Anda di halaman 1dari 94

4 Jam

Belajar

Photoshop Ah Mudah !

Deddy Wijaya
4 Jam
Belajar

Photoshop Ah Mudah !

Penulis : Deddy Wijaya


Editor : Hendra Gunawan
Desain Kover : Deddy Wijaya

Diterbitkan pertama kali oleh : PalComTech Publisher

Cetakan Pertama, 2010

2
Kata Pengantar
Pertama-tama, terima kasih sebelumnya karena Anda mau memiliki dan
membaca buku ini sebagai salah satu referensi desain Anda. Buku yang Anda
pegang ini disusun dan dirancang agar Anda dapat juga memanfaatkan aneka
kecanggihan Photoshop. Selain itu sebagai bahan latihan, buku ini memberi-
kan pemahaman praktis berupa panduan secara langkah per langkah yang
mudah diaplikasikan. Disarankan untuk mempelajari buku ini sambil mem-
praktekkannya pada komputer Anda.

Buku ini memang tidak berbicara dasar-dasar penggunaan Photoshop saja.


Lebih dari itu, pemahaman tentang tool-tool standar serta penggunaan layer
tetap harus dipahami dengan baik.

Pada kesempatan ini saya ingin mengucapkan rasa syukur kepada Sang Pen-
cipta yang penuh Berkat dan Hikmah. Untuk mama dan kakakku yang selalu
mengasihi saya.

Terima kasih juga untuk rekan di PalComTech Publisher (Pak Kasmoni,


Dewi Putri, Ayu Ratih W, dan Hendra Gunawan) atas jerih lelahnya untuk
membantu penyelesaian buku ini.

Saya menyadari pasti ada kekurangan dalam penyajian, ejaan, tulisan, dan
gambar yang kurang tepat dalam buku ini. Oleh karena itu saya meminta
maaf dan saya menerima kritik dan saran lewat email deddy_wijaya@pal-
comtech.com

Palembang, November 2009

Deddy Wijaya

3
Daftar Isi
Bab 1. Sekilas Mengenai Photoshop
1. Pengetahuan Dasar Desain 2
A. Mengenal Area Kerja Adobe Photoshop 2
2. Manajemen Layer 3
A. Layer 3
B. Membuat Lembar Kanvas Baru 4
C. Menyimpan Gambar 6
3. Penggunaan Alat 7
A. Marquee Tool 7
B. Blending Mode 14
C. Layer Style 20

Bab 2. Digital Imaging


1. Digital Imaging 26
A. Teknik Kolase 26
B. Teknik Blur 32

Bab 3. Penerapan Photoshop


1. Photo Retouching 38
A. Image Adjustment Level 38
B. Image Adjustment Curves 40
C. Stamp Tool 42
D. Healing Brush Tool 45
E. Patch Tool 50

4
2. Retouching 52
A. Photo Retouch 52
B. Mempercantik Mata 57
C. Memerahkan Bibir 62
D. Memutihkan Gigi 64
E. Menimbulkan Warna 67

Bab 4. Photo Manipulation


1. Photo Manipulation 72
A. Masking 72
B. Filter Liquify 81

Bab 5. Mencetak Gambar


1. Mencetak Gambar 86
A. Memilih Ukuran Kertas dan Mengatur 86
Orientasi Pencetakan
B. Mencetak Gambar ke Kertas 88

5
Daftar Pustaka
Dameria, Anne. 2009. Digital Printing Handbook. Link & Match Graphic :
Jakarta.

Ees. 2003. Kekuatan Garis dan Warna. Elex Media Komputindo : Jakarta.

Kusuma, Yuliandi. 2007. Trik Adobe Photoshop CS 3. Gramedia : Jakarta.

Permana, Budi. 2003. Adobe Photoshop 7.0. Elex Media Komputindo : Ja-
karta.

Savara, Auges. 2009. Workshop Photoshop Beyond The Basic. PC Plus : Ja-
karta.

Majalah PC Mild

6
7
8
CHAPTER

1
Sekilas Mengenai
Photoshop
Dalam Chapter Ini :

 Pengetahuan Dasar Desain


 Manajemen Layer
 Penggunaan Alat
Chapter 1 Sekilas Mengenai Photoshop

1.1 Pengetahuan Dasar Desain


A. Mengenal Area Kerja Adobe Photoshop

Gambar 1. Area Kerja Photoshop

KETERANGAN
1 Barisan Menu (Menu Bar)
Berisi opsi-opsi menu untuk pengelolaan aplikasi dan pengelolaan foto.
2 Barisan Opsi (Opsi Bar)
Berisi opsi-opsi dari tools yang ada di toolbox. Ikon-ikon dalam barisan
ini akan berubah sesuai tool yang Anda pilih. Setiap opsi pasti terkait
langsung dengan tool sehingga opsi ini bersifat dinamis.
3 Toolbox
Barisan tools yang dimanfaatkan untuk mengelolah foto atau gambar,
mulai dari tool menyeleksi gambar, menggambar, kuas, hingga mem-
perbesar tampilan gambar.

2 Dasar & Penerapan Photoshop


Sekilas Mengenai Photoshop Chapter 1

4 Kotak Warna
Kotak warna ini terbagi dua warna yaitu foreground color (hitam) dan
background color (putih).
5 Panel
Jendela-jendela kecil berisi tools pendukung tool utama di toolbox, misal-
nya panel warna (color), panel histogram, dan sebagainya.
6 Jajaran Panel
Jajaran ikon panel ini sebagai panel tambahan selain dari panel standar.
Panel tambahan ini muncul kalau tool yang terkait dengannya diaktifkan.
7 Panel Layer
Panel berisi layer (lapisan-lapisan gambar) yang menyusun menjadi tampi-
lan foto. Penggunaan layers akan memudahkan Anda dalam memanipu-
lasi sebuah foto.
8 Area Kerja
Kanvas foto yang menampilkan olahan foto sehingga terlihat hasilnya
meski telah tersusun dari sejumlah layer.

1.2 Manajemen Layer


A. Layer
Layer adalah lapisan, tepatnya lapisan kanvas tempat kita mengedit gambar.
Dengan layer kita dapat memulai pengeditan foto dan memberikan efek.

Sebagai ilustrasi, layer seperti plastik transparan. Bila sebagai background atau
lapisan pertama kita adalah bidang putih, kemudian diatasnya lapisan kedua
adalah objek lingkaran, serta lapisan ketiga kita adalah objek persegi dan ter-
akhir lapisan keempat adalah objek oval. Maka bila disatukan akan seperti
Gambar 2.

Dasar & Penerapan Photoshop 3


Chapter 1 Sekilas Mengenai Photoshop

Gambar 2. Layer Photoshop

B. Membuat Lembar Kanvas Baruu


Sebelum berkreasi dan berekspresi dengan ide desain kita, langkah pertama
yang kita perlukan adalah membuat kanvas baru sebagai kertas gambar kita.

PRAKTEK
1 Jalankan aplikasi Adobe Photoshop.
2 Klik File dan pilih New, atur ukuran kanvas lalu klik ok.

Gambar 3. Membuat Kanvas Baru

4 Dasar & Penerapan Photoshop


Sekilas Mengenai Photoshop Chapter 1

Gambar 4. Pengaturan Kanvas Baru

KETERANGAN
• Name
Kotak teks yang dipakai untuk memberi nama pada file.
• Width & Height
Ukuran panjang dan lebar kanvas dalam satuan pixels.
• Resolution
Terdapat dua jenis resolusi yaitu resolusi monitor (72 ppi) dan resolusi
printer (300 ppi). Contoh: sebuah gambar berukuran 1x1 inci dengan
resolusi 72 ppi mempunyai jumlah resolusi 5184 pixel (tinggi 72 pixel x
lebar 72 pixel = jumlah total 5184). Di lain pihak, sebuah gambar dengan
ukuran sama yang mempunyai resolusi 300 ppi akan berisi 90.000.
• Color Mode
Warna memiliki peran khusus, yaitu sebagai penanda sebuah gambar. Ada
beberapa mode warna yang digunakan di Adobe Photoshop, yaitu RGB
(Red, Green, Blue), CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Black), Grayscale,
Lab Color, dan Bitmap.
• Background Contents
Dipakai untuk menentukan warna latar kanvas. Terdiri dari tiga jenis,
yaitu White, Background Color, dan Transparent.

Dasar & Penerapan Photoshop 5


Chapter 1 Sekilas Mengenai Photoshop

C. Menyimpan Gambar
Jangan melupakan untuk melakukan penyimpanan gambar saat sedang atau
telah mengerjakan editing gambar.

PRAKTEK
1 Klik File > Save.
2 Pilihlah format penyimpanan .psd. Format file ini merupakan format asli
dokumen Photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer
dalam gambar. Sehingga suatu saat file masih dapat dibuka dan diedit
kembali.

Gambar 5. Menyimpan File

3 Selain itu dapat juga menyimpan dalam format .jpg/.jpeg. Format file ini
mampu mengkompres objek dengan tingkat kualitas sesuai pilihan yang
disediakan. Format ini sering digunakan untuk keperluan halaman web
atau publikasi elektronik lainnya. Format file ini mampu menyimpan
gambar dengan mode warna RGB,CMYK, dan Grayscale.

6 Dasar & Penerapan Photoshop


Sekilas Mengenai Photoshop Chapter 1

1.3 Penggunaan Alat


A. Marquee Tool
Alat ini berfungsi untuk menyeleksi objek dasar seperti bujur sangkar, bulat,
kolom vertical, dan garis horizontal. Adapun contoh bentuk yang akan dicip-
takan dapat Anda lihat pada gambar berikut ini :

Gambar 6. Karakter Kartun

PRAKTEK
1 Buatlah lembar kanvas baru.
2 Klik ikon Add New Layer pada panel Layer.

Gambar 7. Membuat Layer Baru

Dasar & Penerapan Photoshop 7


Chapter 1 Sekilas Mengenai Photoshop
3 Klik kanan atau klik kiri ditahan ikon Marquee Tool (M). Kemudian pilih
Elliptical Marquee toll untuk membuat seleksi lingkaran di kanvas.

Tips & Trik :

Agar dapat membentuk seleksi lingkaran penuh, caranya tahan tombol SHIFT.

Gambar 8. Elliptical Marquee Tool

Gambar 9. Seleksi Lingkaran

4 Untuk mengisi warna dalam seleksi. Klik kotak warna foreground. Ke-
mudian pilih warna yang diinginkan.

Gambar 10. Kotak Warna Foreground

8 Dasar & Penerapan Photoshop


Sekilas Mengenai Photoshop Chapter 1

Gambar 11. Memilih Warna

5 Klik Edit > Fill (Shift + F5). Pilih Foreground Color pada opsi Contents
Use.

Gambar 12. Menyisipkan Warna

Gambar 13. Warna foreground

Gambar 14. Seleksi Yang Telah Diberi Warna

Dasar & Penerapan Photoshop 9


Chapter 1 Sekilas Mengenai Photoshop
6 Hilangkan seleksi yang sedang aktif. Caranya klik Select > Deselect (Shift
+ Ctrl + I).

Gambar 15. Menghilangkan Seleksi Area

7 Buatlah layer baru di atas Layer 1.


8 Gantilah bentuk Marquee Tool menjadi Rectangular Marquee Tool.

Gambar 16. Elliptical Marquee Tool

9 Buatlah seleksi lingkaran. Gunakan tombol shift agar terbentuk lingkaran


proporsional.

Gambar 17. Seleksi Berbentuk Lingkaran

10 Klik kotak warna background, lalu pilihlah warna yang diinginkan.

10 Dasar & Penerapan Photoshop


Sekilas Mengenai Photoshop Chapter 1

Gambar 18. Kotak Warna Background

11 Apabila kesulitan dalam mencari warna, Anda dapat aktifkan fungsi


Only Web Colors. Maka tampilan warna akan terlihat menjadi separasi
gradasi.

Gambar 19. Color Picker (background color)

12 Klik Edit lalu pilih Fill. Pilih Background Color pada opsi Contents Use.

Gambar 20. Fill Background Color

Gambar 21. Seleksi Yang Telah Diberi Warna

Dasar & Penerapan Photoshop 11


Chapter 1 Sekilas Mengenai Photoshop
13 Buat lagi seleksi lingkaran kecil dan posisikan di tengah persegi untuk
membuat bola mata.

1 2

Gambar 22. Seleksi Lingkaran Kecil

14 Kemudian tambahkan layer baru untuk membuat mulut dan telinga.

Gambar 23. Menghapus Objek

15 Lalu buatlah bagian celana dengan Rectangular Marquee Tool.

12 Dasar & Penerapan Photoshop


Sekilas Mengenai Photoshop Chapter 1

Gambar 24. Seleksi Persegi Panjang

16 Selanjutnya buatlah seleksi baru untuk kaki dan tangan.

1 2

3 4

Gambar 25. Seleksi Kaki

Dasar & Penerapan Photoshop 13


Chapter 1 Sekilas Mengenai Photoshop

5 6

Gambar 26. Seleksi Tangan

Tips & Trik:

Cara pintas untuk mengisi warna ke dalam seleksi.

Gambar 27. Shortcut

B. Blending Mode
Blending mode merupakan proses pencampuran dan perpaduan antara
pixel dalam image dan layer. Pencampuran ini memiliki efek masing-masing
sehingga memiliki keunikan masing-masing. Baiklah contoh di bawah ini
merupakan penggunaan blending mode bernama Outer Glow.

14 Dasar & Penerapan Photoshop


Sekilas Mengenai Photoshop Chapter 1

Gambar 28. Logo Batman

PRAKTEK
1 Buka lembar kanvas baru dengan ukuran 600 x 400 pixels.
2 Gunakan Elliptical Marquee Tool, buatlah seleksi berbentuk oval.

Gambar 29. Seleksi Baru

3 Gunakan shortcut (cara singkat) untuk mengisi seleksi menggunakan ko-


tak warna. Tekan ALT + Backspace untuk mengisi seleksi dengan warna
hitam.

Gambar 30. Warna Dalam Seleksi

4 Buatlah bentuk persegi kecil yang diposisikan di tengah atas. Lalu isi juga
dengan warna foreground (hitam).

Dasar & Penerapan Photoshop 15


Chapter 1 Sekilas Mengenai Photoshop

Gambar 31. Seleksi Persegi

5 Selanjutnya hapus di bagian atas persegi dengan menekan tombol delete


pada keyboard..

1 2

Gambar 32. Bagian Kepala

6 Pindahkan seleksi yang aktif ke sisi sayap kiri dengan menggunakan


Transform Selection (Select > Transform Selection), putarlah seleksi
condong ke kanan.

Gambar 33. Fungsi Transform Selection

16 Dasar & Penerapan Photoshop


Sekilas Mengenai Photoshop Chapter 1

1 2

Gambar 34. Sayap

7 Klik ikon centang. Lalu tekan tombol delete melalui keyboard.

Gambar 35. Simbol Commit Transform

8 Hapus objek dengan menekan tombol delete di keyboard.

Gambar 36. Sayap Kiri

9 Lakukan langkah yang sama untuk sisi sayap kanan. Untuk memutar balik
seleksi, gunakan flip horizontal.

Dasar & Penerapan Photoshop 17


Chapter 1 Sekilas Mengenai Photoshop

1 2

Gambar 37. Flip Horizontal

10 Selanjutnya dengan langkah yang sama, buatlah untuk sisi sayap bagian
bawah.

1 2

3 4

Gambar 38. Sayap Bawah

11 Aktifkan pada layer background, kemudian beri warna hitam pada layer
background.

18 Dasar & Penerapan Photoshop


Sekilas Mengenai Photoshop Chapter 1

Gambar 39. Bidang Hitam

12 Aktifkan pada layer 1, klik simbol fx kemudian pilih Outer Glow.

Gambar 40. Blending Mode

Gambar 41. Pengaturan Layer Style

13 Maka akan masuk ke pengaturan Outer Glow. Lakukan pengaturan


misalnya Spread : 10% dan Size : 100px.

Dasar & Penerapan Photoshop 19


Chapter 1 Sekilas Mengenai Photoshop

Gambar 42. Pengaturan Outer Glow

C. Layer Style
Layer style merupakan proses pemberian efek dari blending yang membe-
dakan, blending mode memiliki pengaturan sendiri untuk memberikan nilai
pengaturan. Sedangkan layer style berupa palet pilihan mode yang telah diten-
tukan secara default. Contoh kali ini kita akan membuat sebuah logo meng-
gunakan style.

Gambar 43. Logo Toyota

PRAKTEK
1 Buat seleksi berbentuk oval. Kemudian beri seleksi dengan warna hitam.

20 Dasar & Penerapan Photoshop


Sekilas Mengenai Photoshop Chapter 1

Gambar 44. Bidang Oval

2 Gunakan Transform Selection, kecilkan ukuran seleksi. Selanjutnya tekan


tombol delete.

1 2

Gambar 45. Transform Selection

3 Tambahkan layer baru, kali ini ubah seleksi menjadi lebih kecil lagi. Lalu
beri warna hitam.

1 2

Gambar 46. Seleksi Baru

Dasar & Penerapan Photoshop 21


Chapter 1 Sekilas Mengenai Photoshop

4 Ubah posisi seleksi menjadi vertikal.

1 2

3 4

Gambar 47. Logo Akhir

5 Klik Text Tool, ketikkan huruf “TOYOTA” di bawah logo.

Gambar 48. Penggunaan Teks

22 Dasar & Penerapan Photoshop


Sekilas Mengenai Photoshop Chapter 1

6 Klik palet Style, kemudian pilih Style yang diinginkan.

Gambar 49. Penggunaan Layer Style

Dasar & Penerapan Photoshop 23


CHAPTER

1
Digital Imaging

Dalam Chapter Ini :

 Teknik Kolase
 Teknik Blur
Chapter 2 Digital Imaging

2.1 Digital Imaging


Digital Imaging dikenal sebagai teknik manipulasi gambar secara digital.
Barangkali Anda pernah melihat gambar-gambar aneh seperti ular yang
berkepala buaya, buah jeruk isi semangka dan lain sebagainya. Hal-hal seperti
itu adalah salah satu hasil dari pengolahan gambar (image) secara digital.

A. Teknik Kolase
Dengan menggunakan teknik kolase, kita mampu menggabungkan beberapa
gambar ke dalam satu media kanvas. Gambar di bawah ini memperlihatkan
contoh gambar yang akan dibuat.

Gambar 1. Bunga

PRAKTEK
1 Buka file latihan gambar pada CD sertaan buku ini (flower.jpg, flower2.
jpg, flower3.jpg, flower4.jpg).

26 Dasar & Penerapan Photoshop


Digital Imaging Chapter 2

Gambar 2. File latihan

2 Aktifkan di jendela gambar flower.jpg dan flower2.jpg.

Gambar 3. Kolase awal

3 Pilih Move Tool (V) berfungsi untuk memindahkan objek dari bagian
kanvas. Cara kerja move tool yaitu klik kiri tahan objek gambar (flower.
jpg), lalu pindahkan ke kanvas samping (flower2.jpg).

Gambar 4. Move Tool

Dasar & Penerapan Photoshop 27


Chapter 2 Digital Imaging

1 2

Gambar 5. Kolase kedua

4 Setelah gambar dipindah, lalu diposisikan. Turunkan nilai transparansi


gambar melalui opacity dari palet layer.

Gambar 6. Nilai transparansi gambar

5 Ubah transformasi gambar melalui free transform (CTRL + T).

28 Dasar & Penerapan Photoshop


Digital Imaging Chapter 2

2
1

Gambar 7. Free Transform

6 Kemudian tingkatkan nilai transparansi gambar menjadi 100%.

Gambar 8. Tingkat transparansi gambar

7 Pindah ke Eraser Tool, klik kanan pilih Background Eraser Tool.

Gambar 9. Background Eraser Tool

Dasar & Penerapan Photoshop 29


Chapter 2 Digital Imaging

8 Hapus gambar dimulai dari perbatasan antara objek dengan gambar latar
(background).

Gambar 10. Hapus gambar latar

9 Setelah selesai, hasil gambar akan terlihat seperti gambar.

Gambar 11. Hasil kolase kedua

10 Buka file latihan flower3.jpg.

30 Dasar & Penerapan Photoshop


Digital Imaging Chapter 2

Gambar 12. Manipulasi kolase

11 Dengan langkah yang sama seperti di atas, pindahkan gambar ke dalam


kanvas flower2.jpg dengan menggunakan move tool.
12 Turunkan nilai transparansi gambar, atur posisi gambar menggunakan
free transform.

1 2

Gambar 13. Nilai transparansi gambar

13 Tingkatkan nilai transparansi gambar.

Dasar & Penerapan Photoshop 31


Chapter 2 Digital Imaging

Gambar 14. Tingkat transparansi gambar

14 Hapus latar gambar menggunakan Background Eraser Tool.

1 2


Gambar 15. Menghapus gambar latar

B. Teknik Blur
Filter blur digunakan untuk memberikan hasil berbagai efek yang berupa ke-
san kabur (tidak fokus) atau remang-remang pada gambar. Sebagai contoh di
bawah ini menggunakan filter radial blur yang akan memberikan hasil gambar
seperti memancar.

32 Dasar & Penerapan Photoshop


Digital Imaging Chapter 2

Gambar 16. Efek radial blur

Praktek
1 Buka file latihan gambar woman.jpg pada CD sertaan buku ini.

Gambar 17. File latihan

2 Klik kanan layer gambar, lalu pilih Duplicate Layer (ctrl + J).
1

Gambar 18. Duplikasi gambar

Dasar & Penerapan Photoshop 33


Chapter 2 Digital Imaging

3 Pada layer duplikat, lanjutkan klik Filter > Blur > Motion Blur. Maka
akan tampil efek filter Radial Blur.

Gambar 19. Efek radial blur

4 Gunakan pengaturan :
Amount : 50
Blur Method : Zoom
Quality : Best
5 Geser arah Blur Center ke kanan atas.
1 2

Gambar 20. Pengaturan Radial Blur

6 Jika sudah, klik tombol OK.

34 Dasar & Penerapan Photoshop


Digital Imaging Chapter 2

Gambar 21. Hasil blur

7 Gunakan Eraser Tool. Pilih jenis penghapus jenis halus (soft round).
2

Gambar 22. Eraser Tool

8 Hapus dibagian objek yang difokuskan.

1 2

Gambar 23. Menghapus layer duplikat

Dasar & Penerapan Photoshop 35


CHAPTER

1
Penerapan
Photoshop
Dalam Chapter Ini :

 Photo Retouching
 Digital Make-up
Chapter 3 Penerapan Photoshop

3.1 Photo Retouching


Kini kita akan mulai masuk pada materi retouching gambar. Photoshop pu-
nya fasilitas untuk mengoreksi kualitas warna gambar agar dapat diperoleh
warna gambar yang lebih baik dan sesuai kebutuhan Anda.

A. Image Adjustment Level


Fasilitas ini berfungsi untuk mengatur kecerahan (brightness), ketajaman
(contrast), dan juga mengatur penggunaan warna dasar dari site warna yang
digunakan. Contoh penggunaan level tampak seperti gambar di bawah ini.

Gambar 1. Penggunaan Adjustment Level

PRAKTEK
1 Buka file latihan gambar couple2.jpg pada CD sertaan buku ini.

Gambar 2. File latihan

38 Dasar & Penerapan Photoshop


Penerapan Photoshop Chapter 3

2 Klik Adjustment Layer pada palet layer.

Gambar 3. Adjustment Layer

3 Pilih Levels. 2
1

Gambar 4. Adjustment Layer Level

4 Pilih dari gambar area yang paling hitam (black point) dengan mengguna-
kan eyedropper, tekan kunci shift untuk memberikan tanda. Lakukan hal
yang sama pada area paling terang (white point), area netral (gray point).
1 2

Gambar 5. Adjustment Black Point

Dasar & Penerapan Photoshop 39


Chapter 3 Penerapan Photoshop

1 2

Gambar 6. Adjustment White Point


3 4

Gambar 7. Adjustment Gray Point

TIPS & TRIK :

B. Image Adjustment Curves


Adakalanya kita belum mendapatkan kontras warna yang sesuai. Langkah se-
lanjutnya dapat menggunakan curve.

40 Dasar & Penerapan Photoshop


Penerapan Photoshop Chapter 3

PRAKTEK
1 Pada gambar kanvas couple2.jpg. Klik ikon eyedropper lalu carilah warna
yang mendekati abu-abu. Gunakan tombol ctrl untuk menandakan war-
na.

Gambar 8. Eyedropper Tool

Gambar 9. File latihan

2 Klik ikon Adjustment Layer, kemudian pilih Curves.


1 2

Gambar 10. Adjustment Layer Curves

Dasar & Penerapan Photoshop 41


Chapter 3 Penerapan Photoshop

3 Pilihlah dengan eyedropper area abu-abu yang netral (gray point), anda
akan menemukan nilai RGB dari seleksi eyedropper yang telah ditandai.

Gambar 11. Angka RGB

4 Pilih nilai ditengah yaitu nilai G (176), pindah ke dalam Red, tekan kunci
CTRL dan klik pada seleksi eyedropper gray point di gambar. Anda akan
mendapatkan nilai ‘Output’ tertentu, ubah menjadi 176.
1 2

Gambar 12. Adjustment Layer Curve (Red)

5 Lakukan hal yang sama pada channel Green dan Blue.

C. Stamp Tool
Fasilitas stamp tool dapat digunakan untuk melakukan proses penduplikasian
(kloning) suatu gambar. Hasil latihan akan seperti pada Gambar 13.

42 Dasar & Penerapan Photoshop


Penerapan Photoshop Chapter 3

Gambar 13. Kloning

PRAKTEK
1 Buka file latihan gambar girl9.jpg pada CD sertaan buku ini.

Gambar 14. File latihan

2 Aktifkan Clone Stamp Tool (S).

Gambar 15. Clone Stamp Tool

3 Tahan tombol ALT untuk mengambil sampel gambar.

Dasar & Penerapan Photoshop 43


Chapter 3 Penerapan Photoshop

Gambar 16. Mengambil sampel gambar

4 Tambahkan layer baru.


1 2

Gambar 17. Layer baru

5 Letakkan hasil kloning gambar secara bertahap mengikuti arah penunjuk


clone stamp. 1
2

Gambar 18. Kloning gambar

6 Gunakan free transform untuk merubah ukuran gambar.

44 Dasar & Penerapan Photoshop


Penerapan Photoshop Chapter 3

1 2

Gambar 19. Free Transform

D. Healing Brush Tool


Fasilitas healing brush ini memiliki kemiripan dengan fasilitas stamp, dengan
cara kerja menggunakan sampel. Biasanya digunakan untuk menghilangkan
debu, kotoran, atau noda-noda gambar.

Gambar 20. Menghaluskan kulit wajah

PRAKTEK
1 Buka file latihan gambar face.jpg pada CD sertaan buku ini.

Dasar & Penerapan Photoshop 45


Chapter 3 Penerapan Photoshop

Gambar 21. File latihan face.jpg

2 Lalu aktifkan Healing Brush Tool (J).

Gambar 22. Healing Brush Tool

3 Tahan tombol ALT untuk mengambil sampel kulit halus. Lalu hapuskan
di daerah yang bernoda.
1 2 3

46 Dasar & Penerapan Photoshop


Penerapan Photoshop Chapter 3

4 5 6

Gambar 23. Proses menghilangkan noda

4 Setelah membersihkan noda di wajah. Selanjutnya untuk menghaluskan


kulit caranya duplikat layer gambar. Caranya klik kanan layer lalu pilih
duplicate layer.

Gambar 24. Duplikasi layer

5 Pilih OK pada kotak dialog Duplicate Layer.

Gambar 25. Kotak Dialog

Dasar & Penerapan Photoshop 47


Chapter 3 Penerapan Photoshop

Gambar 26. Hasil duplikasi

6 Gunakan Filter > Noise > Median.

Gambar 27. Median

7 Atur Radius antara 3 sampai 11 pixels. Jika sudah klik OK.

Gambar 28. Nilai radius median

8 Klik ikon Create Layer Mask pada palet Layer.

48 Dasar & Penerapan Photoshop


Penerapan Photoshop Chapter 3

1
2

Gambar 29. Layer masking

9 Selanjutnya klik Edit > Fill. Pada bagian Content pilih Black.
1

Gambar 30. Menyisipkan warna

10 Aktifkan Eraser Tool untuk memulai menghapus.


11 Pastikan warna foreground adalah warna hitam.

Gambar 31. Mode warna Foreground

12 Secara perlahan hapuslah dibagian bekas noda.

Dasar & Penerapan Photoshop 49


Chapter 3 Penerapan Photoshop

Gambar 32. Menghaluskan kulit wajah

TIPS & TRIK :

Gunakan jenis Brush bertipe halus (Soft Round) untuk mendapatkan hasil yang
lebih baik.

E. Patch Tool
Penggunaan patch tool jauh lebih sederhana karena tidak memerlukan sam-
pel awal. Cara kerjanya dengan menyeleksi daerah bernoda baru membawa
seleksian ke daerah halus.

Gambar 33. Penggunaan patch tool

50 Dasar & Penerapan Photoshop


Penerapan Photoshop Chapter 3

PRAKTEK
1 Buka file latihan gambar face2.jpg pada CD sertaan buku ini.

Gambar 34. File latihan

2 Aktifkan Patch Tool.

Gambar 35. Patch Tool

3 Buat seleksi area ditempat noda. Pindahkan seleksi yang dibuat ke bidang
kulit yang halus (tanpa noda).
1 2

Gambar 36. Seleksi awal

Dasar & Penerapan Photoshop 51


Chapter 3 Penerapan Photoshop

3 4

Gambar 37. Proses patch tool

3.2 Retouching
A. Photo Retouch
Kali ini kita akan mencoba membersihkan foto tempo dulu. Di sini kita akan
belajar memperbaiki foto agar tampak indah, tanpa harus menghilangkan
bagian-bagian dari keaslian foto.

Gambar 38.Retouching foto tempo dulu

PRAKTEK
1 Buka file latihan gambar old_picture_1.jpg pada CD sertaan buku ini.

52 Dasar & Penerapan Photoshop


Penerapan Photoshop Chapter 3

Gambar 39. File latihan old_picture_1.jpg

2 Aktifkan Crop Tool dan buat seleksi disekitar gambar.

Gambar 40. Crop Tool

3 Jika sudah, klik ikon centang di pojok kanan atas.

Gambar 41. Hasil cropping

Dasar & Penerapan Photoshop 53


Chapter 3 Penerapan Photoshop

4 Tambahkan layer baru (Add New Layer) dari palet layer.


1 2

Gambar 42. Menambahkan layer baru

5 Aktifkan Marquee Tool, kemudian buatlah seleksi berbentuk persegi un-


tuk bagian dalam gambar.

Gambar 43. Seleksi bingkai bagian dalam

6 Kemudian klik Select > Inverse (Shift + Ctrl + I).

Gambar 44. Fasilitas Inverse

54 Dasar & Penerapan Photoshop


Penerapan Photoshop Chapter 3

Gambar 45. Seleksi bingkai

7 Isi area seleksi kosong dengan warna putih.


1 2

Gambar 46. Pengisian warna pada bingkai

8 Atur kontras warna gambar melalui klik Adjustment Layer.

Gambar 47. Adjustment Layer

9 Kemudian pilih Level.

Dasar & Penerapan Photoshop 55


Chapter 3 Penerapan Photoshop

Gambar 48. Adjustment Layer Levels

10 Lakukan koreksi gambar dengan menggunakan eyedropper area yang


paling hitam (black point), area putih (white point), dan area netral (gray
point). Manfaatkan tombol shift untuk memberikan tanda.
1 2

Gambar 49. Pengaturan koreksi warna (levels)

11 Hilangkan noda hitam, caranya aktifkan ke layer Background.

Gambar 50. Layer aktif

56 Dasar & Penerapan Photoshop


Penerapan Photoshop Chapter 3

12 Selanjutnya pindah ke Healing Brush Tool.

Gambar 51. Healing Brush Tool

13 Ambil sampel gambar permukaan yang halus sambil menahan tombol


ALT. Lalu sapukan di daerah noda.

Gambar 52. Proses pembersihan

B. Mempercantik Mata
Make up secara digital mampu menghasilkan warna bola mata yang apik sep-
erti gambar di bawah ini.

Gambar 53. Bola mata

Dasar & Penerapan Photoshop 57


Chapter 3 Penerapan Photoshop
PRAKTEK
1 Buka file latihan gambar eyes.jpg pada CD sertaan buku ini.

Gambar 54. File latihan

2 Aktifkan Polygonal Lasso Tool (L) untuk membuat seleksi di area bola
mata. 1

Gambar 55. Polygonal Lasso Tool


2 3

Gambar 56. Seleksi bola mata

3 Klik kanan di dalam seleksi, pilih Feather. Beri acuan radius sekitar 2
pixels.

58 Dasar & Penerapan Photoshop


Penerapan Photoshop Chapter 3

Gambar 57. Seleksi feather

4 Pada palet layer, klik Adjustment Layer. Lalu pilih Levels. Geser slider
bar berwarna putih dan abu-abu kea rah kiri agar bola mata terlihat lebih
putih. Jangan terapkan terlalu banyak agar putihnya tidak terlalu datar
sehingga tidak terlihat nyata. 2

Gambar 58. Adjustment Layer Levels

5 Selanjutnya buat seleksi di bagian kornea mata menggunakan Elliptical


Marquee Tool.
1

Gambar 59. Elliptical Marquee Tool

Dasar & Penerapan Photoshop 59


Chapter 3 Penerapan Photoshop

Gambar 60. Seleksi kornea mata

6 Klik kanan seleksi dan pilih Feather.

Gambar 61. Seleksi Feather

7 Pada palet layer, klik ikon Adjustment Layer dan pilih Selective Color.
2

1

Gambar 62. Adjustment Layer Selective Color

60 Dasar & Penerapan Photoshop


Penerapan Photoshop Chapter 3

8 Pada menu drop-down Colors, pilihlah Neutrals. Geser-geser tiga slide


bar (Cyan, Magenta, dan Yellow) untuk membentuk warna mata yang
diinginkan. 2
1

Gambar 63. Selective Color

9 Setelah warna mata dipilih, gunakan Burn Tool untuk merapikan sekali-
gus mempertegas bulu mata pada gambar.

Gambar 64. Layer aktif

10 Gunakan jenis kuas halus pada menu Brush. Pilih Shadows pada menu
Range di option bar dan tentukan nilai Exposure sekitar 10% - 20%.
1

Gambar 65. Dodge Tool

Dasar & Penerapan Photoshop 61


Chapter 3 Penerapan Photoshop

11 Sapukan di bagian bulu mata agar terlihat tegas sesuai keinginan.

Gambar 66. Pertegas bulu mata

C. Memerahkan Bibir
Kadang seseorang lupa untuk menggunakan pemulas bibir. Maka menggu-
nakan Photoshop, dalam sekejap pemulas bibir dapat dilakukan secara digital
seperti gambar gambar di bawah ini.

Gambar 67. Pemulas bibir

PRAKTEK
1 Buka file latihan gambar lips.jpg pada CD sertaan buku ini.

62 Dasar & Penerapan Photoshop


Penerapan Photoshop Chapter 3

Gambar 68. File latihan

2 Gunakan Quick Selection Tool (W) untuk membuat seleksi bibir. Pastikan
pada Option Bar terpilih opsi New Selection. Arahkan pointer pada area
bibir, klik mouse, lalu ikuti bentuk bibir hingga seluruhnya terseleksi.
1

Gambar 69. Quick Selection Tool

Gambar 70. Penggunaan Quick Selection Tool

3 Jika mengalami kesulitan untuk membuat seleksi juga dapat mengguna-


kan Polygonal Lasso Tool.

Dasar & Penerapan Photoshop 63


Chapter 3 Penerapan Photoshop

4 Klik kanan hasil seleksi, pilih Feather. Masukkan dengan radius 2 pixels.

Gambar 71. Feather Selection

5 Pada palet layer, klik ikon Adjustment Layer. Pilih Selective Color. Ge-
serlah slider warna Cyan, Magenta, dan Yellow sesuai dengan warna yang
diinginkan. 2

Gambar 72. Adjustment Layer Selective Color

D. Memutihkan Gigi
Andapun juga dapat melakukan pemutihan warna gigi anda sendiri seperti
tampak pada Gambar 73.

64 Dasar & Penerapan Photoshop


Penerapan Photoshop Chapter 3

Gambar 73. Gigi putih

PRAKTEK
1 Buka file latihan teeth.jpg.

Gambar 74. File latihan

2 Lakukan koreksi warna dengan menggunakan Hue & Saturation. Caranya


klik Image > Adjustment > Hue/Saturation.

Gambar 75. Hue/Saturation

Dasar & Penerapan Photoshop 65


Chapter 3 Penerapan Photoshop

3 Pada menu drop down Edit, pilih Yellows. Namun jika tampilan gigi ber-
warna lain seperti kebiruan maka pilihlah warna Blue dari menu.
4 Geser slider Saturation kearah kiri hingga tampilan gigi mendekati warna
putih yang diinginkan. Untuk mengatur terang-gelapnya dapat menggu-
nakan slider Lightness.

Gambar 76. Modus warna Yellow

5 Jika sudah, klik OK.


6 Aktifkan Dodge Tool, jika ada beberapa bagian gigi yang belum menca-
pai warna yang diinginkan. Pada Option Bar, atur Highlight pada menu
Range. Beri nilai Exposure sekitar 10% - 20%.
1

Gambar 77. Dodge Tool

7 Sapukan pada area gigi yang hendak diputihkan.

66 Dasar & Penerapan Photoshop


Penerapan Photoshop Chapter 3

Gambar 78. Sapuan dodge tool

E. Menimbulkan Warna
Waktu melakukan pemotretan, terkadang warna yang didapat tidak sesuai
dengan warna asli karena pengaruh pengaturan kamera. Contoh di bawah ini
dapat anda gunakan apabila ingin menimbulkan warna gambar.

Gambar 79. Pemandangan

PRAKTEK
1 Buka file latihan gambar man15.jpg pada CD sertaan buku ini.

Dasar & Penerapan Photoshop 67


Chapter 3 Penerapan Photoshop

Gambar 80. File latihan

2 Klik kanan di layer background lalu pilih Duplicate Layer.


1

Gambar 81. Duplikat layer

3 Pada layer hasil duplikat, beri Filter > Noise > Median. Masukkan radius
Median sekitar 7 pixels. 2

Gambar 82. Filter Median

68 Dasar & Penerapan Photoshop


Penerapan Photoshop Chapter 3

Gambar 83. Hasil filter median

4 Berikutnya klik Image > Adjustment > Hue/Saturation (Ctrl + U). Ubah
nilai Saturationnya menjadi +85.
1

Gambar 84. Hue/Saturation

Dasar & Penerapan Photoshop 69


Chapter 3 Penerapan Photoshop

Gambar 85. Pengaturan Saturation

5 Pada layer background duplikat, ubah Blending Mode menjadi Color.


Jika diperlukan bias merubah nilai transparansi gambar (Opacity) untuk
mendapatkan warna yang tepat.

1
2

Gambar 86. Blending mode

70 Dasar & Penerapan Photoshop


CHAPTER

1
Photo
Manipulation
Dalam Chapter Ini :

 Masking
 Filter Liquify
Chapter 4 Photo Manipulation

4.1 Photo Manipulation


A. Masking
Prinsip kerja layer mask adalah melakukan editing gambar hanya pada layer
mask-nya saja. Sehingga sebuah gambar yang diedit tidak akan mengalami
perubahan atau kerusakan.

Gambar 1. Objek Banyak

Praktek
1 Buka file latihan gambar alone.jpg, alone1.jpg, dan alone2.jpg pada CD
sertaan buku ini.

Gambar 2. File latihan

2 Aktifkan move tool untuk memindahkan gambar alone2.jpg ke kanvas


alone.jpg. Caranya klik gambar lalu geser ke samping kanvas.

72 Dasar & Penerapan Photoshop


Photo Manipulation Chapter 4

2
1

Gambar 3. Memindahkan objek gambar

3 Turunkan nilai transparansi gambar (opacity) agar dapat menyesuaikan


penempatan objek.

Gambar 4. Nilai transparansi gambar

4 Gunakan free transform (CTRL + T) untuk mengubah ukuran gambar.

Gambar 5. Mode free transform

5 Klik kanan di dalam gambar. Lalu pilih flip horizontal untuk memutar
posisi arah gambar. Selanjutnya tekan ikon centang di bagian kanan atas.

Dasar & Penerapan Photoshop 73


Chapter 4 Photo Manipulation

1 2

Gambar 6. Flip horizontal

6 Jika sudah, tingkatkan nilai transparansi gambar (opacity) menjadi 100%


lagi.

Gambar 7. Tingkatkan nilai transparansi gambar

7 Selanjutnya klik ikon Add Layer Mask pada palet layer. Maka layer
masking berhasil dibuat.
1 2

Gambar 8. Add layer mask

8 Aktifkan Eraser Tool untuk mulai hapus gambar latar. Gunakan jenis
penghapus soft round untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

74 Dasar & Penerapan Photoshop


Photo Manipulation Chapter 4

Gambar 9. Eraser Tool

9 Hapus hingga objek terlihat menyatu dengan gambar latar (alone.jpg).


1 2

Gambar 10. Masking

Dasar & Penerapan Photoshop 75


Chapter 4 Photo Manipulation

Gambar 11. Layer masking

10 Langkah selanjutnya, sama seperti memindahkan gambar alone2.jpg. Pin-


dahkan juga gambar alone1.jpg ke dalam kanvas alone.jpg.

1 2

Gambar 12. Objek baru

Gambar 13. Layer baru

11 Turunkan nilai transparansi gambar (opacity) agar dapat menyesuaikan


dengan objek gambar di bagian bawah.

76 Dasar & Penerapan Photoshop


Photo Manipulation Chapter 4

Gambar 14. Nilai transparansi gambar

12 Manfaatkan free transform untuk mengubah ukuran gambar.

Gambar 15. Free transform

13 Kemudian, tingkatkan lagi nilai transparansi gambar menjadi 100%.

Gambar 16. Tingkat transparansi gambar

14 Klik ikon Add Layer Mask pada palet layer.

Dasar & Penerapan Photoshop 77


Chapter 4 Photo Manipulation

1 2

Gambar 17. Add layer mask

15 Hapus gambar dan sisakan objek gambar yang diinginkan.


1 2

Gambar 18. Manipulasi objek

16 Selanjutnya kita dapat menambahkan efek agar terlihat lebih dramatis.


Caranya buat layer baru di atas layer-layer sebelumnya.

Gambar 19. Layer baru

17 Aktifkan Gradient Tool (G). Gunakan warna gradasi Foreground to


Background serta Radial Gradient untuk arah gradasi.

78 Dasar & Penerapan Photoshop


Photo Manipulation Chapter 4

Gambar 20. Gradient Tool

18 Tarik gradasi dari atas ke bawah atau sebaliknya.


1 2

Gambar 21. Gradient

19 Ubah blending mode dari Normal menjadi Overlay dengan tingkat trans-
paransi gambar (opacity) 80%.
1 2

Gambar 22. Blending mode


3

Gambar 23. Hasil blending Overlay

Dasar & Penerapan Photoshop 79


Chapter 4 Photo Manipulation

20 Kemudian tambah satu layer baru di atas layer sebelumnya.

Gambar 24. Layer baru

21 Kali ini ganti warna gradasi menjadi warna Blue, Red, Yellow serta Linear
Gradient sebagai arah gradasi.
1

2
Gambar 25. Linear Gradient

22 Tarik gradasi di mulai dari atas ke bawah atau sebaliknya.


1 2

Gambar 26. Hasil gradient

80 Dasar & Penerapan Photoshop


Photo Manipulation Chapter 4

23 Ubah blending mode layer menjadi Soft Light.


1 2

Gambar 27. Blending option Soft Light

B. Filter Liquify
Kita dapat memodifikasi gambar dengan fasilitas filter liquify. Efek yang di-
hasilkan sebenarnya efek distorsi (pemecahan) gambar yang dilakukan den-
gan cara mengubah susunan pixel-pixelnya sehingga membentuk susunan
pixel baru.

Praktek
1 Buka file latihan gambar woman6.jpg pada CD sertaan buku ini.

Gambar 28. File latihan

2 Klik Filter > Liquify (Shift + Ctrl + X).

Gambar 29. Filter liquify

Dasar & Penerapan Photoshop 81


Chapter 4 Photo Manipulation

Gambar 30. Layout liquify

3 Klik ikon Forward Warp Tool untuk membengkokkan atau melengkung-


kan gambar.

Gambar 31. Forward Warp Tool

4 Posisikan kursor di pinggir bibir lalu diklik. Kemudian geser ke atas.

1 2

Gambar 32. Hasil forward warp tool

5 Klik ikon Bloat Tool untuk memberi efek menggembung atau membeng-
kak pada gambar.

82 Dasar & Penerapan Photoshop


Photo Manipulation Chapter 4

Gambar 33. Bloat Tool

6 Klik di bagian kedua mata dan gigi.


1 2

3 4

Gambar 34. Hasil Bloat Tool

TIPS & TRIK:

Gunakan kotak isian Brush Size untuk mengatur ukuran kuas yang akan digu-
nakan.

Gunakan kotak isian Brush Pressure untuk mengatur besarnya tekanan kuas
pada saat akan memodifikasi gambar.

Dasar & Penerapan Photoshop 83


CHAPTER

1
Mencetak
Gambar
Dalam Chapter Ini :

 Memilih Ukuran Kertas dan Mengatur


Orientasi Percetakan
 Mencetak Gambar ke Kertas
Chapter 5 Mencetak Gambar

5.1 Mencetak Gambar


Setelah gambar diedit dan dimanipulasi maka selanjutnya gambar dapat dilan-
jutkan ke proses mencetak (digital printer) ataupun ke media output lainnya
seperti ke internet/web.

Dalam hal ini pemilihan printer yang tepat juga menentukan kualitas foto yang
dihasilkan. Semakin banyak jumlah warna tinta yang digunakan oleh printer
digital tersebut akan menghasilkan kualitas warna yang sangat berwarna.

A. Memilih Ukuran Kertas dan Mengatur Orientasi


Pencetakan
Praktek
1 Dari program Photoshop, klik menu File > Page Setup. Maka akan
ditampilkan kotak dialog Page Setup.

Gambar 1. Page Setup

86 Dasar & Penerapan Photoshop


Mencetak Gambar Chapter 5

Gambar 2. Pengaturan Kertas

2 Pada pilihan Size digunakan untuk memilih ukuran kertas yang


diinginkan.
3 Pada pilihan Source digunakan untuk cara pengambilan kertas pada
printer.
4 Pada kotak Orientation digunakan untuk pemilihan orientasi pencetakan.
Ada dua pilihan secara tertidur (Landscape) atau secara tegak (Portrait).
5 Jika belum mengatur sambungan printer yang akan digunakan dapat me-
nekan tombol Printer.

Gambar 3. Pengaturan Printer

6 Klik di bagian Properties untuk mengatur printer lebih lanjut.

Dasar & Penerapan Photoshop 87


Chapter 5 Mencetak Gambar

Gambar 4. Pengaturan Printer lanjut

B. Mencetak Gambar ke Kertas


PRAKTEK
1 Klik menu File > Print. Maka akan ditampilkan kotak dialog Print.

Gambar 5. Cetak

88 Dasar & Penerapan Photoshop


Mencetak Gambar Chapter 5

2 Pada kotak Position, lakukan pengaturan posisi pencetakan gambar pada


kertas.
• Jika ingin pencetakan gambar dilakukan tepat di tengah posisi kertas,
klik kotak cek Center Image.
• Jika ingin mengatur posisi pencetakan gambar dapat mengisi jarak dari
batas atas kertas (Top) dan jarak dari batas kiri kertas (Left).

3 Pada kotak Scaled Print Size, lakukan pengaturan skala ukuran penceta-
kan gambar pada kertas.
• Klik kotak cek Bounding Box, jika ingin melakukan pengaturan skala
ukuran pencetakan gambar pada kertas dilakukan dengan cara menggeser
(drag) titik pegangan dan bingkai gambar yang ada pada image preview.
• Klik kotak cek Scale to Fit Media, jika ingin skala ukuran pencetakan
gambar pada kertas disesuaikan dengan ukuran media kertas yang dipi-
lih.
• Selain itu dapat juga melakukan pengaturan skala ukuran pencetakan
gambar pada kertas dengan mengisi persentase skala yang diinginkan
(Scale), mengisi ukuran tinggi gambar (Height), dan ukuran lebar gambar
(Width).

Dasar & Penerapan Photoshop 89