Anda di halaman 1dari 12

PROGRAM STUDI S-1 KEPERAWATAN

STIKES KUSUMA HUSADA SURAKARTA


Jln. Jaya Wijaya No 11, Kadipiro Surakarta, telp (0271) 857724

DAFTAR FORMULIR SKRIPSI UNTUK MAHASISWA

KODE
KETERANGAN
FORMULIR

F. 01 USULAN TOPIK PENELITIAN

F. 02 PENGAJUAN JUDUL SKRIPSI

F. 03 PERGANTIAN JUDUL SKRIPSI

F. 04 PENGAJUAN IJIN STUDI PENDAHULUAN

F. 05 LEMBAR OPONENT UJIAN SIDANG PROPOSAL SKRIPSI

F. 06 LEMBAR AUDIENCE UJIAN SIDANG PROPOSAL SKRIPSI

F. 07 PENGAJUAN IJIN PENELITIAN

F. 08 TANDA BUKTI PENGUMPULAN BERKAS SKRIPSI

F.01
PROGRAM STUDI S-1 KEPERAWATAN
STIKES KUSUMA HUSADA SURAKARTA
Jln. Jaya Wijaya No 11, Kadipiro Surakarta, telp (0271) 857724

USULAN TOPIK PENELITIAN


Nama Mahasiswa : Aditiya Kurniawan
NIM : S.13002
Topik Penelitian : Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Self Efficacy
Ibu Terhadap Penanganan Pertama Kejang Demam Pada
Anak Di RSUD Karanganyar.

Latar belakang penelitian secara singkat

Kejang demam atau febrile convulsion merupakan bangkitan kejang yang


terjadi pada kenaikan suhu tubuh lebih dari 388̊C per rektal atau 37,88̊C per axila
yang disebabkan oleh proses ekstranium. Kejang demam merupakan kenaikan
neurologis yang paling sering dijumpai oleh anak, terutama pada anak golongan
umur 6 bulan sampai 4 tahun (Sadleir 2007). Hampir 3% dari anak berumur 5
tahun pernah menderita kejang demam (Ngastiyah, 2007).
Kejadian kejang demam diperkirakan 2%-4% di Amerika Serikat,
Amerika Selatan dan Eropa Barat, sedangkan di Asia dilaporkan lebih tinggi,
yaitu 20% kasus merupakan kejang demam yang kompleks. Sebesar 6%-9%
kejadian di Jepang, 5%-10% di India dan 2%-5% di Amerika Serikat dan Eropa
Barat. Prevalensi tertinggi 14% tercatat pada anak-anak dari Gaum (Pail et al,
2011). Menurut BPNA (British Paediatric Association Neurology) kejang demam
yang umumnya terjadi 3%-4% pada anak. Usia puncak kejang demam adalah 18
bulan dan hampir 50% dari anak-anak berusia 12-30 bulan (Sadleir, 2007).
Kejadian kejang demam di Indonesia dalam waktu satu tahun terakhir terdapat
3% – 4% dari anak yang berusia 6 bulan sampai 5 tahun. Angka kejadian di
provinsi Jawa Tengah dilaporkan sebanyak 2% – 3% yang mengalami kejang
demam (Depkes Jateng, 2013).
Prioritas asuhan keperawatan pada kejang demam adalah mencegah atau
mengendalikan aktivitas kejang, melindungi pasien dari trauma, mempertahankan
jalan nafas, memberikan informasi kepada keluarga tentang proses penyakit,
prognosis dan kebutuhan penanganannya (Wong 2008). Manajemen kejang
demam dilakukan dengan 4 faktor yang perlu dikerjakan yaitu memberantas
PROGRAM STUDI S-1 KEPERAWATAN
STIKES KUSUMA HUSADA SURAKARTA
Jln. Jaya Wijaya No 11, Kadipiro Surakarta, telp (0271) 857724

kejang demam secepat mungkin, memberikan pengobatan penunjang,


memberikan pengobatan rumat, serta mencari dan mengobati penyebab kejang
demam (Ngastiyah 2007).
Di India, hasil penelitian yang dilakukan oleh Parmar dalam Dewanti
(2012) melaporkan 77,9% orang tua pasien kejang demam tidak mempunyai
pengetahuan tentang kejang demam dan 90% menganggap anaknya akan
meninggal. Hasil penelitian lain memperlihatkan hampir 80% orang tua
mempunyai rasa takut terhadap serangan kejang demam yang menimpa anaknya.
Hasil penilitian yang dilakukan oleh Sumarsih Rahayu (2012)
menunjukkan bahwa pemberian pendidikan kesehatan penatalaksanaan kejang
demam dirumah terbukti memberikan pengaruh atau dampak kepada ibu balita
dalam meningkatkan pengetahuannya sehingga mereka mampunyai pengetahuan,
pengalaman dan informasi dalam memberikan penanganan kejang demam
dirumah.
Penanganan pertama pada kejang demam selain dipengaruhi oleh
pengetahuan ibu juga dapat dipengaruhi oleh self efficacy ibu. Self efficacy adalah
salah satu aspek pengetahuan tentang diri atau self – knowledge yang paling
berpengaruh dalam kehidupan manusia sehari-hari. Hal ini disebabkan self
efficacy yang dimiliki ikut mempengaruhi individu dalam menentukan tindakan
yang akan dilakukan untuk mencapai sesuatu tujuan, termasuk di dalamnya
perkiraan berbagai kejadian yang akan dihadapi (Ghufron, 2011). Perlu disadari
bahwa keyakinan kecakapan diri adalah persepsi spesifik tentang kemampuan
seseorang untuk melakukan perilaku tertentu. Keyakinan ini bukan perasaan
umum tentang dirinya sebagai orang yang efektif (Shelly, 2009).
Kejang pada anak adalah peristiwa yang menakutkan bagi orang tua. Pada
saat kejang sebagian besar orang tua beranggapan bahwa anaknya telah
meninggal. Akibat terjadinya kejang demam pada anak dapat menimbulkan
gangguan psikologis yaitu, ansietas (kecemasan berlebih), depresi, perasaan
bersalah, ketakutan akan berulangnya kejang, ketakutan akan berlanjutnya kejang
menjadi penyakit epilepsy, dan kekhawatiran pada demam yang tidak terlalu
tinggi. Kecemasan orangtua ini harus dikurangi dengan edukasi yang efektif (Nur
PROGRAM STUDI S-1 KEPERAWATAN
STIKES KUSUMA HUSADA SURAKARTA
Jln. Jaya Wijaya No 11, Kadipiro Surakarta, telp (0271) 857724

Afida, 2012).
Persepsi diri dari self efficacy mempengaruhi pola, tindakan dan emosi
dari seseorang (Bandura, 1982). Masalah penatalaksanaan yang seharusnya
dilakukan ibu untuk mengatasi kejang demam dan mengurangi angka kematian
anak seharusnya dapat dilakukan dengan baik, tetapi kenyataan masih banyak ibu
yang belum sadar dan percaya diri dalam mentatasi masalah.

Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, peneliti dapat merumuskan masalah yaitu
Apakah ada hubungan tingkat pengetahuan dengan self efficacy ibu terhadap
penanganan pertama kejang demam pada anak di RSUD Karanganyar?

Tujuan Penelitian
a. Tujuan Utama
Untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Self Efficacy
Ibu Terhadap Penanganan Pertama Kejang Demam Pada Anak Di RSUD
Karanganyar.
a. Tujuan Khusus
1) Untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang penaganan
pertama kejang demam secara umum.
2) Untuk mengetahui gambaran karakteristik usia, pekerjaan, dan tingkat
pendidikan ibu.
3) Untuk mengetahui gambaran self-efficacy ibu dalam penanganan
pertama kejang demam.
4) Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan self-efficacy
ibu terhadap penanganan pertama kejang demam pada anak di RSUD
Karanganyar.

Pembimbing utama : Ns. S. Dwi Sulistyowati, M.Kep.


Pembimbing pendamping : bc. Yeti Nurhayati, M.Kes
Judul penelitian yang sudah disetujui oleh kedua pembimbing
PROGRAM STUDI S-1 KEPERAWATAN
STIKES KUSUMA HUSADA SURAKARTA
Jln. Jaya Wijaya No 11, Kadipiro Surakarta, telp (0271) 857724

Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Self Efficacy Ibu Terhadap Penanganan


Pertama Kejang Demam Pada Anak Di RSUD Karanganyar.
PROGRAM STUDI S-1 KEPERAWATAN
STIKES KUSUMA HUSADA SURAKARTA
Jln. Jaya Wijaya No 11, Kadipiro Surakarta, telp (0271) 857724

F.02
PENGAJUAN JUDUL SKRIPSI

Yang bertanda tangan dibawah ini :


Nama mahasiswa : Aditiya Kurniawan
NIM : S.13002
Judul Skripsi yang telah disetujui oleh pembimbing :
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Self Efficacy Ibu Terhadap Penanganan
Pertama Kejang Demam Pada Anak Di RSUD Karanganyar.

Menyatakan bahwa benar-benar akan melakukan penelitian dengan judul tersebut


diatas dengan persetujuan Pembimbing Utama dan Pendamping.

Surakarta, 20 Februari 2017

Mahasiswa

Aditiya Kurniawan
NIM. S13002

Menyetujui

Pembimbing Utama Pembimbing Pendamping

Ns. S. Dwi Sulisetyawati, M.Kep. bc. Yeti Nurhayati, M.Kes


NIK. 200984041 NIK. 201378115
PROGRAM STUDI S-1 KEPERAWATAN
STIKES KUSUMA HUSADA SURAKARTA
Jln. Jaya Wijaya No 11, Kadipiro Surakarta, telp (0271) 857724

F.03
PERGANTIAN JUDUL SKRIPSI

Yang bertanda tangan dibawah ini :


Nama mahasiswa : Sinta Wening Nur Sahara
NIM : S.12042
Judul Skripsi yang telah disetujui oleh pembimbing :
Gambaran Caring Perawat terhadap Penanganan Pasien Gawat Darurat di Ruang
Instalasi Gawat Darurat RSUD Boyolali

Judul baru skripsi yang telah disetujui oleh pembimbing


Gambaran Caring Perawat terhadap Pasien di Ruang Instalasi Gawat Darurat
RSUD Boyolali

Menyatakan bahwa benar-benar akan melakukan penelitian dengan judul tersebut


diatas dengan persetujuan Pembimbing Utama dan Pendamping.
Surakarta, 20 Mei 2016

Mahasiswa

(Sinta Wening Nur Sahara)

Pembimbing Utama Pembimbing Pendamping

(Ns. S. Dwi Sulisetyawati, M.Kep) (Ns. Galih Priambodo, M.Kep)


NIK. 200984041 NIK. 201587142
PROGRAM STUDI S-1 KEPERAWATAN
STIKES KUSUMA HUSADA SURAKARTA
Jln. Jaya Wijaya No 11, Kadipiro Surakarta, telp (0271) 857724

F.04
PENGAJUAN IJIN STUDI PENDAHULUAN

Nama : Aditiya Kurniawan


NIM : S.13002
Tempat Penelitian : RSUD Karanganyar
Waktu Penelitian :-
Judul Skripsi : Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Self Efficacy Ibu
Terhadap Penanganan Pertama Kejang Demam Pada Anak
Di RSUD Karanganyar.

Surakarta, 20 Februari 2017


Pemohon,

(Aditiya Kurniawan)
PROGRAM STUDI S-1 KEPERAWATAN
STIKES KUSUMA HUSADA SURAKARTA
Jln. Jaya Wijaya No 11, Kadipiro Surakarta, telp (0271) 857724

F.05

LEMBAR OPONENT UJIAN SIDANG PROPOSAL SKRIPSI

Nama Mahasiswa : ADITIYA KURNIAWAN


NIM : S13002
NAMA & TTD
NO TANGGAL NAMA TERUJI JUDUL
PENGUJI

F.06
PROGRAM STUDI S-1 KEPERAWATAN
STIKES KUSUMA HUSADA SURAKARTA
Jln. Jaya Wijaya No 11, Kadipiro Surakarta, telp (0271) 857724

LEMBAR AUDIENCE UJIAN SIDANG PROPOSAL SKRIPSI

Nama Mahasiswa : ADITIYA KURNIAWAN


NIM : S13002
NAMA & TTD
NO TANGGAL NAMA TERUJI JUDUL
PENGUJI

F.07
PROGRAM STUDI S-1 KEPERAWATAN
STIKES KUSUMA HUSADA SURAKARTA
Jln. Jaya Wijaya No 11, Kadipiro Surakarta, telp (0271) 857724

PENGAJUAN IJIN PENELITIAN

Nama : Sinta Wening Nur Sahara


NIM : S12.042
Tempat Penelitian : RSUD Boyolali
Waktu Penelitian : Juni-Juli 2016
Judul Skripsi
“Gambaran Caring Perawat terhadap Pasien di Ruang Instalasi Gawat Darurat
RSUD Boyolali”

Surakarta, 15 Juni 2016


Pemohon,

(Sinta Wening Nur Sahara)

F.08
PROGRAM STUDI S-1 KEPERAWATAN
STIKES KUSUMA HUSADA SURAKARTA
Jln. Jaya Wijaya No 11, Kadipiro Surakarta, telp (0271) 857724

TANDA BUKTI PENGUMPULAN LAPORAN SKRIPSI


TAHUN AJARAN................../.....................

Yang bertanda tangan dibawah ini


Nama : Vera Novitasari
NIM : S11046
Judul :

Menyatakan telah menyerahkan laporan skripsi dan artikel ilmiah dalam bentuk
CD (pdf dan word)

Surakarta,........................
Petugas Perpustakaan Mahasiswa

(...............................) (Vera
Novitasari)
NIK.