Anda di halaman 1dari 1

Deoxyribonucleic acid (DNA) merupakan senyawa kimia yang paling penting dalam

makhluk hidup. DNA merupakan senyawa yang mengandung informasi genetik makhluk
hidup dari satu generasi ke generasi selanjutnya (Suryo, 2004)

Keseluruhan DNA dalam suatu sel akan membentuk genom. Genom meliputi bagian
gen yang fungsional maunpun non-fungsional dalam sel organisme. DNA genom meliputi
gen dan intergen (Campbell dkk, 2004).

DNA organisme prokariot dan eukoariot mempunyai perbedaan bentuk. Organisme


prokariot memiliki DNA berbentuk sirkular, sedangkan organisme eukariot mempunya DNA
berbentuk linier. DNA eukariot dalam inti sel, sedangkan DNA prokariot terletak dalam
sitoplasma (Jusuf, 2001).

Kromosom adalah suatu struktur makromolekul yang berisi DNA dimana informasi
genetik dalam sel disimpan. Sekuens DNA yang terletak pada kromosom disebut DNA
kromosomal. Kata kromosom berasal dari kata khroma yang berarti warna dan soma yang
berarti badan kromosom. Badan kromosom terdiri atas dua bagian, yaitu sentromer/kinekthor
yang merupakan pusat kromosom berbentuk bulat dan lengan kromosom yang mengandung
kromonema dan gen yang berjumlah dua buah (sepasang) (Godam, 2008)

Kromosom merupakan pembawa gen yang terdapat di dalam inti sel (nukleus).
Kromosom terdiri dari DNA, RNA dan protein. Kromosom homolog (2n) adalah kromosom
yang terdapat berpasangan dan memiliki struktur dan komposisi yang sama. Sel yang
memiliki 2n kromosom( kromosom homolog) disebut sel diploid. Bila tidak erpasangan
kromosom diberi simbol n kromosom. Sel dengan n kromoson adalah se haploid, misalnya
sel kelamin jantan saja atau sel kelamin betina saja (Desrizal, 2012)

Isolasi DNA dilakukan dengan tujuan untuk memisahkan DNA dari bahan lain seperti
protein, lemak, dan karbohidrat. Prinsip utama dalam isolasi DNA ada tiga yakni
penghancuran (lisis), ekstraksi atau pemisahan DNA dari bahan padat seperti selulosa dan
protein serta pemurnia DNA