Anda di halaman 1dari 4

Penghitungan IS dengan menggunakan variabel PDRB (Provinsi Jambi dan Indonesia) tahun 2005

JAMBI INDONESIA
NO SEKTOR (JUTA RP) PERSENTASE (MILYAR PERSENTASE SELISIH
RP)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)=(4)-(6)
1. PERTANIAN 3811541 30,20245 254391,3 14,54041 15,66204
2. PERTAMBANGAN 1588493 12,58714 162642 9,296235 3,2909
DAN PENGGALIAN
3. INDUSTRI 1769221 14,01921 491699,5 28,10439 -14,08518
PENGOLAHAN
4. LISTRIK, GAS DAN AIR 97824 0,775152 11596,6 0,662834 0,112318
BERSIH
5. BANGUNAN 535289 4,241602 103403,8 5,910319 -1,668717
6. PERDAGANGAN,
HOTEL DAN 2149765 17,03463 294396,3 16,827 0,207623
RESTORAN
7. PENGANGKUTAN 1021599 8,095097 109467,1 6,256863 1,838214
DAN KOMUNIKASI
8. KEUANGAN
PERSEWAAN DAN 483787 3,833503 161959,6 9,257231 -5,423728
JASA PERUSAHAAN
9. JASA – JASA 1162454 9,211225 159990,7 9,144693 0,066531

10. TOTAL 12619972 100 1749547 100 21,59288

Dari data diatas dapat diketahui nilai Indeks Spesialisasi Provinsi Jambi adalah 21,59288 : 100 = 0,21
atau dibulatkan menjadi 0,22. Artinya tingkat spesialisasi sektoral sangat rendah, ini berarti
konsentrasi sektor ekonomi cukup merata dalam perekonomian wilayah dimana ada beberapa
sektor produksi yang menjadi konsentrasi pertumbuhan ekonomi yakni sektor – sektor 1, 2, 4, 6, 7
dan 9.

Harus diingat penghitungan Indeks Spesialisasi (IS) ini bisa juga menggunakan variabel tenaga kerja,
dimana proses penghitungannya juga menggunakan cara yang sama.
Contoh penghitungan Williamson Index Provinsi Jambi tahun 1993

Kabupaten 𝑌𝑖 𝑌𝑖 – 𝑌 (𝑌𝑖 –Y)² fi fi/n (Y-Ŷ)².fi/n √(Y-Ŷ)².fi/n WI


(1) (2) (3) (4) (5) (6) = (3)x(5) (7) (8)

Kerinci 1.046.824 -103.005 10.609.866.115 290.148 0,1348 1.430.612.889


Sarko 862.691 -287.138 82.448.210.161 396.994 0,1845 15.211.001.974
Batanghari 1.018.332 -131.497 17.291.422.196 369.305 0,1716 2.967.621.781
Bungo Tebo 913.387 -236.442 55.904.469.364 352.408 0,1638 9.155.560.479
Tanjab 1.394.238 244.409 59.375.720.462 381.189 0,1771 10.581.984.308
Kodya Jambi 1.663.500 513.671 263.858265.768 361.783 0,1681 44.362.039.776
Prov Jambi (Ŷ) 1.149.829 2.151.827 83.708.821.023 289.325 0,25

Dari hasil olahan data diatas dapat diketahui bahwa ternyata ketimpangan pembangunan antar
wilayah di Provinsi Jambi pada tahun 1993 relatif rendah (tidak timpang) karena Williamson Index –
nya hanya sebesar 0,25
ANALISIS SHIFT SHARE PEREKONOMIAN WILAYAH PROVINSI JAMBI

Lapangan Usaha Provinsi Jambi Indonesia


No Yp2001(jt rp) Yp2009 (jt rp) Yn2001 (milyar rp) Yn2009 (milyar
(1) (2) (3) (4)
1. Pertanian 3193569 4998781,32 225685,7 296369,3
2. Pertambangan dan Penggalian 1542686 1864642,89 168244,3 179974,9
3. Industri Pengolahan 1459247 2158283,62 398323,9 569550,8
4. Listrik, Gas, dan Air Bersih 58116 128645,78 9058,3 17059,8
5. Bangunan 207983 782474,7 80080,4 140184,2
6. Perdaganga, Hotel dan Restoran 1654981 2756590,81 234273 367958,8
7. Pengankutan dan Komunikasi 810308 1268174,97 70276,1 191874
8. Keuangan, Persawaan Jasa Prshan 331850 889519,04 123085,5 208832,2
9. Jasa – jasa 946851 1425145,98 133957,4 205371,5
Total 10205592 16272259,12 1442984,6 2176975,5

Sambungan tabel Kolom (5) (6) (7) (8)

∑Yn2009/∑Yn2001 Yp01x(∑Yn09/∑Yn01) PRij Yn2009/Yn2001


(5) (6) = (1) x (5) ((7)= (6) – (1) (8) = (4) : (3)
1,5087 4818015,02 1624446,0 1,3132
1,5087 2327391,18 784705,2 1,0897
1,5087 2201509,96 742263,0 1,4299
1,5087 87677,3793 29561,38 1,8833
1,5087 313775,972 105793,0 1,7505
1,5087 2496806,33 841825,3 1,5706
1,5087 1222480,59 412172,6 2,7274
1,5087 500649,362 168799,4 1,6966
1,5087 1428477,77 481626,8 1,5351
1,5087 15396783,6 5191193,0 1,5087

Sambungan tabel kolom (9) (10) (11) dan (12)

(Yn09/Yn01– PPij (Yn09/Yn01) PPWij Keterangan


(∑Yno9/∑Yn01) x Yp01
(9) = (8) - (5) (10) = (9) x (1) (11) = (8) x (1) (12)= (2) – ( 11)
-0,1955 -624237 4193778,4 805002,94
-0,4389 -677144 1650247,6 214395,25
-0,0788 -114979 2086531,3 71752,291
0,37467 21774,4 109451,81 19193,969
0,24188 50307,3 364083,23 418391,47
0,06198 102575 25993381,2 157209,65
1,21878 987588 2210068,2 -941893,26
0,18798 62381,7 563031,11 326487,93
0,02445 23149,5 1451627,2 -26481,255
0 0 15396785 875474,05
Penjelasan tabel

Berdasarkan komponen Pertumbuhan Regional (PR) ternyata sektor yang memiliki


pertumbuhan paling cepat di Provinsi Jambi adalah sektor pertanian dengan angka sebesar
1624446, 0 menyusul kemudian sektor perdagangan, hotel dan restoran sebesar 841825,3
kemudian sektor pertambangan dan penggalian sebesar 742263,2 dan dalam
perekonomian wilayah Provinsi Jambi sektor yang pertumbuhannya paling lambat adalah
sektor bangunan yang memiliki angka 105793.

Sementara itu bila dilihat dari komponen Pertumbuhan Proporsional (PP), sektor
pengangkutan dan komunikasi merupakan sektor yang paling tinggi pertumbuhannya
dengan nilai sebesar 987588, kemudian diikuti dengan sektor perdagangan, hotel dan
restoran dengan nilai pertumbuhansebesar 102575, sektor keuangan, persewaan dan jasa
perusahaan dengan nilai komponen PP sebesar 62381,7, sedangkan sektor yang nilai PP-
nya paling rendah adalah sektor listrik gas dan air bersih dengan nilai PP sebesar 21774,4

Kemudian berdasarkan komponen Pertumbuhan Pangsa Wilayah (PPW) hampir seluruh


sektor ekonomi (lapangan usaha) di Provinsi Jambi memiliki daya saing. Ini tercermin dari
nilai komponen PPW untuk sebagian besar bertanda positif, kecuali untuk sektor angkutan
dan komunikasi serta sektor jasa – jasa,yang memiliki nilai PPW negatif masing-masing
26481,255 dan 941893,26. Pertumbuhan tertinggi ada pada sektor pertanian dengan nilai
sebesar 805002,94.

Pembuktian ∆Yij = Prij + PPij + PPWij

∆PDRB = PRij + PPij + PWij ∆PDRB = Yp2009 – Yp2001

Pertanian 805211,94 805212,32


Pertambangan dan Penggalian 321956,45 321956,89
Industri Pengolahan 699036,291 699036,620
Listrik, gas dan air bersih 70529,749 70529,78
Bangunan 574491,77 574491,70
Perdagangan, Hotel dan Restoran 1101609,95 1101609,81
Pengangkutan dan Komunikasi 457867,34 457866,97
Keuangan, Persewaan dan Jasa 557669,03 557669,04
Perusahaan
Jasa – jasa 478295,045 478294,98