Anda di halaman 1dari 21

MAKALAH BUSINESS PLAN

“ PIE SUSU ”

KEWIRAUSAHAAN
SEKSI 23

( DOSEN : Andi H M )

Di susun oleh :

NAOMI 2013–12–104

JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI


UNIVERSITAS ESA UNGGUL
2015
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat,
karunia, serta taufik dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan makalah tentang Business
Plan “ PIE SUSU “ ini dengan baik meskipun banyak kekurangan didalamnya.dan juga kami
berterima kasih pada Bapak Sugiyanto Dosen mata kuliah Studi Kelayakan Bisnis
Universitas Esa Unggul yang telah memberikan tugas ini kepada kami.

Kami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan
serta pengetahuan kita mengenai Makalah Business Plan “ PIE SUSU “ Kami juga menyadari
sepenuhnya bahwa di dalam makalah ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna.
Oleh sebab itu, kami berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan makalah yang
telah kami buat di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa
saran yang membangun.

Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya.
Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi kami sendiri maupun orang yang
membacanya. Sebelumnya kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang
kurang berkenan dan kami memohon kritik dan saran yang membangun demi perbaikan di
masa depan.

Jakarta, 14 Januari 2016

Penulis
DAFTAR ISI

Kata Pengantar ........................................................................................................... 1

Daftar Isi .................................................................................................................... 2

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang ........................................................................................ 5

1.2 Tujuan Usaha .......................................................................................... 5

1.3 Manfaat Usaha ......................................................................................... 6

1.4 Ruang Lingkup Bisnis.............................................................................. 6

1.5 Visi & Misi .............................................................................................. 6

1.6 Analisi SWOT.......................................................................................... 7

BAB II ASPEK PEMASARAN

2.1 Marketang Mix......................................................................................... 9

2.2 Segmeting , Targeting , Positioning ......................................................... 10

2.3 Strategi Pemasaran ................................................................................... 10

BAB III ASPEK TEKNIKAL

3.1 Lokasi Produksi ...................................................................................... 11

3.2 Bahan Baku, Alat Pembuatan dan Cara Pembuatan ............................... 11


BAB IV ASPEK FINANSIAL

4.1 Investasi .................................................................................................. 13

4.2 Biaya Tetap (Fixed Cost) per Tahun ....................................................... 13

4.3 Biaya Variabel (Variabel Cost) per Bulan .............................................. 15

4.4 Analisis Break Event Point (BEP) ......................................................... 16

4.5 Estimasi Pendapatan Per Bulan .............................................................. 17

4.6 Estimasi Laba Per Bulan ......................................................................... 17

4.7 Estimasi Cash Flow Per Bulan ................................................................ 17

4.8 Payback Period........................................................................................ 18

4.9 Net Present Value ................................................................................... 19

4.10 Interest Rate of Return .......................................................................... 19

BAB V KESIMPULAN

5.1 Lokasi Produksi ...................................................................................... 21

5.2 Bahan Baku, Alat Pembuatan dan Cara Pembuatan ............................... 21


BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Dunia kuliner saat ini memang sedang menjadi trend di kalangan masyarakat
Indonesia. Banyak makanan disajikan dengan berbagai macam cara yang unik nan lezat.
Ketertarikan masyarakat terhadap makanan yang unik dan lezat tentunya banyak
memberikan motivasi terhadap banyak pelaku usaha untuk berlomba-lomba menciptakan
atau memodifikasi makanan sehingga dapat menarik banyak konsumen.

Kondisi ekonomi yang baik mendorong sebagian besar masyarakat untuk membeli
makanan, ketimbang membuat sendiri dirumah. Hal ini mendorong masyarakat menjadi
lebih konsumtif, namun memberikan dampak yang baik bagi para pelaku usaha.

Selain menu makanan utama, banyak pula produk makanan ringan yang
ditawarkan. Salah satunya adalah Pie Susu, makanan ringan yang dapat digunakan untuk
camilan sehari-hari atau sebagai makanan pengganjal lapar disela-sela jam makan.

Pastei atau Pai (bahasa Inggris: pie) adalah makanan yang terdiri dari kulit kue
kering dan isi yang beraneka ragam. Isi pastei dapat berupa buah, daging, ikan, sayur,
keju, coklat, kustar, kacang, dan lain-lain. Pastei yang berisi buah biasanya berupa cairan
kental yang dimaniskan mirip selai atau dipotong-potong dadu lalu dipanggang
bersamaan dengan kulit pasteinya. Di Indonesia terkenal dengan Pie Susu yang berasal
dari Bali.

Maka dari itu kami mencoba untuk meniru produk yang sudah terkenal, yaitu Pie
Susu.

1.2 Tujuan Usaha

- Memperkenalkan Pie Susu, makanan khas Bali


- Memperoleh keuntungan yang maksimal
- Menciptakan lapangan pekerjaan
- Menjadikan peluang bisnis yang menjanjikan
1.3 Manfaat usaha
a. Manfaat Ekonomi
Dapat menggerakan perekonomian dikalangan masyarakat. Produk pie susu
ini menyediakan layanan antar dengan metode pembelian secara online, produk dapat
diantar keseluruh Indonesia, sehingga pembeli dapat menikmati langsung kue pie susu
di rumah. Produk Pie Susu dijual dengan harga yang terjangkau, diproduksi di pabrik
rumahan dengan menggunakan bahan-bahan yang berkualitas dan higienis dalam
proses produksinya, sehingga pembeli tidak perlu kuatir dengan kualitas pie susu.
Dengan begitu di harapkan kue pie susu ini dapat menjadi populer dan laris, sehingga
dapat menciptakan keuntungan yang diharapkan.

b. Manfaat Sosial
Dengan adanya bisnis pie susu yang kami jalankan, dapat membuka lapangan
pekerjaan. Menambah relasi, baik dari pemasok bahan baku maupun pelanggan.

1.4 Ruang Lingkup Bisnis

Bisnis ini bergerak dibidang kuliner, yaitu makanan camilan Pie Susu. Produk pie
susu ini meniru produk yang sudah terkenal, yaitu Pie Susu asli Bali. Pie susu ini tersedia
dalam beberapa macam varian rasa. Pie susu ini masih diproduksi di pabrik rumahan, dan
untuk cara pemasarannya menggunakan media internet, pemesanan kue dapat dilakukan
secara online maupun melalui telepon dan kue akan dikirim segera setelah mendapat
konfirmasi pembayaran dari pelanggan.

1.5 Visi dan Misi


a. Visi
Memperkenalkan Pie Susu dikalangan masyarakat luas di luar Bali khususnya di
Jakarta dan memperkenalkan berbagai kreatifitas aneka rasa Pie Susu kepada
masyarakat luas, serta mengembangkan usaha bisnis Pie Susu sehingga semakin
berkembang dan semakin diminati oleh pecinta Pie Susu.
b. Misi
Untuk mewujudkan visi tersebut, maka ditetapkan misi-misi yang harus
dilaksanakan, yaitu:
1) Menciptakan camilan yang enak dan disukai oleh konsumen
2) Menciptakan camilan yang higienis dan berkualitas
3) Memasarkan produk yang berkualitas namun tetap dengan harga
terjangkau

1.6 Analisis Swot


1) Strength (Kekuatan)
a. Keunggulan produk
Keunggulan produk adalah memberikan cita rasa baru kepada pecinta kuliner
yang menikmati enaknya jajanan khas Bali yang memberikan kenikmatan Pie
dengan rasa susu yang enaknya meluber di lidah sehingga membuat konsumen
ketagihan.
b. Keterampilan dan keahlian
Kami menawarkan sajian khas Pie Susu dengan aneka rasa yang siap membuat
konsumen ketagihan serta rasa susu yang enak yang tidak kalah dengan rasa
Pie Susu asli Bali, karena komposisi yang digunakan hampir sama dengan
produk Pie Susu asli Bali.
c. Bahan baku mudah didapat
Bahan baku dalam pembuatan Pie Susu ini sangat mudah di dapat, baik di
pasar ataupun di toko-toko kue sangat banyak tersedia dalam pembuatan Pie
Susu ini dan tidak terlalu mahal.

2) Weakness (Kelemahan)
a. Kurangnya pengalaman
Kurangnya pengalamaman adalah kelemahan yang dimiliki penulis saat ini
sehingga perlu diatasi dengan cara berfikir cerdas dalam memulai bisnis
dengan penuh perencanaan.
b. Kurangnya sumber daya manusia (SDM)
Kurangnya sumber daya manusia yang dihadapi saat ini adalah yang bisa
diatasi kedepannya.
c. Tanpa bahan pengawet
Pie Susu ini diproduksi tanpa bahan pengawet, sehingga untuk ketahanan
produk, hanya bisa bertahan selama dua minggu.
3) Opportunities (Peluang)
a. Banyaknya konsumen
Banyaknya penikmat kuliner di daerah Jakarta merupakan peluang yang
sangat besar dan stategis untuk memulai usaha ini.
b. Sistem pemasaran
Pemasaran sangatlah mudah karena bisa melalui online dan juga dari mulut ke
mulut.
c. Jarangnya saingan
Pelaku usaha untuk produk Pie Susu ini masih sedikit, sehingga kami masih
mempunyai peluang untuk memenuhi permintaan pasar.

4) Threats (Ancaman)
a. Keacuhan konsumen
Terkadang konsumen tidak berani untuk mencoba sajian khas makanan
terbaru sehingga menjadi salah satu ancaman dalam memulai bisnis usaha ini.
b. Kuantitas Terbatas
Pie Susu masih di produksi di pabrik rumahan, jadi untuk kuantitasnya masih
terbatas.
BAB I1

ASPEK PEMASARAN

2.1 Marketing Mix


a. Product (Produk)
Dalam upaya mempermudah dan mempercepat pemasaran produk ini diharapkan
selalu berkembang tanpa mengurangi rasa dan kualitas produk itu sendiri,
terlebih dahulu meraih kepercayaan konsumen. Pie Susu yang kami tawarkan
ada berbagai macam rasa antara lain :
 Pie Susu Original
 Pie Susu Pandan + keju
 Pie Susu Coklat
 Pie Susu Capucinno
 Pie Susu Green Tea

b. Place (Tempat/Lokasi)
“Pie Susu” berada di Jalan Peta Utara No.54B Pegadungan Kalideres Jakarta
Barat. Lokasi tersebut adalah rumah pribadi sekaligus tempat produksi dan
pemasaran.

c. Price (Harga)
Harga yang ditawarkan kepada konsumen cukup terjangkau antara lain :
 Pie susu kecil : Rp 6.000,-
 Pie susu besar : Rp 115.000,-

d. Promotion (Promosi)
Untuk menarik minat para konsumen maka kami melakukan promosi dengan
cara :
 Melalui media sosial seperti Instagram, Path dll
 Melalui teman sahabat keluarga (mulut ke mulut)
2.2 Segmeting, Targeting, Positioning
a. Segmenting
Dalam memasarkan produk pie susu ini, khususnya dalam segmentasi pasar
produk pie susu ini untuk semua kalangan, dari konsumen menengah kebawah
maupun menengah ke atas.
b. Targeting
Dalam dunia pastry mungkin sudah banyak pesaing yang menjual berbagai
macam kue tersebut. Akan tetapi produk Pie Susu masih jarang di Jakarta,
sehingga kami berusaha produk Pie Susu kami dapat mengusai pasar di Jakarta.
c. Positioning
 Harga / mutu
Harga yang ditawarkan tidak terlalu mahal , cukup terjangkau untuk para
konsumen. Hal ini setara dengan rasa yang telah kami sediakan.
 Pesaing
Pesaing dari produk kami dapat dipastikan semakin banyak bermunculan.

2.3 Strategi Pemasaran


Melihat pangsa pasar yang cukup menjanjikan, maka Pie Susu menawarkan
produk yang berkualitas baik serta mampu bersaing dengan pesaing-pesaing yang
sudah ada. Pemasaran yang akan kami lakukan dengan media internet dan dari
mulut-mulut.

Pada media internet dimana saat ini komunikasi sangat mudah dilakukan.
Dalam melakukan promosi yang menggunakan media sosial pengoperasiannya
sangat mudah dan efisisin, seperti BBM, LINE, Instragam, Path dan sebagainya.
Kami juga berencana membuat website sendiri khusus untuk Pie Susu agar
konsumen dapat melihat perkembangan terbaru dari usaha kami.

Strategi pemasaran dari mulut ke mulut merupakan strategi sangat mudah


penyebarannya, tidak perlu menggunakan biaya cukup besar untuk melakukan
promosi hanya cukup bercerita kepada orang-orang terdekat, teman atau keluarga
sehingga secara tidak langsung masyarakat akan penasaran dan akan mencari tahu.
BAB I1I

ASPEK TEKNIKAL

3.1 Lokasi Produksi


Lokasi pembuatan produk kami sangat strategis karena dekat dengan area
perumahan warga, area sekolah, area kampus serta area perkantoran sehingga
memungkinkan kami untuk lebih mudah mendistribusikan langsung kepada
konsumen.

3.2 Bahan Baku, Alat pembuatan dan Cara Pembuatan


a. Kulit :
- terigu
- mentega
- telur
- vanili
- susu kental manis

b. Isi original:
- telur
- susu kental manis
- air hangat
- rum
- vanilli

c. Alat :
- Kompor gas - Alat Pengocok Telur
- Gas Elpiji - Gelas Ukur
- Oven - Sendok Ukur
- Kuas - Baking Glove
- Timbangan - Pisau Dapur
- Baskom - Cetakan Pie
- Piring - Sarung Tangan
d. Cara pembuatan :
- Kulit :
Campurkan semua bahan adonan menjadi satu lalu uleni hingga kalis.
Bentuk dan ratakan adonan dalam cetakan

- Isi :
Pisahkan & campur 7 kuning telur & 3 telur utuh setelah itu masukan susu
kental manis lalu kocok sebentar sampai menyatu. Masukan air hangat
dan kocok cepat agar adonan tidak menggumpal kemudian tambahkan
vanilli essence & rum. Saring adonan isi dan tuangkan pada adonan kulit
dalam cetakan. Bakar selama kurang lebih 45 menit dgn api kecil.
BAB IV

ASPEK FINANSIAL

4.1 Investasi
Modal awal produksi = Rp 9.021.049

4.2 Biaya Tetap (Fixed cost) per tahun


No Nama Barang Quantity Harga Satuan Jumlah Harga
(Rp) (RP)

1. Kompor gas 1 548.000 548.000

2. Tabung gas 1 120.000 120.000

3. Selang dan Regulator gas 1 95.000 95.000

4. Oven 2 420.000 840.000

5. Baking Glove 2 55.000 110.000

6. Timbangan 1 241.000 241.000

7. Baskom 3 12.000 36.000

8. Piring 3 65.000 195.000

9. Alat Pengocok Telur 2 20.000 40.000

10. Gelar ukur 1 15.000 15.000

11. Cetakan Pie (size kecil) 30 pcs 15.000 450.000

12. Sarung tangan plastik 100 pcs 125 12.500

13. Laptop 1 3.149.000 3.149.000

14. Bolt 1 349.000 349.000

Beban depresiasi* 1 tahun 1.054.085


TOTAL 7.254.585

Fixed Cost per Bulan 604.549

 Perhitungan biaya depresiasi


Kompor gas 1 548.000

Tabung gas 1 120.000

Regulator gas 1 95.000

Oven 2 840.000

Baking Glove 2 110.000

Timbangan 1 241.000

Baskom 3 36.000

Piring 3 195.000

Alat Pengocok Telur 2 40.000

Gelar ukur 1 15.000

Cetakan Pie (size kecil) 30 pcs 450.000

Sarung tangan plastik 100 pcs 12.500

Laptop 1 3.149.000

Bolt 1 349.000

TOTAL 6.200.500

Umur ekonomis (15%) 930.075

Penyusutan 5 tahun 1.054.085

Penyusutan per Bulan 87.840


4.3 Biaya Variabel (Variable cost) per bulan
No Nama Barang Jumlah Harga Satuan Jumlah Harga
Barang (Rp) (Rp)

1. Gaji pembantu 1.000.000 1.000.000

2. Listrik dan air 650.000 650.000

3. Pulsa 150.000 150.000

4. Tepung Terigu 18 kg 11.000 198.000

5. Mentega 12 kg 32.000 384.000

6. Vanili 10 pcs 10.000 100.000

7. Bubuk pandan 10 pcs 60.000 600.000

8. Bubuk capocinno 10 pcs 37.500 375.000

9. Bubuk green tea 10 pcs 50.000 500.000

10. Keju 1 kg 240.000 240.000

11. Telur 90 kg 25.000 1.800.000

12. Susu Kental Manis Putih 75 kaleng 15.000 1.125.000

13 Susu kental Manis Coklat 15 kaleng 17.000 255.000

14. Kertas kue 15 pk 16.000 240.000

15. Rum 25 13.000 325.000

16. Air mineral 3 gln 12.000 36.000

17. Plastik kemasan 12 pk 25.000 300.000

18. Aluminium foil 1 pk 35.000 35.000

19 Dus kemasan 2 pk 4.250 8.500

20. Gas 3kg 5 19.000 95.000


Total Biaya Variabel 8.416.500

Total Per pcs 12.752

Keterangan : biaya tersebut dapat menghasilkan 600 pie susu kecil dan 60 pie susu
besar.

4.4 Analisis Break Even Point (BEP)


Jumlah biaya yang diperlukan untuk pembuatan kue pancong adalah :

Total Biaya Tetap : Rp 7.254.585,00

Total Biaya Variabel per pcs : Rp 12.752,00

Rata-rata Harga : Rp 15.909,00

 Rata-rata harga
Rp 6.000,00 x 600 pcs = Rp 3.600.000,00
Rp 115.000,00 x 60 pcs = Rp 6.900.000,00

(Rp 3.600.000,00 + Rp 6.900.000,00) / 660 pcs = Rp 15.909,00

FC
BEP Pie Susu (Qty) =
(VC - P)

FC
BEP Pie Susu (Price) = 1-(VC / P)

BEP Pie Susu


BEP FC/ (VC-P) BEP FC/1-(VC/P)
FC 7.254.585,00 7.254.585,00
VC per pcs 12.752,00 0.80
P 15.909,00 0.20
BEP (Q) 2.298 BEP RP 36.272.925
4.5 Estimasi pendapatan per Bulan

Pendapatan/ Pendapatan/
Keterangan Satuan Unit Harga hari bulan
Pie Susu Porsi 22 15.909,00 349.998,00 10.499.940
Estimasi
Kenaikan
Penjualan
perbulan = 1%

Bulan 1 2 3 4 5 6 7
Estimasi Total
Pendapatan per
Bulan 10.499.940 10.604.939 10.710.988 10.818.098 10.926.278 11.035.541 11.145.896

4.6 Estimasi Laba per Bulan

KETERANGAN BULAN 1 BULAN 2 BULAN 3 BULAN 4 BULAN 5 BULAN 6 BULAN 7


Penjualan 10.499.940 10.604.939 10.710.988 10.818.098 10.926.278 11.035.541 11.145.896
Biaya-Biaya:

Biaya Fixed cost 604.549 604.549 604.549 604.549 604.549 604.549 604.549
Biaya variabel
cost 8.416.500 8.500.665 8.585.672 8.671.529 8.758.244 8.845.826 8.934.284

Gross Margin 1.478.891 1.499.725 1.520.767 1.542.020 1.563.485 1.585.166 1.607.063

4.7 Estimasi Cash Flow per Bulan

KETERANGAN BULAN BULAN BULAN BULAN BULAN BULAN BULAN BULAN


0 1 2 3 4 5 6 7
SETORAN AWAL
INVESTASI 9.021.049

HARGA JUAL 15.909 15.909 15.909 15.909 15.909 15.909 15.909


PENJUALAN
(UNIT) 660 667 674 681 688 695 702
PENJUALAN (RP) 10.499.940 10.611.303 10.722.666 10.834.029 10.945.392 11.056.755 11.168.118

FIX COST 604.549 604.549 604.549 604.549 604.549 604.549 604.549

VARIABEL COST 8.416.500 8.500.665 8.585.672 8.671.529 8.758.244 8.845.826 8.934.284

TOTAL COST 9.021.049 9.105.214 9.190.221 9.276.078 9.362.793 9.450.375 9.538.833


GROSS MARGIN 1.478.891 1.499.725 1.520.767 1.542.020 1.563.485 1.606.380 1.629.285

TAX 10% 147.890 149.973 152.077 154.202 156.349 160.638 162.929

EAT 1.331.001 1.349.752 1.368.690 1.387.818 1.407.136 1.445.742 1.466.356

PROCEED - 1.418.841 1.437.592 1.456.530 1.475.658 1.494.976 1.533.582 1.554.196

4.8 Payback period

proceed bulan 1 1.418.841


proceed bulan 2 1.437.592
proceed bulan 3 1.456.530
proceed bulan 4 1.475.658
proceed bulan 5 1.494.976
proceed bulan 6 1.533.582
proceed bulan 7 1.554.196
cash in flow 9.021.049

Harga perolehan : 9.021.049


Proceed bulan 1 : 1.418.841 -
7.602.208
Proceed bulan 2 : 1.437.592 –
6.164.616
Proceed bulan 3 : 1.456.530 –
4.708.086
Proceed bulan 4 : 1.475.658 –
3.232.428
Proceed bulan 5 : 1.494.976 –
1.737.452
Proceed bulan 6 : 1.533.582 –
203.870
Proceed bulan 7: 1.554.196 –

203.870 x 12 / 1.554.196 = 1,5


Jadi, lamanya pengembalian modal yaitu 7 bulan 1 hari.

4.9 Net Present Value (VPV)

Tahun DF 1% Proceed NPV


1 0,9901 1.418.841 1.404.794
2 0,9803 1.437.592 1.409.271
3 0,9706 1.456.530 1.413.708
4 0,9610 1.475.658 1.418.107
5 0,9515 1.494.976 1.422.470
6 0.9421 1.533.582 1.444.788
7 0.9327 1.554.196 1.449.599
TOTAL PV 9.962.737
COF 9.021.049
NPV 941.688

4.10 Interest Rate of Return (IRR)

Tahun Proceed DF 15% NPV DF 5% NPV

1 1.418.841 0,9901 1.404.794 0,9524 1.351.304


2 1.437.592 0,9803 1.409.271 0,9070 1.303.896

3 1.456.530 0,9706 1.413.708 0,8638 1.258.151


4 1.475.658 0,9610 1.418.107 0,8227 1.214.024
5 1.494.976 0,9515 1.422.470 0,7835 1.171.314
6 1.533.582 0.9421 1.444.788 0,7462 1.144.359
7 1.554.196 0.9327 1.449.599 0,7107 1.104.567
TOTAL PV 9.962.737 TOTAL PV 8.547.614
COF 9.021.049 COF 9.021.049
NPV 941.688 NPV -473.435

IRR = 1% + 941.688 x (5% - 1%)


9.962.737 – 8.547.614

IRR = 1% + 941.688 x 4%
1.415.123
IRR = 1% + 2,66 %
IRR = 3%

Jadi kesimpulannya, berdasarkan perhitungan proyeksi cash flow, payback period, net
present value, dan IRR yang menghasilkan hasil yang positif, maka dapat disimpulkan
bahwa proyek “Pie Susu” tersebut layak untuk dijalankan.
BAB V
PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Setelah melihat rencana bisnis ini maka kami menyimpulkan selain bisnis ini layak
untuk dijalankan keuntungan yang di dapatkan sangat besar, sehingga bisnis ini dapat
dikembangkan bukan hanya di Jakarta tetapi juga dapat dipasarkan di daerah-daerah
lainnya, selain harga yang terjangkau serta proses produksi yang tidak sulit sehingga
mempermudah kami dalam menjalankannya. Dengan segenap usaha, kami akan
menjalankan bisnis dengan manajemen yang baik untuk mencapai tujuan yang
diharapkan, sehingga usaha ini dapat berkembang.

5.2 Saran
 Dalam berwirausaha diperlukan keyakinan, percaya diri, dan keuletan.
 Seorang wirausaha haruslah selalu kreatif dan inovatif serta selalu mengikuti trend
dan selera konsumen agar pelanggan tidak mudah bosan.
 Semangat wirausaha harus selalu tertanam dalam diri kita.

Jangan mudah menyerah menghadapi berbagai hambatan dan masalah.