjadikan anaknya tersebut/ sebagai
murid Naga Besukih/ agar menjadi anak
yang berbakti//
95. NARATOR Permohonan Begawan Sidi Mantra/ 1’3”
dikabulkan oleh Naga Besukih// (FX
MAGIC) Kemudian/ Naga Besukih
menyuruh Begawan/ untuk menancapkan
tongkatnya di tanah// (FX KEAJAIBAN)
lalu tersembur air dari tanah/ dan terus
membanjiri wilayah tersebut/ (FX AIR)
hingga menggenangi daratan yang
menghubungkan Blambangan dan Bali//
(FX LAUT) sehingga/ terbentuklah Selat
Bali supaya Manik Angekaran tidak dapat
kembali ke Blambangan untuk berjudi/
melainkan di Bali bersama Naga Besukih
menjadi pertapa suci.
MUSIK FADE IN-UP-UNDER 3”
96.
BRIDGE
ANNC Begitulah adik-adik/ cerita tentang Asal 22”
Mula Selat Bali// Sungguh menarik dan
97. bermakna bukan? Nah sekarang waktunya
bagi adik-adik sekalian untuk mengerjakan
soal berikut ini//
MUSIK FADE IN-UP-UNDER 3”
98.
TRANSISI
ANNC Soal nomor 1// Apakah judul cerita yang 58”
telah adik-adik dengarkan?
Soal nomor 2// Siapakah nama anak
Begawan Sidi Mantra?
Soal nomor 3// Di daerah manakah Naga
Besukih tinggal?
Soal nomor 4// Bagaimanakah sifat Manik
99.
Angekaran?
Soal nomor 5// Mengapa Naga Besukih
marah hingga menyembur Manik
Angekaran dengan api?
Sekarang silakan adik-adik menjawab lima
butir soal tersebut dengan waktu 15 menit
mulai dari sekarang//
MUSIK FADE IN-UP-UNDER 15’
100.
PENUNGGU
ANNC Bagaimana adik-adik? Mudah bukan?// 14”
Silakan mengumpulkan jawaban kepada
101.
guru/ terima kasih/ dan sampai berjumpa
lagi di program audio selanjutnya//
MUSIK FADE IN-UP-UNDER-FADE OUT 5”
102.
PENUTUP
DURASI ± 34’23”