Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH TENTANG VIRUS

NAMA KELOMPOK :
-ABU MIRZA HUMAYUN
-MUHAMMAD SONA
VIRUS YANG MERUGIKAN BAGI MANUSIA:

1. Hepatitis
Pencegahan terhadap kedua jenis hepatitis ini yaitu dengan selalu menjaga kebersihan
lingkungan, termasuk air dan makanan yang dikonsumsi. Sedangkan hepatitis yang tergolong
kronis adalah hepatitis B, C, D. Ketiganya dapat berefek pada terjadinya hepatitis yang kronis
dan diderita sepanjang orang tersebut hidup. Penularan ketiga jenis hepatitis ini melalui
kontak darah dengan si sakit.
Hepatitis B bisa menular saat berhubungan seksual dan menular pada bayi ketika proses
persalinan. Orang-orang yang memiliki peluang besar menderita penyakit hepatitis B, C, dan
D adalah pekerja kesehatan, pasien cuci darah, suka bergonta-ganti pasangan, Ibu yang
mengidap hepatitis dan menularkan pada bayinya, pecandu obat-obatan terlarang. Vaksin
untuk penyakit hepatitis B memang sudah ada, akan tetapi jenis hepatitis C dan D belum
terdapat vaksinnya. Pencegahan terhadap ketiga hepatitis tersebut dapat dilakukan dengan
menghindari pakai barang-barang yang sifatnya pribadi bebarengan (bersama-sama) dengan
orang yang sudah terjangkit hepatitis. Contohnya memakai gunting kuku atau pisau cukur.
2. Influenza
Hampir sebagian besar orang pasti pernah terjangkit virus yang satu ini. Ya, virus
influenza yang menyebabkan penyakit flu. Ketika seseorang terkena flu maka badan terasa
nyeri, suhu tubuh naik (demam), keluar ingus atau pilek, batuk, dan selera makan akan
berkurang. Sekali terjangkit virus ini, akan dapat terjangkit lagi. Hal ini karena penyakit flu
tidak memunculkan kekebalan terhadap tubuh penderita. Hingga saat ini sudah lebih dari 200
virus penyebab penyakit influenza yang terdeteksi. Upaya pencegahan agar tidak terserang
virus flu yaitu makan makanan yang bergizi tinggi untuk menambah kekebalan tubuh dan
jangan lupa istirahat yang cukup.
3. Rabies
Virus rabies menyerang bagian-bagian otak dan sistem saraf. Virus rabies dapat
menginfeksi bermacam-macam hewan darah panas. Yang termasuk dalam golongan hewan
ini, diantaranya : anjing, kelelawar, kucing, kera, dan sebagainya. Tanda mengidap rabies
adalah badan yang terasa lemah dan lesu, sakit kepala, demam, mengigau, halusinasi, dalam
kasus kronis penderita bisa mengalami ketakutan terhadap air, cahaya, dan udara. Virus
rabies menular lewat gigitan hewan yang terinfeksi virus, air liurnya juga dapat masuk
melalui luka terbuka. Pengobatan penyakit rabies dapat dilakukan dengan pemberian
vaksinasi rabies.

4. Mata Belek
Penyakit ini juga disebabkan oleh virus yang terjadi pada bagian-bagian mata. Tanda
terjangkitnya adalah mata yang memerah dan bengkak, gatal, berair, dan banyak
mengeluarkan kotoran mata. Orang-orang lebih sering menyebut penyakit mata ini dengan
belekan.
5. Campak
Virus penyebab penyakit campak disebut dengan virus morbili yang terjaid pada bagian-
bagian kulit. Penyakit ini banyak diderita oleh anak-anak. Gejala penyakit campak adalah
demam, batuk, mata terasa perih dan sensitif terhadap cahaya, seluruh badan terasa linu, yang
akhirnya muncul bercak merah. Terdapat empat fase dalam penyakit campak yaitu masa
inkubasi, prodmoral, makulopapuler, penyembuhan. Penyakit campak ditularkan melalui
percikan ludah penderita. Jika orang yang menderita penyakit campak bersin, percikan
ludahnya mengandung virus campak dan dapat menularkannya pada orang lain. Pencegahan
penyakit ini adalah dengan melakukan vaksinasi MMR (Morbili, Mumps, Rubella) atau
vaksinasi campak, gondongan, dan campak jerman.
sponsored links
6. Polio
Virus polio menyebar lewat makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh feses.
Infeksi saluran pernapasan dapat juga menularkan penyakit polio yaitu pada awal infeksinya.
Gejala dari orang yang terjangkit penyakit polio antara lain sakit kepala, demam, mual,
muntah, leher dan tulang belakang yang terasa kaku, meriang. Penderita polio dapat sembuh
dengan penanganan yang benar. Vaksinasi untuk penderita polio bernama salk dan sabin.
Vaksin salk berguna untuk mengaktifkan pembentukan antibodi yang ada dalam serum,
membuat virus jadi netral dan mencegahnya menyebar ke sistem saraf pusat. Vaksin sabin
berisi virus polio yang telah dilemahkan.
7. Ebola
Virus ebola yang ditemukan di daratan Afrika, tepatnya di daerah Zaire (sungai Ebola)
dapat menjangkit manusia dan mengakibatkan kematian. Virus ini menyebar melalui kontak
kulit dan cairan tubuh si sakit. Awalnya penyakit ebola menyerang sel darah putih. Kemudian
tembus ke berbagai organ tubuh dan lapisan tubuh. Biasanya dalam kurun waktu satu
minggu, si sakit akan mengalami pendarahan di bagian dalam tubuh serta mengalami
kerusakan berbagai fungsi pada organ seperti bagian-bagian ginjal dan hati. Pada tahap ini
akan muncul gejala berupa rasa lelah di seluruh badan, suhu tubuh naik, sakit kepala.
pendarahan yang hebat, selanjutnya akan disertai dengan proses menggumpalnya darah
penderita yang berujung pada kematian.
8. Gondongan
Virus RNA adalah jenis virus penyebab penyakit gondong yang juga bisa menyerang
pankreas, jantung, juga kelenjar parotid yang terdapat di leher. Gondongan ini berbeda
dengan gondok yang disebabkan kurangnya yodium. Gondongan juga dikenal dengan nama
parotitis. Gondong menyebar lewat hidung atau mulut. Sekali terserang penyakit gondong,
kemungkinan tidak akan terjangkit kembali dikarenakan orang tersebut sudah mempunyai
imunitas terhadap gondong.
9. Demam Berdarah
Demam berdarah disebabkan oleh virus dengue (genus flavivirus) dan tersebar lewat
gigitan nyamuk aides aigepty. Tanda terjangkitnya demam berdarah adalah demam tinggi,
muncul bercak kemerahan di tubuh, mimisan, trombosit menurun berefek pada timbulnya
pendarahan pada organ tubuh, dan dapat berakibat fatal (kematian).

10. AIDS
Virus HIV masuk melalui peredaran darah dan menyerang sistem imunitas atau
kekebalan tubuh seseorang yang berfungsi sebagai penghasil atau produksi antibodi untuk
melindungi tubuh dari serangan berbagai macam penyakit. Virus HIV ini termasuk dalam
virus lisogenik. Untuk meruntuhkan pertahanan tubuh dari seorang pengidap AIDS, virus ini
membutuhkan waktu kurang lebih selama delapan tahun. Apabila sudah tidak ada lagi
antibodinya, benteng pertahanan tubuh penderita sudah runtuh, maka si penderita AIDS akan
sangat mudah terserang bermacam jenis penyakit. Penularan virus HIV/AIDS ini melalui
jarum suntik yang tidak steril, transfusi darah, dan hubungan seksual dengan berganti-ganti
pasangan. Ibu hamil yang terkena virus ini, dapat juga menularkan ke bayi yang ada dalam
kandungannya, termasuk melalui ASI (air susu ibu). Pencegahan terhadap penyakit ini antara
lain dengan tidak mengkonsumsi narkoba dan melakukan seks bebas, juga pastikan donor
darah yang didapat sehat dan bebas virus.
11. Herpes Simplex
HSV atau Herpes Simplex Virus terdapat dua golongan yaitu HSV tipe 1 dan tipe 2.
HSV tipe 2 menyerang membran lendir pada alat kelamin dan proses reproduksi manusia.
Sedangkan untuk HSV tipe 1 menyerang area wajah (hidung, pipi, dagu, bibir, dsb).
Penularan HSV tipe 2 adalah lewat hubungan seksual. Untuk HSV tipe 1 yang banyak
menjangkiti anak-anak, termasuk bayi, menyebar lewat handuk, perlengkapan makan dan
minum, dan ciuman.
12. Kanker
Terdapat beberapa jenis kanker yang diakibatkan oleh virus. Virus yang DNA-nya dapat
diselipkan pada genom manusia, sehingga menyebabkan sel dari seseorang yang terjangkiti
virus akan terus membelah dan membentuk kanker.
13. Pilek
Penyakit ini tentu tidak asing bagi semua orang. Pilek atau yang biasa disebut dengan
selesma merupakan penyakit yang penyebabnya adalah virus dan menyebar lewat ludah
penderita. Ciri dari penyakit ini dapat kita amati, yaitu mata yang berair, hidung berair atau
keluarnya ingus dari hidung, susah bernapas, tenggorokan terasa kering. Penyakit ini tak
berbahaya, hanya saja perlu hati-hati jika ada infeksi sekunder yang disebabkan karena
bakteri.

14. Flu Burung


Penyebab flu burung yang dapat menjangkiti manusia adalah virus H5N1. Flu burung
juga mengakibatkan ayam-ayam di banyak negara, termasuk Indonesia mati. Penularan virus
ini tidak bisa dari manusia ke manusia, melainkan dari udara yang terpapar virus atau
melakukan kontak langsung dengan unggas yang telah terinfeksi virus flu burung. Disarankan
ketika memasak hasil dari unggas seperti daging atau telur benar-benar matang, karena virus
ini dapat mati ketika berada di suhu 80oC. Tanda terkena flu burung adalah mengalami
demam di atas 38oC, radang paru dan infeksi saluran pernapasan atas, otot terasa nyeri.
Orang-orang yang beresiko terjangkit flu burung adalah peternak unggas, penjual unggas.
Pencegahan flu burung dapat dilakukan dengan beberapa hal, seperti : setelah melakukan
kontak langsung dengan unggas, segera mandi atau mencuci tangan dengan sabun atau
antiseptik, konsumsi makanan yang tinggi nutrisi dan cukup istirahat supaya kekebalan tubuh
baik, bersihkan kotoran unggas dengan teratur setiap hari, dan memasak dengan baik produk
unggas seperti daging dan telur.

15. Cacar Air


Penyakit cacar air yang menyerang anak-anak adalah cacar ringan. Ternyata virus
penyebab cacar air sama dengan yang menyebabkan penyakit herpes zoster yaitu varicella
zoster virus. Virus ini ada di lendir saluran napas dan beredar melalui darah kemudian
menyerang kulit. Tanda terkena cacar air antara lain : mengalami demam, lalu muncul bintil
gelembung yang berisi air di permukaan kulit, umumnya terasa gatal. Herpes zoster adalah
infeksi yang menyerang saraf sensori, umumnya terasa pedih. Herpes zoster menyerang
orang dewasa yang dahulu sudah pernah menderita cacar air. Karena virus cacar air pada
dasarnya akan terus ada pada jaringan saraf dan bisa aktif lagi apabila ketahanan tubuh orang
itu sedang lemah.
16. SARS
Severe Acute Respiratory Syndrom atau SARS merupakan sindrom pernapasan akut yang
parah. Corona virus penyebab SARS berasal dari sistem pernapasan mamalia seperti rakun
atau musang. Tanda penyakit SARS diantaranya : mengalami diare, sakit kepala, otot nyeri,
batuk kering, demam tinggi, radang paru, sulit bernapas. Penyebaran SARS dapat melalui
udara, bersin dan batuk penderita, kontak langsung dengan si sakit, dan menyentuh benda
yang mengandung virus tersebut. Sayangnya vaksin dan obat untuk penyakit ini belum ada,
sehingga kita perlu lebih waspada dan senantiasa menjaga asupan gizi untuk memperkuat
daya tahan tubuh.
17. HIV (Human Immunodefi ciency Virus)
Virus ini menyebabkan penyakit AIDS (Acquired Immune Defi ciency Syndrome),
menyerang sel-sel darah putih limfosit T. Gejala penyakitnya adalah seperti gabungan gejala
beberapa jenis penyakit karena menurunnya sistem kekebalan tubuh.

18. Virus ebola (ebola virus)


Virus ini menyebabkan penyakit ebola yang mematikan. Virus ini menyerang sel-sel
pertahanan tubuh. Gejalanya adalah demam yang disertai pendarahan.

19. Measles virus


Measles virus menyebabkan penyakit cacar. Virus ini menyerang sel kulit dan menimbulkan
gejala awal seperti demam, pilek, kemudian muncul luka cacar, yang dimulai dari wajah
dan akhirnya keseluruhan tubuh.

20. Herpes Simplex virus


Virus ini menyebabkan penyakit herpes. Virus ini menyerang membran mukus (lendir) pada
mulut, alat kelamin, dan kulit. Gejala penyakitnya adalah kulit memerah dan muncul
bintilbintil seperti luka melepuh.

21. Human Papilomavirus


Virus ini menyebabkan penyakit kutil pada manusia. Virus ini menyerang sel-sel kulit dan
dapat menyebabkan kanker. Gejalanya adalah munculnya benjolan kulit.

22. Adeno virus


Virus ini menyebabkan gangguan pada sistem respirasi dan menyebabkan tumor rahim pada
wanita. Gejala serangan virus ini adalah perut sakit seperti menstruasi dan timbul benjolan
di dalam rahim (perut).
VIRUS YANG MERUGIKAN PADA HEWAN:

1. Penyakit kuku-mulut (food and mouth disease) disebabkan oleh virus. Penyakit ini
menyerang kerbau, sapi, atau hewan ternak lain yang mengakibatkan mereka tidak
mampu berjalan atau makan.
2. Penyakit rabies yang disebabkan oleh virus rabies (rhabdovirus), menyerang hewan-
hewan berdarah panas seperti anjing, kucing, kelelawar, kera, dan lainnya.
3. Penyakit tetelo yang biasa menjangkiti ayam. Menyebabkan ayam batuk dan mencret,
lalu mati. Apabila penyakit tetelo dapat disembukan, ayam tersebut bisa hilang
keseimbangan dan kepala terus berputar. Penyebab penyakit ini adalah virus New
Castle Disease.
4. Tumor/kanker yang menyerang ayam dan unggas lain disebabkan oleh Rous Sarcoma
Virus (RSV).
5. Avian Influenza (flu burung) disebabkan virus H5N1.
6. Penyebab tumor beberapa jenis hewan yaitu Adenovirus.
7. Polyoma penyebab tumor yang menyerang hewan.

8. Bovine Papilo Virus

Virus ini dapat mengakibatkan penyakit tumor pada hewan memamah biak seperti pada sapi.

9. Foot and Mouth Desease

Virus ini menyerang jaringan kuku dan mulut pada hewan ternak seperti domba, kerbau, sapi
, kuda, keledai dan biri-biri.

10. Paramyxovirus

Virus ini mengakibatkan penyakit yang disebut dengan NCD (New Castle Disease). Virus ini
menyerang bagian saraf unggas, misalnya pada ayam. Penyakit ini sering disebut juga dengan
penyakit parrot fever atau tetelo. Gejala yang ditimbukan akibat dari serangan virus ini
adalah batuk-batuk dan mencret.

11. Rhabdo Virus


Virus ini menyerang sistem syaraf pada hewan (anjing, kucing, kera), menyebabkan penyakit
rabies. Penyakit ini dapat menular ke manusia melalui gigitan hewan yang telah menderita
penyakit rabies. Virus ini mengakibatkan penyakit rabies, bagian yang diserang oleh virus ini
adalah sistem saraf pada hewan seperti anjing, kucing, kera. Penyakit rabies mampu menular
ke manusia melalui gigtan dari hewan yang terjangkiti virus tersebut.
12. Rous Sarcoma Virus (RSV)
Virus ini mampu menyebabkan penyakit tumor pada hewan unggas seperti ayam.

. Menyebabkan penyakit pada hewan


 Polyma , penyebab tumor pada hewan.
 Rous Sarcoma Virus (RSV), penyebab kanker pada ayam.
 Rhabdovirus, penyebab rabies pada vertebrata (anjing, kera, dan lainlain).
 Tetelo pada ayam atau NCD ( New Castle Disease ).
 Penyakit kuku dan mulut pada ternak, seperti sapi dan kambing.

13. Penyakit tetelo, yakni jenis penyakit yang menyerang bangsa unggas, terutama ayam.
Penyebabnya adalah new castle disease virus (NCDV). Ayam yangterjangkit penyakit ini
harus dimusnahkan karena dapat bertindak sebagai sumber pencemaran dan penular.diikuti
oleh gangguan syaraf serta diare.
14. Penyakit kuku dan mulut, yakni jenis penyakit yang menyerang ternak sapi dan kerbau.
penyakit kuku dan mulut merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh virus yang mudah
menyerang hewan ternak berkuku belah diantaranya sapi, kerbau, domba, kambing, dan babi.
Penyebaran penyakit itu dapat disebabkan oleh beberapa hal diantaranya virus yang terbawa
oleh angin, persinggungan badan dengan hewan ternak yang sudah terinveksi, bercampurnya
hewan ternak dalam angkutan truk, serta pakan ternak yang mengandung virus. Penyakit
kuku dan mulut mengakibatkan sariawan yang mengganggu kuku dan mulut sehingga ternak
tidak nafsu makan selama hampir dua minggu, hingga berangsur kurus dan akhirnya mati.
15. Penyakit rabies, yakni jenis penyakit yang menyerang anjing, kucing, dan monyet.
Penyebabnya adalah Rhabdovirus. Penyakit anjing gila (rabies) adalah suatu penyakit
menular yang akut, menyerang susunan syaraf pusat, disebabkan oleh virus rabies jenis
Rhabdho virus yang dapat menyerang semua hewan berdarah panas dan manusia. Penyakit
ini sangat ditakuti dan mengganggu ketentraman hidup manusia, karena apabila sekali gejala
klinis penyakit rabies timbul maka biasanya diakhiri dengan kematian.
16. Polyoma, penyebab tumor pada hewan.
17. Adenovirus, penyebab tumor pada hewan tertentu.
VIRUS YANG MERUGIKAN PADA TUMBUHAN :

1. Citrus leprosis virus (CiLV) Yakni virus yang menyebabkan penyakit pada tumbuhan
jeruk. Gejala yang dialami oleh tumbuhan ini berupa bercak-bercak pada daun.
2. Virus Kuning Penyakit ini disebabkan oleh serangga yang disebut Besmisia tabaci atau
kutu kebul. Serangan virus kuning bisa berakibat pada penurunan produksi cabe bahkan
kecenderungan gagal panen. Secara kasat mata gejala serangan penyakit Virus Kuning mudah
dikenali dengan ciri-ciri: Terjadi klorosis pada anak tulang daun dari daun muda dan
menyebar keseluruh bagian tanaman, hingga tanaman tampak menguning. Daun mengeriting
keatas, menebal dengan ukuran yang mengecil. Pertumbuhan terhambat atau kerdil.
3. Virus Belang Gejala yang sering dijumpai di lapangan adalah gejala belang berwarna hijau
tua dikelilingi daerah yang lebih terang atau hijau kekuning-kuningan. Pada umumnya gejala
awal pada daun muda terlihat adanya bintik- bintik klorotik yang selanjutnya berkembang
menjadi belang-belang melingkar. Pada daun tua berwarna hijau kekuningan dengan belang-
belang berwarna hijau tua. Pertumbuhan tanaman kacang menjadi terhambat sehingga
tanaman menjadi pendek dibandingkan tanaman sehat terutama apabila terinfeksi pada saat
tanaman muda.
4. Budok Penyakit ini disebabkan oleh virus atau MLO (Mycoplasm Like Organism) yang
disebar oleh serangga vektor.Daun mula-mula berubah bentuk menjadi seperti kerupuk
dengan ketebalan melebihi daun normal. Warna permukaan daun bagian bawah menjadi
kasar, tulang daun menebal dan keriput. Kelainan ini akan menyebar sampai ke pucuk dan
daun-daun lain dalam satu pohon.Hingga akhir pertumbuhan,tanaman tertekan dan tidak bisa
bertambah besar,serta konopinya pun mengecil.Untuk mencegah serangan, penyemprotan
insektisida secara rutin seperti dengan 2-6 minggu Sekali.

5. Virus Mosaik Tembakau (Tobacco Mosaic Virus, TMV)

Virus ini mengakibatkan penyakit yang disebut dengan penyakit mosaic pada tembakau.
Gejala yang ditimbulkan oleh serangan virus ini adalah terdapat bercak-bercak yang
berwarna kuning pada bagian daun tembakau. Hal ini mengakibatkan terhambatnya
pertumbuhan daun tembakau sehingga berakibat pada menurunnya produksi daun tembakau.

6. Virus Tungro

Virus Tungro menyerang tanaman padi pada bagian akar dan batang. Akibat yang
ditimbulkan hampir serupa dengan TMV virus, yaitu terhambatnya pertumbuhan tanaman
padi yang berimbas pada penurunan hasil produksi. Virus ini dbawa dan ditularkan melalui
serangga yang biasa menyerang tanaman padi, yaitu wereng coklat dan wereng hijau.
7. Virus CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration)

Virus CPVD mengakibatkan timbulnya penyakit degenerasi (penyakit tumor) pada bagian
batang dan daun tanaman jeruk. Virus ini menyerang bagian pembuluh angkut yang terletak
di dalam floem tanaman jeruk.
8.Reovirus

Para petani mengenal virus ini dengan sebutan tungro, yakni penyakit yang sering dialami tanaman
padi yang paling berbahaya dan merugikan di kawasan Asia Tenggara. Penularan penyakit ini melalui
virus yang dibawa oleh hama wereng coklat dan wereng hijau. Tanaman padi yang terserang
penyakit ini akan menjadi kerdil dan memiliki sedikit bulir.

VIRUS YANG MENGUNTUNGKAN

a. Memproduksi Vaksin
Vaksin merupakan patogen yang telah dilemahkan sehingga tidak berbahaya jika
menyerang manusia. Ada beberapa virus yang dimanfaatkan untuk memproduksi
vaksin. Jika telah diberi vaksin, tubuh manusia akan dapat memproduksi antibodi
sehingga jika sewaktu-waktu terserang patogen yang sebenarnya, tubuh manusia
tersebut telah kebal karena di dalam tubuhnya telah diproduksi antibodi patogen
tersebut.

b . Membuat Antitoksin
Antitoksin dapat dibuat dengan menggabungkan DNA virus dan gen yang
mempunyai sifat menguntungkan sehingga jika virus menginfeksi bakteri, di dalam
sel bakteri tersebut terkandung gen yang menguntungkan.

Gen manusia adalah gen yang menguntungkan yang dapat mengendalikan produksi
antitoksin. Jika oleh DNA virus, DNA manusia disambungkan dengan DNA bakteri,
sel bakteri tersebut akan mengandung gen manusia penghasil antitoksin. Jadi, yang
mulanya gen bakteri tidak mengandung antitoksin manusia, sekarang mampu
memproduksi antitoksin manusia.

Pembelahan akan terus-menerus dilakukan oleh bakteri. Setiap bakteri baru


dipastikan mengandung antitoksin yang dihasilkan oleh DNA manusia. Antitoksin
dapat dipisahkan dan dimanfaatkan untuk pelawan penyakit pada manusia. Dengan
rekayasa genetik, dapat dikatakan bahwa virus dapat dimanfaatkan sebagai
perantara gen manusia atau gen makhluk hidup lainnya untuk masuk ke dalam sel
bakteri agar sel bakteri tersebut membawa sifat gen manusia atau gen makhluk
hidup lain.

c. Melemahkan Bakteri
Virus yang menyerang bakteri patogen merupakan virus yang menguntungkan. Jika
DNA virus lisogenik menginfeksi DNA bakteri patogen, bakteri tersebut menjadi
melemah atau tidak berbahaya.

 Virus yang dapat digunakan dalam proses pembuatan hormon insulin.


 Virus yang mengendalikan serangga yang merusak tubuh tanaman.
 Virus yang bermanfaat dalam terapi gen.

D.Menyerang patogen
E.SEBAGAI VEKTOR DALAM TEKNIK REKAYASA GENETIKA