Anda di halaman 1dari 13

I.

Deskripsi dan Analisa Fungsi Bangunan Serupa

a. Washington Dulles International Airport

i. Tema Umum Rancangan

Washington Dulles International Airport terletak di Chantilly, Virginia,


Washington DC. Terminal Utama pada bandar udara ini dibuka pada tahun 1962
dirancang oleh Arsitek Eero Saarinen. Dulles ialah bandar udara utama untuk
penerbangan domestik maupun internasional. Terminal penumpang bandar
udara ini dapat menampung hingga 45 juta penumpang tiap tahunnya.

Arsitek Saarinen ingin menciptakan sesuatu yang lebih dari sekedar bandara
lain -- he wanted to find "the soul of the airport." Saarenin dipilih karena
kemampuannya dalam mendesain terminal bandar udara yang memberikan
keindahan anggun layaknya sifat penerbangan.

“Suspended Structure”
Konsep akhir pada bentuk bangunan terminal ini sampai pada sebuah sistem
suspended structure, yang menghasilkan bentuk lengkung pada atap dengan Sisi
depan yang tinggi dan sisi belakang yang lebih rendah.

Salah satu inovasi yang terdapat pada terminal bandar udara ini yang juga
dirancang oleh Saarineen adalah “The Mobile Lounge” yang berfungsi untuk
mengangkut penumpang dari terminal menuju pesawat terbang. Selain
mempersingkat jarak berjalan penumpang, the mobile lounge ini juga berfungsi
untuk melindungi pengunjung dari cuaca buruk, dan jet noise.

ii. Program Ruang dan Kegiatan

 Program Ruang Skala Makro

Area Tunggu Pesawat


Alur kegiatan pengunjung

Area Terminal

 Program Ruang Skala Mikro Area Parkir


Menuju Area Tunggu Pesawat

‘Mobile Lounge’
Area

Alur kegiatan
pengunjung
Area security
check

Area check-in

Diagram
Area Drop Off

Pembagian Ruang berdasarkan Level Bangunan:


Alur kegiatan Pengunjung

 Flow of Activity

 Alur Keberangkatan Pengunjung

Masuk Ke
Drop Off Masuk ruang take off
Security Passenger Menunggu masuk ke
melalui Check In Tunggu
atau Parkir Checkpoint WalkWay pesawat pesawat
entrance pesawat
(concourses)

 Alur Kedatangan Pengunjung

Drop off area


Pesawat atau Parking
Pesawat Parkir Baggage Claim Keluar Terminal Area
Landing

 Hubungan antar ruang

iii. Konsep Penataan Ruang dan Massa


: Massa Terminal

“Linear”

Konsep Massa terminal yang memanjang menghasilkan tatanan


linear, serta menciptakan ruang-ruang yang juga bertatanan linear.

iv. Konsep Pencapaian dan Sirkulasi

v. Konsep Struktur dan Konstruksi


Curved Shape Column Curved Edge Beam
Beban dari balok disalurkan ke tanah Balok Struktural yang berfungsi
melalui kolom dengan bentuk menyalurkan beban dari atap ke kolom
melengkung dengan material beton pada banunan ini berbentuk
bertulang dengan cetakan custom. melengkung dengan material beton
bertulang
Curved edge Beam

Pile Structure
Beban dari kolom disalurkan ke
tanah dengan pondasi tiang.
Struktur atap menggunakan
sistem struktur kabel yang
terbuat dari material baja

Prefab Concrete Slab merupakan material


penutup atap Terminal Bandar Udara
Washington Dulles

vi. Konsep Penataan Ruang Terbuka Hijau/Biru

Kondisi Site pada Bandar Udara Washigton Dulles pada dasarnya


merupakan sebuah ruang terbuka yang dipenuhi tanaman hijau, sehingga
tidak terlihat dengan jelas adanya pengolahan ruang terbuka hijau, area-
area yang tidak terbangun oleh jalanan dan bangunan pun dibiarkan tetap
menghijau.

vii. Konsep Penghematan Sumber Daya Energi, Air, dan Mineral


Salah satu upaya penghematan sumber daya energi yang ada pada
Terminal Bandar Udara Washington Dulles ialah penggunaan Escalator
‘Ecostart’ yang dapat mengurangi hingga 20% dari pemakaian listrik untuk
escalator.

b. Lleida-Alguaire Airport
i. Tema Umum Rancangan

Lleida-Alguaire Airport terletak di Alguaire, Catalonia,


Spanyol, kurang lebih 150 KM km dari Pusat Barcelona.
Terminal Penumpang Bandar Udara Domestik yang berukuran
4.942 meter persegi ini memiliki 3 program utama dalam ruangnya
yaitu gedung terminal, control tower, dan ruang storage.
The building’s visual unity is achieved also with the whole front
cover with several green, brown and yellow metal sheets that will
contribute to their integration with the surrounding landscape. The
cover (horizontal continuous cover) will have vegetal layer combined
with stripes of wood and veneer. It is proposed to use a vegetal cover
that emulates the vegetable-farming plot environment, and also acts
as a thermal barrier.

The main envelope is conceived as a continuous blanket


covering the most visible faces of the building (covering the base and
longitudinal side of the tower) to give formal unity to the whole and
consolidating its presence into the context.

ii. Program Ruang dan Kegiatan


 Program Ruang Skala Makro
Alur kegiatan pengunjung
Parking Area
Terminal Area

Plane Area

 Program Ruang Skala Mikro


Akses keluar terminal Akses masuk
Control Tower &
Terminal Office
Area Teknis

counter
Lobby utama

PARKIR VIP

PARKIR

Departure Arrival
Area Area
Cafetaria
Check-in Akses
Area Khusus

 Layout Ruang

:Ruang Publik :Ruang Semi Publik :Ruang Privat

 Flow Of Activity

 Alur Keberangkatan Pengunjung

Drop Off Ruang Tunggu take off


Masuk melalui
Check In keberangkatanPassen Menunggu pesawat masuk ke pesawat
atau Parkir entrance
gr WalkWay
 Alur Kedatangan Pengunjung

c. Drop off area


Pesawat atau Parking
Pesawat Parkir Baggage Claim Keluar Terminal Area
Landing

 Alur Aktivitas Pekerja

Menuju ruang
Drop Off atau Masuk Melalui Keluar Melalui
kerja atau Pulang
Parkir Pintu Khusus Pintu Khusus
Control Tower

 Hubungan Antar Ruang

ii. Konsep Penataan Ruang dan Massa

 Tata Massa
 Tata Ruang

iii. Konsep Pencapaian dan Sirkulasi

iv. Konsep Struktur dan Konstruksi

v. Konsep Penataan Ruang Terbuka Hijau/Biru


II. Detail Kebutuhan Ruang
III. Daftar Sumber Literatur