Anda di halaman 1dari 8

UJI CHI SQUARE

Soal:
Sebuah penelitian dilakukan di suatu Rumah sakit untuk menguji perbedaan jenis kelamin
dengan tingkat kepuasan kerja terhadap 50 orang pegawai rumah sakit. Berdasarkan
pengumpulan data diperoleh hasil sebagai berikut. (α=0,05)
Jenis Kelamin Kepuasan Jumlah
Puas Tidak Puas
Pria 20 15 35
Wanita 10 5 15
TOTAL 30 20 50
Jawaban.
Langkah pengujian .
a. H0 dan Ha dalam bentuk statistik
H0 : M 1 = M2
Ha : M 1 ≠ M 2

b. Hipotesis penelitian
H0 : Tidak terdapat perbedaan antara jenis kelamin dengan kepuasan kerja 50 orang
pegawai RS
Ha : Terdapat perbedaan antara jenis kelamin dengan kepuasan kerja 50 orang pegawai
RS
c. Kriteria Pengujian Hipotesis SPSS
Ho diterima jika p value > 0,05
Ho ditolak jika p value < 0,05

d. Kriteria Pengujian Hipotesis


X 2 hitung > X 2 tabel maka H0 di tolak, Ha diterima dan signifikan
X 2 hitung < X 2 tabel maka H0 diterima, Ha ditolak dan tidak signifikan

e. Pengujian
X2 tabel = X2ᾳ db = X20.05 (1) = 3,84
𝑛 50
𝑛 (│𝑎𝑑 − bc│ − 2) ² 50 (│20𝑥5 − 15x10│ − 2 ) ²
𝑋2 = =
(𝑎 + 𝑏)(𝑐 + 𝑑)(𝑎 + 𝑐)(𝑏 + 𝑑) (20 + 15)(10 + 15)(20 + 10)(15 + 5)

31250
𝑋2 = = 0,059
525000

Nur Asda Mustaring


Biostatistik Lanjut
Karena X 2 X 2 ( 0,059 > 3,84) maka H0 diterima. Jadi tidak ada hubungan
hitung < tabel

signifikan antara jenis kelamin dan kepuasan kerja


f. Uji SPSS

Crosstabs
Case Processing Summary

Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Percent

Jenis_kelamin * Kepuasan 50 100.0% 0 .0% 50 100.0%

Jenis_kelamin * Kepuasan Crosstabulation

Kepuasan

Puas Tidak Puas Total

Jenis_kelamin Laki-laki Count 20 15 35

Expected Count 21.7 13.3 35.0

Perempuan Count 11 4 15

Expected Count 9.3 5.7 15.0

Total Count 31 19 50

Expected Count 31.0 19.0 50.0

Chi-Square Tests

Asymp. Sig. (2- Exact Sig. (2- Exact Sig. (1-


Value df sided) sided) sided)

Pearson Chi-Square 1.168a 1 .280

Continuity Correctionb .582 1 .445

Likelihood Ratio 1.205 1 .272

Fisher's Exact Test .351 .225

Linear-by-Linear Association 1.145 1 .285

N of Valid Casesb 50

a. 0 cells (.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 5.70.

b. Computed only for a 2x2 table

Nur Asda Mustaring


Biostatistik Lanjut
Symmetric Measures

Value Approx. Sig.

Nominal by Nominal Phi -.153 .280

Cramer's V .153 .280

N of Valid Cases 50

g. Interpretasi

Karena nilai p dari Pearson Chi-Square (0,280) > 0,05 maka Ho diterima. Maka dapat
ditarik kesimpulan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara jenis kelamin dan
kepuasan kerja.

Nur Asda Mustaring


Biostatistik Lanjut
UJI REGRESI LINEAR

Soal:
Mahasiswa Pascasarjana UNHAS jurusan AKK ingin mengetahui pengaruh usia terhadap
Motivasi Pegawai Administrasi Rumah Sakit Wahidin dengan skor (1-100). Dengan ini
variabel dependennya (Y) adalah motivasi pegawai sedangkan variabel independennya (X)
adalah usia dengan hasil sebagai berikut: (α=0,05)
Bagaimana pengaruh usia terhadap motivasi kerja?
Seberapa besar kontribusi usia terhadap motivasi kerja?
Apakah pengaruh usia signifikan terhadap tingkat motivasi pegawai?
Tabel Tabulasi Penelitian

No Usia Pegawai Tingkat Motivasi


(X) (Y)
1 45 71
2 46 72
3 35 74
4 37 76
5 23 78
6 45 80
7 48 30
8 22 84
9 40 85
10 34 86
11 50 89
12 39 91
13 37 93
14 55 65
15 34 96
16 28 97
17 42 80
18 52 78
19 30 76
20 50 55
Jawaban :

Langkah Pengujian

a. Menentukan Hipotesis
Ho : Ada pengaruh secara signifikan antara usia terhadap tingkat motivasi pegawaiHa
: Tidak ada pengaruh secara signifikan antara usia terhadap tingkat motivasi pegawai

Nur Asda Mustaring


Biostatistik Lanjut
b. Kriteria Pengujian Hipotesis SPSS:
Ho diterima jika p value > 0,05
Ho ditolak jika p value ≤ 0,05

c. Kriteria Pengujian Hipotesis :


t hitung > t tabel maka H0 di tolak, Ha diterima dan signifikan
t hitung < t tabel maka H0 diterima, Ha ditolak dan tidak signifikan

d. Pada α : 0,05 , df = n - k - 1 = 20 - 1- 1 = 18 , pengujian dilakukan dengan menggunakan uji 2


arah, maka t tabel = t (0,05 (18) = 2,101

e. Tabel Penolong

No X (Usia) Y (Motivasi) X2 Y2 XY
1 45 71 2025 5041 3195
2 46 72 2116 5184 3312
3 35 74 1225 5476 2590
4 37 76 1369 5776 2812
5 23 78 529 6084 1794
6 45 80 2025 6400 3600
7 48 30 2304 900 1440
8 22 84 484 7056 1848
9 40 85 1600 7225 3400
10 34 86 1156 7396 2924
11 50 89 2500 7921 4450
12 39 91 1521 8281 3549
13 37 93 1369 8649 3441
14 55 65 3025 4225 3575
15 34 96 1156 9216 3264
16 28 97 784 9409 2716
17 42 80 1764 6400 3360
18 52 78 2704 6084 4056
19 30 76 900 5776 2280
20 50 55 2500 3025 2750
Statistik ƩX ƩY ƩX2 ƩY2 ƩXY
Jumlah 792 1556 33056 125524 60356

Nur Asda Mustaring


Biostatistik Lanjut
 Besarnya pengaruh usia terhadap tingkat motivasi dalam r Hitung
𝑛( ∑ 𝑋𝑌)–(∑ 𝑋)(∑ 𝑌)
rxy =
√{𝑛.∑ 𝑋 2 − (∑ 𝑋) 2 }.{𝑛 ∑ 𝑌 2 −(∑ 𝑌 2}

20(60356)−(792)(1556)
rxy =
√{20(33056)−(792)2} {20(125524)−(1556)2}

1207120−60356
rxy =
√{661120−(33056)} {(2510480)−(125524)}

rxy = 0,46

Maka Hubungan usia dengan tingkat motivasi kerja pegawai menunjukkan hubungan
yang lemah (r=0,46). Artinya semakin bertambah usia maka semakin rendah motivasi
kerja pegawai

 Kontribusi usia terhadap motivasi kerja dengan R square

R2 = r2 x 100%= (0,46)2 . 100% = 21,16%

Menunjukkan bahwa usia memberikan pengaruh kontribusi terhadap tingkat motivasi


kerja pegawai sebesar 21,16 % sedangkan sisanya sebesar 78,84 harus dijelaskan oleh
factor penyebab lainnya

 T hitung

r √n−2 0,46 √20−2 0,46(4,24)


𝑡 ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 = √1−r2
= = = 1,95/0,882= 2,21
√1−0,462 √1−0,462

Dengan, α = 0,05 dan n=20, uji 2 arah, dk= n-2=18 diperoleh t hitung lebih besar dari t tabel
atau 2,21 > 2,101, maka Ho ditolak, artinya ada hubungan yang signifikan antara usia
dengan tingkat motivasi kerja pegawai

f. Uji SPSS

Descriptive Statistics

Mean Std. Deviation N

Tingkat_Motivasi 77.80 15.333 20

Usia 39.60 9.439 20

Nur Asda Mustaring


Biostatistik Lanjut
Correlations

Tingkat_Motivasi Usia

Pearson Correlation Tingkat_Motivasi 1.000 -.459

Usia -.459 1.000

Sig. (1-tailed) Tingkat_Motivasi . .021

Usia .021 .

N Tingkat_Motivasi 20 20

Usia 20 20

Variables Entered/Removedb

Variables
Model Variables Entered Removed Method

1 Usiaa . Enter

a. All requested variables entered.

b. Dependent Variable: Tingkat_Motivasi

Model Summaryb

Adjusted R Std. Error of the


Model R R Square Square Estimate Durbin-Watson

1 .459a .210 .167 13.998 1.512

a. Predictors: (Constant), Usia

b. Dependent Variable: Tingkat_Motivasi

ANOVAb

Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig.

1 Regression 940.238 1 940.238 4.799 .042a

Residual 3526.962 18 195.942

Total 4467.200 19

a. Predictors: (Constant), Usia

b. Dependent Variable: Tingkat_Motivasi

Nur Asda Mustaring


Biostatistik Lanjut
Coefficientsa

Standardized
Unstandardized Coefficients Coefficients

Model B Std. Error Beta t Sig.

1 (Constant) 107.313 13.832 7.759 .000

Usia -.745 .340 -.459 -2.191 .042

a. Dependent Variable: Tingkat_Motivasi

Residuals Statisticsa

Minimum Maximum Mean Std. Deviation N

Predicted Value 66.32 90.92 77.80 7.035 20

Residual -41.540 18.951 .000 13.625 20

Std. Predicted Value -1.632 1.865 .000 1.000 20

Std. Residual -2.968 1.354 .000 .973 20

a. Dependent Variable: Tingkat_Motivasi

g. Interpretasi
 R Square
Angka R square atau koefisien determinasi sebesar 0,210 atau sama dengan 21 %. Angka
tersebut berarti pengaruh usia dapat dijelaskan melalui motivasi pegawai sebesar 21 %.
Karena angka ini kecil karena menjauhi angka 1 maka hubungan antara kedua variabel
semakin lemah
 Uji Anova
Uji anova menghasilkan F sebesar 4, 79 dengan tingkat signifikansi 0,42. Karena p value
0,042<0,05 maka Ho ditolak. Model regresi ini layak digunakan untuk memprediksi
tingkat motivasi pegawai
 Persamaan garis regresi
Y = a + bx
a = konstanta dari unstandarized coefficient = 107,313
b = angka koefisien regresi sebesar – 0,745 menunjukkan bahwa setiap penambahan
usia pegawai maka tingkat motivasi akan menurun sebesar (-0,745)
Persamaan Y= 107,312 - 0,745X

Nur Asda Mustaring


Biostatistik Lanjut

Anda mungkin juga menyukai