Anda di halaman 1dari 8

PT PLN (Persero)

* KANTOR PUSAT
T
Jalan Trunojoyo Blok M l/135 Kebayoran Baru - Jakarta 12160
Telepon :(021)7261875,7261122,7262234 Facsimile : (O21 ) 7 221 330 Website : www.pln.co.id
(021) 7251234, 7250550

Nomor 0s80 /sTH.00.02/sKoM/2017 21 Februari2017


Lampiran 1 Berkas
Sifat Biasa
Perihal Pengantar Peraturan Direksi tentang Kepada
*) Terlampir
Pedoman ldentitas Perusahaan

Up. General Manager,

Untuk keseragaman dan konsistensi dalam penggunaan ldentitas Perusahaan,


dengan ini disampaikan Peraturan Direksi Nomor 0007.P/DlRl2O17 tentang
Pedoman ldentitas Perusahaan untuk diimplementasikan di unit-unit.
Buku panduan dan Aplikasi ldentitas Perusahaan juga telah disampaikan kepada
General Manager pada kegiatan Forum Bisnis PLN 2017 yang berlangsung di
Jakrta, 13-14 Februari 2017. Softcopy buku dapat didownload pada :
http://s. id/identitasperusahaan PLN

Demikian disampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

KEPALA SATUAN KOIUIUNIKASI KORPORAT,

FUSAT
I MAD
Tembusan:
- DIREKSI
- KDIV/KS/ SEKPER
Kepada :

1. General Manager PT PLN (Persero) pusat penelitian dan pengembangan Ketenagalistrikan


'2. General Manager PT PLN (Persero) Pusat pendidikan dan peaatihan
3. General Manager PT PLN (Persero) pusat Enjiniring Ketenagalistrikan
4. General Manager PT PLN (Persero) Pusat pemelihiraan Keienagalistrikan
5. General Manager PT PLN (Persero) pusat Manajemen Konstruksi
b. General Manager PT PLN (Persero) Pusat Sertifikasi
7. General Manager PT PLN (Persero) Unit Transmisi Jawa Bagian Barat
8. General Manager PT PLN (Persero) Unit Transmisi Jawa Bagian Tengah
L General Manager PT PLN (Persero) Unit Transmisi Jawa Bagian Timir dan Bali
10. General Manager PT PLN (Persero) Unit pusat pengatur Beban (p2B) Jawa Bali
11. General Manager PT PLN (Persero) unit penyaluran dan pusat pengitur Beban (p3B) sumatera
12. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Aceh
13. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara
14. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Barat
15. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau
16. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu
17. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Bangka Belitung
18. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Barat
19. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah
20. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Timur dan Utara
21. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo
22. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat
23. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utira
24. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah papua dan papua Barat
25. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Barat
26. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Timur
27. General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur
28 General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan Dl. yogyakarta
29. General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat
30. General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Banten
31. General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya
32. General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Bali
33. General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Lampung
34. General Manager PT PLN (Persero) Unit Pembangkitan Sumatera Bagian Utara
35. General Manager PT PLN (Persero) Unit Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan
5b General Manager PT PLN (Persero) Unit Pembangkitan Tanjung Jati B
37. General Manager PT PLN (Persero) UIP Pembangkitan Sumatera
38. General Manager PT PLN (Persero) UIP Sumatera Bagian Utara
39. General Manager PT PLN (Persero) UIP Sumatera Bagian Tengah
40. General Manager PT PLN (Persero) UIP Sumatera Bagian Selatan
41. General Manager PT PLN (Persero) UIP lnterkoneksi Sumatera Jawa
42. General Manager PT PLN (Persero) UIP Jawa Bagian Barat
43. General Manager PT PLN (Persero) UIP Jawa Bagian Tengah I
44. General Manager PT PLN (Persero) UIP Jawa Bagian Tengah ll
45. General Manager PT PLN (Persero) UIP Jawa Bagian Timur dan Bali I
46. General Manager PT PLN (Persero) UIP Jawa Bagian Timur dan Bali ll
47. General Manager PT PLN (Persero) UIP Kalimantan Bagian Timur
48. General Manager PT PLN (Persero) UIP Kalimantan Bagian Tengah
49. General Manager PT PLN (Persero) UIP Kalimantan Bagian Barat
50. General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusa Tenggara
51. General Manager PT PLN (Persero) UIP Sulawesi Bagian Utara
52. General Manager PT PLN (Persero) UIP Sulawesi Bagian Selatan
53. General Manager PT PLN (Persero) UIP Papua
54. General Manager PT PLN (Persero) UIP Maluku
PT PLN (PERSERO)

PERATURAN DIREKSI PT PLN (PERSERO)

NOMOR : 0007.P lDlRl2O17

TENTANG

PEDOMAN IDENTITAS PERUSAHAAN

DIREKSI PT PLN (PERSERO)

Menimbang a. bahwa telah ditetapkan Keputusan Direksi PT PLN (Persero)


Nomor 036.1(DIR2007 tentang Aturan Logo PT PLN (Persero)
tanggal l2 Februari 2007;
b. bahwa untuk keseragaman dan konsistensi dalam penggunaan
ldentitas Perusahaan, maka perlu dilakukan penyempurnaan atas
ketentuan sebagaimana dimaksud pada huruf a di atas;

c bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam


huruf a dan b di atas, perlu menetapkan Peraturan Direksi PT PLN
(Persero) tentang Pedoman ldentitas Perusahaan.

Mengingat 1. Undang-undang Rl Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha


Milik Negara;

2. Undang-undang Rl Nomor 40 Tahun 2007 tenlang Perseroan


Terbatas;

3. Undang-undang Rl Nomor 30 Tahun 2009 tentang


Ketenagalistrikan;

4. Peraturan Pemerintah Rl Nomor 23 Tahun 1994 tentang


Pengalihan Bentuk Perusahaan Umum (Perum) Listrik Negara
menjadi Perusahaan Perceroan (Perserc);

5. Peraturan Pemerintah Rl Nomor 45 Tahun 2005 tentang Pendirian,


Pengurusan, Pengawasan dan Pembubaran Badan Usaha Milik
Negara;

6. Peraturan Pemerintah Rl Nomor 14 Tahun 2012 tentang Kegiatan


Usaha Penyediaan Tenaga Listrik sebagaimana telah diubah
dengan Peraturan Pemerintah Rl Nomor 23 Tahun 2014;

7. Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-


o1tMBUt2Ol1 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang
Baik (Good Cotpodte Govemance) pada Badan Usaha- Milik
Negari sebagaimana telah diubah dengan Peraturan- Menteri
N{ara Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-og/MBUl2012;
8. Anggaran Dasar PT PLN (Persero);

9.
- Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor SK-
tigrugUzo13 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur
Jabatan, dan Pengang-katan Anggota-anggota Direksi Perusahaan
Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara;

10. Keputusan
10. Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor SK-
2721MBU11212014 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan
Anggota-anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT
Perusehaan Listrik Negara;

11. Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor SK-


211 lMBUl10t2015 tentang Pengangkatan Anggota-anggota Direksi
Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara;

12. Keputusan Direksi PT PLN (Persero) Nomor 304.ruDIRy2009


tentang Batasan Kewenangan Pengambilan Keputusan di
Lingkungan PT PLN (Persero) sebagaimana telah beberapa kali
diubah, terakhir dengan Peraturan Direksi PT PLN (Persero)
Nomor 0297.P/DlFY2016;

13. Peraturan Direksi PT PLN (Persero) Nomor 0179.P/D|R/2016


tentang Organisasi dan Tata Keria PT PLN (Persero).

Memperhatikan Keputusan Dheksi di Luar Rapat (Sikule0 Nomor'139/DlR/2015


tentang Pembagian Tugas dan Wewenang serta Tempat
Kedudukan Anggota Direksi PT PLN (Persero).

MEMUTUSKAN:

Menetapkan PERATURAN DIREKSI PT PLN (PERSERO) TENTANG PEDOMAN


IDENTITAS PERUSAHAAN.

Pasal 'l
Ketentuan Umum

Dalam Peraturan ini yang dimaksud dengan :

1. ldentitas Perusahaan adalah peMujudan jati diri Perusahaan dalam bentuk media visual
dan fisik.

2. Kantor Pusat adalah PT PLN (Persero) Kantor Pusat.

3. Logo adalah lambang Perusahaan yang terdiri dari Logogram dan Logotype.

4. Logqnm adalah simbol dalam bentuk gambar yang digunakan untuk mewakili ldentitas
Perusahaan.

5. Logotype adalah simbol dalam bentuk huruf yang digunakan untuk mewakili ldentitas
Perusahaan.
6 Perusahaan adalah Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara yang
didirikan dengan Akta Notaris Sutjipto SH, Nomor 169 tanggal 30 Juli 1994' dan
perubahannya.

7 Tagline adalah rangkaian kata yang dipakai untuk mengasosiasikan merek Perusahaan
kepada konsumen.

8 Unit adalah Unit PT PLN (Persero) yang tediri dari Wilayah, Distribusi, Pembangkitan,
Pusat Pengatur Beban, lnduk Pembangunan, Jasa Penuniang, atau Unit lainnya yang
setingkat berdasarkan Keputusan Direksi.

Pasal 2
Maksud dan Tujuan

(1) Maksud ditetapkan Peraturan ini adalah sebagai pedoman dalam penggunaan ldentitas
Perusahaan.

(2) Tujuan
(21 Tujuan ditetapkan Peraturan ini adalah :

a. Keseragaman dalam penggunaan ldentitas Perusahaan.

b. Membentuk citra positif melalui tampilan ldentitas Perusahaan

Pasal 3
Ruang Lingkup

Ruang Iingkup Peraturan ini meliputi:

a. Bentuk Logo

b. Komposisi Logo

c. Tagline

d. Aplikasi ldentitas Perusahaan

Pasal 4
Bentuk Logo

(1) Bentuk Logo yang digunakan sebagai ldentitas Perusahaan terdiri dari Logognm dan
Logotype yang merupakan satu-kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan.

(21 Logogram sebagaimana dimaksud pada ayat (l) tersusun dari 3 (tiga) elemen visual,
yaitu:

a. Bidang Persegi sebagai dasar, berwarna kuning, dan tanpa garis pinggir.

- Bidang Persegi melambangkan bahwa PT PLN (Persero) merupakan wadah


atau organisasi yang terorganisir dengan sempurna.

- Warna kuning menggambarkan pencerahan, seperti yang diharapkan PT


PLN (Persero) bahwa listrik mampu menciptakan pencerahan bagi
kehidupan masyaEkat. Kuning juga melambangkan semangat yang
menyala-nyala yang dimilikitiap insan yang berkarya di PT PLN (Persero).

b. Petir atau Kilat, beMarna merah, bentuk atas tebal, bentuk bawah runcing, dan
memotong/menembus tiga gelombang.

- Petir atau Kilat melambangkan tenaga listrik yang terkandung didalamnya


sebagai produk jasa utama yang dihasilkan oleh PT PLN (Persero). Selain
itu, Petir juga mengartikan kerja cepat dan tepat para insan PT PLN
(Persero) dalam memberikan solusi terbaik bagi pelanggannya.

- Wama merah memberikan representasi kedewasaan PT PLN (Persero)


selaku perusahaan listrik pertama di Indonesia dan dinamisme gerak laju PT
PLN (Persero) beserta insan perusahaan, serta keberanian dalam
menghadapi tantangan perkembangan zaman.

c. Tiga Gelombang, berwarna biru, berbentuk sinusodia (2 % perioda)' ujung


gelombang menghadap ke bawah, tersusun sejajar dalam arah mendatar, dan
terletak di tengah-tengah pada dasar kuning,

- Tiga Gelombang memiliki arti gaya rambat energi listriJ< yang-dialirkan oleh
tig; bidang usiha utama yang digeluti oleh PT PLN (Persero) yaitu
pLmbangkitan, Penyaluran, dan distribusi yang seiring sejalan dengan kerja
keras pJra insan PT pLl't (Persero) guna memberikan layanan terbaik bagi
PelanggannYa.

- Warna biru melambangkan kesetiaan dan pengabdian pada tugas untuk


menuju dan mencapai kemakmuran dan kesejahteraan rakyat lndonesia'
serta keandalan yang dimiliki insan PT PLN (Persero) dalam memberikan
layanan terbaik bagi para pelanggannya

(31 Logotype
(3) Logotype sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri dari akronim kalimat Perusahaan
Listrik Negara yakni PLN yang disusun dari karakter huruf yang khas sehingga memiliki
standar khusus dan hanya dimiliki oleh PT PLN (Persero).

Pasal 5
Komposisi Logo

(1) Komposisi Logo ldentitas Perusahaan diatur dalam dua jenis, yaitu komposisi vertikal
sebagai komposisi primer (diutamakan) dan komposisi horizontal sebagai komposisi
sekunder.

(2) Komposisi vertikal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan komposisi defaun
Logo, terdiri dai Logogam kemudian diikuti Logotype yang terletak di bawahnya sesuai
Gambar 1.

PLN
Gambar 1. Komposisi Vertikal

(3) Komposisi horizontal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri dati Logogrcm
kemudian diikuti Logoilpe yang terletak di sisi kanannya sesuai Gambar 2.

* PLN
Gambar 2. Komposisi Horizontal

(4) Pemilihan komposisi Logo sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan (3) disesuaikan
dengan media publikasi.

Pasal 6
Tagline

(1) Tagline PT PLN (Persero) adalah Listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik.

(2) Iagllne memiliki makna bahwa tujuan dan komitmen PT PLN (Persero), yang terangkum
dari visi misi PT PLN (Persero) dalam melaksanakan proses bisnis ketenagalistrikan
untuk lndonesia.

Pasal 7...
Pasal 7
Aplikasi ldentitas Perusahaan

(1) Aplikasi ldentitas Perusahaan terdiri dari:


a. Desain Komunikasi Korporat.
b. Desain Komunikasi Pemasaran.

(2) Desain Komunikasi Korporat terdiri dari:


1. Backdtop.
2. Spanduk.
3. Roll Up Banner.
4. Umbul-Umbul.
(3) Desain Komunikasi Pemasaran terdiri dari:
1. Backdmp.
2. Spanduk.
3. Roll Up Banner.
4. UmbuFUmbul.
5. Pint-Ad.
6. BookleALeatlet.
7. Flyer (Honzontal dan Vertikal).
8. Brosur (Horizontal dan Veritkal).
9. Kartu Nama.
10. Kartu Tanda Pengenal Pegawai.
11. Kop Surat.
12. Folder.
13. Compact Disk (CD) Label.
14. Undangan.
15. Amplop.
16. S/lde Presentasi.
17. Desk Name Plate.
18. Sertifikat.
19. Piala.
20. Safety Helmet.
21. Plate Cinderamala.
22. Vehicle Branding.
23. Papan Nama Kantor (Slgnage Horisontal).
24. Totem (Signage Venikal).
25. Exteior Brcnding Kantor.
26. lnterior Banding Kantor.
(4) Aplikasi ldentitas Perusahaan pada berbagai media komunikasi harus memperhatikan
ketentuan aplikasi elemen grafis sesuai Buku Pedoman ldentitas Perusahaan
sebagaimana tercantum dalam Lampiran Peraturan ini.

Pasal 8...
Pasal 8
Perubahan Aplakesi ldcntitas Perusahaan

(1) Unit tidak dip€rkenanken r€rubah/nErnodifiks€i APlikari ldentitas Perusahaan yang


sud.h ditentukan.
(2) Unit trek dlportenanksn rnembuat logo baru yang nxtwakili nama unit-unn PLN.

(3) Apabile terdap€t perubehan p.da Aplik si ldentib Perusah.an harus dengan
Persetujuan Kepale Satuan Kqnunikai Korporat PT PLN (Perseto).

Pasal I
Buku Pedornen l(hnlitas Perusehaan

Pedomen ld€ntitas Perusahasn adalah sebagaimana tetcsntum dalam Lampiran Perafuran ini
dan merup€kan bagbn ya{E tjdak terpEahkan (l8ri Peraturan ini.

Pasal 10
Penutup

Pada saat Peraturan ini mulai berlaku, maka Kcpuirsan Di]€'t(si PT PLN (Petsero) Nomor
036.K/DlRl2007 tenteng Aturan Logp PT PLN (PerBero) dsn ket€ntuan*etentuan lain yang
b€rEntangan d6n9sn Peraturan ini dbahJt dan diriyatakan fdak berlaku.

Peraturan ini mulai berhku Eriitung seia& tanggal dit€tapkan

O(Etapkan di Jakarta
Pada tanggal 07 Februarl 2017

$,*=*r*rr^*o,
P

*
SOFY

,r(r-