Anda di halaman 1dari 20

LAPORAN AKHIR KEGIATAN GELADI

PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA


WITEL TELKOM JATENG UTARA SINGOTORO
DIVISI ACCESS (OPTIMA)

REKAPITULASI DATA STATUS TENOSS DAN CORE PROYEK 2015


SERTA PENGGABUNGAN LOKASI PROYEK MITRA MENGGUNAKAN
APLIKASI GOOGLE EARTH
Laporan ini disusun untuk memenuhi syarat mata kuliah Geladi Program Studi
S1 Teknik Telekomunikasi Universitas Telkom

Disusun Oleh :
Hamdan Mubarokah (1101130241)

S1 Teknik Telekomunikasi
Fakultas Teknik Elektro
Universitas Telkom
Bandung
2015
LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN PENGESAHAN PROGRAM GELADI

REKAPITULASI DATA STATUS TENOSS DAN CORE PROYEK 2015


SERTA PENGGABUNGAN LOKASI PROYEK MITRA MENGGUNAKAN
APLIKASI GOOGLE EARTH
Laporan ini diajukan untuk memenuhi persyaratan telah menyelesaikan Geladi
selama 37 hari terhitung dari tanggal 3 Juni – 10 Juli 2015, bertempat di kota
Semarang :

Nama : Hamdan Mubarokah


NIM : 1101130241
Jurusan : S1 Teknik Telekomunikasi
Fakultas : Fakultas Teknik Elektro

Disetujui dan disahkan oleh :

Semarang, 8 Juli 2015

Pembimbing Lapangan Pembimbing Akademik

Sudaryono Sidik Prabowo S.T.,M.T


NIK : 650720 NIP : 15871713-2

KATA PENGANTAR

ii
Segala puji dan syukur bagi Allah yang Maha Pengasih dan Maha
Penyayang atas rahmat dan karunia-Nya maka penulis dapat menyelesaikan
laporan kegiatan geladi ini dengan lancar.

Penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak


Sudaryono dan Pak Yuli Untung sebagai pembimbing lapangan, Pak Sidik
Prabowo sebagai pembimbing akademis dari pihak Universitas Telkom, serta
seluruh karyawan yang banyak membantu penulis selama melaksanakan geladi di
Witel Jateng Utara, Singotoro, Semarang. Juga kepada kedua orang tua, teman,
sahabat yang senantiasa mendukung dan mendoakan penulis selama
melaksanakan program geladi. Laporan ini berisi uraian tentang kegiatan dan apa
saja yang penulis lakukan selama geladi. Penulis juga sangat terbuka jika ada
masukan untuk kemajuan bersama,

Akhir kata, penulis berharap bahwa laporan ini dapat dimanfaatkan oleh
berbagai pihak untuk memajukan kepentingan umum, terutama untuk pihak
kampus Telkom University, PT. Telekomunikasi Indonesia sebagai tempat penulis
melaksanakan program geladi, dan kepada pihak akademis maupun non-akademis
terkait.

Salam,

Penulis.

Semarang, 7 Juli 2015

ABSTRAK

Geladi merupakan salah satu program yang bertujuan untuk memberi


bekal pengalaman dalam dunia kerja kepada mahasiswa/i dengan cara terjun
langsung dan terlibat aktif dalam dunia kerja tersebut. Bertempat di Witel Telkom

iii
Jateng Utara, Kantor Access, Jalan Singotoro. Merupakan persiapan sebelum
menghadapi dunia kerja yang sebenarnya

Sebagai peserta geladi maka mahasiswa akan mendapatkan ilmu baru, baik
dalam bidang akademik maupun non-akademik seperti memanajemen waktu,
memecahkan masalah dengan waktu yang efektif, dilatih untuk bekerja efisien,
dan kerjasama tim juga dilatih dengan adanya pembentukan kelompok per divisi
pada kegiatan geladi. Dalam bidang akademik, mahasiswa juga mendapatkan ilmu
seperti desain 3D AutoCAD, penggunaan aplikasi Google Earth, penjelasan
mengenai komponen komunikasi optik, dan sebagainya

DAFTAR ISI
LEMBAR PENGESAHAN..............................................................................................ii
KATA PENGANTAR........................................................................................................iii
ABSTRAK........................................................................................................................iv
BAB I PENDAHULUAN.................................................................................................1

iv
1.1 Latar Belakang...................................................................................................1
1.2 Profil Perusahaan................................................................................................1
1.3 Struktur Organisasi Perusahaan..........................................................................2
1.4 Rumusan Masalah.............................................................................................5
1.5 Struktur Organisasi.............................................................................................5
1.6 Batasan Masalah.................................................................................................6
1.7 Tujuan Pelaksanaan Geladi.................................................................................6
1.8 Waktu dan Tempat Pelaksanaan Geladi..............................................................6
BAB II TINJAUAN TEORI...........................................................................................7
2.1 Serat Optik.........................................................................................................7
2.2 Fiber To the Home (FTTH)................................................................................7
2.3 Elemen dan Network FTTH...............................................................................8
2.4 Optical Line Terminal.........................................................................................9
2.5 Optical Distribution Frame.................................................................................9
2.6 Optical Distribution Cabinet (ODC)................................................................10
2.7 Splitter..............................................................................................................11
2.8 Optical Distribution Point (ODP)....................................................................11
2.9 Google Earth....................................................................................................11
BAB III PELAKSANAAN GELADI............................................................................13
3.1 Rencana Kegiatan.............................................................................................13
3.2 Jadwal Pelaksanaan..........................................................................................13
3.3 Hasil Geladi......................................................................................................16
BAB IV PENUTUP........................................................................................................19
4.1 Kesimpulan......................................................................................................19
4.2 Saran................................................................................................................19

v
BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pada saat ini, perkembangan teknologi dari waktu ke waktu sangatlah
cepat. Dunia telekomunikasi, selain menjadi salah satu sektor yang
menunjukan perkembangan yang sangat cepat, namun juga menjadi suatu
tantangan bagi pihak terkait untuk menciptkan sebuah inovasi yang mampu
mendukung kebutuhan khalayak umum pada saat ini. Telekomunikasi juga
merupakan salah satu faktor pendukung utama berkembangnya suatu
teknologi di suatu negara. PT Telekomunikasi Indonesia merupakan salah satu
perusahaan yang memiliki peran penting akan perkembangan telekomunikasi
di Indonesia. Sebagai pionir, PT Telekomunikasi Indonesia menjadi salah satu
pelopor dalam memajukan telekomunikasi Indonesia dengan melakukan
berbagai inovasi dan pembaruan pembaruan yang bertujuan untuk memajukan
bidang telekomunikasi di tanah air. Khususnya dengan era baru yaitu era fiber
optik, dimana terjadi peralihan antara teknologi lama yang berbasis kabel
tembaga dengan teknologi fiber. Proses peralihan menuju fiber inilah yang
saat ini sedang menjadi salah satu fokus utama bagi PT. Telkom agar bisa
menyediakan layanan ini bagi kalangan masyarakat luas, yaitu dengan
dihadirkannya produk IndiHome.

1.2 Profil Perusahaan


Telkom merupakan BUMN yang bergerak di bidang jasa layanan
telekomunikasi dan jaringan di wilayah Indonesia dan mengikuti hukum dan
peraturan yang berlaku di Indonesia. Dengan statusnya sebagai Perusahaan
milik negara yang sahamnya diperdagangkan di bursa saham, pemegang
saham mayoritas Perusahaan adalah Pemerintah Republik Indonesia
sedangkan sisanya dikuasai oleh publik. Saham Perusahaan diperdagangkan di
BEI, NYSE, LSE dan Public Offering Without Listing (“POWL”) di Jepang.

Visi
Menjadi Perusahaan yang unggul dalam penyelenggaraan Telecommunication,
Information, Media, Edutainment dan Services (“TIMES”) di kawasan
regional.

Misi
• Menyediakan layanan TIMES yang berkualitas tinggi dengan harga yang
kompetitif.
• Menjadi model pengelolaan korporasi terbaik di Indonesia.

Visi dan Misi ditetapkan berdasarkan keputusan Komisaris PT Telekomunikasi


Indonesia, Tbk No.09/KEP/DK/2012 pada tanggal 30 Mei 2012.

Corporate Culture : The New Telkom Way


Basic Belief : Always The Best
Core Values : Solid, Speed, Smart
Key Behaviors : Imagine, Focus, Action

SERTA INISIATIF STRATEGIS


1. Pusat Keunggulan.
2. Menyelaraskan struktur bisnis dan pengelolaan portofolio.
3. Percepatan implementasi broadband melalui layanan konvergen.
4. Pengelolaan portofolio nirkabel.
5. Mengintegrasikan solusi ekosistem Telkom Group.
6. Berinvestasi di layanan teknologi informasi.
7. Berinvestasi di bisnis media dan edutainment.
8. Berinvestasi di bisnis wholesale dan peluang bisnis internasional yang
strategis.
9. Memaksimalkan nilai aset di bisnis yang saling terkait.
10. Mengintegrasikan Next Generation Network (“NGN”) dan Operational
support system, Business support system, Customer support system and
Enterprise relations management (“OBCE”) untuk mencapai penyempurnaan
beban biaya.

1.3 Struktur Organisasi Perusahaan

2
Telkom telah mencanangkan sebuah grand strategy menuju sustainable
competitive growth, dengan sasaran sebagai berikut:

1. Pertumbuhan organik yang akan dicapai dengan penguatan bisnis inti


melalui fokus pada strategi segmentasi pelanggan yaitu layanan
konsumer, layanan enterprise, dan layanan wholesale dan internasional,
yang didukung oleh 10 juta sambungan POTS dan 5 juta sambungan
Speedy.
2. Pertumbuhan inorganik yang akan dicapai melalui strategi related
diversification berupa pengembangan bisnis baru, pengelolaan
portofolio strategis, serta membangun sinergi antara kami dan entitas
anak kami.

Dalam rangka implementasi yang efektif dari strategi-strategi tersebut di atas,


dipandang perlu adanya beberapa hal sebagai berikut:
1. Direktur yang fokus menangani segmen layanan wholesale dan
internasional
2. Direktur yang fokus menangani pengembangan portofolio bisnis.
3. Mekanisme atau model parenting yang mampu membangun sinergi

3
antara Entitas Anak dengan Induk Perusahaan maupun antar-Entitas
Anak.

Untuk itu, pada tahun 2012 Telkom telah melakukan beberapa perubahan
menyangkut pembagian tugas dan wewenang Direksi, sebagai berikut:
1. Mengalihkan tugas dan wewenang penanganan bisnis di
segmenwholesale dan internasional, dari semula di bawah Direktur
Enterprise & Wholesale (“EWS”) menjadi di bawah Direktur
Compliance & Risk Management (“CRM”). Dengan demikian Direktur
EWS dapat lebih fokus pada pengembangan segmen bisnis enterprise.
2. Menambah tugas dan wewenang Direktur CRM untuk menangani
segmen bisnis wholesale dan internasional, selain tugas dan
wewenangnya sebagai Direktur CRM.
3. Menyesuaikan tugas dan wewenang Direktur IT, Solution & Strategic
Portfolio (“ITSSP”) agar lebih fokus pada upaya inovasi dan
pengembangan portofolio bisnis, dengan mengalihkan sebagian
aktivitas Direktorat ITSSP, khususnya yang terkait dengan pengelolaan
dan pendayagunaan IT dan tarif, menjadi di bawah Direktorat Network
& Solution (“NWS”).
4. Menambah tugas dan wewenang Direktur NWS untuk menangani
pengelolaan dan pendayagunaan IT serta service operation &
management, untuk mendukung upaya pengembangan bisnis yang
sudah berjalan (established).

Selain itu, untuk membangun sinergi yang lebih efektif di lingkungan


Telkom Group, Telkom membentuk struktur Dewan Eksekutif beranggotakan
empat Direktur Utama dari Entitas Anak. Dewan Eksekutif menjalankan
tugas advisory terkait dengan formulasi strategi, perencanaan, penetapan
kebijakan serta pemantauan kinerja, untuk masing-masing lini bisnis yaitu bisnis
seluler, bisnis internasional, bisnis IME dan bisnis menara telekomunikasi.

1.4 Rumusan Masalah


Berikut adalah rumusan masalah pada laporan geladi ini :
1. Apa saja komponen yang diperhatikan dalam pengolahan data proyek
pemasangan fiber optik?

4
2. Bagaimana pemanfaatan aplikasi google earth pada penentuan lokasi
proyek?

1.5 Struktur Organisasi

1.6 Batasan Masalah


Pada laporan ini, masalah dikhususkan pada beberapa hal yaitu hanya
mengkategorikan data yang perlu diperhatikan dalam merekapitulasi data,
dikarenakan data yang terkait merupakan rahasia perusahaan dan tidak boleh
disebarkan kepada khalayak luas, dan juga hanya dijelaskan mengenai
bagaimana mengelompokan lokasi dalam satu format serta metode
pengukuran jarak dari suatu lokasi ke ODP terdekat dengan menggunakan
aplikasi google earth.

1.7 Tujuan Pelaksanaan Geladi


Geladi kali ini bertujuan untuk menguji dan memberi bekal kemampuan
para peserta geladi untuk menghadapi dunia kerja yang sebenarnya. Terutama
bagi mahasiswa geladi, geladi merupakan suatu program agar mahasiswa bisa
memanfaatkan dan membuat kerja konkrit dari pengetahuan yang telah
didapat selama ini kepada industri kerja, juga memberi pengalaman sebagai
persiapan kerja, dan mengembangkan pengetahuan akan hal-hal terkait dalam
dunia kerja. Untuk institusi penerima mahasiswa geladi, program ini
diharapkan mampu memberikan manfaat dan membantu institusi tersebut
dalam berbagai hal maupun kegiatan selama waktu pelaksanaan geladi.

5
1.8 Waktu dan Tempat Pelaksanaan Geladi
Geladi berlangsung selama 6 pekan, terhitung sejak tanggal 3 juni 2015 –
10 juli 2015, bertempat di kantor Witel Telkom Jateng Utara, Kantor Access,
Jalan Singotoro, Semarang, Jawa Tengah.

BAB II

TINJAUAN TEORI

2.1 Serat Optik


Serat optik adalah sebuah serat yang berbahan dasar silica atau sejenis
kaca yang merupakan medium khusus dan mampu untuk melewatkan atau
membawa cahaya sepanjang-panjangnya dalam waktu yang sangat cepat.
Serat optik digunakan secara luas pada sistem komunikasi serat optik yang
memungkinkan data ditransmisikan dengan kapasitas besar, lebar pita yang
lebih besar sehingga berdampak pada kecepatan yang tinggi, serta bisa
digunakan untuk jarak jauh. Serat optik lebih banyak digunakan untuk
keperluan transmisi komunikasi karena sifatnya yang rendah loss energi dan
tahan terhadap gangguan interferensi elektromagnetik. Serat optik memiliki
beberapa kelebihan dan kekurangan antara lain :

Kelebihan :
 Kualitas pengiriman data sangat baik dan dengan kecepatan sangat tinggi.
 Dapat digunakan untuk komunikai data, suara (audio) dan gambar (video).
 Data dapat dikirimkan dalam jumlah yang besar .
 Ukuran fisik kabelnya kecil
 Tidak terganggu oleh sinyal elektromagnetik dari luar

6
 Bandwidth-nya sangat lebar.
 Tidak dapat disadap

Kekurangan :
 Mudah patah
 Sulit disambung
 Getaran mekanik dapat menimbulkan derau

2.2 Fiber To the Home (FTTH)


Fiber to the Home (disingkat FTTH) merupakan suatu format
penghantaran data transmisi dari suatu pusat penyedia ( provider ) ke
pengguna dengan menggunakan serat optik sebagai medium penghantaran.
Teknologi ini merupakan teknologi yang sepenuhnya mengandalkan
jaringan optik dari provider ke pemakai, untuk menggantikan kabel
tembaga.

Gambar 2.2 Arsitektur FTTx

2.3 Elemen dan Network FTTH


Secara umum jaringan FTTH dapat dibagi menjadi 4 segmen catuan
kabel selain perangkat aktif seperti OLT dan ONU/ONT, yaitu sebagai
berikut :

7
Gambar 2.3 Elemen dan Network FTTH

1. Segmen A : Catuan kabel Feeder


2. Segmen B : Catuan kabel Distribusi
3. Segmen C : Catuan kabel Penanggal/Drop
4. Segmen D : Catuan kabel Rumah/Gedung

2.4 Optical Line Terminal


Optical Line Terminal (OLT) adalah perangkat yang berfungsi sebagai
titik akhir (endpoint) dari layanan jaringan pada sistem komunikasi optik.
Perangkat ini mempunyai dua fungsi utama, antara lain :
1. Melakukan konversi antara sinyal listrik dan sinyal optik pada
jaringan optik pasif.
2. Mengkoordinasikan multiplexing pada perangkat lain di ujung jaringan

Gambar 2.4 OLT

2.5 Optical Distribution Frame (ODF)

ODF (Optical Distribution Frame) adalah sebuah kotak atau rak sebagai
tempat menyimpan kabel (fiber) dan elemen pasif lainnya, dilengkapi
perangkat ruang pendukung khusus untuk menyimpan dan mengarahkan

8
kabel serat optik serta mampu melindungi elemen-elemen di dalamnya.
mengarahkan kabel fiber optik.

Gambar 2.5 ODF

2.6 Optical Distribution Cabinet (ODC)

Optical Distribution Cabinet (ODC) adalah ruang yang berfungsi


sebagai tempat instalasi sambungan jaringan optik single-mode, yang bisa
memanajemen fiber dikarenakan adanya konektor, pembagi atau splicer, dan
biasanya banyak ditemukan di seluruh wilayah

Gambar 2.6 ODC

2.7 Splitter
Splitter adalah tempat pencabangan kabel fiber optik yang dipasang atau
di instalasi di 2 sisi, baik di sentral maupun di user. Pemasangan splitter
harus mengikuti sumber daya standar GPON yaitu -28db

2.8 Optical Distribution Point (ODP)

9
Optical Distribution Point adalah tempat sebagai titik terminasi kabel
yang sifatnya anti karat dan dikhususkan untuk pemasangan luar. ODP
berfungsi sebagai tempat instalasi sambungan jaringan optic dan
menghubungkan kabel fiber optic dengan kabel drop.

Gambar 2.8.1 ODP tiang Gambar 2.8.2 ODP tanah

2.9 Google Earth


Google Earth merupakan sebuah program globe virtual yang sebenarnya
disebut Earth Viewer dan dibuat oleh Keyhole, Inc.. Program ini memetakan
bumi dari superimposisi gambar yang dikumpulkan dari pemetaan satelit,
fotografi udara dan globe GIS 3D. Google Earth juga memiliki data model
elevasi digital (DEM) yang dikumpulkan oleh Misi Topografi Radar Ulang
Alik NASA. Banyak orang yang menggunakan aplikasi ini menambah
datanya sendiri dan menjadikan mereka tersedia melalui sumber yang
berbeda, seperti BBS atau blog. Google Earth mampu menunjukkan semua
gambar permukaan Bumi. dan juga merupakan sebuah klien Web Map
Service. Google Earth mendukung pengelolaan data Geospasial tiga dimensi
melalui Keyhole Markup Language (KML). Google Earth memiliki
kemampuan untuk memperlihatkan bangunan dan struktur (seperti jembatan)
3D, yang meliputi buatan pengguna yang menggunakan SketchUp, sebuah
program pemodelan 3D.

10
Gambar 2.9 Google Earth

BAB III

PELAKSANAAN GELADI
3.1 Rencana Kegiatan
Kegiatan geladi tahun 2015/2016 dimulai dengan acara pembukaan dan
ucapan selamat datang kepada para peserta geladi dari pihak PT. Telkom
Divre IV jalan Pahlawan, Semarang. Dijelaskan mengenai struktur organisasi
PT. Telkom bagian divre, dan juga mengenai program-program serta divisi-
divisi yang ada di PT. Telkom, lalu dilanjutkan dengan pembagian wilayah
kerja beserta divisinya masing-masing. Saya sendiri ditempatkan di kantor
Access, Jalan Singotoro. Di kantor ini, kami sejumlah 22 mahasiswa terbagi
lagi menjadi 3 divisi. Saya pribadi tergabung dalam divisi OPTIMA beserta 4
mahasiswa geladi lainnya.

11
3.2 Jadwal Pelaksanaan

Minggu ke 1 Kegiatan
1 Juni 2015 Libur sebelum hari raya waisak. Cuti bersama.
Mencari kosan di Semarang
2 Juni 2015 Libur hari raya Waisak
3 Juni 2015 Pengenalan mengenai PT. Telkom dari pihak divre
IV dan arahan dari dosen pembimbing, pembagian
kantor dan divisi oleh pihak PT. Telkom
Minggu ke 2
4 Juni 2015 Kegiatan
Pengenalan awal divisi di Witel kantor Singotoro,
8 Juni 2015 Bertemu Pak Bagas untuk bagian lapangan, namun
Minggu ke 3 pembagian
Kegiatan menjadi divisi ASO, Optima, AMD.
tidak ada kendaraan jadi hanya berdiskusi
15 Juni 2015 Mengedit
Penjelasan daftar projectIndiHome
awalberupa
produk 2015 yaitu menambahkan
9 Juni 2015 Mendapat file slide mengenai bisnis strategi
Minggu ke 4
5 Juni 2015 Kegiatan
Bertemu Pak Amru, mendapat penjelasan deskripsi
keadaan status TENOSS berdasarkan ODP di
22 Juni 2015 pemasaran dari
Ditugaskan Pak Yono
untuk untuk dipelajari,
menginstall berkaitan
google earth dan
kerja Optima
beberapa daerah Kota Semarang
dengan
AutoCAD tugas untuk
berikutnya yang akan dilakukan
melanjutkan tugas berupa
16 Juni 2015 Mendapat data ODP Witel Semarang dan
10 Juni 2015 Mendapat tugas flowchart proyek yang belum
penggabungan file KML mitra
melakukan pengecekan status pada wilayah MJP,
23 Juni 2015 tertata untuk
Mendapat filediperbaiki
planning berdasarkan
2014 dan 2015kabagberupa
yang
JHR, BMK, MKG.
memegang urusan dan
flowchart optima per bagian
data BOQ dari mitra seperti
17 Juni 2015 Pengisian data di spreadsheet berdasarkan seri ODP
11 Juni 2015 Mendapat file RAB untuk dipelajari struktur dan
Catubuana, Citratel, Kopegtel, TA, Sistelindo,
dan melakukan verifikasi apakah terdaftar atau tidak
tata cara nya dari pak Yono
18 Juni 2015 Melakukan
Tripola untuksinkronisasi
dipetakan data online dan offline dari
12 Juni 2015 Revisi tugas flowchart yaitu perbaikan perintah dan
24 Juni 2015 Berhalangan hadir karena sakit. Melanjutkan tugas
mitra. Data disinkronkan melalui spreadsheet
pemberian jalur flowchart baru
19 Juni 2015 Berhalangan
di kosan. hadir karena sedang demam dan flu.
25 Juni 2015 Tracing dan penggabungan lokasi proyek dari mitra
Hanya melanjutkan update di kosan dan tidak ada
untuk digabungkan dalam 1 wilayah menggunakan
tugas baru
aplikasi google earth
26 Juni 2015 Browsing karena belum ada tugas baru dan
pembimbing lapangan berhalangan hadir.
Memasang aplikasi AutoCAD 2015.

12
Minggu ke 5 Kegiatan
29 Juni 2015 Mengerjakan tugas penginputan jumlah core yang
Minggu ke 6 Kegiatan
dibutuhkan sekitar 516 pelanggan dan menginput
6-10 Juli 2015 Pembuatan laporan akhir geladi 2015
3.3 data ke pembimbing.
30 Juni 2015 Mengupdate lokasi STO di daftar proyek 2015,
melihat lokasi proyek tersebut ada di daerah mana
dan lokasi STO apa.
1 Juli 2015 Memperbarui nama feeder berdasarkan ODC
khusus untuk daerah Banyumanik dan pemberian
label kabel.
2 Juli 2015 Memperbarui data file WIFI TSEL Semarang.
Mengecek koordinat lokasi di Google earth dan
melihat STO terdekat
3 Juli 2015 Melanjutkan file wifi mengecek lokasi dari STO
terdekat melalui pengukuran dari google earth.
Membantu pembimbing lapangan pindah ruangan
dari lantai 1 menuju lantai 3.
Hasil Geladi

Berikut adalah hasil yang telah saya dapat dari apa yang telah saya kerjakan
selama mengikuti progam geladi 2015 :

1. Flowchart Optima
2. Penggabungan lokasi proyek mitra dengan menggunakan Google
Earth

3. Penggabungan peta menjadi format KML

13
4. Pemasukan tipe core pada proyek 2015

5. Pengukuran jarak dari satu ODP ke ODP terdekat menggunakan


google earth

BAB IV

14
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Berdasarkan apa yang telah penulis lakukan selama 6 minggu melakukan
geladi, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :

1. Kebutuhan akan penyediaan layanan yang lebih baik namun tetap


terjangkau merupakan salah satu faktor utama penggunaan fiber optik di
dunia telekomunikasi saat ini.

2. Untuk mendukung kegiatan dalam pelaksanaan pekerjaan di PT. Telkom,


sebaiknya dianjurkan untuk memiliki kemampuan dasar dalam beberapa
aplikasi dan juga bahasa pemrograman.

3. Tidak hanya memiliki kualitas yang lebih baik, penggunaan kabel optik
juga lebih efisien dan memiliki lebih banyak keuntungan dibandingkan
kabel tembaga

4. Kondisi lingkungan kerja yang baik dapat meningkatkan semangat untuk


bekerja lebih baik. Untuk itu sangatlah penting untuk menjaga hubungan
antar sesama rekan kerja. Disiplin dan juga kerja efisien juga sangat
dibutuhkan disini.

4.2 Saran
Saran yang dapat diberikan penulis terhadap kegiatan geladi ini adalah :

1. Pembimbing akademik geladi sebaiknya hadir di lokasi geladi minimal 1-2


kali selama pelaksanaan geladi agar mengetahui apakah kondisi di lokasi
geladi sudah sesuai yang diharapkan atau belum.

2. Sebaiknya dari kampus mengadakan pelatihan dasar menggunakan


beberapa aplikasi yang sering digunakan untuk melakukan pekerjaan yang
sering dilakukan di geladi.

3. Mahasiswa sebaiknya mempersiapkan diri sebelum geladi agar bisa lebih


cepat memahami apa yang akan dikerjakan selama geladi.

15