Anda di halaman 1dari 2

SPO PERAWATAN ETT

Nomor Dokumen Revisi Halaman


..../..../UPT.RSBM.DISKES/TH ........ .../...
UPT RSBM
PROVINSI BALI
Ditetapkan
Tanggal Terbit
Direktur UPT RSUD Bali Mandara
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

dr. Gede Bagus Darmayasa,M.Repro


Tanggal/bulan/tahun Pembina Tk. I
NIP : 19610726 198803 1 004
PENGERTIAN Perawatan rutin yang diberikan pada pasien yang terpasang endotracheal tube untuk
mencegah terjadinya penumpukan secret, infeksi (kolonisasi bakteri), memelihara
hygiene dan memastikan selang pada posisi yang benar.

TUJUAN Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk mencegah terjadinya penumpukan


secret pada ETT, infeksi, dan memelihara hygiene pasien.

KEBIJAKAN 1. SK Direktur No...... Tahun ...... Tentang ...........................................


2. .............................................................................................................

PROSEDUR 1. Persiapan alat :


a. Suction
b. Kateter penghisap dengan ukuran yang sesuai
c. Kom steril
d. Handuk
e. Perlak karet
f. Sarung tangan
g. Ambu bag dengan penghubung ke sumber oksigen
h. Plester adhesive / tahan air
i. Gunting
j. Hydrogen peroksida
k. Sikat pembersih jalan udara mulut
2. Prosedur kerja
a. Cuci tangan 6 langkah
b. Ucapkan salam kepada pasien dan atau keluarga
c. Perkenalkan diri dokter/perawat/bidan dengan menyebutkan nama.
d. Lakukan identifikasi pasien dengan menanyakan dua identitas yaitu nama dan
tanggal lahir kemudian dicocokkan dengan gelang identitas pasien dan nomor
rekam medis.
e. Berikan penjelasan terkait tujuan, prosedur, lama kegiatan dan efek samping
serta hal-hal yang harus diwaspadai kepada pasien/ keluarga pasien
f. Berikan kesempatan pasien dan atau keluarga bertanya terkait prosedur
tindakan yang akan dilakukan.
g. Sediakan privasi bagi pasien : tutup sampiran
h. Atur posisi pasien
i. Kaji status pernafasan klien termasuk kebutuhan akan penghisapan dan
perawatan endotracheal
j. Dekatkan alat ke pasien
k. Cuci tangan 6 langkah dan gunakan handscoon
l. Bentangkan handuk diatas dada pasien
m. Saat membuka set atau peralatan penghisap, jika membuka alat-alat yang
dibutuhkan untuk membersihkan pipa endotracheal:
- Atur peralatan penghisap
- Buka dan letakkan alat-alat hygiene oral, termasuk lap, handuk dan
baskom
- Tuangkan 50 ml hydrogen peroksida steril ke dalam kom sedang.
a. Lakukan tindakan penghisapan
b. Siapkan selalu kateter penghisap yang steril
c. Minta bantuan perawat lain untuk menahan pipa endotracheal dengan kuat di
tempatnya pada garis bibir klien.
d. Lepaskan semua plester sekitar pipa dengan hati2 dan cermat, kemudian
buang di bengkok.
e. Jika terpasang jalan udara oral lepaskan dan letakkan dalam mangkok yang
SPO PERAWATAN ETT

Nomor Dokumen Revisi Halaman


..../..../UPT.RSBM.DISKES/TH ........ .../...
UPT RSBM
PROVINSI BALI
Ditetapkan
Tanggal Terbit
Direktur UPT RSUD Bali Mandara
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

dr. Gede Bagus Darmayasa,M.Repro


Tanggal/bulan/tahun Pembina Tk. I
NIP : 19610726 198803 1 004
berisi hydrogen peroksida
f. Lakukan oral hygiene pada sisi mulut yang tidak terhalang oleh
pipa,gerakkan dengan perlahan kemudian bersihkan sisi yang lain
g. Basuh wajah dan area sekitar leher menggunakan waslap bersabun, bilas
dengan air basah, dan keringkan menggunakan handuk.
h. Dengan sikat, bersihkan jalan udara oral dan bilas dengan bersih
menggunakan air. Buang air yang sudah digunakan.
i. Pasang kembali plester anti air atau plaster adhesive secara tepat dan
cermat
j. Pasang kembali jalan udara oral dengan tepat
k. Atur kembali posisi klien
l. Evaluasi status pernafasan klien
m. Evaluasi kenyamanan klien
n. Rapikan alat-alat dan mengembalikan pada tepatnya.
o. Cuci tangan
p. Dokumentasikan kegiatan dalam lembar catatan perawatan

Unit Terkait 1. Unit perawatan intensif