Anda di halaman 1dari 21

RENCANA KERJA PEMERINTAH DESA

(RKP DESA) KUJANGSARI


TAHUN 2017

KECAMATAN CILELES
KABUPATEN LEBAK
PROVINSI BANTEN
DAFTAR ISI RKPDESA

SK Kepala Desa

BAB I : PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

1.2. Dasar Hukum

1.3. Tujuan

1.4. Visi-Misi Desa

BAB II : Gambaran Umum Kebijakan Keuangan Desa

2.1. Kebijakan Pendapatan Desa

2.2. Kebijakan Belanja Desa

BAB III : Evaluasi Program/ Kegiatan Pembangunan

3.1. Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan pada RKP Desa tahun


sebelumnya

3.2. Identifikasi Masalah berdasarkan RPJMDes

BAB IV : Rumusan Prioritas Program Pembangunan Desa

4.1. Prioritas Program dan Kegiatan Skala Desa

4.2. Prioritas Program dan Kegiatan Skala Kabupaten, Propinsi


dan Pusat

BAB V : Penutup

Lampiran

1. Format 29 Berita acara penyusunan RKPDes


2. Format 30 Pagu indikatip Desa
3. Format 31 Kegiatan Pembangunan yang masuk ke desa
4. Format 32 Rancangan RKPdes
5. Format 33 Daftar Usulan RKPDes
6. Format 34 Berita Acara Rancangan RKPdes
7. Format 35 Berita Acara RKPdes Hasil Musrenbangdes
KEPALA DESA KUJANGSARI KECAMATAN
CILELES
KABUPATEN LEBAK

PERATURAN DESA KUJANGSARI


NOMOR TAHUN 2016

TENTANG
RENCANA KERJA PEMERINTAH DESA (RKP-Desa)
TAHUN 2017
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
KEPALA DESA KUJANGSARI,
Menimbang : a. bahwa pemerintah desa wajib menyusun dokumen perencanaan
pemerintah desa berupa Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa)
yang merupakan penjabaran Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Desa (RPJMDesa);

b. bahwa Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) dilakukan


oleh tim penyusun RKPDes, dibahas dan disepakati secara resmi
oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) melalui Musyawarah
Desa Penyusunan RKPDesa;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagamana huruf a dan b,
perlu membuat peraturan desa tentang Rencana Kerja Pemerintah
Desa (RKPDesa) oleh Kepala Desa;

Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, ( Lembaran


Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7 )
2. peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 tahun 2014
tentang Peraturan pelaksanaan Undang-undang Nomor 6 Tahun
2014 tentang Desa;
3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 tahun 2014
tentang Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan
dan Belanja Negara;
4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 111 Tahun 2014 tentang
Pedoman Teknis Peraturan di Desa;
5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 tentang
Pengelolaan Keuangan Desa;
6. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2014 tentang
Pedoman Pembangunan Desa;
7. Peraturan Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi Nomor 1 Tahun
2015 tentang Pedoman Kewenangan Berdasarkan Hak Asal Usul
dan Kewenangan Lokal Bersekala Desa;
8. Peraturan Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi Nomor 2 Tahun
2015 tentang Tata Tertib dan Mekanisme Pengambilan Keputusan
Musyawarah Desa;
9. Peraturan Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi Nomor 5 Tahun
2015 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun
2015;
10. Peraturan Daerah Kabupaten Lebak No 19 Tahun 2013 tentang
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah;
11. Peraturan Daerah Kabupaten Lebak Nomor 20 Tahun 2013
tentang Pedoman penyusunan RPJM-Desa;

Dengan Kesepakatan Bersama


BADAN PERMUSYAWARATAN DESA KUJANGSARI
dan
KEPALA DESA KUJANGSARI
MEMUTUSKAN :
Menetapkan : PERATURAN DESA TENTANG RENCANA KERJA PEMERINTAH
DESA (RKPDesa) TAHUN 2017

BAB I
KETENTUAN UMUM

Pasal 1
Dalam Peraturan Desa ini yang dimaksud dengan :

1. Daerah adalah Kabupaten Lebak


2. Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Kabupaten Lebak.
3. Bupati adalah Bupati Lebak
4. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah adalah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Kabupaten Lebak
5. Camat adalah Perangkat Daerah yang mempunyai wilayah kerja di tingkat
Kecamatan dalam Kabupaten Lebak
6. Desa adalah Desa adalah desa dan desa adat atau yang disebut dengan nama
lain, selanjutnya disebut Desa, adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki
batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan
pemerintahan, kepentingan masyarakt setempat, berdasarkan prakarsa
masyarakat, hak asal-usul, dan / hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam
sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
7. Pemerintahan Desa adalah penyelenggara urusan Pemerintahan dan kepentingan
masyarakat setempat dalam sistem Pemerintahan Negera Kesatuan Republik
Indonesia.
8. Badan Permusyawaratan Desa atau yang disebut dengan nama lain adalah
lembaga yang melaksanakan fungsi pemerintahan yang anggotanya merupakan
wakil dari penduduk desa berdasarkan keterwakilan wilayah dan ditetapkan secara
demokratis;
9. Pemerintahan Desa adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan dan
kepentingan masyarakat setempat dalam system pemerintahan Negara Kesatuan
Republik Indonesia.
10. Pemerintah Desa adalah Kepala Desa atau yang disebut nama lain dibantu
perangkat desa sebagai unsur penyelenggaraan pemerintahan desa;
11. Peraturan Desa adalah Peraturan perundang-undangan yang ditetapkan oleh
Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan
Desa;
12. Rencana Pembangunan Menengah Desa selanjutnya disingkat RPJM Desa, adalah
rencana kegiatan pembangunan desa untuk jangka waktu 6 (enam) tahun;
13. Rencana Kerja Pemerintah Desa, selanjutnya disebut RKPDesa, adalah
penjabaran dari RPJMDesa untuk jangka waktu 1 (satu) tahun.
14. Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa, selanjutnya disebut APBDesa adalah
Rencana Keuangan Tahunan pemerintahan Desa.
BAB II
TATA CARA PENYUSUNAN DAN PENETAPAN RKPDesa

Pasal 2

1. Rencana RKP -Desa dapat disusun oleh Pemerintahan Desa dengan


membentuk Tim Penyusun RKP Desa berdasarkan Keputusan Kepala Desa;
2. Dalam menyusun rancangan. RKP -Desa, Tim Penyususn RKP Desa harus
memperhatikan dengan sungguh-sungguh aspirasi yang berkembang di
masyarakat yang diwadahi oleh Lembaga Kemasyarakatan Desa;
3. Rancangan RKP -Desa yang berasal dari Tim Penyusunan RKP Desa
disampaikan pada Kepala Desa untuk selanjutnya disampaikan pada BPD untuk
dibahas dan disepakati dalam musyawarah desa penyusunan RKP Desa
4. Setelah membahas dan menyepakati rancangan RKP -Desa, dalam
Musyawarah Desa penyusunan RKP Desa, maka Kepala Desa mengeluarkan
Peraturan Desa tentang RKPDesa tahun 2015 dalam bentuk Dokumen
RKPDesa;
5. BPD menyelenggarakan musyawarah Desa Penyusunan RKP Desa yang
dihadiri oleh BPD dan Pemerintah Desa serta Unsur Masyarakat;
6. Setelah dibahas dan disepakati maka Kepala Desa maka menetapkan RKP -
Desa dalam peraturan desa serta memerintahkan Sekretaris Desa untuk
mengundangkan dalam Lembaran Desa

BAB III
MEKANISME PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENETAPAN

RKPDesa 2017

Pasal 3

1. BPD, Pemerintah Desa dan unsur masyarakat wajib mengembangkan nilai-nilai


demokrasi dalam membahas dan menyepakati Musyawarah Desa Penyusunan RKP
Desa dalam mengambil keputusan;
2. Mekanisme pengambilan keputusan dalam Musyawarah Desa Penyusunan RKP
Desa berdasarkan musyawarah dan mufakat.

BAB IV
VISI DAN MISI

Pasal 4
Visi : Kebersamaan dalam membangun demi Desa Sidomakmur yang lebih maju.

Pasal 5
Misi : Bersama masyarakat dan Kelembagaan Desa menyelenggarakan pemerintahan dan
melaksanakan pembangunan yang partisipatif;
1. Bersama masyarakat memperkuat kelembagaan Desa yang ada sehingga dapat optimal
dalam melayani masyarakat;
2. Bersama masyarakat dan Kelembagaan Desa menyelenggarakan pemerintahan desa
dan melaksanakan pembangunan desa yang partisipatif;
3. Bersama masyarakat dan kelembagaan masyarakat dalam mewujudkan Desa
Sidomakmur yang aman, tentram dan damai;
4. Bersama masyarakat dan kelembagaan memberdayakan masyarakat untuk
meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BAB V
STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN
Pasal 6
Strategi Pembangunan Desa :

1. Meningkatkan kwalitas dan kwantitas pemerintahan desa dan BPD.


2. Meningkatkan pembangunan desa dengan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat
desa
3. Melaksanakan program pemberdayaan masyarakat Desa.
4. Meningkatkan partisipasi masyarakat didalam pembangunan desa agar desa
menjadi berkembang dan mandiri;
5. Terciptanya lingkungan yang berkualitas, sehat dan lestari
6. Terwujudnya pelayanan masyarakat yang prima didasarkan pada pemerintahan
yang baik, bersih dan berwibawa.

Pasal 7

Arah Kebijakan Keuangan Desa :


1. Meningkatkan daya dukung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat
2. Tersedianya sarana dan prasarana kebutuhan dasar masyarakat
3. Terlaksananya program-program yang melibatkan partisipasi masyarakat
4. Terwujudnya perubahan desa menuju sejahtera dan mandiri dengan meningkatkan
pemberdayaan masyarakat desa;
5. Terwujudnya kualitas pemerintahan desa dan BPD dalam melaksanakan
penyelenggaraan pembangunan di desa.

Pasal 8
Arah Kebijakan Pembangunan Desa :
1. Belanja Kepala desa dan perangkat desa;
2. Intensif RT dan RW;
3. Operasional Lembaga kemasyarakatan Desa;
4. Tunjangan operasional BPD;
5. Program operasional Pemerintahan Desa;
6. Program Pelayanan Dasar;
7. Program pelayanan dasar infrastruktur;
8. Program kebutuhan primer pangan;
9. Program pelayanan dasar pendidikan;
10. Program pelayanan kesehatan;
11. Program kebutuhan primer Sandang;
12. Program Penyelenggaraan Pemerintahan Desa;
13. Program Ekonomi produktif;
14. Program peningkatan kapasitas sumberdaya aparatur desa;
15. Program penunjang peringatan hari-hari besar;
16. Program dana bergulir.

BAB VI
KETENTUAN PENUTUP

Pasal 9

. Hal-hal lain yang belum cukup diatur dalam peraturan RKPDesa ini akan diatur dalam
Peraturan Kepala Desa dan Keputusan Kepala Desa.

Pasal 10

Peraturan Desa tentang RKPDesa ini mulai berlaku pada saat diundangkan.

Agar setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan pengundangan peraturan


Desa ini dengan menempatkan dalam lembaran Desa

Ditetapkan di : KUJANGSARI
Pada tanggal : Desember 2015

KEPALA DESA KUJANGSARI

ADNAN KASOGI

Diundangkan di Desa Kujangsari


Pada tanggal : Desember 2016
Sekretaris Desa

HUBAIDILAH
NIP:
Lembaran Desa Kujangsari Nomor Tahun 2015
PEMERINTAH KABUPATEN KABUPATEN LEBAK
KECAMATAN CILELES

DESA KUJANGSARI

KEPUTUSAN KEPALA DESA KUJANGSARI


NOMOR.........
TENTANG
TIM PENYUSUN RENCANA KERJA PEMERINTAHAN DESA(RKP-DESA)
KUJANGSARI
KEPALA DESA KUJANGSARI

Menimbang :

a. bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 5 ayat (1) Peraturan


Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 114 tahun 2014 tentang
Pedoman Pembangunan Desa, dipandang perlu membentuk Tim
Penyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM-
DESA) dan RKPdesa

b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a,


perlu menetapkan Keputusan Kepala Desa tentang Tim Penyusun
Rencana Kerja Pemerintahahn Desa Pemerintahan Desa (RKPdes).

Mengingat :

1. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2000 tentang Pembentukan Propinsi


Banten (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 182,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia 4010);

2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah


(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 244, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587);

3. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara


Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5495);

4. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan


Keuangan Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Lebak Tahun 2005
Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
4578);

5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang


Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah beberapa
kali diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21
Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Dalam
Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan
Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 310);
6. Peraturan Daerah Kabupaten Lebak Nomor 5 Tahun 2014 tentang
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten
Lebak Tahun 2014-2019 (Lembaran Daerah Kabupaten Lebak Tahun
2014 Nomor 5, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Lebak Nomor
20145).

MEMUTUSKAN :
Menetapkan :

KESATU : Membentuk Tim Penyusun RencanaKerja Pemerintahan Desa (RKPdes)


Kujangsari Kecamatan Cileles Kabupaten Lebak, dengan susunan
keanggotaan sebagaimana tercantum dalam Lampiran Keputusan ini.

KEDUA : Tugas Tim Penyusun sebagaimana dimaksud Diktum KESATU sebagai


berikut:
a .Pencermatan Pagu indikatip Desa dan penyelarasan
program/kegiatan masuk ke desa.
b. Pencermatan Ulang dokumen RPJM desa
c. Penyusunan Rancangan RKP desa
d. Penyusunan rancangan daftar usulan RKP desa

KETIGA : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan dengan ketentuan
bahwa :
a. biaya akibat ditetapkannya Keputusan ini, dibebankan pada Anggaran
Pendapatan dan
Belanja Desa (APBDes)Kujangsari Kecamatan Cileles Kabupaten
Lebak Tahun anggaran 2016;
b. apabila terdapat kekeliruan dalam penetapan Keputusan ini akan
dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : KUJANGSARIr B
pada tanggal : ...... Desember 20151
Pebruari2010

KEPALA DESA KUJANGSARI

ADNAN KASOGI
LAMPIRAN KEPUTUSAN KEPALA DESA KUJANGSARI
NOMOR : 08 TAHUN 2010
TANGGAL : 1 PEBRUARI 2010
TENTANG : TIM PENYUSUN RENCANA KERJA PEMERINTAHAN (RKPDes) DESA
KUJANGSARI
KECAMATAN CILELES
KABUPATEN LEBAK TAHUN 2017

SUSUNAN KEANGGOTAAN TIM PENYUSUN RENCANA KERJA PEMERINTAHAN


DESA (RKP-DESA)
KECAMATAN CILELES KABUPATEN LEBAK TAHUN 2016

UNSUR KEDUDUKAN
NO NAMA JABATAN
DALAM TIM
1 2 3 4
1. ADNAN KASOGI Kepala Desa Penanggungjawab

2. HUBAIDILAH Sekretaris Desa Ketua

3. HENDRIYANA LPM DESA Sekretaris

4. ENJANG ROHIMI KASI EKBANG DAN Anggota


KESRA

5. PADIL SUPARDI KASI Anggota


PEMERINTAHAN
6. DIAH IRAWATI DAN
KAURTRANTIB
KEUANGAN Anggota
DAN UMUM
7. YOYOH KETUA TP.PKK Anggota
DESA
8. HJ.MARYAMAH KETUA POSYANDU Anggota
DESA
9. ANTON SAEPUDIN KETUA Anggota
KARANGTARUNA
10.

KEPALA DESA KUJANGSARI

ADNAN KASOGI
KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Puji syukur kehadirat Allah Swt setelah melalui proses penggalian gagasan
sampai musyawarah dalam rangka Menggagas Masa Depan Desa, penyusun yang
terdiri dari sebagian anggota BPD dan Perangkat Desa Kujangsari berhasil menyusun
Dokumen RKPDes.

RKPDes adalah bagian dari program perencanaan seluruh warga masyarakat


Desa Kujangsari yang menginginkan perubahan yang lebih baik di segala bidang. Masa
Depan akan terlihat jika dimulai dengan perencanaan yang matang dan disertai kerja
keras dan usaha untuk mewujudkannya.

Dokumen ini mungkin masih kurang sempurna karena keterbatasan informasi


dari dokumen terdahulu yang kurang lengkap, meskipun demikian dokumen ini sudah
cukup mewakili aspirasi dari seluruh lapisan masyarakat

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang membantu
sehingga penyusun dapat menyelesaikan penyusunan Dokumen RKPDes ini.

Harapan kami semoga Dokumen ini bisa menjadi tolok ukur Pembangunan di
Desa Kujangsari Kecamatan Cileles Kabupaten Lebak dan semoga seluruh Rencana
Pembangunan bisa terealisasi dan kemajuan pesat bisa terlihat di Desa Kujangsari
Kecamatan Cileles Kabupaten Lebak.

Wassalamu’ alaikum Wr.Wb

Kujangsari, Desember 2015


Tim perumus

HUBAIDILAH
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Desa merupakan kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas


wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat
setempat berdasarkan asal usul dan adat istiadat yang diakui dan dihormati dalam
Sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sebagai kesatuan masyarakat hukum, Desa perlu untuk selalu memikirkan
bagaimana kondisi Desanya dimasa yang akan datang, sehingga Desa tersebut
bertambah maju. Untuk mewujudkan harapan tersebut, berdasarkan sumberdaya yang
dimiliki Desa saat ini maka Desa perlu menyusun Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Desa (RPJM-Des) atau langkah langkah yang perlu dilakukan selama 5
(lima) tahun.
Sebagai bagian dari kesatuan wilayah Kabupaten, maka Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM-Des) merupakan salah satu Dokumen
pembangunan yang menjadi sasaran dari Pembangunan Kabupaten

1.2 Landasan Hukum

Penyusunan dokumen RPJM Desa Kujangsari didasarkan pada beberapa


peraturan
perundang-undangan, antara lain :
1. Undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 nomor
7);
2. Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan
Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014
Nomor 244);
3. Undang-undang nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem
Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
4421);
4. Undang-undang nomor 23 tahun 2000 tentang Pembentukan
Provinsi Banten (lembaran Negara Tahun 2000 Nomor 182
tambahan lembaran Negara Nomor 4010);
5. Peraturan Pemerintah nomor 43 tahun 2014 tentang
Peraturan Pelaksanaan Undang-undang
nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran
Negara Republik Indonesia tahun 2014 nomor 123);
6. Peraturan Pemerintah nomor 60 tahun 2014 tentang Dana
Desa yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia
tahun 2014 nomor 168);
7. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang
Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negaran
Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);
8. Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 4 tahun 2007
tentang Pedoman Pengelolaan Kekayaan Desa;
9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 tahun 2007
tentang Kader Pemberdayaan Masyarakat;
10. Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 12 tahun 2007
tentang Pedoman Penyusunan dan Pendayagunaan Data
Profil Desa dan Kelurahan;
11. Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 37 tahun 2007
tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa.
12. Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 37 tahun 2007
tentang Kerjasama Desa;
13. Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 51 tahun
2007 tentang Pembangunan Kawasan Perdesaan
Berbasis Masyarakat;
14. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 66 tahun 2007
tentang Perencanaan Pembangunan Desa;
15. Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 27 tahun 2006
16. Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 29 tahun 2006
tentang Pedoman Pembentukan dan Mekanisme
Penyusunan Peraturan Desa;
17. Surat Menteri Dalam Negeri nomor 414.2/1408/PMD
tanggal 31 Maret 2010 tentang Petunjuk Teknis
Perencanaan Pembangunan Desa;
18. Peraturan Daerah kabupaten Lebak nomor 1 tahun 2015
tentang desa
19. Peraturan Daerah Kabupaten Lebak nomor…. Tahun …..
tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah
Kabupaten Lebak Tahun 2013-2018.

1.3 Tujuan Dan Manfaat

A. Tujuaan

Rencana Kegiatan Pembangunan (RKP) Desa Kujangsari ini buat bertujuan


sebagai landasaan pembangunan Desa Kujangsari pada Tahun 2016. sehingga
pembangunan akan berjalan terlaksana sesuai dengan kepentingan sekala perioritas
kebutuhan masyarakat Desa Kujangsari.

B. Manfaat

Diharapkan agar masyarakat Desa Kujangsari mengetahuai dan mengawasi


pembangunan yang akan dilaksanakan oleh pemerintahan Desa Kujangsari pada
Tahun 2016. sehinga masyarakat merasakan manfaat dan efektifitas dari
pembanguanan yang telah dilaksanakan.
1.4 Visi dan Misi

A. Visi

Berdasarkan analisis terhadap kondisi obyektif dan potensi yang dimiliki Desa

Kujangsari dengan mempertimbangkan kesinambungan pembangunannya, maka visi


Desa Kujangsari tahun 2016-2021 adalah sebagai berikut :

“MEWUJUDKAN DESA KUJANGSARI SEBAGAI DESA PEMBANGUNAN”

MELALUI PENINGKATAN USAHA PEMBANGUNAN DALAM BERBAGAI ASPEK


PENTING PEMERINTAHAN DESA (sesuai visi kades terpilih)

Visi tersebut memiliki 1 (Satu) pokok pikiran dari berbagai aspek atau bidang
penting dalam pemerintahan dan masyarakat desa. yang kemudian akan di uraikan
dalam MISI desa Kujangsari : .

B. Misi
Untuk mencapai visi Mewujudkan Desa Kujangsari sebagai desa
pembangunan uraian diatas, Desa Kujangsari telah menetapkan misi sebagai
berikut :
1) Pembangunan Bidang Pemerintahan Desa
Menjalankan birokasi desa, sesuai dengan amanat undang-
undang dan menjung-jung tinggi kepentingan rakyat.
2) Pembangunan Bidang Inprastruktur Desa
Menjalankan pembangunan Inprastruktur sesuai anggaran dan
pemerataan pembangunan di wilayah Desa.
3) Pembangunan Bidang Pendidikan
Membantu melaksanakan proses pembelajaran sekolah di
lingkungan Desa dan memberikan pasilitas penunjang proses
pendidikan.
4) Pembangunan Bidang Keagamaan
Menjaga keharmonisan umat beragama dan memberikan
dukungan terhadap kegiatan keagamaan dalam lingkungan Desa.
5) Pembangunan Bidang Kesehatan
Membantu menyelengarakan kegiatan Kesehatan dan
memberikan pasilitas guna melancarkan kegiatan Kesehatan dalam
lingkungan Desa.
6) Pembangunan Bidang Sosial
Melaksanakan pemberdayaan masyarakat agar masyarakat lebih
saling menghargai dan membantu kegiatan sosisl lainya dalam
lingkungan Desa.
7) Pembangunan Bidang Ekonomi
Membantu masyarakat agar bisa ber usaha dalam memenuhi
kebutuhan hidupnya dan melindungi usaha masyarakat pada proses
persaingan.

8) Pembangunan Bidang Kepemudaan dan Olahraga


Mendorong kreatipitas pemuda agar lebih berperan dalam
pemerintahan, dan memberikan motipasi terhadap kegiatan olahraga
dalam lingkungan Desa.

9) Pembangunan Bidang Budaya dan Pariwisata


Membuka potensi desa dalam bidang Pariwisata dan menjaga
kelestarian budaya yang berkembang di lingkungan Desa.
BAB II

GAMBAR UMUM KEBIJAKAN KEUANGAN DESA

2.1 KEBIJAKAN PENDAPATAN DESA

Keuangan Desa Kujangsari merupakan semua hak dan kewajiban


dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan Desa Kujangsari yang
dapat dinilai dengan uang termasuk didalamnya,segala bentuk kekayaan
yang berhubungan dengan hak dan kewajiban desa tersebut.Pengelolaan
keuangan desa merupakan keseluruhan kegiatan yang meliputi
perencanaan,penganggaran,penatausahan,pelaporan,pertanggungjawaba
n dan pengawasan keuangan desa.Agar pengelolaan keuangandesa lebih
mencerminkan keberpihakan kepada kebutuhan masyarakatdan sesuai
peraturanperu ndang-undangan ,maka harus dikelolasecara
transparan,akuntabel,partisipatif serta dilakukan dengan tertib dan disiplin
anggaran.
Agar kebijakan pengelolaan keuangan desa sesuai amanah
peraturan perundang-undangan yang berlaku.Diantaranya Peraturan
Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2007 tentang pedoman
pengelolaaan keuangan Desa.Dan peraturan Bupati Lebak Nomor 39
Tahun 2014 tentang pengelolaan keuangan Desa,serta untuk
mencerminkan keberpihakan terhadap kebutuhuhan riil masyarakat,setiap
tahunnya Pemerintah Desa bersama Badan Permusyawaratan Desa
menetapkan peraturan tentang anggaran pendapatan dan belanja Desa
(APBDes) Secara partisipatif dan transparan dengan proses
penyusunannya dimulai lokakarya desa,konsultasi publikdan rapat umum
BPD untuk penetapannya.APBDes didalamnya memuat
pendapatan,belanjadan pembiayaan.

A.Pendapatan

pendapatan desa sebgaimana meliputi semua penerimaan


uang melalui rekening desa yang merupakan hak desa dalam 1(satu )
tahun anggaran yang tidak perlu dibayar kembali oleh
desa.perkiraanpendapatan desa disusun berdasarkan asumsi.

2.2 KEBIJAKAN BELANJA DESA

Belanja desa sebagaimana dimaksud meliputi semua


pengeluaran dari rekening desa yang merupakan kewajiban desa dalam
1(tahun) anggaran yang tidak akan diperoleh pembayarannya kembali
oleh desa,belanja sesuai dengan peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor
39 Tahun2007 tentang pedoman pengelolaan keuangan desa,dan
peraturan Bupati Lebak Nomor 39 Tahun 2014 tentang pengelolaan
keuangan desa.
BAB III

EVALUASI PROGRAM ATAU KEGIATAN PEMBANGUNAN

Rumusan permasalahan yang sangat cukkup besar ditingakat desa, bukan


semata-mata disebabkan oleh internal desa, melainkan juga disebabkan permasalahan
mikro baik ditingkat Kecamatan, Kabupaten,Provinsi maupun pemerintah.
Permasalahan terjadi akan semakin besar manakala tidak pernah dilakukan
idenfikasinpermasalahan sesuai dengan sumber penyebab masalah beserta tingkat
signifikasinya secara partisipatif,Dalam penyuluhan RKP- Desa Tahun 2016
berdasarkan pada 2 (Dua) analis sebagai berikut :

3.1 Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan pada RKP Desa Tahun Sebelumnya

Evalusai pada tahun sebelumnya dilakukan sesuai melalui analisa terhadap


kesesuaian antara program dan kegiatan yang terdapat dalam anggaran Desa Tahun
2015.Dengan implementasi pelaksanaan pembangunan tahun 2015, dari hasil analisa
tersebut diperoleh beberapa catatan permasalahan sebagai berikut:

Kegiatan Yang Dibiayai Oleh APBDesa Tahun 2015

A. Keberhasilan

Pembangunan fisik:

1. Terbangunnya Drainase di kampung Tajur Rt. 001- Rt. 003 Rw.002


2. Terlaksananya Pembangunan Rehab kantor Desa Kujangsari
3. Terlaksananya pembangunan jalan Pavling block di Kampung
Parungkujangn Rt.003 Rw.005

B. Kendala Dan Permasalahan

Belumselesai pembangunan di Desa untuk Tahun 2015 karena terbatasnya


anggaran harus disesuaikan dengan kebutuhan dan tinkat maslah yang paling
tinggi peringkatnya.
3.2. Identifikasi Masalah Desa Kujangsari Berdasarkan RPJMDes

No Bidang Masalah
1 Pemerintahan Desa 1. Tidak adanya tunjangan dan kinerja
2. Tidak adanya pelatihan dan pendidikan
3. Tidak adanya Inventaris desa
4. Tidak adanya aula rapat
5. Tidak adanya gedung BPD
6. Tidak ada Penguatan batas desa
2 Pembangunan Desa 1. jalan masih tanah
2. Hotmix jalan poros desa sudah rusak
3. Jalan lingkungan masih tanah
4. Tidak ada Draenase
5. Jembatan rusak
1. Tidak ada gorong-gorong
3 Pendidikan 1. Tidak memiliki gedung PUD
2. Tidak ada Honor Guru PUD
3. Gedung sekolah rusak
4. Fasilitas sekolah kurang
5. Tidak ada TBM
4 Kesehatan 1. POSYANDU tidak memiliki gedung
2. Belum ada PUSTU
3. Insentip kader POSYANDU kurang
4. Bidan Desa Kurang
5. Belum memiliki Ambulance
6. Belum ada Pendataan Jamkesmas, KIS,
dan BPJS bagi masyrakat miskin
5 Agama 1. Masjid dan Musola rusak
2. Tidak ada Bantuan untuk Pesantren
3. Insentip guru ngaji tidak ada
4. PHBI tidak memiliki anggaran
5. Forum kerukunan umat beragama tidak
ada
6 Sosial 1. PHBN tidak memiliki anggaran
2. Bantuan sosial masyarakat miskin kurang
3. Gotong royong tidak berjalan
4. Tidak ada Pemeliharaan lingkungan
5. Kurangnya sarana air bersih dan MCK
6. Bedah rumah untuk RTH tidak realisasi
7 Pertanian dan Peternakan 1. Pupuk tidak ada
2. Bibit dan benih tak ada
3. Belum memiliki traktor
4. Tidak ada alat pembantu pertanian
5. Irigasi kurang
6. Tidak ada Bibit ikan
7. Tidak mempunyai Kandang yang baik
8. Tidak ada faksinasi hewan ternak
8 Pemuda dan olahraga 1. Tidak ada Perawatan Lapangan bola
2. Belum ada GOR
3. Belum ada Lapangan volli
4. karangtaruna belum berjalan
9 Pariwisata dan seni 1. Situs curug Cinangasih belum terexpos
budaya 2. Tidak ada Kolam renang
3. Alat Qosidah kurang lengkap
4. Qosidah tidak memiliki seragam
5. Belum memiliki sanggar
10 Ekonomi 1. Tidak ada BUMDES
2. Kesulitan modal
3. Tidak ada perlindungan usaha
BAB IV

RUMUSANN PRIORITAS PROGRAM PEMBANGUNAN DESA

Priritas kebijakan pembangunan Desa Kujangsari yang akan tersusun dalam RKP
desa Kujangsari Tahun 2016. separuhnya didasrkan atau berlandasan pada berbagai
permasalahan sebagai mana tersebut dalam rumusan masalah. Sehingga diharapkan
prioritas program pembangunan yang akan dilaksanakan pada Tahun 2016 nantinya
akan benar-benar berjalan secara efektip dan efisien. Bertujuan untuk menanggulangi
permasalahan dimasyarakat, terutama upaya peningkatan keberpihakan pembangunan
terhadap kebutuhan akan hak-hak dasar masyarakat. Miaslnya seperti Pendidikan,
Kesehatan, Pendapatan dan lain sebagainya. Dengan demikian arah kebijakan
pembangunan Desa Kujangsari secara langsung dapat berperan aktif menanggulangi
kemiskinan pada tingkat Desa.

Rumusan prioritas kebijakan program Pembangunan Desa Kujangsari seacara rinci


dikelompokan sebagai berikut;

4.1 Prioritas Program Pembangunan Sekala Desa

Prioritas pembanguanan program sekala desa merupakann program


permbangunan yang mamapuh sepenuhnya dilaksanakan oleh desa. Kemampuan
tersebut dapat diukur dari ketersediaan anggaran belanja desa, Kewenangan Desa dan
teknis dilapangan, tersedianya sumber yang ada di Desa.

Adapun program lain dan kegiatan pembangunan Desa sesuai deangan usulan
dusun dan usulan Desa serta Usulan Lembaga Desa.

4.2 Prioritas Program dan Kegiatan Sekala Kabupaten, Provinsi Dan Pusat

Prioritas pembangunan program sekala Kabupaten,Provinsi Dan Pusat merupakan


program pembangunana dengan sekala besar. yang bersifaat umum dan segi
pemanfaatannya mencangkup masyarakat banyak yang luas, tidak berdasarkkan sekala
Desa. Dan dalam pendanaanya pun berdasarkan anggaran yang lebih besar dari
anggaran Desa.

Adapun program kegiatannya diusulkan oleh masyarakat dalam musyawarah


Kecamatan, Musyawarah Kabupaten, dan Musyawarah Provinsi. Selain itu juga program
kegitan yang akan dilaksanakan bersifat kebijakan pemerintah pusat..
BAB V

PENUTUP

Keberhasilan pelaksanaan pembangunan ditingkat Desa pada Dasarnya ditentukan


oleh sejauh mana komitmen dan konsistensi pemerinntah desa dan masyarakat untuk
saling berkerja sama membangun desa. Keberhasilan pembangunan yang dilaksanakan
secara Partisivatif mulai dari perencanaan ,pelaksanaan sampai dengan monitoring dan
Evaluasi akan lebih menjamin Keberlangsungan pembangunan di Desa.

Sebaliknya permasalahan yang satu sama lain akan muncul manakala seluruh komunikasi
dan ruang informasi bagi masyarakat tidak memadai.

Diharapkan proses penyusunan RKP Desa kujangsari ini benar-benar partisifatif


dan berorientasi pada kebutuhan rill masyarakat. Sehingga akan mendorong percepatan
pembangunana sekala desa menuju kemandirian desa. Selain itu dengan akurasi kegiatan
yang dapat dengan mudah diaskes oleh masyarakat, maka diharapkan dalam
penyusunan anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDesa) dapat seluruhnya
teranggarkan secara proporsional.

Demikian penyusunan RKP Desa ini pedoman pelaksanaan pembangunan di Desa


Kuangsari Tahun 2016.

Kepala Desa Kujangsri

ADNAN KASOGI