Anda di halaman 1dari 233

A JOURNEY TO

Mencapai PROPER Emas, Menyemai Kebajikan,


Melindungi Lingkungan
A JOURNEY TO GOLD
Mencapai PROPER Emas, Menyemai Kebajikan,
Melindungi Lingkungan
Achieving the PROPER Gold, Disseminating Virtues, and Protecting the Environment

A Journey To Gold i
A JOURNEY TO GOLD
Mencapai PROPER Emas, Menyemai Kebajikan,
Melindungi Lingkungan
Achieving the PROPER Gold, Disseminating Virtues, and Protecting the Environment

viii + 224 Hlm, 17 x 25 cm

ISBN : 978-602-96217-4-7
Penulis : M.R. Karliansyah & Sigit Reliantoro (sekretariatproper@menlh.go.id)
Editor :
Ketua - Ibrahim Arsyad (ibrahim.arsyad@medcoenergi.com)
Anggota - Yuyun Choiriah (Yuyun.Choiriah@ptadaro.com)
- Devindra Ratzarwin (Devindra.Ratzarwin@ptadaro.com)
- Yuli Gunawan (yulig@badaklng.co.id)
- Prasasti Asandhimitra (pafk@chevron.com)
- Anastasya Adipriyanti (anyanti@chevron.com)
- Dwita Prihantono (dwitasu@chevron.com)
- Agustina Parwitosari (parwitosari@chevron.com)
- Deni Nuryandain (deni.nuryandain@holcim.com)
- Widjayadi (widjayadi@holcim.com)
- Rufidi Chandra (Rufidi.Chandra@indocement.co.id)
- Anita Kusumawardhani (Anita.Kusumawardhani@indocement.co.id)
- Doni Gunawan W. (doni.wibisono@medcoenergi.com)
- Bondan Brillianto (bondan.brillianto@medcoenergi.com)
- M. Achyar Karim (achyar.karim@pertamina.com)
- Yudhanti Niwana Kiswari (yudhanti@pertamina.com)
- Rudi Hermawan(rhermawan@sg.semenindonesia.com)
- M. Faiq Niyazi (faiq@sg.semenindonesia.com)
- Yudi Pringadi (yudi.pringadi@starenergy.co.id)
- Zerry Antro (zerry.antro@starenergy.co.id)
- Tim Unilever Indonesia (Silvi.Tirawaty@unilever.com)
- Anto Dwiastoro (anto.dwiastoro@gmail.com)

Hak Cipta dan Penerbitan pada : Kementerian Lingkungan Hidup
Cetakan I, Juni 2013

Diterbitkan oleh:
Kementerian Lingkungan Hidup
Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan
Jalan D.I. Panjaitan Kav. 24 Kebon Nanas, Jakarta Timur
Gedung B, Lantai IV, Telp/Fax. (021) 8520886
Email : sekretariatproper@menlh.go.id

Sanksi Pelanggaran Pasal 72 UU Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta

1. Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 49
ayat (1) dan ayat (2) dipidana dengan pidana penjara masing-masing paling singkat 1 (satu) bulan dan/atau denda paling sedikit
Rp. 1.000.000 (satu juta rupiah) atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 5.000.000
(lima juta rupiah).

2. Barangsiapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang
hasil pelanggaran Hak Cipta terkait sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipidana penjara paling lambat 5 (lima) tahun dan/
atau denda paling banyak Rp. 500.000.000 (lima ratus juta rupiah)

ii A Journey To Gold
Sambutan
Menteri Lingkungan
Hidup
Organisasi seperti halnya organisme harus dapat beradaptasi dengan kondisi
lingkungannya untuk dapat bertahan hidup dan berkembang. Organisasi yang gagal
berubah akan mati dan punah, sebaliknya yang mampu beradaptasi akan terus tumbuh
dan berkembang. Pentingnya adaptasi ini tercermin dari perubahan paradigma organisasi
sesuai dengan tantangan zaman. Paradigma organisasi birokrasi yang dikembangkan Max
Weber merupakan arus utama pengembangan organisasi pada tahun 1900an. Pada tahun
1950an konsep ini dianggap usang karena dinilai tidak dapat lagi menjawab tantangan
dan perkembangan industrialisasi. Karenannya paradigma oganisasi berbasis kinerja
Peter Drucker menggantikan paradigma Max Weber. Dalam perkembangannya Indikator
kinerja ternyata seringkali memberikan gambaran keliru terhadap keberlanjutan organisasi.
Indikator kinerja yang berorientasi jangka pendek seringkali tidak dapat mengidentifikasi
kelemahan-kelemahan sistemik dalam organisasi. Ketika terjadi suatu krisis, organisasi
tidak mampu beradaptasi dengan cepat karena gagal belajar untuk memperbaiki akumulasi
kelemahan-kelemahan sistemik. Paradigma organisasi berbasis kinerja mulai ditinggalkan
digantikan dengan organisasi pembelajaran. Organisasi pembelajaran menurut Peter
Senge (2000) adalah organisasi yang manusia-manusianya terus-menerus meningkatkan
kapasitasnya untuk menciptakan hasil-hasil yang sungguh-sungguh mereka inginkan,
terus-menerus mengembangkan dan memelihara pola-pola pikir baru yang sistemik,
membebaskan aspirasi-aspirasi kolektif berkembang dan terus-menerus belajar bagaimana
belajar bersama secara sinerjik.

Kementerian Lingkungan Hidup menginginkan PROPER sebagai organisasi pembelajaran


yang akan mendorong pemikiran-pemikiran baru dan memfasilitasi proses belajar
terus menerus secara sinerjik bagi para pemangku kepentingan. Salah satu bukti adalah
diterbitkannya buku “A journey to Gold, Mencapai PROPER Emas, Menyemai Kebajikan dan
Melindungi Lingkungan”. Buku ini merupakan kumpulan praktek pengelolaan lingkungan
terbaik dari perusahaan-perusahaan yang memperoleh peringkat EMAS PROPER tahun
2012. Untuk memperoleh peringkat Emas ini bukanlah hal yang mudah, karena dari 1317
perusahaan yang dinilai hanya 1 % yang berhasil meraih peringkat Emas. Tentu saja,
perusahaan-perusahaan ini telah mengalokasikan banyak sumberdaya untuk memperoleh

A Journey To Gold iii


penghargaan PROPER EMAS, tetapi dibalik itu pasti terdapat kepemimpinan di segala
level yang mampu menginspirasi orang-orang sekitarnya untuk mewujudkan keunggulan-
keunggulan perusahaan. Keunggulan tersebut merupakan buah dari proses pembelajaran
dan perbaikan terus menerus. Kiat-kiat dan hasil pembelajaran tersebutlah yang menjadi
intisari buku ini.

Dengan dihimpunnya best practice dalam buku ini, maka diharapkan menjadi pendorong
bagi perusahaan-perusahaan lain untuk mengadopsi dan mengembangkan best pratice
tersebut sesuai dengan nilai-nilai, sumber daya, karakteristik internal dan eksternal
perusahaan.

Buku ini merupakan buku ketiga dari serial Best Practices Pengelolaan Lingkungan PROPER.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, best practice pengelolaan lingkungan lebih difokuskan
dari sudut pandang perusahaan. Buku ketiga ini diperluas dengan menggali pandangan
dari masyarakat penerima manfaat program-program yang dilaksanakan oleh perusahaan
yang dinilai dalam PROPER. Akan ditemui banyak tokoh-tokoh setempat yang secara
faktual telah mengimplementasikan prinsip-prinsip ekonomi hijau dalam kehidupan sehari-
hari. Bapak Muhammad Ali mampu menghidupkan ekonomi masyarakat di sekitar Kota
Bontang dengan mengkombinasikan kegiatan rehabilitasi mangrove dan kegiatan ekonomi
rakyat setempat. Demikian juga Bapak Dayat Hidayat, mampu menjadi penggerak ekonomi
dilingkungannya dari kegiatan rehabilitasi koridor Taman Nasional Gunung Halimun.

Saya sangat menghargai inisiatif Sekretariat PROPER dengan PT Adaro Indonesia,


PT Badak NGL, Chevron Geothermal Indonesia, Ltd. Unit Panas Bumi Darajat, Chevron
Geothermal Salak, Ltd., PT Holcim Indonesia Tbk.—Pabrik Cilacap, PT Indocement Tunggal
Prakarsa Tbk. Pabrik Palimanan, PT Medco E&P Indonesia—Rimau Asset, PT Pertamina
Geothermal Energy Area Kamojang, PT Semen Gresik (Persero) Tbk. Pabrik Tuban, Star Energy
Geothermal (Wayang Windu) Ltd., dan PT Unilever Indonesia Tbk.—Pabrik Rungkut untuk
menyusun buku ini. Mudah-mudahan tujuan penyusunan buku ini untuk menyebarluaskan
praktek-praktek terbaik pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat dan tujuan
lebih besar untuk membentuk masyarakat pembelajar dapat segera tercapai. Selamat
kepada para penulis, para editor dan pihak pihak yang telah membantu terbitnya buku ini.
Selamat membaca.

Jakarta, Juni 2013


Menteri Negara Lingkungan Hidup

Prof. DR. Balthasar Kambuaya, MBA

iv A Journey To Gold
Sambutan
Ketua Dewan
Pertimbangan PROPER
Konsep PROPER (Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan
Lingkungan Hidup) mengacu kepada konsep dasar pembangunan berkelanjutan yang
menyadari bahwa pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan hidup tidak
terpisahkan, serta mutu kehidupan sekarang dan masa depan terletak pada pemenuhan dasar
manusia sehingga dapat terwujud masyarakat yang berkelanjutan, tanpa menghancurkan
lingkungan yang menjadi tempat bergantung semua makhluk hidup.

Karena itu peran serta dan kerjasama antara pemerintah, perusahaan dan masyarakat
diperlukan untuk mencapai tujuan ini. Keuntungan perusahaan merupakan hasil dari
kemampuan perusahaan mengelola lingkungannya dengan pemangku kepentingan,
sementara kehadiran dan operasi perusahaan adalah merupakan upaya untuk
mengoptimalkan nilai guna bagi seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu,
perusahaan hanya akan berkelanjutan jika mampu memuaskan pemangku kepentingan
secara berkelanjutan.

Buku A Journey to Gold, Mencapai PROPER Emas, menyemai kebijakan, melindungi


lingkungan berisi gagasan dan misi pokok dari penerima penghargaan PROPER Emas
2012 dalam upaya menjelaskan nilai-nilai dari masing-masing perusahaan untuk
mengoptimalkan nilai guna bagi seluruh kepentingan pemangku kepentingan, sehingga
memperoleh penghargaan PROPER Emas.

Semoga buku ini dapat memberikan inspirasi kepada pembaca, bahwa pengelolaan suatu
kegiatan perusahaan harus secara nyata dirasakan dan diakui oleh seluruh pemangku
kepentingan.

Jakarta, Juni 2013

Prof. DR Ir. Surna Tjahja Djajadiningrat, M.Sc.


Guru Besar Manajemen Lingkungan
School of Business and Management
Institut Teknologi Bandung

A Journey To Gold v
Sekapur Sirih
SEBUAH pepatah Cina kuno menyatakan, “Beri dia ikan, maka dia akan makan untuk sehari.
Ajarkan dia untuk memancing ikan, maka dia akan makan untuk selamanya.” Seperti
itulah filosofi yang seharusnya dianut perusahaan-perusahaan dalam mempraktikkan
tanggung jawab sosial mereka. Tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR (Corporate
Social Responsibility) dewasa ini, dan pada hakikatnya, sudah melampaui sekadar charity,
atau sekadar memberi ikan. Program-program CSR yang diemban perusahaan-perusahaan
dewasa ini sudah pada taraf mengajarkan masyarakat untuk memancing ikan.

CSR, jika dijalankan dengan baik, benar dan berkelanjutan oleh perusahaan di lingkungan
di mana perusahaan beroperasi akan memberi kontribusi nyata dalam perbaikan dan
peningkatan taraf hidup masyarakat serta meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi
bangsa. Saya kira, pelaksanaan CSR yang tepat sasaran dan tepat guna serta dibudayakan
akan dapat mewujudkan sila kelima dari Pancasila, yaitu “Keadilan sosial bagi seluruh
rakyat Indonesia.”

Makna penting CSR bagi pembangunan ekonomi dan sosial masyarakat Indonesia
tersebut sudah lama disadari oleh pemerintah Republik Indonesia, hingga pemerintah pun
menerbitkan undang-undang yang mengatur agar organisasi-organisasi atau kegiatan
bisnis menyisihkan sebagian dari keuntungan mereka untuk pelaksanaan tanggung jawab
sosial perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan di mana mereka beroperasi, dan
dampak-dampak dari operasinya mempengaruhi kondisi masyarakat dan lingkungan.

Saya sangat mensyukuri terbitnya buku ini, karena kehadirannya akan memberi warna
tersendiri pada dunia bisnis di negeri ini, dengan menawarkan suatu pendekatan strategis
kepada keberlanjutan bisnis yang tidak melulu berlandaskan keuntungan finansial. Semoga
buku ini mencapai tujuan dari penulisan dan penerbitannya, yaitu menginspirasi dunia
bisnis maupun organisasi-organisasi nirlaba untuk menerapkannya demi kemakmuran
bersama bangsa Indonesia. Kepada para penulis dan editor, Sekretariat PROPER Kementerian
Lingkungan Hidup dan kesebelas perusahaan peraih PROPER Emas 2012 yang mendukung
dalam mewujudkan buku ini, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.

Jakarta, Juni 2013


Anggota Badan Pemeriksa Keuangan RI,

DR Ali Masykur Musa, M.Si., M.Hum.

vi A Journey To Gold
Daftar Isi Table of Content
iii Sambutan Menteri Negara -
Lingkungan Hidup
v Sambutan Ketua Dewan -
Pertimbangan PROPER
vi Sekapur Sirih -
01 Pendahuluan Introduction
19 The Sowing of Virtues To Protect The Sowing of Virtues To Protect
The Environment The Environment
25 Warisan Hijau Bagi Anak-Cucu Green Heritage for Our Next Generations
47 Bentang Bersih Bontang The Clean Landscape of Bontang
65 Investasi Kehidupan Yang Sustainable Life
Berkelanjutan Investments
87 Menjadi Berdaya Lewat Posdaya Becoming Powerful Through the Posdaya
109 Melukis Asa Sebening Rasa Painting a Pattern of Hope As Clear As the Senses
127 Membangun Keberlanjutan Dengan Developing Sustainability With Environmentally
Pertanian Ramah Lingkungan Friendly Agriculture and Emission
dan Pengurangan Emisi Reduction
147 Selaras Mencapai Cita-Cita Untuk The Harmony in Achieving the Ideals for a
Kehidupan Yang Harmonis Harmonious Life
165 Lingkungan Baik Pangkal Prestasi Better Environment for Many, Better Achievement for
Perusahaan Company
181 Bintang Terang Pemberdayaan The Bright Star of Community Development and
Masyarakat dan Pembangunan Bersih Clean Development
195 Menyentuh Kehidupan Masyarakat Touching the Every Day Lives of the Indonesian
Indonesia Setiap Hari People
Meningkatkan Kesehatan dan Kesejahteraan, Improving Health and Welfare, Reducing Environmental
Mengurangi Dampak Lingkungan dan Meningkatkan Impact and Improving the Livelihood of the
Penghidupan Masyarakat Indonesia” Indonesian People

A Journey To Gold vii


viii A Journey To Gold
BAB | CHAPTER

01

PENDAHULUAN
INTRODUCTION

A Journey To Gold 1
Pendahuluan
Introduction

KRISIS ekonomi global pada tahun 2008 terbukti menjadi


sinyal bahwa kita hidup di dunia milik bersama, di mana
semua sektor harus terus-menerus melewati proses perubahan
strategis.
THE global economic crisis in 2008 proved to be a sign that we live in
a shared world, where all sectors have to constantly go through the
process of strategic change.

2 A Journey To Gold
KRISIS ekonomi global pada tahun 2008 terbukti THE global economic crisis in 2008 proved to
menjadi sinyal bahwa kita hidup di dunia milik be a sign that we live in a shared world, where
bersama, di mana semua sektor harus terus- all sectors have to constantly go through the
menerus melewati proses perubahan strategis. process of strategic change.

Waktunya telah tiba untuk memberikan The time has come to give a new meaning
makna baru bagi tanggung jawab perusahaan. to corporate responsibility. Business-based
Perusahaan-perusahaan berbasis bisnis organizations put aspects of influence and
menempatkan aspek-aspek pengaruh dan performance in this area in the center of a
kinerja di bidang ini di pusat strategi bisnis company’s business strategy and is ready to
perusahaan dan siap menjadi akuntabel kepada be accountable to all stakeholders. Having a
semua pemangku kepentingan. Memiliki responsible corporate approach in their effort
pendekatan perusahaan yang bertanggung to support financial achievements will be of
jawab dalam upaya mereka untuk menunjang paramount importance from this point on.
pencapaian finansialnya akan menjadi
kepentingan yang utama mulai saat ini. The government, the business community,
and the general public need to work together
Pemerintah, komunitas bisnis, dan masyarakat to find solutions to the problem that plagued
umum perlu bekerja sama dalam mencari solusi the whole world, such as climate change, water
untuk masalah-masalah yang melanda seluruh conservation, energy productivity, human
dunia, seperti perubahan iklim, konservasi rights and community development. Even if
air, produktivitas energi, hak asasi manusia the answers cannot be found immediately, a
dan pengembangan masyarakat. Bahkan bila mutual dialogue should be developed to provide
jawaban-jawaban segera tidak dapat ditemukan, leadership in the face of change. Thanks to the
dialog antar sesama mesti dikembangkan strategies and policies that are based on the
untuk menyediakan kepemimpinan dalam foundation of sustainability, companies are now
menghadapi perubahan. Berkat strategi-strategi able to develop a number of opportunities.
dan kebijakan-kebijakan yang didasari pada
pondasi keberlanjutan, perusahaan-perusahaan Investments in developing regions not only
kini dapat mengembangkan sejumlah peluang. improve corporate responsibility but also ensure
higher levels of financial accomplishments for
Investasi dalam mengembangkan wilayah- the business. Developing new levels of dialogue
wilayah tidak hanya meningkatkan with stakeholder groups within the sphere of

A Journey To Gold 3
tanggung jawab perusahaan tetapi juga influence of a company in areas where it does
memastikan aras-aras yang lebih tinggi dari its activities, responding to commitments,
pencapaian-pencapaian finansial bagi bisnis. engaging in investments that respond to local
Mengembangkan aras-aras dialog baru dengan needs, bring it closer to the public , in which it
kelompok-kelompok pemangku kepentingan is located.
di dalam ranah pengaruh suatu perusahaan
di wilayah-wilayah di mana ia berkegiatan, Ignoring the needs of the community suggests
merespon kepada komitmen-komitmen, terlibat a significant risk in today’s business world. As
dalam investasi-investasi yang menjawab a corporate citizen, the priority of companies
kebutuhan-kebutuhan lokal, membawanya is to continue to engage in activities that are
semakin dekat ke masyarakat, di mana ia in line with the principles of sustainability. The
berada. objective of a company as a responsible business
is not only for the support of the community, but
Mengabaikan kebutuhan masyarakat also to set priorities related to the environment
mengisyaratkan risiko yang signifikan di dunia where it is located and act accordingly.
bisnis dewasa ini. Sebagai warga perusahaan
(corporate citizen), prioritas perusahaan- Corporate Social Responsibility
perusahaan adalah untuk terus terlibat dalam SUSTAINABLE development requires a
kegiatan-kegiatan yang sejalan dengan prinsip harmonious relationship between the
keberlanjutan. Tujuan perusahaan sebagai government, businesses, and stakeholders.
bisnis yang bertanggung jawab bukan hanya Each of these stakeholders perform its part in
untuk mendukung masyarakat, tetapi juga accordance with each capacity and competency.
untuk menetapkan prioritas-prioritas terkait The business world as one of the stakeholders
lingkungan di mana ia berada dan bertindak plays a fairly important role because of its
sesuai dengannya. potential in terms of capital and human
resources.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
PEMBANGUNAN berkelanjutan (sustainable The participation of businesses in sustainable
development) menghendaki adanya hubungan development is realized through the
yang harmonis antara pemerintah, dunia usaha, development of caring programs to communities
dan pemangku kepentingan (stakeholders). surrounding the company, which is called a
Masing-masing pemangku kepentingan corporate social responsibility or CSR. CSR is
melakukan perannya sesuai dengan kapasitas an effort to create the continuity of efforts in
dan kompetensi yang dimiliki. Dunia usaha creating and maintaining a balance between
sebagai salah satu pemangku kepentingan profit, social functions and the preservation of
memegang peranan yang cukup penting karena the environment (triple bottom line).
potensinya dalam hal modal dan sumber daya
manusia. Social responsibility can mean concern of
managers of companies with regard to the social,
Partisipasi dunia usaha dalam pembangunan environmental, political, human and financial
berkelanjutan diwujudkan melalui consequences of the actions they take. In the

4 A Journey To Gold
pengembangan program kepedulian perusahaan
kepada masyarakat di sekitarnya yang disebut
tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate
Social Responsibility, CSR). CSR merupakan
salah satu upaya untuk menciptakan
keberlangsungan usaha dalam menciptakan
dan memelihara keseimbangan antara
mencetak keuntungan, fungsi-fungsi sosial dan
pemeliharaan lingkungan hidup (triple bottom
line).

Tanggung jawab sosial dapat diartikan


kepedulian para pengelola suatu perusahaan
berkenaan dengan konsekuensi sosial,
lingkungan, politik, manusia dan keuangan
atas tindakan-tindakan yang mereka ambil. Di
dalam pengimplementasiannya, diharapkan
agar unsur-unsur perusahaan, pemerintah dan
masyarakat saling berinteraksi dan mendukung,
supaya CSR dapat diwujudkan secara
komprehensif, sehingga dalam pengambilan implementation, it is expected that elements
keputusan, menjalankan keputusan dan of businesses, the government and the society
pertanggungjawabannya dapat dilaksanakan interact and support each other, so that CSR can
bersama. 1 be realized in a comprehensive manner, so that
in making decisions, running the decisions and
Perkembangan CSR untuk konteks Indonesia its accountability can be jointly implemented.
(terutama yang berkaitan dengan pelaksanaan
CSR untuk kategori discretionary responsibilities) The development of CSR in the Indonesian context
dapat dilihat dari dua perspektif yang berbeda. (particularly with regard to the implementation
Pertama, pelaksanaan CSR memang merupakan of CSR in the category of discretionary
praktik bisnis secara sukarela (discretionary responsibilities) can be viewed from two different
business practice), artinya pelaksanaan CSR perspectives. First, the implementation of CSR
lebih banyak berasal dari inisiatif perusahaan is a discretionary business practices, meaning
dan bukan merupakan aktivitas yang dituntut that the implementation of CSR initiatives
untuk dilakukan perusahaan oleh peraturan comes more from the company and is not an

Jackie Ambadar, Corporate Social Responsibility (CSR) Dalam Praktek di Indonesia. Jakarta: PT Elex Media Komputindo, 2002.
1

Adapun pengaturan CSR di dalam UU no. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas pada pasal 74 adalah sebagai berikut: (a) Perseroan yang
2

menjalankan kegiatan usahanya di bidang dan/atau berkaitan dengan sumber daya alam wajib melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan;
(b) Tanggung jawab sosial dan lingkungan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 merupakan kewajiban perseroan yang diangggarkan dan diperhitungkan
sebagai biaya perseroan yang pelaksanaannya dilakukan dengan memperhatikan kepatuhan dan kewajaran; (c) Perseroan yang tidak melakukan
kewajiban sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Sedangkan pengaturan di dalam UU no.
25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal pasal 15 huruf b adalah sebagai berikut: “Setiap penanaman modal berkewajiban melaksanakan tanggung
jawab sosial perusahaan.”
3
Mukti ND Fajar, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009.
4
http://en.wikipedia.org/wiki/Community_development.

A Journey To Gold 5
perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. activity that is required by laws applying in
Kedua, pelaksanaan CSR bukan lagi merupakan Indonesia to be done by the company. Second,
discretionary business practice, karena the implementation of CSR is no longer a
pelaksanaannya sudah diatur oleh undang- discretionary business practice, because its
undang (bersifat mandatory). Di Indonesia implementation is mandatory. In Indonesia
sendiri, munculnya Undang-Undang No. 40 alone, the emergence of the Act No. 40 of 2007
tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UU PT) on Limited Liability Companies (Corporate Law)
menandai babak baru pengaturan CSR. Selain marked a new stage in CSR regulations. Moreover,
itu, pengaturan tentang CSR juga tercantum the regulation of CSR is also listed in Law No. 25
di dalam Undang-Undang No. 25 tahun 2007 of 2007 on Investment.
tentang Penanaman Modal. 2
In this Act is governed the social and
Dalam Undang-Undang ini diatur mengenai environmental responsibilities aimed at
tanggung jawab sosial dan lingkungan yang realizing sustainable economic development
bertujuan mewujudkan pembangunan ekonomi to improve the quality of life and environment
berkelanjutan guna meningkatkan kualitas for the benefit of the company itself, the local
kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat community and society at large. This provision
bagi perusahaan itu sendiri, komunitas is intended to support corporate relations that
setempat, dan masyarakat pada umumnya. are harmonious, balanced, and in accordance
Ketentuan ini dimaksudkan untuk mendukung with the environment, values, norms, and culture
terjalinnya hubungan perusahaan yang serasi, of the local community, it is determined that
seimbang, dan sesuai dengan lingkungan, nilai, a company whose business activities in the
norma, dan budaya masyarakat setempat, field and/or related to the natural resources is
maka ditentukan bahwa perusahaan yang required to implement Social and Environmental
kegiatan usahanya di bidang dan/atau Responsibility. To carry out the obligations
berkaitan dengan sumber daya alam wajib of the company, the activities of Social and
melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Environmental Responsibility must be budgeted
Lingkungan. Untuk melaksanakan kewajiban and accounted for as expenses that the company
perusahaan tersebut, kegiatan Tanggung Jawab conducted with regard to the appropriateness
Sosial dan Lingkungan harus dianggarkan dan and reasonableness. The activities will be
diperhitungkan sebagai biaya perusahaan contained in the company’s annual report.
yang dilaksanakan dengan memperhatikan In case the company does not carry out the
kepatutan dan kewajaran. Kegiatan tersebut Environmental and Social Responsibility, the
dimuat dalam laporan tahunan perusahaan. company in question is subject to sanctions in
Dalam hal perusahaan tidak melaksanakan

1
Jackie Ambadar, Corporate Social Responsibility (CSR) Dalam Praktek di Indonesia. Jakarta: PT Elex Media Komputindo, 2002.
2
As for the CSR regulations in the Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies in article 74 is as follows: (a) The Company conducting its business
activities in the field and/or related to the natural resources is required to carry out social and environmental responsibilities; (b) The social and
environmental responsibilities as referred to in paragraph 1 are the obligation of the company to be budgeted and calculated as the company’s cost
which implementation is done with respect to compliance and fairness; (c) Companies that do not undertake the obligation referred to in paragraph
1 will be sanctioned in accordance with the statutory provisions. While the regulation in the Law No. 25 of 2007 on Investment article 15 letter b is as
follows: “Each investment shall implement a corporate social responsibility.”
3
Mukti ND Fajar, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009.
4
http://en.wikipedia.org/wiki/Community_development

6 A Journey To Gold
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, maka accordance with the provisions of the legislation.
perusahaan yang bersangkutan dikenai sanksi In essence, social and environmental
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- responsibility for the company (CSR) has been
undangan. widely adopted by companies voluntarily. CSR
is based on awareness of the company for its
Pada hakikatnya, tanggung jawab sosial business continuity, so that the CSR become
dan lingkungan bagi perusahaan (CSR) telah a part of corporate strategy. CSR performed
banyak diterapkan oleh perusahaan secara based on awareness of the company for its
sukarela. CSR dilakukan berdasarkan kesadaran business continuity, so that the CSR becomes
perusahaan untuk keberlanjutan usahanya, a part of corporate strategy. There are at least
sehingga CSR menjadi bagian dari strategi three important reasons why the business
perusahaan. Setidaknya ada tiga alasan penting community responds and develops corporate
mengapa kalangan dunia usaha merespon social responsibility in line with its business:
dan mengembangkan tanggung jawab sosial a. The company is a part of the community
perusahaan sejalan dengan usahanya: and therefore it is natural that companies
a. Perusahaan adalah bagian dari masyarakat consider the interests of society.
dan oleh karenanya wajar bila perusahaan b. The relationship of the community and
memperhatikan kepentingan masyarakat. business circles should be a relationship that
b. Hubungan masyarakat dan kalangan bisnis has a symbiotic mutualism by nature.
seharusnya merupakan hubungan yang c. Social responsibility activities are one way to
bersifat simbiosis mutualisme. reduce or even avoid social conflicts.
c. Kegiatan tanggung jawab sosial merupakan
salah satu cara untuk meredam atau bahkan The substance of the existence of the principles
menghindari konflik sosial. 3 of social and environmental responsibility
for the company (CSR) is to strengthen the
Substansi keberadaan prinsip tanggung jawab company’s ability to adapt to the environment,
sosial dan lingkungan bagi perusahaan (CSR) communities and stakeholders associated with
adalah dalam rangka memperkuat kemampuan it, both locally, nationally and globally.
perusahaan untuk beradaptasi dengan
lingkungannya, komunitas dan pemangku Furthermore, the concept of CSR began to flourish
kepentingan yang terkait dengannya, baik lokal, in the forms of community empowerment
nasional maupun global. or better known as community development
(ComDev). Community development programs
Selanjutnya, konsep CSR mulai berkembang are implemented by corporations with reference
pada bentuk-bentuk pemberdayaan to the values of justice and equality for
masyarakat atau lebih dikenal dengan istilah opportunities, participatory choices, reciprocity
community development (Comdev). Community and solidarity.4 Starting from a company
development dilaksanakan oleh korporasi that has the awareness of being part of the
dengan mengacu pada nilai keadilan dan community (corporate citizenship) as well as a
kesetaraan atas kesempatan, pilihan partisipasi, business institution, the concept of CSR is thus
timbal balik dan kebersamaan.4 Berawal dari began to be designed as part of the company’s
perusahaan yang mempunyai kesadaran sebagai business strategy (corporate strategy).

A Journey To Gold 7
bagian dari masyarakat (corporate citizenship) Living in Harmony With the Surrounding
sekaligus sebagai institusi bisnis, maka konsep Community
CSR mulai didesain menjadi bagian dari strategi
bisnis perusahaan (corporate strategy). THE empowerment of the community is a
development process in which people take the
Hidup Berdampingan Dengan Masyarakat initiative to start the process of social activities
PEMBERDAYAAN masyarakat merupakan suatu in order to improve their circumstances.
proses pengembangan di mana masyarakat Community empowerment can only transpire if
mengambil inisiatif untuk memulai proses its members participate.
kegiatan sosial guna memperbaiki situasi dan
kondisi mereka. Pemberdayaan masyarakat An attempt could only be considered
hanya bisa terjadi jika para warganya “community empowerment” if a group of people
berpartisipasi. or community becomes development agents,
also known as subjects. Here, the subjects are
Suatu upaya hanya bisa dianggap the promoters, and not just the beneficiaries of
“pemberdayaan masyarakat” jika kelompok the object.
masyarakat atau komunitas menjadi agen-
agen pembangunan atau disebut juga sebagai T oday, the demands of people that are not
subyek. Di sini, subyek-subyek tersebut institutionalized become increasingly important
merupakan motor penggerak, dan bukan hanya and significant as the effect of democratization
penerima manfaat dari obyek. in all spheres of life. This social phenomenon
certainly also influenced the development of
Dewasa ini, tuntutan-tuntutan masyarakat the industrial sector. This fact gives a strong
yang tidak terinstitusionalisasi semakin hint that community development activities are
penting dan signifikan sebagai suatu efek considered more important for the continuation

8 A Journey To Gold
demokratisasi di semua bidang kehidupan. of a business in an area, because natural
Fenomena sosial ini pasti juga mempengaruhi resources are not renewable, where community
perkembangan di sektor industri. Kenyataan assets will be lost (lost opportunity). Therefore,
ini memberi petunjuk kuat bahwa kegiatan these resources must be managed wisely,
pengembangan masyarakat dianggap lebih through sustainable development that includes
penting bagi kelanjutan bisnis di suatu daerah, local communities in a community development
lantaran sumber daya alam yang tidak terbarui, program of a company, taking into account
di mana akan ada aset masyarakat yang future generations.
hilang (lost opportunity). Karena itu, sumber
daya ini harus dikelola dengan bijak, melalui People living in areas adjacent to a company’s
pembangunan berkelanjutan yang mencakup operations are very important stakeholders.
masyarakat-masyarakat lokal dalam program There are among those groups of people who
pengembangan masyarakat dari sebuah are in a disadvantageous position. Companies
perusahaan, dengan memperhatikan generasi should be aware that there are people who
masa depan. live around their factories or operation areas
which should be empowered so as not to overly
Masyarakat yang tinggal di daerah-daerah dependent.
yang berdekatan dengan operasi perusahaan
merupakan pemangku kepentingan yang To improve the socio-economic life of the
sangat penting. Ada di antara mereka kelompok- communities located around the area of
kelompok orang yang berada dalam posisi yang operation, companies create empowerment
tidak menguntungkan. Perusahaan-perusahaan programs in the framework of Community
harus menyadari bahwa ada orang-orang yang Development. These programs are the
hidup di sekitar pabrik-pabriknya atau kawasan embodiment of the idea that a company is part
operasinya yang seharusnya diberdayakan agar of the community.
tidak terlalu bergantung.
The eleven companies that are discussed in this
Untuk meningkatkan kehidupan sosial-ekonomi book represents a snapshot of companies that
dari masyarakat-masyarakat yang berada implement CSR programs voluntarily, rather than
di sekitar daerah operasinya, perusahaan- mandatory, or are beyond compliance. Efforts
perusahaan menciptakan program-program that are run by the these eleven companies
pemberdayaan dalam rangka Pengembangan represent the achievement of innovation, value
Masyarakat. Program-program ini merupakan creation and environmental excellence that are
perwujudan dari gagasan bahwa perusahaan the goals of a rating program proclaimed by the
merupakan bagian dari masyarakat. Ministry of Environment (MOE) of the Republic
of Indonesia, which is acronymed as PROPER
Kesebelas perusahaan yang dibahas dalam (Company Performance Ratings Program).
buku ini mewakili gambaran perusahaan-
perusahaan yang menerapkan program-program The PROPER ratings are marked with certain
CSR secara voluntary, bukannya mandatory, colors that encourage companies to be more
atau bersifat beyond compliance. Upaya- focused on preserving the environment, which

A Journey To Gold 9
upaya yang dijalankan kesebelas perusahaan in turn creates sustainability for the company as
tersebut mewakili pencapaian inovasi, well as for the environment and the communities
penciptaan nilai dan keunggulan lingkungan in which the companies find themselves
yang menjadi tujuan dari diselenggarakannya among. PROPER is the flagship program of
program pemeringkatan yang dicanangkan the Ministry of Environment that is packaged
oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik in the form of surveillance activities and the
Indonesia (KLH), yang diakronimkan sebagai provision of incentives and/or disincentives
PROPER (Program Penilaian Peringkat Kinerja to the management of the business and/or
Perusahaan). activity. Started since 1996, the PROPER awards
are given based on assessment tools that exist
Pemeringkatan PROPER ditandai dengan warna- on the Act No. 32 of 2009 on the Protection
warna tertentu yang mendorong perusahaan- and Management of the Environment and the
perusahaan agar lebih berfokus pada pelestarian Minister of Environment Regulation No. 05 of
lingkungan, yang pada gilirannya menciptakan 2011 on PROPER.
keberlanjutan bagi perusahaan maupun bagi
lingkungan dan masyarakat di mana perusahaan The PROPER awarding aims to encourage
tersebut berada. PROPER merupakan program companies to adhere to environmental
unggulan Kementerian Lingkungan Hidup yang regulations and achieve environmental
dikemas dalam bentuk kegiatan pengawasan dan excellence through the integration of sustainable
pemberian insentif dan/atau disinsentif kepada development principles in the process of
penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan. production and services, the implementation
Dimulai sejak tahun 1996, penghargaan PROPER of environmental management systems, 3R
diberikan berdasarkan perangkat penilaian (reuse, reduce, recycle), energy efficiency,
yang landasannya ada pada Undang-Undang resource conservation and the implementation
No. 32 tahun 2009 mengenai Perlindungan dan of businesses that are ecthical and responsible
Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Peraturan to the community through community
Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 05 tahun development programs.
2011 tentang PROPER.
In the PROPER ratings for the period of 2011-
Pemberian penghargaan PROPER bertujuan 2012, a total of 1,317 companies from the
mendorong perusahaan untuk taat terhadap manufacturing, mining, energy, oil and gas,
peraturan lingkungan hidup dan mencapai agro-industrial, industrial estates and services
keunggulan lingkungan (environmental sectors had gone through the examination of
excellence) melalui integrasi prinsip-prinsip environmental management performance by
pembangunan berkelanjutan dalam proses the Environmental Supervisory Official (PPLH)
produksi dan jasa, penerapan sistem manajemen of the MoE and/or the Regional Environmental
lingkungan, 3R (reuse, reduce, recycle), efisiensi Supervisory Official (PPLHD) from 22 provinces.
energi, konservasi sumber daya dan pelaksanaan The assessment process by the PROPER
bisnis yang beretika serta bertanggung Technical Team from the MoE was followed by
jawab terhadap masyarakat melalui program discussions by the Advisory Council of PROPER
pengembangan masyarakat. consisting of academics, legal practitioners, non-

10 A Journey To Gold
Dalam PROPER periode 2011-2012, sebanyak governmental organizations, politicians and the
1.317 perusahaan dari sektor manufaktur, media, led by Professor Surna T. Djajadiningrat,
pertambangan, energi, minyak dan gas, M.Sc., Ph.D.
agroindustri, kawasan industri dan jasa telah
melalui pemeriksaan kinerja pengelolaan As a result, the amount and composition of
lingkungannya oleh Pejabat Pengawas this period are 12 companies (1%) get the
Lingkungan Hidup (PPLH) dari KLH dan/atau Gold rating, 119 companies (9%) received the
Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup Daerah Green rating, 771 companies (59%) are rated as
(PPLHD) dari 22 provinsi. Proses penilaian Tim Blue, and 331 companies (25%) was rewarded
Teknis PROPER KLH dan Provinsi dilanjutkan with the Red rating. In the period of 2011-
dengan pembahasan oleh Dewan Pertimbangan 2012 there were as many as 79 companies
PROPER yang terdiri dari kalangan akademisi, (6%) that were rated as Black by the MoE, as a
praktisi hukum, lembaga swadaya masyarakat, result of waste management that might cause
politisi serta media massa yang dipimpin oleh environmental pollution. The Black rating is a
Prof. DR Surna T. Djajadiningrat. warning for companies that do not comply with
environmental management.
Hasilnya, jumlah dan komposisi peringkat
pada periode ini adalah 12 perusahaan (1%) The number of companies that were rated as
mendapatkan peringkat Emas, 119 perusahaan Black increased compared to the 2010-2011
(9%) memperoleh peringkat Hijau, 771 period with only 49 companies. All of the 79
perusahaan (59%) meraih peringkat Biru, companies for six months got the opportunity to
dan 331 perusahaan (25%) diganjar dengan make improvements, but if they still violate the
peringkat Merah. Dalam kurun waktu 2011- law they will be processed in accordance with
2012 terdapat sebanyak 79 perusahaan (6%) applicable procedures.
yang mendapatkan peringkat Hitam dari
KLH, akibat pengelolaan limbah yang cukup Compared with the previous period, in which the
mengkhawatirkan bagi pencemaran lingkungan. number of participants of the PROPER ratings
Peringkat Hitam merupakan peringatan bagi reached 1,002 companies, those winning the
perusahaan yang tak menaati pengelolaan Gold rose 140%, 119% Green, 59% Blue, but the
lingkungan. Red rating increased 25% and Black 6%. The rise
in the Red and Black ratings is caused by the
Jumlah perusahaan yang mendapatkan increase in PROPER participanting companies
peringkat Hitam itu mengalami kenaikan that still do not understand all of the prevailing
dibandingkan periode 2010-2011 yang hanya regulations.
tercatat 49 perusahaan. Ke-79 perusahaan
tersebut mendapat kesempatan selama enam In the assessment during the period of 2011-
bulan untuk melakukan perbaikan, namun bila 2012, 12 companies were rated Gold, and received
masih melanggar mereka akan diproses hukum the award directly from the Vice President of
sesuai prosedur yang berlaku. the Republic of Indonesia, namely PT Adaro
Indonesia, PT Badak NGL, Chevron Geothermal
Indonesia, Ltd. Darajat Unit, Chevron Geothermal

A Journey To Gold 11
Dibandingkan dengan periode sebelumnya, di Salak, Ltd., PT Erna Djuliawati (Lyman Group),
mana jumlah peserta PROPER mencapai 1.002 PT Holcim Indonesia Tbk.—Cilacap Plant, PT
perusahaan, peraih peringkat Emas meningkat Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Palimanan
140%, Hijau 119%, Biru 59%, namun peringkat Factory, PT Medco E&P Indonesia—Rimau
Merah meningkat menjadi 25% dan Hitam Asset, PT Pertamina Geothermal Energy
6%. Masih meningkatnya peringkat Merah Kamojang Area, PT Semen Gresik (Persero) Tbk.
dan Hitam disebabkan oleh bertambahnya Tuban Factory, Star Energy Geothermal (Wayang
perusahaan peserta PROPER yang masih belum Windu) Ltd., dan PT Unilever Indonesia Tbk.—
memahami seluruh peraturan yang berlaku. Rungkut Factory.

Pada periode penilaian tahun 2011-2012 Eleven of the above-mentioned companies


ini, tercatat 12 perusahaan yang mendapat are the subject of this book, by presenting the
peringkat Emas, dan menerima penghargaan various activities of their social responsibility
langsung dari Wakil Presiden RI, yaitu PT in the context of community development,
Adaro Indonesia, PT Badak NGL, Chevron which in turn encourages them successfully
Geothermal Indonesia, Ltd. Unit Panas Bumi in achieving innovation, value creation and
Darajat, Chevron Geothermal Salak, Ltd., PT Erna environmental excellence.
Djuliawati (Lyman Group), PT Holcim Indonesia
Tbk.—Pabrik Cilacap, PT Indocement Tunggal PROPER At A Glance
Prakarsa Tbk. Pabrik Palimanan, PT Medco THE birth of PROPER is inseparable from
E&P Indonesia—Rimau Asset, PT Pertamina the clean river program (PROKASIH). From
Geothermal Energy Area Kamojang, PT Semen PROKASIH is drawn one important lesson that
Gresik (Persero) Tbk. Pabrik Tuban, Star Energy the conventional approach to environmental
Geothermal (Wayang Windu) Ltd., dan PT management in the “command-and-control”
Unilever Indonesia Tbk.—Pabrik Rungkut. manner is not able to drive performance
improvement in the company’s overall
Sebelas dari daftar perusahaan-perusahaan di environmental management. At the beginning
ataslah yang menjadi pokok bahasan dalam of PROKASIH, the environmental law
buku ini, dengan mengetengahkan berbagai enforcement system was weak, the regulatory
aktivitas tanggung jawab sosial mereka dalam systems inadequate and the capacity and
rangka pengembangan masyarakat, yang number of environmental wardens was limited.
pada gilirannya berhasil mendorong mereka In the 1990s, it was difficult to expect industries
mencapai inovasi, penciptaan nilai dan to comply with regulations and they were not
keunggulan lingkungan. willing to invest money to build WWTPs (Waste
Water Treatment Plants). Even if they were
PROPER Selayang Pandang investing, it was difficult to expect the WWTPs
SEJARAH kelahiran PROPER tidak dapat were ever operating properly.
dilepaskan dari program kali bersih (PROKASIH).
Dari PROKASIH, ditarik satu pelajaran penting, The World Bank (1990) found an imbalance
bahwa pendekatan pegelolaan lingkungan in the pattern of industrial pollution load
konvensional “command and control” ternyata disposal into rivers. About 10% of the industrial

12 A Journey To Gold
tidak dapat mendorong peningkatan kinerja participants of PROKASIH were producing 50%
pengelolaan lingkungan perusahaan secara of the total BOD discharged by all industries
menyeluruh. Pada awal pelaksanaan PROKASIH, that were being surveyed. If the distribution is
sistem penegakan hukum lingkungan masih drawn over the top, 75% of the total BOD that
lemah, sistem peraturan belum memadai dan was disposed by PROKASIH industries were
kapasitas serta jumlah pengawas lingkungan “only” generated by 20% of them. The number of
hidup juga masih terbatas. Tahun 1990-an, industries that were truly “clean” was less than
sulit mengharapkan industri patuh terhadap 50% and their contribution was relatively small,
peraturan dan bersedia menginvestasikan uang i.e. 5% of the total pollution load disposed into
untuk membangun IPAL (Instalasi Pengolahan PROKASIH rivers.
Air Limbah). Bahkan jika mereka sudah investasi,
sulit untuk mengharapkan IPAL tersebut The command-and-control approach would be
dioperasikan secara benar. effective if the existing system is capable of
ensuring that all regulated entities adhere to
Bank Dunia (1990) menemukan terjadinya the rules set. Another important lesson from
ketimpangan dalam pola pembuangan beban PROKASIH is, first, that 10% of the industries
pencemaran industri ke sungai. Sekitar that disposed waste water with high pollution
10% industri peserta PROKASIH ternyata load are the main target of surveillance.
menghasilkan 50% dari total BOD yang Surveillance will be effective if done on a
dibuang oleh seluruh industri yang diawasi. selective control targets, i.e. industries that pose
Jika distribusi ini ditarik lebih ke atas, ternyata the most significant impact on the environment.
75% dari total BOD yang dibuang oleh industri A question then arises, about why industries
PROKASIH “hanya” dihasilkan oleh 20% industri. that are under surveillance and are equally weak
Industri yang benar-benar “bersih” jumlahnya showed very different levels of compliance?
kurang dari 50% dan kontribusinya relatif kecil, There are industries that after being surveyed
yaitu 5% dari total beban pencemarannya yang displayed a remarkable leaping performance
dibuang ke sungai PROKASIH. of environmental management; they were very

Pendekatan command and control akan efektif


jika sistem yang ada mampu memastikan
seluruh entitas yang diatur patuh terhadap
peraturan yang ditetapkan. Pelajaran penting
lain dari PROKASIH adalah, pertama: 10%
dari industri yang membuang air limbah
dengan beban pencemaran tinggi merupakan
target utama pengawasan. Pengawasan akan
efektif jika dilakukan pada target-target
pengawasan selektif, yakni industri-industri
yang menimbulkan dampak paling signifikan
terhadap lingkungan. Pertanyaan kemudian
muncul, mengapa industri yang berada pada
kondisi pengawasan yang sama-sama masih

A Journey To Gold 13
lemah menunjukkan tingkat ketaatan yang concerned and put the matter as one of their
sangat berbeda? Ada industri yang setelah main priorities. There were also industries
diawasi menunjukkan lompatan kinerja that are stagnant, do not care about the waste
pengelolaan lingkungan yang luar biasa, generated, do not regard about polluted rivers
mereka sangat peduli dan menempatkan urusan and do not care at all about any reprimands from
ini sebagai salah satu prioritas utama. Ada juga environmental watchdogs.
industri yang jalan di tempat, tidak peduli
dengan limbah yang dihasilkan, tidak peduli Why does this condition occur? It turned out
dengan sungai yang tercemar dan tidak peduli that one of the contributing factors is the nature
teguran pejabat pengawas lingkungan hidup. of the conventional management approach
(command-and-control), which involves only
Mengapa kondisi seperti ini terjadi? Ternyata two actors, namely the government as the
salah satu faktor penyebabnya adalah sifat inspector and the industry as the inspected
pendekatan pengelolaan konvensional party. In accordance with the law of action-
(command and control) yang hanya melibatkan and-reaction, if inspection is carried out strictly,
dua aktor, yaitu pemerintah sebagai pengawas the inspected party responds by adhering to
dan industri sebagai pihak yang diawasi. the rules or pretend to comply when inspected.
Sesuai dengan hukum aksi-reaksi, maka jika Conversely, if supervision is weak, the inspected
pengawasan dilakukan dengan ketat, pihak party feels free to act arbitrarily and tends to
yang diawasi merespon dengan patuh terhadap violate the rules.
peraturan atau berpura-pura patuh pada saat
diawasi. Sebaliknya, jika pengawasan lemah If the process of surveillance—formal law
maka pihak yang diawasi merasa bebas untuk enforcement requires a huge time and cost
berbuat sembarangan dan melanggar peraturan. for both parties, in which both sides have to
Jika proses pengawasan—penegakan hukum confront each other to prove their arguments,
formal—memerlukan waktu dan biaya yang the surveillance by the public and the market
besar bagi kedua belah pihak, di mana kedua goes more subtle and in accordance with basic
belah pihak harus saling berkonfrontasi untuk human nature.
membuktikan argumentasi masing-masing,
maka pengawasan oleh masyarakat dan pasar As social beings, man interacts and requires
bermain dengan lebih halus dan sesuai dengan recognition or reputation for his existence.
sifat-sifat dasar manusia. Industries that do not operate in a responsible
way can be punished by the public by not
Sebagai makluk sosial, manusia berinteraksi providing a “social license” for them. Without
dan memerlukan pengakuan atau reputasi a social license, industries cannot operate in a
agar eksistensinya diakui. Industri yang comfortable manner, even at the level of specific
tidak beroperasi dengan bertanggung jawab interactions they must pay high fees to handle
dapat dihukum oleh masyarakat dengan tidak the disharmony in their relations with the
memberikan “izin sosial” bagi industri tersebut. community. Time, energy and assets that should
Tanpa izin sosial, industri tidak dapat beroperasi be used for activities that may generate profits
dengan nyaman, bahkan pada tingkat interaksi must be exhausted to deal with social problems.

14 A Journey To Gold
tertentu, industri harus membayar ongkos yang Industries as the embodiment of people in them
tinggi untuk menangani ketidakharmonisan will feel uncomfortable if being alienated from
hubungan dengan masyarakat. Waktu, tenaga their social environment.
dan aset yang semestinya digunakan untuk
aktivitas yang menghasilkan laba, ternyata While the market will reprove companies
harus habis untuk berurusan dengan masalah that have a bad reputation in the field of
sosial. Industri sebagai pengejawantahan orang- environment through their supply-and-demand
orang yang ada di dalamnya, akan merasa mechanism. Environmentally conscious
tidak nyaman kalau teralienasi dari lingkungan consumers will choose products and services
sosialnya. that are environmentally friendly. The number
of consumers of this type will grow along
Sedangkan pasar akan menghukum perusahaan the increasing public awareness toward
yang mempunyai reputasi jelek di bidang environmental protection. Industries that have
lingkungan dengan mekanisme supply- a bad reputation in environmental management
demand-nya. Konsumen yang sadar lingkungan will be dumped by the market. If the industries
akan memilih produk dan jasa yang ramah are publicly traded, the value of their assets will
lingkungan. Jumlah konsumen jenis ini dengan depreciate because it is considered to have high
semakin tingginya kesadaran masyarakat business risks. Risks due to the possibility of
terhadap perlindungan lingkungan semakin recompensing for pollution and environmental
banyak jumlahnya. Industri yang mempunyai damages they caused, or even pay the
reputasi buruk dalam pengelolaan lingkungan litigation they would face, or also face claims
akan ditinggalkan pasar. Jika industri tersebut for compensations from the affected people is
menjual sahamnya ke publik, maka nilai very high. Shareholders do not wish to lose their
asetnya akan mengalami depresiasi karena money to shell out such problems.
dianggap mempunyai risiko usaha yang
tinggi. Risiko akibat kemungkinan membayar Other actors, namely the public and the market,
kompensasi bagi pencemaran dan kerusakan can penalize companies quickly and soundly
lingkungan yang diakibatkannya, atau juga with one weapon only, i.e. information. The
membayar proses litigasi yang dihadapinya, better if the information is obtained from
atau juga menghadapi tuntutan ganti rugi dari a credible source. Official environmental
masyarakat yang terkena dampak sangat tinggi. watchdogs, with integrity, with their authority
Pemegang saham tidak ingin uangnya habis have access to valid and reliable information.
untuk membiayai masalah tersebut. This information is very powerful in establishing
image or reputation, especially if the information
Aktor lain, yaitu masyarakat dan pasar, dapat is presented in a simple and memorable way.
menghukum perusahaan dengan cepat dan The image will increasingly be embedded and
telak hanya bermodalkan satu senjata, yaitu widespread in the mind of the public.
informasi. Apalagi kalau informasi tersebut
diperoleh dari sumber yang kredibel. Pejabat Based on this, PROPER is developed with a
pengawas lingkungan hidup, yang berintegritas, few basic principles, namely that the PROPER
dengan kewenangan yang dimilikinya participants are selective, i.e. for industries

A Journey To Gold 15
mempunyai akses informasi yang sahih dan
dapat dipertanggungjawabkan. Informasi ini
sangat ampuh untuk membentuk pencitraan
atau reputasi, apalagi kalau informasi tersebut
disampaikan dalam bentuk yang sederhana
dan mudah diingat. Pencitraan akan semakin
melekat dan tersebar luas dalam ingatan
masyarakat.

Berdasarkan hal tersebut maka PROPER


dikembangkan dengan beberapa prinsip dasar,
yaitu peserta PROPER bersifat selektif, yaitu
untuk industri yang menimbulkan dampak
penting terhadap lingkungan dan peduli dengan
citra atau reputasi. PROPER memanfaatkan
masyarakat dan pasar untuk memberikan
tekanan kepada industri agar meningkatkan
kinerja pengelolaan lingkungan. Pemberdayaan
masyarakat dan pasar dilakukan dengan
penyebaran informasi yang kredibel sehingga that make a significant impact on the
dapat menciptakan pencitraan atau reputasi. environment and care about their image and
Informasi mengenai kinerja perusahaan reputation. PROPER make use of the public
dikomunikasikan dengan menggunakan warna and the market to put pressure on industries to
untuk memudahkan penyerapan informasi oleh improve the performance of their environmental
masyarakat. management. The empowerment of the
community and the market is performed through
Peringkat kinerja usaha dan/atau kegiatan yang the spread of credible information, so as to create
diberikan terdiri dari: their image or reputation. The information about
a) Emas adalah untuk usaha dan/atau kegiatan a company’s performance is communicated by
yang telah secara konsisten menunjukkan using certain colors to facilitate the absorption
keunggulan lingkungan dalam proses of information by the public.
produksi atau jasa, melaksanakan bisnis
yang beretika dan bertanggung jawab The ratings of business performances and/or
terhadap masyarakat. activities are made of:
b) Hijau adalah untuk usaha dan/atau kegiatan
yang telah melakukan pengelolaan a) Gold is for businesses and/or activities
lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan that have consistently demonstrated
dalam peraturan (beyond compliance) environmental excellence in terms of
melalui pelaksanaan sistem pengelolaan production or service processes, conducting
lingkungan, pemanfaatan sumber daya business ethically and responsibly towards
secara efisien dan melakukan upaya society.
tanggung jawab sosial dengan baik.

16 A Journey To Gold
c) Biru adalah untuk usaha dan/atau kegiatan b) Green is for businesses and/or activities
yang telah melakukan upaya pengelolaan that have performed environmental
lingkungan yang dipersyaratkan sesuai management beyond compliance through
dengan ketentuan atau peraturan perundang- the implementation of environmental
undangan yang berlaku. management systems, efficient utilization of
d) Merah adalah upaya pengelolaan lingkungan resources and carried out social responsibility
yang dilakukan belum sesuai dengan in a fine manner.
persyaratan sebagaimana diatur dalam c) Blue is for businesses and/or activities that
peraturan perundang-undangan. have performed environmental management
e) Hitam adalah untuk usaha dan/atau kegiatan as required in accordance with any applicable
yang sengaja melakukan perbuatan atau laws.
melakukan kelalaian yang mengakibatkan d) Red denotes that the environmental
pencemaran atau kerusakan lingkungan management effort does not meet the
serta pelanggaran terhadap peraturan requirements stipulated in the law.
perundang-undangan yang berlaku atau e) Black is for businesses and/or activities that
tidak melaksanakan sanksi administrasi. intentionally perform any act or omission
that leads to pollution or environmental
damage and violations of laws and regulations
applicable or not carrying out administrative
sanctions handed down to them.

A Journey To Gold 17
18 A Journey To Gold
BAB | CHAPTER

02
Menyemai Kebajikan Untuk
Melindungi Lingkungan
The Sowing of Virtues To Protect The Environment

A Journey To Gold 19
Menyemai Kebajikan Untuk
Melindungi Lingkungan
The Sowing of Virtues To Protect The Environment

BENCANA yang kerap terjadi di Indonesia membuat pelaksanaan program


tanggung jawab perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR)
berbagai perusahaan di negeri ini masih didominasi bentuk donasi. Program
donasi pasca bencana itu tetap menjadi pilihan beberapa perusahaan lokal
dan nasional, karena mereka masih belum komprehensif memahami CSR.

DISASTERS that often occur in Indonesia make the implementation of the


corporate social responsibility (CSR) of companies in the country is still
dominated by donations. A post-disaster donation program remains an option
of several local and national companies, because they still have not been
comprehensively understanding CSR.

20 A Journey To Gold
BENCANA yang kerap terjadi di Indonesia DISASTERS that often occur in Indonesia make
membuat pelaksanaan program tanggung jawab the implementation of the corporate social
perusahaan atau Corporate Social Responsibility responsibility (CSR) of companies in the country
(CSR) berbagai perusahaan di negeri ini masih is still dominated by donations. A post-disaster
didominasi bentuk donasi. Program donasi pasca donation program remains an option of several
bencana itu tetap menjadi pilihan beberapa local and national companies, because they still
perusahaan lokal dan nasional, karena mereka have not been comprehensively understanding
masih belum komprehensif memahami CSR. CSR.

Selain itu, kondisi sosial-ekonomi masyarakat In addition, socio-economic conditions of the


yang masih memprihatinkan semakin people which are still apprehensive increasingly
menggiatkan perusahaan-perusahaan untuk intensified companies to run its CSR program in
menjalankan program CSR-nya dalam bentuk the form of donations. Although aids in the form
donasi. Walaupun bantuan berbentuk donasi of donation still need to be given, a donation
masih perlu dilakukan, namun program donasi program is considered inappropriate for the
ini dinilai kurang tepat bagi strategi bisnis company’s business strategy. A company should
perusahaan. Perusahaan seharusnya tetap still have priority strategic CSR program for
memiliki prioritas program CSR yang strategis corporate sustainability. In this case, the form of
bagi keberlanjutan perusahaan. Dalam hal CSR which is implemented remains associated
ini, bentuk CSR yang dilaksanakan tetap with the core business area of the company
berkaitan dengan inti bidang bisnis perusahaan concerned.
bersangkutan.
T he provided assistance should become more
antuan yang diberikan seharusnya lebih
B empowering and permanent (sustainable) for
bersifat pemberdayaan dan tetap berkelanjutan the company. The purpose of a sustainable
(sustainable) bagi perusahaan. Maksud program CSR program is the implementation of social
CSR yang berkelanjutan itu adalah pelaksanaan responsibility strategic for the company/s
tanggung jawab sosial yang strategis bagi business. The move adds value not only for the
bisnis perusahaan tersebut. Langkah tersebut community but also benefit the company.
memberikan nilai tambah tidak hanya bagi
masyarakat tetapi juga menguntungkan
perusahaan.

A Journey To Gold 21
Makna sejati CSR sebenarnya bukanlah The true meaning of CSR is actually not
donasi. donation.
Beberapa bidang pelaksanaan CSR strategis Some areas of strategic CSR developed by a
yang telah dikembangkan sejumlah perusahaan number of local, national and multinational
lokal, nasional maupun multinasional yang companies entrenched in Indonesia focus on
bercokol di Indonesia di antaranya berfokus pada health and education. Both of these areas have
kesehatan dan pendidikan. Kedua bidang ini strong merits; for the community, they are
memiliki kelebihan; bagi masyarakat, keduanya closely related to their daily needs, while for the
sangat erat berkaitan dengan kebutuhan hidup company they are easily associated with the
mereka, sedangkan bagi perusahaan mudah company’s core business.
untuk dikaitkan dengan inti bisnis perusahaan.
Most companies engaged in the field of
Kebanyakan perusahaan yang bergerak consumption, such as food and beverage,
di bidang konsumsi, seperti makanan dan chemical, pharmaceutical and herbal medicines
minuman, kimia, farmasi serta obat-obatan tend to practice their strategic CSR programs

22 A Journey To Gold
herbal cenderung menggunakan program CSR in the field of healthcare. While in the field of
strategisnya di bidang kesehatan. Sedangkan education, the company will focus on investment
di bidang pendidikan, perusahaan akan in human resources, not only for the community
memfokuskan pada investasi sumber daya but also for the company as well.
manusia, selain bagi masyarakat juga bagi
perusahaan. The following eleven companies that achieved
the PROPER Gold in the period of 2011-2012
Sebelas perusahaan peraih PROPER Emas 2011- describe their CSR programs that go beyond the
2012 berikut ini memaparkan program-program form of donations and beyond mere adherence
CSR mereka yang melampaui bentuk donasi to the law, and instead sow virtues to protect the
maupun melampaui kepatuhan semata kepada environment.
undang-undang, dan sebaliknya menyemai
kebajikan untuk melindungi lingkungan.

A Journey To Gold 23
24 A Journey To Gold
Warisan Hijau Bagi Anak-Cucu
Green Heritage for Our Next Generations

PT ADARO INDONESIA

A Journey To Gold 25
Warisan Hijau Bagi
Anak-Cucu
Green Heritage for Our Next Generations

“Hutan tambang Paringin saat ini, merefleksikan kesungguhan


Adaro menghijaukan kembali lahan terganggu dan mengembalikan
keanekaragaman hayati di dalamnya adalah perwujudan komitmen
Adaro untuk memberikan warisan hijau bagi anak-cucu.”

The forest now growing on the land of Paringin, where Adaro used to
mine coal, reflects the company’s sincere endeavor to restore the land
and return the biodiversity, as a commitment to bequeath to the next
generations a green heritage, for them to inhabit and to conserve.

26 A Journey To Gold
ADARO memulai perjalanannya 20 tahun ADARO started its journey in Borneo 20 years ago,
lalu di Bumi Borneo dengan komitmen untuk carrying with it a commitment to make the mine
menjadikan tambang bermanfaat bagi resources beneficial for the local communities
masyarakat dan bertanggungjawab dalam and to manage the environmental impacts of
mengelola dampak lingkungan dari operasinya. its operations in a responsible manner. The
Hingga saat ini komitmen itu terus dipegang, commitment is strongly upheld to this date, and
dan dijadikan pedoman dalam tindakan dari has guided the actions taken by all employees of
level manajemen hingga karyawan lapangan. the company, from the management level to the
employees in field operations.
Pemanfaatan sumber daya alam demi
meningkatkan standar hidup seringkali The utilization of natural resources that enhances
menempatkan perusahaan tambang living standard often places mining companies
dalam situasi yang sulit dimana harus in a difficult situation where they have to find
menyeimbangkan antara dampak operasional a balance between the environmental cost
tambang dan manfaat yang diberikan kepada incurred by the impact of mining operations and
bangsa dan masyarakat. Namun demikian, the benefit delivered to the nation and its people.
Adaro telah melakukan berbagai upaya untuk However, Adaro has taken an extensive set of
dapat mengembalikan kekayaan hayati dimana initiatives to return the rich biodiversity to the
dulu pernah berada. land it once inhabited.

Belasan tahun lalu, alat-alat berat berlalu- More than a decade ago, heavy equipment
lalang di lokasi tambang Paringin Adaro untuk moved back and forth in Adaro’s Paringin mine
mengupas lapisan tanah penutup (overburden) to remove the overburden layer so that the seam
agar lapisan batubara dapat diekskavasi. Namun containing coal resources could be exposed
di sisi lain di wilayah tersebut, beberapa truk for excavation. On the other side of the mine,
juga disiapkan untukmengangkut tanah pucuk some trucks were waiting to carry the top soil
(top soil) ke sebuah lokasi penyimpanan top soil to a location where the soil would be stored and
untuk digunakan kembali pada waktunya. reserved for restoration activity at a later date.

Menyuburkan kembali lahan bekas tambang The reforestation of the impacted land in
Paringin merupakan sebuah perjuangan Paringin mine was quite a challenge back
yang cukup berat, terutama karena teknologi then, especially because the sophisticated
reklamasi yang kita kenal saat ini belum tersedia reclamation technology of the modern days

A Journey To Gold 27
waktu itu. Dengan tangan dan perlengkapan had not been available. With human hands and
sederhana, tim reklamasi Adaro mematok jarak simple tools, Adaro’s reclamation team marked
tanam, melubangi tanah dan menanam bibit the layout and dug the holes on the ground,
pohon satu per satu secara manual. Tanaman planting the trees manually, one after one. The
covercrops juga ditanam untuk menutupi cover crops were also planted to cover the surface
permukaandan mencegah erosi tanah. Ketika and protect the soil from erosion. When weeds
rumput liar mulai merambat di sela bongkahan started to creep on the pieces of the overburden
tanah lapisan penutup batubara, ketika tanaman soil, when reclamation plants started to grow,
reklamasi mulai tumbuh, di situlah ketekunan the team’s perseverance in caring for the plants
tim reklamasi dalam merawat tanaman diuji. is truly tested.

Lebih dari 15 tahun kemudian, kondisi More than 15 years later, the land has improved
kesuburan tanah telah membaik dan lahan and restored, with the soil fertile and productive.
kembali produktif. Kini, ketika memasuki areal Now, there is hardly any evidence that there used
bekas Tambang Paringin, Anda takkan pernah to be coal mining operations on the site. From a
menyangka jika belasan tahun yang lalu di distance, the trees seem to form a fortress fencing
wilayah itu merupakan areal penambangan the hill, uniting with the calm surrounding.
batubara. Dari kejauhan, pepohonan seakan Albizia chinensis, acacia, eucalyptus, Peronema
membentengi bukit dan membentuk kesatuan canescens, fir, Gliricidia, scarlet wisteria, Albizia
irama dengan alam di sekitarnya yang teduh. saman, white teak and other local crops are rising
Sengon, akasia, eukaliptus,sungkai, cemara, and shading the space together with calliandra,
gamal, turi, trembesi, jatiputih dan tanaman mersawa, and shorea. The former coal mine has
lokal lainnya tumbuh rapat. Tanaman pionir transformed into a green forest complete with its
lainnya, seperti kaliandra,mersawa, dan meranti, natural ecosystem.
juga tumbuh subur berdampingan. Bekas
tambang batubara itu telah disulap menjadi The long process of vegetation has helped to
hutan yang lengkap dengan ekosistem yang improve the quality and clarity of the water in
terjaga di dalamnya. the lake formed from the coal pit. In the dry
season, a lot of lakes in Paringin are dried but
Revegetasi yang dilakukan dalam kurun waktu this lake is always filled with fresh water, inviting
yang lama, telah membantu memperbaiki flocks of grouses to stop by during their long
kualitas dan kejernihan air di danau bekas migration. Feathers fly low on the lake and small
tambang Paringin. Di musim kemarau, ketika feet flash the water, breaking the silence with
air danau di sekitar tambang Adaro kering, the sound of nature before they dive down and
danau di lokasi ini selalu terisi air. Hingga quenched their thirst with the lake water.
mengundang belibis untuk singgah dalam
migrasi panjangnya. Suasana hening alam Further inside the forest, trees are standing tall
terusik oleh belibis yang terbang rendah di air to the sky, creating a soothing home for honey
danau dan percikan kaki mereka di air sebelum bees. The bees can feed themselves nectar and
menyelam untuk meminum air danau. pollens that are abundant on albizia chinensis,
acacia, and calliandra trees, and the touch-
me-nots that inhabit the forest. Having the

28 A Journey To Gold
Sekelompok belibis terbang rendah di atas air danau pit Lebah hutan beterbangan di Hutan tambang Paringin
paringin untuk meminum air danau di musim kemarau. membuktikan kesuksesan program reklamasi Adaro.
A number of grouses fly low on the Paringin Pit Lake to Wild Bees flying around in Paringin Forest proves the
drink the lake’s water in dry season. success of Adaro’s reclamation program.

Semakin masuk ke area Paringin, terlihat pohon- lake nearby, the bees are supplied with enough
pohon besar yang tingginya menjulang ke langit, food and water for them to build colonies and
menciptakan nuansa yang teduh bagi lebah reproduce on the trees.
hutan. Nektar dan tepung sari yang merupakan
makanan utama dengan mudah mereka The Chants of the Monkey in the Wilderness
dapatkan dari pohon sengon, akasia, kaliandra, of Paringin
dan bunga putri yang banyak tumbuh di hutan Other than bees, various types of other insects
tambang Paringin. Kolam yang berisi air bekas are also multiplying and inhabiting the forest
tambang Paringin menjadi sumber air yang together with birds, reptiles, and wild boars,
melimpah untuk mereka. Sumber-sumber inilah which have beenseen in some parts of Paringin.
yang membuat lebah hutan dengan koloninya The presence of these animals in the reclaimed
membangun rumah mereka, beranak pinak di forest of Paringin is a proof that they are forming
pucuk pohon sengon pada musim tertentu. a symbiosis with the forest plants, indicating that
the reclamation initiative has been successful.
Nyanyian Bekantan Dari Hutan Paringin
Selain lebah berbagai jenis serangga Nasalis lavartus or proboscis monkeys are also
berkembang biakdi sana; fauna seperti burung, a part of this symbiosis. Native to Kalimantan,
reptilia, dan babi hutan terlihat menjelajahi these primates have been classified as an
pelosok Paringin. Kehadiran binatang-binatang endangered species by the IUCN (International
di wilayah Paringin yang telah direklamasi Union for Conservation of Nature and Natural
merupakan bukti bahwa simbiosis antara lebah Resources) since 2011 and protected from
dan vegetasi di areal tersebut berjalan dengan extinction by many Indonesian laws and
baik, sehingga dapat menjadi salah satu regulations. Proboscis monkeys can be found
indikator keberhasilan reklamasi. near the river on the outskirts of the forest,

A Journey To Gold 29
Nasalis lavartus atau bekantan, jenis monyet
asli Kalimantan, juga merupakan bagian dari
simbiosis ini. Sebagai primata asli Kalimantan,
bekantan dikategorikan langka (endangered)
mulai tahun 2011 oleh IUCN (International
Union for Conservation of Natureand Natural
Resources). Di Indonesia, berbagai peraturan
perundang-undangan melindungi primata ini
dari kepunahan. Bekantan ditemui di pinggiran
hutan dekat sungai, hutan rawa gambut, hutan
rawa air tawar, hutan bakau dan kadang-kadang
sampai jauh masuk daerah pedalaman. Menurut
survei yang dilakukan oleh Universitas Lambung
Mangkurat, setidaknya ada 23 bekantan yang Sekitar 23 bekantan hidup di Hutan Paringin
membuktikan keberhasilan program reklamasi Adaro.
hidup di Paringin. Tepatnya terdapat dua
Around 23 proboscis monkeys live in Paringin reclamation
kelompok bekantan: satu kelompok terdiri dari area proves the success of Adaro’s reclamation program.
satu bekantan jantan dewasa, enam bekantan
betina, dan enam bekantan anak-anak, dan peat swamp, freshwater swamp, mangrove and
dua bekantan yang masih bayi. Satu kelompok sometimes far in the hinterland.
lainnya berjumlah delapan bekantan yang
terdiri dari satu bekantan jantan dewasa, According to a survey conducted by theUniversity
enambekantan betina, dan satu bekantan anak- of Lambung Mangkurat, there are two groups
anak. of proboscis monkeys inhabiting Paringin
area, totaling at least 23 monkeys. One group
Saat sinar matahari mulai mengintip dari celah consists of fifteen monkeys: one adult male, six
daun, sekelompok bekantan mendatangi lokasi adult females, six adolescents, and two babies.
Paringin di mana pohon sengon tumbuh dengan Another one is a group of eight: one adult male,
subur. Pagi yang sejuk mereka nikmati dengan six females, and one adolescent.
mencengkeram cabang pohon sengon, mendaki
hingga ujung ranting, dan melompat dengan When the sun begins to peek through the leaves,
tangkas bak pemain akrobat yang bergerak a shrewdness of proboscis monkeys usually pop
dengan cekatan dari satu pohon ke pohon up on Paringin site to find the tall, green trees.
lainnya sebelum mendarat di ranting yang kuat. They will enjoy the cool morning clutching
Kemudian mereka raih pucuk-pucuk daun muda on a branch, crawling to the end of the branch
sengon untuk dijadikan santapan. Perut yang and jumping deftly like an acrobatic performer
kenyang dan semilir angin membawa bekantan moving gracefully from one tree to another
tertidur di pucuk pohon sengon. before settling comfortably on a strong branch.
Then theypick some young leaf and start to
Adaro telah melakukan berbagai upaya untuk munch a favorite meal.
memperbaiki lahan bekas tambang agar
dapat berfungsi dan berguna kembali sesuai Adaro has made considerableefforts to restore
peruntukannya. Kegiatan kerjasama penelitian the mined land to its original condition and

30 A Journey To Gold
juga dilakukan bersama Balai Penelitian make it useful. Extensive research activities have
Kehutanan (BPK) Banjarbaru seperti penelitian also been conducted by collaborating with the
uji jenis tanaman klimaks membuat sebuah Forestry Research Institute (BPK) of Banjarbaru,
model hutan reklamasi di lahan bekas tambang. such as the research on climax plantsthat was
Dari penelitian tersebut ditemukan bahwa carried out to find a model for forest reclamation
S. leprosula, S. selanica dan A. marginata on the mined land. The research has identified
merupakan jenis tanaman hutan yang cocok that S. leprosula, S. selanica and A. marginata
untuk dikembangkan di lahan bekas tambang are the forest plants that are feasible for the
Adaro. cultivation in Adaro’s ex-mine area.

Tak hanya melakukan penelitian, terjun langsung Besides conducting the research, Adaro and
kehutan mencari bibit tanaman asli Kalimantan BPK’s environmental team have also explored the
juga dilakukan oleh tim enviro Adaro dan BPK. jungle to find the seedlings native to Kalimantan.
Didampingi masyarakat asli, tim eksplorasi Guided by the local people, the exploration team
menyusuri areal IUPHHK/HPH PT Austral Byna wandered around the area under the IUPHHK/
di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, HPH of PT Austral Byna in BaritoUtara regency
dan Kawasan Hutan Lindung GunungLumut di of Central Kalimantan province and Gunung
Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Kondisi Lumut Conservatory Forest in Paser regency of
hutan yang masih asli tersebut memunculkan East Kalimantan province. The pristine forest
harapan bahwa misi tersebut akan tercapai. promised some hope that the mission would be
accomplished.
Setelah dua hari berkeliling hutan, menyambangi
wilayah yang sebagian merupakan gunung terjal, After spending two days to explore the forest,
akhirnya berhasil dikumpulkan sebanyak 20.172 going up and down the hills, the team brought
bibit tanaman hutan. Sebagian merupakan home 20,172 seedlings, including some rare
tanaman langka yang jarang dijumpai seperti plants like the Borneo ironwood, Dipterocarpus,
Ulin, Keruin, Tengkawang, Kapur, Biwan, Bayur, Borneo tallow nut, Camphor laurel, Biwan,
dan Keminting Rantau. Proses ini memang harus Pterospermum, and Keminting Rantau. All
dilalui untuk mencapai tahap akhir suksesi atau these difficult missions must be accomplished
terbentuknya suatu ekosistem hutan yang to ensure the success in forming a complete
lengkap agar fungsi hutan dapat berkelanjutan forest ecosystem that will be sustainable into an
di masa depan. extended future.

Kesadaran bahwa mereklamasi lahan bukanlah Adaro is fully aware that the process of land
sekadar menghijaukan lahan terus dipupuk reclamation does not stop at the action to
Adaro. Mengembalikan fungsi ekologis hanyalah plant trees to make the land green. Restoring
sebagian dari tanggung jawab yangada di the ecological system of the environment
pundak. Tanggung jawab yang lebih besar is only one part of the responsibility. The
terletak pada bagaimana reklamasi mampu greater responsibility lies in how to make such
memberikan nilai tambah bagi masyarakat di initiative creates benefits for the surrounding
sekitarnya. Komitmen ini sudah diawali Adaro communities. Being determined to fulfill this
dengan membangun areal bumi perkemahan responsibility, Adaro has built a camping ground

A Journey To Gold 31
Kalimantan Selatan di sebagian lokasi Paringin. in Paringin. With the soothing greenery and a
Nuansa teduh karena dikelilingi pepohonan lake nearby, this camping ground has been a
dan dekat lokasi danau menjadikan tempat itu favorite place for scouting activities.
tempat favorit untuk melaksanakan kegiatan
kepramukaan. Besides being used as rainwater catchment,
Paringin Lake also utilized for fish farming. The
Danau Paringin yang juga berfungsi sebagai mine water in the lake is flowed into the ponds
daerah tangkapan air hujan, dimanfaatkan for the cultivation of prawn and superior type
untuk mendukung potensi perikanan. Air bekas of Tilapia fish with the species named BEST
tambang Paringin tersebut dialirkan ke lokasi (Bogor Enhanced Strain Tilapia), under Adaro’s
pusat budidaya udang galah dan ikan Nila collaboration with LIPI Limnology. Without any
jenis unggul atau yang dikenal dengan nila special treatment, prawns that are sensitive to
BEST(Bogor Enhanced Strain Tilapia) kerjasama the environment have been successfully farmed
Adaro dengan LIPI Limnologi. Tanpa perlakuan and the research conducted by LIPI has declared
khusus, air tersebut sukses menjadi media bagi that the prawns and tilapia fish farmed here are
kehidupan udang galah yang dikenal sensitif safe for human consumption. This economic
terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya. potential will continue to be developed for the
Penelitian LIPI terhadap hasil budidaya udang surrounding communities.
galah dan ikan nila ini juga menunjukkan
bahwa udang galah dan ikan nila aman untuk Having transformed the former Paringin mine
dikonsumsi. Potensi ekonomi ini akan terus into a lush forest complemented with ecological
dikembangkan untuk masyarakat di sekitarnya. system and economic activities, Adaro’s efforts
to rehabilitate the land and restore biodiversity
Melihat bekas tambang Paringin yang kini telah have been fruitful. This achievement manifests
menjadi hutan yang rimbun dengan fungsi Adaro’s commitment to bequeath to the younger
ekologis dan ekonomi yang telah berjalan, upaya generation a green heritage, for them to inhabit
yang ditempuh Adaro untuk menghijaukan and to conserve.
kembali lahan dan mengembalikan
keanekaragaman hayati telah terbayarkan. Hal
ini sekaligus merupakan perwujudan komitmen
Adaro untuk memberikan warisan hijau bagi
anak-cucu.

Terberkahi dengan air tambang kualitas baik


Pulau Kalimantan (Borneo) memiliki karakter
iklim khatulistiwa yang ditandai dengan
tingginya volume curah hujan di saat musim
penghujan. Namun demikian, musim kemarau
panjang seringkali mengakibatkan kekeringan
Udang galah berkembang biak dengan baik di kolam
dimana sungai-sungai yang airnya diandalkan
budidaya yang dialiri air danau Pit Paringin.
masyarakat untuk persediaan air sehari-hari Prawn evolve in pond in which the water of Paringin Pit
juga kering. Lake flowed in.

32 A Journey To Gold
Ketika hujan, air hujan akan melimpah Blessed with Good Quality Mine Water
memenuhi tambang Adaro dan sekelilingnya Kalimantan (Borneo)island has an equatorial
bagaikan berkah yang turun dari langit yang climate characterized by high volume of rainfall
harus dihargai dengan memanfaatkannya in the rainy season. However, in the lengthy dry
untuk kebaikan lingkungan dan kehidupan season, the area is often hit by drought that dries
masyarakat. Pandangan inilah yang up the rivers that the people have always relied
menginspirasi Adaro untuk menemukan cara on for the supply of water.
bagaimana mengolah air tambang dengan
bijaksana, dan mengaplikasikan prinsip 3R When it is raining, the rain water flows to Adaro’s
(reduce, reuse, recycle) dalam pemanfaatan air mine and the surrounding area in abundance,
di wilayah operasionalnya. like a great blessing from the sky that must be
appreciated by utilizing it for the wellness of the
Di tambang Adaro, air hujan dan air yang muncul environment and the life of the people. This is the
dari kegiatan operasi tambang ditampung perspective that has inspired Adaro to find the
dalam in-pit sump (cekungan besar di wilayah way to manage the mine water most wisely, and
tambang). Air ini memang sebuah berkah bagi apply the 3R (reduce, reuse, recycle) principle in
Adaro karena air larian ini tidak mengandung water utilization for its operations.
asam, sehingga Adaro dapat mendaur ulang air
tersebut dan menciptakan nilai tambah yang In Adaro’s mine, the rain water is accumulated
bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan in the in-pit sump (a big basin dug for mining
sekitarnya. operations) together with the water generated by
mining activities. It is a true blessing that this
run off water has been found to be not acidic, so

Adaro menerapkan 3R (reduce, reuse, recycle) dalam kegiatan operasionalnya melalui pembangunan fasilitas WTP-T300
(Water Treatment Plant).
Adaro applies 3R (reduce, reuse, recycle) in its operational activities through the establishment of WTP-T300 (Water
Treatment Plant) facilities.

A Journey To Gold 33
Walaupun air di dalam in-pit sump tidak that Adaro can recycle it and create the added
membahayakan, Adaro tetap mengambil value that benefits the communities and the
pedekatan cermat dalam mengolah air tambang surrounding environment.
dengan memastikan bahwa air telah memenuhi
standar baku mutu kualitas air bersih yang Even though the water in the in-pit sump is not
ditetapkan oleh pemerintah pusat dan daerah harmful, Adaro still takes a careful approach in
sebelum melepasnya ke perairan umum. managing this so called mine water, by ensuring
that the water fulfills the quality standard
Air tambang diolah di kolam pengendapan yang stipulated by national and regional governments
dibangun sebagai bagian dari Sistem Pengolahan before releasing it to the public water channels.
Limbah Adaro (SISPAL) yang dikembangkan
Adaro di tambang Tutupan dan lokasi fasilitas The mine water is treated in the settlement pond
pengolahan batubara Adaro di Kelanis. Kolam ini built for the Wastewater Management System
merupakan jaringan yang besar yang terdiri dari (SISPAL) Adaro has developed on its Tutupan
4 komponen utama : sedimentation pond, safety mining site and Kelanis coal processing facility.
pond, treatment pond, dan mud pond. The pond is a substantial network consisting of
four main components: sedimentation pond,
Dalam pengolahan air tambang, langkah safety pond, treatment pond, and mud pond.
pertama yang dilakukan yakni memompa keluar
air tambang yang tertampung dalam inpit In the treatment process, the water is first pumped
sump, melalui drainase menuju sedimentation out of the in-pit sump through a drainage pipe
pond. Disini, partikel solid seperti pasir halus, to the sedimentation pond. Here, solid particles
pasir kasar dan debu diendapkan oleh grafitasi like coarse sand, fine sand and dust are settled
melalui arus zigzag yang diaplikasi untuk by gravity through a zigzag pattern installed to
memperbaiki prosesnya. Langkah selanjutnya improve the process. The next step is flowing
the water to the safety pond. This is the second
phase of sedimentation which applied the
same process as the sedimentation in the first
stage, but the objective is to settle the particles
which are finer than those trapped in the first
stage. After that, the process is continued in the
treatment pond, where the chemical substance
is added to improve water clarity and trap the
fine particles not trapped in the previous step.
The treatment pond is equipped with a valve
called gate valve so that the pipe connecting the
pond and the mud pond can be open and close
for water quality monitoring purpose. The last
destination is the mud pond. The final step of
Settling pond di wilayah tambang Tutupan merupakan
sedimentation takes place in this pond, so that
bagian dari pengolahan air limbah Adaro.
Settling pond in Tutupan mining area is part of Adaro’s really fine particles including those contained
water management system.

34 A Journey To Gold
adalah mengalirkan air ke safety pond. Ini in the mud are trapped. At this stage, the pH
adalah tahap kedua dari pengendapan yang of water has reached the level of 7-8, which
prosesnya sama seperti tahap sebelumnya, means the government stipulated pH reference
namun tujuannya adalah mengendapkan range of 6-9 has been achieved, thus the water
partikel yang lebih halus dari tahap pertama. is safe to be discharged to the environment
Setelah itu, proses berlanjut di treatment through the points of compliance, which are the
pond, dimana bahan kimia ditambahkan untuk locations that connect the treatment facility and
memperbaiki kejernihan air dan mengendapkan the public channel, where the water quality is
partikel halus yang tidak terendapkan di tahap checked on a daily basis.
sebelumnya. Treatment pond dilengkapi dengan
katup yang disebut gate valve sehingga pipa Although some of the water that has been
yang menghubungkan antara treatment pond treated in the mud pond is released to the public
dan mud pond dapat dibuka dan ditutup untuk channels, the rest is further processed to be
keperluan monitoring kualitas air. Pengendapan clean water of drinking quality according to the
yang terakhir adalah di mudpond. Jadi pada government’s standard at a facility named Water
tahap mudpond, hanya partikel-partikel yang Treatment Plant (WTP) T-300 built in Tutupan in
sangat halus yang diendapkan. Pada tahap ini 2008.
kondisi air telah bagus atau pH air mencapai
level 7-8 yang berada dalam kisaran pH yang As the first step of WTP T-300 processing, the pH
dipersyaratkan pemerintah yaitu 6-9. Dengan of the water that has been treated under SISPAL
demikian, aman untuk melepasnya melalui titik system is neutralized to settle the particles
penaatan yaitu lokasi yang menghubungkan contained in the water. The next step is the same
fasilitas pengolahan air dengan perairan umum as the process of water treatment in the settling
dimana kualitas air selalu dimonitor setiap hari pond, i.e. the coagulation and flocculation to
di sini. settle the suspended particles in the water.
However, WTP treatment has one further step,
Walaupun sebagian air yang tidak telah diolah because this facility also includes chlorination,
di mudpond akan dilepaskan ke perairan umum, which is a disinfecting process to kill the bacteria
namun sebagian akan diolah menjadi air bersih in the water that may be harmful, e.g. E. Coli.
kualitas air minum yang sesuai dengan kualitas
pemerintah di sebuah fasilitas yang disebut Adaro’s WTP T-300 is managed carefully for the
Water Treatment Plant T-300 sejak tahun 2008. facility to operate properly and produce good
quality water for human consumption. Some
Proses awal dalam pengolahan air di WTP yitu employees are responsible for the running of
pH air yang diolah melalui system SISPAL the facility and each day, an officer checks the
dinetralkan untuk mengendapkan partikel water quality to ensure that the water fulfills
yang ada di air. Langkah berikutnya sama the regulation of Indonesian Health Ministry for
dengan proses yang dilakukan di settling pond, drinking water standard. Regularly, the sample
sebagai contoh koagulas dan flokulasi untuk of water is also sent to an accredited laboratory
mengendapkan untuk mengendapkan partikel for further analysis.
tersuspensi yang ada di dalam air. Namun

A Journey To Gold 35
demikian, pada WTP air yang telah sesuai
standar baku mutu ditingkatkan kualitasnya
melalui klorinasi yang berfungsi sebagai
disinfektan untuk membunuh bakteri, seperti
E. Coli.

Pengaturan WTP T-300 dilaksanakan secara hati-


hati agar fasilitas ini dapat beroperasi dengan
baik dan memproduksi air untuk dikonsumsi
sehari-hari. Beberapa karyawan ditempatkan
untuk bertanggung jawab terhadap operasional
WTP dan setiap hari mengecek kualitas air
untuk memastikan memenuhi standar baku
Seorang karyawan melakukan monitoring secara rutin
mutu air minum dari Menteri Kesehatan.
terhadap kualitas air WTP.
Sampel air secara rutin dianalisa lebih lanjut. An employee regularly monitors the water quality of WTP.
Fasilitas WTP saat ini dioperasikan dengan
kapasitas produksi air bersih mencapai 72m3 per The facility is currently run with the capacity
jam, yang disimpan di 3 tangki penyimpanan, to produce 72 m3 of clean water per hour, which
yakni 2 tangki berkapasitas 450m3 dan 1 tangki is stored in three storage tanks, two with 450-
berkapasitas 72 m3. Untuk memastikan kualitas m3 capacity and one with 72-m3 capacity. To
air yang bagus, WTP dioperasikan secara hati- ensure consistent quality of water, the facility
hati, melalui perawatan dan pengecekan harian. is operated carefully through daily maintenance
Oleh karena itu, WTP hanya dioperasikan selama and checking. Therefore, the facility is run only
14-15 jam dengan produksi mencapai 1.100m3 up to 14-15 hours a day, producing around 1,100
perhari. Kapasitas produksi akan ditingkatkan m3 per day. The scale of production will be
seiring kebutuhan air bersih masyarakat lokal increased to keep up with the needs of the local
dan operasional Adaro. people and the company’s operations for clean
water.
Berkah air bersih ini bukan hanya untuk
Adaro, namun juga bagi masyarakat sekitar Adaro shares the good quality water with
tambang yang selalu mengalami kekurangan the local people, which have always had to
air terutama ketika musim kemarau. Sebelum deal with the lack of water especially during
Adaro mendistribusikan air WTP, masyarakat the dry season. Before Adaro distributed the
biasa mengkonsumsi air sungai yang kurang water produced by WTP, these people used
memenuhi standar air bersih. Saat ini Adaro to consume the river water that did not fulfill
mendistribusikan sekitar 852.357 liter air per the standard of clean water. Nowadays, Adaro
hari didistribusikan ke 1.110 kepala keluarga di distribute around 852,357 liters of water per
delapan desa di sekitar wilayah Adaro. Untuk 2 day to 1,110 households in eight villages around
desa, Dahai dan Padang Panjang, secara khusus its operational location. Particularly for two
Adaro mendistribusikan air bersih langsung villages, i.e. Dahai and Padangpanjang, a 10-km
ke rumah mereka, sementara untuk desa-desa pipeline has been installed so that they have
running water distributed directly to their home,

36 A Journey To Gold
lainnya, air didistribusikan melalui truk-truk while for other villages, the water is distributed
yang mengantarkan air ke tong-tong air yang by trucks that deliver the water to the large
didonasikan Adaro. containers donated by Adaro.

Tabel berikut ini menunjukkan detail aktivitas The table below present more details about
distribusi air Adaro di 8 desa : Adaro’s water distribution activities in eight
villages:

Target Trucking Jumlah Sumber


Desa / per hari (L) / KK* / Pasokan / Air /
No
Village Trucking Target Number of Supply Water
per day (L) Households* Source

1 Bata RT.3 10.000 27 Harian / Daily WTP-300


2 Trans Laburan 30.000 170 Harian / Daily WTP-300
3 Tamiyang 20.000 168 Harian / Daily WTP-300
4 Simpang Wara (Warukin) 10.000 40 Harian / Daily WTP-300
5 Dahur (Barimbun) 10.000 25 Harian / Daily WTP-300
6 Kasiau (KM 82) / 2.857 20 Dua kali WTP-300
Sungai Marim seminggu /
Twice a week
7 Padang Panjang
769.500 660 Harian / Daily WTP-300
8 Dahai
TOTAL 852.357 1.110

Sistim SISPAL lainnya telah diterapkan di fasilitas Another SISPAL system has been installed in
pengolahan batubara Adaro yang terdapat di Adaro’s coal processing facility in Kelanis, a
Kelanis, yang berlokasi di pinggiran sungai location on the bank of Barito river in Central
Barito di provinsi Kalimantan Tengah, sekitar Kalimantan province, around 75 kilometers from
75 km dari tambang Adaro. Kegiatan operasi di the mining area. The operations here need a
sini memerlukan air dalam jumlah yang besar, large amount of water, so SISPAL was installed
sehingga sistim SISPAL diaplikasikan untuk to reduce the use of river water. Adaro’s SISPAL
mengurangi pemakaian air sungai Barito. Sistim system in Kelanis enables the water which has
SISPAL Adaro memungkinkan air yang telah been used to wash coal and the water that flows
digunakan untuk mencuci batubara dan air into the coal shelter to be flowed to the reservoir
yang mengalir lokasi penampungan batubara, ponds to be processed into clean water.
dialirkan menuju kolam-kolam penampungan
untuk diolah menjadi air bersih. As a result, now the water produced by
SISPAL system has replaced most of Adaro’s
Hasilnya, air yang dihasilkan dari sistem SISPAL consumption of Barito river water for the
telah menggantikan sebagian besar konsumsi operations and maintenance of its crushing

A Journey To Gold 37
air dari sungai Barito yang digunakan untuk plant, and for spraying coal to protect it from the
operasional maupun perawatan crushing plant, heat.
dan untuk spraying batubara agar tidak terbakar
kena panas matahari. SISPAL really plays crucial role in the company’s
SISPAL telah berperan penting untuk aspiration to conserve and minimize the
mewujudkan keinginan perusahaan untuk consumption of natural water through the
melakukan konservasi air dan meminimalkan maximization of water recycling.
konsumsi air alam melalui penerapan daur
ulang air secara maksimal. Empowered CommunitiesBuild a Prosperous
Nation
Masyarakat berdaya, bangsa sejahtera ADARO believes that the existence of the mine
Adaro meyakini bahwa keberadaan tambang should contribute to the growth of local and
harus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi regional economies, which in turn will support
lokal dan daerah, dimana pada akhirnya akan national prosperity. The economic progress in the
mendukung terciptanya kesejahteraan nasional. area surrounding Adaro’s operational locationis
Kemajuan ekonomi di wilayah operasi Adaro an indication that Adaro has made meaningful
adalah salah satu indikator bahwa Adaro telah contribution since it commenced its operations
berperan dalam meningkatkan kesejahteraan in Tanjung district of South Kalimantan. Along
masyarakat sejak awal melaksanakan kegiatan with the growth of Adaro’s coal business, the
operasinya di wilayah Tanjung Kalimantan area has developed into a center of business in
Selatan.Wilayah tersebut telah berkembang Tabalong regency.
menjadi pusat bisnis di Kabupaten Tabalong,
seiring dengan pertumbuhan bisnis batubara The economic evolution is evidenced by the
Adaro. growth of small and medium enterprises in the
area. At this stage, the local communities still
Pada tahap ini, masyarakat lokal masih need support in many areas, not only capital
memerlukan dukungan dalam beberapa hal access. Therefore, the empowerment initiatives
bukan hanya terkait akses permodalan saja. directed toward the local enterprises must be
Oleh karena itu, pemberdayaan masyarakat formulated by promoting the local wisdom, for
yang diarahkan pada usaha lokal harus the local economic drivers to keep improving
dibentuk dengan meningkatkan kearifan their capability to utilize their local potential
lokal, supaya para pendorong ekonomi lokal with high level of independence.
akan terus meningkatkan kemampuannya
untuk memanfaatkan potensi lokal berbasis For Adaro, this perspective is manifested in the
kemandirian masyarakat. determination to manage the natural resources
wisely, in a manner that gets the existence of its
Bagi Adaro, pandangan ini tercermin dalam mining operations to deliver the best benefit to
keinginan untuk memanfaatkan sumberdaya the people living in the area.
alam dengan bijaksana, agar keberadaan
tambang memberikan manfaat yang nyata bagi
masyarakat di sekitar tambang.

38 A Journey To Gold
Lingkungan yang Terjaga, Menopang Conserved Environment Feeds People
Kehidupan Masyarakat “Conserved environment feeds people.”
Lingkungan yang Terjaga, Menopang This philosophy has been guiding Adaro in
Kehidupan Masyarakat. Filosofi ini yang telah formulating its community empowerment
dijalankan Adaro dalam perumusan program program, to prove that an economic enterprise
pengembangan masyarakatnya sekaligus that appreciates nature can really thrive.
membuktikan bahwa sebuah usaha ekonomi
menghargai alam tetap dapat berkembang Blessed with many rainforests in the surrounding,
pesat. the people native to Adaro’s operational
locationhave lived side by side with the wild
Diberkahi dengan banyak hutan hujan tropis nature for generations, blending in harmony
di sekelilingnya, masyarakat lokal di sekitar with the ecosystem in it. They do not cut down
wilayah operasional Adaro telah hidup the trees. They look after the trees and rely on
berdampingan dengan alam liar dari generasi ke them as a source of living. High up on the trees,
generasi, membaur harmonis dengan ekosistim wild honeybees settle down and build colonies.
di dalamnya. Mereka tidak menebang pohon,
namun menjaga pohon yang menopang hidup For generations, the honey collectors have
mereka. climbed the trees, sometimes as high as 20
meters, to collect the wild honey that has been
Di pepohonan yang tinggi tersebut, lebah hutan praised for its amazing benefits to health. They
tinggal dan membangun koloninya. Sejak jaman have to overcome fear and move carefully one
dulu, di pohon-pohon yang tingginya mencapai step at a time, gripping strong at the tree trunk.
But without the empowering support, it will be
difficult for them to make a good living from this
activity, since it will not be appreciated as much
as it deserves.

A program involving coaching, mentoring,


capital support has been developed to support
a local business categorized as Small, Medium
Enterprise (SME) that sells wild honey in Tanjung,
South Kalimantan. This program generates
multiple merits, as it empowers the local
communities through expanding the market
for this business and this business improves the
welfare of the people who supply the honey and
the people will look after the trees and protect
the environment as they know that only when
the trees are evergreen, there will be abundant
Bunga pohon kaliandra, tanaman pioner, yang tumbuh
supply of honeycombs for them to make a living.
subur di lahan reklamasi Adaro.
Caliandra flowers, pioneer plant, grow well in Adaro's
reclamation area.

A Journey To Gold 39
20 meter itulah, para pengumpul madu Small Enterprises, the Forerunner of Economic
biasa mendapatkan madu hutan yang diakui Independence
bermanfaat bagi kesehatan. Mereka harus A seed needs to be looked afterbefore it will grow
menaklukkan rasa takut saat memanjat pohon- into a large, strong tree. The same goes with
pohon itu, mencengkeram batang pohon dengan local business potential. With sufficient capital
kuat dan melangkahkah kaki satu-persatu support, mentoring, and ambition, small local
dengan hati-hati. Namun tanpa dukungan businesses will be able to transform into a large,
pemberdayaan dari perusahaan betapa sulitnya independent enterprise with the resilience to
bagi mereka untuk mengandalkan hidup dari cope with any economic crisis.
usaha ini, kalau tidak dihargai sebagaimana
mestinya. Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs)
have created a lot of job opportunities and
Sebuah program yang melibatkan pembinaan, made meaningful contribution to the regional
pendampingan serta dukungan dana maupun development. Adaro’s presence in its area has
perluasan pasar, telah dikembangkan untuk stimulated the local economic activities. MSMEs
memberi dukungan pada usaha lokal yang are starting to grow with much potential for
tergolong dalam UMKM (Usaha Kecil Menengah) expansion; however, they are faced with a major
yang menjual madu hutan di Wilayah Tanjung challenge of capital constraint.
Kalimantan Tengah.Berbagai manfaat telah
didapatkan masyarakat melalui program ini Observing this situation, in 2005, Adaro
diantaranya memberdayakan masyarakat established Banua Bauntung microfinance
lokal melalui perluasan pasar UKM madu dan institution or known locally as LKM (Lembaga
meningkatkan kesejahteraan para pemasok Keuangan Mikro) Banua Bauntung,to not
madu dan orang yang menjaga pohon serta only provide capital assistance, but also offer
melindungi lingkungan karena mereka mentoring and management support to ensure
menyadari bahwa hanya dengan menjaga that the prospective small business entities
pohon tetap rindang, berkah sarang madu akan will flourish into well-developed and productive
melimpah untuk kehidupan mereka. enterprises. By offering simple loan processing
and a variety of loan arrangements, LKM delivers
Usaha Kecil, Cikal Kemandirian Ekonomi to the local enterprises the capital solution
Sebuah biji tanaman perlu dirawat, dipupuk, necessary for them to expand their business.
hingga tumbuh menjadi sebuah pohon yang
kuat. Demikian halnya dengan sebuah potensi Looking back to the time when LKM Banua
usahalokal. Dengan dukungan permodalan Bauntung was established in the marketplace
yangkuat, pembinaan, dan motivasi yang tinggi, of Tanjung district. The traditional traders
sebuah usaha kecil akan berkembang menjadi welcomed this institution with open hands as
usahayang besar, mandiri dengan ketahanan they realized it brought a new hope that would
menghadapi krisis ekonomi. free them from loan sharks. Within a month,
around 30-40 vendors had received funding
Sektor UMKM telah menciptakan peluang usaha support for their merchandizes such as food,
dan berkontribusi pada pembangunan daerah. vegetables, clothes, household items, etc. Even

40 A Journey To Gold
Keberadaan Adaro di wilayah operasionalnya the pedicab drivers, artisan gilts, and motor taxi
telah menggerakkan perekonomian masyarakat drivers who were in need of money to buy spares
sekitar tambang. Banyak usaha kecil yang mulai can get assistance from LKM Banua Bauntung,
tumbuh dan layak untuk dikembangkan, namun as long as they were determined to work and pay
kesulitan modal menjadi penghalang untuk installments regularly.
mengembangkan usaha.
LKM Banua Bauntung needs to carefully select
Melihat perkembangan tersebut, pada tahun the business participants to be supported, by
2005, Adaro mendirikan Banua Bauntung selecting only creditworthy customers that will
Microfinance yang dikenal dengan LKM be faithful in making loan repayment so that the
(Lembaga Keuangan Mikro) yang bukan hanya institution will be sustainable.The ability to find
menyediakan bantuan permodalan, namun and groom customers to bean entrepreneur that
juga pembinaan dan dukungan manajemen is highly motivated and persistent in growing
usaha untuk memastikan usaha kecil yang the business is the key aspect to the success of
potensial mampu berkembang dan produktif. this institution in achieving its mission.
Dengan menawarkan kemudahan dan berbagai
pola pinjamanyang diberikan, LKM mampu Now, LKM Banua Bauntung is growing rapidly as
memberikan akses permodalan yang diperlukan a partner to the local businesses, providing both
pengusaha kecil yang sedang mengembangkan capital support and business mentoring. It has
bisnisnya. demonstrated satisfying development in the
last seven years and expanded the operations by
Kembali ke saat di mana kantor LKM baru opening three other branches in three regencies:
dibuka di Pasar Tanjung, Kalimantan Selatan. Tamiang Layang of East Barito Regency,
Para pedagang kecil menyambut keberadaan Buntok of South Barito Regency and Paringin of

Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Banua Bauntung telah memberikan akses permodalan bagi UKM kecil di wilayah
operasional Adaro.
Banua Bauntung Microfinance has given fund access to SMEs in Adaro’s operational area.

A Journey To Gold 41
lembaga ini dengan tangan terbuka ketika Balangan Regency. Until 2012, it has facilitated
mereka menyadari bahwa LKM memberikan the local communities with a total of 32,439
harapan baru untuk bebas dari jeratan renternir. transactions and continues to support the
various sectors of businesses expanding around
Dalam sebulan, sekitar sekitar 30-40 pedagang the mine, from trading, fish farming, plantation,
telah mendapatkan bantuan modal untuk etc. to household industries.
menjalankan berbagai bidang usaha seperti
jual sembako, sayur-sayuran,baju, alat rumah Besides lacking capital, the SMEs in Adaro’s
tangga, dan lain-lain. Bahkan tukang becak, vicinity are generally traditionally run
tukang sepuh emas,dan ojek yang memerlukan entities that are not supported with enough
modal untuk membeli suku cadang sepeda infrastructure and the ability to create good
motor pun mendapatkan bantuan dari LKM administration system. Through LKM Banua
Banua Bauntung asalkan memiliki tekad untuk Bauntung, Adaro develops the sectors that
menjalankan usaha dan membayar cicilan have competitive advantages and excellence,
pinjaman secara rutin. applying empowerment initiatives in the whole
process from end to end while preparing them
LKM Banua Bauntung perlu menerapkan aspek to be able to run the business with high level of
kehati-hatian dalam memilih nasabah yang independence.
akan dibantu. Hal ini dilakukan antara lain
dengan cara memilih nasabah yang layak
kredit yang dipercaya mampu melunasi
kreditnya agar LKM dapat berkelanjutan di
masa depan. Kemampuan menemukan dan
mendidik nasabah menjadi wirausahawan
yang memiliki motivasi yang tinggi dan gigih
dalam membesarkan bisnisnya adalah kunci
kesuksesan lembaga ini dalam meraih misinya.

Kini, LKM Banua Bauntung telah berkembang


pesat sebagai mitra pendamping bagi usaha lokal,
yang menyediakan dukungan modal maupun
pembinaan usaha. Perkembangan aset LKM
dalam tujuh tahun ini cukup menggembirakan
dan LKM telah mengembangkan operasinya ke 3
cabang lainnya di 3 Kabupaten yaitu di Tamiang
Layang di Kabupaten Barito Timur, Buntok
di Kabupaten Barito Selatan dan Paringin di
Kabupaten Balangan. Madu hutan Tiga Wanyi, produk madu UKM binaan LKMK
Banua Bauntung, dikenal luas Kabupaten Tabalong
karena keasliannya.
Hingga tahun 2012, LKM telah memfasilitasi
Tiga wanyi wild honey, honey product of an SME coached
masyarakat dengan jumlah transaksi yang by LKM Banua Bauntung, is widely known in Tabalong
dilakukan nasabah LKM mencapai 32.439 Regency for its pureness.

42 A Journey To Gold
transaksi dan terus mengembangkan usaha di The local entrepreneurs are coached and
sekitar tambang dari perdagangan, perikanan, mentored by the Business Development Unit
perkebunan, jasa danindustri rumah tangga. (BDU) formed by Adaro’s CSR Department to
facilitate business training and mentoring in
Selain kekurangan modal, UKM di daerah di sekitar the areas of management, marketing, and
wilayah Adaro pada umumnya menjalankan technology. The aim is to build perseverance
usahanya secara tradisional tanpa dukungan among the entrepreneurs in running the
infrastruktur dan ketidakmampuan menciptakan business despite the challenges and to stimulate
sistim administrasi yang baik. Melalui LKM Banua the desire to form business associations that will
Bauntung, Adaro mengembangkan sektor-sektor make them more innovative and their business
usaha yang memiliki keunggulan daya saing, more sustainable. Through entrepreneurship
dan menerapkan pemberdayaan masyarakat strengthening, productivity enhancement, and
dalam keseluruhan proses dari hulu ke hilir supply of technological facilities, capital and
sekaligus mempersiapkan mereka untuk mampu marketing supervision, the entrepreneurs are
menjalankan usahanya secara mandiri. mentored to have better competitive advantages.

Pengusaha lokal dibimbing dan dibina oleh At times, Adaro helps the local business
Unit Pengembangan Bisnis (UPB) Adaro penetrate a bigger market by taking them to
yang dibentuk Departemen CSR Adaro untuk some exhibitions where they can introduce
memfasilitasi pelatihan usaha dan pembinaan their products to a larger audience and this has
dalam aspek manajemen, pemasaran, maupun proven to be an effective way to generate more
teknologi. Melalui pembinaan ini ketekunan orders. For LKM Banua Bauntung, the SMEs
pengusaha lokal dalam menjalankan bisnisnya under its supervision are like the children that
akan terbangun walaupun usahanya mengalami must be groomed into a successful, ethical, and
banyak hambatan. Pembinaan ini juga bertujuan independent person.
untuk memacu hasrat mereka untuk membentuk
kelompok-kelompok usaha yang akan membuat
usahanya lebih inovatif dan berkelanjutan.
Para pengusaha juga dibina agar memiliki
keunggulan daya saing melalui penguatan
kewirausahaan, peningkatan produktivitas, dan
penyediaan teknologi maupun bantuan modal
dan pembinaan dalam hal pemasaran.

Demi pengenalan pasar, misalnya, Adaro


membantu memperkenalkan produk-produknya
kepada khalayak umum melalui pameran-
pameran. Dan pameran ini terbukticara ini efektif
untuk mendapatkan pesanan yang lebih banyak.
Bagi LKM, UKM-UKM binaannya bagaikan anak-
anak yang dididik agar menjadi individu yang
sukses, menjunjung tinggi etika,serta mandiri.

A Journey To Gold 43
“Tiga Wanyi” – Dengungan “Tiga Lebah” dari Tabalong
“Tiga Wanyi” – The Buzzing of “Three Bees” from Tabalong

KABUPATEN Tabalong merupakan salah satu sentra pemasok Anak tertua mereka, Arif bercita-cita untuk mengembangkan
madu hutan yang cukup terkenal di Provinsi Kalimantan bisnis keluarga lebih besar lagi dan dia mengetahui bahwa
Selatan. Namun demikian, tidak banyak jumlah penjual satu-satunya cara untuk mewujudkan hal itu adalah dengan
yang menawarkan madu kualitas madu hutan asli, salah memastikan madu yang dijual memiliki kualitas terbaik.
satunya Keluarga H. Hamidan, yang menjalankan bisnis Dengan ketekunan dan ketabahan yang dimilikinya, dia
madu sejak tahun 1984. menyusuri pelosok hutan untuk mengumpulkan sarang
madu dari sarang lebah yang ada di pohon-pohon di Hutan
Di masa lalu, Hamidan adalah seorang petani dan istrinya Meratus dan Tanahon, Kalimantan Selatan.
adalah guru sekolah dasar. Dengan tiga anak-anak yang
masih muda, mereka harus berjuang untuk menyekolahkan Seringkali dia harus berjalan bermil-mil jauhnya selama
anak-anak mereka dan mendapatkan pendidikan formal berhari-hari di hutan bersama tukang puai (julukan
yang bagus. Bu Hamidan kemudian mencoba mendapatkan bagi pengumpul sarang madu dari sarang lebah disana).
penghasilan tambahan untuk keluarganya dari madu yang Walaupun rasa was-was menderanya saat berada di hutan
dibelinya dari penjual sarang madu di pasar Tabalong. Bu rimba jauh dari masyarakat, dia tetap memusatkan
Hamidan mulai mendapatkan pelanggan-pelanggan yang perhatiannya untuk mendapatkan madu hutan terbaik yang
bekerja di perusahaan tambang yang baru mengawali akan menjadi tulang punggung kesuksesan usahanya.
kegiatan operasinya di wilayah tersebut. Mereka yang
sebagian besar bukanlah penduduk asli di wilayah itu, Kegigihan Arif dan kerjakerasnya lambat laun terbayarkan.
menyebarkan informasi dari mulut ke mulut ke kenalan PT Adaro Indonesia yang saat itu sedang mencari usaha
mereka yang mengunjungi kota-kota seperti Jakarta, lokal yang potensial untuk dikembangkan menjadi
Surabaya, Palembang, dan makasar dan madu hutanpun usaha yang lebih profesional, mengetahui potensi usaha
menjadi oleh-oleh untuk dibawa pulang. Seiring banyaknya madu Arif. Melalui Lembaga pengembangan bisnisnya
pelanggan yang terus datang untuk membeli madunya dan Lembaga Keuangan Mikro Banua Bauntung, Adaro
usaha Hamidan berkembang menjadi sebuah bisnis memberikan bimbingan berupa pembinaan dan pelatihan
keluarga. pemrosesan madu, hingga pengepakan dan strategi
pemasaran. Arif mendapatkan bantuan pendanaan sebesar

Tabalong regency has long been renowned for being the beehives on the trees in the Meratus and Tanahon forest in
center of wild honey supply in South Kalimantan province. South Kalimantan.
However, only few sellers offer pure, wild honey of good
quality, one of which is the family of H. Hamidan, who has He often had to walk for miles and spent many days in the
run a honey business since 1984. woods with a tukang puai (a local term for a person who
collects wild honeycombs from beehives). Despite the fear
A long time ago, Hamidan was a farmer and his wife an for being in the wilderness of the dark jungle far away from
elementary school teacher. With three young children, they civilization, he kept focusing on his journey to get the best
had to struggle to send their children go to school and get wild honey that would be the backbone of his successful
good formal education. Mrs. Hamidan then tried to make business.
extra income for her family from selling the honey she
bought from the people who sold honeycombs in Tabalong Arif’s persistence and hard work gradually paid off. PT
market. Adaro Indonesia that was searching for prospective local
businesses to be groomed into professional, successful
Mrs. Hamidan started to get customers who were the people enterprises noticed his potential. Through its business
working for the mining companies that just began operations development institution and Micro Finance Institution LKM
in the area. These people, mostly not native to the area, then Banua Bauntung, the company mentored him with coaching
spread the words to their acquaintances who were visiting and training on honey processing, all the way until the
from other cities like Jakarta, Surabaya, Palembang, and packing and marketing strategies.
Makassar. The wild honey became a nice gift to take home
and Mrs. Hamidan’s business started to grow into a family Arief obtained the funding of Rp50 million from LKM
business and customers keep coming to buy honey. Banua Bauntung and started to pave the way to success
by using the fund to produce the best quality honey from
The eldest son Arif aspired to expand his parents’ business wild honeycombs. He managed to utilize the processing
further and he knew that the only way was to make sure that equipment to reduce the water content significantly,
the honey was of the best quality. With dogged perseverance, producing thick, foamless wild honey rated grade-A.
he went to the jungle to collect the honeycombs from the
44 A Journey To Gold
Rp 50.000.000 dari LKM Banua Bauntung dan mulai tersebut karena ketersediaan madu hutan tergantung
mengukir langkah kesuksesannya dengan menggunakan pada cuaca dan kondisi hutan. Tapi Arif mempertahankan
dana tersebut untuk memproduksi madu kualitas terbaik. idealismenya dengan cara tidak berkompromi pada kualitas
Dia berhasil memanfaatkan peralatan pemroses madu untuk madu dan memberikan madu hutan yang higienis kepada
mengurangi kadar air secara signifikan, menghasilkan madu pelanggannya.
hutan kental tak berbusa yang tergolong grade A.
Cuaca merupakan hal diluar kendali Arif, namun dia
Selain mendapat pinjaman lunak untuk mendukung berperan memotivasi 9 pengumpul sarang madu dan
bisnisnya, Arif juga mendapat bimbingan untuk menciptakan menyadarkan mereka untuk melindungi hutan dan menjaga
kemasan yang higienis dan mendapat perijinan keamanan keseimbangan ekosistim, sehingga mereka dapat tetap
pangan dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), mengandalkan alam untuk menopang kehidupan mereka.
serta menciptakan nama untuk brand madunya yaitu “Tiga Dengan meningkatnya permintaan madu, Tiga Wanyi telah
Wanyi” yang dalam bahasa lokal artinya Tiga Lebah. Selain memproduksi sekitar 1.200 liter madu di tahun 2012, yang
itu Arif juga dibantu untuk mendapatkan ijin usaha secara semuanya habis terjual dengan harga Rp. 135.000 per liter,
legal. menghasilkan laba bersih lebih dari 100 juta tahun ini. Nilai
ini jauh lebih tinggi dibandingkan pendapatan sebagian
Dari sisi marketing, bantuan sebuah show room berukuran besar masyarakat lokal, termasuk mereka yang memiliki
16m persegi juga diberikan untuk usaha Arif sehingga usaha penanaman karet. Dengan permintaan yang tinggi
pelanggan yang berkunjung akan tertarik oleh display dan kualitas yang bagus, Arif dapat meningkatkan harga
produk madu yang rapi dan bersih. Arif juga telah diundang produk maupun pendapatan usahanya. Kenaikan harga
ke booth Adaro dalam beberapa pameran dimana Arif bisa juga berimbas ke pengumpul sarang madu yang juga
memperkenalkan produk madunya ke pasar yang lebih mendapatkan kenaikan pendapatan dari sarang lebah yang
besar. Promosi dari mulut ke mulut telah mengangkat mereka jual.
kualitas produk Tiga Wanyi dan membawa pembeli
mendatangi tokonya, yang kini telah memiliki lebih Berkat bantuan dan pembinaan dari LKM Banua Bauntung,
dari 100 orang konsumen tetap, disamping tamu-tamu Tiga Wanyi telah tumbuh menjadi usaha yang lebih
dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah profesional, menjunjung tinggi etika dalam arti menjaga
tersebut, pemerintah, maupun institusi lainnya. kesuksesan usahanya disamping juga menjaga kondisi
hutan alam, sebagai warisan hijau bagi anak cucu.
Kualitas produknya membuat pelanggan terus datang dan
seringkali Tiga wanyi tidak mampu memenuhi permintaan

Besides getting a soft loan to equip his business, Arif was Weather is beyond his control, but he does his part by
also mentored to gain the skill to create hygienic packaging motivating the nine wild honeycomb collectors and making
and get a food safety license from Indonesian Food and Drug them aware that they must protect the forests and guard the
Monitoring Agency (FDMA), as well as a brand name “Tiga balance of the ecosystem, so that they can keep making a
Wanyi” (means “Three Bees”) and a legal business permit as living from the nature.
for better marketing and legal standing of his business.
With demand on the rise, Tiga Wanyi produced around 1,200
On the marketing side, a 16-sqm showroom has also been liters of honey in 2012, all of which were sold for the price of
granted to this entity, so that customers will be attracted Rp135,000 per liter, generating more than Rp100 million of
by a tidy, clean display the honey products. Arif has also net profit for the year. This is much higher than the income
been invited to join Adaro’s booths in many exhibitions of most of the local people, including those who own one
where he had the chance to introduce the wild honey to a hectare of rubber plantation.
larger market. Word of mouth has praised the quality of Tiga
Wanyi’s honey products and brought customers to his shop, With such high demand and good quality, Arif can increase
which now has more than 100 regular customers, in addition the price of his product and the business profit. Some of the
to some other irregular customers from the guests of the price increase is passed on to the honeycomb collectors who
companies operating in the area, government, and other also get more money for the honeycombs they sell.
institutions.
Thanks to the capital assistance and business mentoring
The quality of its product makes customers keep coming and from LKM Banua Bauntung, Tiga Wanyi has grown into a
Tiga Wanyi often cannot fulfill all of the demand because more professional, ethical entity that maintains a successful
the availability of wild honey depends on weather and the business while conserving the natural condition of the
condition of the forest. But Arief stays loyal to his idealism forests, a green heritage for the next generations.
by never compromising the quality and by only delivering
pure, hygienic, wild honey to his customers.

A Journey To Gold 45
46 A Journey To Gold
Bentang Bersih Bontang
The Clean Landscape of Bontang

PT BADAK NGL

A Journey To Gold 47
Bentang Bersih Bontang
The Clean Landscape of Bontang

Sebagai perusahaan yang telah berkiprah selama lebih dari 30 tahun,


PT Badak NGL telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari
masyarakat Bontang dan sekitarnya.

As a company that has been doing business for over 30 years, PT Badak
NGL has become an integral part of the community of Bontang and the
surrounding.

48 A Journey To Gold
PT Badak Natural Gas Liquefaction (NGL) PT Badak Natural Gas Liquefaction (NGL) is
merupakan perusahaan penghasil gas alam a producer of Liquefied Natural Gas (LNG)
cair (liquefied natural gas, LNG) dan gas Elpiji and Liquefied Petroleum Gas (LPG) located in
(liquefied petroleum gas, LPG) yang berlokasi Bontang, East Kalimantan. The name “Badak” is
di Bontang, Kalimantan Timur. Nama “Badak” derived from a place where the first gas well was
diambil dari nama lokasi tempat sumur gas discovered, i.e. Muara Badak. PT Badak NGL is a
pertama ditemukan, yaitu Muara Badak. joint venture company launched on November
PT Badak NGL merupakan perusahaan joint 26, 1974 with the current ownership held by
venture yang didirikan pada tanggal 26 PT Pertamina (Persero) by 55%, VICO Indonesia
November 1974 dengan status kepemilikan (20%), Japan Indonesia LNG Co. (JILCO) by
saham saat ini adalah PT Pertamina (Persero) 15% dan Total E&P Indonesie (10%). The LNG
sebesar 55%, VICO Indonesia (20%), Japan production design capacity is 22.5 million tons
Indonesia LNG Co. (JILCO) sebesar 15% dan Total per annum and LPG reaches 1.2 million tons per
E&P Indonesie (10%). Kapasitas desain produksi annum.
LNG adalah 22,5 juta ton/tahun dan LPG 1,2 juta
ton/tahun. PT Badak NGL until 2013 has achieved 89 awards
dan certifications in the areas of Safety, Health,
PT Badak NGL sampai tahun 2013 telah meraih Environmental, and Quality (SHEQ), including
89 penghargaan dan sertifikasi di bidang the PROPER Gold, International Sustainability
Safety, Health, Environmental, and Quality Rating System (ISRS) Series 8 Level 8 from
(SHEQ), antara lain PROPER Emas, International DNV (Det Norske Veritas), The Sword of Honor
Sustainability Rating System (ISRS) Series 8 from British Safety Council, CSR Award for the
Level 8 dari DNV (Det Norske Veritas), The Sword platinum category and gold from CSR Indonesia,
of Honor dari British Safety Council, CSR Award Environmental Management System ISO
kategori platinum dan emas dari CSR Indonesia, 14001:2004, Quality Management System ISO
Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2004, 9001:2008, the Occupational Safety and Health
Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008, SMK3 Management System (SMK3) Golden Flag and
Bendera Emas dan Penghargaan Pelestarian the Kutai National Park Preservation Award from
Taman Nasional Kutai dari Kementerian the Ministry of Forestry, and so forth.
Kehutanan, dan sebagainya.

A Journey To Gold 49
PT Badak NGL merupakan perusahaan minyak PT Badak NGL is the first oil and gas company
dan gas pertama di dunia yang berhasil in the world that is succesful in achieving
mendapatkan ISRS 8 Level 8. Dengan pencapaian the ISRS 8 Level 8. With this achievement,
tersebut PT Badak NGL berhak menyandang PT Badak NGL is entitled to the designation
predikat perusahaan energi kelas dunia (A World of “A World-Class Energy Company” and
Class Energy Company) serta direkomendasikan recommended as “A World LNG Plant Reference”
sebagai “A World LNG Plant Reference” untuk for its excellent performance in SHEQ. Based
kinerja di bidang SHEQ. Berdasarkan Phillip on the Shell Global Solution/Phillip Townsend
Townsend Assciates Inc. Benchmarking Study, Associates Inc. Benchmarking Study, among
di antara sebelas kilang LNG terkemuka dunia, eleven of the world’s leading LNG plants,
PT Badak NGL merupakan kilang LNG dengan PT Badak NGL is an LNG plant with the most
efisiensi produksi tertinggi, kehandalan kilang efficient operation and maintenance costs,
tertinggi, keselamatan kerja (safety-lost highest sustainable capacity, and the best
time) terbaik serta efisiensi biaya operasional occupational safety (zero lost time injuries).
tertinggi. PT Badak NGL telah mendapatkan PT Badak NGL has been certified with the
sertifikat Sistem Manajemen Lingkungan Environmental Management System ISO14001
ISO 14001 sejak tahun 2000. Lembaga yang since 2000. The institution that conducted the
melakukan sertifikasi adalah Lloyd’s Register certification is LRQA (Lloyd’s Register Quality
Quality Assurace Ltd. (LRQA) dan SGS. Ruang Assurance Ltd.), and SGS. The scope of the audit
lingkup audit tidak terbatas pada area kilang, are not limited to the plant area, but also includes
tetapi juga meliputi area perkantoran dan the offices and community area, together with a
perumahan pekerja, termasuk di dalamnya school in it, with a total area of 2,100 hectares.
sekolah dengan total luas wilayah 2.100 hektar.
Community-Based Waste Management
Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas ALONG with the growing population and
SEIRING dengan berkembangnya jumlah increasing economic level of the community,
penduduk dan peningkatan taraf ekonomi the problems in Bontang also increased. One
masyarakat, maka permasalahan di Kota of these problems is the amount of garbage
Bontang juga meningkat. Salah satu that is increasingly rising. And characterizes
permasalahan tersebut adalah sampah yang the modern life that demand practicality, the
jumlahnya semakin hari semakin meningkat. use of plastics as food and drink packaging is
Dan menjadi ciri kehidupan yang lebih modern increasing in terms of number from time to
yang menuntut kepraktisan, maka pemakaian time. Because it is difficult to degrade the plastic
plastik sebagai kemasan makanan dan minuman waste management becomes the more difficult
semakin meningkat dalam jumlah dari waktu than other organic waste processing.
ke waktu. Karena sifatnya yang susah untuk
diuraikan maka pengelolaan sampah plastik The problem pushed PT Badak NGL to actively
menjadi lebih sulit dibandingkan pengolahan participate in the waste management of the City
sampah organik lainnya. of Bontang. In addition to helping the means of
transport such as waste-carrying motorcycles
Permasalahan tersebut mendorong and garbage trucks, the Company is also
PT Badak NGL berpartisipasi aktif dalam instrumental in pioneering a community-based

50 A Journey To Gold
pengelolaan sampah di Kota Bontang. Selain waste management program through a waste
membantu sarana transportasi seperti bantuan bank program and 3R community mentoring.
motor sampah dan truk sampah, perusahaan juga The latest program that was launched is the
berperan dalam merintis program pengelolaan mentoring of plastic enumeration business
sampah berbasis komunitas melalui program group that can process plastic waste at an
bank sampah dan pendampingan komunitas average of 182 tons in the last 10 months.
3R. Program terbaru yang diluncurkan adalah
pendampingan kelompok usaha pencacahan The programs of community-based waste
plastik yang mampu mengolah sampah plastik management have proven that they can
rata-rata 182 ton dalam kurun waktu 10 bulan. effectively help the waste management in the
City of Bontang and that it is no less important
Program-program pengelolaan sampah berbasis to increase the economy of the community
masyarakat tersebut terbukti secara efektif involved. People have become convinced that
dapat membantu pengelolaan sampah di Kota waste can become money.
Bontang dan yang tidak kalah penting mampu
meningkatkan perekonomian masyarakat yang The Waste Bank and 3R Community
terlibat didalamnya. Masyarakat menjadi yakin CONSIDERING that there is lots of plastic waste
bahwa sampah bisa menjadi uang. in the surrounding environment, as chairman
of Environmental Management Development
Bank Sampah dan Komunitas 3R Foundation (BIKAL) Safaruddin was moved to
MELIHAT banyaknya sampah plastik di pioneer the utilization of plastic packaging into
lingkungan sekitarnya, Safaruddin sebagai crafting materials. Not wanted to act alone, to
ketua Yayasan Bina Kelola Lingkungan (BIKAL) include the participation of the surrounding
tergerak untuk merintis pemanfaatan plastik communities, the Kelola Mandiri Waste Bank is
kemasan menjadi bahan-bahan kerajinan. Tidak formed.
hanya bertindak sendirian, untuk melibatkan
partisipasi masyarakat di sekitarnya maka
dibentuklah Bank Sampah Kelola Mandiri.

Workshop 3R
3R Workshop

A Journey To Gold 51
Untuk lebih mengembangkan kegiatannya To further develop its activities, Safaruddin
maka Safaruddin mengajukan pendampingan applied for assistance to PT Badak NGL. Based on
ke PT Badak NGL. Didasari atas komitmen the commitment to environmental conservation
pada pelestarian lingkungan dan peningkatan and community economic improvement,
perekonomian masyarakat, PT Badak NGL PT Badak NGL further provided technical
selanjutnya melakukan kegiatan pendampingan assistance and stimulant financing so that
teknis dan pendanaan yang bersifat stimulan the activities are going well. At a later date,
agar kegiatan tersebut berjalan dengan baik. Di the Government of the City of Bontang also
kemudian hari, Pemerintah Kota Bontang juga participated in helping the Waste Bank activities.
ikut serta membantu kegiatan Bank Sampah
tersebut. Furthermore, PT Badak NGL in cooperation with
the BIKAL Foundation develops a 3R community
Lebih lanjut, PT Badak NGL bekerjasama dengan for the recycling of household waste. In the Waste
Yayasan BIKAL membangun komunitas 3R untuk Bank customers can deposit their plastic waste
melakukan kegiatan daur ulang sampah rumah and convert it into money. The money from the
tangga. Di Bank Sampah tersebut nasabah bisa conversion is saved and cannot be taken until
menyetorkan sampah-sampah plastiknya dan the amount is more than IDR 50,000. The bank
mengkonversikan sampah tersebut menjadi officially began operations in April 2011.
uang. Uang hasil konversi tersebut ditabung dan
belum boleh diambil hingga jumlahnya lebih To further support the recycling of waste,
dari Rp 50.000. Secara resmi bank ini baru mulai PT Badak NGL provide an aid in the making of
beroperasi pada April 2011. a 3R-workshop that is used as center for the
recycling of waste. This workshop is managed
Untuk lebih menunjang kegiatan daur ulang by BIKAL, while the labor used are women who
sampah maka PT Badak NGL memberikan live around the workshop. This effort besides
bantuan pembuatan Workshop 3R yang being able to reduce the volume of waste that
digunakan sebagai pusat kegiatan daur ulang has been disposed, is also able to empower
sampah. Workshop ini dikelola oleh BIKAL, local communities. The resulting product is
sementara tenaga kerja yang digunakan adalah a variety of items that can be reused ranging
ibu-ibu yang tinggal di sekitar workshop. Usaha from handbags, backpacks, tool kits, to memo
ini selain mampu mengurangi volume sampah holders. These things resulted from the recycling
yang terbuang, juga mampu memberdayakan of waste that has accumulated at the waste
masyarakat sekitar. Produk yang dihasilkan bank. These goods will be valued in accordance
adalah berbagai barang yang dapat digunakan with the calculation of production costs that
kembali mulai dari tas tangan, ransel, tool have been incurred.
kit, hingga tempat memo. Barang-barang ini
merupakan hasil daur ulang dari sampah yang Until now, the operation of the Bank continues
telah terkumpul di bank sampah. Barang-barang to increase. According to Hamsah, Director of the
ini akan dihargai sesuai dengan perhitungan Kelola Mandiri Waste Bank, which is the Guiding
ongkos produksi yang telah dikeluarkan. Waste Bank in Bontang, “There are now eight

52 A Journey To Gold
Hingga kini pengoperasian Bank terus Waste Banks in six villages with the number of
mengalami peningkatan. Menurut Hamsah, customers reaching 382 people.”
Direktur Bank Sampah Kelola Mandiri, yang
merupakan Bank Sampah Pembina di Kota The Bontang Lestari Peduli (BLP) Plastic
Bontang, “Sekarang telah berdiri delapan unit Waste Cutting Business Group
Bank Sampah di enam kelurahan dengan jumlah TO make ends meet, some scavengers who live
nasabah mencapai 382 orang.” near the Bontang landfill collect and sort waste
which are subsequently sold for money. Income
Kelompok Usaha Pencacahan Sampah Plastik derived from these activities are minimal and
Bontang Lestari Peduli (BLP) the results are uncertain.
UNTUK memenuhi kebutuhan hidupnya,
sebelumnya beberapa anggota pemulung Regarding that there is lots of plastic waste in the
yang tinggal didekat TPA Bontang melakukan Bontang landfill that is potential for recycling
aktifitas pengumpulan dan pemilahan sampah and the desire to improve the standard of living
yang selanjutnya dijual untuk mendapatkan of the scavengers, Mr. Thamrin represented
uang. Pendapatan yang didapatkan dari the administrators of the Youth Association
kegiatan tersebut sangat minim dan hasilnya of Bontang Lestari which is supported by the
tidak menentu. local village chief to apply to PT Badak NGL to
realize his idea to be able to utilize plastic waste
Melihat banyaknya sampah plastik di TPA Kota in the landfill. Thamrin said, “The initial idea
Bontang yang potensial dapat didaur ulang dan came from the business community through the
keinginan untuk memajukan taraf hidup para Youth Association and the Village office, which
pemulung sampah, maka Pak Thamrin mewakili later materialized with the help of PT Badak NGL
pengurus Karang Taruna Kelurahan Bontang especially for capital and training.”
Lestari yang didukung oleh Lurah setempat
mengajukan permohonan ke PT Badak NGL At this early stage, to increase the selling
untuk mewujudkan gagasannya untuk dapat value of waste and increase the absorption of
memanfaatkan sampah-sampah plastik yang workers, PT Badak NGL provided a plastic cutting
berada di TPA tersebut. Thamrin menyebutkan, machine and training in sorting and guidance in
“ide awal usaha ini berasal dari masyarakat the operation of the machine. It also provided
melalui Karang Taruna dan Kelurahan, yang funding assistance and guidance during the
kemudian terwujud atas bantuan PT Badak NGL activity so that the operation of plastic cutting
terutama untuk permodalan dan pelatihannya”. can be run sustainably and able to stand
independently.
Pada tahap awal, untuk meningkatkan nilai jual
sampah dan meningkatkan penyerapan jumlah To facilitate the activities of the group a
pekerja, maka PT Badak NGL memberikan Bontang Lestari Peduli (BLP) Business Group was
bantuan mesin pencacah plastik beserta established at the end of 2011. The membership
pelatihan pemilahan dan pengoperasian mesin of the group that initially only consisted of
tersebut. Selain itu juga diberikan bantuan seven people is finally growing rapidly and by

A Journey To Gold 53
permodalan dan pendampingan selama proses 2013 the number reached 94 people. The plastic
kegiatan agar operasional pencacahan plastik enumeration activity now involves 13 groups
dapat berjalan secara berkelanjutan dan mampu spread in Bontang Lestari. Each group was given
berdiri secara mandiri. different tasks, ranging from cleaning, sorting, to
operating the plastic cutting machine.

Pembentukan Kelembagaan/The Forming


of Institutions:
1. Pembuatan struktur Organisasi/
Making of Organizational Structure
2. Pembentukan SOP organisasi /
SOP of Organization
3. Penentuan pihak-pihak yang terlibat/
Diagram Alir Pengelolaan Kelompok Usaha Determining the involved parties.
Pengelolaan Sampah
Flow Chart of the Management of the Waste
Perencanaan Program/Program Planning:
Management Business Group
1. Alokasi & Sumber Pendanaan/
Budget Allocation & Source
2. Penentuan jadwal kegiatan/
Evaluasi Program /Program Evaluation Activity Schedule
3. Penentuan target produksi/
Production Targets

Monitoring Program /Program


Monitoring:
1. Menguji kesesuaian target / Sosialisasi Program/Program
Testing the suitability of the target Socialization:
2. Pengawasan proses operasional/ (Instansi Pemerintahan, Perusahaan, LSM,
Supervising the operational process Masy. sekitar)/(Government Agencies,
3. Pengawasan kelembagaan/ Company, NGO, Surrounding Community)
Supervising the institutions

Pelaksanaan Program/Program Implementation:


1. Pembuatan sarana prasarana Workshop 3R &
Pencacahan Sampah Plastik/Establishing the facility
and infrastructure for the 3R Workshop & Plastic Waste
Cutting
2. Melakukan proses operasionalisasi & Produksi
(workshop 3R & Pencacahan Sampah Plastik)/
Implementing the operational & production process (3R
workshop & Plastic Waste Cutting)

Untuk mewadahi kegiatan kelompok maka Not only in the operation of cutting machines
dibentuklah Kelompok Usaha Bontang Lestari only, the collection of plastic waste also involves
Peduli (BLP) pada akhir tahun 2011. Keanggotaan many elements of society, especially in the
kelompok yang awalnya hanya terdiri dari tujuh area of Bontang Lestari, ranging from the Youth
orang ini akhirnya berkembang pesat dan pada Association, Integrated Service Posts (Posyandu),
tahun 2013 jumlahnya mencapai 94 orang. Institute for Community Empowerment (LPM),

54 A Journey To Gold
Kegiatan pencacahan plastik tersebut sekarang to Dasawisma. Technically, people are involved
melibatkan 13 kelompok yang tersebar di in the collection and sorting of plastic, then
Bontang Lestari. Masing-masing group diberikan when it meets the prescribed amount of plastic
tugas yang berbeda, mulai dari membersihkan, waste will be purchased by the business group.
memilah, hingga mengoperasikan mesin
pencacah plastik.

Pemilahan sampah plastik


The sorting of plastic waste

Bukan hanya dalam pengoperasian mesin Thamrin, group head of the Plastic Waste
pencacah saja, dalam pengumpulan sampah Processing Enterprise said, “Initially there were
plastik juga banyak melibatkan elemen-elemen only about 46 people working, now the number
masyarakat khususnya di Wilayah Bontang had risen to 94 people” The number includes
Lestari, mulai dari Karang Taruna, Posyandu, all workers who took part in the activities of the
Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), process stages, where the plastic processing
hingga Dasawisma. Teknisnya, warga dilibatkan is done from the home of each resident. “The
dalam pengumpulan dan pemilahan plastik, workers are not only in the place of the cutting,
kemudian jika sudah memenuhi jumlah yang but there are also in the houses. Since most
ditentukan sampah plastik akan dibeli oleh women are busy with household activities and
kelompok usaha. child care, we sent the plastic waste to their
home to be cleaned and sorted out. Next, our
Thamrin, ketua kelompok Usaha Pengolahan vehicles will pick it up and bring it back to the
Limbah Plastik menyampaikan, ”Awalnya location of the processing to be weighed and cut
hanya ada sekitar 46 warga yang bekerja, by machine,” explained Thamrin. The shredded
kini jumlahnya meningkat hingga 94 orang”. plastics then are packed and shipped to buyers
Jumlah tersebut mencakup semua pekerja in Surabaya. Deliveries are performed on the
yang ikut andil dalam tahapan proses kegiatan, average of three times a month with the average
dimana proses pengolahan plastik ini ada yang number of shipping reaching 182 tons in the last
dikerjakan dari rumah masing-masing warga. 10 months.
“Pekerjanya tidak hanya di tempat pencacahan

A Journey To Gold 55
saja, tapi juga ada yang di rumah-rumah. Karena This plastic cutting business have enormous
kebanyakan ibu-ibu sibuk dengan kegiatan benefits, besides reducing the volume of
rumah tangga dan mengurus anak, sampah- waste disposed, it is also able to empower
sampah plastik kami kirimkan ke rumah local communities in particular those who
mereka masing-masing untuk dibersihkan dan are involved in these activities. “This business
dipilah-pilah. Berikutnya, kendaraan kami akan activity has helped many people who previously
mengambilnya dan membawanya kembali ke did not have a job and now has a steady job and
lokasi pengolahan untuk ditimbang dan dicacah who used to work but their income is insufficient
dengan mesin,” urai Thamrin. Plastik-plastik and has now become more adequate,” said
cacahan yang telah dikemas lalu dikirimkan Thamrin. “The plastic cutting machine which
ke pembeli di Surabaya. Pengirimannya rata- existence cannot be separated from the role of
rata dilakukan tiga kali sebulan dengan jumlah PT Badak NGL is certainly a blessing for citizens
pengiriman rata-rata 182 ton dalam kurun
waktu 10 bulan.
Pencacahan plastik
Plastic cutting

Usaha pencacahan plastik ini mempunyai of Bontang, which is why we are very grateful for
manfaat yang sangat besar, selain mampu the attention given by the company,” said Rendy
mengurangi volume sampah yang terbuang, Iriawan, head of the Bontang Lestari Village, who
juga mampu memberdayakan masyarakat became coach of the business group.
sekitar khususnya yang terlibat dalam kegiatan
tersebut. “Kegiatan usaha ini telah banyak The turnover obtained by the target groupis
membantu masyarakat yang sebelumnya quite large. The group’s turnover which was
tidak memiliki pekerjaan sekarang memiliki initially approximately IDR 131,485,500/month
pekerjaan tetap dan yang dulunya bekerja tapi has now reached IDR 364,456,160/month.
penghasilannya kurang mencukupi menjadi From the plastic cutting business, each group

56 A Journey To Gold
lebih mencukupi,” jelas Thamrin. “Mesin member can earn an average income of IDR
pencacah plastik yang keberadaannya tidak 1,200,000/month, and specifically the income
lepas dari peran PT Badak NGL ini tentu menjadi of the workers who operate the plastic cutting
berkah bagi warga Bontang, karena itulah kami machines can be more than IDR 2,000,000/
sangat berterima kasih atas perhatian yang month.
diberikan perusahaan,” ujar Rendy Iriawan,
Lurah Bontang Lestari, yang menjadi pembina This activity received huge support from the
kelompok usaha tersebut. local government primarily the head of the
Bontang Lestari Village. This activity has helped
Omset yang didapatkan oleh kelompok sasaran the City of Bontang in creating jobs, creating a
terhitung sangat besar. Omset kelompok clean and beautiful city, and can contribute to
yang awalnya sekitar Rp 131.485.500/bulan the achievement of Adipura Kencana for the City
sekarang sudah mencapai Rp 364.456.160/ of Bontang.
bulan. Dari kegiatan usaha pencacahan plastik
tersebut, masing-masing anggota kelompok In the inauguration of the first shipment of cut
bisa mendapatkan penghasilan rata-rata plastics, Emlizar Muchtar who represented the
sebesar Rp 1.200.000/bulan, dan khusus untuk Mayor of Bontang delivered his message: “To
pekerja operasional mesin pencacah plastik date, waste management activities have not been
penghasilannya bisa diatas Rp. 2.000.000/bulan. fully utilized or optimally empower the potential
of the community. Public participation is not yet
Kegiatan ini mendapat dukungan yang sangat properly directed and the activities are incidental,
besar dari pemerintah setempat terutama Lurah because there is no formal sustainable program.
Bontang Lestari. Kegiatan ini ikut membantu This condition couples with the persistence of
Pemerintah Kota Bontang dalam menciptakan the public perception that waste management is
lapangan kerja, menciptakan Kota yang bersih the responsibility of the municipal government
dan indah serta dapat berkontribusi dalam only. The business community also still sees
pencapaian Piala Adipura untuk Kota Bontang. that waste management has not been viable
as an investment object. That’s why I welcome
Dalam peresmian pengiriman perdana hasil and give my appreciation to the role of PT Badak
cacahan plastik, Emlizar Muchtar mewakili NGL in waste management through community-
Walikota Bontang menyampaikan pesannya: based approach, as has been done by PT Badak
“Selama ini kegiatan pengelolaan sampah NGL that assisted the Bontang Lestari Peduli
belum sepenuhnya dimanfaatkan atau business group.”
memberdayakan potensi masyarakat secara
optimal. Peran serta masyarakat belum Enhancing the Empowerment of the Coastal
terarah dan bersifat kegiatan insidentil, Community of Bontang
karena belum adanya program formal yang THE mangrove forest area in the City of Bontang
berkesinambungan. Kondisi tersebut ditambah based on the land allotment of mangrove
dengan masih adanya anggapan masyarakat area is 145.69 hectares. Seventy-five percent
bahwa pengelolaan sampah hanya menjadi of the area is classified as damaged and
tanggung jawab pemerintah kota. Kalangan rehabilitation measures should be undertaken

A Journey To Gold 57
dunia usaha juga masih melihat kalau bidang immediately. Regarding the alarming condition
pengelolaan sampah belum layak sebagai of the mangrove areas and impacted on the
obyek investasi. Karena itulah saya menyambut the fishermen who face increasingly difficult
sangat baik dan memberikan apresiasi terhadap situation in search of fish catches, pushed
peran PT Badak NGL dalam penanganan sampah Muhammad Ali who works as a fisherman to do
melalui pendekatan berbasis komunitas, mangrove planting activities in 2009.
sebagaimana yang telah dilakukan PT Badak
NGL yang melakukan pembinaan kelompok “Initially, I did the seeding and planting by
usaha Bontang Lestari Peduli.” myself, then local residents also participated,”
tells Muhammad Ali who is usually called Mr. Ali.
Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat What Mr. Ali does is well-received by the people
Pesisir Bontang that later in 2009 helped him in the formation
LUASAN hutan bakau yang ada di Kota Bontang of farmer groups that focus on the conservation
berdasarkan luas lahan peruntukan kawasan of mangrove areas called the Lestari Indah
bakau adalah 145,69 hektar. Dari luasan Farmer Group (KTLI) whose members are mostly
tersebut 75% kawasan bakau dikategorikan housewives.
rusak dan harus segera dilakukan tindakan
rehabilitasi. Melihat kondisi kawasan bakau From this nursery and planting of mangroves,
yang memprihatinkan dan berimbas pada the LIFG fosters members of the community
makin sulitnya para nelayan dalam mencari who do not have jobs. Mangrove seedlings that
hasil tangkapan ikan, mendorong Muhammad are ready to be planted are then sold to those
Ali yang berprofesi sebagai nelayan untuk in need. “Especially to companies that perform
melakukan kegiatan penanaman bakau di tahun planting programs,” says Ali.
2009.
With all the existing limitations, the activity was
“Awalnya saya sendiri yang melakukan perceived as difficult to grow, until finally Mr. Ali
pembibitan dan penanaman, kemudian warga as Chairman of the Lestari Indah Farmer Group
sekitar turut ikut melakukannya,” kisah came to PT Badak NGL to ask for assistance in
Muhammad Ali yang biasa dipanggil Pak Ali. 2010. Furthermore, based on the commitment
to the preservation and improvement of the
Apa yang dilakukan Pak Ali tersebut mendapat economy of coastal communities, PT Badak
sambutan baik dari warga yang kemudian NGL provides technical guidance and stimulant
membantunya dalam pembentukan kelompok funding in order that the farmer group’s activities
tani yang fokus pada kegiatan konservasi can go well.
kawasan bakau yang bernama Kelompok Tani
Lestari Indah (KTLI) yang anggotanya sebagian With mentoring activity, the activities of the
besar ibu-ibu rumah tangga pada tahun 2009. Lestari Indah Farmer Group eventually can
grow rapidly, and is even able to encourage
Dari pembibitan dan penanaman bakau ini, the formation of other mangrove conserving
KTLI membina warga yang tidak mempunyai farmer groups. Until now 12 similar mangrove

58 A Journey To Gold
pekerjaan. Bibit bakau yang sudah siap conserving farmer groups that are being fostered
tanam lalu dijual kepada pihak-pihak yang by the Lestari Indah Farmer Group have been
membutuhkan. “Terutama kepada perusahaan- formed with the overall membership reaching
perusahaan yang melakukan program about 150 people.
penanaman,” ujar Ali.
The assistance undertaken by PT Badak NGL
includes the construction of a mangrove

Penanaman Mangrove
Planting of Mangrove

Dengan segala keterbatasan yang ada, maka seedling production house, the erection of the
kegiatan tersebut dirasakan kurang bisa Mangrove Information Center, trainings for the
berkembang, sampai akhirnya Pak Ali sebagai diversification of mangrove fruit utilization for
Ketua Kelompok Tani Lestari Indah datang ke food and syrup manufacturing. The assistance
PT Badak NGL untuk meminta pendampingan demonstrates the Company’s commitment to
di tahun 2010. Selanjutnya, didasarkan atas environmental conservation as well as increasing
komitmen pada pelestarian dan peningkatan public accessibility in terms of improving and
perekonomian masyarakat pesisir, PT Badak enhancing the human and economic resources.
NGL melakukan pendampingan teknis dan
pendanaan yang bersifat stimulan agar kegiatan Mangrove forests are not only beneficial for
kelompok tani tersebut berjalan dengan baik. the people who work as fishermen, because it
could bring more catch or the commonly known
Dengan kegiatan pendampingan tersebut benefits, which is to anticipate abrasion along
akhirnya kegiatan Kelompok Tani Lestari Indah the beach in Bontang, considering that most of
dapat berkembang dengan pesat, bahkan the Bontang area is water. But more than that,

A Journey To Gold 59
mampu mendorong terbentuknya kelompok tani mangroves also have a value that is not less
pelestarian bakau lainnya. Hingga kini sudah important, namely that they can bring large
terbentuk 12 kelompok tani pelestari bakau profits if managed properly. As done by the
serupa yang berada dalam binaan Kelompok mangrove farmer group in Bontang, for example,
Tani Lestari Indah dengan anggota keseluruhan includes the utilizing of the mangrove fruit to
sekitar 150 orang. make food and syrup.

Kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh Regarding the opportunity of utilizing mangrove
PT Badak NGL di antaranya pembuatan rumah fruits as food and beverages mentioned above,
produksi bibit bakau, pembangunan Mangrove PT Badak NGL provides trainings in the use of
Information Center, pelatihan diversifikasi the mangrove fruit to make syrup and a variety
pemanfaatan buah bakau untuk pembuatan of foods that cater the mangrove farmer groups.
makanan dan sirup. Kegiatan pendampingan The training is conducted to improve the quality
tersebut menunjukkan komitmen Perusahaan of human resources in Bontang. Through the
dalam kegiatan pelestarian lingkungan serta training PT Badak NGL seeks to change people’s
wujud program peningkatan aksesibilitas understanding that the utilization of mangroves
masyarakat dalam hal perbaikan dan is not only for the timber, as is done for all this
peningkatan sumber daya manusia dan time by the community, namely by cutting
ekonomi. down mangroves for use as a building material.
Finally, there raises the awareness among the
Hutan bakau ternyata bukan saja bermanfaat people themselves that it is better to utilize the
bagi masyarakat yang berprofesi sebagai fruit rather than cutting down the tree. They
nelayan, karena bisa mendatangkan hasil realize that cutting down the tree, the mangrove
tangkapan yang lebih banyak atau manfaat fruit obtained to make food and drink ingredients
yang biasa dikenal secara umum, yaitu untuk
mengantisipasi terjadinya abrasi di sepanjang
Mangrove information center
Mangrove information center

60 A Journey To Gold
bibir pantai di Bontang, mengingat wilayah will be reduced and will eventually run out. More
Bontang sebagian besar adalah laut. Tetapi than that, they end up maintain the preservation
lebih dari itu, bakau juga memiliki nilai yang tak of mangroves; they are ultimately the ones who
kalah pentingnya, yaitu dapat mendatangkan actively prohibit the cutting down of mangrove
keuntungan besar jika dikelola dengan baik trees and report to government officials if there
dan benar. Sebagaimana yang sudah dilakukan are members of the community who do the
kelompok tani bakau di Bontang, misalnya cutting.
dengan memanfaatkan buah bakau menjadi
makanan dan sirup. Along with the utilization of mangrove fruits for
food and drink, currently the existence of them
Melihat peluang pemanfaatan buah bakau in Bontang is highly valued, with prices ranging
sebagai bahan makanan dan minuman tersebut between IDR 6,000 to IDR 12,000 per kilogram.
di atas, PT Badak NGL melakukan pelatihan Most of the wives of fishermen that previously
pemanfaatan buah bakau menjadi sirup dan just wait for their husbands’ delivery from fishing
berbagai jenis makanan yang diperuntukkan results can now help the family finances by
bagi kelompok tani bakau. Pelatihan tersebut selling food and beverage made from mangrove
merupakan bentuk peningkatan kualitas sumber fruit. Even school children, besides playing, they
daya manusia di Bontang. Melalui pelatihan could simultaneously find mangrove fruits to be
tersebut PT Badak NGL berupaya mengubah sold and they can use the money gained from
pemahaman masyarakat bahwa pemanfaatan the sales for buying snacks at school.
bakau bukan hanya dari kayunya saja, seperti
yang dilakukan masyarakat selama ini, yaitu Furthermore, to further foster the interest and
dengan menebang bakau untuk digunakan skills of coastal residents living around Bontang
sebagai bahan bangunan. in the utilization of mangrove fruit to be
processed into a variety of non-timber products
Akhirnya, timbul kesadaran di tengah- such as sweet toffee, syrup, and flour that can
tengah masyarakat sendiri bahwa lebih baik be used to make a variety of cakes, PT Badak
memanfaatkan buahnya daripada menebang
pohonnya. Mereka sadar kalau menebang
pohonnya, maka buah bakau yang didapat
untuk membuat bahan makanan dan minuman
menjadi berkurang dan lama-kelamaan akan
habis. Lebih dari itu, mereka akhirnya sama-
sama menjaga kelestarian bakau; merekalah
yang akhirnya aktif melarang dan melaporkan
kepada aparat pemerintahan kalau ada warga
lain yang melakukan penebangan bakau.

Seiring dengan adanya pemanfaatan buah


bakau untuk bahan makanan dan minuman,
sekarang ini keberadaan buah bakau di Bontang

A Journey To Gold 61
menjadi bernilai tinggi, harganya antara NGL built a “Mangrove Information Center”.
Rp 6.000 sampai dengan Rp 12.000 per In addition to the above goals, what is not
kilogram. Sebagian besar istri nelayan yang less important is that the place is expected to
sebelumnya hanya menunggu pemberian increase the economic empowerment of women
suaminya dari hasil menangkap ikan sekarang through productive creative economic activities.
dapat membantu keuangan keluarga dengan
berjualan produk makanan dan minuman dari Below is presented the achievements of the
buah bakau. Tidak ketinggalan anak-anak Mangrove Conservation program performed by
sekolah selain bermain-main mereka juga bisa Mangrove Farmer Groups in Bontang through
sekalian mencari buah bakau untuk dijual dan a table. The table below shows the data of
uangnya bisa untuk jajan di sekolah. improvements in the program level indicators
which are showing a positive trend.
Selanjutnya, untuk lebih menumbuhkan minat
dan keterampilan warga pesisir sekitar Bontang

Perkembangan Program Konservasi Mangrove


Mangrove Conservation Program Development

No Program 2011 2012

1. Rumah Produksi Mangrove (Unit) 1 3


Mangrove Production House
2. Hasil Produksi bibit Mangrove (Bibit) 110,000 279,256
Mangrove Seedling Production (seedling)
3. Luas yang tertanam (Ha) 11 27.9
Planted Area (Hectares)
4. Jumlah kelompok (Kelompok) 1 12
Number of Groups (Group)
5. Jumlah keanggotaan kelompok (Orang) 37 150
Number of Group Membership (Person)
6. Omset kelompok (Rupiah) 296,000,000 677,024,000
Group Turnover (IDR)
7. Pendapatan per anggota (Rupiah) 750,000 938,400
Income per member (IDR)
8. LSM yang terlibat (institusi) (Institusi) 1 2
Participating NGOs (institution) (Institution)
9. Instansi yang terlibat (Institusi) 1 2
Participating Agencies (Institution)
10 Masyarakat yang terlibat (Orang) 145 1701
Participating Communities (Person)

62 A Journey To Gold
dalam pemanfaatan buah bakau untuk diolah The mangrove conservation program
menjadi beragam produk bakau non kayu implemented in Bontang is a program that is
seperti dodol, sirup, dan tepung yang dapat based on local communities. The participation
digunakan untuk membuat beragam kue, of the existing Mangrove Farmer Groups is vital
maka PT Badak NGL membangun “Mangrove in the entire series of programs of conservating
Information Center”. Di samping tujuan di atas, the mangrove areas, where they are actively
yang tidak kalah penting diharapkan tempat involved in program planning, the realization
tersebut dapat meningkatkan pemberdayaan and evaluation of programs that run together.
perempuan melalui kegiatan ekonomi kreatif By promoting public participation in supporting
yang produktif. the company’s program in the environmental
sustainability program, the company seeks to
Di bawah ini, disajikan pencapaian-pencapaian apply the principles of Creating Share Value in
mengenai program Konservasi Mangrove yang its business activities.©
dilakukan oleh Kelompok Tani Mangrove di
Bontang melalui tabel. Dari tabel di bawah
dapat dilihat data peningkatan indikator-
indikator capaian program yang menunjukkan
kecenderungan yang positif.

Program pelestarian bakau yang dilaksanakan


di Bontang merupakan program yang berbasis
pada komunitas lokal. Keterlibatan Kelompok-
Kelompok Tani Mangrove yang ada menjadi
sangat vital dalam seluruh rangkaian program
kegiatan konservasi kawasan bakau, di
mana mereka ikut terlibat secara aktif dalam
program perencanaan, realisasi dan evaluasi
program yang dijalankan bersama. Dengan
mengedepankan peran serta masyarakat
dalam mendukung program perusahaan
dalam program pelestarian lingkungan maka
perusahaan berupaya menerapkan prinsip-
prinsip Creating Share Value dalam kegiatan
bisnisnya.©

A Journey To Gold 63
64 A Journey To Gold
Investasi Kehidupan
Yang Berkelanjutan
Sustainable Life Investments

CHEVRON GEOTHERMAL INDONESIA, LTD.


CHEVRON GEOTHERMAL SALAK, LTD.

A Journey To Gold 65
Investasi Kehidupan Yang
Berkelanjutan
Sustainable Life Investments

Hal terpenting dari program ini bukanlah hanya penanaman, tetapi


bagaimana membuat masyarakat beralih penghasilan dan paradigma,
dari yang menggantungkan hidup dari hutan menjadi merawat hutan
dan mencari sumber penghasilan lainnya di luar hutan.

The main feature of this program is not only growing, but how to make
the community shift their income and paradigm, from a livelihood that
relies on the forest to caring for the forest and seek other sources of
income outside the forest.

66 A Journey To Gold
EKSPLORASI panas bumi atau geothermal yang THE exploration of geothermal which is regarded
dianggap sebagai energi terbarukan memiliki as renewable energy is facing a great challenge.
tantangan yang besar. Pembebasan dan The acquisition and clearance of land require
pembukaan lahan membutuhkan investasi yang a considerable investment and community
cukup besar dan pelibatan masyarakat sekitar engagement around the work area. As one of
wilayah kerja. Sebagai salah satu perusahaan the substantial energy companies, Chevron
energi yang cukup besar, Chevron Geothermal Geothermal Indonesia, Ltd. (CGI) and Chevron
Indonesia, Ltd (CGI) dan Chevron Geothermal Geothermal Salak, Ltd. (CGS) try to embrace all
Salak, Ltd (CGS) berusaha merangkul semua stakeholders so that the business is not only
pemangku kepentingan sehingga bisnis beneficial for the Company alone, but also for
yang dijalankan tidak hanya bermanfaat the surrounding community.
bagi Perusahaan semata, namun juga bagi
masyarakat sekitarnya. Interacting and discussing with the community
and creating cooperative activity programs that
Berinteraksi dan berdiskusi dengan masyarakat benefit key stakeholders in its area of operation.
serta membangun program kegiatan kerjasama CGI and CGS believe that the development of
yang bermanfaat bagi pemangku kepentingan energy and environmental management must
kunci di wilayah operasinya. CGI dan CGS percaya be aligned through the implementation of
bahwa pengembangan energi dan pengelolaan sustainable development and the principles
lingkungan harus selaras melalui penerapan of Green Economy. With the implementation
pembangunan berkelanjutan dan prinsip-prinsip of the Green Economy, CGI and CGS produce
Ekonomi Hijau. Dengan penerapan Ekonomi geothermal from the Darajat and Salak fields,
Hijau, CGI dan CGI, menghasilkan panas bumi providing renewable energy for the community.
dari Lapangan Darajat dan Salak, menyediakan
energi terbarukan bagi masyarakat. CGI and CGS study the social mapping data
that includes the perception and feedback from
CGI dan CGS melakukan kajian data pemetaan affected communities around the operational
sosial yang mencakup persepsi dan umpan area toward the implemented program. Based
balik dari lapisan masyarakat terdampak di on the results of this study, CGI and CGS develop
sekitar area operasional terhadap program yang mitigation strategies for potential conflicts
dilaksanakan. Berdasarkan hasil kajian ini, CGI between both companies and communities.

A Journey To Gold 67
dan CGS mengembangkan strategi mitigasi The corporate social responsibility activities
terhadap potensi konflik antara perusahaan dan of CGI and CGS in West Java, in particular the
masyarakat operating unit of CGS in Sukabumi and Bogor
and CGI in Garut and Bandung Regencies are
Kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan not only about the rural economy, but also the
CGI dan CGS di Propinsi Jawa Barat, khususnya environment and nature conservation as well. CGI
unit operasi CGS di Kabupaten Sukabumi and CGS pioneer and support the conservation of
dan Bogor serta CGI di Kabupaten Garut dan forests and their habitats, such as the breeding
Kabupaten Bandung tak hanya menyangkut of hawks, groundwater conservation and habitat
ekonomi pedesaan, tetapi juga lingkungan dan restoration.
konservasi alam. CGI dan CGS memelopori dan
mendukung kegiatan pelestarian hutan dan Habitat Restoration and Sustainable Living
habitatnya, seperti penangkaran burung elang, THE Halimun Salak Green Corridor Initiative
konservasi air tanah dan restorasi habitat. (GCI) is a five-year cooperation program between
CGS and the Mount Halimun Salak National Park
Restorasi Habitat dan Kehidupan Office (BTNGHS) and the Kehati Foundation with
Berkelanjutan focus on training and community empowerment
PRAKARSA Lintasan Hijau Halimun Salak atau programs to support habitat restoration and
Green Corridor Initiative (GCI) merupakan sustainable living in the Halimun Salak ecological
program kerjasama lima tahun CGS dengan corridor, in West Java and the surrounding. With
Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak an investment allocation of more than US$1
(BTNGHS) dan Yayasan Kehati dengan fokus million, CGS together with its partners launched
pada program pelatihan dan pemberdayaan the CGI Program at the end of 2011 in West Java.
masyarakat untuk mendukung restorasi habitat The forest corridor connects two mountain
dan kehidupan yang berkelanjutan di wilayah ecosystems, i.e. the ecosystem of Mount Halimun
koridor ekologi Halimun Salak, Jawa Barat dan and Mount Salak. Besides having a biodiversity
sekitarnya. Dengan alokasi investasi lebih value, this area also functions as a water buffer
dari US$1 juta, CGS bersama mitra-mitranya and the livelihood of local communities and the
meluncurkan Program GCI akhir tahun 2011 di nearby areas such as Bogor, Pelabuhan Ratu,
Jawa Barat. Sukabumi, and Jakarta.

Hutan koridor merupakan penghubung dua The purpose of GCI is to restore a critical
ekosistem pegunungan, yakni ekosistem 500-hectare ecological zone in the forest
Gunung Halimun dan Gunung Salak. Selain corridor of the Halimun Salak National Park
memiliki nilai keanekaragaman hayati, (TNGHS) in order to support the sustainability
kawasan ini juga berfungsi sebagai penyangga of animal migration and its habitat by involving
ketersediaan air dan penghidupan masyarakat community participation through training
setempat serta wilayah terdekat seperti Bogor, programs and economic empowerment to
Palabuhan Ratu, Sukabumi hingga Jakarta. support sustainable living. The program is in
accordance with the Action Plan for the Halimun
Tujuan GCI adalah merestorasi zona ekologi Salak Corridor Restoration (2009-2013) which
kritis seluas 500 hektar di hutan koridor was created by the BTNGHS.

68 A Journey To Gold
Hutan Koridor Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS)
Corridor Forest of the Mount Halimun Salak National Park

Taman Nasional Halimun Salak (TNGHS) guna The GCI program includes three main activities,
mendukung keberlanjutan migrasi hewan dan i.e. habitat restoration, community development
habitatnya dengan melibatkan partisipasi and integrated communications. The habitat
masyarakat melalui program pelatihan dan restoration activities include planning, land
pemberdayaan ekonomi untuk mendukung mapping, security for planting and maintenance,
kehidupan yang berkelanjutan. Program ini surveillance, monitoring and inventory of critical
sesuai dengan Rencana Aksi Restorasi Koridor paths in the Halimun Salak forest corridor located
Halimun Salak (2009-2013) yang telah dibuat in Kabandungan District, Sukabumi Regency,
oleh Balai TNGHS. and Pamijahan District, Bogor Regency.

Program GCI meliputi tiga kegiatan utama, yaitu The community empowerment program that will
restorasi habitat, pemberdayaan masyarakat involve about 250 to 500 farmers is expected
dan komunikasi terpadu. Kegiatan restorasi to appeal the surrounding communities in
habitat meliputi kegiatan perencanaan, conserving the forest corridor, supported by the
pemetaan lahan, pengamanan penanaman planned establishment of an integrated organic
dan pemeliharaan, pengawasan, pemantauan farming center, smallholdings, entrepreneurship
serta inventarisasi lintasan kritis hutan koridor and micro financial management.
Halimun Salak yang berlokasi di Kecamatan
Kabandungan, Kabupaten Sukabumi dan An integrated communication program is
Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. implemented with activities that include the
publication of a book about the TNGHS Salak,

A Journey To Gold 69
Program pemberdayaan masyarakat yang the making and development of a social media
akan melibatkan sekitar 250 hingga 500 petani site www.green.web.id, volunteer activities,
diharapkan menjadi daya tarik masyarakat and publication in local and national media to
sekitarnya dalam menjaga kelestarian hutan increase knowledge, support and encourage
koridor, didukung dengan rencana pendirian sustainable conservation efforts. Until the end of
pusat pertanian organik terpadu, kebun rakyat, 2012, the GCI program had planted native tree
kewirausahaan dan pengelolaan keuangan species on a critical land of the Halimun Salak
mikro. Corridor of 40 hectares, including Rasamala
(Altingia excels Noronha), Puspa (Schima
Program komunikasi terpadu dengan kegiatan Wallichii), Saninten (Castanopsis Argentea),
meliputi penerbitan buku TNGHS Salak, manglid (Manglietia glaucia) and huru
pembuatan dan pengembangan situs media (Macaranga rhizinoides).
sosial www.green.web.id, kegiatan sukarelawan,
dan publikasi di media lokal dan nasional The main feature of this program is not only
untuk meningkatkan pengetahuan, dukungan growing, but how to make the community shift
serta mendorong upaya konservasi yang their income and paradigm, from a livelihood
berkelanjutan. Hingga akhir 2012, program that relies on the forest to caring for the forest
GCI telah menanam pohon jenis spesies asli di and seek other sources of income outside the
lahan kritis Koridor Halimun Salak seluas 40 forest.
hektar, termasuk di antaranya rasamala, puspa,
saninten, manglid dan huru. The people in Purasari and Purwabakati Villages,
Bogor Regency, and Cipeteuy, Cihamerang, and
Hal terpenting dari program ini bukanlah hanya Kabandungan Villages, Sukabumi Regency,
penanaman, tetapi bagaimana membuat which are located around the Halimun Salak
masyarakat beralih penghasilan dan paradigma, Corridor (KHS) work generally as farmers.
dari yang menggantungkan hidup dari hutan
menjadi merawat hutan dan mencari sumber Based on the results of field studies in 2004,
penghasilan lainnya di luar hutan. Chevron and its partners took the initiative to

Masyarakat di Desa Purasari dan Desa Penanaman pohon di Lintasan Hijau Halimun Salak
Tree Planting in Halimun Salak Green Corridor
Purwabakati, Kabupaten Bogor, serta Desa
Cipeteuy, Desa Cihamerang, dan Desa
Kabandungan, Kabupaten Sukabumi yang
berlokasi disekitar Koridor Halimun Salak (KHS)
pada umumnya bermata pencarian sebagai
petani.

Berdasarkan hasil kajian lapangan pada 2004,


Chevron bersama para mitranya berinisiasi
mendirikan Jarmaskor (Jaringan Masyarakat
Koridor) sebagai wadah komunikasi masyarakat

70 A Journey To Gold
KHS untuk mencari alih penghasilan di luar establish the Jarmaskor (Corridor Community
hutan dan memulihkan kembali kawasan hutan Network) as a forum for the KHS public
koridor. Jarmaskor telah memelopori hutan communication to seek income outside the
rakyat, berupa kegiatan menanam tanaman forest and restore forest corridors. Jarmaskor has
produksi di luar kawasan konservasi pada lahan pioneered public forests, in the form of planting
10 hektar, diikuti praktik pertanian organik, production crops outside the conservation area
dan pada 2008, Jarmaskor mengembangkan on 10 hectares of land, followed by organic
pertanian, perikanan dan usaha kecil yang farming practices, and in 2008, the Jarmaskor
mengolah produk lanjutan dari hasil pertanian developed agriculture, fisheries and small
menjadi makanan ringan. businesses that processed advanced products
resulting from agriculture into snacks.
Kini, di bawah payung GCI, Jarmaskor diarahkan
pada pertanian dan peternakan terintegrasi Now, under the umbrella of GCI, the Jarmaskor
yang diperkuat dengan pelatihan dan is focused on integrated agriculture and
pendidikan selama tiga bulan sejak November stock breeding reinforced with training and
2012, didukung dengan pendirian koperasi education for three months since November
simpan pinjam. Para petani diharapkan mampu 2012, supported by the establishment of savings
mengolah seluruh sumber daya dan limbah dari and loan cooperatives. Farmers are expected to
hasil pertanian dan peternakan menjadi pakan process all the resources and waste of agricultural
ternak, pupuk organik, dan pembasmi hama produce and stock breeding into animal feed,
sehingga pemanfaatan lahan dan budidaya organic fertilizer, and pesticides so that land use
ternak dapat dioptimalkan semaksimal mungkin and stock breeding can be optimized as much as
dengan biaya operasional minimal. possible with minimal operating costs.

Hasil kajian TNGHS dan Japan International The results of the TNGHS and the Japan
Cooperation Agency menunjukkan para petani International Cooperation Agency study show
di KHS rata-rata berpenghasilan Rp 600 ribu that the farmers in the KHS have an average
per bulannya. Targetnya, selama lima tahun ke income of IDR 600 thousand per month. The
depan, sekitar 250 petani yang terlibat dalam target over the next five years will be that about
program GCI ini akan mendapatkan tambahan 250 farmers involved in the GCI program will
penghasilan sekitar Rp 2 miliar per tahun, atau earn an additional income of about IDR 2 billion
setara dengan Rp 8 juta untuk setiap petani per per year, equivalent to IDR 8 million per year for
tahun melalui bagi hasil ternak dan pertanian. each farmer through profit share from the stock
breeding and agriculture.
Jarmaskor saat ini sudah didukung dengan
Koperasi Jarmaskor yang membantu pembelian The Jarmaskor is now equipped with a Jarmaskor
bibit pohon dari masyarakat untuk ditanam di Cooperative that assist in the purchase of tree
koridor dan berperan untuk menampung dan seedlings from the community to be planted
menyalurkan hasil panen serta ternak dari in the corridor and serves to accommodate and
anggota kelompok. distribute crops and livestock from members of
the group.

A Journey To Gold 71
Elang Jawa di Lokasi Suaka Elang
Javan Hawk Eagle in Raptor Sanctuary

Jarmaskor juga mendirikan Kelompok Swadaya The Jarmaskor also founded the Corridor
Masyarakat Koridor yang berperan untuk Community Self-Help Group which role is to
mengajak petani lainnya di KHS bergabung encourage other farmers in the KHS to join this
dalam lembaga ini. Selama lima tahun, program institution. For five years, the GCI program will
GCI akan mendukung pengembangan ekonomi support community economic development and
masyarakat dan upaya penanaman pohon tree planting efforts to restore the KHS.
untuk merestorasi KHS.

Dayat Hidayat menghidupi tiga putranya dengan menanam cabai dan kacang panjang di lahan seluas 0,4 hektar di dalam
Koridor Halimun Salak yang termasuk kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) dan merupakan hutan
hujan tropis terluas di Pulau Jawa, dimana pertanian, hewan langka dan operasi panas bumi Chevron hidup berdampingan.
Kemampuan Chevron untuk bekerja sama dengan masyarakat untuk menyeimbangkan upaya perlindungan lingkungan,
pengembangan energi dan kebutuhan masyarakat menunjukkan bagaimana kemitraan kita membantu melindungi lingkungan
dan mempertahankan penghidupan.

Indonesia menghadapi tantangan untuk terus menerus menghasilkan tanaman pangan dari lahan pertanian tanpa merambah
ke wilayah hutan. Di wilayah dalam dan sekitar TNHGS, pohon tegakan di panen untuk membuka lahan baru untuk pertanian
dan untuk pemanfaatan kayu guna keperluan usaha lain.

Di kampung Hidayat, tiga perempat dari 2000 penduduk adalah petani. Hidayat dan 107 petani seperti dia bekerja bersama
Chevron dan mitra kita dalam program pemberdayaan masyarakat untuk mendukung konservasi lingkungan dan memperbaiki
praktek bercocok tanam di dekat Taman Nasional dan hutan lindung. Chevron juga bekerjasama dengan petani setempat untuk
melestarikan cara-cara tradisional seperti rotasi penanaman dan pembasmian hama secara alami, yang sangat penting untuk
mempertahankan tingkat produksi pertanian.

Bagi Hidayat, program pemberdayaan masyarakat untuk mendukung upaya perlindungan lingkungan ini membantu
memperbaiki usahanya. “Pelatihan pertanian yang diberikan telah memperluas wawasan saya dan memberikan pengetahuan
tentang perlindungan lingkungan dan praktek pertanian yang lebih baik,” katanya. “Memahami pertanian organik dengan
memanfaatkan sumber daya yang ada di lingkungan sekitar kita adalah bagian dari pekerjaan ini, seperti memanfaatkan
kotoran domba untuk pupuk dan mempelajari praktek peternakan yang lebih baik.” Menurut pak Dayat, bantuan Chevron untuk
mendirikan Koperasi pertanian membantu meningkatkan kemampuanya dan memberikan kestabilan pendapatannya.

72 A Journey To Gold
DAYAT Hidayat supports his three sons with planting chili and beans in an area of 0.4 hectares in the Halimun Salak Corridor that
is included in the Mount Halimun Salak National Park (TNGHS) and is the largest tropical rainforest on the island of Java, where
agriculture, endangered animals and Chevron’s geothermal operations coexist. Chevron’s ability to work with the community
to balance environmental protection, energy development and the needs of the community shows how the partnership helps
protect the environment and sustain livelihoods.

Indonesia faces the challenge of continuously producing crops from agricultural land without venturing into the forest region.
In the area in and around the TNGHS, tree stands are harvested to open up new land for agriculture and for the use of wood for
other business purposes.

In Hidayat’s village, three quarters of the 2,000 population are farmers. Hidayat and 107 farmers like him worked with Chevron
and its partners in the community development program to support environmental conservation and improve farming practices
near the national park and protected forest. Chevron is also working with local farmers to preserve traditional ways such as crop
rotation and natural pest control, which is very important to maintain the level of agricultural production.

For Hidayat, the community empowerment program to support environmental protection efforts helps him improving his
business. “The farming training has expanded my horizons and provide knowledge about environmental protection and better
agricultural practices,” he said. “Understanding organic farming by utilizing the available resources in the environment around
us is part of the job, such as the use of sheep dung for fertilizer and learning better farming practices.” According to Mr. Dayat,
Chevron’s assistance to establish an agricultural cooperative helps improve his ability and stabilize his income.

Peningkatan Kualitas Hidup Berkelanjutan Improved Quality of Sustainable Living


Masyarakat sebagai salah satu pemangku THE community as one of CGS’s stakeholders
kepentingan CGS mendapat kesempatan have the opportunity to move forward together
untuk maju bersama dalam bidang sosial in social and economic fields. It is CGS’s
dan ekonomi. Hal ini menjadi komitment CGS commitment to support aspects of sustainable
untuk mendukung aspek-aspek sustainable development that is in line with the values of
development yang telah sesuai dengan nilai- its operating procedures called “The Chevron
nilai dalam tata cara beroperasi yang disebut Way”. Together with partners, CGS identifies
The Chevron Way. Bersama para mitra, CGS programs that may improve living standards,
mengidentifikasi program-program yang dapat creating a more stable operating environment
meningkatkan standar hidup, menciptakan and strengthen relationships with stakeholders.
lingkungan operasi yang lebih stabil dan
memperkuat hubungan dengan pemangku CGS supports programs that offer training and
kepentingan. small business development. The Local Business
Development (LBD) Program was first launched
C GS mendukung program-program yang in CGS in 2008. This program is intended to help
menawarkan pelatihan dan pengembangan develop local small businesses and cooperatives
usaha kecil. Program Local Business in CGS’s area of operation to become suppliers
Development (LBD), pertama kali diluncurkan of goods and services that are reliable and able
di CGS tahun 2008. Program ini dimaksudkan to compete professionally while promoting
untuk membantu mengembangkan usaha kecil regional economic growth.
dan koperasi tempatan di daerah operasi CGS
untuk menjadi pemasok barang dan jasa yang In the last five years, CGS’s LBD has
andal dan dapat bersaing secara profesional provided more than 335 transactions to LBD

A Journey To Gold 73
sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi entrepreneurs and created about 9,000 jobs. CGS
daerah. issued approximately US$ 3.7 million for the
procurement of goods and services through this
Dalam lima tahun terakhir, LBD CGS telah program.
memberikan lebih dari 335 transaksi kepada
wirausahawan LBD dan menciptakan The LBD program is organized in a structured
sekitar 9.000 jenis lapangan pekerjaan. CGS and planned way in accordance with the
mengeluarkan kurang lebih US$ 3,7 juta untuk conditions of the community around the area
pengadaan barang dan jasa melalui program ini. of operation. The program curriculum includes
Basic Training and Advanced Training. The Basic
Program LBD ini disusun secara terstruktur dan Training curriculum started in 2008, in the form
terencana sesuai dengan kondisi masyarakat of training in hard skills, soft skills, coaching
sekitar daerah operasi. Kurikulum program ini counseling, feedback and regoal setting,
meliputi Pelatihan Dasar dan Pelatihan Lanjutan. management consultation, LBD surrounding
Kurikulum Pelatihan Dasar dimulai sejak tahun social and environmental development, and
2008, berupa pelatihan hardskill, softskill, internal employee training.
coaching counseling, feedback and regoal
setting, management consultation, LBD social Through LBD workshops, assisted entrepreneurs
surrounding and environment development, dan received training on Occupational Health,
internal employee training. Environment and Safety, procurement
procedures, business ethics, project
Melalui lokakarya LBD, wirausahawan binaan management, and technical aspects of financial
mendapat pelatihan tentang Kesehatan, management to develop their capacity.

Ibu Ikeu Kuswati Peserta LBD CGS


Mrs. Ikeu Kuswati Participant of LBD CGS

74 A Journey To Gold
Lingkungan dan Keselamatan Kerja, prosedur CGS implements LBD as one of its corporate social
pengadaan barang, etika bisnis, manajemen responsibility activities. In the implementation,
proyek, aspek-aspek teknis dan manajemen it cooperates with the Institute for Research
keuangan untuk mengembangkan kapasitas and Community Services (LPPM) and the
mereka. Faculty of Psychology, Padjadjaran University.
Since 2012, this program is developed with an
CGS menerapkan LBD sebagai salah satu Advanced Training in the form of strengthening
kegiatan tanggung jawab sosial perusahaannya. the company management system, financial
Dalam pelaksanaannya, bekerjasama dengan reports, occupational safety, business network
LPPM dan Fakultas Psikologi Universitas development and resource management.
Padjadjaran (Unpad). Sejak tahun 2012,
program ini dikembangkan dengan Pelatihan During the training period, each business
Lanjutan berupa penguatan sistem manajemen within the LBD program guidance can follow the
perusahaan, laporan keuangan, keselamatan process of procurement of goods and services
kerja, pengembangan jaringan usaha dan within the CGS. This is a means of learning and
manajemen sumber daya. first-hand practice for 27 local assisted partners.
Since 2008 until 2012, 335 transactions between
Selama masa pelatihan, setiap usaha yang CGS and its assisted partners had been made.
berada dalam binaan program LBD dapat Knowledge given to its local assisted partners
mengikuti proses pengadaan barang dan jasa has encouraged them to develop business
di lingkungan CGS. Hal ini merupakan sarana networks and practice their knowledge both in
pembelajaran dan praktik langsung bagi 27 CGS as well as other large companies.
mitra binaan tempatan. Sejak tahun 2008 hingga
2012, telah dilakukan 335 transaksi antara CGS
dan mitra binaan. Pengetahuan yang diberikan
kepada mitra binaan tempatan telah mendorong
mereka untuk mengembangkan jaringan bisnis
dan mempraktikkan pengetahuannya baik di
CGS maupun perusahaan-perusahaan besar lain.

BERAWAL dari seorang ibu rumah tangga biasa, kini Ibu Ikeu Kusweti mampu memimpin CV Sumber Inti Pratama
dengan tenaga kerja 20 orang. Dibantu putranya, Yusup Iskandar, yang memegang tanggung jawab sebagai manajer
keuangan, Ikeu berhasil memenangkan beberapa tender pengadaan dan jasa pekerjaan sipil, di antaranya kontrak jasa
pemotongan rumput di area Chevron Geothermal Salak, Ltd. (CGS) selama tiga tahun sejak 2011, dan juga kontrak
dengan PTPN VIII dan PNPM Mandiri. Bermula dari kemenangannya di berbagai proyek yang digelar CGS senilai Rp 840
juta, Ikeu saat ini juga telah berhasil membukukan berbagai proyek di luar CGS senilai Rp 800 juta lebih.

Ikeu memanfaatkan ilmu yang diperolehnya dari pelatihan kerja sama Unpad dan Chevron dan juga dari pelatihan
internal Chevron, seperti proses e-bidding, creating work ticket CHESM yang ia gunakan sebagai bekal dalam
menjalankan berbagai proyek. Hal yang menonjol dari keberhasilan CV Sumber Inti Pratama adalah kemandirian dalam
berusaha yang dari tahun ke tahun semakin tidak tergantung kepada Chevron.

A Journey To Gold 75
STARTING from an ordinary housewife, Mrs. Ikeu is now able to lead CV Sumber Inti Pratama with a workforce of 20
people. Assisted by her son, Yusup Iskandar, who holds the responsibility as a financial manager, Ikeu succeeded in
winning some tenders for procurement and civil work services, including grass cutting services contract in the area of
Chevron Geothermal Salak, Ltd. (CGS) for three consecutive years since 2011, and also contracts with the PTPN VIII and
PNPM Mandiri. Starting from her success in various projects held by CGS valued at IDR 840 million, Ikeu today has posted
a variety of outside CGS projects worth more than IDR 800 million.

Ikeu utilizes the knowledge she gained from the trainings held through the cooperation between the Padjadjaran
University and Chevron and also from internal Chevron training, such as e-bidding process, creating work ticket CHESM
which she used as a stepping-stone to run a variety of projects. One thing that stands out from the success of CV Sumber
Inti Pratama is the independence in doing a business that from year to year is not subject to Chevron.

Membangun Kemandirian Masyarakat Developing Community Independence


MELIHAT masih adanya sebagian besar pelaku CONSIDERING that there are still a majority of
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) MSMEs (Micro, Small and Medium Enterprises)
mengalami kesulitan dalam mengakses that are exposed to the difficulty in accessing
lembaga pembiayaan, CGI mendorong financing institutions, CGI encourages a group
sekelompok masyarakat di Desa Barusari, of people in the Barusari Village, Pasirwangi
Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, District, Garut Regency, West Java, to perform
Jawa Barat untuk melakukan berbagai upaya a variety of efforts to improve the lives of farm
perbaikan taraf hidup para buruh tani melalui workers through an economic development
program pengembangan ekonomi berbasis program based on a micro-finance institution.
lembaga keuangan mikro. Model pengembangan The development model of an independent
lembaga usaha mandiri atau yang lebih dikenal business institution, or better known by the
dengan nama lembaga keuangan mikro (LKM) term micro-finance institutions (MFIs) can
dapat berfungsi dan berperan sebagai pembina, function and act as coach, facilitator, advocate
pendamping, pendorong dan penyangga and supporter of community productive micro
kegiatan usaha mikro produktif masyarakat di business activities in the operational area of CGI.
wilayah operasional CGI.

Kegiatan KBMT Berkah Darajat Kegiatan UMKM di Darajat


KBMT Berkah Darajat Activities MSME Activities in Darajat

76 A Journey To Gold
Melalui titik masuk program kemitraan Through the entry point of a partnership
pengembangan ternak domba bersama development program of sheep breeding
dengan mitra, dan dimotori oleh beberapa together with partners, and driven by some
tokoh masyarakat Desa Barusari yang memiliki community leaders from the Barusari Village
kesamaan visi dan pandangan, pada 15 Oktober with similar vision and outlook, on October 15,
2010 didirikan Koperasi Baitul Mal Wa Tanwil 2010 the Baitul Mal Wa Tanwil (KBMT) Berkah
(KBMT) Berkah Darajat dengan jumlah anggota Darajat Cooperative was established with the
pada awalnya 49 orang. initial number of members reaching 49 people.

Di awal pendiriannya, KBMT Berkah Darajat In its early years, KBMT Berkah Darajat hobbled.
berjalan tertatih-tatih. Tidak sedikit yang Not a few who sneered its existence, especially
mencibir keberadaannya, terutama dari the big financiers and moneylenders. However,
kalangan pemodal besar dan lintah darat. with a strong spirit of togetherness based
Namun, dengan semangat kebersamaan yang on sharia-based management system in
kuat dilandasi oleh sistem pengelolaan berbasis accordance with the local culture, little by little
syariah sesuai dengan budaya setempat, sedikit the KBMT Berkah Darajat experienced significant
demi sedikit KBMT Berkah Darajat mengalami growth, both in terms of number of members,
perkembangan yang signifikan, baik dari sisi financing, as well as assets.
jumlah anggota, pembiayaan, maupun sisi aset.

BERKAT tangan dingin Ibu Imas, kini KBMT Berkah Darajat telah mampu menarik anggota hampir 400 orang, dengan
jumlah pembiayaan mencapai sekitar Rp 525 juta untuk sekitar 800 nasabah. Di bawah pengelolaannya, aset yang
pada awalnya hanya bernilai sekitar Rp 50 juta kini telah berkembang menjadi sekitar Rp 400 juta. Yang menarik, KBMT
Berkah Darajat kini sudah berhasil menarik dana pihak ketiga, baik dalam bentuk tabungan maupun deposito. Hingga
akhir tahun 2012, KBMT Berkah Darajat telah berhasil membukukan keuntungan bersih sekitar Rp 450.000 per bulan
dengan tingkat pengembalian sekitar 95%.

Ibu Imas tadinya hanya seorang ibu rumah tangga biasa, tetapi pengalaman mengelola KBMT Berkah Darajat telah
menempanya menjadi seorang manajer yang andal. Ia telah menjelma menjadi seorang Kartini masa kini melalui
pendampingan intensif. Ibu Imas yang dahulunya kurang percaya diri ketika berinteraksi dengan orang lain, kini sangat
tangguh dalam mengelola lembaga keuangan mikro berbasis syariah. Bahkan, di bawah kepemimpinannya, dibantu
lima orang staf, KBMT Berkah Darajat telah memiliki visi “Menjadi Lembaga Keuangan Syariah yang Profesional dan
Unggul dalam penanggulangan kemiskinan melalui pengembangan Usaha Mikro yang mandiri, berkelanjutan dan
mengakar di masyarakat Priangan Timur”.

THANKS to Mrs. Imas’ cold hands, the KBMT Berkah Darajat has now been able to attract members of nearly 400 people,
with the amount of funding reaching about IDR 525 million for about 800 customers. Under her management, assets that
were initially valued at approximately IDR 50 million has now grown to approximately IDR 400 million. Interestingly, the
KBMT Berkah Darajat has now managed to attract third-party funding, either in the form of savings as well as deposits.
Until the end of 2012, the KBMT Berkah Darajat has posted a net profit of about IDR 450,000 per month with a return of
approximately 95%.

Mrs. Imas was just a housewife, but experience in managing the KBMT Berkah Darajat has hammered her to become a
reliable manager. She has been transformed into a contemporary Kartini through intensive mentoring. Mrs. Imas who
used to lack confidence when interacting with others, is now very tough in managing a sharia-based micro-finance
institution. In fact, under her leadership, assisted by five staff, the KBMT Berkah Darajat has a vision “To be a Professional
and Excellent Sharia-Based Financial Institution for the reduction of poverty through the development of independent
and sustainable Micro Enterprises that are rooted in the East Priangan community”.

A Journey To Gold 77
Dalam waktu dekat ini, KBMT Berkah Darajat In the near future, the KBMT Berkah Darajat will
juga akan mengembangkan unit usaha baru, also develop a new business unit, namely a farm
yaitu kios tani dan divisi pengadaan barang. stall and a procurement division. The program is
Program ini sudah bisa berjalan mandiri able to walk independently without the help of
tanpa bantuan dari CGI sejak tahun 2011 dan CGI since 2011 and cooperation in capital was
kerjasama permodalan dilakukan dengan done with the National Independent Capital
Pemodalan Nasional Mandiri (PNM). (PNM).

Sarana Belajar Usaha Lokal Local Business Learning Facility


CGI menerapkan pengembangan usaha CGI implements a Local Business Development
tempatan atau Local Business Development in its area of existence. The LBD program is a
di kawasan keberadaannya. Program LBD learning facility for local businesses in order to
ini merupakan sarana belajar bagi pelaku become a reliable and professional partner of
usaha lokal agar dapat menjadi rekanan atau CGI based on the principle of mutual benefit. In
mitra binaan CGI yang andal dan profesional the CGI area, the LBD is run through methods of
berdasarkan asas kebersamaan yang saling training, mentoring, coaching and counseling as
menguntungkan. Di area CGI, LBD dijalankan well as first-hand experience working on projects
melalui metode training, mentoring, coaching of CGI. This is a means of learning and practice
dan counseling serta pengalaman langsung for 37 local assisted partners. From 2007 to
mengerjakan proyek dari CGI. Hal ini merupakan 2011, there had been 578 transactions and the
sarana pembelajaran dan praktik langsung bagi total value was IDR 21,551,952,640. While the
37 mitra binaan tempatan. Sejak tahun 2007 transactions made by assisted partners with
hingga 2011, telah dilakukan 578 dan nilai total other companies (2009-2011) was 22 with a
Rp. 21.551.952.640,-. Sementara transaksi mitra value of IDR 10,435,859,009.
binaan dengan perusahaan lain (tahun 2009-
2011) tercatat 22 transaksi dengan nilai Rp.
10.435.859.009,-. Mitra Binaan Program LBD CGI
Assisted Partner of the CGI LBD Program

78 A Journey To Gold
P elatihan yang diberikan meliputi topik soft The training covered soft skills, such as
skills, seperti komunikasi dan motivasi serta communication and motivation, as well as hard
topik hard skills yang meliputi keuangan dan skills that include financial and occupational
keselamatan kerja. Dalam tahap pembelajaran, safety. In the learning phase, the project that
proyek yang termasuk di dalam program LBD is included in the LBD program has criteria,
memiliki kriteria, antara lain, berisiko rendah among others, low risk for CGI’s operation, low
terhadap operasi CGI, nilai kontrak yang rendah, value contract, using low-end technology, and
menggunakan teknologi rendah, dan barang the goods or services required are available in
atau jasa yang dibutuhkan tersedia di pasar the local market. The overall activity is packaged
lokal. Keseluruhan kegiatan ini dikemas dalam in two programs, namely the Basic Program and
dua program, yakni Program Dasar dan Program Advanced Program, each running for two years.
Lanjutan yang masing-masing berjalan selama
dua tahun. Through the LBD education and training, the
assisted partners from the local community can
Melalui pendidikan dan pelatihan LBD, akhirnya finally be expected to become independent and
para mitra binaan dari masyarakat setempat resilient entrepreneurs, who are not only able to
diharapkan mampu menjadi wirausahawan do business with CGI but also to compete with
mandiri dan tangguh, yang tidak saja mampu CGI’s general vendors and doing business with
berbisnis dengan CGI tetapi juga mampu companies outside CGI.
bersaing dengan vendor umum CGI dan berbisnis
dengan perusahaan-perusahaan di luar CGI. Until now, there are already two batches that
attended the LBD program held by the CGI. The
Hingga saat ini, sudah dua angkatan yang last batch of the Basic Program took place in
mengikuti program LBD yang diselenggarakan 2010-2011. It was continued with the Advanced
CGI. Angkatan terakhir dari Program Dasar Program which is now still ongoing since 2012.
berlangsung pada tahun 2010-2011. Lalu
disambung dengan Program Lanjutan yang The LBD program is expected to make the assisted
masih berlangsung hingga sekarang sejak tahun partners becoming independent, reliable and
2012. professional in doing their job. So that all of the
knowledge that have been given by CGI will be
Program LBD diharapkan bisa menjadikan a provision for the assisted partners in running
para mitra binaan yang mandiri, handal dan their business sustainably and aims to build the
profesional didalam melakukan pekerjaannya. local area.
Sehingga semua ilmu yang telah diberikan
CGI akan menjadi bekal bagi para Mitra binaan
didalam menjalankan bisnis mereka secara
berkelanjutan dan bertujuan membangun
daerah setempat.

A Journey To Gold 79
DIREKTUR CV Darajat Makmur, Bapak Dadang Hendari, merupakan salah satu teladan dari keberhasilan program
pengembangan bisnis tempatan (local business development, LBD) yang dijalankan Chevron Geothermal Indonesia, Ltd
(CGI). Berbekal ilmu yang diperoleh dalam program pelatihan LBD, sejak tahun 2007 hingga saat ini CV Darajat Makmur
telah mengerjakan berbagai proyek yang ada di CGI maupun diluar Chevron. Selain mengerjakan proyek dari CGI, CV
Darajat Makmur yang usahanya berawal dari penyewaan kendaraan, saat ini telah berkembang menjadi distributor
perusahaan roti dengan omzet rata-rata Rp 70 juta per bulan dan menjadi rekanan untuk pemerintah daerah, Pertamina
Geothermal Energi, dan Indonesia Power.

CV. Darajat Makmur juga telah sanggup mengembangkan kemampuan dengan mengikuti proses kualifikasi CHESM yang
bertujuan agar dapat bersaing dengan perusahaan lain yang lebih besar dalam pekerjaan-pekerjaan konstruksi risiko
lebih tinggi. Pada evaluasi terakhir, perusahaan ini memperoleh CHESM dengan rating C yang artinya telah mampu
mengerjakan pekerjaan dengan tingkat risiko menengah. Perusahaan ini juga sudah dapat membuktikan sebagai
perusahaan yang mandiri dengan cara mengelola usaha properti dan membangun 25 unit rumah cluster dengan omzet
mencapai Rp. 7 Miliar dan berhasil merekrut 44 orang di daerah Garut.

THE director of CV Darajat Makmur, Mr. Dada Hendari, is an example of the success of the local business development
program run by Chevron Geothermal Indonesia, Ltd. (CGI). Armed with the knowledge gained in the LBD training program,
since 2007 to date CV Darajat Makmur has been working on various projects in CGI and outside Chevron. In addition to
working on projects from CGI, CV Darajat Makmur which started its business of leasing vehicles, has today developed into
a distributor for bread businesses with an average turnover of IDR 70 million per month and becomes a partner for the
local government, Pertamina Geothermal Energy, and Indonesia Power.

CV Darajat Makmur has also been able to develop its ability to follow CHESM qualification process in order to be able
to compete with other larger companies in higher risk construction works. During the last evaluation, the company
obtained the CHESM with C rating which means that it is able to do the job with medium level of risk. The company is also
able to prove itself as an independent company by managing a property business and built 25 units of cluster residences
with a turnover of IDR 7 billion and managed to recruit 44 people in Garut.

Jualan Si “Olga” Olga’s Merchandise


Komitmen CGI dalam meningkatkan kualitas CGI’s commitment to improve the quality of the
sosial, lingkungan dan ekonomi masyarakat community’s social, environment and economy
di sekitar wilayah operasinya diwujudkan around its area of operation is realized in a
dalam suatu rencana jangka panjang. Program long-term plan. The community empowerment
pemberdayaan masyarakat tersebut berfokus program focuses on the development of cluster-
pada pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan based Micro, Small and Medium Enterprises
Menengah (UMKM) berbasis cluster. (MSMEs).

P rogram pengembangan UMKM tersebut The MSME development program is carried


dijalankan dengan mengacu pada hasil studi out with reference to the results of a social
pemetaan sosial masyarakat di wilayah operasi mapping study in the CGI’s area of operation.
CGI. Hal ini untuk mengetahui kondisi sosial dan This is to determine the social and economic
ekonomi masyarakat, mengidentifikasi potensi conditions, identify development potential
pengembangan dan keberlanjutan program and sustainability of the program for program
bagi perencanaan program sesuai kebutuhan. planning as needed. The CGI has implemented
CGI telah mengimplementasikan program community development programs over the
pengembangan masyarakat selama bertahun- years so that a social mapping is done also to
tahun sehingga pemetaan sosial dilakukan obtain the public perception of the programs

80 A Journey To Gold
juga untuk memperoleh persepsi masyarakat that had been running and produce mitigation
terhadap program yang telah berjalan dan strategies for potential conflicts between the
menghasilkan strategi mitigasi terhadap potensi company and the community.
konflik antara Perusahaan dan masyarakat.
The cluster-based MSME program aims to boost
Program UMKM yang berbasis cluster ini local economy through technical training
bertujuan untuk mendorong peningkatan (entrepreneurship, product diversification,
ekonomi masyarakat melalui pelatihan quality, and packaging), market expansion,
teknis (kewirausahaan, diversifikasi produk, intensive mentoring and business stimulant.
kualitas, dan kemasan), perluasan pasar, Indication of the success of this program
pendampingan intensif dan stimulan usaha. includes an increase in the revenue of the
Indikasi keberhasilan program ini di antaranya assisted MSMEs as much as 40-50%, the
adalah adanya peningkatan pendapatan UMKM availability of business opportunities or new
binaan sebanyak 40-50%, terbukanya peluang jobs, the creation of about 100 new products of
usaha atau lapangan kerja baru, terciptanya local MSMEs (food processing, garment, metal
sekitar 100 produk baru UMKM lokal (makanan crafts), helping to alleviate poverty because 75%
olahan, konveksi, kerajinan logam), membantu of the program participants come from poor
pengentasan kemiskinan karena 75% peserta families, as well as access to product marketing
program berasal dari keluarga kurang mampu, (Primarasa, Chocodot) to the local market of
serta terbukanya akses pemasaran produk Garut to outside areas, such as Jakarta, Bogor,
(Primarasa, Chocodot) ke pasar lokal Garut Depok, Tangerang, and Bekasi. The assisted
hingga keluar daerah, seperti Jabodetabek. group also obtained product certifications, such
Kelompok binaan ini juga memperoleh sertifikasi as the P-IRT (Food-Household Industry) from the
produk, seperti P-IRT (Pangan—Industri Rumah Ministry of Health, the halal certification from
Tangga) dari Kementerian Kesehatan, sertifikat the MUI and barcoding (in process).
halal dari MUI dan barcoding (dalam proses).

Renjati (Rendang Jamur Tiram) Salah Satu Produk Jualan Si Olga


Unggulan UMKM Binaan CGI Olga’s Merchandise
One of the CGI-Assisted MSME Excellent Products

A Journey To Gold 81
Keberhasilan kelompok binaan CGI ini The success of CGI’s assisted group is evidenced
dibuktikan dengan terpilihnya KUBE SARASA by the election of KUBE Sarasa and CGI as
dan CGI sebagai penerima UMKM Award recipient of the Garut Regency’s MSME Award
2011 Kabupaten Garut. Untuk mendongkrak 2011. To boost the market expansion of the
perluasan pasar UMKM binaan, CGI mendirikan assisted MSMEs, CGI established an MSME
galeri UMKM yang diberi nama “Olga”, yang gallery, named “Olga”, which is an acronym of
merupakan akronim dari “oleh-oleh Garut”. Di “Oleh-oleh Garut” (Garut’s Souvenirs). In this
galeri ini, UMKM binaan yang berasal dari 12 gallery, the assisted MSMEs that come from
desa di Pasirwangi dan enam desa di Samarang, 12 villages in Pasirwangi and six villages in
Garut, bisa memamerkan hasil produksi mereka, Samarang, Garut, can showcase their products,
mulai dari peralatan rumah tangga, kemasan, ranging from household appliances, packaging,
hingga makanan ringan. to snacks.

Olga yang menjual produk dari para mitra Olga that sells products from the assisted
binaan ini juga menjadi pusat pembelajaran partners also becomes the center of learning
dan keterampilan. Olga juga ditunjang oleh and skills. Olga is also equipped with a library
perpustakaan yang diharapkan dapat menjadi which is expected to be a means for additional
sarana belajar tambahan bagi masyarakat learning for the surrounding community. This
sekitar. Kegiatan ini juga sudah mandiri activity is also already standing alone without
tanpa keterlibatan CGI dalam permodalan. the involvement of CGI in terms of capital.
CGI bermitra dengan Perkumpulan Untuk CGI partners with the Association for the
Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK) melakukan Improvement of Small Businesses (PUPUK) in
pembinaan di bidang manajemen. providing assistance in the field of management.

Kontribusi Mekanisme Pembangunan Bersih Contribution of the Clean Development


SALAH satu program unggulan CGI dalam Mechanism
PROPER 2011-2012 adalah secara konsisten ONE of CGI’s flagship programs in the 2011-2012
ikut berpartisipasi dalam program Clean PROPER is consistently participating in the Clean
Development Mechanism (CDM) yang Development Mechanism (CDM) program which
diprakarsai oleh badan Perserikatan Bangsa- was initiated by the United Nations agency in
Bangsa yang menangani bidang perubahan charge of climate change, the UNFCCC. CDM is a
iklim dunia UNFCCC. CDM merupakan suatu mechanism of cooperation in the Kyoto Protocol
mekanisme kerjasama dalam Protokol Kyoto to reduce greenhouse gas (GHG) emissions from
untuk mengurangi emisi Gas Rumah Kaca a project to create sustainable development in
(GRK) dari suatu proyek yang menciptakan developing countries. GHG emission reductions
pembangunan berkelanjutan di negara-negara is designated as Certified Emission Reduction
berkembang. Pengurangan emisi GRK tersebut (CER), which is used by investors from developed
ditetapkan sebagai Certified Emission Reduction countries to promote environmentally friendly
(CER) yang digunakan oleh investor dari negara- investment.
negara maju untuk mempromosikan investasi
yang ramah lingkungan.

82 A Journey To Gold
CGI menghasilkan energi panas bumi dari CGI generates geothermal energy from the
Lapangan Darajat dengan kapasitas terpasang Darajat Field with an installed capacity of 270 MW,
270 MW, menyediakan energi baru terbarukan providing renewable energy for the community.
bagi masyarakat. CGI melaksanakan CGI implements energy development and
pengembangan energi dan pengelolaan environmental management that are mutually
lingkungan yang saling mendukung melalui supportive through the application of the
penerapan prinsip-prinsip Ekonomi Hijau, yaitu principles of the Green Economy, namely the
implementasi Sistem Manajemen Keunggulan implementation of the Operational Excellence
Operasi (Operational Excellence Management Management System (OEMS) through the
System, OEMS) melalui Reliability and Efficiency Reliability and Efficiency related with efficient
terkait operasi yang efisien dan rendah karbon and low-carbon operations and resource savings
serta penghematan sumber daya sehingga that contribute to sustainable development.
berkontribusi pada pembangunan yang
berkelanjutan. As the first geothermal power plant in Indonesia
and the third in the world which obtained a CER,
Sebagai pembangkit listrik tenaga panas bumi CGI through the CDM project of Darajat Unit III
pertama di Indonesia dan ketiga di dunia yang successfully maintained the nation’s largest CER
mendapatkan CER, CGI melalui proyek CDM contribution of 3,058,266 tons of CO2e or 41% of
Darajat Unit III berhasil mempertahankan the total CER obtained nationally until December
kontribusi CER terbesar nasional sebesar 31, 2012 (7,450,750 tons of CO2e). Thus, the
3.058.266 ton CO2e atau 41% dari total CER yang project helps the achievement of the Indonesian
diperoleh secara nasional hingga 31 Desember Government in terms of the diversification of
2012 (7.450.750 ton CO2e). Dengan demikian, energy sources by accelerating the use of low-
proyek ini membantu pencapaian pemerintah carbon renewable energy to meet the needs of
Indonesia dalam hal diversifikasi sumber energi electricity in Java-Madura-Bali (Jamali).
dengan mempercepat penggunaan energi
baru terbarukan yang rendah karbon untuk The construction of this project began in
memenuhi kebutuhan listrik di Jawa-Madura- November 2004 and continued until its
Bali (Jamali). commercial operation started in July 2007. Since
its commercial operation, CGI has consistently
Konstruksi proyek ini dimulai pada November monitor and calculate GHG emissions and
2004 dan terus berlangsung hingga operasi diversify through external audit by a third party
komersialnya diawali pada bulan Juli 2007. accredited in the United Nations Framework
Sejak saat operasi komersial, CGI secara Convention on Climate Change (UNFCCC). CGI
konsisten terus melakukan pemantauan dan through Darajat Unit III plays an active role
perhitungan emisi GRK dan diversifikasi melalui in determining the baseline for the emission
audit eksternal oleh pihak ketiga yang telah factor of the Jamali grid interconnection system
terakreditasi di United Nations Framework (Jamali electric grid) and contributes to the
Convention on Climate Change (UNFCCC). CGI reduction of GHG emissions from the energy
melalui Darajat Unit III berperan aktif dalam sector, with around 700,000 tons of carbon
menentukan baseline faktor emisi sistem reduction CO2e/year.

A Journey To Gold 83
Partisipasi Darajat Unit III Dalam Mekanisme Pembangunan Bersih
Darajat Unit III Participation in Clean Development Mechanism

interkoneksi jaringan listrik Jamali (Jamali C GI is committed to continue the CDM project on
electric grid) dan berkontribusi dalam penurunan Geothermal Power Plant Darajat Unit III. This is
emisi GRK dari sektor energi dengan penurunan proven by the approval of an emission reduction
karbon sekitar 700.000 ton CO2e/tahun. monitoring report of the Darajat Unit by UNFCCC
and the final approval on December 11, 2012 for
CGI berkomitmen untuk tetap melanjutkan the fifth Monitoring Report (MR) with the number
proyek CDM pada Pembangkit Listrik Tenaga CER reaching 838,969 tons CO2e.
Panas Bumi Darajat Unit III. Hal ini dibuktikan
dengan disetujuinya beberapa laporan Currently, CGI has filed two additional emission
pemantauan pengurangan emisi Unit Darajat reduction monitoring reports of Darajat Unit III
oleh UNFCCC dan pengesahan terakhir pada to the UNFCCC, namely the MR06 and MR07 with
tanggal 11 Desember 2012 untuk Monitoring a total of CER reaching 707,966 tons CO2e.
Report (MR) kelima dengan jumlah CER sebesar
838.969 ton CO2e.

84 A Journey To Gold
Saat ini, CGI telah mengajukan ke UNFCCC dua One thing to be proud of is that the CDM
laporan tambahan pemantauan pengurangan project for Darajat Unit III is a pioneer in the
emisi Darajat Unit III, yaitu MR06 dan MR07 calculation of the network interconnection
dengan total CER sebesar 707.966 ton CO2e. system of Java-Madura-Bali (Jamali) Electric
Grid. This program contributes as a determinant
Satu hal yang membanggakan adalah of national emission factors which are then
bahwa proyek CDM untuk Darajat Unit III ini used by industries in Indonesia to calculate the
merupakan pelopor dalam perhitungan sistem reduction of their emissions. In addition, this
interkoneksi jaringan Jawa-Madura-Bali (Jamali) project supports the Government of Indonesia to
Electric Grid. Program ini berkontribusi sebagai establish the criteria of sustainable development
penentu faktor emisi nasional yang selanjutnya and the establishment of a new order in the form
digunakan industri di Indonesia untuk of institutions or agencies in the field of energy
menghitung penurunan emisinya. Selain itu, related to the CDM program, i.e. Designated
proyek ini mendukung pemerintah Indonesia National Authority (DNA) and the National
dalam menetapkan kriteria pembangunan Council on Climate Change (DNPI).
berkelanjutan dan terbentuknya tatanan baru
berupa lembaga atau pun instansi dalam bidang CGI has the mission to operate power projects
energi terkait program CDM, yaitu Designated that can provide clean energy for sustainable
National Authority (DNA) dan Dewan Nasional prosperity of the Indonesian people. With
Perubahan Iklim (DNPI). PROPER Gold it achieved in the period of
2009-2010 and 2011-2012, CGI is always
CGI memiliki misi untuk mengoperasikan proyek learning and identifying opportunities for
pembangkit listrik yang dapat menyediakan the improvement of the energy development
energi bersih yang berkesinambungan untuk environmental management program through
kemakmuran rakyat Indonesia. Dengan PROPER open communication with stakeholders.©
Emas yang telah diraih pada periode 2009-
2010 dan 2011-2012, CGI senantiasa belajar
dan mengidentifikasi kesempatan-kesempatan
untuk perbaikan program pengembangan
energi dan pengelolaan lingkungan melalui
komunikasi yang terbuka dengan para
pemangku kepentingan.©

A Journey To Gold 85
86 A Journey To Gold
Menjadi Berdaya Lewat
Posdaya
Becoming Powerful Through the Posdaya

PT HOLCIM INDONESIA TBK.


PABRIK CILACAP

A Journey To Gold 87
Menjadi Berdaya Lewat
Posdaya
Becoming Powerful Through the Posdaya

Presiden Republik Indonesia menyerukan agar semua pihak segera


mengambil langkah-langkah konkret membangun penduduk dan
merevitalisasi program Keluarga Berencana (KB) seperti di masa lalu.

The President of the Republic of Indonesia called for all parties to take
immediate concrete steps to build the population and revitalize the
Family Planning (KB) program as in the past.

88 A Journey To Gold
PADA akhir November 2006, ketika menutup AT the end of November 2006, when closing the
Konferensi Nasional Pembangunan Manusia, National Conference of Human Development,
Presiden Rl, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono, the President of the Republic of Indonesia, Mr.
menyatakan bahwa kondisi dan pertumbuhan Susilo Bambang Yudhoyono, stated that the
penduduk Indonesia sangat memprihatinkan. condition and growth of Indonesia’s population
Penduduk Indonesia mempunyai pendidikan is very alarming. The population has a low
rendah dan tingkat kemiskinan yang tinggi. education and high poverty levels. Population
Pertumbuhan penduduk diperkirakan sudah growth is estimated to have increased to about
meningkat kembali menjadi sekitar 1,3% atau 1.3% or more. Therefore, the President called for
lebih. Oleh karena itu, Presiden menyerukan all parties to take immediate concrete steps to
agar semua pihak segera mengambil langkah- build the population and revitalize the Family
langkah konkret membangun penduduk dan Planning (KB) program as in the past.
merevitalisasi program Keluarga Berencana (KB)
seperti di masa lalu. To respond to the invitation, the Damandiri
Foundation developed a program to build the
Untuk menanggapi ajakan tersebut, Yayasan population through family empowerment by
Damandiri mengembangkan program untuk stimulating the formation of friendship and
membangun penduduk melalui pemberdayaan information forums on the rural levels. The forum
keluarga dengan merangsang pembentukan is called Family Empowerment Post (Posdaya).
forum silaturahmi dan informasi pada tingkat
pedesaan dan pedukuhan. Forum tersebut Through the forum, many members of the
dinamakan Pos Pemberdayaan Keluarga organization are invited to help families around
(Posdaya). a Posdaya to understand their function and role
and work together to alleviate poverty and build
Melalui forum tersebut, berbagai anggota prosperous families.
organisasi diundang membantu keluarga yang
berada di sekitar Posdaya untuk memahami Likewise with PT Holcim Indonesia Tbk. which
fungsi dan perannya serta bergotong-royong holds the principle of triple bottom line (always
mengentaskan kemiskinan dan membangun have added value, have good environmental
keluarga sejahtera. performance, and empowers people) while it also
had a problem at the time in terms of program
planning, the implementation and evaluation

A Journey To Gold 89
Demikian halnya dengan PT Holcim Indonesia
Tbk. yang memegang prinsip triple bottom
line (selalu mempunyai nilai tambah,
mempunyai kinerja lingkungan yang baik
dan memberdayakan masyarakat) saat itu
juga sedang mempunyai kendala dalam hal
perencanaan program, implementasi dan
evaluasi program pemberdayaan masyarakat di
wilayah binaan Perusahaan.
Suasana hijau dan sejuk Pabrik Holcim Indonesia Cilacap.
Di wilayah binaan Perusahaan, banyak program The green and cool atmosphere of Holcim Indonesia
yang sifatnya fire fighting, belum matang/ Cilacap Plant.

salah desain karena input data yang kurang


akurat sehingga dalam pelaksanaan program of community development programs in areas
juga banyak terkendala dan pada akhirnya assisted by the Company.
tidak menghasilkan output yang memuaskan.
Keberlangsungan program sangat sedikit, In the Company’s assisted areas, a lot
institusi baru pemberdayaan tidak terjadi dan of programs have a fire fighting nature,
tingkat kemandirian keluarga rendah, sehingga immature/wrong design because the input
peningkatan pendapatan dan kesejahteraan data is less accurate that the implementation
keluarga/indeks pembangunan manusia juga of the programs is too much constrained and
rendah. ultimately did not produce a satisfactory output.
The continuity of programs rarely happened,
Dengan pengetahuan sebelumnya yang minim new empowerment institutions did not occur
tentang Posdaya, kemudian di saat kerjasama and the level of family independence was low, so
dengan Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) that an increase in income and family welfare/
Purwokerto, Jawa Tengah, untuk melakukan human development index was also low.
pemetaan sosial, Holcim semakin ditunjukkan
dan semakin tahu bahwa Posdaya merupakan With minimal prior knowledge about Posdaya, at
sebuah program yang sangat bagus. Program the moment of cooperation with the University
tersebut dipandang sangat efektif dalam of General Sudirman (Unsoed) Purwokerto,
mengatasi kendala-kendala yang selama Central Java, in doing a social mapping, Holcim
ini banyak terjadi dan utamanya adalah was further shown that Posdaya is an excellent
untuk menjembatani antara perusahaan dan program. The program is considered very
masyarakat dalam penciptaan masyarakat yang effective in overcoming the obstacles that have
madani. a lot going on and the main thing is to bridge
between the company and the community in the
Pada akhirnya, tahun 2009 Holcim membentuk creation of a civil society.
empat Posdaya dengan dibantu Unsoed,
sehingga berkembang menjadi 40 di tahun 2012 In the end, in 2009 Holcim established four
dengan keterlibatan masyarakat, sebanyak Posdayas with the help of Unsoed, which grew
8.231 orang, termasuk di dalamnya ada to 40 in 2012 with the involvement of the

90 A Journey To Gold
Kelompok Usaha Bersama (KUB), Pendidikan community, as many as 8,231 people, including
Anak Usia Dini (PAUD), Taman Pendidikan Qur’an the Joint Business Group (KUB), Early Childhood
(TPQ), Taman Bacaan, Posyandu Balita dan Education (PAUD), Koran Education Garden
Posyandu Lansia. (TPQ), reading garden, the Toddlers and Elderly
Integrated Service Posts (Posyandu).

Perkembangan Posdaya dan Aktivitasnya 2009


101 Progress and Activities of Posdaya 2010
93
2011
77 2012
2013
43 45
36 40 35 37 39 35 37 39 37 40 39 42
32 34
22 24 24 22
19
10 12 12 10
4
4 0 3 3 3 7

Posdaya KUB / Ekonomi Paud TPQ Taman Bacaan Posyandu Lansia Posyandu Balita

Implementasi Posdaya The Implementation of the Posdaya


PEMBENTUKAN dan pengembangan Posdaya THE formation and development of Posdayas by
PT Holcim Indonesia Tbk. merupakan perluasan PT Holcim Indonesia Tbk. is an extension of the
Posyandu dengan cakupan keanggotaan scope of the Integrated Services Posts with wider
keluarga yang lebih luas dan bidang pelayanan scope of families as its membership and more
yang lebih banyak dan juga dilakukan oleh services to offer and also performed by members
anggota atau organisasi masyarakat seperti or community organizations such as the Family
Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Welfare Education (PKK), social and religious
organisasi sosial dan keagamaan seperti organizations such as the administrators of
pengurus masjid, panti asuhan, lembaga mosques, orphanages, educational institutions,
pendidikan, lembaga lainnya, atau perorangan. other institutions, or individuals.

Hal ini sesuai dengan tujuan pembentukan This is consistent with the purpose of establishing
Posdaya, yaitu: Posdaya, namely:
1. Menyegarkan modal sosial seperti hidup 1. Refreshing the social capital such as mutual
gotong-royong dalam masyarakat untuk assistance in the community to help empower
membantu pemberdayaan keluarga secara families to build an integrated and happy and
terpadu dan membangun keluarga bahagia prosperous family.
dan sejahtera. 2. Participating in maintaining the smallest
2. Ikut memelihara lembaga sosial social institution, i.e. the family, which
kemasyarakatan yang terkecil, yaitu can affix the society so as to create a life in
keluarga, yang dapat menjadi perekat harmony, peace and has high dynamics.
masyarakat sehingga tercipta kehidupan 3. Providing an opportunity for every family to
yang rukun, damai dan memiliki dinamika give or receive an update that can be used
tinggi. in the development process of a happy and
3. Memberi kesempatan kepada setiap keluarga prosperous family.
untuk memberi atau menerima pembaruan
yang dapat dipergunakan dalam proses
pembangunan keluarga yang bahagia dan
sejahtera.
A Journey To Gold 91
Maka implementasi Posdaya PT Holcim So, the implementation of the Posdaya of PT
Indonesia Tbk. Pabrik Cilacap mempunyai Holcim Indonesia Tbk. Cilacap Plant has a smart
indikator pencapaian yang smart dan program indicator of achievement and specific flagship
unggulan yang spesifik sehingga menghasilkan programs that produce real output in the entire
output nyata pada seluruh bidang. field.

Indikator Obyektif Program Unggulan


Bidang / Field
Objective Indicator Flagship Program
Lama Sekolah / Length of PAUD, GOTA / PAUD, Foster Parents
Pendidikan / Education
Schooling Movement
Usia Harapan Hidup / Life Posyandu Lansia / Elderly
Kesehatan / Healthcare
Expectancy Integrated Service Post
Tambahan Income / Income Ekonomi Kecil /
Ekonomi / Economy
Increase Small Economy
Pemanfaatan Lahan / Land TOGA, TASI / Family Herbal Garden,
Lingkungan / Environment
Utilization Nutritious Plants

Pilar Pendidikan Education Pillar


PROGRAM kerja di pilar pendidikan terfokus THE work program in the education pillar focuses
pada kegiatan pendidikan anak usia dini (PAUD) on early childhood education (PAUD) and the
dan TPQ, di mana perkembangan PAUD sampai Koran Education Garden (TPQ), where the PAUD
tahun 2012 telah mencapai 37 buah dengan development until the year 2012 has reached
jumlah anak didik sebesar 1.308 anak. Dan 37 with the number of students amounted to
TPQ telah tersebar di 38 lokasi dengan jumlah 1,308 children. And TPQs has spread across 38
peserta didik mencapai 1.376 anak. locations with the number of students reaching
1,376 children.
Beberapa bantuan yang diberikan kepada
masyarakat untuk pengembangan pendidikan Some of the assistances provided to the public
antara lain: for educational development, among others are:
1. Bantuan semen dan beberapa material untuk 1. Cement and several other materials for the
pembangunan ataupun perbaikan gedung contruction or repair of PAUD buildings.
PAUD. 2. Educational Aid (APE) tools both indoor as
2. Perlengkapan Alat Peraga Edukasi (APE) baik well as outdoor.
indoor maupun outdoor. 3. Training and seminars for the improvement
3. Pelatihan dan seminar untuk peningkatan of the quality and competence of PAUD tutors
kualitas dan kompetensi tutor PAUD serta and training on how to educate children with
pelatihan bagaimana mendidik anak yang special needs (ABK).
berkebutuhan Khusus (ABK). 4. Equipment to support TPQs, Enrichment
4. Bantuan perlengkapan untuk penunjang TPQ, for/Non-Scholastic Course in English and
Pengayaan/Les Mata Pelajaran Bahasa Inggris Mathematics for elementary and junior high
dan Matematika untuk siswa SD dan SMP. school students.

92 A Journey To Gold
Pilar Kesehatan Healthcare Pillar
PROGRAM kerja di pilar kesehatan mencakup THE work program in the healthcare pillar
peningkatan usia harapan hidup dengan lebih includes the increase in life expectancy by
memfungsikan Posyandu-Posyandu yang telah functioning existing Integrated Service Posts
ada serta membentuk Posyandu baru. (Posyandu) the more and establishing new
Posyandus.
Masyarakat sangat antusias memeriksakan
kesehatannya di Posyandu, dan tercatat People are very enthusiastic to check their
ada 2.333 Lansia aktif yang memeriksakan health at the Posyandus, and there are 2,333
kesehatan di 37 Posyandu Lansia serta 2.853 active elderlies who checked their health at 37
Balita aktif di 33 Posyandu Balita. Elderly Posyandus and 2,853 active Toddlers in
33 Toddler Posyandus.
Adapun bantuan-bantuan dan penyuluhan yang
diberikan oleh PT Holcim antara lain adalah: The assistance and counseling given by PT
1. Bantuan berupa peralatan kesehatan untuk Holcim include:
seluruh Posdaya yang berupa: Tensi Meter, 1. Aid in the form of medical equipment for all
alat pemeriksa gula darah, kolesterol, asam Posdayas which includes: tensimeter, blood
urat, timbangan berat badan. sugar checker tool, cholesterol checker tool,
2. Pelatihan menggunakan alat-alat kesehatan uric acid checker tool, weight scale.
yang bekerjasama dengan Rumah Sakit 2. Training in the use of medical equipment
Fatimah Cilacap. in cooperation with the Cilacap Fatimah
3. Penyuluhan kesehatan tentang penyakit Hospital.
kolesterol, asam urat dan gula darah serta 3. Medical counseling on cholesterol, uric acid
bagaimana mencegah atau menurunkannya. and blood sugar as well as how to prevent and
4. Penyuluhan PHBS, HIV/AIDS serta seminar lower them.
mengenai gizi. 4. Counseling on PHBS, HIV/AIDS and seminar
5. Bantuan peralatan untuk senam Lansia. on nutrition.
6. Pelatihan kesehatan untuk Kader Posyandu 5. Equipment for elderly gymnastics.
Lansia dan Kader Posyandu Balita. 6. Medical training for cadres of Elderly
7. Pelatihan/penyegaran Jumantik (juru Posyandus and Toddler Posyandus.
pemantau jentik). 7. Training/refresher course for larva monitoring
officers.
Pilar Ekonomi
PROGRAM kerja di pilar ekonomi adalah Economic Pillar
meningkatkan pendapatan masyarakat, dengan THE work program in the economic pillar is to
menciptakan Kelompok Usaha Bersama (KUB), increase people’s income, by creating Joint
serta meningkatkan kinerja KUB yang telah ada, Business Groups (KUB), as well as improving the
dan hasil yang dicapai adalah: performance of existing KUBs, and the results
1. Pada tahun 2012 sudah terbentuk 16 KUB achieved are:
baru sehingga total KUB binaan Holcim 1. In 2012 there are a total of 16 new KUBs
hingga saat ini mencapai 93 KUB. formed, so that the total of Holcim’s assisted
KUBs to date has reached 93 KUBs.

A Journey To Gold 93
2. Meningkatkan kinerja KUB dengan membantu 2. Improving the performance of KUBs by
KUB untuk mendapatkan izin dari Dinas helping them to get a license from the local
Kesehatan berupa PIRT (Pangan-Industri Health Office in the form of PIRT (Food-
Rumah Tangga), sehingga hasil produksinya Household Industry), so that their products
bisa dijual ke masyarakat umum. Tahun 2012 can be sold to the general public. In 2012
terdapat 20 produk Posdaya/KUB yang sudah there were 20 products of Posdaya/KUB that
memiliki izin PIRT. already have a PIRT license.
3. Pelatihan-pelatihan keterampilan yang 3. Skills training to support the capacity building
menunjang peningkatan kapasitas sumber of human resources for Posdaya/KUB cadres.
daya manusia bagi kader Posdaya/KUB. 4. Other activities are strengthening the
4. Kegiatan lainnya adalah penguatan kapasitas capacity and performance of cooperatives and
dan kinerja koperasi dan BMT binaan Holcim BMT assisted by Holcim with the monitoring
dengan adanya monitoring dan evaluasi and evaluation as well as the activities of the
serta kegiatan Forum Koperasi dan BMT Cooperative Forum and BMT as a forum for
sebagai wadah untuk berbagi pengetahuan knowledge and experience sharing.
dan pengalaman.

1 2

1. Pelatihan dasar membatik untuk pengembangan


potensi ekonomi masyarakat.
Batik basic training for the development of the
community economic potential .
2. Pelatihan pemanfaatan tanaman herbal untuk
masyarakat.
Training in the utilization of herbal plants for the
community.
3. Pelatihan berbagai kerajinan berbahan dasar limbah
rumah tangga.
Training of various crafts made from
​​ household waste.

94 A Journey To Gold
Pilar Lingkungan Environmental Pillar
PROGRAM kerja di pilar lingkungan ini masih THE work program in the environmental pillar is
berfokus kepada pemanfaatan lahan kosong still focused on the utilization of idle lands for
untuk tanaman obat keluarga (TOGA), dan family medicinal plants (TOGA), and Nutritious
Tanaman Gizi (TAZI) juga penanaman pohon Plants (TAZI) also planting fruit trees and
buah dan pohon bakau bersama masyarakat. mangroves together with the community.

Jumlah / Satuan/
No. Kegiatan / Activity
Number Unit
1 Penanaman pohon buah / Planting of fruit trees 4673 Batang / stem
2 Penanaman pohon pelindung / Planting of shade trees 4205 Batang / stem
3 Penanaman pohon sayuran / Planting of vegetables 20150 Batang / stem
4 Penanaman pohon mangrove / Planting of mangroves 12200 Batang / stem
5 Biopori 180 Unit
6 Pengolahan sampah / Waste management 3 Area
7 Bank sampah / Waste bank 2 unit

Realisasi Program Perbaikan Infrastruktur The Realization of Infrastructure


PEMBANGUNAN dan perbaikan infrastruktur di Improvement Program
lingkungan sekitar PT Holcim Indonesia Tbk. THE development and improvements of
Pabrik Cilacap terus dilakukan, sebagaimana infrastructure in the neighborhood of PT Holcim
terlihat pada tabel di bawah ini. Indonesia Tbk. Cilacap Plant continue to be
done, as shown in the table below.

No. Jenis Program / Type of Program 2011 2012 Total


1. Plesterisasi / Plasterization 669 13 682
2. Bedah Rumah / Home Makeover 6 12 18
3. MCK / Bathroom, Washing Place & Toilet 21 1 22
4. Jalan Setapak / Footpath 1.712 1.800 m 3.512 m
5. Saluran Air / Culvert 700 m 500 m 1.200 m
6. Mushola / Masjid / Musholla/Mosque 84 60 144
7. Pos Paud / Early Childhood Education Post 10 17 27
Fas Umum (Pos Ronda / blaai RT, dsb) / Public
8. 14 22 36
Facilities (Patrolling Post/neighborhood hall, etc.)
Fas Umum (Lapangan Sepakbola) / Public Facilities
9. 8 2 10
(Football Field)

A Journey To Gold 95
Bahkan POSDAYA merupakan implementasi The Posdaya is even an implementation of the
dari kebijakan pemerintah Kabupaten Cilacap Cilacap governmental policy called “Proud
yang dinamai “Bangga Mbangun Desa”, di to Develop the Village”, in which the activity
mana kegiatan ini sangat potensial untuk may potentially accelerate the realization of
mempercepat terwujudnya masyarakat the prosperous, advanced and independent
Kabupaten Cilacap yang sejahtera, maju dan community of Cilacap Regency. Therefore,
mandiri. Oleh karena itu, PT Holcim selaku PT Holcim as a private party who has a moral
pihak swasta yang mempunyai tanggung responsibility and a commitment to help the
jawab moral dan komitmen membantu government and the community of Cilacap
pemerintah, dan masyarakat Kabupaten Regency to accelerate the achievement
Cilacap untuk mempercepat tercapainya tujuan of Cilacap’s development goals agreed to
pembangunan Kabupaten Cilacap sepakat untuk conduct cooperation in the management and
mengadakan kerjasama dalam pengelolaan development of Posdaya. As of 2012, assistance
dan pengembangan Posdaya. Sampai dengan had been carried out by Holcim to Pioneering
2012, sudah dilakukan pembinaan oleh Holcim Posdayas in the Kroya and Sidareja Districts (12
terhadap Posdaya Perintis di Kecamatan Kroya villages) or more than 160 Posdaya cadres from
dan Kecamatan Sidareja (12 kelurahan) atau the Cilacap Regency.
lebih dari 160 kader Posdaya dari wilayah
Kabupaten Cilacap. Evaluation and Conclusion
IN fact, Posdaya’s benefits are already perceived
Evaluasi dan Penutup by the community, including in the assisted
SECARA nyata, Posdaya sudah sangat dirasakan area of PT Holcim Indonesia Tbk. Therefore, it
manfaatnya oleh masyarakat, termasuk di is important to ensure the sustainability of the
wilayah binaan PT Holcim Indonesia Tbk. Oleh program in order to continue to encourage and
karenanya, sangat penting untuk memastikan integrate all activities both the ones that already
keberlangsungan program tersebut agar terus exist as well as the ones that will be carried out,
mendorong dan mengintegrasikan semua as the infrastructural vessel to take advantage
kegiatan yang sudah ada maupun yang akan of community empowerment opportunities
dilaksanakan, sebagai wadah infrastruktur and various parties (National Community
untuk memanfaatkan peluang pemberdayaan Empowerment Program, Small Loans, Rural
masyarakat dan berbagai pihak (Program Banks), as a forum for effective empowerment
Nasional Pemberdayaan Masyarakat, Kredit and as custodian of social capital.
Usaha Rakyat, Bank Perkreditan Rakyat),
sebagai wadah pemberdayaan yang efektif dan Holcim and its stakeholders continue to make
sebagai pemelihara modal sosial. efforts in evaluating the sustainability of
Posdaya, making assessment of its level of
Holcim dan seluruh pemangku kepentingannya independence, regular visits, visiting program of
terus melakukan upaya-upaya evaluasi the Company or other agencies (as a comparative
keberlangsungan Posdaya, assessment tingkat study center), program strengthening,
kemandirian, kunjungan rutin, program encourage innovative ideas for increasing the
kunjungan dari Perusahaan atau instansi lain number of beneficiaries, productive efforts and

96 A Journey To Gold
(sebagai pusat studi banding), penguatan strengthening the organization from upstream
program, mendorong ide inovatif untuk to downstream (value chain CSR).
meningkatnya jumlah pemetik manfaat,
usaha-usaha produktif dan penguatan Holcim in this case continues to open themselves
pengorganisasian dari hulu sampai hilir (value up to criticism, suggestions and inputs from all
chain CSR). stakeholders in order to create a real benefit
and the creation of human development in
Holcim dalam hal ini terus membuka diri Indonesia.
terhadap kritik, saran dan masukan seluruh
pemangku kepentingan demi terciptanya Biodiversity Protection
kemanfaatan yang nyata dan terciptanya THE heart of Holcim’s Environmental Policy is
pembangunan manusia Indonesia. its commitment to “sustainable development
that meets the needs of the present without
Perlindungan Keanekaragaman Hayati compromising the ability of future generations
JANTUNG Kebijakan Lingkungan Holcim to meet their own needs” and biodiversity
adalah komitmennya untuk “pembangunan management is one part of the four pillars of
berkelanjutan yang memenuhi kebutuhan Holcim’s environmental policy, i.e. in the pillar
sekarang tanpa mengorbankan kemampuan of “Environmental Impact” management. The
generasi mendatang untuk memenuhi commitment of PT Holcim Indonesia Tbk. Cilacap
sendiri kebutuhannya” dan pengelolaan Plant toward the preservation and protection
keanekaragaman hayati (biodiversity) of biodiversity is poured into the Biodiversity
merupakan salah satu bagian dari empat pilar Protection Policy issued by the General Manager
kebijakan lingkungan Holcim, yaitu pada pilar of the Cilacap Plant.

Rusa sebagai bio indikator di lingkungan Pabrik Holcim Indonesia Cilacap.


Deers as bio-indicators in Holcim Indonesia Cilacap Plant.

A Journey To Gold 97
pengelolaan “Dampak Lingkungan”. Komitmen As a follow-up of the Biodiversity Study in
PT Holcim Indonesia Tbk. Pabrik Cilacap terhadap Nusakambangan Island conducted in 2010-
pelestarian dan perlindungan keanekaragaman 2011, PT Holcim Indonesia Tbk. Cilacap Plant
hayati tersebut dituangkan ke dalam Kebijakan together with Fauna & Flora International
Perlindungan Keanekaragaman Hayati yang (FFI) formulated an action plan in the area of
dikeluarkan oleh General Manager Pabrik biodiversity protection in the Mining License
Cilacap. (IUP) zone. The action plan is set out in the
Biodiversity Action Plans (BAP) with seven
Sebagai tindak lanjut dari Studi Keanekaragaman targets to be achieved, namely:
Hayati di Pulau Nusakambangan yang dilakukan 1. The making of a conservation area in the
pada tahun 2010-2011, PT Holcim Indonesia Mining License (IUP) zone
Tbk. Pabrik Cilacap bersama dengan Fauna & 2. The restoration of degraded mangrove areas
Flora International (FFI) merumuskan rencana around the Mining License zone
aksi perlindungan keanekaragaman hayati di 3. The protection of a cave system (buffer area
area Izin Usaha Pertambangan (IUP). Rencana 200 m)
aksi tersebut tertuang dalam Biodiversity Action 4. The planting of local or vegetations native to
Plans (BAP) dengan tujuh target yang ingin Nusakambangan in the rehabilitation area in
dicapai, yaitu: the Mining License zone
1. Pembuatan area konservasi di dalam area 5. The protection of key species
Izin Usaha Pertambangan (IUP) 6. The restoration of the riparian zone, if
2. Restorasi daerah bakau yang terdegradasi di necessary
daerah sekitar Izin Usaha Pertambangan 7. Developing a communication program
3. Perlindungan terhadap sistem gua (daerah
penyangga 200 m) The making of a conservation area measuring
4. Penanaman vegetasi lokal atau asli 650 hectares or 65% of the total IUP zone,
Nusakambangan di daerah rehabilitasi pada protection of the cave system and protection of
area Izin Usaha Pertambangan key species are among the insitu conservation
5. Perlindungan terhadap spesies kunci efforts. Actions to achieve these three targets
6. Restorasi daerah sepadan sungai (riparian) included an effort to protect the existence of the
apabila diperlukan habitat for fauna in Nusakambangan, especially
7. Membangun program komunikasi the leopard (Panthera pardus melas), langur
(Trachyphitecus auratus) and approximately 23
Pembuatan area konservasi seluas 650 hektar species of bats found in Nusakambangan. In
atau 65% dari total IUP, perlindungan terhadap addition to protecting the kinds of fauna, the
sistem gua dan perlindungan spesies kunci effort was also intended to provide and protect
merupakan salah satu upaya konservasi the habitat for the Pelahlar (Dipterocarpus
insitu. Aksi-aksi untuk mencapai ketiga target littoralis) which is one of the endemic flora of
tersebut merupakan upaya dalam melindungi Nusakambangan, as well as protecting other
keberadaan habitat bagi fauna Nusakambangan, native flora of Nusakambangan.

98 A Journey To Gold
Area penampungan air dan hutan kota pabrik Holcim Indonesia Cilacap.
Water storage area and urban forest in Holcim Indonesia Cilacap Plant.

terutama macan tutul (Panthera pardus melas), In the implementation of these actions, PT
lutung (Trachyphitecus auratus) dan kurang Holcim Indonesia Tbk. Cilacap Plant held relevant
lebih 23 jenis kelelawar yang ditemukan di stakeholders and experts in the field, such as the
Nusakambangan. Selain melindungi jenis- NGO Java Carnivore Care, an international cave
jenis fauna, upaya tersebut dimaksudkan expert from the Museum National d’Histoire
juga untuk menyediakan dan melindungi Naturelle-Paris, an international bat expert from
habitat bagi Pelahlar (Dipterocarpus littoralis) the School of Biological & Chemical Science
yang merupakan salah satu flora endemik Queen Mary, University of London, the Natural
Nusakambangan, selain juga melindungi Resources Conservation Agency (BKSDA) for
keberadaan jenis flora asli Nusakambangan the Area Conservation Section II Pemalang-
lainnya. Cilacap and the Research Institute of the General
Sudirman University.
Dalam pelaksanaan aksi-aksi tersebut,
PT Holcim Indonesia Tbk. Pabrik Cilacap The restoration of degraded mangrove areas,
menggandeng pemangku kepentingan terkait planting of vegetation native to Nusakambangan
dan ahli dalam bidangnya, seperti LSM Peduli in the area of rehabilitation, and restoration of a
Karnivor Jawa, ahli gua internasional dari riparian zone are efforts undertaken in order to
Museum National d’Histoire Naturelle-Paris, ahli restore the function of damaged ecosystems. The
kelelawar internasional dari School of Biological implementation of the actions are undertaken in
& Chemical Science Queen Mary, Universitas conjunction with experts in their respective fields,
London, Balai Konservasi Sumber Daya Alam such as the Center for Environmental Research
(BKSDA) Seksi Konservasi Wilayah II Pemalang- (PPLH) of the General Sudirman University for
Cilacap dan Lembaga Penelitian Universitas mangroves, the BKSDA Conservation Section
Jenderal Soedirman. II Pemalang-Cilacap region for the removal of

A Journey To Gold 99
Restorasi daerah bakau yang terdegradasi, tree species native to Nusakambangan and a
penanaman vegetasi lokal atau asli technical guidance (Bimtek) team consisting of
Nusakambangan di daerah rehabilitasi dan the Cilacap Environmental Agency, the BKSDA
restorasi mintakat riparian merupakan upaya- Conservation Section II Pemalang-Cilacap, the
upaya restorasi dan rehabilitasi yang dilakukan Correctional Facility of the Ministry of Justice
guna mengembalikan fungsi ekosistem yang and Human Rights, the Forestry and Plantation
rusak. Pelaksanaan aksi-aksi tersebut dilakukan Office (Dishutbun) of Cilacap and the Energy
bersama dengan ahli di bidangnya masing- and Mineral Resources Office (ESDM) of Cilacap
masing, seperti dengan Pusat Penelitian for Nusakambangan including the riparian zone
Lingkungan Hidup (PPLH) Universitas Jenderal restoration.
Soedirman untuk bakau, BKSDA Seksi Konservasi
Wilayah II Pemalang-Cilacap untuk pemindahan A communication program is built as an effort
pohon-pohon jenis asli Nusakambangan dan to foster awareness of relevant stakeholders
tim bimbingan teknis (Bimtek) yang terdiri dari in Nusakambangan and employees of PT
Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Cilacap, Holcim Indonesia Tbk. Cilacap Plant to be
BKSDA Seksi Konservasi Wilayah II Pemalang- active and engage in acts of biodiversity
Cilacap, Lembaga Pemasyarakatan Kementerian protection. Various tools and communication
Hukum dan HAM, Dinas Kehutanan dan program plans are designed to achieve these
Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Cilacap dan targets, such as creating flyers, presentations,
Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) seminars, workshops and meetings with relevant
Kabupaten Cilacap untuk reklamasi termasuk stakeholders.
restorasi mintakat riparian.
The Biodiversity Action Plans (BAP) is
Program komunikasi dibangun sebagai upaya implemented and monitored on an ongoing basis
menumbuhkan kesadaran pada para pemangku by doing evaluations and improvements. Each
kepentingan terkait di Nusakambangan activity in the BAP is documented and reported
maupun karyawan PT Holcim Indonesia Tbk. on a regular basis to both the management
Pabrik Cilacap untuk berperan aktif dan terlibat of PT Holcim Indonesia Tbk. As well as other
dalam aksi-aksi perlindungan keanekaragaman stakeholders.
hayati tersebut. Berbagai alat dan rencana
program komunikasi dibuat untuk mencapai Realizing that the owned IUP zone is only a
target tersebut, seperti pembuatan flyer, small portion, i.e. about 8.7% of the total area
presentasi, mengadakan seminar, workshop dan of Nusakambangan Island, PT Holcim Indonesia
pertemuan-pertemuan dengan para pemangku Tbk. participated actively in embracing the
kepentingan terkait. stakeholders in Nusakambangan. Stakeholders
that consisted of the Cilacap Regencial
Biodiversity Action Plans (BAP) dilaksanakan Government, the Ministry of Justice and Human
dan dimonitor secara berkelanjutan dengan Rights, the Ministry of Forestry, universities,
melakukan evaluasi dan perbaikan. Setiap non-governmental organizations, community
kegiatan di dalam BAP didokumentasikan organizations and state agencies, such as the
dan dilaporkan secara berkala baik kepada Police and the Indonesian National Armed Forces,

100 A Journey To Gold


manajemen PT Holcim Indonesia Tbk. maupun agreed to create a 12-point recommendation
para pemangku kepentingan lainnya. that will serve as the main pillar for conservation-
based development in Nusakambangan Island.
Menyadari bahwa area IUP yang dimiliki The points of recommendations are:
hanyalah sebagian kecil, yaitu sekitar 8,7% 1. The coordination of various stakeholders;
dari total luas Pulau Nusakambangan, maka 2. Joint patrols;
PT Holcim Indonesia Tbk. berpartisipasi aktif 3. Law enforcement;
merangkul para pemangku kepentingan di 4. Conservation-based zoning (spatial
Nusakambangan. Para pemangku kepentingan planning);
yang terdiri dari Pemerintah Daerah Kabupaten 5. Socialization of the law;
Cilacap, Kementerian Hukum dan HAM, 6. Road map for the management of the Island
Kementerian Kehutanan, perguruan tinggi, of Nusakambangan;
lembaga swadaya masyarakat, organisasi 7. Developing the Island of Nusakambangan
kemasyarakatan dan aparat negara, seperti as an educational and conservational
Kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia, laboratory;
sepakat membuat 12 poin rekomendasi yang 8. Establishing a Nusakambangan
akan dijadikan sebagai pilar utama bagi management unit for conservation;
pembangunan berbasis konservasi di Pulau 9. Establishing a Conservation forum in the
Nusakambangan. Poin-poin rekomendasi Island of Nusakambangan;
tersebut adalah: 10. Reforestation of damaged areas and
1. Koordinasi berbagai pemangku kepentingan; ecosystems in Nusakambangan;
2. Patroli bersama; 11. Expanding the conservation area; and
3. Penegakan hukum; 12. The commitment to protect leopards and
4. Zonasi berbasis konservasi (perencanaan palahlar (Dipterocarpus spp.) which are
spasial); regarded as endemic fauna and flora of the
5. Sosialisasi hukum; Nusakambangan Island.
6. Road map bagi pengelolaan Pulau
Nusakambangan; Pabrik Holcim Indonesia Cilacap.
Holcim Indonesia Cilacap Plant.
7. Mengembangkan Pulau Nusakambangan
sebagai laboratorium pendidikan dan
konservasi;
8. Mendirikan unit pengelolaan
Nusakambangan untuk konservasi;
9. Mendirikan forum Konservasi di Pulau
Nusakambangan;
10. Penghutanan kembali wilayah dan
ekosistem yang rusak di Nusakambangan;
11. Perluasan wilayah konservasi; dan
12. Komitmen melindungi macan tutul dan
pelahlar yang dianggap sebagai fauna dan
flora endemik di Pulau Nusakambangan.

A Journey To Gold 101


Upaya konservasi eksitu dilakukan PT Holcim Ex-situ conservation efforts were carried out
Indonesia Tbk. Pabrik Cilacap dengan membuat by PT Holcim Indonesia Tbk. Cilacap Plant by
penangkaran bagi rusa Timor (Cervus timorensis) making breeding places for Timor deers (Cervus
bekerjasama dengan BKSDA Seksi Konservasi timorensis) in collaboration with the BKSDA
Wilayah II Pemalang-Cilacap, pembangunan Conservation Section II Pemalang-Cilacap,
hutan kota, botanical garden dan menanam the development of urban forests, botanical
tanaman obat serta buah-buahan di dalam gardens and planting medicinal plants and
area pabrik seluas 46 hektar. Prestasi yang fruits in the factory area that covers 46 hectares.
diraih sebagai juara I lomba hutan kota tingkat Achievements as First Place in the urban forest
provinsi Jawa Tengah dan juara III tingkat contest in the provincial level of Central Java
nasional merupakan bukti nyata keseriusan and Third Place in the national level are clear
dan kepedulian PT Holcim Indonesia Tbk. Pabrik evidences of the seriousness and concern of PT
Cilacap dalam melindungi lingkungan hidup Holcim Indonesia Tbk. Cilacap Plant in protecting
dan keanekaragaman hayati. Jumlah rusa di the environment and biodiversity. The number
area penangkaran pun bertambah dengan of deers in the breeding place was increased by
lahirnya anak rusa baru di area tersebut. Hal the birth of a fawn. This shows that the condition
ini menunjukan bahwa kondisi area pabrik PT of the factory area of PT Holcim Indonesia Tbk.
Holcim Indonesia Tbk. Pabrik Cilacap cukup Cilacap Plant is quite comfortable and meets
nyaman dan memenuhi daya dukung bagi the carrying capacity for the life of other living
kehidupan makhluk hidup lain. creatures.

Gerakan menanam pohon mangrove di pantai Utara Pulau Nusakambangan yang dipelopori Holcim Indonesia.
Mangrove tree planting on the northern coast of Nusakambangan Island pioneered by Holcim Indonesia.

102 A Journey To Gold


Program penanaman pohon dan penghijauan Tree planting and greening programs were not
tidak hanya dilakukan di Nusakambangan only carried out in Nusakambangan and the
dan area pabrik, tetapi juga dilakukan di area factory area, but also in other areas. In the clay
lainnya. Di area tambang tanah liat Jeruklegi, mining area of Jeruklegi, Cilacap, the planting
Cilacap, dilakukan penanaman tanaman langka of rare plants as much as 150 stems and other
sebanyak 150 batang dan tanaman lainnya plants with the total area planted reaching 34
dengan luas total area yang ditanam mencapai hectares were carried out. A total of 1,700 fruit
34 hektar. Sebanyak 1.700 pohon buah ditanam trees were planted on public lands in cooperation
di lahan masyarakat atas kerjasama dengan with the BLH and Dishutbun of Cilacap as one
BLH dan Dishutbun Kabupaten Cilacap sebagai means of increasing incomes.
salah satu sarana peningkatan pendapatan
masyarakat. All biodiversity protection plans and activities are
carried out with the support of the organizational
Semua rencana dan kegiatan perlindungan structure and personnel who have relevant
keanekaragaman hayati dilakukan dengan educational and training backgrounds both at
dukungan struktur organisasi dan personil the corporate level as well as in the Cilacap Plant
yang memiliki latar belakang pendidikan dan area. Some related personnel receive training
pelatihan terkait baik di tingkat korporasi such as High Conservation Value Forest, Wild
(corporate) maupun di area Pabrik Cilacap. Animal Breeding Technical Training, attending
Beberapa personil terkait mendapatkan the Bat Conference, and so on. Strategic planning
pelatihan seperti High Conservation Value Forest and funding of biodiversity protection is done for
(Hutan Bernilai Konservasi Tinggi), Pelatihan five years.
Teknis Penangkaran Satwa Liar, mengikuti Bat
Conference, dan sebagainya. Perencanaan Environmentally Friendly and Solution-Based
strategis dan pendanaan perlindungan THE green atmosphere surrounding the factory
keanekaragaman hayati tersebut dilakukan of PT Holcim Indonesia Cilacap Plant has been
untuk lima tahun. recognized. Three consecutive PROPER Golds
and Green Industry are tangible proof of this.
Ramah Lingkungan dan Memberi Solusi However, these do not conclude what will be
Hijaunya pabrik PT Holcim Indonesia Cilacap achieved. Improvements and innovations
telah diakui, penghargaan Proper Emas sebanyak continue to be pursued for a better future of
tiga kali dan Industri Hijau adalah bukti nyata the environment. Various efforts continue to
atas keberadaan ini. Namun demikian, hal ini be developed to provide added value to the
bukanlah akhir dari apa yang akan dicapai, environment. A green plant is not enough; there
perbaikan dan inovasi terus diupayakan untuk are still things we can do to become more than it
masa depan lingkungan yang lebih baik. is required, namely beyond compliance.
Berbagai upaya terus dikembangkan untuk
memberikan nilai tambah bagi lingkungan, One of Holcim Indonesia’s innovations that
pabrik hijau belumlah cukup, masih ada hal continues to be developed is Geocycle, which
yang bisa dilakukan untuk menjadi lebih dari existence helps improve the condition of the
yang dipersyaratkan, beyond compliance. environment by assisting the industry in an

A Journey To Gold 103


Salah satu inovasi Holcim Indonesia yang terus environmentally friendly management of
dikembangkan adalah Geocycle, keberadaannya hazardous and toxic waste. This applies also to
untuk membantu memperbaiki kondisi the internal part of Holcim Indonesia.
lingkungan dengan membantu kalangan
industri dalam pengelolaan limbah B3 yang Since 1994, Holcim has been pioneering the
ramah lingkungan, hal ini berlaku juga untuk use of alternative fuels through a co-processing
internal Holcim Indonesia. method. Fly ash, bottom ash, sludge oil, rejected
seeds, rejected products, and used rag are
Sejak tahun 1994, Holcim telah menjadi pelopor examples of waste that can be and is used as
pengguna bahan bakar alternatif melalui an alternative fuel in Holcim Indonesia. This
metode co-processing. Fly ash, bottom ash, oil is a solution for the extermination of waste for
sludge, rejected seeds, rejected product, used industries outside Holcim Indonesia. This is
rag adalah contoh-contoh limbah yang bisa dan certainly done after the license for the utilization
biasa digunakan sebagai bahan bakar alternatif of hazardous and toxic waste from the Ministry
di Holcim Indonesia. Ini merupakan solusi of Environment (Kep. Men. LH. No. 327 of 2010)
pemusnahan limbah bagi industri di luar Holcim is obtained.
Indonesia. Tentunya, hal ini dilakukan setelah
dimilikinya izin pemanfaatan limbah B3 dari Currently, the range of facilities owned by
Kementerian Lingkungan Hidup (Kep. Men. LH Holcim Indonesia includes a 240-ton fly ash
No. 327 Tahun 2010). bin, a 15,000-ton bottom ash storage, a 300-
tons oil sludge storage, a temporary storage for
Saat ini ,ragam fasilitas dimiliki Holcim Indonesia internal waste measured by 4.5 mx 3.7 m x 7 m
seperti fly ash bin 240 ton, bottom ash storage and a rice husk storage area which is capable of
15,000 ton, oil sludge storage 300 ton, tempat accommodating 600 tons of husk.
penyimpanan sementara limbah internal seluas
4,5 m x 3,7 m x 7 m dan area penyimpanan Furthermore, the most important element of
sekam padi yang mampu menampung 600 ton all existing facilities is a kiln for the making
sekam. of clinker with combustion temperatures
above 1,400 ºC for materials and 2,000ºC for
Selanjutnya, elemen terpenting dari semua combustion gas—it is a perfect incinerator. The
fasilitas yang ada adalah adanya kiln tempat advantages of a kiln as waste removal among
pembuatan klinker yang memiliki suhu others are that all mineral inputs that will be
pembakaran di atas 1400ºC untuk material dan removed are turned into a product, all traces
2000ºC untuk gas pembakaran, ini merupakan of heavy metal elements unite with clinkers,
insinerator sempurna. Keuntungan kiln sebagai high thermal efficiency and reduction of CO2
pemusnah limbah antara lain: semua input emissions for there is fuel substitution.
mineral yang akan dimusnahkan berubah
menjadi produk, semua trace elemen logam In 2012, 167,199 tons of fly ash and bottom
berat bersatu dengan klinker, efisiensi panas ash has been utilized by Holcim Indonesia and
tinggi dan berkurangnya emisi CO2 karena ada bottom ash consumption in 2012 amounted to
substitusi bahan bakar. 65,401 tons has replaced natural resources in

104 A Journey To Gold


Rindangnya Pabrik Holcim Indonesia Cilacap yang memiliki 46 Hektar hutan kota.
The shady atmosphere of Holcim Indonesia Cilacap Plant which has 46 hectares of urban forest.

Tahun 2012, 167.199 ton fly ash dan the form of clay by 11%. In addition, there is
bottom ash telah dimanfaatkan oleh Holcim a decline in the consumption of clinker (clinker
Indonesia dan konsumsi bottom ash tahun factor). This displays one of the successful
2012 sebesar 65.401 ton telah menggantikan indications of the increase in the use of fly ash
sumberdaya alam berupa tanah liat sebesar from year to year which also contribute to the
11 %. Selain itu terjadi penurunan konsumsi reduction of CO2 emissions.
klinker (clinker factor), ini adalah salah
satu indikasi keberhasilan peningkatan In addition, Holcim Indonesia consistently
penggunaan fly ash dari tahun ke tahun yang applies the 3R (reuse, reduce, recycle) concept
sekaligus berkontribusi mengurangi emisi in managing hazardous and toxic waste. With
CO2. an effective maintenance of machineries,
hazardous and toxic waste in the form of used oil
Selain itu Holcim Indonesia konsisten in 2012 dropped by 22% compared to 2011 from
menerapkan konsep 3R, reuse, reduce, recycle 103,250 liters to 80,165 liters.
dalam melakukan pengelolaan limbah B3.

A Journey To Gold 105


Prof. DR Emil Salim saat meresmikan studi keanekaragaman hayati di Pulau Nusakambangan oleh PT Holcim Indonesia.
Prof. Dr. Emil Salim while inaugurating the biodiversity study in Nusakambangan Island by PT Holcim Indonesia.

Dengan perawatan mesin yang efektif limbah Holcim Indonesia utilizes waste safely and
B3 berupa oli bekas tahun 2012 turun 22% responsibly, in line with the implementation of
dibanding tahun 2011 dari 103.250 liter menjadi Waste Management System or Alternative Fuel
80.165 liter. & Raw Material Certification (Acert) which has
been verified by SGS in November 2010 and
Holcim Indonesia memanfaatkan limbah has been integrated with other management
secara aman dan bertanggungjawab, hal systems.
seiring dengan telah diimplementasikannya
Sistem Managemen Pengelolaan Limbah atau All internal dominant and non-dominant
Alternative Fuel & Raw Material Certification waste are 100% utilized internally, and a small
(Acert) yang telah diverifikasi oleh SGS pada proportion is used through a third party who
November 2010 dan telah terintegrasi dengan has had a license (for the use of used batteries
sistem managemen lain. and light), and all the data of waste utilization
are reported periodically to the Ministry of
Semua limbah internal dominan dan non Environment, the local Environment Agency
dominan 100 % dimanfaatkan secara internal, (BLH) and Holcim Group.
dan sebagian kecil dimanfaatkan melalui
pihak ketiga yang telah memiliki ijin (untuk Always innovating with various efforts for the
pemanfaatan baterai dan lampu bekas), dan preservation of the environment has been a

106 A Journey To Gold


semua data pemanfaatan limbah dilaporkan commitment of Holcim Indonesia. Since 2006,
secara berkala kepada Kementerian Lingkungan fire-resisting stones that contain chromium
Hidup, Badan Lingkungan Hidup (BLH) setempat are no longer used, and since July 2009 PCB-
dan Holcim Group. containing materials too are no longer in use.
Holcim Indonesia always test dioxin furans each
Selalu berinovasi dengan berbagai upaya year by hiring an external independent certified
demi kelestarian lingkungan telah menjadi agency—this is beyond the government
komitmen Holcim Indonesia, sejak 2006 tidak regulation which require every three years. The
menggunakan batu tahan api yang mengandung test results are well below the set threshold
chromium, Juli 2009 tidak lagi menggunakan and all test parameters still meet the specified
bahan yang mengandung PCB. Holcim Indonesia quality standards.
selalu melakukan pengujian dioxin furan setiap
tahun oleh lembaga external bersertifikat dan Other things include the air emissions coming
independen, ini melebihi ketentuan pemerintah out of the chimney which is constantly monitored
yang mewajibkan tiap 3 tahun, hasil pengujian by CEMs (Continuous Emission Monitoring) and
jauh di bawah ambang batas yang telah ensure quality standards.
ditetapkan dan semua parameter uji masih
memenuhi baku mutu yang ditentukan.

Hal lain, emisi udara yang keluar cerobong


selalu dipantau melalui CEMs (Continuous
Emission Monitoring) dan memastikan kualitas
memenuhi standar.

A Journey To Gold 107


108 A Journey To Gold
Melukis Asa Sebening Rasa
Painting a Pattern of Hope As Clear As the Senses

PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA TBK.


PABRIK PALIMANAN

A Journey To Gold 109


Melukis Asa Sebening Rasa
Painting a Pattern of Hope As Clear As the Senses

Program CSR Indocement ini secara nyata membuat masyarakat di


sekitar kawasan operasional PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.
Pabrik Palimanan dapat melukiskan asa mereka sebening rasa tim CSR
Indocement yang bekerja untuk kemaslahatan masyarakat.

Indocement’s CSR program is truly making communities around the


operational area of PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Palimanan
Factory able to paint their pattern of hope as clear as the senses of
Indocement’s CSR team that works for the benefit of society.

110 A Journey To Gold


TANGGUNG jawab sosial perusahaan (Corporate A corporate social responsibility (CSR), if
Social Responsibility, CSR), bila dilaksanakan implemented seriously and voluntarily—
secara serius dan sukarela—bukan lantaran not because the law requires companies to
mematuhi undang-undang yang mewajibkan set aside part of their business profits for
perusahaan menyisihkan sebagian keuntungan nonprofit activities—can have a significant and
bisnisnya untuk kegiatan nirlaba tersebut— sustainable impact on the economic growth
dapat memiliki dampak yang signifikan dan of the community that are the focus of such
berkelanjutan terhadap pertumbuhan ekonomi activities. This is evident in the population
dari masyarakat yang menjadi fokus kegiatan of Kebon Gedang Block, Ciwaringin Village,
tersebut. Hal ini tampak nyata pada penduduk Ciwaringin District, in Cirebon Regency.
Blok Kebon Gedang, Desa Ciwaringin, Kecamatan
Ciwaringin, Kabupaten Cirebon. Since getting assistance and advocacy in the
improvement of their standard of living through
Sejak mendapatkan pembinaan dan community empowerment efforts initiated by PT
pendampingan dalam perbaikan taraf Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Palimanan
kehidupannya lewat upaya pemberdayaan Factory, Cirebon, West Java, the villagers who
masyarakat yang diprakarsai oleh PT had been poor and underdeveloped gradually
Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Pabrik improved their welfare levels significantly.
Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, penduduk
desa yang tadinya miskin dan tertinggal ini A CSR activity can only have a sustainable
secara bertahap mengalami perbaikan tingkat nature if the program made by the company
kesejahteraan yang cukup signifikan. really represents a shared commitment of
all the elements that exist in the company.
egiatan CSR baru bisa berkelanjutan jika
K Without the support of all the elements, the CSR
program yang dibuat oleh perusahaan benar- program is likely to be considered as “penance”
benar merupakan komitmen bersama dari of shareholders alone. Sustainable CSR activities
segenap unsur yang ada di dalam perusahaan. will have a positive impact and a greater benefit,
Tanpa adanya dukungan semua elemen, both for companies and relevant stakeholders. It
maka program CSR tersebut seolah berbentuk has been proven true by Indocement.
“penebusan dosa” dari pemegang saham belaka.
Melakukan kegiatan CSR yang berkelanjutan According to the Executive Director of PT
akan memberikan dampak positif dan manfaat Indocement Tunggal Prakarsa Tbk., Kuky
yang lebih besar, baik bagi perusahaan maupun Permana, CSR actually has a broader meaning,

A Journey To Gold 111


pemangku kepentingan yang terkait. Hal ini
telah dibuktikan oleh Indocement.

enurut Direktur Eksekutif PT Indocement


M
Tunggal Prakarsa Tbk., Kuky Permana, CSR
sebenarnya memiliki makna yang lebih luas,
yaitu bagaimana manusia berperan dalam
menjaga dan bertanggung jawab terhadap
bumi dan segala isinya yang telah diciptakan
oleh Tuhan. Jadi, bukan hanya perusahaan
yang melakukannya, tetapi hakikatnya semua Aneka motif batik karya para pengrajin di Koperasi Batik
di Kampung Batik Tulis Ciwaringin.
manusia berkewajiban melaksanakannya.
A variety of batik motifs made by the craftsmen in the
Konsep ini kemudian diterjemahkan ke dalam Batik Cooperative at the Ciwaringin Batik Painting Village.
kegiatan perusahaan.
i.e. how people play a role in maintaining and
“Yang sedang kami kembangkan di Indocement be responsible for the Earth and everything in
cakupannya bukan hanya sosial, sebab itu it that had been created by God. So, not only
salah kaprahnya. CSR merupakan suatu konsep the company, but virtually all men are obliged
pengembangan yang berkelanjutan atau to implement it. This concept is then translated
sustainable development. Dan ini tidak hanya into the company’s activities.
masalah sosial karena kami bukan badan sosial,
melainkan badan usaha. Jadi, yang utama “ What we are developing in Indocement the
adalah CSR yang mendukung sustainable coverage is not only social because that is what
development,” ungkap Kuky. is has been misunderstood. CSR is a concept of
sustainable development. And this is not just
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Pabrik a social problem because we are not a charity
Palimanan, Cirebon, sebagai perusahaan organization, but a business entity. So, the
yang bergerak di bidang manufaktur, main thing is CSR that supports sustainable
memiliki komitmen dan kepedulian terhadap development,” said Kuky.
keberlangsungan ekonomi, lingkungan dan
sosial (Triple Bottom Line) masyarakat, yang saat P T Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Palimanan
ini menjadi dasar filosofi dalam pembangunan Factory, in Cirebon, as a company engaged in
berkelanjutan. Bentuk implementasi program manufacturing, has a strong commitment and
CSR yang menunjang keberlangsungan concern for the sustainability of the economy,
tersebut di antaranya adalah pengembangan environment and social affairs (Triple Bottom
Kampung Batik Tulis, tepatnya di Blok Kebon Line) of the community, which is now the basis of
Gedang, Kecamatan Ciwaringin, dan konservasi the philosophy of sustainable development. The
air permukaan untuk ketahanan air di lahan forms of implementation of CSR programs that
tandus. Program CSR Indocement ini secara support sustainability included the development
nyata membuat masyarakat di sekitar kawasan of a Batik Painting Village, precisely at Kebon
operasional PT Indocement Tunggal Prakarsa Gedang Block, Ciwaringin District, and the

112 A Journey To Gold


Tbk. Pabrik Palimanan dapat melukiskan asa conservation of surface water for water resilience
mereka sebening rasa tim CSR Indocement yang in arid lands. Indocement’s CSR program is truly
bekerja untuk kemaslahatan masyarakat. making communities around the operational
area of PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.
Melukis Asa Palimanan Factory able to paint their pattern of
KERAJINAN batik tulis di Ciwaringin telah hope as clear as the senses of Indocement’s CSR
ada sejak tahun 1833, dan hingga kini masih team that works for the benefit of society.
bertahan berkat pengrajin-pengrajin yang setia
melakukannya dengan bekal ilmu yang mereka Painting a Pattern of Hope
warisi dari generasi pendahulunya. Masyarakat BATIK painting in Ciwaringin has been around
setempat telah mengembangkan usaha batik since 1833, and still continues to survive thanks
tulis sebagai sumber mata pencariannya, to the craftsmen who faithfully practice their
dengan proses pengerjaan yang masih secara skill with the knowledge that they inherited from
tradisional. Dengan demikian, para pengrajin the preceding generation. The local people have
bukan saja melukis corak-corak yang khas developed batik painting businesses as a source
Ciwaringin, tetapi juga melukis asa mereka of livelihood, with a still traditional process. Thus,
untuk kehidupan yang sejahtera. the craftsmen not only painted motifs typical
to Ciwaringin, but also painted their pattern of
Ciwaringin merupakan bagian dari kawasan hope for a prosperous life.
binaan Indocement, yang terletak di bagian
barat dari kota Cirebon, berbatasan dengan Ciwaringin is part of Indocement’s assisted area,
Kabupaten Majalengka. Batik tulis Ciwaringin which is located in the western part of the city
memiliki ciri khas yang membedakannya of Cirebon, bordering with Majalengka Regency,
dengan batik tulis dan cap yang banyak West Java. The Ciwaringin batik painting has
diperjualbelikan di Kampung Trusmi, pusat characteristics that distinguish it from the
industri batik dan wisata kuliner Cirebon yang painted and printed batik sold in Trusmi Village,

Pelatihan membatik bagi ibu-ibu di Rumah Budaya di kompleks Indocement Pabrik Palimanan.
Batik workshop for women at the House of Culture in Palimanan Factory of Indocement.

A Journey To Gold 113


terletak di Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon. a batik center and culinary tourist destination
Motif-motif batik Ciwaringin yang sudah dikenal located in the Plered District, Cirebon Regency.
di antaranya Merak-merakan, Lasem, Liris, Tebu The Ciwaringin batik motifs which are well known
Sekeret, Kapal Kandas, Dlorongan, Pring Sedapur among others are Merak-merakan, Lasem, Liris,
dan Ganepo. Tebu Sekeret, Kapal Kandas, Dlorongan, Pring
Sedapur and Ganepo.
Tantangan bagi kemajuan industri batik
Ciwaringin di tengah ketatnya persaingan T he challenge for the progress of the batik
dengan industri-industri batik baik di Cirebon industry of Ciwaringin amid tight competition
sendiri maupun daerah-daerah lain di Jawa with batik industries both in Cirebon as well
Tengah yang terkenal dengan produk batiknya, as other areas in Central Java that are famous
seperti Pekalongan, Yogyakarta dan Solo, for their batik products, such as Pekalongan,
adalah kualitas batik, pengetahuan pola dan Yogyakarta and Solo, is the quality of batik, the
desain batik, produktivitas, efisiensi produksi, knowledge about batik patterns and design,
budaya produksi bersih, pasokan bahan baku, productivity, production efficiency, cleaner
pemasaran dan kelembagaan. Oleh karena itu, production culture, supply of raw materials,
sejak tahun 2009, Indocement, melalui program marketing and institution. Therefore, since 2009,
CSR-nya, berupaya mengembangkan kawasan Indocement, through its CSR program, seeks to
Batik Tulis Ciwaringin sebagai salah satu develop the Ciwaringin Batik Painting area as an
alternatif destinasi wisata Cirebon. alternative tourist destination of Cirebon.

Bentuk program CSR dalam rangka T he forms of the CSR program in order to develop
pengembangan Kampung Batik Tulis Ciwaringin the Ciwaringin Batik Painting Village include:
antara lain adalah:

Berbagai kegiatan UKM Batik Tulis binaan Indocement Pabrik Palimanan membantu meningkatkan taraf kehidupan
masyarakat setempat.
Various activities of the Batik Painting SME assisted by Indocement Palimanan Factory help the local community to improve
their standard of living.

114 A Journey To Gold


1. Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) 1. Micro, Small and Medium Enterprises
Saat ini, terdapat enam kelompok (MSMEs)
UMKM pengrajin batik Ciwaringin yang Currently, there are six groups of batik MSMEs
memperoleh bantuan pinjaman bergulir in Ciwaringin that receive assistance from the
dari Indocement, yaitu Kelompok Pring revolving loan from Indocement, i.e. the Pring
Sedapur, Batik Tulis, Baruna, Batik Lurik, Sedapur, Batik Tulis, Baruna, Batik Lurik, Suka
Suka Jaya dan Sekar Batik. Setiap kelompok Jaya and Sekar Batik groups. Each group also
juga mendapatkan pendampingan usaha, receive business advocacy, which includes
yang meliputi pembentukan dan kinerja the group creation and performance, financial
kelompok, pelatihan manajemen keuangan, management training, business development
pengembangan usaha dan jejaring and marketing networks.
pemasaran.
2. Training in Batik Patterns
2. Pelatihan Pola Batik Training in batik patterns and coloring for
Pelatihan pola batik maupun pewarnaan bagi female beginners are held at the Indocement’s
ibu-ibu pemula diadakan di Rumah Budaya House of Culture located inside the plant.
Indocement yang berlokasi di dalam pabrik. The batik training is scheduled twice a week,
Pelatihan membatik dijadwalkan seminggu trained by the group administrator who is
dua kali, dilatih oleh pengurus kelompok proficient in the batik process. The transfer
yang sudah mahir dalam proses membatik. of skills is aimed to pass on to the younger
Getok tular keterampilan tersebut bertujuan generation the love and the preservation
untuk menularkan kepada generasi muda of the local traditional cultural heritage.
kecintaan dan pelestarian warisan budaya In addition to batik training activities, the
tradisional setempat. Selain untuk kegiatan House of Culture was founded as a place
pelatihan membatik, Rumah Budaya tersebut for the training of various traditional arts,
didirikan sebagai tempat berlatihnya including Mask Dance, Rampak Gendang and
berbagai kesenian tradisional, di antaranya Glass Painting, with the hope that Cirebon’s
Tari Topeng, Rampak Gendang dan Lukis traditional arts remain eternal.
Kaca, dengan harapan kesenian tradisional
Cirebon tetap lestari. 3. Clean Production
In cooperation with Econid (Indonesia-
3. Produksi Bersih Germany Chamber of Commerce and
Bekerjasama dengan Econid (Kamar Industry), Indocement held a training for
Dagang dan Industri Indonesia-Jerman), batik craftsmen from Ciwaringin regarding
Indocement mengadakan pelatihan bagi cleaner production techniques in the making
para pembatik Ciwaringin mengenai teknik of batik. The clean production of batik is a
produksi bersih dalam pembuatan batik. great way to reduce the negative impact on
Produksi bersih batik merupakan cara tepat the environment caused by the production
untuk mengurangi dampak negatif terhadap of batik, in addition to improving the health
lingkungan yang disebabkan oleh produksi and safety of the batik craftsmen. In the
batik, di samping untuk meningkatkan implementation of a clean production

A Journey To Gold 115


kesehatan dan keselamatan pembatik. Dalam process is done water and electricity saving,
pelaksanaan proses produksi bersih dilakukan so as to reduce production costs and increase
penghematan air dan listrik, sehingga dapat profits for the batik craftsmen. As another
mengurangi biaya produksi dan menambah activity in the clean production process
keuntungan bagi para pembatik. Sebagai that simultaneously helps preserving the
bentuk kegiatan lain dalam proses produksi environment, natural dyes derived from
bersih yang sekaligus membantu pelestarian plants are introduced. In addition to training,
lingkungan, diperkenalkan bahan pewarna Indocement also built a wastewater treatment
alami yang berasal dari berbagai tumbuhan. plant for the batik home industry in the form
Selain pelatihan, Indocement juga of a Waste Water Treatment Plant (WWTP).
membangun pengolahan limbah cair industri
rumah tangga batik dalam bentuk Instalasi 4. Marketing Network
Pengolah Air Limbah (IPAL) The batik market opportunity is still
wide open and each area has its own
4. Jejaring Pemasaran characteristics. Similarly, the batik products
Peluang pasar batik masih terbuka cukup of the Ciwaringin Batik Painting Village which
luas dan masing-masing daerah memiliki ciri has a typical painted batik using natural dyes.
khas tersendiri. Demikian pula dengan produk The batik promotion strategy that is assisted
batik dari Kampung Batik Tulis Ciwaringin by Indocement, among others is realized
yang memiliki ciri khas batik tulis dengan through the mass media (print and electronic),
menggunakan pewarna alami. Strategi building a batik gallery, exhibition and online
promosi batik yang dibantu oleh Indocement, marketing systems. A gate and street guides
antara lain, diwujudkan melalui media massa are designed to facilitate tourists to find the
(cetak dan elektronik), membangun galeri location of the Ciwaringin Batik Village.
batik, pameran dan sistem pemasaran online.
Gapura dan penunjuk jalan dibuat untuk The existence of the Ciwaringin Batik Painting
memudahkan para wisatawan menemukan Village is very helpful for the craftsmen because
lokasi Kampung Batik Ciwaringin. consumers can directly buy batik from them,
without going through middlemen or batik
Keberadaan Kampung Batik Tulis Ciwaringin entrepreneurs. As revealed by Mrs. Uswatun
sangat membantu para pengrajin karena Hasanah, as chairwoman of the Sekar Batik
konsumen dapat langsung membeli batik MSME group, “Indocement not only produce
ke pengrajin, tanpa melalui tengkulak atau cement, but also have a social responsibility for
pengusaha batik. Seperti diungkap Ibu the villagers it assisted through CSR programs,
Uswatun Hasanah, selaku ketua kelompok such as by lending capital, training and
UMKM Sekar Batik, “Indocement bukan hanya mentoring to the batik craftsmen.”
memproduksi semen saja, namun juga memiliki
kepedulian sosial kepada warga desa binaan rs. Uswatun is a motivator and a pioneer in
M
melalui program-program CSR, antara lain the development of batik skills in her village
dengan peminjaman modal, pelatihan dan and provides training for female beginners to
pendampingan kepada para pengrajin batik.” fill their spare time. The participants of the

116 A Journey To Gold


Ibu Uswatun adalah seorang motivator dan training are now able to produce themselves
pelopor dalam pengembangan keterampilan and results of their product sales add to their
membatik di desanya dan memberikan family income. “The Batik Village pioneered
pelatihan membatik bagi ibu-ibu pemula untuk by Indocement is our pride and we have an
mengisi waktu senggangnya. Para peserta hasil obligation to participate in maintaining and
pelatihan sudah mampu berproduksi sendiri dan enhancing it. Therefore, we express our gratitude
hasil penjualan produknya dapat menambah for any assistance Indocement has provided us
pendapatan keluarga mereka. “Kampung Batik in its efforts to advance the art of batik painting
yang dirintis Indocement adalah kebanggaan of Ciwaringin,” added Mrs. Uswatun.
kami dan sudah menjadi kewajiban kami
untuk ikut menjaga dan memajukannya. The same thing was delivered by a member
Oleh karena itu, kami menyampaikan terima of Pring Sedapur Batik SME, Ibu Alifah, who
kasih atas segala bentuk bantuan Indocement said, “We would like to thank Indocement,
dalam upayanya memajukan seni batik tulis especially the CSR team, who have made
Ciwaringin,” tambah Ibu Uswatun. significant contributions to the advancement
of Ciwaringin’s Batik Village, so that our batik is
al yang senada disampaikan oleh anggota
H known by people outside the city of Cirebon and
UMKM Batik Pring Sedapur, Ibu Alifah, yang orders continue to increase.”
mengatakan, “Kami mengucapkan terima kasih
kepada Indocement, khususnya tim CSR, yang In addition to the above program that is already
telah banyak memberikan kontribusi untuk running, the plan ahead that will be done by
kemajuan Kampung Batik Tulis Ciwaringin, Indocement is registering the copyright of motif
sehingga batik kami dikenal oleh masyarakat designs of Ciwaringin’s Batik Painting as one of
di luar kota Cirebon dan pesanan batik terus Cirebon’s traditional batik. Furthermore, in order
meningkat.” to raise capital and the provision of supplies and

Keikutsertaan pengrajin dalam pameran membantu mempromosikan produk batik tulis mereka.
The participation of craftsmen in exhibitions help them in promoting their painted batik products.

A Journey To Gold 117


Selain program di atas yang sudah berjalan, equipment required by the batik craftsmen can
rencana ke depan yang akan dilakukan oleh be met by the Anugerah Batik Cooperative, which
Indocement adalah mendaftarkan hak cipta was formed in February 2013 by the members
motif desain Batik Tulis Ciwaringin sebagai salah of the MSME in the Batik Painting Village of
satu batik tradisional Cirebon. Selanjutnya, Ciwaringin in Kebon Gedang Block, Ciwaringin
untuk meningkatkan modal usaha dan Village, Ciwaringin District, Cirebon Regency.
penyediaan perlengkapan serta peralatan batik
yang dibutuhkan pembatik dapat dipenuhi Water Storages
oleh Koperasi Anugerah Batik, yang dibentuk ONE of the basic daily needs of living things in
pada Februari 2013 oleh para anggota UMKM this world that cannot be separated is water. Not
Kampung Batik Tulis Ciwaringin di Blok Kebon only is it important for human beings, water
Gedang, Desa Ciwaringin, Kecamatan Ciwaringin, is also an important part of living beings, both
Kabupaten Cirebon. animals and plants. Without water, there is no
possibility of life in this world, because all living
beings are in need of water to survive. Humans
may be able to live a few days without food,
but they will not last that long without drinking

N
AMA saya Uswatun Hasanah, warga Desa Ciwaringin Blok Kebon Gedang. Sejak kecil, saya belajar membatik
secara turun-temurun dari orang tua. Sebelumnya, kami tidak tahu tentang adanya program CSR yang ada
di desa kami, khususnya Blok Kebon Gedang. Namun, setelah kami berkenalan dengan Bapak dan Ibu dari
CSR Indocement, barulah kami tahu bahwa Indocement bukan hanya memproduksi semen, namun juga memiliki
kepedulian sosial kepada warga desa binaan melalui program CSR tersebut. Salah satu program CSR yang dirasakan
sangat membantu kami adalah peminjaman modal kerja melalui UKM.

Saya mempunyai inisiatif untuk melatih ibu-ibu yang ada di desa saya dengan pengetahuan membatik yang saya
punya. Mengapa saya mempunyai inisiatif tersebut adalah karena saya ingin ibu-ibu di kampung saya dapat mengisi
waktu senggangnya dengan membatik sekaligus menambah pendapatan keluarga. Saya melatih pada tahap pertama
sebanyak 15 orang ibu-ibu warga Desa Ciwaringin Blok Kebon Gedang yang ingin belajar membatik. Alhamdulillah,
setelah sekitar enam bulan saya mengajar, ibu-ibu tersebut sudah mampu berproduksi dan hasilnya saya tampung
dalam UKM Sekar Batik di mana saya menjadi ketuanya.

UKM Sekar Batik yang saya ketuai adalah UKM yang terbentuk setelah kami berdiskusi dengan CSR Indocement.
Dengan terbentuknya UKM kami maka permasalahan modal produksi batik kami menjadi sangat terbantu.

Kami sangat berharap PT Indocement tetap membantu kami dalam hal promosi, pemasaran dan peningkatan teknis
bagi para perajin batik di daerah kami, sehingga maju dan taraf hidup kami semakin meningkat. Kampung Batik yang
dirintis Indocement adalah kebanggaan kami, karena itu sudah menjadi kewajiban kami untuk ikut menjaga dan
memajukannya.

Akhirnya, kami menyampaikan terima kasih atas segala bentuk bantuan Indocement dalam upaya memajukan seni
batik tulis Ciwaringin. Harapan kami, Indocement terus maju dan keberadaannya semakin dirasakan bermanfaat bagi
masyarakat. Amin.”

118 A Journey To Gold


"MY name is Uswatun Hasanah, I live in Ciwaringin Village Kebon Gedang Block. Since I was little, I learned batik
by generations from my parents. Previously, we did not know about the existence of a CSR program in our village,
especially Kebon Gedang Block. However, after we became acquainted with the CSR team from Indocement, we know
that Indocement not only produce cement, but also have a social responsibility for the villagers they assisted through
the CSR program. One of the CSR programs that have been very helpful to us is the availability of working capital loans
through SMEs.

I took the initiative to teach the women in my village with the knowledge that I have about batik. Why do I have such
an initiative is because I want the women in the village can fill their free time with making batik as well as supplement
their family’s income. I teached at the first stage 15 women from the Ciwaringin Village Kebon Gedang Block who
wanted to learn to make batik. Thank God, after about six months since I taught, these women are able to produce
results and the products are accommodated within the Sekar Batik SME where I am the chairperson.

The Sekar Batik SME which I chaired was formed after our discussions with the CSR team from Indocement. With the
formation of our SME our capital issues for batik production are solved.

We sincerely hope that PT Indocement still help us in terms of promotion, marketing and technical improvement for
the batik craftsmen in our area, so that we can advance and our standard of living is improving. The Batik Village that
is pioneered by Indocement is our pride. Therefore it has become our responsibility to participate in maintaining and
enhancing it.

Finally, we thank for any assistance provided by Indocement in the effort to advance the art of batik painting of
Ciwaringin. We expect that Indocement will go ahead and its existence will benefit the community more. Amen.”

Lumbung Air water, because it is absolute that 73% of the


SALAH satu kebutuhan pokok sehari-hari substances that form the human body consist of
makhluk hidup di dunia ini yang tidak dapat water. In the effort to survive, humans are always
dipisahkan adalah air. Tidak hanya penting trying to hold enough water for themselves.
bagi manusia, air juga merupakan bagian
yang penting bagi makhluk hidup, baik hewan ware of the importance of water for human
A
maupun tumbuhan. Tanpa air, kemungkinan activities as well as day-to-day activities of
tidak ada kehidupan di dunia ini, karena semua industries, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.
makhluk hidup sangat memerlukan air untuk Palimanan Factory, Cirebon, is committed to
bertahan hidup. Manusia mungkin dapat hidup ensure the availability of water adequate for use
beberapa hari tanpa makanan, tetapi tidak akan for current and future generations. Therefore, the
bertahan selama itu tanpa minum air, karena use of water in the work units of the Company
sudah mutlak bahwa 73% zat pembentuk and human activities are managed efficiently
tubuh manusia itu terdiri dari air. Dalam usaha to secure the proper use of water resources, in
mempertahankan kelangsungan hidupnya, accordance with laws and regulations.
manusia pun senantiasa berupaya mengadakan
air yang cukup bagi dirinya sendiri. As part of its commitment, all operational
activities of Indocement Palimanan Unit only
use surface water, and not groundwater. This

A Journey To Gold 119


Sadar akan pentingnya air bagi kegiatan commitment is followed by a serious effort to
manusia sehari-hari maupun kegiatan industri, continually improve the efficiency of water use.
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Pabrik
Palimanan, Cirebon, berkomitmen untuk The efficiency of water use is through a variety
menjaga ketersediaan air yang layak dipakai of measures, among which are by modifying
untuk saat ini maupun generasi masa depan. production equipment/machinery and water
Oleh karena itu, penggunaan air di unit kerja saving campaign. Since 2010, Indocement
perusahaan maupun aktivitas manusia dikelola has issued a large investment to modify the
secara efisien untuk mengamankan sumber production equipment/machinery associated
air yang layak pakai, sesuai dengan peraturan with water use efficiency efforts.
perundangan.
Indocement also has established cooperation
Sebagai wujud komitmennya, semua kegiatan with several universities in the effort to increase
operasi Indocement Unit Palimanan hanya human resource capacity in water management
menggunakan air permukaan, dan bukan air in the Palimanan Unit. General Manager of
bawah tanah. Komitmen ini diikuti dengan upaya Operations of Indocement Palimanan Unit,
yang serius untuk terus-menerus meningkatkan Hendranata Boediono, said, “In order to improve
efisiensi pemakaian air. the effectiveness of the program, since March
2012 we have established a Function Team
for Water Conservation and Pollution Load
Reduction. We continuously increase the

Kolam konservasi air permukaan No. 1 dan 2 untuk mengairi sawah dan keperluan MCK.
Surface water conservation pool Nos. 1 and 2 to irrigate the fields and for sanitary purposes.

120 A Journey To Gold


Efisiensi pemakaian air dilakukan melalui capacity of this Function Team through training
berbagai langkah, di antaranya adalah in cooperation with universities and other skill
modifikasi alat/mesin produksi dan kampanye enhancement institutions.”
hemat air. Sejak tahun 2010, Indocement telah
mengeluarkan investasi yang besar untuk The water saving campaign is also intensively
melakukan modifikasi alat/mesin produksi organized via appeal banners, running text near
terkait dengan usaha efisiensi penggunaan air. the main gate and the installation of appeal
stickers near the water tap in the bathrooms.
Indocement juga telah menjalin kerja sama The efficiency efforts showed positive results,
dengan beberapa perguruan tinggi dalam as evidenced by the more efficient use of water
upaya peningkatan kapasitas sumber daya from year to year. Specific water consumption
manusia pengelola air di Unit Palimanan. for cement products in 2012 was 0.20 m3/ton
General Manager Operasional Indocement cement, which is more efficient than in 2011
Unit Palimanan, Budiono Hendranata, which amounted to 0.22 m3/ton cement.
mengungkapkan, “Dalam rangka meningkatkan
efektivitas program, sejak Maret 2012 kami Since the factory at the Palimanan Unit first
telah membentuk Function Team Konservasi Air operated in 1985, all water needs, both for the
dan Pengurangan Beban Pencemaran. Function production process as well as other needs are
Team ini terus kami tingkatkan kapasitasnya supplied from Telaga Remis, a natural lake with
melalui pelatihan-pelatihan yang bekerjasama considerable discharge located in Kuningan
dengan perguruan tinggi maupun instansi Regency which is about 15 km from the factory.
peningkatan keterampilan yang lain.” For drinking water needs and the needs of other
offices, Indocement Palimanan Unit has its own
ampanye hemat air juga gencar dilakukan
K water processing, so that the operations at this
melalui spanduk imbauan, running text di dekat unit do not interfere with the water supply from
gerbang utama dan pemasangan stiker imbauan the Regional Water Company for the community.
di dekat keran air di kamar-kamar mandi. Since 2008, Indocement Palimanan Unit has
Upaya efisiensi tersebut menunjukkan hasil made four surface water conservation pools with
yang positif, terbukti dari pemakaian air yang a total area of 13 hectares. The capacity of the
semakin efisien dari tahun ke tahun. Pemakaian four pools reaches 260,000 m3. The surface water
air spesifik terhadap produk semen pada tahun conservation pools accommodate rainwater and
2012 adalah 0,20 m3/ton semen, yang lebih mine run-off water to be reused in the production
efisien dibandingkan tahun 2011 yang sebesar process such as cooling the machines, watering
0,22 m3/ton semen. mine roads and watering the garden.

Sejak pabrik di Unit Palimanan pertama kali With the establishment of the conservation
beroperasi pada tahun 1985, semua kebutuhan pools, the environmental and mining
air, baik untuk proses produksi maupun regulations, in particular on the value of water
kebutuhan lainnya dipasok dari Telaga Remis, quality standards, are met. In the process,
sebuah telaga alam dengan debit yang cukup the rain water from the mine site dissolves
besar yang terletak di Kabupaten Kuningan surface mine materials, deposited through four

A Journey To Gold 121


yang berjarak sekitar 15 km dari pabrik. stages in the conservation pools, so the water
Untuk kebutuhan air minum dan kebutuhan that is discharged into the river meets the
perkantoran lainnya, Indocement Unit Palimanan quality standards as specified by law. During
memiliki pengolah air sendiri, sehingga operasi the dry season or when the mine is in a very
di unit kerja ini tidak mengganggu pasokan air dry condition, water from this pools is used
PDAM untuk masyarakat. for watering the mine which can minimize the
impact of dust in the mine area.
Sejak tahun 2008, Indocement Unit Palimanan
telah membuat empat kolam konservasi In addition, Indocement Palimanan Unit
air permukaan dengan luas total 13 hektar. also has indirectly participated in the Telaga
Kapasitas tampung keempat kolam tersebut Remis conservation. This is evident that with
mencapai 260.000 m3. Kolam konservasi air the conservation water pools exploited for
permukaan tersebut menampung air hujan the production process, the use of water from
dan air limpasan tambang untuk dimanfaatkan Telaga Remis is significantly reduced. If before
kembali (reuse) dalam proses produksi seperti the conservation water pools are present the
pendinginan mesin-mesin, penyiraman jalan needs for water are met by Telaga Remis, in
tambang dan penyiraman taman. 2012 the water use from the conservation pools
has reduced water supply from Telaga Remis
Dengan dibuatnya kolam konservasi ini, by 23.8% of the total water consumption—an
regulasi tentang lingkungan dan tambang, increase over 2011 of 20.48%.
khususnya nilai baku mutu air, dapat terpenuhi.
Dalam prosesnya, air hujan dari area tambang The existence of the conservation pools is
melarutkan material permukaan tambang, also helpful in maintaining moisture and the
diendapkan melalui empat tahap di kolam surrounding ecosystem. By utilizing the pool
konservasi tersebut, sehingga air yang dialirkan water, the surrounding land that was previously
ke badan sungai telah memenuhi nilai baku barren has now become fertile and productive.
mutu yang ditetapkan undang-undang. Pada In an environment of a cement plant and the
musim kemarau atau saat kondisi tambang underlying limestone hills, the existence of
sangat kering, air dari kolam ini dimanfaatkan the pools and greenery that surrounds it can
untuk menyiram jalan tambang yang certainly clear up the eye of the beholder.
dampaknya dapat meminimalisasi debu di areal
tambang. reas to the east of the pools are even been used
A
as agricultural fields tilled by the surrounding
Selain itu, secara tidak langsung Indocement community. The agricultural land is also a part
Unit Palimanan juga telah berperan serta dalam of the community development program of
konservasi Telaga Remis. Hal ini terbukti dengan Indocement.
dimanfaatkannya air kolam konservasi untuk
proses produksi, pemakaian air dari Telaga Twelve hectares of agricultural land to the east
Remis berkurang secara signifikan. Jika sebelum of the conservation pools is now cultivated by
adanya kolam konservasi seluruh kebutuhan 49 farmers, each tilling a size of 2,500 m2. The
air dipenuhi oleh Telaga Remis, pada tahun farmers come from three villages around the

122 A Journey To Gold


2012 pemanfaatan air dari kolam konservasi
telah mereduksi pasokan air dari Telaga Remis
sebesar 23,8% dari total pemakaian air—naik
dibandingkan tahun 2011 yang sebesar 20,48%.

Keberadaan kolam konservasi ini juga


bermanfaat dalam menjaga kelembaban dan
ekosistem di sekitarnya. Dengan memanfaatkan
air kolam tersebut, lahan di sekitarnya yang
sebelumnya tandus kini telah menjadi subur
dan produktif. Di lingkungan pabrik semen dan
pebukitan kapur yang melatarbelakanginya,
keberadaan kolam-kolam tersebut serta
Lahan kosong yang digarap warga sekitar dengan irigasi
kehijauan yang mengelilinginya tentu
dari kolam konservasi air permukaan.
menjernihkan mata siapa saja yang melihatnya. A vacant land cultivated by the local people with
irrigation from the surface water conservation pools.
Area di sebelah timur kolam bahkan telah
dimanfaatkan sebagai sawah pertanian yang factory, namely Kedung Bunder, West Palimanan,
digarap oleh masyarakat sekitar pabrik. Lahan and Cikeusal. These farmers are members of the
pertanian ini sekaligus menjadi bagian dari Society of Farmers-Cultivators. By utilizing the
program pemberdayaan masyarakat dari water from the conservation pools for irrigation,
Indocement. their ricefields no longer depend on the season,
so that in a year they get two harvests of rice and
L ahan pertanian seluas 12 hektar di sebelah one for crops.
timur kolam konservasi saat ini digarap oleh
49 petani dengan luas garapan masing-masing In addition to irrigate the fields, the water from
sekitar 2.500 m2. Para petani tersebut berasal the conservation pools is also used for various
dari tiga desa di sekitar pabrik, yaitu Kedung purposes in the P3M (Center for Community
Bunder, Palimanan Barat, dan Cikeusal. Para Training and Development). The P3M is a center
petani tersebut tergabung dalam Paguyuban for research and development of agriculture,
Petani Penggarap. Dengan memanfaatkan air horticulture, fisheries, and stock breeding as
dari kolam konservasi untuk irigasi, sawah part of the CSR that is managed by the General
mereka tidak lagi tergantung pada musim, Affairs Department of Indocement. The area of
sehingga dalam setahun mereka mendapat dua the P3M that covers 7 hectares is located on the
kali panen padi dan sekali panen palawija. east side of the conservation pools, south of the
ricefields.
Selain untuk mengairi sawah, air dari kolam
konservasi juga dimanfaatkan untuk berbagai In the P3M, water is used for a 5,000-m2 fish
keperluan di P3M (Pusat Pelatihan dan culture ponds, to irrigate fields and pilot gardens,
Pengembangan Masyarakat). P3M merupakan for tree nurseries, for the needs of the breeding
pusat untuk penelitian dan pengembangan farm, as well as to irrigate the cultivated land

A Journey To Gold 123


pertanian, perkebunan, perikanan, dan area of 2 hectares of elephant grass. In addition,
peternakan sebagai bagian dari CSR yang the conservation water pools are also used
dikelola oleh General Affairs Department for watering plants on reclaimed land, so the
Indocement. Areal P3M seluas 7 hektar terletak greening in the area that has been mined is
di sisi timur kolam konservasi, di sebelah selatan going well as expected.
areal persawahan.
The water from the conservation pools also
i P3M, air dimanfaatkan untuk kolam budidaya
D contributes to the success of planting energy
ikan seluas 5.000 m2, mengairi sawah dan kebun crops in the buffer zone of the mine. The mine
percontohan, untuk pembibitan pohon (nursery), buffer zone is an area that is not mined that
untuk kebutuhan peternakan, serta untuk serves as a barrier between the settlement and
mengairi lahan budidaya rumput gajah seluas mining area. Like the surrounding area, the land
2 hektar. Di samping itu, air kolam konservasi in the buffer zone of the mine is also less fertile.
juga dimanfaatkan untuk menyiram tanaman di However, with the efforts that have been made
lahan reklamasi, sehingga penghijauan di areal by Indocement Palimanan Unit, the area is now
yang sudah tidak ditambang dapat berlangsung beginning to grow crops that are cultivated to
dengan baik sesuai yang diharapkan. supply alternative energy.

ir dari kolam konservasi ini juga berkontribusi


A T he energy crops developed by Indocement
dalam keberhasilan penanaman energy crops Palimanan Unit include jatropha (jatropha
di zona penyangga tambang. Zona penyangga curcas), kemiri (candlenut) sunan, calophyllum,
tambang adalah area yang tidak ditambang and elephant grass. The energy crops are a source
yang berfungsi sebagai pembatas antara of alternative energy for the production process
pemukiman dan area tambang. Sebagaimana in the Palimanan factory. With the continued
area di sekitarnya, tanah di zona penyangga development of energy crops, the consumption
tambang juga kurang subur. Namun, dengan of fossil fuels in the factory can be suppressed.
upaya yang telah dilakukan Indocement Unit
Palimanan, di area tersebut kini mulai tumbuh To maintain the function of the conservation
tanaman yang dibudidayakan untuk memasok pools that day after day are providing a lot
energi alternatif. of benefits, Indocement Palimanan Unit
routinely performs maintenance on the pools.
Energy crops atau tanaman energi yang Periodically, an Environmental Monitoring team
dikembangkan Indocement Unit Palimanan takes samples of the pool water to monitor water
meliputi jarak pagar (jatropha curcas), kemiri quality.
sunan, nyamplung dan rumput gajah. Tanaman
energi tersebut menjadi salah satu sumber uring the dry season, dredging is routinely
D
energi alternatif untuk proses produksi di pabrik performed to remove sediments in the bottom of
Palimanan. Dengan terus berkembangnya the pools so that the function and its capacity
tanaman energi, konsumsi bahan bakar fosil di can be maintained. In 2011, Pool I had been
pabrik ini dapat ditekan. dredged, then in 2012 was the turn of Pool II.
And so on, each year dredging is done in rotation
to the four conservation pools.

124 A Journey To Gold


Untuk menjaga fungsi dari kolam konservasi “Indeed, each year we issue a substantial
yang kian hari makin terasa manfaatnya investment for the maintenance of the
ini, Indocement Unit Palimanan secara rutin conservation pool. However, apart from the
melakukan perawatan terhadap kolam tersebut. results that can be felt by Indocement, such
Secara periodik, tim Environmental Monitoring as water use efficiency, the benefits to the
mengambil sampel dari air kolam untuk environment is invaluably of magnitude. It is our
memantau kualitas airnya. commitment to manage water resources,” added
General Manager Operations of Indocement
P ada musim kemarau, secara rutin dilakukan Palimanan Unit, Boediono Hendranata.©
pengerukan kolam untuk mengangkat endapan
di dasar kolam sehingga fungsi dan kapasitasnya Sawah masyarakat dan P3M yang diairi kolam konservasi
air permukaan.
dapat terjaga. Pada tahun 2011, telah dilakukan Community ricefields and the Community Research
pengerukan Kolam I, kemudian di tahun 2012 & Development Center irrigated by the surface water
dilakukan pengerukan Kolam II. Demikian conservation pools.
seterusnya, setiap tahun secara bergiliran
dilakukan pengerukan terhadap keempat kolam
konservasi tersebut.

“Memang setiap tahunnya kami mengeluarkan


investasi yang cukup besar untuk pemeliharaan
kolam konservasi ini. Namun, selain dari hasil
yang secara langsung dapat dirasakan oleh
Indocement, seperti efisiensi penggunaan air,
manfaatnya bagi lingkungan sungguh tak ternilai
besarnya. Ini adalah komitmen kami dalam
mengelola sumber daya air,” demikian pungkas
General Manager Operasional Indocement Unit
Palimanan, Budiono Hendranata.©

A
ir dari kolam konservasi kini dapat menghidupi 49 kepala keluarga yang menggarap sawah tersebut. Pak
Kabul, 50 tahun, warga Desa Palimanan Barat, menyatakan, “Saya bersyukur telah diberi kesempatan untuk
menggarap sawah di area Indocement.” Bapak dari empat anak yang kini tinggal berdua dengan istri merasa
hasil dari bertaninya cukup untuk menghidupi dirinya beserta istri tanpa harus mengandalkan bantuan dari anak-
anaknya. Hal serupa disampaikan Pak Banik, 52 tahun, warga Desa Gempol, yang baru setahun menggarap sawah di
area Indocement. Dia mengatakan bahwa hasil panennya cukup untuk menghidupi dirinya dan istrinya.

The water from the conservation pools can now support 49 households that tilled the ricefields. “I am grateful to have
been given the opportunity to work on the ricefields in Indocement’s area,” stated Mr. Kabul, 50 years old, resident of the
West Palimanan Village. The father of four children who lives with his wife felt the results of his farming are enough to
support himself and his wife without having to rely on the help of his children. Similar is conveyed by Mr. Banik, 52 years
old, resident of Gempol Village, who has tilled the ricefield in Indocement’s area for the last one year now. He said that
the harvest is enough to feed himself and his wife.

A Journey To Gold 125


126 A Journey To Gold
Membangun Keberlanjutan Dengan
Pertanian Ramah Lingkungan dan
Pengurangan Emisi
Developing Sustainability With Environmentally Friendly
Agriculture and Emission Reduction

PT MEDCO E&P INDONESIA


RIMAU ASSET

A Journey To Gold 127


Membangun Keberlanjutan Dengan
Pertanian Ramah Lingkungan dan
Pengurangan Emisi
Developing Sustainability With Environmentally Friendly
Agriculture and Emission Reduction

Bagi Medco, pembangunan berkelanjutan berarti membantu mendorong


keberlanjutan masyarakat melalui upaya pemberdayaan masyarakat
maupun memenuhi kebutuhan energi dunia yang terus bertumbuh dengan
cara yang bertanggung jawab secara ekonomi, sosial, dan lingkungan. Medco
menanamkan aspek-aspek ini dalam keputusan-keputusan bisnisnya.

For Medco, sustainable development means helping to promote the


sustainability of the community through community development efforts
and meet the increasing energy need of the world in a way that is responsible
economically, socially, and environmentally. Medco embeds these aspects in
its business decisions.

128 A Journey To Gold


PEMBANGUNAN berkelanjutan merupakan SUSTAINABLE development is a process of
proses pembangunan masyarakat dan community and environmental development
lingkungan yang berprinsip “memenuhi that holds dear the principle “to meet the
kebutuhan sekarang tanpa mengorbankan present needs without compromising the
pemenuhan kebutuhan generasi masa depan”. needs of future generations”. Adhering to this
Berpegang pada prinsip ini, PT Medco E&P principle, PT Medco E&P Indonesia—Rimau
Indonesia—Rimau Asset berupaya mencapai Asset seeks to achieve sustainable development
pembangunan berkelanjutan dengan mencegah by preventing the damages to and/or improving
dan/atau memperbaiki kerusakan lingkungan the environment while supporting the needs of
sekaligus mendukung kebutuhan pembangunan economic development and social justice. These
ekonomi dan keadilan sosial. Upaya-upaya efforts take the form of an environmentally
ini mengambil bentuk pertanian yang ramah friendly farming and the development of an
lingkungan dan pengembangan instalasi LPG LPG installation in the framework of energy
dalam rangka efisiensi energi. efficiency.

PT Medco E&P Indonesia merupakan perusahaan PT Medco E&P Indonesia is a company engaged
yang bergerak dalam industri minyak dan gas in the oil and gas industry, operating out from
bumi, beroperasi dari Nangroe Aceh Darussalam Nanggroe Aceh Darussalam to Kalimantan.
hingga Kalimantan.
As a subsidiary of PT Medco Energi International
Sebagai anak perusahaan PT Medco Energi Tbk., PT Medco E&P Indonesia—Rimau Asset
International Tbk., PT Medco E&P Indonesia— operates in areas of the Musi Banyuasin and
Rimau Asset beroperasi di daerah Kabupaten Banyuasin Regencies, South Sumatra, with
Musi Banyuasin dan Kabupaten Banyuasin, petroleum being the main production.
Provinsi Sumatra Selatan, dengan produksi
utamanya adalah minyak bumi. A good corporate governance (GCG) and great
concern for people around the area of operations
Sistem good corporate governance (GCG) to develop self-reliance in the field of economy,
atau tata kelola perusahaan yang baik dan education, health, and community are realized
kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat di through community development programs
sekitar wilayah operasi untuk mengembangkan (ComDev) within the framework of corporate

A Journey To Gold 129


kemandirian dalam bidang ekonomi, pendidikan, social responsibility (CSR) that prioritizes the
kesehatan, dan kemasyarakatan yang principles of health, safety and environmental
diwujudkan melalui program pemberdayaan management that are wise and tact to achieve
masyarakat (community development— sustainable social welfare.
Comdev) dalam kerangka corporate social
responsibility (CSR) atau tanggung jawab As a form of concern for the community, PT
sosial perusahaan yang mengutamakan asas- Medco E&P Indonesia—Rimau Asset annually
asas kesehatan, keselamatan dan pengelolaan runs a variety of programs classified in the
lingkungan yang arif dan bijak untuk Social Program for Operations Support, Public
mencapai kesejahteraan masyarakat yang Relations and Community Development, which
berkesinambungan. includes programs of education, health, the
economy, increased expertise of the individual/
Sebagai bentuk kepedulian terhadap group and advocating the empowerment of
masyarakat, PT Medco E&P Indonesia—Rimau self-reliant community programs. The program
Asset setiap tahunnya menjalankan berbagai was prepared by taking into account the results
program yang terklasifikasi dalam Program Sosial of the Regencial Development Plan Council
Penunjang Operasi, Kehumasan dan Community (Musrenbang), the Multi-Stakeholder Corporate
Development, termasuk di dalamnya program- Social Responsibility (MSHCSR) forum, social
program pendidikan, kesehatan, perekonomian, mapping, ComDev Study Evaluation Program,
peningkatan keahlian individu/kelompok Forum Group Discussions, Chapter Forum
dan pendampingan program pemberdayaan Community Development (CFCD) Workshop, and
masyarakat mandiri. Program tersebut disusun ComDev trainings based on ISO26000.
dengan mempertimbangkan hasil Musrenbang
(Musyawarah Rencana Pembangunan) The Company realizes that the results obtained
Kabupaten, forum Multistakeholder Corporate or partnerships in running the operation is still
Social Responsibility (MSHCSR), pemetaan very little—only employment relationships and
sosial, Study Evaluation Program Com.Dev, contract partnerships with local companies,
Forum Group Discussion, Workshop Chapter so the commitment to move forward together
Forum Community Development (CFCD), dan must be achieved through hard work to achieve
pelatihan-pelatihan Comdev berbasis ISO26000. self-reliance that basically is the responsibility
of the government. In developing its programs,
Perusahaan menyadari bahwa hasil yang feasibility studies had been done, so the
didapat ataupun kemitraan dalam menjalankan programs are on target and are long-termed and
operasi masih sangat sedikit—hanya terbatas sustainable.
hubungan tenaga kerja dan kemitraan kontrak
dengan perusahaan lokal, sehingga komitmen For program purposes, the Company continues to
untuk maju bersama perlu dicapai dengan kerja create opportunities for economic development.
keras guna mewujudkan kemandirian yang pada No longer a fish, bait or hook is given, but the
dasarnya menjadi tanggung jawab pemerintah. knowledge of training that can be utilized for
Dalam mengembangkan program-programnya, generations.
sudah dilakukan studi kelayakan, sehingga

130 A Journey To Gold


Kunjungan istri Bupati Musi Banyuasin ke lokasi daur ulang kertas katalis
The KATALIS paper recycling place is visited by the wife of Musi Banyuasin's Regent.

program tersebut tepat sasaran dan memiliki CSR Perspectives


program berjangka panjang serta berkelanjutan. THE oil and gas industry is a vital industry for the
state, where natural resources contained within
Sebagai tujuan program, Perusahaan terus it are managed and used for the prosperity of
menciptakan peluang usaha bagi peningkatan society. That is, the continuity of the company’s
perekonomian. Bukan lagi ikan, umpan ataupun operations should not be disturbed, because it
kail yang diberikan, melainkan ilmu dari will result in the rate of state revenues that are
pelatihan yang dapat dimanfaatkan secara still highly dependent on the oil and gas sector
turun-menurun. as the largest producer of foreign exchange
reserves. But ironically, glitter and bells and
Perspektif CSR whistles of technology and well-being cannot be
INDUSTRI minyak dan gas bumi (migas) well-perceived by the surrounding community.
merupakan industri vital negara, di mana Even the achieved products have not been
sumber daya alam yang terkandung di enjoyed by the former land owners who simply
dalamnya dikelola dan dimanfaatkan sebesar- got the compensation from their displaced lands
besarnya untuk kemakmuran masyarakat. and some other compensations.
Artinya, keberlangsungan operasi perusahaan
jangan sampai terganggu, karena akan Just to enjoy electricity and water as their
berakibat terhadap laju pendapatan negara vital sources of livelihood are still not well
yang masih sangat tergantung kepada sektor implemented. This error cannot be charged
migas sebagai penghasil cadangan devisa upon the company alone; revenues paid to the
terbesar. Namun ironisnya, gemerlap dan gegap central government and funds for the balance

A Journey To Gold 131


gempita teknologi dan kesejahteraan tidak proceeds to the oil and gas producing areas
dapat dirasakan dengan baik oleh masyarakat are enormous. Energy storage areas often must
sekitar. Bahkan produk hasil yang dicapai sama obtain alternate electricity, whereas the energy
sekali belum bisa dinikmati oleh bekas pemilik sources are available in their land.
lahan yang hanya sekadar mendapat nilai ganti
untung atas lahan yang tergusur dan beberapa The condition of the people affected on the
kompensasi lainnya. Company’s efforts in improving their lives.
Billions and billions of Rupiah are already
Hanya untuk menikmati listrik dan air sebagai disbursed, access roads to their smallholdings
sumber penghidupan vital mereka saja masih opened, the opportunity to achieve self-
belum terlaksana dengan baik. Kesalahan ini sufficiency implemented, but gratitude is not
tidak bisa dibebankan pada perusahaan semata; yet spoken with sincerity. Maybe because the
pendapatan yang disetor ke pemerintah pusat economic inequality that occurred has become
dan dana bagi hasil perimbangan ke daerah- too big.
daerah penghasil migas sangatlah besar.
Fenomena sebagai daerah lumbung energi To sue who should be responsible is like finding
seringkali harus mendapatkan listrik secara a needle in a haystack. However, empowering
bergilir, padahal sumber energi tersedia dari efforts should still continue, step by step, with
lumbung bumi mereka. confidence and sincerity with the hope that
these intentions will be realized.
Kondisi masyarakat juga sedikit banyak
berpengaruh terhadap upaya-upaya Perusahaan The Company often gets stuck with
dalam usaha memperbaiki kehidupan mereka. disorientation in the implementation of CSR or
Bermiliar-miliar Rupiah sudah digelontorkan, social programs that are the responsibility of
jalan-jalan sebagai akses perkebunan mereka the Company. CSR is often a source of funding
sudah dibuka, kesempatan untuk mencapai to build the infrastructure and social activities
kemandirian sudah dilaksanakan, namun in the community. The lack of infrastructure
rasa syukur masih belum terucap dengan facilities built by the government as well as the
tulus. Mungkin karena sudah terlalu besarnya interaction between government and citizens
ketimpangan ekonomi yang terjadi. urge the Company to be responsible for the
welfare of society. Proximity between the
Menuntut siapa yang harus bertanggung government and its people is usually preceded
jawab ibarat mencari jarum dalam jerami. by special interests like the months before local
Bagaimanapun, upaya-upaya kemandirian head elections or legislative elections.
tetap harus terus dijalankan, setahap demi
setahap, dengan penuh keyakinan dan Fire Extinguisher
keikhlasan berharap semoga niat tersebut akan CSR for some companies is considered as an
segera terwujud. obligation to spend the available funds. Some of
them consider CSR practices as a fire extinguisher
Perusahaan sering terjebak dengan disorientasi to secure the company’s operations. Not a few
dalam pelaksanaan CSR atau program sosial who made it an instrument for brand image

132 A Journey To Gold


yang menjadi tanggung jawab Perusahaan. CSR or camouflaged it into veiled advertisements.
kerapkali menjadi sumber pendanaan untuk Everything is fine, even with earlier paradigm,
membangun infrastruktur maupun kegiatan CSR is placed in a narrow space; odd jobs only
sosial di masyarakat. Minimnya fasilitas when needed, even people who are in it are
infrastruktur yang dibangun oleh pemerintah almost neglected.
serta interaksi antara pemerintah dengan
warganya membuat peran Perusahaan dituntut CSR is struck as programs that spend lots of
untuk bertanggung jawab atas kesejahteraan money without any real benefit to the company.
masyarakat. Kedekatan pemerintah dengan Even worse, CSR programs also cannot benefit
warganya biasanya didahului oleh kepentingan- the public for a long time—just spent for
kepentingan tertentu seperti bulan-bulan momentarily needs and whims. As a result, the
menjelang pemilihan kepala daerah atau implementation of CSR is only for the fulfillment
pemilihan legislatif. of obligations and becomes useless. Each year
the amount of budget spent is not measurable
Alat Pemadam Kebakaran and not utilized optimally. Supposedly, the
CSR bagi sebagian perusahaan dianggap sebagai success of CSR is assessed from the self-reliance
tanggungan kewajiban untuk menghabiskan and well-being of the community, and not the
dana yang tersedia. Sebagian lagi menganggap awards that can be purchased or become tools
praktik-praktik CSR merupakan alat pemadam of commodity.
kebakaran untuk mengamankan operasional
perusahaan. Tidak sedikit yang menjadikan Look ahead—we are given a pair of forward-
alat pencitraan atau dikamuflase menjadi facing eyes, meant to look to the future. We were
iklan terselubung. Semuanya sah-sah saja, given two hands, one for reaching, and the other
bahkan dengan berbagai paradigma tadi, one for giving. Not mere giving, but to share to
CSR ditempatkan dalam ruang sempit; the people who will later also give, meaning
pekerjaan sambilan yang hanya sewaktu- that people will not only accept with their hands
waktu dibutuhkan, bahkan orang-orang yang down forever; the community that has benefited
berkecimpung di dalamnya nyaris terabaikan. from appropriations also could share to the
surrounding community, even if only in the form
CSR terkesan sebagai program yang of knowledge and experience.
menghambur-hamburkan uang tanpa memberi
keuntungan nyata bagi perusahaan. Lebih Until the end of 2007, the concept of community
parahnya lagi, program CSR juga tidak bisa development is still limited to providing the fish,
dirasakan manfaatnya bagi masyarakat untuk hoping the fish will grow, and sold. After that,
jangka waktu lama—hanya habis untuk the public will again ask, because the limited
kebutuhan dan keinginan sesaat. Akibatnya, understanding and condition that completely
pelaksanaan CSR hanya untuk pemenuhan is not possible. CSR is again becoming a “fire
kewajiban dan menjadi sia-sia. Setiap tahun extinguisher”; programs that are run only to
dana yang dikeluarkan tidak terukur dan tak reduce inequality. The crime rate is very high;
termanfaatkan secara optimal. Seharusnya, there were threats with homemade guns that

A Journey To Gold 133


Panen padi organik dengan metode SRI di Dusun Parit 9, Teluk Betung, Banyuasin.
SRI-cultivated organic rice harvesting in Parit 9 Hamlet, Teluk Betung, Banyuasin.

keberhasilan CSR dinilai dari kemandirian dan have happened several times. Approaches and
kesejahteraan masyarakat, bukan penghargaan intensive security are continuously implemented
yang bisa dibeli atau menjadi alat komoditas. since 1998 to 2007. The involvement of ComDev
still has not found the right formula and has not
Lihat ke depan—kita diberi sepasang mata been sufficiently used as an effort for raise.
menghadap ke depan, berarti untuk menatap
masa depan. Kita diberi dua tangan, satu untuk The aid is still struggling in infrastructure.
menggapai, satunya lagi untuk memberi. Conditions of public facilities and infrastructure
Memberi tidak sekadar memberi, namun are inadequate, funds were depleted only for
memberi yang membuat masyarakat juga charity, and success benchmarks are not yet
ketularan untuk memberi, artinya masyarakat measured and clearly planned.
tidak hanya menerima dengan tangan di
bawah selamanya; masyarakat yang telah In 2008, stemming from a Social Mapping,
mendapatkan manfaat juga bisa memberi the Company began to map out and draw up
kepada masyarakat sekitarnya, walau hanya appropriate programs. The Company started
sebatas ilmu dan pengalaman. to carry the concept of the future, leaving the
short-term interests (charity). It was preceded
Hingga akhir tahun 2007, konsep pengembangan by trials of economic development through duck
masyarakat masih sebatas memberi ikan, breeding that got a pretty good response. In
berharap ikan dapat berkembang, dan dijual. some places up to 10 groups have been formed
Setelah itu, masyarakat akan kembali meminta, and tried to raise ducks. The program is capable

134 A Journey To Gold


karena pemahaman yang terbatas dan kondisi of lasting up to one year. Unfortunately, the
yang serba tidak memungkinkan. CSR kembali community resilience to work hard is still low;
menjadi “alat pemadam kebakaran”; program they expected a program that can instantly
yang dijalankan hanya sebatas upaya meredam produce great results but with a little effort.
ketimpangan yang terjadi. Tingkat kriminalitas The natural condition that is still indulging the
pun meningkat sangat tinggi, tercatat ancaman community helped shape the character: fishes
dengan senjata rakitan telah terjadi beberapa are easy to catch, forest products are easily
kali. Upaya-upaya pendekatan dan pengamanan harvested, rubber and palm oil crops were
yang sangat intensif terus dilakukan sejak planted and the harvest would be gained without
tahun 1998 hingga 2007. Keterlibatan Comdev efforts to treat and manage them.
masih belum menemukan formula yang tepat
dan belum dimanfaatkan sebagai upaya How to equip the people with greater expertise,
penggalangan yang memadai. if only for a small business they already
give up? Fortunately, at the end of 2009, the
Bantuan masih berkutat di sektor infrastruktur. Company announced its commitment to run an
Kondisi sarana dan prasarana publik kurang environment-based program. To get the desired
memadai, dana habis hanya untuk kegiatan results, people should always be guided, open
charity, dan tolok ukur keberhasilan belum their minds, exemplified by simple things so
terukur dan belum terencana dengan jelas. people will have the belief that nature must
be managed wisely, and not depending on the
Tahun 2008, bermula dari sebuah Pemetaan goodness of nature; on the contrary, nature
Sosial, Perusahaan mulai memetakan dan should be treated well. The SRI Organic is
menyusun program yang tepat. Perusahaan the answer toward the self-reliance of the
mulai mengusung konsep masa depan, community.
meninggalkan kepentingan sesaat (charity).
Diawali uji coba peningkatan perekonomian Profitable Environmentally Friendly
melalui ternak bebek yang cukup mendapat Agriculture
respon yang baik. Di beberapa tempat hingga SRI or System Rice Intensification is an
10 kelompok telah terbentuk dan mencoba agricultural program developed organically,
berternak bebek. Program ini mampu back to the concept of environmentally friendly
berlangsung hingga satu tahun. Sayangnya, agriculture, creating a cycle of the food chain to
ketangguhan masyarakat untuk bekerja keras restore soil conditions that have been degraded.
masih rendah; yang mereka harapkan adalah But, how to run the program in a community that
program yang bisa dengan instan menghasilkan is in fact not farmers who have fields like in Java?
hasil yang besar tetapi dengan upaya yang Ninety-nine percent of land in South Sumatra
kecil. Kondisi alam yang masih memanjakan are used for oil palm and rubber. However, not
masyarakat turut membentuk karakter: ikan necessarily ignored, this program is a bridge
tinggal dijaring, hasil hutan tinggal ditebang, to “beyond” that will be achieved in the self-
karet dan sawit ditanam dan cukup ditunggu reliance program. Agriculture that interests only
panennya tanpa upaya untuk merawat dan 1% of the population around the Company was
mengelolanya. able to trigger other programs. Paddy farming

A Journey To Gold 135


Bagaimana dapat membekali masyarakat system that can be harvested and proven in a
dengan keahlian yang lebih besar, bila untuk relatively short time answers the challenges that
urusan yang kecil saja belum apa-apa sudah have been faced.
menyerah. Untung saja, di akhir tahun 2009,
sebuah komitmen dari Perusahaan dicanangkan An intensive and organic system of farming had
untuk menjalankan program berbasis been introduced by Henri de Laulanié, a Jesuit
lingkungan. Untuk mendapatkan hasil yang priest in Madagascar, in the early 1990s and
diinginkan, masyarakat harus selalu dibimbing, continues to expand to Indonesia. The concept
dibuka wawasannya, dicontohkan dengan that is extremely environmentally friendly and
hal-hal yang sederhana hingga masyarakat proven capable of producing abundant harvests
memiliki keyakinan bahwa alam harus dikelola has even restore soil fertility that has always
dengan bijak, tidak tergantung pada kebaikan been energized instantly by synthetic chemicals
alam; sebaliknya, alam harus diperlakukan with increasing doses, even the use of pesticides
dengan baik. SRI Organik menjadi secercah that exceeds the safe levels of residue for living
jawaban menuju kemandirian masyarakat. beings. Many pests have been genetically
mutated, so they are immune to pesticides.
Pertanian Ramah Lingkungan Yang
Menguntungkan The harvest that is expected to be abundant
SRI atau System Rice Intensification Organic became disastrous, pest rats that did not find
merupakan program pertanian (padi) yang their source of food (grasshoppers, insects)
dikembangkan secara organik, kembali because they have already gone and left the
pada konsep pertanian ramah lingkungan, farm, so the expected harvest was eaten by
menciptakan siklus rantai makanan yang
mengembalikan kondisi tanah yang telah sakit.
Tetapi, bagaimana menjalankan program
tersebut di tengah masyarakat yang notabene
bukan petani yang memiliki sawah layaknya di
Pulau Jawa? Sembilan puluh sembilan persen
lahan di Sumatera Selatan digunakan untuk
kebun sawit dan karet. Namun, bukan lantas
didiamkan, program ini merupakan jembatan
menuju beyond yang akan dicapai dalam
program kemandirian. Pilihan pertanian yang
tergolong hanya diminati 1% dari populasi
masyarakat di sekitar Perusahaan ternyata
mampu menjadi pemicu program-program
lainnya. Sistem pertanian padi yang mampu
dipanen dan dibuktikan dalam waktu relatif
singkat menjawab tantangan yang selama ini
dihadapi.
Hamparan padi organik di daerah Tengguleng, Kabupaten Banyuasin.
Organic ricefield in Tengguleng, Banyuasin.

136 A Journey To Gold


Sistem pertanian secara intensif dan organik the rats. Other pests could not be addressed by
telah dikenalkan oleh Henri de Laulanié, seorang synthetic chemical pesticides. Pests became
pendeta Jesuit di Madagaskar, di awal tahun rampant because natural predators were
1990 dan terus berkembang hingga ke Indonesia. reluctant to eat insects that had been mutated
Konsep yang sangat ramah lingkungan dan and contained high pesticide residues. The soil
terbukti mampu menghasilkan panen melimpah fertility became lower, and the decomposing
ini bahkan telah mengembalikan kesuburan bacteria were killed by burning straw and use of
tanah yang selama ini selalu diberi energi synthetic chemical fertilizers which exceed the
instan dari bahan-bahan kimia sintetis yang dose to get the fertility of the soil.
makin hari makin bertambah dosisnya, bahkan
penggunaan pestisida yang sudah melampaui As a result, rice yields left debt to middlemen,
kadar residu yang aman bagi makhluk hidup. crop yields were not able to cover the cost of
Banyak hama yang telah bermutasi genetik, production, fertilizer prices became higher
sehingga memiliki kekebalan terhadap and scarce, the government’s policy to import
pestisida. pesticides, and import rice, made the policies
did not favor virtue.
Panen yang diharapkan melimpah, justru
menjadi petaka, serangan hama tikus yang tidak PT Medco E & P Indonesia—Rimau Asset become
menemukan sumber makanannya (belalang, one of the assets that are expected to support
serangga) yang telah lebih dahulu pergi dan the Organic SRI program. The company that is
meninggalkan pertanian, sehingga panen yang engaged in the field of energy resiliency also
diharapkan sudah ludes disantap para tikus. has lofty goals to play an active role in the field
Serangan hama lainnya tidak mampu diatasi of food resiliency. When linked, the resulting oil
oleh pestisida kimia sintetis. Hama merajalela and gas are still mostly used to produce chemical
karena predator alami enggan menyantap fertilizers. Electrical energy is still using coal
serangga yang telah bermutasi mengandung energy and fuel, thus subsidizing electricity
residu pestisida yang tinggi. Kesuburan tanah requires very large costs. If the production of
makin rendah, bakteri pengurai ikut mati oleh synthetic chemical fertilizers can be substituted
pembakaran jerami dan pemakaian pupuk kimia with organic fertilizer, natural gas products can
sintetis yang melebihi dosis guna mendapatkan be diverted for the electrical energy source. How
hasil kesuburan tanah. large can the subsidies for fertilizers, electricity,
pesticides, and rice imports be saved? Trillions
Akibatnya, panen padi menyisakan hutang of Rupiah!
kepada tengkulak, hasil panen tidak mampu
menutupi biaya produksi, harga pupuk semakin Organic SRI is taught using all local wisdom.
tinggi dan langka, kebijakan pemerintah untuk Starting from the rest of the crop straw utilization.
impor pestisida, impor beras, semakin membuat Straw is no longer burned, but used as compost
kebijakan yang tidak berpihak kepada kebajikan. material. Thus, three benefits are achieved: (1)
PT Medco E&P Indonesia—Rimau Asset menjadi Reducing carbon emissions from burning straw,
salah satu aset yang diharapkan mendukung (2) Avoiding the death of microbial organisms
program SRI Organik ini. Perusahaan yang that fertilize plants, and (3) Obtaining a natural
bergerak di bidang ketahanan energi ini juga fertilizer for free.

A Journey To Gold 137


memiliki tujuan mulia untuk berperan aktif For organic farming, the straw that can be
di bidang ketahanan pangan. Bila dikaitkan, produced reaches up to 25 tons of dry straw. In
hasil migas yang dihasilkan (gas bumi) masih addition to the straw can be used as fertilizer,
sebagian besar digunakan untuk menghasilkan leaves and animal waste can be used to produce
pupuk kimia. Energi listrik masih menggunakan the bacteria needed by plants. So there is the 4th
energi batubara dan bahan bakar minyak, advantage: Utilizing cow manure and organic
sehingga subsidi listrik memerlukan biaya waste so they do not pollute the environment.
yang sangat besar. Andai produksi pupuk kimia
sintetis bisa disubstitusi dengan pupuk organik, All materials are processed and given a
maka produk gas bumi bisa dialihkan untuk decomposter to accelerate weathering. The
sumber energi listrik. Berapa besar subsidi materials are certainly of natural ingredients
pupuk, subsidi listrik, subsidi pestisida, dan that can be easily made yourself, that of the
impor beras bisa dihemat? Triliunan Rupiah! water used to wash rice, coconut water, or sugar
water mixed with ingredients such as rice,
SRI Organik diajarkan dengan menggunakan rotten fruits, wood squash (maja). All are easily
seluruh kearifan lokal. Bermula dari obtained, free of charge.
pemanfaatan jerami sisa panen. Jerami tidak
lagi dibakar, melainkan dijadikan bahan baku After becoming a compost, it can be stocked into
pupuk kompos. Dengan demikian, tiga manfaat the fields; 1 hectare of land needs 5-6 tons of
sudah diraih: (1) Mengurangi emisi karbon dari compost. The excess compost can be sold. This
pembakaran jerami, (2) Menghindari matinya is 5th advantage of.
mikroba organisme penyubur tanaman, dan (3)
Mendapatkan pupuk alami secara gratis. Residual waste can become a blessing. One
more, this composting is done just once, but
Untuk pertanian organik, jerami yang dihasilkan fertility can last up to three growing seasons
bisa mencapai 25 ton jerami kering. Selain jerami and the soil becomes fertile by the emergence of
yang dapat dijadikan pupuk, daun-daunan microbes for soil fertility. This makes the 6th and
dan kohe (kotoran hewan) dapat dijadikan 7th advantages of Organic SRI.

D
I Dusun Parit 9, dusun transmigran yang berada di lahan rawa pasang surut, masyarakat hanya mengandalkan
dari hasil panen padi setahun sekali dengan produksi hanya 3,5 ton/hektar dengan biaya produksi yang selalu
terlilit hutang rentenir akibat pengadaan pupuk urea dan pestisida yang mahal. Hasil panen mereka hanya
cukup untuk makan satu kali sehari. Sebagian warganya sudah kembali ke daerah asal karena tidak sanggup menahan
beban hidup yang semakin melilit.

Semenjak tahun 2010 Medco mengenalkan sistem pertanian ramah lingkungan dan organik, petani yang semula panen
hanya 3,5 ton/ha per tahun kini mampu panen hingga 10 ton/ha sebanyak dua kali per tahun, bahkan sudah mencoba
tiga kali per tahun. Karena produksinya sudah tidak menggunakan pupuk kimia dan pestisida sintetis yang harganya
mencekik leher, kini produksi padi organik mereka selalu habis diborong dengan harga tiga kali lipat harga beras biasa
dengan produksi juga tiga kali lipat dan dengan biaya produksi yang sangat minim.

138 A Journey To Gold


Keberhasilan mereka langsung dicontoh oleh petani-petani di sekitarnya, bahkan sebagian dari mereka juga diminta
sebagai instruktur bagi petani lainnya. Karena keberhasilan mereka, Medco memberikan apresiasi dengan memberikan
bantuan jaringan listrik tenaga surya. Masyarakat yang dahulu mulai meninggalkan dusun mereka, kini mulai kembali.
Bahkan nilai jual sawah mereka melonjak drastis dari semula hanya Rp 6-7 juta per hektar, kini bisa mencapai Rp 50-70
juta per hektar.

Selain itu, semangat gotong-royong mulai muncul dengan terwujudnya dua buah jembatan dan pengerasan jalan yang
sepenuhnya pekerjaan dilakukan oleh warga sendiri dengan bantuan hanya berupa material. Kegiatan gotong-royong
ini dilakukan hingga malam hari secara bergiliran.

Sebagian warga juga sudah berinvestasi membuka lahan baru, membeli sejumlah hewan ternak bahkan sudah ada
yang berani mencicil kredit truck untuk mengangkut hasil panen mereka.

Program demi program terus berkembang termasuk program budidaya lele. Setiap rumah yang semula berdinding dan
beratap daun nipah, kini sudah mulai direnovasi, dan semua rumah memiliki kolam lele. Kini tiap malam warga selalu
memenuhi mushola untuk sholat magrib dan isya berjamaah karena jalan dan mushola mereka sudah terang.

IN the Parit 9 Hamlet, a hamlet of transmigrants situated in tidal wetlands, people rely on rice yields once a year with a
production of just 3.5 tons/hectare with a production cost that is always debted to moneylenders due to the expensive
supply of urea fertilizers and pesticides. Their harvest is just enough for one meal a day. Most residents had returned to
their areas of origin because they can not withstand the burden of life.

Since 2010 Medco is introducing an environmentally friendly and organic farming systems, with which farmers who
harvest only the original 3.5 tons/hectares per year is now able to harvest up to 10 tons/hectares twice per year, and even
had tried three times per year. Because the production does not use chemical fertilizers and synthetic pesticides with
exorbitant prices, their organic rice production is now always bought out at a price three times the price of ordinary rice
with the production also tripled and with very minimal production costs.

Their success is directly emulated by other farmers in the surrounding area, even some of them are also sought after
to become instructors for other farmers. Because of their success, Medco appreciated them by providing solar-powered
electricity networks. The people that previously left their village are now returning. The selling value of their ricefields
soared drastically from only IDR 6 to 7 million per hectare to IDR 50 to 70 million per hectare.

In addition, the spirit of mutual cooperation began to emerge with the realization of two bridges and street paving work
which were done entirely by the villagers with the help in the form of materials. This mutual cooperation was carried out
in turns into the night.

Some villagers also have invested in the opening of new lands, bought some farm animals and even dared to install loans
used to buy trucks to transport their crops.

The programs continue to expand including the catfish farming program. Every house that were originally walled and
had thatched palm leaves as roof, is now renovated, and every house features a catfish pond. Now, every night people
always fill up the musalla for prayers in congregation because the musalla and the roads are now bright.

A Journey To Gold 139


sebagai penghasil bakteri yang dibutuhkan
tanaman. Maka diperolehlah keuntungan ke-
4: Memanfaatkan kotoran sapi dan sampah
organik sehingga tidak mengotori lingkungan.
Semua bahan tadi diolah dan diberi dekomposter
untuk mempercepat pelapukan. Bahannya tentu
dari bahan alami yang dapat dengan mudah
dibuat sendiri, yaitu dari air cucian beras, air
kelapa, atau air gula yang dicampur bahan-
bahan seperti nasi, buah-buahan busuk, labu
kayu (maja). Semua dengan mudah didapat,
dengan cuma-cuma.

Setelah menjadi kompos, tinggal ditebar ke


sawah, untuk 1 hektarnya dibutuhkan 5-6 ton
kompos. Bila berlebih komposnya bisa dijual.
Program sayuran tanaman organik - bertani tanaman obat.
Inilah keuntungan ke-5-nya. Organic Vegetables program - medicinal herb farming

Sisa sampah menjadi berkah. Satu lagi, Its 8th advantage is that in the SRI system,
pengomposan ini cukup sekali, tetapi processed ricefields no longer require large
kesuburannya bisa bertahan hingga tiga kali quantities of water, but rather muddy. Meaning
musim tanam dan tanah jadi subur dengan that the Organic SRI does not require a lot of
munculnya mikroba-mikroba untuk kesuburan water, because rice is not a water plant variety.
tanah. Ini menjadikan keuntungan ke-6 dan If it gets a lot of water, its roots will be small and
ke-7 dari SRI Organik. decay quickly. The seeds needed are also a few,
just 5 kilograms per hectare, because just one
Keuntungan ke-8-nya adalah bahwa dalam seed in each hole with a spacing of about 40 cm.
sistem SRI ini, sawah yang diolah tidak lagi The estrangement of planting space and one-
membutuhkan jumlah air yang banyak, cukup hole-one-seed are to give the roots a chance to
njemek-njemek alias becek. Artinya, SRI Organik breed to one individual so they do not fight for
tidak membutuhkan banyak air, karena padi each other’s mineral resources. Proper tillage
bukanlah varietas tanaman air. Jika kebanyakan with compost, in addition to restoring soil
air, akarnya pasti akan kecil dan cepat busuk. fertility, is also able to absorb oxygen and keep
Benih yang dibutuhkan juga sedikit, cukup 5 the rate of water evaporation.
kilogram per hektar, karena cukup satu benih
dalam setiap lubang dengan jarak tanam sekitar Weeding and spraying of liquid fertilizer or Local
40 cm. Micro Organisms (LMO) are done once a week.
The use of natural materials are also required
Kerenggangan jarak tanam dan satu lubang for natural pesticides. Dogfruits, goatweed,
satu benih ini untuk memberikan kesempatan bitter beans, and ash play a role in curbing
akar berkembang biak untuk satu individu pests. Actually, if the SRI system is already well
sehingga tidak saling berebut sumber mineral. developed, the food chain cycle will function

140 A Journey To Gold


Pengolahan tanah yang tepat dengan pupuk properly. Rice grain eating birds are no longer
kompos ini, selain mengembalikan kesuburan aiming the would-be harvested rice, but prefer
tanah, juga mampu menyerap oksigen dan caterpillars, dragonflies and grasshoppers.
menahan laju penguapan air. Caterpillars and leafhoppers will be captured
by spiders and dragonflies. Thus, an ecosystem
Penyiangan dan penyiraman pupuk cair food chain is formed, as a form of integrated pest
atau Mikro Organisme Lokal (MOL) dilakukan management.
seminggu sekali. Penggunaan bahan alami
juga diperlukan untuk pestisida alami. Jengkol, With SRI system it is expected that the rice
bebandotan, petai, dan abu gosok berperan planted will gradually increase from 2.7 tons/
menahan laju hama. Sebenarnya, jika sistem SRI ha to an average of 5.2 tons/ha and the third
sudah berkembang dengan baik, maka siklus harvest to 8.5 tons/ha, even reaching up to 10.2
rantai makanan akan berfungsi dengan baik. tons/ha. The increasing number of production
Burung-burung pemakan bulir padi tidak lagi does not necessarily increase the amount of
mengincar padi yang hendak panen, tetapi lebih costs; actually costs go down because it is no
suka ulat, capung dan belalang. Ulat dan wereng longer hard to find chemical fertilizers, chemical
akan ditangkap oleh laba-laba dan capung. pesticides are not necessary, and the result also
Dengan demikian, terbentuklah ekosistem becomes more healthy, proven that the content
rantai makanan, sebagai bentuk pengendalian of glucose and pesticide residues that reached 0
hama terpadu. mg, are not detected. This is the 9th advantage
of Organic SRI. With this result, the resulting
Dengan sistem SRI ini diharapkan padi yang production turned out to attract hospitals and
ditanam mengalami peningkatan dari 2,7 ton/ consumers who want a healthier life. Rice prices
ha secara bertahap menjadi rata-rata 5,2 ton/ can be higher valued at more than IDR 15,000/
ha dan pada panen ketiga menjadi 8,5 ton/
ha, bahkan ada yang mencapai 10,2 ton/ha.
Meningkatnya jumlah produksi tidak serta-
merta menaikkan jumlah biaya; justru biaya
makin turun karena tidak lagi susah mencari
pupuk kimia, tidak perlu pestisida kimia, dan
hasilnya juga makin sehat, terbukti kandungan
glukosa dan residu pestisida mencapai 0 mg,
tidak terdeteksi. Inilah keuntungan ke-9 dari
SRI Organik. Dengan hasil ini, produksi yang
dihasilkan ternyata menarik minat rumah sakit
dan konsumen yang menginginkan kehidupan
lebih sehat. Harga berasnya pun dapat dihargai
lebih tinggi yaitu lebih dari Rp 15.000/kg, jauh
dari harga pasar, dan untung yang diperoleh
berlipat.
Budidaya lele organik.
Organic catfish cultivation.

A Journey To Gold 141


Sistem SRI Organik memang tidak bisa kg, far from the market price, and the profit
diterapkan di seluruh lahan, karena 99% lahan derived is doubled.
digunakan untuk kebun karet dan sawit, maka
hal yang mendasar dari keberhasilan SRI The Organic SRI system cannot be implemented
Organik terletak dari pemanfaatan sumber in all lands, because 99% of land is used
alam yang melimpah dan mengolah sampah for rubber and oil palm plantations, so the
menjadi berkah. Akhirnya, dengan konsep fundamental thing to the success of Organic SRI
yang sama, yaitu KEN 4ROK (Konsep Ekosistem is the utilization of abundant natural resources
Natural Reduce-Recylce-Replace-Recovery and process waste into a blessing. Finally, with
Optimalisasi dan Komitmen), Perusahaan the same concept, namely KEN 4ROK (Ecosystem
melakukan kombinasi ke sektor peternakan dan Concept of Natural Recylce-Reduce-Replace-
perkebunan. Recovery Optimization and Commitment), the
Company made a combination to farm and
Pendampingan dan komitmen menjadi modal plantation sectors.
dasarnya ditambah ilmu dan kearifan lokal yang
mengolah alam dengan bijak membuat semua Mentoring and commitment are the basic capital
usaha tetap kembali kepada kemurahan alam. plus local knowledge and wisdom that process
Setiap program CSR yang mengusung empat the nature wisely made all the efforts to keep
visinya (Kearifan Lokal, Keramahan Lingkungan, coming back to nature’s generosity. Each CSR
Pemberdayaan Masyarakat Lokal, serta program that carries four visions (Local Wisdom,
Berkesinambungan) mampu mengajak dan Environmental Friendliness, Local Community
mengubah pola pikir masyarakat menjadi lebih Empowerment, and Sustainability) is able to
baik dalam segi ekonomi, budaya, pendidikan, invite and to change the mindset of society to be
kesehatan, dan sebagainya. Hingga saat ini, better in terms of economy, culture, education,
program-program yang telah diwujudkan, selain health, and so on. Until now, the programs that
SRI Organik sebagai milestone untuk mencapai have been realized, in addition to Organic SRI
beyond yang diinginkan, akhirnya mampu as a milestone to achieve the desired “beyond”,
menggerakkan masyarakat untuk mengelola are finally able to mobilize the community to
karet, sawit hingga peternakan dengan sistem manage rubber, oil palm of stock breeding with
organik dan mampu meningkatkan hasil yang an organic system and is able to increase the
melimpah. abundancy of the yield.

Program-program tersebut diantaran BULE Such programs among others are Organic
(Budidaya Lele) Organik, SAYTON BERTOBAT BULE (Raising Catfish), SAYTON BERTOBAT
(Sayuran Tanam Organik—Bertani Tanaman (Organic Vegetable Planting—Herbal Farming),
Obat), SAKATONIK (Sawit Karet Tanam Organik), SAKATONIK (Organic Palm Rubber Planting),
program pemanfaatan limbah kertas menjadi utilization program of waste paper to become
produk daur ulang untuk kartu nama, kalender, recycled products for business cards, calendars,
map, amplop yang dikerjakan oleh KATALIS folders, and envelopes made by KATALIS (the
(Karang Taruna Lais), hingga terciptanya usaha- Lais Youth Association), to the creation of
usaha mikro berbasis UMKM dan Koperasi MSME-based micro-enterprises and Cooperative
(KOLEGA/Koperasi Lele Keluarga). (KOLEGA/Family Catfish Cooperative).

142 A Journey To Gold


Untuk lebih mensosialisasikan dan To further promote and develop organic farming,
mengembangkan pertanian organik ini, PT PT Medco E&P Indonesia—Rimau Asset received
Medco E&P Indonesia—Rimau Asset mendapat support from the Regencial Government of
dukungan dari Pemerintah Kabupaten Musi Musi Banyuasin that provided land measuring
Banyuasin yang menyediakan lahannya seluas 7 hectares to be used as a means of organic
7 hektar untuk dijadikan sarana pertanian farming and agritourism (SPORA) and is expected
organik dan agrowisata (SPORA) dan diharapkan in 2013 this can already be utilized. This facility
pada tahun 2013 ini sudah bisa dimanfaatkan. is equipped with 80 catfish ponds, organic
Sarana ini dilengkapi dengan 80 kolam lele, farmland for rice, vegetables, medicinal plants,
lahan pertanian organik untuk padi, sayuran, oil palm, and rubber, fisheries, breeding farm
tanaman obat, sawit, dan karet, perikanan, that integrates biogas and compost and also
peternakan integrasi biogas dan kompos juga sports facilities and processing plant for recycled
sarana olahraga dan pengolahan produk daur paper products and plastics. A very good concept
ulang kertas dan plastik. Sebuah konsep dan and medium to support the community’s self-
media yang sangat baik untuk menunjang reliance.
kemandirian masyarakat.
All programs had been evaluated by an
Semua program tadi sudah mendapat evaluasi independent party and also received awards
dari pihak independen dan juga mendapat from various parties such as the Gold PROPER
penghargaan berbagai pihak seperti PROPER (two times in a row), the Platinum Award in the
Emas (dua kali berturut-turut), Platinum Award Indonesian CSR Award through seven Ministeries,
dalam Indonesia CSR Award melalui tujuh bidang the MSME Award, Muba CSR Award or statements
Kementerian, UMKM Award, Muba CSR Award from various parties as a form of appreciation
atau pernyataan dari berbagai pihak sebagai toward the Company’s commitments. The
bentuk penghargaan terhadap komitmen awards are not the main goal, but rather a sense
Perusahaan. Penghargaan tersebut bukan of pride for the ability to move forward and grow
tujuan utama, melainkan rasa kebanggaan with the community, employees, and the nation
untuk dapat terus maju dan berkembang in which the success of this program is that we
bersama masyarakat, karyawan, dan bangsa di can make others successful and smiling.
mana kesuksesan program ini adalah apabila
kami dapat membuat orang lain sukses dan Flared Gas Reduction
tersenyum. ASSOCIATED gas is produced as a byproduct of
the oil production activities in the Kaji Semoga
Pengurangan Emisi Gas Flare oil field, operated by PT Medco E&P Indonesia,
GAS ikutan dihasilkan sebagai produk sampingan located +80 km from Palembang, South
dari kegiatan produksi minyak di lapangan Sumatra provincial capital. A limited amount of
minyak Kaji Semoga, yang dioperasikan oleh associated gas have been used for oil production,
PT Medco E&P Indonesia, berlokasi +80 km dari gas injection, a variety of other purposes, as well
Palembang, ibukota Provinsi Sumatera Selatan. as on-site consumption while the largest number
Gas ikutan digunakan untuk produksi minyak, are flared. Gas flare is estimated to range from
injeksi gas, berbagai keperluan lainnya, serta 5,800 MMSCF per year in 2004 to 1,100 MMSCF

A Journey To Gold 143


kebutuhan domestik di lapangan sementara in 2014, equal to the total emissions of 1,961
sisanya dalam jumlah yang cukup besar dibakar million tons of CO2 in the atmosphere.
sebagai flared gas. Flared gas diperkirakan
berkisar dari 5.800 MMSCF per tahun pada 2004 The purpose of this project activity is to
hingga 1.100 MMSCF per tahun pada 2014, yang collect and process associated gas that could
sama dengan jumlah emisi sebesar 1,961 juta otherwise be flared. The gas that is collected
ton CO2 di atmosfer. will be processed in a LPG installation. The
LPG installation is able to recover and process
Maksud dari kegiatan proyek ini adalah untuk associated gas into LPG, condensate, and gas
menampung dan memproses gas ikutan. Gas residues. One of the major factors in determining
yang ditampung diproses di sebuah instalasi the use of LPG as an option for the utilization of
LPG. Instalasi LPG tersebut dapat memproses associated gas is because of the composition
gas ikutan menjadi LPG, kondensat, dan gas of propane and butane that are relatively high
residu. Salah satu dari faktor-faktor utama dalam (±16%).
menentukan LPG sebagai pilihan pemanfaatan
gas ikutan adalah karena komposisi propana The LPG refining covers an LPG fractionation
dan butananya yang relatif tinggi (±16%). system, compressors, a cooling system, a hot
oil heating system, a mini LPG reservoir, power
Kilang LPG tersebut mencakup sebuah plant and other supporting units. The associated
sistem fraksinasi LPG, kompresor, sistem gas produced from the oil separation at the
pendinginan, sistem pemanasan minyak, Kaji station has a low pressure (±50 psig). The
penampung LPG mini, pembangkit listrik dan compressor units at the LPG plant are installed to
unit-unit pendukung lainnya. Gas ikutan yang be eligible for a range of gas pressures for the LPG
dihasilkan dari pemisahan minyak di stasiun fractionation process. This LPG plant produces
Kaji memiliki tekanan yang rendah (±50 psig). LPG (propane and butane) as the main product,
Unit-unit kompresor dipasang untuk memenuhi condensate (pentanes and heavier components)
petsyaratan tekanan gas untuk proses fraksinasi and residual gas (dry gas/methane).
LPG. Kilang LPG ini memproduksi LPG (propana
dan butana) sebagai produk utama, kondensat As a result of flare reduction, the level of
(pentana dan komponen-komponen yang lebih greenhouse gas (GHG) emissions can be lowered.
berat) dan gas residu (gas kering/metana). Locally, the elimination of flare and utilization
of gas and LPG as fuel resulted in the reduction
Sebagai hasil dari kegiatan pengurangan flaring of carbon emissions. In addition, this project
ini, tingkat emisi gas rumah kaca (GRK) dapat provides a source of alternative fuel that is
diturunkan. Secara lokal, eliminasi dari flare cleaner with less cost, thus helping to meet the
dan pemanfaatan gas dan LPG sebagai bahan demand for electricity in the area. Furthermore,
bakar menghasilkan penurunan emisi karbon. the use of gas being stored will help in reducing
Di samping itu, proyek ini menyediakan sumber the dependence of the country to imported oil.
bahan bakar alternatif yang lebih bersih dengan
biaya yang lebih murah, sehingga membantu The utilization of associated gas is a sustainable
memenuhi kebutuhan akan listrik di daerah alternative, but the economic analysis of
tersebut. Selanjutnya, pemanfaatan gas yang the project indicates that the project is not

144 A Journey To Gold


tertampung akan membantu dalam mengurangi
kebutuhan negara akan minyak impor.

Pemanfaatan gas ikutan merupakan


alternatif yang berkesinambungan, tetapi
analisis ekonomi mengenai proyek tersebut
menunjukkan bahwa proyek tersebut tidak
menarik secara komersial. Analisis ekonomi
yang dilakukan atas proyek gas ikutan tersebut
menunjukkan bahwa dengan kapasitas umpan
gas sebesar 25,769 BSCF, proyek tersebut
memberikan pengembalian investasi yang
diperkirakan lebih rendah daripada hurdle rate
yang dikenakan oleh Medco Energi. Karena itu,
Dewan Direksi (BOD) Medco Energi memandang LPG Kaji di Malam Hari
proyek ini lebih merupakan komitmen LPG Kaji at night.
Perusahaan untuk mengurangi dampak
lingkungan dari emisi CO2 dan sebagai proyek commercially attractive. The economic analysis
pembelajaran untuk memperoleh pengalaman conducted on the associated gas project showed
dalam bisnis pengolahan LPG, alih-alih sebuah that with a capacity of 25,769 BSCF of gas feed,
keputusan yang murni bisnis. Karena itulah, the project is expected to deliver a return on
BOD menyetujui pelaksanaan proyek meskipun investment that is lower than the hurdle rate
terdapat indikasi bahwa perkiraan pengembalian imposed by Medco Energy. Therefore, the Board
investasi akan lebih rendah daripada norma of Directors (BOD) of Medco view that this project
yang berlaku di Perusahaan untuk investasi di is more of the Company’s commitment to reduce
Indonesia pada waktu itu. the environmental impact of CO2 emissions and
as a learning project to gain experience in the
Sebagai cara untuk meningkatkan perkiraan business of LPG processing, rather than a pure
pengembalian investasi, manajemen Medco business decision. Therefore, the BOD approved
Energi selanjutnya memutuskan untuk the implementation of the project although
mengurangi investasi modal dari proyek there are indications that the expected return on
tersebut. Namun pada kenyataannya, investment will be lower than the prevailing norm
ketika proyek mulai dilaksanakan, total in the Company for investment in Indonesia at
biaya konstruksinya dapat diketahui secara that time.
lengkap, pengeluaran justru meningkat, yang
mengakibatkan pengembalian investasi yang As a way to improve estimates of return on
makin rendah.© investment, the management of Medco Energi
further decided to reduce the capital investment
of the project. However, when the project was
implemented, the total cost of construction
could be seen in full, where spending had
increased, which resulted in the lower return on
investment.©

A Journey To Gold 145


146 A Journey To Gold
Selaras Mencapai Cita-Cita Untuk
Kehidupan Yang Harmonis
The Harmony in Achieving the Ideals for a Harmonious Life

PT PERTAMINA GEOTHERMAL ENERGY (PGE)


AREA KAMOJANG

A Journey To Gold 147


Selaras Mencapai Cita-Cita
Untuk Kehidupan Yang
Harmonis
The Harmony in Achieving the Ideals for a Harmonious Life

Untuk mengetahui potensi, masalah, kebutuhan masyarakat, analisis


jaringan sosial dan derajat kepentingan masing-masing pemangku
kepentingan PT PGE Area Kamojang telah melakukan, pemetaan sosial,
sehingga program CSR yang dilaksanakan mampu menjawab kebutuhan
kelompok rentan.

To determine the potential, problems, needs of the community, social


network analysis and the degree of interest of each stakeholder, a social
mapping is carried out by PT PGE Kamojang Area, so therefore the CSR
programs that has been undertaken are able to answer the needs of
vulnerable groups.
148 A Journey To Gold
PELAKSANAAN corporate Social Responsibility THE implementation of Corporate Social
(CSR) merupakan wujud nyata implementasi Responsibility (CSR) is the realization of the
komitmen Pertamina Geothermal Energy (PT commitments of Pertamina Geothermal Energy
PGE) dalam menjalankan kegiatan operasi (PT PGE) in the course of the operation that
yang menyelaraskan keseimbangan antara aligns the balance between nature and society.
alam dan masyarakat. PT PGE turut serta
memberikan yang terbaik untuk meningkatkan The outline of PGE's CSR policy is optimizing the
kondisi perekonomian masyarakat sekitar guna CSR program to create and maintain a healthy
meningkatkan kesejahteraan, sehingga tercapai and harmonious relationship with stakeholders
kehidupan yang harmonis. and to support government programs in
improving the economic independence of the
Hal ini dituangkan dalam kebijakan CSR PT community which covers five sectors, namely
PGE, yaitu mengoptimalkan program CSR guna economic empowerment, education, healthcare,
menciptakan dan memelihara hubungan yang infrastructure and environment.
sehat dan harmonis dengan para pemangku
kepentingan serta mendukung program To determine the potential, problems, needs of
pemerintah dalam meningkatkan kemandirian the community, social network analysis and
ekonomi masyarakat yang meliputi lima bidang, point of concerns of each stakeholder, a social
yaitu kemandirian ekonomi masyarakat, mapping is carried out, so that the CSR programs
pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan that are undertaken are able to answer the needs
lingkungan. of vulnerable groups. The programs are arranged
in long-term plans that are detailed in short-
Untuk mengetahui potensi, masalah, kebutuhan term program plans. During the preparation
masyarakat, analisis jaringan sosial dan derajat process of the program, PT PGE has actively
kepentingan masing-masing pemangku involved with the local community and local
kepentingan, dilakukan pemetaan sosial, agencies. The spirit of community self-reliance
sehingga program CSR yang dilaksanakan that has been going on following the founding of
mampu menjawab kebutuhan kelompok rentan. this company can provide positive added values
Program-program tersebut tersusun dalam to the development process of the people of
rencana jangka panjang dan dirinci dalam Indonesia.
rencana program jangka pendek. Dalam proses
penyusunan program-program ini PT PGE selalu

A Journey To Gold 149


mengikutsertakan masyarakat dan instansi Successful in Achieving Awards
setempat secara aktif. Semangat kemandirian PERTAMINA’s earnestness in managing CSR
masyarakat yang telah berlangsung seiring brought fruition with the obtaining of CSR
berdirinya perusahaan ini mampu memberikan awards from various international and national
nilai tambah positif bagi proses pembangunan agencies, such as the CSR program assisted by
masyarakat di Indonesia. PGE Kamojang, namely the PKBM An Nur which
obtained an award in illiteracy eradication from
Sukses Meraih Penghargaan UNESCO and the Ministry of Education and
KESERIUSAN Perusahaan dalam mengelola Culture (Media Indonesia, 12 September 2012),
CSR membuahkan hasil manis dengan MAIN Rating in environmental management
diperolehnya penghargaan CSR dari berbagai from the Directorate General of Renewable
instansi baik internasional maupun nasional, Energy and Energy Conservation, the PROPER
antara lain binaan CSR PGE Kamojang PKBM Gold 2011 from the Ministry of Environment
An Nur yang memperoleh penghargaan bidang and appreciation from West Java’s provincial
pemberantasan buta aksara dari UNESCO dan government for having actively participated in
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan the development of West Java.
(Media Indonesia, 12 September 2012), Peringkat
UTAMA pengelolaan lingkungan dari Ditjen PKBM An Nur’s Enterprises Grows Bigger
EBTKE, PROPER Emas 2011 dari Kementerian PKBM An Nur, like multi-level marketing,
Negara Lingkungan Hidup dan penghargaan dari produces an self-reliant generation. In its
pemerintah provinsi Jawa Barat karena telah program, PKBM An Nur managed to make
turut aktif dalam pembangunan daerah Jawa students, elderly people, and unemployment
Barat. becoming self-reliant by boosting their
economic condition, so that their existence can
compete with the outside world. This is in line
with international recognition toward PKBM
An Nur’s persistence through awards that it
achieved from UNESCO for the literacy program
with the introduction of entrepreneurship.

On the other hand, the alumni of PKBM An Nur


are capable of being self-reliant; they are even
capable of developing enterprises that can
absorb labor from the surrounding community.
It can be seen from the formation of new local
economic institutions from the development of
PKBM An Nur.

Usaha PKBM An Nur Tumbuh Menggurita The An Nur Foundation is a Community Learning
PKBM An Nur, bak multi-level marketing, Center (PKBM) at Lampegan Village, Ibun
menghasilkan tunas-tunas tumbuh dengan District, Bandung Regency, which is assisted by

150 A Journey To Gold


Usaha makanan ringan “Moring” yang dikembangkan oleh Arif Dodi Arifin dengan melibatkan ibu-ibu di sekitarnya.
The “Moring” snacks business developed by Arif Dodi Arifin by involving the women in the vicinity.

kemandiriannya. Dalam programnya, PKBM An PGE Kamojang Area. The background of An Nur’s
Nur berhasil memandirikan siswa, jompo, dan formation is to help increase its role in alleviating
penggangguran dengan meningkatkan kondisi poverty, ignorance, and backwardness, and to
perekonomian mereka, sehingga keberadaan reduce unemployment.
mereka dapat bersaing dengan dunia luar. Hal ini
sejalan dengan pengakuan dunia internasional The PKBM An Nur was inaugurated on March
akan kegigihan PKBM An Nur dengan diraihnya 9, 2004 by the Chairperson of the PKK (Family
penghargaan program pendidikan keaksaraan Welfare Education) driving force team of
dengan pengenalan Kewirausahaan dari Bandung Regency. Out-of-school education
UNESCO. programs that were developed, such as the
elementary school-equivalent Package A,
Di sisi lain, alumni PKBM An Nur mampu mandiri the junior high school-equivalent Package B,
tanpa ada yang menganggur, bahkan dapat the senior high school equivalent Package C,
mengembangkan wirausaha yang mampu functional literacy, Early Childhood Education
menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar. (PAUD), Koran Kindergarten, are provided in the
Hal ini dapat dilihat dari terbentuknya institusi PKBM. Additionally, PKBM An Nur also organizes
ekonomi lokal baru dari hasil pengembangan business study groups that emphasize life
PKBM An Nur. skill programs for its students, such as sewing,
embroidery, learning the business management
Yayasan An Nur merupakan Pusat Kegiatan of freshwater fish such as common carp varieties
Belajar Masyarakat (PKBM) di Desa Lampegan, of Majalaya, Nile tilapia, grass carp, lobster, and
Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, yang other freshwater fish species. The number of
merupakan binaan PT PGE Area Kamojang. students who take courses at PKBM An Nur is

A Journey To Gold 151


Latar belakang dibentuknya An Nur adalah currently as many as 87 people who are students
untuk membantu meningkatkan perannya of Package B and Package C, as many as 111
dalam mengentaskan kemiskinan, kebodohan, students in the vocational school (SMK) and 40
dan keterbelakangan serta dapat mengurangi children in the kindergarten with the majority
pengangguran. coming from poor families, with the number of
teachers reaching 50 people. While the assisted
PKBM An Nur diresmikan pada 9 Maret 2004 elderlies amounted to 140 people. At first, to
oleh Ketua Tim penggerak PKK Kabupaten support the learning activities the PKBM An
Bandung. Program-program pendidikan luar Nur used only a garage that was used for the
sekolah yang dikembangkan antara lain Paket kindergarten classroom, the cellar became the
A setara SD, Paket B setara SLTP, Paket C setara classroom for the junior high school equivalent
SMA, keaksaraan fungsional, Pendidikan Anak Package B, the kitchen was used for sewing
Usia Dini (PAUD), dan Pendidikan TK Al-Quran, class, and the orphanage for the PAUD.
diberikan di PKBM ini. Selain itu, PKBM An Nur
juga menyelenggarakan kelompok belajar usaha PKBM An Nur is supported by Pertamina, able
yang menekankan pada program life skill untuk to play an active role in alleviating poverty,
para siswanya, antara lain kursus menjahit, ignorance, and backwardness in its environment.
bordir, pembelajaran pengelolaan usaha ikan air Currently, the students and the surrounding
tawar berupa ikan mas varietas Majalaya, ikan community can enjoy the comfort of learning
nila, ikan braskap, udang lobster, dan jenis ikan and entrepreneurship, because Pertamina
tawar lainnya. Jumlah siswa yang mengikuti assists them in reaching their future success.
program di PKBM An Nur saat ini adalah murid
Paket B dan Paket C sebanyak 87 orang, SMK Berkat bantuan Pertamina, Ibu Oyi dapat merintis usaha
rengginang yang memenuhi kebutuhan keluarganya dan
sebanyak 111 siswa dan TK 40 orang yang menciptakan lapangan kerja.
mayoritas berasal dari kalangan tidak mampu, Thanks to Pertamina, Mrs. Oyi could start a business in
dengan jumlah tenaga pengajar 50 orang. the making of rengginang crackers that meet the needs
of her family and create jobs.
Sedangkan binaan jompo berjumlah 140 orang.
Pada mulanya, untuk menunjang kegiatan
belajar mengajar, PKBM An Nur hanya
memanfaatkan ruang garasi yang digunakan
untuk TK, ruang gudang untuk paket B setara
SMP, ruangan dapur untuk menjahit, ruang panti
asuhan dipakai untuk PAUD.

PKBM An Nur didukung Pertamina, mampu


berperan aktif dalam mengentaskan
kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan
di lingkungannya. Saat ini, para siswa
dan masyarakat sekitar dapat menikmati
nyamannya belajar dan berwirausaha, karena
Pertamina mendampingi mereka menggapai
kesuksesan masa depan.

152 A Journey To Gold


BERAT beban hidup sebagai buruh pabrik telah mendorong tekad Ibu Idoh untuk berbuat lebih besar dalam hidupnya, secara
sosial dan ekonomi. “Dulunya, saya bekerja di pabrik, kemudian ikut teman membuat kerupuk, kemudian saya ikut PKBM An
Nur. Setelah mendapatkan pendidikan di PKBM An Nur, saya membuat sendiri kerupuk palered, ranggining, dan rangginang.
Alhamdulillah, kini sudah berjalan lima tahun. Usaha saya ini cukup untuk menghidupi keluarga saya,” kisah Ibu Idoh.

Serupa dengan Ibu Idoh, Ibu Oyi yang telah mengikuti program Keaksaraan Fungsional (KF) di PKBM An Nur telah terdorong
tekadnya untuk memperbaiki kehidupannya semenjak semenjak ditinggal suami tercintanya. “Sebelumnya saya tidak bisa
membaca dan menulis, kemudian saya ikut PKBM An Nur, kemudian saya memperoleh modal dari PKBM An Nur, yang saya
gunakan untuk membuka usaha pembuatan rangginang dan kerupuk,” kisah Ibu Oyi.

HEAVY life’s burden as a factory worker had pushed Mrs. Idoh’s determination to do great things in life, socially and economically.
“In the past, I worked in a factory, then joined a friend to make crackers, then I joined PKBM An Nur. After getting education in
PKBM An Nur, I made my own palered crackers, ranggining, and rangginang. Thank God, it has now been running for five years.
My enterprise is enough to support my family,” told Mrs. Idoh.

Similar to Mrs. Idoh, the determination of Mrs. Oyi who had attended the functional literacy program (KF) in the PKBM An Nur was
pushed to improve her life since her husband died. “Before, I could not read and write, then I went to PKBM An Nur, then I acquired
capital from PKBM An Nur, which I used to open a business in making rangginang and crackers," told Mrs. Oyi.

Mengurangi Sampah Menambah Making Money Out of Waste


Penghasilan “STOP incinerating waste for better air quality,”
“STOP pembakaran sampah untuk kualitas that is just the principle held by PGE and the
udara yang lebih baik,” itulah prinsip PT community in running the Kamojang Self-
PGE dan masyarakat dalam menjalankan Reliant Community Waste Bank. PGE has been
program Bank Sampah Warga Mandiri successfully reducing waste more than 2,800 kg of
Kamojang. PGE berhasil mereduksi sampah waste since 2010. This program is a continuation
lebih dari 2.800 kg bobot sampah anorganik of the Kamojang Clean Village program since
sejak tahun 2010. Program ini merupakan 2010-2014. Bags, vases, tablecloths, purses,
kelanjutan dari program Dusun Bersih etc., are examples of the skilled hands of the
Kamojang yang dimulai sejak 2010-2014. Kamojang community in utilizing dry waste.
Tas, vas bunga, taplak meja, dompet, dan Also been collected is other dry waste that is not
lain-lain merupakan contoh hasil tangan- used for a skill that can be sold to collectors. The
tangan terampil masyarakat Kamojang waste bank writes down the garbage waste that
dalam memanfaatkan sampah kering. Juga is coming to provide value for money, which is
dikumpulkan sampah kering lainnya yang recorded in the passbook. So that people here are
tidak dimanfaatkan untuk keterampilan also educated to like saving waste.
yang bisa dijual ke pengepul. Bank sampah
berfungsi mencatat sampah yang masuk
dengan memberikan nilai sampah menjadi
uang, yang dicatat di buku tabungan.
Sehingga masyarakat di sini juga dibina
untuk gemar menabung sampah.

A Journey To Gold 153


Saat ini, nasabah bank sampah mencapai lebih Currently, the waste bank’s customers has
dari 100 nasabah. Selain itu, warga mampu reached more than 100 customers. In addition,
membuat kompos cair dari sampah basah residents are able to make liquid compost from
untuk pemupukan tanaman pertanian, yang organic waste for fertilizing agricultural crops,
dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, hal which benefits are perceived by the community,
ini dibuktikan dengan kondisi tanaman yang this is proven with the condition of the plants
lebih tahan penyakit, biaya produksi lebih that are more disease-resistant, production costs
rendah, serta hasil panen lebih banyak daripada become lower and yields become higher than
menggunakan pupuk kimia. Masyarakat juga by using chemical fertilizers. The community
diberi pengetahuan tentang cara pembuatan is also given the knowledge of how to make
lubang biopori sebagai resapan air serta Biopori leach pits for water infiltration as well as
membiasakan masyarakat untuk membuat familiarizing the community to make a leach pit
lubang resapan di setiap rumah yang mereka in each home.
tinggali.

Menggulirkan Kesejahteraan The Rolling Out of Welfare


PROGRAM pembinaan Usaha Kecil dan Menengah THE coaching program for Small and Medium
(UKM) mengimplementasikan skema pemberian Enterprises (SMEs) implements a revolving fund
dana bergulir dengan bunga ringan. Hal ini scheme with low interest. It is intended to nurture
dimaksudkan untuk membina dan menaikkan and raise the turnover of SMEs. In addition
omset UKM. Selain memberikan dana bergulir, to providing a revolving fund, Pertamina also
Pertamina juga memberikan pelatihan dengan provides training in the hope that their assisted
harapan bahwa mitra binaan dapat memiliki partners can have a self-relying spirit, so they will
jiwa yang mandiri, sehingga memiliki mental possess an entrepreneurial mentality to better
kewirausahaan untuk menjalankan usahanya run their businesses. The program is also in line
menjadi lebih baik. Program ini juga sejalan with the Prime Values that are within Pertamina,
dengan Tata Nilai Unggulan yang ada di dalam namely focus, integrity, visionary, excellence
Pertamina, yaitu focus, integrity, visionary, and mutual respect. Pertamina is focused on
excellence dan mutual respect. Pertamina helping SMEs, as the country's economic bottom
berfokus untuk membantu UKM, sebagai lini line.
dasar ekonomi negara.
They continue to grow and grow steadily with
Terus tumbuh dan tumbuh terus bersama Pertamina. One of the success stories of SMEs
Pertamina. Salah satu cerita sukses UKM that have obtained a loan capital among others
yang telah mendapatkan pinjaman modal di is a natural silk weaving craft made with non-
antaranya adalah kerajinan tenun Alat Tenun machined looms (ATBM) that has been marketing
Bukan Mesin (ATBM) sutra alam yang telah their products to foreign countries such as
memasarkan produknya hingga manca negara Malaysia and Japan. The coaching undertaken
seperti Malaysia dan Jepang. Pembinaan includes the training to improve product quality,
yang telah dilakukan antara lain pelatihan business management training, in addition
peningkatan kualitas produk, pelatihan

154 A Journey To Gold


manajemen usaha, serta pengikutsertaan mitra to participating in various exhibitions both
binaan dalam berbagai macam pameran baik nationally and internationally so as to improve
skala nasional maupun internasional sehingga marketing and sales turnover of their enterprise.
bisa meningkatkan pemasaran dan omset
penjualan usaha kerajinan.

Isam Samsudin yang tekun dalam mengembangkan usaha tenun ATBM telah berhasil memanfaatkan bantuan yang
diberikan Pertamina.
Isam Samsudin who diligently develops a loomed cloth business has successfully utilized the assistance provided by
Pertamina.

ISAM Samsudin merupakan sosok yang teguh dalam mengawali usahanya mengembangkan sutra Garut. Saat tumbuh, ia
merintis sendiri usahanya tanpa mengenal lelah. Usaha terus berkembang ketika ia bergabung dengan Pertamina. Saat ini
ia berhasil memberdayakan tenaga lokal sebanyak 38 orang. Harapannya hanyalah satu, yaitu bisa menularkan ilmu kepada
karyawannya, supaya kelak bisa mandiri seperti dia.

“Setelah mendapat bantuan Pertamina, saya bisa menambah enam unit ATBM, dan karyawan 15 orang. Pertamina sering
membantu usaha saya ini dengan promosi lewat pameran-pameran dan pelatihan-pelatihan. Alhamdulillah, berkat usaha ini
saya bisa menyerap tenaga kerja sebanyak 40 orang dari masyarakat di sekitar saya dengan omset Rp 125 juta per bulan,” tutur
Isam.

A Journey To Gold 155


ISAM Samsudin is a firm personality in starting his business of developing Garut silk. When grown, he tirelessly pioneered his
own business. The business continues to thrive when he joined with Pertamina. This time he managed to empower local workers
as much as 38 people. His hope is but one, that is able to pass on knowledge to his employees, so that they will be able to be
self-reliant like him.

“After receiving aid from Pertamina, I can add six non-machined looms, and 15 employees. Pertamina often helped me with my
business through promotion at exhibitions and trainings. Thank God, thanks to this business I am able to absorb a labor force as
many as 40 people from the community around me with a turnover of IDR 125 million per month,” said Isam.

TAK kalah membanggakan dari kerajinan tenun adalah usaha kerajinan kulit. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan Dede
Sumarsono yang merupakan pengrajin yang berdomisili di daerah Karangpawitan, Garut. Saat merintis usaha, Dede sangat
tidak menyangka hasilnya akan seperti ini. Dengan modal awal Rp 1,5 juta, ia bertekad membangun usaha kerajinan kulit.
“Jalan selalu ada,” demikian prinsip yang ia pegang teguh. Tahun 2000, ia mendapatkan pinjaman lunak dari Pertamina.
Dari situlah, muncul kreativitas dalam mengembangkan usahanya. Pertamina memberikan pelatihan kewirausahaan dan
pemasaran. Hingga saat ini, karyawannya mencapai 40 orang. Usaha ini terus tumbuh dan berkembang hingga 2012 omsetnya
telah mencapai Rp 100 juta per bulan. “Terima kasih, Pertamina, berkat dukungannya cita-cita kemandirian ekonomi berhasil
kami gapai,” ujar Dede bersemangat.

NO less proud is the leather craft business. This is evidenced by the success of Dede Sumarsono who is a craftsman who live in
Karangpawitan, Garut. When building the business, Dede did not expect that the result will be like this. With an initial capital of
IDR 1.5 million, he is determined to build a leather craft business. “There is always a way” is the principle that he holds dear. In
2000, he received a soft loan from Pertamina. From there, the creativity turned up in him in developing his business. Pertamina
provides entrepreneurial training and marketing. Until now, the number of his employees reaches 40 people. The business
continues to grow and evolves until in 2012 the turnover had reached IDR 100 million per month. “Thank you, Pertamina, thanks
to the support we succeeded to achieve the ideals of economic independency," said Dede excited.

Usaha kerajinan kulit yang dirintis oleh


Dede dengan Etnix Leather-nya telah
berhasil dikembangkan.
The leather craft business started by
Dede through his Etnix Leather brand has
been successfully developed.

156 A Journey To Gold


Budidaya Domba Terpadu Integrated Sheep Breeding
Berdasarkan hasil social mapping, ditemukan Based on social mapping results, it was found
bahwa potensi unggulan di Kecamatan Ibun that the prime potential in Ibun District
adalah peternakan domba. Melalui program is sheep breeding. Through an integrated
budidaya domba terpadu, masyarakat didorong sheep cultivation program, the community
untuk mengembangkan kegiatan budidaya is encouraged to develop sheep breeding by
domba dengan pemanfaatan potensi pakan utilizing an abundance of potential feed and
yang melimpah dan potensi lingkungan yang environment that supports the sheep breeding
mendukung kegiatan budidaya domba. Karakter activity. The nature of the Sundanese that
masyarakat Sunda yang menjunjung tinggi nilai- holds dear family values is also optimized in
nilai kekeluargaan juga dioptimalkan dalam developing the institutional aspect. The program
rangka pengembangan aspek kelembagaan. resulted in the development of the institutional
Hasil dari program ini adalah berkembangnya aspect of the community with the occurrence of
aspek kelembagaan masyarakat dengan stock breeding groups and improvements in the
munculnya kelompok ternak dan peningkatan assets and income of the graziers.
aset serta pendapatan para peternak.

Nana Sulaiman, peternak domba Garut


yang telah merasakan bantuan yang
diberikan oleh Pertamina.
Nana Sulaiman, a Garut sheep grazier
who have enjoyed Pertamina’s
assistance.

A Journey To Gold 157


Kelompok Herbal Pertamina oleh ibu-ibu yang semula tidak memiliki kegiatan dengan menghasilkan produk makanan dan
minuman.
The Pertamina Herbal Group run by women who previously did not have activities that produce food and beverage.

Kampung Herbal Pertamina Pertamina’s Herbal Village


MEMANFAATKAN potensi tanaman obat keluarga UTILIZING the potential of medicinal plants or
atau herbal di kampung sendiri merupakan herbs in the village is a dream of the Kamojang
dambaan masyarakat Kamojang. Sementara community. While knowledge about the health
pengetahuan tentang manfaat kesehatan benefits on the economic value of herbal plants
terhadap nilai ekonomis tanaman herbal masih is still lacking. Therefore, Pertamina provides
kurang. Oleh karena itu, Pertamina memberikan education to increase knowledge on family
edukasi guna meningkatkan pengetahuan medicinal plants and their way of utilization so
mengenai tanaman obat keluarga serta as to provide additional income of the group.
cara pemanfaatannya untuk meningkatkan
tambahan pendapatan kelompok. Starting from the Clean Village program in
2010, the women who initially did not have any
Berawal dari program Dusun Bersih di tahun activity, thanks to the empowerment of the
2010, ibu-ibu yang pada awalnya tidak memiliki women herbal farming group they are able to
kegiatan, berkat program pemberdayaan have an economic activity with the business of
kelompok ibu-ibu tani herbal mampu memiliki food and drink made from herbal plants, such as
kegiatan ekonomi dengan bidang usaha Rosella syrup, instant ginger drink and crackers
makanan dan minuman tanaman herbal, seperti made from heartleaf maderavine madevine.
Sirup Rosela, jahe instan dan kerupuk binahong.

158 A Journey To Gold


Perbaikan Berkelanjutan Untuk
Kualitas Lingkungan Hidup
Sustainable Improvement for Environmental Quality

DALAM melaksanakan kegiatan pengelolaan IN implementing the management and


dan pemanfaatan energi panas bumi, PGE Area utilization of geothermal energy, PGE Kamojang
Kamojang memiliki komitmen dan kebijakan Area has committed to implement the policy
untuk melaksanakan konservasi sumber daya, and resource conservation, waste reduction,
pengurangan limbah, dan senantiasa melakukan and continues to do continuous improvement
upaya peningkatan berkelanjutan. Selain efforts. In addition, PGE also implements its
itu, juga diterapkan kebijakan manajemen management policy in the framework of the
Pertamina dalam rangka penerapan perbaikan implementation of continuous improvements to
berkelanjutan untuk kualitas lingkungan hidup a better quality of the environment, where one
yang lebih baik, di mana salah satunya adalah of them is the policy on energy management.
kebijakan mengenai manajemen energi. PGE PGE Kamojang Area has a policy signed by
Area Kamojang memiliki kebijakan yang the top leader in the Kamojang area. PGE
ditandatangani oleh pimpinan tertinggi di Kamojang Area has committed to implement
Area Kamojang. PGE Area Kamojang memiliki resource conservation, energy efficiency, water
komitmen untuk melaksanakan konservasi conservation, emission reduction, and the
sumber daya, efisiensi energi, konservasi reduction of waste and waste utilization, the
air, pengurangan emisi, pengurangan serta protection of biodiversity, loss prevention, and
pemanfaatan limbah dan sampah, perlindungan make efforts towards continuous improvement
keanekaragaman hayati, pencegahan kerugian of quality management systems, occupational
dan senantiasa melakukan upaya peningkatan health, safety and environment in every aspect.
berkelanjutan terhadap sistem manajemen
mutu, kesehatan dan keselamatan kerja dan To implement this policy, the Company has
lingkungan di setiap aspek. planned a saving program and strategic plan
and established a long-term strategic plan on
Untuk melaksanakan kebijakan tersebut, energy efficiency, which includes setting goals,
Perusahaan telah merencanakan program objectives and implementation time frame.
dan rencana strategis penghematan serta Duties and responsibilities of the energy and
menetapkan rencana strategis jangka panjang water resources management team include the
tentang efisiensi energi yang meliputi penetapan evaluation, supervision and control of the use
tujuan, sasaran dan tata waktu pelaksanaannya. of energy and water resources through periodic
Tugas dan tanggung jawab tim manajemen audits performed by both internal and external
energi dan sumber daya air meliputi evaluasi, parties and report the results that include
pengawasan dan pengendalian penggunaan descriptions of the purpose, scope, status of

A Journey To Gold 159


energi dan sumber daya air melalui audit yang energy, the potential for energy efficiency, and
dilakukan secara berkala baik internal maupun a work plan to the top leader of Kamojang Area.
oleh pihak eksternal serta melaporkan hasil
kegiatan audit yang mencakup tujuan deskripsi, The energy efficiency and the resources
ruang lingkup, status energi, potensi efisiensi conservation program implemented in PGE
energi, dan rencana kerja kepada pimpinan Kamojang Area PGE have resulted in energy
tertinggi Area Kamojang. efficiency as follows:
1. Decrease in electrical energy consumption in
Dengan program efisiensi energi dan konservasi 2010 was up to 17.9% compared to 2010 and
sumber daya yang dilakukan di lingkungan PGE a decrease of 27.24% when compared to the
Area Kamojang telah menghasilkan efisiensi electrical energy consumption in 2009.
energi sebagai berikut: 2. The house load the Geothermal Power Plant
1. Penurunan pemakaian energi listrik di tahun (PLTP) Kamojang Unit IV toward the product
2011 sebesar 17,9% jika dibandingkan is better compared to the previous year, a
dengan tahun 2010 dan penurunan sebesar decrease of 2.6% when compared to 2010 or
27,24% jika dibandingkan dengan pemakaian 15.5% when compared with 2009.
energi listrik pada tahun 2009.
2. House load PLTP Kamojang Unit IV terhadap With this goal, PGE Kamojang Area is
produk yang dihasilkan lebih baik jika performing saving efforts through the
dibandingkan dengan tahun sebelumnya, Continuous Improvement Program (CIP) for the
mengalami penurunan sebesar 2,6% jika implementation of continuous improvement
dibandingkan dengan tahun 2010 atau that is consistent with resource conservation and
15,5% jika dibandingkan dengan tahun 2009. audits are done on the CIP activities and results
by a PT Pertamina CIP Auditor Team to monitor
Dengan sasaran tersebut, PGE Area Kamojang the implementation and verify the results of the
melakukan upaya penghematan sumber daya CIP. The CIP activities started from the program
melalui Continuous Improvement Program planning (plan), implementation (do), result
(CIP) untuk penerapan perbaikan berkelanjutan evaluation (check), to standardization (action)
yang sejalan dengan upaya konservasi sumber and quality conventions activity. In addition,
daya dan dilakukan audit kegiatan CIP a CIP activity audit and CIP results audit by
serta audit hasil CIP oleh Tim Auditor CIP PT the Corporate CIP Auditor Team to monitor the
Pertamina untuk memonitor pelaksanaan dan implementation and verify the CIP results.
memverifikasi hasil CIP. Kegiatan CIP ini dimulai
dari perencanaan program (plan), pelaksanaan Resource saving efforts that were performed
(do), evaluasi hasil (check), hingga standarisasi by the PGE Kamojang Area has gained several
(action) dan kegiatan konvensi mutu. Selain itu, awards among which are:
juga dilakukan audit kegiatan CIP dan audit 1. Improving plant efficiency by optimizing the
hasil CIP oleh Tim Auditor CIP Korporat untuk use of steam in the PLTP Kamojang IV during
memonitor pelaksanaan dan memverifikasi the start-up unit. Award: Gold Medal (2012).
hasil CIP. 2. Improved reliability of PT-203 as pressure
control and safety system with Logic Pressure

160 A Journey To Gold


Upaya-upaya penghematan sumber daya yang Inlet Turbine PT-207 modification. Award:
dilakukan PGE Area Kamojang telah memperoleh Gold Medal (2012).
beberapa penghargaan di antaranya adalah: 3. Retrofit program of Refrigerant Freon R-22
1. Meningkatkan efisiensi pembangkit to MC-22 Musicool. The program is carried
dengan optimalisasi pemakaian uap di out in order to save energy and as an effort
PLTP Kamojang IV pada saat start-up unit. to prevent the depletion of the ozone layer
Penghargaan: Medali Emas (2012). through the replacement of ODS (R-22) to
2. Peningkatan keandalan PT-203 sebagai
pressure control dan safety system dengan
modifikasi Logic Pressure Inlet Turbine PT-
207. Penghargaan: Medali Emas (2012).
3. Program Retrofit Refrigerant Freon R-22 ke
MusiCool MC-22. Program ini dilakukan dalam
rangka penghematan energi dan upaya
pencegahan penipisan lapisan ozon melalui
penggantian BPO (R-22) ke Hidrokarbon (MC-
22). Penghargaan: Medali Emas (2011).

Selain program-program efisiensi sumber daya,


PGE Kamojang juga melakukan upaya-upaya
pengurangan fugitive emission (pengurangan
venting steam) yang berdampak pula pada
efisiensi sumber daya (steam) melalui program
optimalisasi penggunaan uap dan pengurangan
uap yang terbuang selama proses operasional.

PGE Area Kamojang telah melakukan


benchmarking Steam Consumption dengan
pembangkit sejenis. PLTP Kamojang IV dapat
mempertahankan nilai steam consumption
sebesar 6,8 ton/MWh.

Untuk memverifikasi hasil penghitungan


yang telah dilakukan, PGE Area Kamojang
melakukan audit energi yang rutin dilakukan
setiap tahun baik oleh pihak eksternal maupun
internal. Dari hasil audit energi yang dilakukan,
didapatkan Intensitas Konsumsi Energi (IKE)
bangunan perkantoran PGE Area Kamojang
sebesar 147 kWh/m2/tahun. Perbandingan hasil
benchmarking IKE ASEAN, angka ini jauh lebih

A Journey To Gold 161


baik (lebih rendah) dari IKE ASEAN sebesar 240 Hydrocarbons (MC-22). Award: Gold Medal
kWh/m2/tahun. (2011).

Selain program-program yang telah disebutkan, In addition to resource efficiency programs, PGE
PGE Area Kamojang juga memiliki program yang Kamojang also made efforts in the reduction of
dikembangkan dengan pemanfaatan potensi fugitive emissions (reduction of steam venting)
sumber daya yang dimiliki Area Kamojang, that also impacted the efficiency of resources
salah satunya adalah penggunaan steam untuk (steam) through the optimization of steam use
sumber tenaga mesin potong menggantikan and reduction of steam that is wasted during the
mesin potong rumput konvensional berbahan operational process.
bakar minyak yang mana hanya bisa dilakukan
oleh wilayah yang memiliki sumber daya PGE Kamojang Area has conducted a
panas bumi. Untuk penghematan penggunaan benchmarking Steam Consumption with similar
bahan bakar minyak, PGE Area Kamojang plants. The PLTP Kamojang IV is able can
juga melakukan program elektrifikasi melalui maintain the value of steam consumption ny 6.8
subtitusi pompa-pompa berbahan bakar minyak tons/MWh.
yang ada di PGE Area Kamojang dengan pompa
listrik. To verify the results of the calculation that has
been done, PGE Kamojang Area conducts regular
Selain itu, kegiatan efisiensi energi PGE energy audits every year by both external as well
Area Kamojang juga berkontribusi terhadap internal parties. From the results of the energy
pemberdayaan masyarakat dengan audit, the Energy Consumption Intensity (IKE)

Pemasangan panel surya sebagai sumber energi listrik masyarakat setempat.


The installation of solar cells as source of electricity for the local community.

162 A Journey To Gold


pemasangan panel surya (solar cell) sebagai of PGE Kamojang Area’s office building at 147
sumber energi listrik masyarakat setempat di kWh/m2/year is obtained. The comparison with
PKBM An Nur untuk kegiatan belajar mengajar the results of the ASEAN IKE benchmarking, this
dan pelatihan pemberdayaaan masyarakat figure is much better (lower) than the ASEAN IKE,
dengan total potensi penghematan energi listrik which is 240 kWh/m2/year.
sebesar 67% energi bersih dari total pemakaian
energi listrik di PKBM An Nur. In addition to the programs already mentioned,
PGE Kamojang Area also has a program that
Berbagai upaya yang dilakukan dalam hal was developed with the utilization of available
efisiensi energi ini mengantarkan PGE Area resources possessed by the Kamojang Area,
Kamojang meraih Penghargaan Energi Pratama one of which is the use of steam to power
Tahun 2012 dari Kementerian Energi dan mowers replacing conventional mowers that
Sumber Daya Mineral (ESDM) yang diberikan use fuel which can only be done by areas
langsung oleh Menteri ESDM dalam acara Malam where geothermal resources are available. For
Penganugerahan Penghargaan Energi 2012 efficient use of fuel oil, PGE Kamojang Area also
tanggal 12 Oktober 2012.© implements an electrification program through
the substitution of pumps fueled by oil that exist
in PGE Kamojang Area with electric-powered
pumps.

In addition, the energy efficiency activities


of PGE Kamojang Area also contributed to
community development with the installation of
solar panels (solar cells) as a source of electrical
energy of the local community in the PKBM An
Nur for the teaching and learning activities and
community empowerment training with the
total potential electricity savings of 67% clean
energy of electrical energy consumption in the
PKBM An Nur.

Various efforts that were made in terms of energy


efficiency has brought PGE Kamojang Area
awarded the Primary Energy Prize in 2012 from
the Ministry of Energy and Mineral Resources
(ESDM) which was given directly by the Minister
of ESDM in the awarding ceremony on October
12, 2012.©

A Journey To Gold 163


164 A Journey To Gold
Lingkungan Baik Pangkal Prestasi
Perusahaan
Better Environment for Many, Better Achievement for Company

PT SEMEN GRESIK (PERSERO) TBK.


PABRIK TUBAN

A Journey To Gold 165


Lingkungan Baik Pangkal
Prestasi Perusahaan
Better Environment for Many, Better Achievement for Company

Keberhasilan pengelolaan lingkungan ini sekaligus mematahkan


stigma bahwa industri semen selalu berdampak buruk terhadap
lingkungan.

The success of this environmental management at the same time breaks


the stigma that the cement industry is always a bad impact on the
environment.

166 A Journey To Gold


PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., yang PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., formerly
sebelumnya dikenal dengan nama PT Semen known as PT Semen Gresik (Persero) Tbk., is
Gresik (Persero) Tbk., merupakan perusahaan a fully integrated cement company that was
semen terintegrasi yang didirikan pada 7 founded in August 7, 1957. The Company is the
Agustus 1957. Perseroan merupakan badan first state-owned enterprise (SOE) to go public.
usaha milik negara (BUMN) pertama yang go Shares of the Company are currently owned by
public. Saham Perseroan saat ini dimiliki oleh the government of the Republic of Indonesia at
pemerintah Republik Indonesia sebesar 51,01% 51.01% and the rest by the public.
dan sisanya oleh publik.
ne of the Company’s production bases is Tuban,
O
Salah satu basis produksi Perseroan adalah East Java, in which the Company has four lines
Kabupaten Tuban, Jawa Timur, di mana of plants with an installed capacity of 9.4 million
Perseroan mempunyai empat lini pabrik tons of cement per year. With sustainable
dengan kapasitas terpasang sebesar 9,4 juta environmental management, the Tuban Plant
ton semen per tahun. Dengan pengelolaan has been awarded the Company Performance
lingkungan yang berkelanjutan, Pabrik Tuban Rating Program (PROPER) Gold from the Ministry
telah mendapat penghargaan Program Penilaian of Environment in 2012.
Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) Emas
dari Kementerian Lingkungan Hidup pada tahun E nvironmental management has become an
2012. integral part of the quality system of Semen
Indonesia. The three pillars (triple bottom line)
Pengelolaan lingkungan telah menjadi bagian underlie the Company’s operations, i.e. profit,
integral dalam sistem mutu Semen Indonesia. people and planet.
Tiga pilar (triple bottom line) melandasi
operasional Perseroan, yaitu profit, people, dan The success of this environmental management
planet. at the same time breaks the stigma that the
cement industry is always a bad impact on
Keberhasilan pengelolaan lingkungan ini the environment. In Semen Indonesia, every
sekaligus mematahkan stigma bahwa industri investment made always pay attention to
semen selalu berdampak buruk terhadap environmental principles. The management
lingkungan. Di Semen Indonesia, setiap always insists on responsible investment that

A Journey To Gold 167


LAUNCHING, Menteri BUMN Dahlan Iskan bersama Dirut Dwi Soetjipto dan Jajaran Direksi Semen Indonesia pada peresmian
holding company.
LAUNCHING, The Minister of State-Owned Enterprises Dahlan Iskan with President Director Dwi Soetjipto and the Board of
Directors of Semen Indonesia during the launching of the holding company.

investasi yang dilakukan selalu memperhatikan makes the vision of the environment as one of
prinsip lingkungan. Jajaran manajemen selalu the main pillars.
menekankan pada responsible investment yang
menjadikan visi lingkungan sebagai salah satu The Company believes that the management
pilar utama. of the environment is not a cost center, but a
responsibility to ensure the sustainability of
Perseroan berkeyakinan bahwa pengelolaan the environment for future generations. On
lingkungan bukan sebagai cost center, tetapi the other hand, the quality of environmental
bentuk tanggung jawab untuk memastikan management will guarantee the creation of
keberlanjutan lingkungan bagi generasi masa sustainable business growth. The Company has
depan. Di sisi lain, pengelolaan lingkungan proved that by realizing the green industry,
yang berkualitas akan menggaransi terciptanya the business of Semen Indonesia can continue
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. to grow bigger and able to become a market
Perseroan telah membuktikan, dengan leader in the national cement industry. This is
mewujudkan green industry, bisnis Semen evidence of the “better environment for many,
Indonesia bisa terus tumbuh membesar better achievement for the company” paradigm
dan mampu menjadi pemimpin pasar di believed by the Company.

168 A Journey To Gold


industri semen nasional. Ini adalah bukti dari A systematic environmental management
paradigma ”better environment for many, is demonstrated through the integration of
better achievement for company” yang diyakini environmental management that is related
Perseroan. to the Management System of Semen Gresik
(SMSG), which consists of SMM ISO9001:2000,
Pengelolaan lingkungan yang sistematis SML ISO14001:2004, SMK3, OHSAS18001:2007
ditunjukkan lewat terintegrasinya sistem and ISO/IEC 17025:2005. In its implementation,
manajemen yang terkait dengan lingkungan ke the SMSG is also supported by a Continual
dalam Sistem Manajemen Semen Gresik (SMSG), Improvement Sub System (QCC, SS, 5R, TPM, and
yang terdiri atas SMM ISO9001:2000, SML RCM).
ISO14001:2004, SMK3, OHSAS18001:2007, dan
ISO/IEC 17025:2005. Dalam implementasinya, The focus of the Company in managing the
SMSG juga didukung oleh Sub Sistem Continual environment consists of three things as follows:
Improvement (QCC, SS, 5R, TPM, dan RCM). • The efficiency and conservation of
resources
Fokus strategi Perseroan dalam mengelola Including energy efficiency, waste
lingkungan terdiri atas tiga hal sebagai berikut: management, water conservation, and
• Efisiensi dan konservasi sumberdaya biodiversity protection
Meliputi efisiensi energi, pengelolaan • The reduction of global warming effects
limbah, konservasi air, dan perlindungan The Company’s efforts in supporting the
keanekaragaman hayati lowering of greenhouse gasses
• Penurunan efek pemanasan global • The prevention of pollution
Upaya perusahaan dalam mendukung The systematic effort in preventing the
pengurangan gas rumah kaca impacts of the operation of production
• Pencegahan pencemaran equipment
Upaya sistematis dalam mencegah dampak
dari beroperasinya peralatan produksi Energy Efficiency for Sustainable
Environment and Business
Efisiensi Energi untuk Lingkungan dan Bisnis THE cement industry is one of the highly energy-
yang Berkelanjutan intensive industries. The consumption of coal,
INDUSTRI semen merupakan salah satu industri electricity, and fuel oil in the cement industry is
yang sangat padat energi. Konsumsi batubara, quite large. Beside it is not a renewable energy,
listrik, dan bahan bakar minyak di industri so it is not good for the sustainability of the
semen cukup besar. Selain bukan merupakan environment, the use of not renewable energy is
energi terbarukan, sehingga tidak baik bagi very costly. Therefore, the Company continues
keberlanjutan lingkungan, penggunaan energi to make efforts to perform energy efficiency
tidak terbarukan tersebut memakan biaya yang and conservation. In addition to maintaining
sangat tinggi. Oleh sebab itu, Perseroan terus the sustainability of the environment, these
melakukan berbagai upaya untuk melakukan measures also have a positive impact on cost
efisiensi dan konservasi energi. Selain untuk savings, which in turn can increase the level of
menjaga keberlanjutan lingkungan, langkah profitability of the Company.

A Journey To Gold 169


tersebut juga berdampak positif pada Energy efficiency measures are performed
penghematan biaya yang pada akhirnya bisa by drafting a short- and long-term strategic
meningkatkan level profitabilitas Perseroan. plan. The Company has established an Energy
Management Team assigned to develop and
Langkah efisiensi energi dilakukan dengan implement energy efficiency and conservation
menyusun rencana strategis jangka pendek dan programs which include energy supply, energy
jangka panjang. Perseroan telah membentuk undertaking, energy utilization, and the
Tim Manajemen Energi yang bertugas untuk conservation of energy resources.
menyusun dan melaksanakan program efisiensi
dan konservasi energi yang meliputi kegiatan One ocular proof of the energy efficiency
penyediaan energi, pengusahaan energi, success of the Company is the level of electricity
pemanfaatan energi, dan konservasi sumber consumption in 2011 in the Tuban Plant that
daya energi. reached 89 kWh per ton of cement, which is
considered the most efficient nationwide and
Salah satu bukti nyata keberhasilan efisiensi even globally when compared to other cement
energi Perseroan adalah tingkat konsumsi listrik plants.
tahun 2011 pada Pabrik Tuban yang mencapai
89 kWh per ton semen, yang tergolong paling
efisien secara nasional dan bahkan secara global
jika dibandingkan dengan pabrik semen lainnya.
Tim Manajemen Energi Perseroan telah
melakukan audit energi dalam rangka
identifikasi penggunaan energi sekaligus
mencari peluang potensi penghematan energi.
Tidak hanya oleh tim internal, audit energi
juga melibatkan tim independen dari pihak
eksternal. Hasil audit energi ini menjadi rujukan
dalam setiap penyusunan program efisiensi dan
konservasi energi.

Salah satu program utama dalam hal efisiensi


energi adalah penggunaan energi terbarukan
biomassa. Biomassa sebagai bahan bakar
alternatif telah digunakan sebanyak 61.356
ton atau setara dengan 12,14% pemakaian
batubara. Sejak tahun 2009, Perseroan sudah
menggunakan biomassa dari limbah pertanian
berupa sekam padi, cocopeat, serbuk gergaji,
dan limbah tembakau sebagai bahan bakar
OPERASIONAL, Kondisi pabrik yang prima, efisiensi
alternatif untuk menggantikan sebagian dari energi menjadi optimum.
batubara. Fasilitas feeding transport pertama OPERATIONAL, The excellent condition of the factory,
energy efficiency becomes optimal.

170 A Journey To Gold


kali dibangun pada tahun 2009 dengan The Energy Management team of the Company
kapasitas desain sebesar 20 ton per jam. has conducted an energy audit in order to
identify opportunities for energy use as well as
Selain untuk menjaga keberlanjutan lingkungan, the potential for energy savings. Not only by the
program ini juga berdampak signifikan pada internal team, the energy audit also was involved
efisiensi operasional perusahaan. Langkah an independent team of external party. The
ini juga mampu memberi stimulus bagi results of an energy audit become a reference
perekonomian masyarakat, karena bahan in every drafting of an energy efficiency and
energi terbarukan didatangkan dari wilayah conservation program.
sekitar pabrik, antara lain, Kabupaten Tuban,
Kabupaten Lamongan, Kabupaten Bojonegoro, One of the major programs in terms of energy
dan Kabupaten Rembang dengan cara membeli efficiency is the use of renewable biomass
langsung dari masyarakat sekitar. Sampai saat energy. Biomass as an alternative fuel has
ini terdapat 11 vendor yang menjadi pemasok been used as much as 61,356 tons, equivalent
sekam dan melibatkan sedikitnya 50 tenaga to 12.14% of coal consumption. Since 2009,
kerja pembongkaran. the Company has been using biomass from
agricultural waste such as rice husks, coco-peat,
Inisiatif Perseroan mendayagunakan energi sawdust, and tobacco waste as an alternative
alternatif juga menimbulkan dampak fuel to replace some of the coal. A feeding
pengganda (multiplier effect) bagi ekonomi transport facility was first built in 2009 with a
masyarakat, seperti berkembangnya para design capacity of 20 tons per hour.
pedagang di sekitar area parkir dan tempat
penimbangan bahan bakar alternatif. Bisnis In addition to maintaining environmental
kuliner dan sektor lainnya ikut bergairah seiring sustainability, this program also has a
semakin intensnya pemasok bahan bakar significant impact on the operational efficiency
alternatif yang hilir-mudik di kawasan pabrik. of the Company. This step is also able to provide
a stimulus for the economy of the community,
Efisiensi energi juga dilakukan dalam langkah because renewable energy materials are
nyata seperti pengelolaan limbah B3 dan brought from areas around the plant, among
non-B3 dengan prinsip 3R (reduce, reuse, others, Tuban, Lamongan, Bojonegoro, and
recycle). Langkah kecil tetapi nyata dilakukan Rembang Regencies by buying directly from the
dengan melakukan recycle tumpahan material surrounding community. Until now there are 11
reject untuk dikembalikan ke proses produksi. vendors that supply rice husks and involved at
Bahkan, sarung tangan yang terkontaminasi oli least 50 workers for unloading.
atau minyak juga bisa digunakan sebagai bahan
bakar alternatif. The initiative of the Company by utilizing an
alternative energy also created a multiplier
Dari hasil kajian tim independen, Perseroan effect for the local economy, such as the
menggunakan limbah B3 dalam proses produksi development of traders around the parking
dan sebagai bahan bakar alternatif sebesar area and a weighing place of alternative
37,3 kilogram per ton semen (2012) dengan fuels. Culinary businesses and other sectors

A Journey To Gold 171


persentase recycle dapat mencapai 99%. Nilai participated passionately following the intensity
ini termasuk yang terbaik dalam skala nasional of alternative fuel suppliers who moved back and
maupun dunia, upaya yang menunjukkan forth inside the factory area.
adanya pengelolaan limbah B3 yang baik di
lingkup usaha Perseroan, termasuk untuk bahan Energy efficiency is also done in concrete steps
bakar alternatif. such as hazardous and toxic and non-hazardous
and toxic waste management with the 3R (reduce,
Perseroan juga melakukan pengelolaan sampah reuse, recycle) principles. Small but real steps
kota secara modern untuk diolah menjadi are also taken by recycling the spills of material
energi alternatif. Konsep yang diusung adalah reject to be returned to the production process.
”waste to zero”. Dalam hal ini, Perusahaan akan In fact, gloves contaminated by lubricants or oil
memanfaatkan sampah kota, terutama dari dua can also be used as an alternative fuel.
kota di mana Perseroan banyak beraktivitas,
yaitu Gresik dan Tuban, Jawa Timur. Volume From the results of the study made by the
sampah di Gresik tercatat sebanyak 650 m3 independent team, the Company used the
atau sekitar 217 ton per hari. Adapun volume hazardous and toxic waste in the production
sampah di Tuban sebesar 250 m3 atau 83 ton per process and as an alternative fuel by 37.3
hari. Sampah kota tersebut akan diolah menjadi kilograms per ton of cement (2012) with a
energi alternatif, pupuk kompos, dan recycle recycle percentage that was able to reach 99%.
material. Dalam hal ini, Perusahaan akan This value is the best in national and global
mengambil energi alternatifnya. scales, efforts that showed good hazardous and
toxic waste management in the scope of the
Yang tak dilupakan adalah rekondisi peralatan Company’s business, including for alternative
pabrik. Hal ini dilakukan karena kondisi fuels.
peralatan pabrik sangat berpengaruh terhadap
penggunaan energi, sehingga perlu dilakukan The Company also performs a modern urban
upaya untuk mengembalikan kinerja peralatan waste management to be processed into
sesuai desain. Langkah yang dilakukan meliputi alternative energy. It carries the “waste to zero”
penutupan kebocoran saluran gas panas concept. In this case, the Company will utilize
(ducting), perawatan mesin secara rutin, dan urban waste, mainly from the two cities where
langkah lain yang relevan. the Company performs many of its activities,
namely Gresik and Tuban, East Java. The volume
Langkah lain yang dilakukan adalah dengan of waste in Gresik is 650 m3 or approximately
memasang peralatan hemat energi, seperti 217 tons per day. The volume of waste in
filter harmoni, variable speed drive (VSD) ID Tuban is 250 m3 or 83 tons per day. The urban
Fan Kiln, penggantian impeler ID Fan Roller waste will be processed into alternative energy,
Mill, penggantian tripple gate dengan rotary compost, and recycled materials. In this case,
feeder pada peralatan roller mill, pemasangan the Company will take the alternative energy.
burner yang memiliki momentum tinggi, dan
memodifikasi cooler. What is not forgotten is the reconditioning of
the factory’s equipment. This is done because

172 A Journey To Gold


RAPI, Jajaran parkir Bulk Truck menunggu pengisian semen curah.
NEAT, Bulk trucks park in ranking waiting for bulk cement filling.

Kondisi pabrik yang prima juga menjadi the condition of the plant’s equipment is very
optimalisasi efisiensi energi. Dalam hal ini, influential on energy use, so it is necessary
Perseroan berupaya melakukan manajemen to attempt to restore the performance of the
operasi pabrik secara terpadu dengan menjaga equipment according to the design. Steps
kestabilan operasi, menekan jumlah shutdown that were taken included the closure of the
yang tidak terencana, mengoperasikan peralatan hot gas duct leakage (ducting), regular engine
pada kapasitas maksimal, dan mengendalikan maintenance, and other relevant measures.

A Journey To Gold 173


kualitas bahan baku serta mengendalikan Another step taken was to install energy-saving
kualitas bahan bakar. equipment, such as harmony filters, variable
speed drive (VSD) ID Fan Kiln, the replacement of
Spirit efisiensi energi ini juga diinternalisasikan the impeller ID Fan Roller Mill, the replacement
ke kalangan karyawan, sehingga menjadi kultur of the triple gate with a rotary feeder in the roller
yang menyatu dalam kehidupan sehari-hari mill equipment, the installation of a burner that
karyawan. Internalisasi kultur hemat energi has a high momentum, and modify the cooler.
dilakukan dengan melakukan kampanye
melalui pemasangan stiker tentang mematikan Excellent factory conditions also become the
lampu dan AC yang tidak perlu di setiap saklar, optimization of energy efficiency. In this regard,
tidak menyalakan komputer bila tidak dipakai di the Company seeks to perform an integrated
setiap komputer, mematikan keran air bila tidak plant operation management by maintaining
dipakai di setiap keran air, dan lain sebagainya. operational stability, reduce the number of
unplanned shutdown, operate equipment at
paya tak kenal henti dalam hal efisiensi
U maximum capacity, and control the quality of
dan konservasi energi tersebut mendapat raw materials and fuel quality control.
apresiasi dari pemerintah di mana Perseroan
mendapatkan sejumlah penghargaan di tingkat This energy efficiency spirit is also internalized
nasional, antara lain, Penghargaan Rintisan to the employees, so that it becomes a unified
Teknologi dari Kementerian Perindustrian yang culture in the everyday life of employees. The
disampaikan langsung oleh Presiden Republik internalization of energy efficiency culture
Indonesia serta Penghargaan Efisiensi Energi is carried out by campaigning through the
Nasional dari Kementerian Energi dan Sumber installation of stickers in every switch about
Daya Mineral (ESDM). turning out the lights and air conditioning that
are not necessary, not turning on the computer
Penurunan Emisi Menjaga Sistem Ekologi when it is not used in any computer, turning off
INDUSTRI semen merupakan salah satu industri the water faucet when not in use at any water
yang berkontribusi cukup besar terhadap tap, and so forth.
emisi, di antaranya berupa SO2, NOX, partikulat
debu, dan emisi CO2. Proses pembakaran pada Unrelenting efforts in terms of energy efficiency
proses produksi semen menjadi salah satu and conservation are appreciated by the
sumber emisi yang besar dari seluruh kegiatan government in which the Company has obtained
industri yang ada. Sumber emisi antara lain a number of awards at the national level,
pada proses kalsinasi, pembakaran bahan among others, the Technology Pioneer Award
bakar fosil dan non-fosil di kiln, pembangkit from the Ministry of Industry presented by the
energi listrik, dan pembakaran air limbah President of the Republic of Indonesia as well
yang mengandung karbon. Untuk menjaga as the National Energy Efficiency Award from
keberlanjutan lingkungan, emisi dari industri the Ministry of Energy and Mineral Resources
semen harus berada dalam kontrol, sehingga (ESDM).
tidak mengganggu sistem ekologi.

174 A Journey To Gold


Perseroan secara berkelanjutan berupaya The Reduction of Emissions Preserves the
melakukan penurunan emisi, termasuk Ecological System
dengan mengurangi pencemaran udara dan THE cement industry is one of the industries
intensitas karbon guna mengantisipasi dampak that contribute greatly to emissions, including
pemanasan global yang dapat mengarah pada in the form of SO2, NOX, dust particulates, and
perubahan iklim yang tidak dapat dipulihkan. CO2 emissions. The combustion process in the
Wujud program penurunan emisi dituangkan cement production process has been one major
dalam rencana strategis jangka pendek dan source of emissions from all industrial activities
jangka panjang yang terintegrasi dengan there. The sources of emissions among others
program-program pro-lingkungan lainnya. are in the calcination process, combustion of
Pendekatan program penurunan emisi dilakukan fossil fuels and non-fossil fuels in kilns, electric
melalui penerapan teknologi unggul yang telah energy generation, and the combustion of
menjadi keunggulan Perseroan. carbon-containing waste water. To maintain the
sustainability of the environment, emissions
Semen Indonesia telah melakukan pemantauan from the cement industry should be in control, so
dan pengukuran di cerobong secara berkala they do not interfere with the ecological system.
setiap tiga bulan sesuai parameter dan baku The Company continuously seeks to reduce
mutu yang sudah ditentukan Kementerian emissions, including by reducing air pollution
Lingkungan Hidup. Pemantauan dan and carbon intensity in order to anticipate the
pengukuran ini menjadi indikator tingkat emisi impact of global warming that can lead to climate
Pabrik Tuban milik Perseroan. Hasil pengukuran change that cannot be restored. The form of the
yang diperoleh pada tahun 2011 menunjukkan emission reduction program is outlined in the
bahwa emisi debu rata-rata sebesar 11,97 mg/ short- and long-term strategic plans integrated
Nm3; emisi NOX sebesar 40,18 mg/Nm3 dan emisi with other pro-environment programs. Approach
SO2 sebesar 3,5 mg/Nm3. Nilai tersebut jauh di
bawah nilai ambang batas yang ditetapkan,
yaitu debu 80 mg/Nm3, NOX 1.000 mg/Nm3, dan
SO2 800 mg/Nm3.

Berdasarkan perhitungan tim independen, total


emisi Gross CO2 (total emisi CO2 tanpa adanya
eliminasi emisi CO2 dari penggunaan alternative
fossil fuel), pabrik Perseroan di Tuban pada 2012
adalah 705 kg CO2 per ton cementitious. Hal ini
menunjukkan bahwa kinerja pabrik Tuban telah
cukup baik, namun Perseroan tetap akan terus
melakukan peningkatan usaha-usaha reduksi
nilai emisi CO2.
ELECTROSTATIC PRECIPITATOR, Meski dilengkapi dengan
peralatan penangkap debu moderen, pemantauan emisi
dilakukan secara rutin setiap tiga bulan.
ELECTROSTATIC PRECIPITATOR, Although equipped with
modern dust catchers, the monitoring of emissions is
carried out regularly every three months.

A Journey To Gold 175


RIMBUN, Salah satu jalan tambang di Pabrik Tuban berpagar pohon hijau.
LUSH, One of the mine roads in the Tuban Factory is fenced with green trees.

Komitmen dan kebijakan Perseroan dalam to emissions reduction program is done through
hal ini sangat jelas, yaitu terus melakukan the application of superior technology that has
pengelolaan lingkungan yang lebih baik guna been the hallmark of the Company.
mengantisipasi dampak pemanasan global.
Sejumlah program telah dilakukan perseroan Semen Indonesia has periodically conducted
sebagai bentuk nyata dari kebijakan yang telah monitoring and measurement in the chimney
digariskan manajemen untuk menurunkan every three months according to the parameters
tingkat emisi. and standards specified by the Ministry of
Environment. The monitoring and measurement
Salah satu program yang dijalankan adalah is an indicator of the emission levels of the
meningkatkan operasional dan pemeliharan Company’s Tuban Plant. The measurement
fasilitas penangkap debu. Pabrik Tuban milik results obtained in 2011 showed that the dust
Perseroan telah dilengkapi dengan peralatan emissions were by an average of 11.97 mg/
modern untuk mencegah pencemaran berupa Nm3; NOX emissions of 40.18 mg/Nm3 and SO2
mesin pengisap debu seperti electrostatic emissions by 3.5 mg/Nm3. This value is far below
precipitator, cyclone, conditioning tower, dan the set threshold value, which are 80 mg/Nm3
bag house filter. dust, NOX 1,000 mg/Nm3 and SO2 800 mg/Nm3.
Based on the calculations by an independent
Selain itu, Perusahaan terus meningkatkan team, the total of gross CO2 emissions (the
pengendalian operasi untuk meminimalkan total of CO2 emissions without the elimination
emisi gas buang, melakukan pengelolaan of CO2 emissions from the use of alternative
fugitive emission dari dampak proses produksi, fossil fuels), the Company’s plant in Tuban in

176 A Journey To Gold


dan penggunaan biomassa sebagai bahan 2012 was 705 kg of CO2 per cementitious ton.
bakar alternatif pengganti bahan bakar fosil. This suggests that the Tuban plant performance
Penggunaan energi terbarukan tersebut antara has been quite good, but the Company will still
lain berasal dari sekam padi (rice husk), serbuk continue to increase efforts in the reduction of
gergaji (saw dust), limbah tembakau, dan CO2 emission values.
cocopeat yang dibeli dari masyarakat sekitar.
Biomassa sebagai bahan bakar alternatif telah The Company’s commitment and policy in this
digunakan sebanyak 61.356 ton atau setara regard is very clear, which is to continue to
dengan 12,14% konsumsi batubara. Pemakaian perform better environmental management in
energi alternatif tersebut secara signifikan order to anticipate the impact of global warming.
mampu menurunkan emisi gas rumah kaca A number of programs have been conducted by
sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan the Company as a real form of management
dan menghemat biaya bahan bakar Perseroan. policies that have been outlined to reduce
emission levels.
Perusahaan juga berupaya menurunkan
emisi gas rumah kaca melalui program Clean One of the programs conducted was to improve
Development Mechanism (CDM) dengan judul the operation and maintenance of the dust
Partial Subtitution Fossil Fuels with Biomass extraction facility. The Company’s Tuban plant
at Semen Gresik Cement Plant in Tuban yang has been equipped with modern equipment to
telah disetujui oleh Dewan Nasional Perubahan prevent pollution in the form of dust absorbing
Iklim (DNPI) pada tanggal 21 Januari 2010. machines such as electrostatic precipitators,
Pada 25 Februari 2011, proyek CDM itu juga cyclones, conditioning towers, and a bag house
telah teregistrasi di lembaga internasional PBB, filter.
yaitu United Nations Framework Convention
In addition, the Company continues to improve
the control of the operation to minimize flue gas
emissions, managing the fugitive emission of
the impact of production processes, and the use
of biomass as an alternative fuel to substitute
fossil fuels. The use of renewable energy is
among others derived from rice husk, sawdust,
tobacco waste, and coco-peat purchased
from the surrounding community. Biomass
as an alternative fuel has been used as much
as 61,356 tons, equivalent to 12.14% of coal
consumption. The use of alternative energy can
significantly reduce greenhouse gas emissions
HARMONI, Pabrik, perkantoran dan lingkungan hijau while maintaining environmental sustainability
menyatu, menjadi indikator komitmen Perusahaan and save on fuel costs of the Company.
dalam mengelola lingkungan.
HARMONY, The factory, office buildings and the green
environment are united in harmony, which become the
indicator of the Company's commitment in managing the
environment.

A Journey To Gold 177


TANGGUNG JAWAB SOSIAL, Salah satu bentuk kepedulian Perusahaan yang secara rutin memberikan beasiswa sebagai
sarana meningkatkan kualitas SDM.
SOCIAL RESPONSIBILITY, One of the Company's concern is regularly granting scholarships as a means to improve the quality
of human resources.

on Climate Change (UNFCCC). Kredit karbon/ The Company also seeks to reduce greenhouse
certified emission reduction (CER) pada 2011 gas emissions through the Clean Development
mencapai 36.805,91 ton CO2 dan pada 2012 Mechanism (CDM) under the title “Partial
potensinya mencapai 102.081,61 ton CO2. Hal Substitution Fossil Fuels with Biomass Cement
ini menunjukkan program CDM yang dilakukan Plant at Semen Gresik in Tuban”, which have
Perseroan telah berjalan dengan baik dan terus been approved by the National Council on
mengalami peningkatan kualitas. Climate Change (DNPI) on January 21, 2010. On
February 25, 2011, the CDM project had also been
Dalam skala yang lebih mikro, Perseroan secara registered in UN international organizations,
rutin melakukan pemantauan emisi gas buang namely the United Nations Framework
pada kendaraan bermotor dan alat berat yang Convention on Climate Change (UNFCCC). Carbon
digunakan oleh Perseroan. Pemantauan emisi credits/certified emission reduction (CER) in
gas buang kendaraan ini menggandeng pihak 2011 reached 36,805.91 tons of CO2 and in 2012
ketiga sebagai pemasok kebutuhan kendaraan its potential reached 102,081.61 tons of CO2.
operasional bagi Perseroan. Hasil pemantauan This shows that the CDM program conducted
menunjukkan, lebih dari 90% kendaraan by the Company has been running well and its
Perseroan telah memenuhi baku mutu emisi quality is constantly increasing.

178 A Journey To Gold


gas buang. Perseroan juga sudah melakukan In a more micro scale, the Company regularly
konversi terhadap bahan perusak ozon dengan monitors the emissions of flue gas on motor
menggunakan instrumen penunjang yang vehicles and heavy equipment used by the
ramah lingkungan untuk fasilitas pengatur Company. The monitoring of vehicle flue gas
suhu ruangan (AC), alat pemadam api, dan lain emissions holds a third party as a supplier for
sebagainya. operational vehicles required by the Company.
The monitoring results showed that more
Upaya Perseroan untuk melakukan penurunan than 90% of the Company’s vehicles were in
emisi melalui pendekatan teknologi unggul telah compliance with the emission standards of flue
berhasil meraih penghargaan Rintisan Teknologi gas. The Company also has made the conversion
(Rintek) 2012. Teknologi yang dikembangkan to ozone-depleting substances by using
oleh Semen Gresik hingga berbuah penghargaan instruments to support environmentally friendly
tersebut adalah Konservasi Energi dan Teknologi air-conditioning facilities, fire extinguishers, and
Penurunan Emisi Gas CO2 Melalui Pemanfaatan so forth.
Biomass dan Limbah B3 sebagai Bahan Bakar
Alternatif. Penghargaan Rintisan Teknologi The Company’s efforts to reduce emissions
2012 ini melanjutkan sukses Perseroan yang through superior technology approach have won
pada tahun 2011 juga meraih penghargaan the Technology Pioneer (Rintek) award 2012. The
yang sama. Pada 2011, teknologi yang diajukan technology developed by Semen Gresik until it
Semen Gresik adalah Dust Return Sebagai brought fruition is the Energy Conservation and
Material Baru Untuk Pengembangan Produk the CO2 Gas Emission Reduction Technology
Dengan Teknik By-Pass Process di Pabrik Tuban. through Biomass and Hazardous and Toxic Waste
Utilization as Alternative Fuel. The Technology
Selain itu, Perseroan juga telah mendapat Pioneer Award of 2012 continued the success
penghargaan ISRA (Indonesia Sustainability of the Company that in 2011 also won the same
Reporting Award) untuk kategori industri yang award. In 2011, the technology proposed by
berwawasan lingkungan melalui penurunan Semen Gresik is Dust Return as New Material
emisi gas rumah kaca oleh NCSR (National Center for Product Development with By-Pass Process
for Sustainability Reporting); penghargaan Engineering in the Tuban Plant.
pendukung penghijauan Provinsi Jawa Timur;
penghargaan Industri Hijau dari Kementerian In addition, the Company has also been awarded
Perindustrian, dan penghargaan dalam ANQ the ISRA (Indonesia Sustainability Reporting
Congress di Tokyo pada 2010 melalui tema Award) in the category of environmentally
“Implementasi Bahan Bakar Alternatif dalam sustainable industry through the reduction of
Rangka Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca”.© greenhouse gas emissions by NCSR (National
Center for Sustainability Reporting); an award
supporting the greening of East Java; Green
Industry award from the Ministry of Industry,
and an award in the ANQ Congress in Tokyo in
2010 through the theme “The Implementation of
Alternative Fuels in the Framework of Greenhouse
Gas Emission Reduction”.©

A Journey To Gold 179


180 A Journey To Gold
Bintang Terang Pemberdayaan
Masyarakat dan Pembangunan Bersih
The Bright Star of Community Development and Clean Development

STAR ENERGY GEOTHERMAL (WAYANG WINDU) LTD.

A Journey To Gold 181


Bintang Terang Pemberdayaan
Masyarakat dan Pembangunan
Bersih
The Bright Star of Community Development and Clean Development

Dukungan penuh dari pemerintah dan pemangku kepentingan terkait


lainnya dengan mendukung program-program Star Energy untuk
meningkatkan kewirausahaan, telah memberikan bantuan yang
diperlukan, sehingga membuka kesempatan untuk menciptakan
peluang kewirausahaan.

The full support from the government and other related stakeholders to
Star Energy’s programs in increasing entrepreneurship has provided the
necessary assistance that it opens the chances to create entrepreneurial
opportunities.

182 A Journey To Gold


PEMERINTAH Indonesia mendorong THE Indonesian government encourages
pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan the implementation of Corporate Social
terhadap masyarakat atau Corporate Social Responsibility (CSR) initiatives by companies
Responsibility (CSR) dalam tiga bidang utama, in three main areas, education, economic
yaitu pendidikan, pemberdayaan ekonomi empowerment and building infrastructures/
dan perbaikan infrastruktur bangunan/fasilitas public facilities such as roads, bridges and
umum seperti jalan, jembatan dan tempat- places of worships as companies’ contribution to
tempat ibadah sebagai kontribusi perusahaan give back to the community.
kepada masyarakat.
Community development programs must be
Program pengembangan masyarakat harus done in a systematic, well planned and aiming
dilakukan secara sistematis, terencana dengan to expand public access to support development
baik dan bertujuan untuk memperluas akses in social, economic, and life qualities. In such
publik untuk mendukung pembangunan dalam programs, mentoring and evaluation processes
kualitas sosial, ekonomi, dan kehidupan. are deemed significant to achieve sustainable
Dalam program tersebut, mentoring dan proses development.
evaluasi dianggap penting untuk mencapai
pembangunan yang berkelanjutan. These community development programs
should be in line with the respective company’s
Program pengembangan masyarakat yang visions and missions, as well as the community’s
diusung ini semestinya sejalan dengan visi needs, to ensure its sustainability. In addition,
dan misi masing-masing perusahaan serta it is important that the program also provide
kebutuhan masyarakat, untuk memastikan the opportunity for local people to actively
keberlanjutan program tersebut. Selain itu, participate and develop their capabilities and
penting bahwa program ini juga memberikan improve their life standard at the same time.
kesempatan bagi masyarakat lokal untuk
berpartisipasi aktif dalam mengembangkan Star Energy Geothermal (Wayang Windu) Limited
kemampuan mereka untuk pada akhirnya juga as one of energy companies in Indonesia is
meningkatkan standar hidup mereka. committed to capacity building of local people
surrounding its operational area. In addition
Star Energy Geothermal (Wayang Windu) to give scholarships to 1,697 students in 2012
Limited merupakan salah satu perusahaan and building/improving public roads in nearby

A Journey To Gold 183


energi di Indonesia yang berkomitmen untuk villages, Star Energy for the last four years has
membangun kapasitas/kemampuan masyarakat been focusing its Community Development
lokal di sekitar wilayah operasionalnya. Selain program to alleviate poverty and increase
memberikan beasiswa kepada 1.697 mahasiswa people capacity by providing financial support,
pada tahun 2012 dan membangun/memperbaiki knowledge and network to market products for
jalan umum di desa-desa di wilayahnya, selected numbers of micro scale entrepreneurs
Star Energy dalam empat tahun terakhir through the Nurkayana Cooperative.
telah memfokuskan program community
development-nya terhadap program- Since the last quarter of 2009, Star Energy has
program untuk mengentaskan kemiskinan worked together with the Center for Innovation,
dan meningkatkan kapasitas masyarakat Entrepreneurship, and Leadership (CIEL) of the
dengan memberikan dukungan pengetahuan, School of Business and Management—Bandung
pendanaan dan jaringan untuk memasarkan Institute of Technology (SBM-ITB) to conduct
produk yang dipilih oleh para pengusaha kecil a social-economic mapping analysis in the
lokal melalui Koperasi Nurkayana. Pangalengan District, right after a 9.6-Richter-

Beasiswa untuk siswa berprestasi dan tidak mampu kepada 1030 siswa/i tingkat SD di Kecamatan Pangalengan
Scholarships for Excellent and Disadvantaged Students to 1,030 elementary students in the Pangalengan District.

184 A Journey To Gold


Sejak kuartal terakhir tahun 2009, Star Energy scaled earthquake hit the area and destroyed
telah bekerja sama dengan The Center for both the infrastructure and economy. The
Innovation, Entrepreneurship, and Leadership mapping report revealed the urgency to assist
(CIEL) dari Sekolah Bisnis dan Manajemen- local small entrepreneurs and support its
Institut Teknologi Bandung (SBM-ITB) untuk management as well as to provide financial
melakukan analisis pemetaan sosial-ekonomi support for micro entrepreneurs in Pangalengan
di Kecamatan Pangalengan, di mana gempa District.
9,6 Skala Richter terjadi di area tersebut
beberapa waktu yang lalu telah menghancurkan The Pangalengan District where Star Energy
infrastruktur dan perekonomian setempat. operates its geothermal undertaking is an area
Laporan pemetaan tersebut mengungkapkan in South Bandung of West Java province, which
pentingnya untuk membantu pengusaha is unique for its fertile soil for agriculture, proven
kecil lokal dan mendukung manajemen serta geothermal resources and distinctive craftsman
menyediakan dukungan keuangan bagi culture. Its proximity to Bandung City also offers
pengusaha mikro di Kecamatan Pangalengan, a good conditional factor of the availability of
Kabupaten Bandung. human resources and universities. The initiative
to start a center to develop entrepreneurship,
Kecamatan Pangalengan di Kabupaten Bandung by supporting local small businesses in
di mana Star Energy mengoperasikan usaha Pangalengan seems so natural.
panas buminya merupakan daerah yang unik
dengan tanahnya yang subur untuk pertanian, The program, which was initiated to fulfill micro-
adanya sumber daya panas bumi dan budaya scale entrepreneurs’ needs on entrepreneurship
khas pengrajin lokal. Letaknya yang dekat technical assistance, which also provide
dengan Kota Bandung juga menawarkan faktor potential participants with funding to start or
kondisional yang baik dari sisi ketersediaan expand their businesses, as well as support
sumber daya manusia dan universitas. in managing those start-ups. These activities
Inisiatif untuk memulai sebuah pusat untuk are performed under a newly-formed Center of
mengembangkan kewirausahaan, dengan Entrepreneurship and Business Incubator in
mendukung usaha kecil lokal di Pangalengan Pangalengan in the form of an MSME Nurkayana
tampak begitu pas. Cooperative. This empowering program matches
the local characteristics, both socially and
Program yang dicanangkan untuk memenuhi economically and is developed by Star Energy
kebutuhan pengusaha skala mikro pada bantuan collaborating with the SBM-ITB and is fully
kewirausahaan teknis ini juga menyediakan supported by the local government.
calon peserta dengan pendanaan untuk memulai
suatu usaha maupun mengembangkan usaha Initially, at 2010 the MSME Nurkayana
mereka yang sudah ada, serta dukungan dalam Cooperative is managed by three professionals
memulai suatu usaha. Kegiatan ini dilakukan (managers) from outside Pangalengan to
di bawah Pusat Kewirausahaan dan Inkubator anticipate the social orientation, which hinder
Bisnis baru di Pangalengan, dalam bentuk UMKM the cooperation and tendencies to follow only
Koperasi Nurkayana. Program pemberdayaan the proven successful persons or organizations.

A Journey To Gold 185


sesuai dengan karakteristik lokal, baik secara Professionals, who are selected by a reputable
sosial dan ekonomis dan dikembangkan oleh university, have enjoyed the trust and the
Star Energy berkolaborasi dengan Manajemen willingness from people to cooperate. These
SBM-ITB dan didukung sepenuhnya oleh managers are seconded by local persons, who are
Pemerintah Daerah Bandung. selected by the managers by direct interaction
and using the obtained social networking data,
Awalnya, pada tahun 2010 UMKM Koperasi aiming to have the local persons buy-in and
Nurkayana dikelola oleh tiga profesional improve necessary skills that will enable them
(manajer) dari luar Pangalengan untuk to further administer the center independently
mengantisipasi orientasi sosial, yang afterwards. Our estimation, this will be possible
menghambat kerja sama dan kecenderungan within 2 years period, but beyond expectation,
untuk mengikuti hanya orang sukses terbukti in 2011, the center has been entirely managed
atau organisasi. Profesional, yang dipilih oleh and administered by local members. These three
universitas terkemuka tersebut, telah merasakan local managers actively dedicate their efforts
kepercayaan dan kemauan dari orang-orang and minds to shift conventional approaches into
untuk bekerja sama. Para manajer ini didukung standard global-characteristic approaches of
oleh orang-orang lokal, yang sebelumnya entrepreneurship.
dipilih oleh manajer melalui interaksi langsung
dan menggunakan data jejaring sosial yang In the initial estimation, it was estimated that
diperoleh, dengan tujuan untuk memiliki this entrepreneurship center will be independent
orang-orang lokal yang sejalan serta dapat within two years, but beyond expectation, in
meningkatkan keterampilan yang diperlukan 2011, the center had been completely managed
yang akan memungkinkan mereka untuk lebih and administered by the local members.
dapat mengelola pusat kewirusahaan tersebut The three local managers actively dedicated
sesudahnya. their efforts and thoughts to divert existing
conventional approaches into global standard
Estimasi awal, diperkirakan pusat approaches to entrepreneurship.
kewirausahaan ini akan mandiri dalam kurun
waktu dua tahun, tetapi di luar harapan, pada The first batch of participants consisted of
tahun 2011, pusat kewirausahaan tersebut telah local popular persons or who were proposed
sepenuhnya dikelola dan diadministrasikan by a prominent person at Pangalengan. To
oleh para anggota lokal. Ketiga manajer lokal be accepted, all of them should receive a
tersebut secara aktif mendedikasikan usaha dan recommendation letter from the heads of their
pikiran mereka untuk mengalihkan pendekatan respective village. The entrepreneurship center
konvensional yang ada menjadi standar tries to have participants from all the villages to
pendekatan kewirausahaan global-karakteristik. avoid any unnecessary conflict.

Angkatan pertama peserta kewirausahaan The first training session underlined


adalah orang-orang lokal yang telah dikenal the orientation value that shows a low
ataupun diusulkan oleh tokoh yang ada di achievement drive and less attention for the
wilayah Pangalengan. Untuk dapat diterima, future. The participants were then given the

186 A Journey To Gold


Pemberian santunan kepada 100 anak yatim oleh Presiden dan CEO Star Energy Geothermal (Wayang Windu) Ltd. dalam
acara istighosah di Masjid Besar Pangalengan
Granting alms to 100 orphans by the President and CEO of Star Energy Geothermal (Wayang Windu) Ltd. during a religious
event at the Great Mosque of Pangalengan

selanjutnya para calon anggota ini harus entrepreneurship concept, its benefits, and the
memiliki surat rekomendasi dari kepala desa need to be creative and innovative and pursue
masing-masing. Pusat kewirausahaan ini growth. It is typical that a micro business
mencoba untuk memiliki anggota dari berbagai imitates other successfully proven business, but
desa untuk menghindari konflik. true entrepreneurs will make innovations which
subsequently will give additional value to their
Sesi pelatihan pertama menggarisbawahi businesses.
orientasi nilai yang menunjukkan rendahnya
keinginan berprestasi dan kurangnya perhatian The education and training aim to develop
untuk masa depan. Para peserta selanjutnya the entrepreneurs’ mind, covering aspects of
diberi konsep kewirausahaan, manfaat dan entrepreneurship characteristics, recognizing
kebutuhan untuk menjadi kreatif dan inovatif the values, creativity and innovation skills. On
dan mengejar pertumbuhan. Kerap terjadi, the other hand it should enable participants
bisnis mikro yang ada banyak meniru bisnis to develop businesses, identify and evaluate
lainnya yang sudah terbukti berhasil, namun opportunities, creating a business plan, get
pengusaha sejati biasanya akan melakukan funding, launch the business, and manage the
inovasi yang kemudian akan memberikan nilai start-up.
tambah untuk bisnis mereka.

A Journey To Gold 187


Pendidikan dan pelatihan tersebut bertujuan Since its commencement, the SBM-ITB already
untuk mengembangkan pikiran yang provides participants with the skills necessary
berorientasi pengusaha, yang meliputi aspek to conduct business for almost two years now.
karakteristik kewirausahaan, keterampilan They learned all about accounting principles,
mengenali nilai, kreativitas dan inovasi. Di sisi using their everyday experience to enable
lain harus memungkinkan para peserta untuk them to make the financial statements and
mengembangkan bisnis, mengidentifikasi dan calculate their need for investments to start or
mengevaluasi peluang, menciptakan rencana grow their businesses. In addition, they are also
bisnis, mendapatkan dana, meluncurkan bisnis, taught about marketing, who will complete their
dan berbagai pengelolaan untuk memulai. business plans. The SBM-ITB also performs its
second function to evaluate applicants and select
Sejak dimulainya, SBM-ITB sudah memberikan the candidates for small-scale entrepreneurs to
peserta dengan keterampilan yang diperlukan receive funding for their businesses and then
untuk melakukan bisnis selama hampir they support the small businesses in carrying
dua tahun sekarang. Mereka mempelajari out their business plans. Energy Star through
tentang semua prinsip akuntansi, dengan SBM-ITB continues to do a full cycle of financial
menggunakan pengalaman sehari-hari mereka training and support program.
untuk memungkinkan mereka untuk membuat

Partisipasi UMKM Nurkayana dalam Pameran Kerajinan dan Produk Lokal Kabupaten Bandung.
Nurkayana MSME participation in the Handicraft and Local Product Exhibition of Bandung Regency.

188 A Journey To Gold


laporan keuangan dan menghitung kebutuhan The full support from the government and other
mereka untuk investasi untuk memulai atau related stakeholders to Star Energy’s programs
mengembangkan usaha mereka. Selain itu, in increasing entrepreneurship has provided the
mereka juga diajarkan tentang pemasaran, yang necessary assistance that it opens the chances to
akan menyelesaikan rencana bisnis mereka. create entrepreneurial opportunities. permitting
SBM-ITB ini juga melakukan fungsi keduanya support, the center in Pangalengan has provide
untuk mengevaluasi calon peserta dan memilih the chance to create more entrepreneurship
calon pengusaha skala kecil untuk menerima opportunity. This will eventually contribute
dana untuk bisnis mereka dan kemudian significantly to the economic growth of the
mereka mendukung usaha kecil tersebut dalam Pangalengan District or Bandung Regency in
menjalankan rencana bisnis mereka. Star particular and Indonesia in general.
Energy melalui SBM-ITB terus melakukan siklus
penuh dari program pelatihan keuangan dan Another thing that proves the success
dukungan. of Star Energy’s program is the selection
and appointment of the MSME Nurkayana
Dukungan penuh dari pemerintah dan Cooperative to become one of the institutions
pemangku kepentingan terkait lainnya dengan that has been acknowledged of empowering
mendukung program-program Star Energy entrepreneurship by the ASEAN Learning
untuk meningkatkan kewirausahaan, telah Network (ALN), a forum which consists of eight
memberikan bantuan yang diperlukan, sehingga ASEAN member countries. In addition, not only
membuka kesempatan untuk menciptakan in formal forums, many foreign students from
peluang kewirausahaan. Hal ini, pada akhirnya, all over ASEAN and Europe have been visiting
akan memberikan kontribusi yang signifikan the SBM-ITB for comparative studies and share
terhadap pertumbuhan ekonomi di Kecamatan success stories on the empowerment of micro-
Pangalengan atau Kabupaten Bandung pada economic businesses in the Entrepreneurship
khususnya dan Indonesia pada umumnya. Center of the MSME Nurkayana Cooperative in
Pengalengan.
Hal lain membuktikan keberhasilan program
Star Energy tersebut adalah dengan telah dipilih Clean Development Mechanism
dan ditunjuknya UMKM Koperasi Nurkayana INDONESIA is one of the developing countries
menjadi salah satu lembaga yang diakui telah that participated in the signing of the Kyoto
memberdayakan kewirausahaan oleh Jaringan Protocol. Indonesia was ranked 7th in the world
Belajar Asean (ALN), sebuah forum yang terdiri with a total of 109 projects (1.79%) which have
dari delapan negara anggota ASEAN. Selain been registered as a CDM (Clean Development
itu, tidak hanya di forum resmi, banyak juga Mechanism).
mahasiswa asing dari seluruh ASEAN dan
negara-negara Eropa telah mengunjungi SBM- The CDM mechanism is the only mechanism
ITB pusat untuk studi banding dan berbagi kisah contained in the Kyoto Protocol that involves
sukses tentang program pemberdayaan usaha developing countries in an effort to reduce

A Journey To Gold 189


Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Beasiswa DIII di Unpad dan Polban dari Star Energy Geothermal (Wayang Windu)
Ltd. kepada 32 orang penerima.
The signing of the DIII Scholarship Cooperative Agreement in the Padjadjaran University and Polban from Star Energy
Geothermal (Wayang Windu) Ltd. to 32 recipients.

mikro-ekonomi di Pusat Kewirausahaan UMKM greenhouse gas emissions and assists developed
Koperasi Nurkayana di Pangalengan. countries in reducing their emission reduction
targets. Unlike other mechanisms in the Kyoto
Mekanisme Pembangunan Bersih Protocol, the CDM has the explicit mandate
INDONESIA merupakan salah satu negara to promote sustainable development with
berkembang yang ikut serta dalam the criteria set by each state; in this case
penandatanganan Protokol Kyoto. Indonesia Indonesia specified four criteria of sustainable
menduduki peringkat ke-7 di dunia dengan development, namely Environmental
jumlah total 109 proyek (1,79%) yang Sustainability, Economic Sustainability, Social
telah terdaftar sebagai proyek CDM (Clean Sustainability and Technological Sustainability.
Development Mechanism/Mekanisme
Pembangunan Bersih). The Wayang Windu Phase 2 Geothermal Power
Plant (PLTP WW2) is located in the Pangalengan
Mekanisme CDM ini merupakan satu-satunya District, 40 km south of the city of Bandung. The
mekanisme yang terdapat pada Protokol Kyoto registration process PLTP WW2 as one of CDM
yang mengikutsertakan negara berkembang projects through the stages was not easy and
dalam upaya untuk mengurangi emisi gas took a long time. The early stage that must be
rumah kaca dan membantu negara maju done was to make the Project Design Document

190 A Journey To Gold


dalam menurunkan target pengurangan emisi (PDD) to put forward as one of the CDM projects.
mereka. Tidak seperti mekanisme lain dalam The PDD of PLTP WW2 which can be viewed in
protokol Kyoto, CDM mempunyai mandat yang UNFCCC’s Web site is the version 3, dated July
secara eksplisit yaitu untuk mempromosikan 28, 2006.
pembangunan berkelanjutan dengan kriteria
yang ditentukan oleh masing-masing negara, The next stage that must be done was a consultation
dalam hal ini Indonesia menentukan empat with stakeholders. The consultation took place
kriteria pembangunan berkelanjutan, yaitu on December 5, 2008 in Bandung. Participants
Keberlanjutan Lingkungan, Keberlanjutan who attended the consultation meeting covered
Ekonomi, Keberlanjutan Sosial dan Keberlanjutan representatives of the community around the
Teknologi. project site, nongovernmental organizations,
environmentalists, PT PGE, PT PLN and
Pembangkit Listrik Tenaga Panas bumi Wayang journalists.
Windu tahap 2 (PLTP WW2) berlokasi di
Kecamatan Pangalengan, 40 km selatan kota As one of the requirements to be registered
Bandung. Proses registrasi PLTP WW2 sebagai as a CDM project, each CDM project must
salah satu proyek CDM melalui tahapan yang obtain approval from the Host Country or
tidak mudah dan memakan waktu yang cukup DNA Indonesia. The Wayang Windu Phase 2
lama. Tahap awal yang harus dilakukan yaitu Geothermal Power Plant got the approval from
membuat Project Design Document (PDD) untuk the government of the Republic of Indonesia as
diajukan sebagai salah satu proyek CDM. Adapun a CDM project that had met the four criteria of
PDD PLTP WW2 yang dapat dilihat di situs Web sustainable development through the approval
UNFCCC adalah versi 3 tertanggal 28 Juli 2006. letter issued by the Ministry of Environment,
dated May 8, 2009.
Tahapan selanjutnya yang harus dilakukan
yaitu konsultasi dengan pemangku kepetingan. After going through several stages, the project is
Konsultasi dilakukan pada tanggal 5 Desember estimated to reduce greenhouse gas emissions
2008 di Bandung. Peserta yang menghadiri around 794,532 tons of CO2e per year was finally
pertemuan konsultasi tersebut mencakup registered as a CDM project at the UNFCCC dated
perwakilan masyarakat sekitar lokasi proyek, December 2, 2010 with project registration
lembaga swadaya masyarakat, para pemerhati number 3193. Of six geothermal plant CDM
lingkungan, PT PGE, PT PLN dan wartawan. projects in Indonesia, the Wayang Windu
Geothermal Power Plant takes first place with a
Sebagai salah satu persyaratan untuk dapat total emission reduction reaching an average of
terdaftar sebagai proyek CDM, setiap proyek 64,503 tons of CO2e per month.
CDM harus mendapatkan persetujuan dari Host
Country atau DNA Indonesia. PLTP Wayang Decrease in greenhouse gas emissions by the
Windu tahap 2 mendapatkan persetujuan dari PLTP WW2 above with is equal to the planting of
pemerintah Republik Indonesia sebagai proyek 27,878 saman trees along a distance of 557.57
CDM yang telah memenuhi empat kriteria km every year.
pembangunan berkelanjutan melalui surat

A Journey To Gold 191


persetujuan yang dikeluarkan oleh Kementerian
Lingkungan Hidup tertanggal 8 Mei 2009.

Setelah melalui beberapa tahapan, proyek yang


diestimasi dapat menurunkan emisi gas rumah
kaca sekitar 794.532 ton CO2e setiap tahunnya
itu akhirnya terdaftar sebagai proyek CDM di
UNFCCC tertanggal 2 Desember 2010 dengan
nomor registrasi proyek 3193. Dari enam
proyek CDM PLTP di Indonesia, PLTP Wayang
Windu menempati posisi pertama dengan total
penurunan emisi rata-rata mencapai 64.503 ton
CO2e per bulan.

Penurunan emisi gas rumah kaca oleh PLTP


WW2 tersebut di atas sama dengan penanaman
27.878 pohon trembesi sepanjang 557,57 km
setiap tahun.

Saat ini PLTP WW2 berada pada masa periode


kredit tujuh tahun pertama yang dimulai sejak
tanggal 3 Desember 2010. Pada masa ini,
proses pemantauan atau monitoring dilakukan
secara berkala dan dengan data monitoring Currently the PLTP WW2 is in the first seven-
yang terintegrasi serta kegiatan kalibrasi yang year crediting period starting from December
dilakukan secara periodik. Perhitungan yang 3, 2010. At this time, the process of monitoring
didapat menjadi salah satu pertimbangan is conducted regularly and with an integrated
untuk menyatakan bahwa pemanfaatan panas monitoring data and calibration activities that are
bumi dan keberadaan PLTP dalam mekanisme conducted on a periodic basis. The calculations
pembangunan bersih dapat mengurangi emisi obtained became one of the considerations to
gas rumah kaca, dalam hal ini adalah CO2. argue that the utilization of geothermal energy
and the existence of geothermal power plants in
Sampai dengan periode bulan Juni 2012, the clean development mechanism may reduce
Wayang Windu Unit-2 telah melaksanakan greenhouse gas emissions, in this case CO2.
tiga kali proses verifikasi/sertifikasi. Adapun
besarnya pengurangan emisi atau CER (Certified Until the period of June 2012, the Wayang
Emission Reduction) untuk tiap-tiap verifikasi Windu Unit-2 has undertaken three rounds
yaitu: of verification/certification. The amount of
• Periode 2 Desember 2010 sampai dengan 22 emission reductions or CER (Certified Emission
Mei 2011 dengan CER sebesar 378.646 tCO2e Reduction) for each verification, namely:

192 A Journey To Gold


• Periode 23 Mei 2011 sampai dengan 31 • The period of December 2, 2010 until May 22,
Oktober 2011 dengan CER sebesar 327.693 2011 with CER reaching 378,646 tCO2e
tCO2e dan • The period of May 23, 2011 until October 31,
• Pada periode 1 November 2011 sampai 2011 with CER reaching 327,693 tCO2e and
dengan 31 Mei 2012 dengan CER 444.255 • The period of November 1, 2011 until May 31,
tCO2eq. 2012 with CER reaching 444,255 tCO2eq.

Jumlah total CER mulai dari 2 Desember 2010 The total number of CER from December 2, 2010
(tanggal teregistrasi) sampai dengan 31 Mei (date registered) until May 31, 2012 reached
2012 yaitu sebesar 1.153.790 tCO2e. 1,153,790 tCO2e.

Status pencapaian saat ini adalah Certified The current achievement status is Certified
Emission Reduction dan sudah diterbitkan oleh Emission Reduction and is already published by
UNFCCC.© the UNFCCC.©

A Journey To Gold 193


194 A Journey To Gold
Menyentuh Kehidupan Masyarakat
Indonesia Setiap Hari
“Meningkatkan Kesehatan dan Kesejahteraan, Mengurangi Dampak Lingkungan dan
Meningkatkan Penghidupan Masyarakat Indonesia”
Touching the Every Day Lives of the Indonesian People
Improving Health and Welfare, Reducing Environmental Impact and Improving
the Livelihood of the Indonesian People

PT UNILEVER INDONESIA TBK.


PABRIK RUNGKUT

A Journey To Gold 195


Menyentuh Kehidupan Masyarakat
Indonesia Setiap Hari
“Meningkatkan Kesehatan dan Kesejahteraan, Mengurangi Dampak Lingkungan dan
Meningkatkan Penghidupan Masyarakat Indonesia”
Touching the Every Day Lives of the Indonesian People
Improving Health and Welfare, Reducing Environmental Impact and Improving
the Livelihood of the Indonesian People

Indonesia tengah menghadapi berbagai masalah sosial dan lingkungan,


termasuk di antaranya masalah kemiskinan, kesehatan, nutrisi,
sumber daya lestari, pengelolaan limbah dan perubahan iklim. Unilever
Indonesia mengadopsi bisnis keberlanjutan, memfokuskan setiap aspek
bisnis dengan cara yang berkelanjutan.

Indonesia is facing a variety of social and environmental issues, including


poverty, health, nutrition, sustainable resources, waste management
and climate change. Unilever Indonesia adopts a sustainable business,
focusing every aspect of the business in a sustainable way.

196 A Journey To Gold


Di dalam faktor-faktor pembangunan, dunia IN factors of development, the business world
usaha berperan untuk mendorong pertumbuhan contributes to a healthy economic growth by
ekonomi yang sehat dengan mempertimbangkan taking environmental factors into consideration
pula faktor lingkungan hidup. Kini dunia usaha as well. Now the business world is no longer just
tidak lagi hanya memperhatikan catatan paying attention to the company’s financial
keuangan perusahaan semata (single bottom records alone (single bottom line), but has
line), melainkan sudah meliputi aspek keuangan been covering the financial, the community,
(financial), aspek sosial (community), dan aspek and the environmental aspects, the so-called
lingkungan (environment), yang biasa disebut triple bottom line. As one of the chain, the
triple bottom line. Sebagai salah satu mata community aspect or the so-called community
rantai, aspek sosial atau yang biasa disebut development, will be a business strategy that
community development, akan menjadi strategi is inherent in the company to maintain or
bisnis yang inheren dalam perusahaan untuk improve competitiveness through product brand
menjaga atau meningkatkan daya saing melalui reputation and loyalty or corporate image.
reputasi dan kesetiaan merek produk (loyalitas)
atau citra perusahaan (corporate image). As one of the major companies in Indonesia,
PT Unilever Indonesia Tbk.—Rungkut Factory
Sebagai salah satu perusahaan besar di is not just always trying to meet government
Indonesia, PT Unilever Indonesia Tbk.— regulations, particularly related to aspects of
Pabrik Rungkut, tidak hanya selalu berusaha community development, but it always make
memenuhi regulasi pemerintah, khususnya creative and innovative efforts in the creation
terkait aspek pemberdayaan masyarakat of programs that can provide optimal value
(community development), tetapi selalu of benefits to the surrounding community.
menunjukkan upaya-upaya kreatif dan To that end, the Company has a Community
inovatif dalam penciptaan program-program Development Policy which is included in
yang dapat memberikan nilai kemanfaatan the Unilever Sustainable Living Plan as a
optimal bagi masyarakat sekitar. Untuk itu, guide to planning and creating community
Perusahaan memiliki Kebijakan Community empowerment programs.
Development yang termasuk dalam Unilever
Sustainable Living Plan sebagai panduan dalam In implementing all the programs in the field of
merencanakan dan menciptakan program- community development, PT Unilever Indonesia
program pemberdayaan masyarakat. Tbk. has a special body as the center manager,

A Journey To Gold 197


Dalam menjalankan seluruh program-program known as Yayasan Unilever Indonesia (YUI).
dalam bidang pemberdayaan masyarakat, PT The YUI was founded on November 27, 2011.
Unilever Indonesia Tbk. memiliki satu badan With the establishment of the foundation can
khusus sebagai pusat pengelola yang dikenal be seen that Unilever shows real steps toward
dengan nama Yayasan Unilever Indonesia growing together with the community and the
(YUI). YUI didirikan pada tanggal 27 November environment in a sustainable manner. In its
2011. Dengan didirikannya yayasan ini dapat role, the YUI and the Unilever Rungkut Factory
dilihat bahwa Unilever menunjukan langkah help the smooth implementation of the program
nyata untuk menuju pertumbuhan bersama as well as doing some special programs for the
dengan masyarakat dan lingkungan secara surrounding communities.
berkelanjutan. Dalam perannya, YUI beserta
Pabrik Rungkut Unilever membantu kelancaran Organizationally, the YUI is divided into
pelaksanaan program serta melakukan beberapa several functions and responsibilities that are
program khusus untuk masyarakat sekitar. distributed into their respective positions within
the organization itself. It is generally divided into
Secara organisasi, YUI terbagi ke dalam beberapa three pillars, namely: Improvement of Health
fungsi dan tanggung jawab yang terdistribusi ke and Welfare, Reducing Environmental Impact
dalam masing-masing posisi di dalam organisasi and Improved Livelihoods of the Community.
itu sendiri. Adapun secara umum terbagi
menjadi tiga pilar yaitu: Peningkatan Kesehatan The Community Development for the company
dan Kesejahteraan, Mengurangi Dampak includes:
Lingkungan dan Peningkatan Penghidupan
Masyarakat. Social Mapping
As a consequence of the Company’s existence in
Community Development untuk perusahaan ini the midst of society, PT Unilever Indonesia Tbk.
adalah: Rungkut Factory in Surabaya sees the need to
do a social mapping around the work area of the
Social Mapping Company within the scope of an even wider area.
Sebagai konsekuensi keberadaan Perusahaan For example, in the environmental aspect, social
yang berada di tengah-tengah lingkungan mapping is done by following the grand strategy
masyarakat, maka PT Unilever Indonesia Tbk. that already exist, especially on the issues most
Pabrik Rungkut di Surabaya memandang perlu relevant to Surabaya, i.e. urban waste. From
dilakukannya pemetaan kondisi sosial (social here, are determined the model and location
mapping) di sekitar area kerja Perusahaan that will be fostered through the screening
bahkan dalam cakupan wilayah yang lebih process, and then determined that the program
luas. Sebagai contoh, dalam aspek lingkungan, would be implemented along the Brantas River,
social mapping dilakukan mengikuti strategi in particular in Jambangan. The program is
besar yang sudah ada, terutama pada masalah implemented and as a follow-up is conducted
yang paling relevan di Surabaya yakni masalah a replication known as Surabaya Green & Clean
sampah kota. Dari sini, ditentukan model Program.

198 A Journey To Gold


dan lokasi yang akan dibina melalui proses The Social Mapping conducted consists of
screening, dan kemudian ditetapkan bahwa several parts, namely:
program akan diterapkan di sepanjang Sungai 1. Social Network Mapping, which aims to
Brantas, khususnya adalah Wilayah Jambangan. provide a comprehensive visualization on
Program diimplementasikan dan sebagai the conditions of the community in the
tindak lanjut dilakukan replikasi yang dikenal Company’s business areas included the areas
dengan Program Surabaya Green & Clean. Social related to the presence of Rungkut Factory.
Mapping yang dilakukan terdiri dari beberapa 2. Social Network Information, which includes
bagian, yaitu: the people who are directly or indirectly have
1. Pemetaan Jaringan Sosial, yang bertujuan an impact on the Company’s business, or be
untuk memberikan visualisasi secara affected by the Company, primarily related to
komprehensif mengenai kondisi masyarakat plant operations in Rungkut.
di wilayah bisnis Perusahaan termasuk di 3. Social Network Analysis, to know how it
dalamnya wilayah yang terkait dengan impacts and benefits and what contribution
keberadaan Pabrik Rungkut. the Company can provide. Analysis was
2. Informasi Jaringan Sosial, yang meliputi performed on the social network to support
masyarakat yang secara langsung maupun planning activities and programs in
tidak langsung memiliki dampak terhadap accordance with field conditions.
bisnis Perusahaan, ataupun terpengaruh oleh 4. Identification of Social Issues, to identify
Perusahaan, terutama yang terkait dengan fluctuations in the condition that can lead to
operasional Pabrik Rungkut. problems that directly or indirectly impact
3. Analisis Jaringan Sosial, untuk mengetahui on operations. Therefore, the Company made
bagaimana dampak dan kemanfaatan serta a partial identification of the condition of
kontribusi apa yang bisa Perusahaan berikan. the people around the Rungkut Factory’s
Analisis dilakukan terhadap jaringan sosial operational areas.
untuk mendukung perencanaan kegiatan 5. Potential Identification, to determine which
dan program yang sesuai dengan kondisi of these issues will be a direct impact on
lapangan. operations.
4. Identifikasi Masalah Sosial, untuk 6. Formulation of Community Needs, to plan
mengidentifikasi fluktuasi kondisi di dalam appropriate programs, the Company seeks
masyarakat dapat menyebabkan terjadinya to formulate public needs to see things that
permasalahan-permasalahan yang secara could potentially have great benefits for the
langsung maupun tidak langsung dapat Company and the community.
berdampak pada operasional. Oleh karena itu, 7. Identification of vulnerable groups, to provide
Perusahaan melakukan identifikasi secara an overview of community groups who
parsial terhadap kondisi masyarakat di are at the lower economic level so that it is
sekitar wilayah operasional Pabrik Rungkut. considered necessary to give some specific
5. Identifikasi Potensi, untuk menentukan focus on them.
permasalahan mana yang nantinya dapat
berdampak langsung terhadap operasional.

A Journey To Gold 199


6. Perumusan Kebutuhan Masyarakat, untuk To run all community development programs,
merencanakan program-program yang sesuai, the Company has a strategic plan embodied
Perusahaan berusaha untuk merumuskan in the annual plan. The strategic plan that the
kebutuhan masyarakat dengan melihat hal- Company implements consists of several stages,
hal yang berpotensi memiliki manfaat besar starting from finding the relevance of existing
bagi Perusahaan dan masyarakat. problems in society (relevance), specifying the
7. Identifikasi kelompok rentan, untuk model for the implementation of the program
memberikan gambaran kelompok (model), implementing a program to provide
masyarakat yang berada pada level ekonomi comprehensive support for creating self-reliance
bawah sehingga dinilai perlu beberapa fokus (sponsor), and the last is replicating it to another
tertentu terhadap mereka. (replicate). The implementation of community
development by PT Unilever Indonesia Tbk.
Untuk menjalankan semua program-program among others are implemented in the following
pengembangan masyarakat, Perusahaan programs:
memiliki rencana strategis yang tertuang ke
dalam rencana tahunan. Rencana strategis Waste Bank System
yang diterapkan Perusahaan terdiri dari One of the implementations of the Community
beberapa tahapan, dimulai dari mencari Development of PT Unilever Indonesia Tbk. is
relevansi permasalahan yang ada di masyakarat the Waste Bank System Program which is the
(relevance), menentukan model untuk management/process flow of waste, particularly
implementasi program (model), menerapkan inorganic, from the source (households),
program dengan memberi dukungan secara managed collectively and systematically,
komprehensif untuk menciptakan kemandirian until the benefits can come back to the source
(sponsor), dan terakhir adalah melakukan and recorded the results (Kg and IDR). The
replikasi ke yang lain (replicate). Penerapan waste bank program is a program assisted by
community development PT Unilever Indonesia Unilever that aims to address the problem of
Tbk. di antaranya dilaksanakan dalam beberapa waste deriving from packages that have been
program berikut: used by the public. In the waste bank system
is contained the components that must exist ,
Sistem Bank Sampah i.e. Administration and Records, Waste Sorting
Salah satu penerapan dari Community Under Type, Management, Customers, Sales, and
Development PT Unilever Indonesia Tbk. adalah Utilization of Waste Bank Products.
Program Sistem Bank Sampah yang merupakan
manajemen/alur pengolahan sampah, The idea of a Waste Bank System was triggered
khususnya anorganik, sejak dari sumbernya through a sustainable community-based
(Rumah tangga), dikelola secara kolektif dan environmental program initiated by the Unilever
sistematis, hingga manfaat kembali pada Indonesia Foundation or Yayasan Unilever
sumbernya dan bisa tercatat hasilnya (Kg dan Indonesia (YUI) in 2001. The program is focused
Rp). Program Bank sampah tersebut merupakan on the problems caused by waste. The paradigm
program binaan Unilever yang bertujuan untuk regarding that waste can only be disposed into
mengatasi masalah sampah dari kemasan the environment, began to shift slowly into

200 A Journey To Gold


yang telah digunakan oleh masyarakat. Dalam something that needs to be sorted, processed
sistem bank sampah terdapat komponen yang and be a blessing as well as producing. The
harus ada yaitu Administrasi dan Pencatatan, subject was eventually developed as “Waste
Pemilahan Sampah Sesuai Jenis, Pengurus, Bank System”.
Nasabah, Penjualan, dan Pemanfaatan Hasil
Bank Sampah.

Penimbangan Sampah Anorganik


di Bank Sampah
The Weighing of Anorganic Waste
at the Waste Bank

Gagasan dari Sistem Bank Sampah tercetus Some of the steps being taken to establish a
melalui program lingkungan berkelanjutan Waste Bank System in an area:
berbasis masyarakat yang diinisiasi oleh Yayasan 1. Initial Socialization
Unilever Indonesia pada tahun 2001. Program This meeting provides the initial discourse
ini memiliki fokus terhadap masalah yang about the waste bank and the waste bank
ditimbulkan oleh sampah. Paradigma mengenai system in general, with a wide audience
sampah hanya bisa dibuang ke lingkungan, coverage (among several neighborhoods);
perlahan mulai bergeser menjadi sesuatu yang 2. Technical Training
perlu dipilah, diolah dan menjadi berkah serta The meeting is conducted with a smaller
penghasil. Perihal ini dikembangkan sebagai audience (one neighborhood) and discusses
“Sistem Bank Sampah”. the technical procedures for the establishment
of a waste bank system, among others, the
Beberapa tahapan yang dilakukan untuk forming of a waste bank administrator, waste
membentuk Sistem Bank Sampah di suatu bank bookkeeping procedures, schedules and
wilayah: locations to setting up sales targets;
1. Sosialiasi awal 3. Waste Bank System Mentoring
Pertemuan ini memberikan wacana awal The mentoring process is done by a facilitator.
mengenai program bank sampah dan sistem Facilitators are tasked to monitor the waste
bank sampah secara umum, dengan cakupan bank system and compared it with the
audiens yang luas (antara beberapa RT); standardization of a waste bank;

A Journey To Gold 201


2. Pelatihan Teknis 4. Running the Waste Bank System
Pertemuan ini dilakukan dengan If all the waste bank standardizations are
audiens yang lebih kecil (satu RT) dan agreed by the administrator and prospective
membahas perihal teknis tentang tata cara customers, a waste bank is ready to be run.
pembentukan sistem bank sampah, antara The standardizations of a waste bank, among
lain pembentukan pengurus bank sampah, others are:
tata cara pembukuan bank sampah, jadwal • Sorting out of waste according to
dan lokasi pelaksanaan hingga menetapkan type, must be done from the source
target penjualan; (households);
3. Pendampingan Sistem Bank Sampah • Each home has the means to collect
Proses pendampingan ini dilakukan oleh disaggregated dry waste. For example
fasilitator. Fasilitator bertugas untuk glansing or plastic;
memantau sistem bank sampah dan • A waste bank administrative body is
membandingkannya dengan standarisasi formed
bank sampah; • There is an agreement on the sales
4. Menjalankan Sistem Bank Sampah schedule;
Apabila seluruh standarisasi bank sampah • There is an administrative system to
sudah disepakati oleh pengurus dan record in detail: types of waste, waste
calon nasabah, bank sampah sudah dapat mass, nominal sales, customer data, and
dijalankan. Standarisasi dari suatu bank turnover of the waste bank;
sampah antara lain: • Having collectors with collecting schedule.
• Pemilahan sampah sesuai jenis, wajib 5. Development of the Waste Bank System
dilakukan sejak dari sumbernya (rumah A waste bank can be developed towards
tangga); an economic and “facilities” specifically
• Setiap rumah memiliki sarana untuk for customers such as Savings and Loans
mengumpulkan sampah kering terpilah. Business Unit, Food Business Unit, and
Misalnya glansing atau plastik; Cooperatives;
• Terbentuk pengurus bank sampah; 6. Monitoring and Evaluation of the Waste
• Ada kesepakatan jadwal penjualan; Bank
• Ada sistem administrasi untuk mencatat Evaluation of the waste bank is conducted
secara detail: jenis sampah, massa one month after the sale by conducting a
sampah, nominal hasil penjualan, data joint meeting between the administrators
nasabah, dan omset bank sampah; and the customers. Subjects observed among
• Memiliki pengepul dengan jadwal others are constraints to perform a waste
pengambilan rutin. bank process and achievement in the first
5. Pengembangan Sistem Bank Sampah month.
Bank sampah dapat dikembangkan ke
arah ekonomis dan “fasilitas” khusus bagi The Mechanism of the Waste Bank System
nasabah seperti Unit Usaha Simpan Pinjam, Within the agreed period, customers regularly
Unit Usaha Sembako, dan Koperasi; bring their sorted waste, to be deposited to the

202 A Journey To Gold


6. Monitoring dan Evaluasi Bank Sampah waste bank. The customers are citizens or people
Evaluasi bank sampah dilakukan satu who routinely save their garbage in the waste
bulan setelah dilakukan penjualan dengan bank. In addition, they are also bound by rules
mengadakan pertemuan bersama antara and agreements that exist in the waste bank
pengurus dan nasabah. Perihal yang dicermati system.
antara lain kendala untuk melakukan proses
bank sampah dan pencapaian di bulan There are two types of books that are carried
pertama. by each customer, when they come to the
waste bank. The first is the Customer Savings
Mekanisme Dalam Menjalankan Sistem Bank Book. This book contains the record of how
Sampah many IDR is saved in the account number. The
Dalam kurun waktu yang disepakati, secara rutin second is the Aid Book. This book is used by
nasabah membawa sampahnya yang sudah customers to record what kind of garbage they
terpilah, untuk disetorkan ke bank sampah. carry. Functions that exist in the Aid Books and
Nasabah adalah warga atau masyarakat yang Customer Savings Book can also be packed into
secara rutin menabung sampahnya di bank one book that contains notes of the amount of
sampah. Selain itu, ia juga terikat dengan Rupiah saved and the type and weight of waste
peraturan maupun kesepakatan yang ada pada respectively.
sistem bank sampah.
Arriving at the waste bank, the customer will go
Ada dua jenis buku yang dibawa nasabah, saat through a three-desk process. On arriving at the
datang ke bank sampah. Yang pertama adalah first, customers first fill in the attendance list and
Buku Tabungan Nasabah. Buku ini berisi catatan write down what kind of garbage they carry with
berapa Rupiah jumlah tabungannya di bank them. Then in the second desk, the garbage will
sampah. Yang kedua yaitu Buku Bantu. Buku be weighed according to the type, while the bank
inilah yang digunakan nasabah untuk mencatat administrator records the weight of each type of
jenis sampah apa saja yang dibawanya. Fungsi waste. Then customers bring their Savings Book
yang ada di Buku Bantu dan Buku Tabungan to desk three, where the administrator writes
Nasabah ini juga bisa dikemas menjadi satu down how many Rupiah is generated at the
buah buku yang berisi catatan Rupiah dan jenis time of sale. Similarly in desk three, in the Big
sampah maupun beratnya masing-masing. Book, the administrator takes note how many
kilograms and Rupiahs that are generated from
Sesampainya di bank sampah, nasabah akan the waste deposited by each customer.
melalui proses tiga meja. Saat tiba di meja
pertama, nasabah absen terlebih dahulu While the scope of the waste bank system is
sekaligus mencatat jenis sampah apa saja yang (1) Establishing the resources by conducting
dibawa. Kemudian di meja kedua, sampahnya trainings, (2) Providing an asset in the form
akan ditimbang sesuai jenis, sembari itu of scales or other equipment, (3) Intensive
pengurus bank mencatat berat tiap jenis guidance (Figure 4), (4) Supporting the path to
sampah tersebut. Barulah nasabah membawa waste fences.

A Journey To Gold 203


Buku Tabungannya ke meja tiga, di sini The Trashion Program (From Waste to Style)
pengurus menuliskan berapa Rupiah sampah For the waste derived from consumer use, the
yang dihasilkan pada penjualan kali itu. Di meja Company has been actively conducting waste
tiga pula, pada Buku Besar, pengurus mencatat utilization, one of which is to utilize the Waste
berapa kilogram dan Rupiah yang dihasilkan Bank and SMEs in the use of second-hand goods
dari sampah yang ditabung tiap nasabah. packaging to be made into something useful.
The program ran by the Company is called
Sedangkan ruang lingkup dari sistem bank “Trashion”. “Trashion” is one of the programs
sampah adalah (1) Membangun sumber daya to creatively re-utilize the waste from the
dengan melakukan pelatihan, (2) Menyediakan packaging of products made by the Company
aset berupa timbangan ataupun peralatan that have no value into a wide variety of goods

Salah satu wilayah yang telah sukses menjalankan sistem bank sampah adalah Manyar Sabrangan. Di awal mendirikan bank
sampah, Bank Sampah Manyar Sabrangan memiliki nasabah dengan jumlah 22 dengan omset kurang dari Rp 300 ribu dengan
jumlah reduksi sampah sebesar 250 kg. Setiap bulan omset Bank Sampah Manyar Mandiri terus menanjak. Yang membuat
omset Bank Sampah Manyar Mandiri melesat begitu cepat adalah karena kebiasaan memilah sampah sebenarnya telah lama
dilakukan warga setempat. Terlebih, Bank Sampah Manyar Mandiri didukung penuh oleh berbagai kalangan yang ada. Tidak
hanya dari kalangan ibu-ibu, aparat setempat seperti RT dan RW juga mendukung. Bahkan, remaja Karang Taruna (Kartar) ikut
andil dalam program lingkungan maupun bank sampah.

Sebelum mempunyai bank sampah, hasil penjualan sampah 70% masuk kas lingkungan, yang 30% masuk kas Kartar. Ini
sudah menjadi kesepakatan warga, karena anak-anak Kartar ikut andil dalam pemilahan dan pengepakan sampah terpilah.
Namun, setelah adanya Sistem Bank Sampah, yang mana hasil penjualan sampah dikembalikan pada nasabah, warga semakin
bersemangat.

Manyar Mandiri, yang saat itu baru berjalan lebih dari lima bulan itu, sudah mampu mengumpulkan omset lebih dari Rp 5
juta. Sampai akhir 2012, jumlah omset yang didapatkan di bank sampah Manyar Mandiri adalah Rp 31.705.242 dengan jumlah
nasabah 214. Di bulan Januari-Maret 2013 jumlah omset yang didapatkan oleh Bank Sampah Manyar Mandiri adalah sebesar
Rp 15.000.000 dengan jumlah nasabah 219 orang.

One of the areas that has been successfully running the waste bank system is Manyar Sabrangan. At the beginning of establishing
a waste bank, the Manyar Sabrangan Waste Bank has 22 customers, with a turnover of less than IDR 300 thousand with the
number of waste reduction reaching 250 kg. Every month the turnover of the Manyar Mandiri Waste Bank continues to climb.
What made the turnover of the Manyar Mandiri Waste Bank sped so quickly was because the waste sorting habit has been done
for a long time by local residents. Moreover, the Manyar Mandiri Waste Bank is fully supported by various groups. Not only from
women, but local officials such as the neighborhood administrators also provide support. In fact, even the teens from the Youth
Association (Kartar) took part in the environmental as well as the waste bank programs.

Before having a waste bank, 70% of the result of waste sale went to the so-called environmental cash, of which 30% went to the
Kartar cash. It has become a community agreement, because the members of the Kartar contribute in the sorting and packing of
waste. However, after the presence of the Waste Bank System, in which the proceeds of waste sale are returned to the customer,
people are becoming more excited.

Manyar Mandiri, which at that time had been running for more than five months, had been able to garner a turnover of more than
IDR 5 million. Until the end of 2012, the amount of turnover obtained in the Manyar Mandiri waste bank was Rp 31,705,242 with
214 customers. In January to March 2013 the number of turnovers obtained by Manyar Mandiri Waste Bank amounted to IDR
15,000,000 with 219 customers.

204 A Journey To Gold


Buku Tabungan Nasabah Bank Sampah Bimbingan dan Sosialisasi Bank Sampah di Masyarakat.
Savings Account Book of Waste Bank Customers Mentoring and Socialization of the Waste Bank System in
the Community.

lainnya, (3) Bimbingan secara intensif (Gambar such as bags, umbrellas, towels, and other craft
4), (4) Mendukung jalur ke para penadah sampah. items. “Trashion” is also one of the community
development programs that can empower people
Program Trashion (From Waste to Style) as well as the environment. The program starts
Untuk sampah bekas pemakaian dari konsumen, by assisting a Green and Clean village. Over time,
Perusahaan secara aktif telah melakukan enthusiasts of “Trashion” products are already a
kegiatan pemanfaatan sampah, salah satunya lot. These products are widely marketed through
yaitu dengan memanfaatkan Bank Sampah dan visits to Green and Clean area, locally, nationally
UKM dalam hal pemanfaatan bekas kemasan and internationally held exhibitions (exhibition
untuk dijadikan barang berguna. Program yang in Kitakyushu, Japan).
dijalankan Perusahaan dinamakan “Trashion”.
“Trashion” merupakan salah satu program Black Soybean Development Program
untuk memanfaatkan kembali sampah dari In addition, the Company also develops other
kemasan produk-produk Perusahaan yang Community Development programs, i.e. the
sudah tidak memiliki nilai guna lagi secara Black Soybean Farmers Development Program.
kreatif menjadi berbagai macam barang The Black Soybean Farmers Development
seperti tas, payung, tempat tisu, dan barang Program aims to improve the welfare of black
kerajinan lainnya. “Trashion” juga merupakan soybean farmers and obtain sustainable sources.
salah satu program community development
yang dapat memberdayakan masyarakat “Preserving the heritage of culinary of the
sekaligus lingkungan. Program ini dimulai Indonesian archipelago and improve the
dengan melakukan pembinaan terhadap livelihoods black soybean farmers” is carried
kampung binaan Green and Clean. Seiring out as a social mission of the Bango Soy Sauce.
dengan berjalannya waktu, peminat dari produk This statement underlies all brand activities;
“trashion” sudah semakin banyak. Produk ini from procurement of raw materials, production,
banyak dipasarkan melalui kunjungan tamu marketing to empowering the community. This

A Journey To Gold 205


Jenis dan ragam contoh produk
Trashion
Types and variety of Trashion product
samples

ke wilayah Green and Clean, pameran tingkat is precisely the basis for the Black Soybean
lokal, nasional dan internasional (pameran di Farmers Development Program’s vision.
Kitakyushu Jepang).
Additionally, through a holistic approach, the
Program Pengembangan Kedelai Hitam program also touches on the social aspect,
Selain itu, Perusahaan juga mengembangkan particularly the empowerment of women.
Community Development lainnya yakni Program The women’s groups that were involved in
Pengembangan Petani Kedelai Hitam. Program post-harvest activities had received extensive
Pengembangan Petani Kedelai Hitam ini training to increase competence and build
bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan their communities. The strength of the group
petani kedelai hitam sekaligus mendapatkan has emerged; presently housewives can start
sumber yang lestari. their own business to supplement their family
income.
“Melestarikan warisan kuliner Nusantara dan
meningkatkan mata pencarian petani kedelai Mechanism of the Black Soybean Farmer
hitam” dilakukan sebagai misi sosial Kecap Development
Bango. Pernyataan ini mendasari seluruh • Empowerment of Farmers
kegiatan brand; dari pengadaan bahan baku, The holistic strategic approach of ULI is to
produksi, pemasaran hingga pemberdayaan ensure the sustainability of the supply from

206 A Journey To Gold


masyarakat. Hal ini pulalah yang menjadi the network of small farmers by facilitating
landasan bagi visi Program Pengembangan the establishment of small-scale enterprises.
Petani Kedelai Hitam. Improving the livelihoods of farmers gave
ULI three positive results: allows to expand
Selain itu, melalui pendekatan holistik, program production, to demonstrate a commitment to
ini juga menyentuh aspek sosial, khususnya sustainable agriculture programs, including
pemberdayaan perempuan. Kelompok the social and economic development of
perempuan yang terlibat dalam kegiatan farmers in the supply chain, and to build
pasca panen telah menerima pelatihan yang loyalty to the Bango brand.

Program Pengembangan Petani


Kedelai Hitam
Black Soybean Farmers Development
Program

ekstensif untuk meningkatkan kompetensi Field officers—mentored by a university—


dan membangun komunitas mereka. Kekuatan delivered trainings to farmers on agricultural
kelompok ini telah muncul; kini para ibu rumah practices from planting until harvest.
tangga ini dapat memulai bisnis mereka sendiri Including investment management,
untuk menambah pendapatan keluarga mereka. optimizing the use of fertilizers and
pesticides, crop rotation, and post-harvest
Mekanisme Program Pengembangan Petani handling. In the effort to boost agriculture,
Kedelai Hitam farmers are trained to result 2.1 to 2.4 tons of
• Pemberdayaan Petani black soybeans per hectare, compared with
Pendekatan strategi holistik ULI adalah untuk local soybean varieties, with an average of
memastikan keberlanjutan pasokan dari only 1.2 to 1.5 tons per hectare.
jaringan petani kecil dengan memfasilitasi
pembentukan perusahaan berskala kecil. Then, advanced training is delivered through
Meningkatkan mata pencaharian petani the “Farmer Field Schools” organized by
memberikan tiga hasil positif bagi ULI: FIELD, which approach has been described
memungkinkan untuk memperluas previously. Submission is done by
produksi, untuk menunjukkan komitmen facilitating—not teaching—and this worked
terhadap program pertanian berkelanjutan, out very well for farmers.

A Journey To Gold 207


Gagal Tanam Jagung dan Semangka, Kini Sukses dengan
Kedelai Hitam Malika
Failed in Corn and Watermelon Planting, Now Successful with Malika Black Soybean

Sebelumnya Hartoyo, petani Desa Sumberagung, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, sering frustrasi
lantaran tanamannya gagal panen. Namun setelah mengenal kedelai hitam Malika, nasibnya berubah. Hidupnya lebih tenang,
pendapatannya stabil.

Kesuksesan yang kini digenggam Hartoyo tak diraih dengan cepat dan mudah. Jatuh-bangun sering dialaminya di lapangan.
Awal tahun 2006, ia bertani kedelai kuning. Nasib buruk menimpanya tahun 2009. Saat menjelang panen tanamannya terserang
“kutu kebul”, hama putih kecil-kecil perusak tanaman. Kalau tanaman digoyang, mereka dengan cepat berhamburan terbang.
Namun sebentar kembali lagi. “Saya bersama Kelompok Tani (Poktan) Marsudi Tani mengalami gagal panen seluas 25 hektar.
Atau sebanyak 37,5 ton kedelai. Pada waktu itu harga kedelai kuning relatif tinggi. Jadi, bisa disebut kerugian kami sampai
dengan Rp 150 jutaan,” kata Hartoyo yang juga sekretaris Poktan Marsudi Tani.

Kemudian tahun 2010, bersama rekan-rekannya, ia beralih ke komoditas lain, seperti jagung, blewah, dan semangka. Celakanya
lagi, iklim dan cuaca yang tidak beraturan menjadi kendala besar. Musim hujan berlangsung cukup lama dengan curah hujan
berlebihan. Akibatnya, tanaman semangka, blewah dan jagung tidak berbuah. “Gagal maning... gagal maning…,” demikian
Hartoyo mengenang.

“Kemudian datanglah Pak Sutarno (tim pendamping lapangan program kedelai hitam Unilever) dan Pak Lulus (Ketua KSU Bina
Mandiri). Mereka mengajak saya bermitra menanam kedelai hitam Malika, bersama Yayasan Unilever,” kenang pria kelahiran
1976 ini.

Meskipun rasa trauma masih bergelayut di hati Hartoyo, keputusan untuk terus bertani harus diambil agar dapur tetap ngebul.
“Waktu itu Februari 2010, cuaca masih ekstrim, kita coba menanam Malika di baon atau hutan dengan 2,5 kuintal benih,” lanjut
ayah satu putra ini. Saat panen bulan Mei 2010, hasilnya menggembirakan, lebih dari 9 ton. Harga jual yang stabil dan pasti
memberikan jaminan pendapatan bagi Hartoyo dan kelompok taninya.

Sejak itu Hartoyo mantap bertani Malika. Lahan pribadinya seluas 0,5 hektar, bisa menghasilkan rata-rata 1,1 ton. “Keuntungan
lain yang kita dapat selain harganya yang sudah pasti, bibit kedelainya pun sudah tersedia. Apalagi secara teknis, saya merasa
tidak sendirian, karena ada asisten lapangan (aslap) yang siap membantu kapan pun kita kontak. Jadi rasa waswas dan trauma
seandainya ada masalah hama sudah tidak ada lagi. Hidup lebih tenang dan terjamin,” ungkapnya polos.

Selain itu, Hartoyo juga bisa berbisnis sampingan. “Kami diajari memanfaatkan kedelai hitam kualitas C atau BS (below
standard) menjadi produk unggulan seperti tempe kedele hitam, sari kedele hitam, bubuk kedele hitam, dan suplemen ternak.
Semua hal tersebut kita pelajari lewat sekolah bisnis petani atau Farmer Bussines School yang diadakan oleh Field Indonesia
dan Yayasan Unilever di desa kami,” pungkasnya.

Hartoyo merupakan contoh bahwa perubahan yang terjadi di masyarakat petani setelah program pemberdayaan melebihi
pencapaian ekonomi atau fisik. Selain manfaat yang dirasakan Hartoyo, perubahan menakjubkan telah terjadi di antara
penduduk tersebut. Petani dan istri menunjukkan sikap yang percaya diri dan berbicara tanpa hambatan apa pun, tidak seperti
gambaran umum petani tradisional Jawa. Transformasi positif ini begitu jelas, mencolok dan dahsyat.

208 A Journey To Gold


Hartoyo, a farmer from Sumberagung Village, Gondang District, Nganjuk, East Java, was previously often frustrated with the
plant crop failure. But after getting to know about Malika black soybeans, his fate changed. His life is more calm now, and his
income more stable

The success that Hartoyo gains now was not achieved quickly and easily. He often experienced the ups and downs in the field. In
the beginning of 2006, he farmed yellow soybeans. Bad luck befell him in 2009. Approaching harvest, his plants were attacked
by whiteflies, small white pest that destroyed plants. If the plants are shaken, they quickly scattered away. But they will soon
return. “I was with the Marsudi Tani Farmers Group (Poktan) facing a crop failure that reached an area of 25 hectares. Or as much
as 37.5 tons of soybeans. At that time, the price of the yellow soybean was relatively high. So, our loss was estimated at about
IDR 150 million,” said Hartoyo who is also the secretary of the Marsudi Tani Poktan.

Then in 2010, together with his colleagues, he turned to other commodities, such as corn, cantaloupe, and watermelon.
Unfortunately again, the climate and irregular weather were a major obstacle. The rainy season lasted long enough with
excessive rainfall. As a result, the watermelon, cantaloupe and corn plants did not bear fruit. “Failed again... failed again...,”
Hartoyo recalled.

“Then came Mr. Sutarno (member of the assisting field team for the Unilever black soybean program) and Mr. Lulus (Bina Mandiri
Business Cooperative Chair). They took me into a partnership in the planting of the Malika black soybean, together with the
Unilever Foundation,” recalled the 1976-born farmer.

Although the trauma still persists in Hartoyo’s mind, the decision to continue farming must be taken in order to keep his kitchen
steaming. “It was in February 2010, the weather was still extreme, we tried to plant Malika in the baon or forest with 2.5 quintals
of seed,” said the father of one son. During the harvest of May 2010, the results were encouraging, with more than 9 tons. The
selling prices were stable and definitely provided income security for Hartoyo and the farmers group.

Since then, Hartoyo is determined to do Malika farming. His land reaches 0.5 hectares, and produce an average of 1.1 tons.
“Another advantage that we can obtain in addition to the fixed price, the soybean seeds are already available. Moreover,
technically, I am not alone, because there are field assistants (aslap) who are ready to help every time we contact. So the sense
of trepidation and trauma if there is a pest problem is not there anymore. Life is more calm and assured,” he said innocently.

In addition, Hartoyo can also do side businesses. “We were taught to utilize C or BS (below standard) black soybean qualities
into superior products such as black soybean tempeh, black soybean extract, black soybean powder, and livestock supplements.
All these things we learnd through the farmer business school organized by the Yayasan Unilever Indonesia in our village,” he
concluded.

Hartoyo is an example that proves that the changes in the farming community after attending the empowerment program
exceed economic or physical achievements. In addition to the benefits perceived by Hartoyo, amazing changes have occurred
among the population. The farmers and their wives showed a confident attitude and talk without any constraint, not like the
stereotype of traditional Javanese farmers. This positive transformation is so clear, conspicuous and powerful.

A Journey To Gold 209


termasuk pembangunan ekonomi dan sosial • Empowerment of Women
petani dalam rantai pasokan, dan untuk Women in rural areas are often not seen
membangun loyalitas kepada merek Bango. as equal because they are considered not
playing an important role in the household.
Petugas lapangan—di bawah mentoring In rural Java, women are usually dubbed
universitas—pelatihan disampaikan kepada “konco wingking” (literally means “friend in
petani tentang praktik-praktik pertanian the back”) with a role in “the well, kitchen,
yang baik dari periode tanam hingga masa bed”. All of that is the status of the farmers’
panen. Termasuk manajemen penanaman, wives in Trenggalek, Ngawi, and Pacitan
pengoptimalan menggunakan pupuk dan when the Unilever Indonesia Foundation
pestisida, rotasi tanaman, dan penanganan began to intervene with through the women’s
pasca panen. Dalam upaya untuk empowerment program that includes
meningkatkan pertanian, petani dilatih knowledge about nutrition, entrepreneurship,
mencapai hasil 2,1-2,4 ton kedelai hitam per and self-development, which has reached
hektar, dibandingkan dengan varietas kedelai more than 2,700 female farmers.
lokal, rata-rata hanya 1,2 hingga 1,5 ton per
hektar. The Unilever Indonesia Foundation started a
program by encouraging the women (who have
Kemudian, pelatihan lanjutan disampaikan been involved in the post-harvest as black
melalui “Sekolah Lapangan Petani” soybean sorter) in order to have the confidence
yang diselenggarakan oleh FIELD, yang to perform in public for the simple reason
pendekatannya telah dijelaskan sebelumnya. that women who had the courage to express
Penyampaian dilakukan dengan cara themselves will be stronger in the struggle for
memfasilitasi—bukan mengajarkan—dan herself and her family. At a later stage, other
cara ini bekerja dengan sangat baik bagi para training has been provided, such as knowledge
petani. about nutrition and entrepreneurship. Finally,
each group was facilitated by what is called
• Pemberdayaan Perempuan by ULI as “economic stimulus” reaching up
Perempuan di daerah pedesaan seringkali to IDR 500,000 to develop projects that have
tidak dilihat setara karena mereka dianggap an economic impact as well as the freedom to
tidak memainkan peran penting dalam manage it, in the hope that it will be doubled
rumah tangga. Di pedesaan Jawa, biasanya many times. This results in a number of credit
perempuan memiliki gelar sebagai “konco unions, as well as the production of snacks,
wingking” (secara harfiah berarti “teman plastic bags and even pure coconut oil to be sold
di belakang”) dengan peran di “sumur, in the market as projects to increase the revenue
dapur, kasur” (terjemahan harfiah adalah: from different groups.
“air sumur, dapur dan kasur/ranjang”).
Semua itu merupakan status para istri Integrated Healthcare Promotion Program
petani di Trenggalek, Ngawi dan Pacitan One other form of Community Development
ketika Yayasan Unilever Indonesia mulai from PT Unilever Indonesia Tbk. is the Integrated
melakukan intervensi dengan program

210 A Journey To Gold


pemberdayaan perempuan yang meliputi Health Promotion program. The Rungkut Factory
pengetahuan tentang gizi, kewirausahaan, massively carries out the CFAS (Care for Area
dan pengembangan diri, yang mana Surrounding) program in the form of Integrated
telah menjangkau lebih dari 2.700 petani Health Promotion in the Rungkut Factory area
perempuan. and surrounding, aligned with Unilever Indonesia
Community Development policy, and reaffirmed
Yayasan Unilever Indonesia memulai program in the Unilever Environmental Policy—Rungkut
dengan mendorong para perempuan (yang telah Factory: “Developing the vitality of communities
terlibat pada pasca panen sebagai penyortir in the factory’s surrounding environment
kedelai hitam) agar memiliki kepercayaan diri through a community development program”.
untuk tampil di depan umum dengan alasan
sederhana, bahwa perempuan yang memiliki The program for the year 2012 included several
keberanian untuk mengekspresikan diri mereka activities, among others:
akan lebih kuat dalam berjuang untuk diri sendiri
dan keluarganya. Pada tahap selanjutnya,
pelatihan lainnya telah disediakan, seperti
mengenai pengetahuan gizi dan kewirausahaan.
Akhirnya, masing-masing kelompok telah
difasilitasi dengan apa yang disebut oleh
Pemberdayaan perempuan dalam
ULI sebagai “stimulus ekonomi” sebesar Rp
program pengembangan petani
500.000 untuk mengembangkan proyek-proyek kedelai hitam
yang mempunyai dampak secara ekonomis The empowerment of women in
serta diberi kebebasan untuk mengelolanya, the soybean farmer development
program

A Journey To Gold 211


dengan harapan bahwa akan dilipat-gandakan 1. The PHBS (Clean and Healthy Behavior)
berkali-kali. Hal ini menghasilkan sejumlah campaign
perserikatan kredit, serta produksi makanan Prior to these activity, a preliminary survey
ringan, kain kantong plastik dan bahkan minyak was conducted in seven elementary schools
kelapa murni untuk dijual di pasar sebagai around the ULI Factory in Rungkut, with
proyek peningkatan pendapatan dari kelompok- details of activities as follows:
kelompok yang berbeda. a. The revitalization of Little Doctors (Dokcil)
• Debriefing of Dokcil on the UKS (School
Program Promosi Kesehatan Terpadu Health Efforts), PHBS (Clean and Healthy
Salah satu bentuk yang lain dari Community Lifestyle Pattern), Green School, and
Development PT Unilever Indonesia Tbk. adalah Healthy Cafeteria, and G21H (21-Day
program Promosi Kesehatan Terpadu. Pabrik Movement) CTPS (Washing Hands With
Rungkut secara masif melakukan program Soap) dan SGPM (Morning and Night
CFAS (Care for Area Surrounding) dalam bentuk Tooth-brushing)
Promosi Kesehatan Terpadu di area Pabrik • Performing the duties about the four
Rungkut dan sekitarnya, yang diselaraskan main agenda through the PHBS (G21H
dengan kebijakan Community Development SGPM), Green School, Clean Yard and
Unilever Indonesia, dan dipertegas kembali Healthy Cafeteria campaigns
pada Kebijakan Lingkungan Hidup Unilever— • Forming cadres/agents of the
Pabrik Rungkut: “Mengembangkan daya hidup movement in every classroom
komunitas di lingkungan sekitar pabrik melalui
program pengembangan komunitas”. b. The revitalization of the UKS (School
Health Efforts)
Program selama tahun 2012 mencakup beberapa • School greening and gardens
kegiatan, di antaranya: • Cleanliness of school yard
1. Kampanye PHBS (Perilaku Hidup Bersih • The supervision of food-stall/cafeteria
dan Sehat) at school
Sebelum kegiatan ini dilakukan, dilakukan
survey pendahuluan Kegiatan ini dilakukan All activities are conducted within 21 days
di tujuh SD di Sekitar Pabrik ULI Rungkut, continuously to campaign, educate, and
dengan aktivitas detail sebagai berikut: establish the measures in order to become a
a. Revitalisasi Dokter Kecil (Dokcil) habit (G21H).
• Pembekalan Dokcil tentang UKS (Usaha
Kesehatan Sekolah), PHBS (Pola Hidup c. Educating the Clean and Healthy Lifestyle
Bersih dan Sehat), Green School, dan Behavior (PHBS);
Kantin sehat, serta G21H (Gerakan 21 • The CTPS (washing hands with soap)
Hari) CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) movement
dan SGPM (Sikat Gigi Pagi Malam) • SGPM (Morning and Night Tooth-
• Melaksanakan tugas tentang empat brushing)
agenda utama melalui kampanye
PHBS (G21H SGPM), Green School, d. Green School
Halaman Bersih dan Kantin Sehat • Construction of a Healthy Cafeteria.
A school cafeteria must be ensured

212 A Journey To Gold


• Membentuk kader/agen gerakan di that it is healthy and meet the criteria
setiap kelas of hygiene, not damp, clean water
available, and away from toilets/
b.
Revitalisasi UKS (Usaha Kesehatan garbage disposals. The food sold must
Sekolah) be clean, safe and nutritious.
• Penghijauan dan kebun sekolah • Training, mentoring, and assistance for
• Kebersihan halaman sekolah the renovation of a healthy cafeteria.
• Pengawasan warung/kantin sekolah • Construction of sinks to support the
above PHBS program.
Semua kegiatan dilakukan dalam
21 hari secara terus-menerus untuk The activities began with by surveying/mapping
mengkampanyekan, mengedukasi, dan the 12 schools in Rungkut Kidul, Rungkut
membentuk tindakan agar bisa menjadi Tengah, Kutisari, and Kendangsari in the vicinity
kebiasaan (G21H). of the Rungkut Factory area, which eventually
conducted a survey again at seven schools where
c. Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat the program will be launched in phase I.
(PHBS);
• Gerakan CTPS (cuci tangan pakai
sabun)
• SGPM (Sikat Gigi Pagi Malam)

d. Green School
• Pembuatan Kantin Sehat. Kantin
sekolah harus dipastikan sehat dan
memenuhi kriteria bersih, tidak
lembab, ada air bersih, dan jauh dari
WC/ TPS sampah. Makanan yang dijual
dipastikan bersih, aman dan bergizi.
• Pelatihan, pendampingan, dan bantuan
renovasi kantin sehat.
• Pembangunan wastafel untuk
mendukung program PHBS di atas.

Kegiatan-kegiatan tersebut diawali dengan


melakukan survei/pemetaan terhadap 12
sekolah yang ada di Kelurahan Rungkut Kidul,
Rungkut Tengah, Kutisari, dan Kendangsari di
area Pabrik Rungkut, yang akhirnya dilakukan
survei kembali di tujuh sekolah tempat program
ini akan diluncurkan pada tahap I.
Program Perilaku Hidup Sehat dan Bersih
Healthy and Clean Lifestyle Program

A Journey To Gold 213


2. Bantuan Pendidikan atau Beasiswa 2. Education Aid or Scholarship
Bagi putra/putri karyawan kontraktor For the sons/daughters of inhouse contractor
inhouse dan warga sekitar Unilever Rungkut, employees and residents living nearby
yang meliputi warga Kendangsari, warga Unilever Rungkut, which include the residents
Kutisari, warga Rungkut Menanggal dan of Kendangsari, Kutisari, Rungkut Menanggal,
warga Rungkut Tengah. Dana beasiswa and Rungkut Tengah. This scholarship fund
ini dikumpulkan dari karyawan Unilever was collected from employees of Unilever
Indonesia (Volunteer) yang secara sukarela Indonesia (Volunteer) who voluntarily
mendonasikan sebagian dari gaji atau donated part of their salary or income per
pendapatannya per bulan secara rutin. month on a regular basis.

3R (Reuse, Reduce, Recycle) 3R (Reuse, Reduce, Recycle)
Seirama dengan sistem manajemen lingkungan In tune with the environmental management
PT Unilever Indonesia Tbk.—Pabrik Rungkut system of PT Unilever Indonesia Tbk.—Rungkut
mengikuti sertifikasi ISO14001:2004. Pabrik Factory applies the ISO14001:2004 certification.
Rungkut memiliki kebijakan lingkungan yang The Rungkut Factory has an environmental
telah diturunkan dan diselaraskan dengan policy which has been released and aligned
Kebijakan Lingkungan PT Unilever Indonesia with the Environmental Policy of PT Unilever
Tbk. dan juga kebijakan lingkungan Unilever Indonesia Tbk. and also Unilever’s global
global yang tertuang dalam Unilever Sustainable environmental policies set out in the Unilever
Living Plan (USLP). Sustainable Living Plan (USLP).

Unilever global melalui Unilever Sustainable The global Unilever through the Unilever
Living Plan telah mendefinisikan bahwa Sustainable Living Plan has defined that the
sampah yang dihasilkan dari kemasan cukup waste generated from packaging is significant
signifikan dalam memberikan dampak delivering impacts on the environment. In
terhadap lingkungan. Dalam pelaksanaannya, practice, the reduction of waste is one of the
pengurangan sampah merupakan salah satu forms of application from the second pillar of
bentuk aplikasi dari program pilar kedua dari the Unilever Sustainable Living Plan program.
program Unilever Sustainable Living Plan. Related to the waste reduction program,
Berkaitan dengan program pengurangan Rungkut Factory has two main principles of
sampah, Pabrik Rungkut mempunyai dua environmental policy, namely:
prinsip utama kebijaksanaan lingkungan, yakni:
• “Mengembangkan produk maupun proses, • “Developing products and processes,
termasuk bahan baku yang inovatif dan including innovative and environmentally
ramah lingkungan.” friendly materials.”

• “Berusaha mengurangi, menggunakan • “Trying to reduce, reuse, and recycle waste


ulang, dan mendaur ulang limbah produksi, production, both hazardous and toxic and
baik limbah B3 maupun sampah produksi non-hazardous and toxic waste production.”
non-B3.”

214 A Journey To Gold


Bersamaan dengan kebijakan ini, PT Unilever Along with this policy, PT Unilever Indonesia
Indonesia Tbk.—Pabrik Rungkut telah Tbk.—Rungkut Factory has organized and
menyelenggarakan dan mengupayakan seek a 3R program for non-hazardous and toxic
program 3R untuk limbah non-B3 dengan waste by preparing the human resources, such
upaya melakukan persiapan terhadap sumber as providing training to employees to improve
daya manusia, seperti memberikan pelatihan their skills and knowledge of the 3R program.
terhadap karyawan untuk meningkatkan In addition, preparation of the work facilities to
kemampuan dan pengetahuan akan program support the 3R program has been implemented
3R. Selain itu, persiapan terhadap fasilitas as well.
kerja untuk menunjang program 3R telah
dilaksanakan juga. The 3R program is explicitly supported by the
establishment of an organizational structure
Program 3R didukung secara nyata dengan that is responsible for waste management
pembentukan struktur organisasi yang products. The primary responsibility for the
bertanggung jawab terhadap pengelolaan management of waste production is hold by
sampah hasil produksi. Penanggung jawab the Manufacturing Manager for each plant. In
utama terhadap pengelolaan sampah hasil addition, the Manufacturing Manager is also
produksi adalah Manufacturing Manager untuk aided by the SBU Leader Process who oversees
masing-masing pabrik. Selain itu, Manufacturing the sorting process. The sorting process is the
Manager juga dibantu oleh SBU Leader Process process of sorting the waste that can be recycled
yang membawahi proses pemilahan. Proses and the ones that cannot be used. This process
pemilahan adalah proses pemisahan sampah can significantly reduce packaging waste
yang masih bisa didaur ulang dan sampah yang material from Rungkut Factory, so that more
sudah tidak bisa terpakai. Proses ini secara nyata than 80% of the waste can be recovered.©
dapat menurunkan packaging waste material
dari Pabrik Rungkut secara signifikan, hingga
lebih dari 80% sampah dapat dimanfaatkan
kembali. ©

Transaksi di Bank Sampah My Darling Binaan Pabrik


Hari Cuci Tangan di Pabrik Rungkut Unilever. Rungkut Unilever.
Hand-Washing Day at Unilever Rungkut Factory. Transaction at the Unilever Rungkut Factory assisted My
Darling Waste Bank.

A Journey To Gold 215


216 A Journey To Gold
BAB | CHAPTER

03

Tanggung Jawab Sosial Untuk


Bangsa Dan Dunia
Social Responsibility For The Nation And The World

A Journey To Gold 217


Tanggung Jawab Sosial Untuk
Bangsa Dan Dunia
Social Responsibility For The Nation And The World

DALAM konteks pembangunan saat ini, IN the context of the current development,
perusahaan tidak lagi dihadapkan pada the company is no longer faced with the
tanggung jawab yang berpijak pada aspek responsibility that rests on aspects of economic
keuntungan secara ekonomis semata, yaitu nilai benefits alone, namely the value of which is
perusahaan yang direfleksikan dalam kondisi reflected in the company’s financial condition,
keuangan, namun juga harus memperhatikan but also should pay attention to the social and
aspek sosial dan lingkungannya. Perusahaan environmental aspects. Companies are no longer
bukan lagi sekadar kegiatan ekonomi untuk just economic activity to create profit for its
menciptakan profit demi kelangsungan survival, but is also responsible for the social
usahanya, melainkan juga bertanggungjawab and environmental aspects. The rationale is that
terhadap aspek sosial dan lingkungannya. being solely dependent on the financial health
Dasar pemikirannya adalah menggantungkan of the company cannot guarantee sustainable
semata-mata pada kesehatan finansial tidak growth. Sustainability will be guaranteed if the
menjamin perusahaan bisa tumbuh secara company pays attention to other related aspects,
berkelanjutan (sustainable). Keberlanjutan akan namely the social and environmental aspects.
terjamin apabila perusahaan memperhatikan
aspek terkait lainnya, yaitu aspek sosial dan There are several examples of cases, related
lingkungan. to problems that arise due to the company in
carrying out its operations paid less attention
Terdapat beberapa contoh kasus, terkait to environmental and social conditions in the
permasalahan yang muncul dikarenakan surrounding areas, especially companies whose
perusahaan dalam melaksanakan operasinya activities are related to the management of
kurang memperhatikan kondisi lingkungan dan natural resources (extractive). For example, PT
sosial di sekitarnya, khususnya perusahaan Freeport Indonesia, one of the largest mining
yang aktivitasnya berkaitan dengan pengelolaan companies in Indonesia which is located in
sumber daya alam (ekstraktif). Sebagai contoh, Papua, which started operations in 1969, up
PT Freeport Indonesia, salah satu perusahaan to now cannot be separated from the long-
tambang terbesar di Indonesia yang berlokasi running conflict with the local community,
di Papua, yang memulai operasinya sejak tahun whether related to customary lands, violations
1969, sampai dengan saat ini tidak lepas dari of customs, and social and economic gaps.
konflik berkepanjangan dengan masyarakat The Buyat Bay Pollution case, namely the
lokal, baik terkait dengan tanah ulayat, tailing disposal to the bottom of the sea that

218 A Journey To Gold


pelanggaran adat, maupun kesenjangan sosial resulted in the contamination of the sea which
dan ekonomi yang terjadi. Kasus Pencemaran reduced fish catches and declined the quality
Teluk Buyat, yaitu pembuangan tailing ke dasar of local public health caused by the operation
laut yang mengakibatkan tercemarnya laut yang of PT Newmont Minahasia Raya (NMR) was
mengakibatkan berkurangnya tangkapan ikan not only a national, but an international issue.
dan menurunnya kualitas kesehatan masyarakat Similarly, violent conflicts that occurred due to
lokal akibat operasional PT Newmont Minahasia environmental pollution and social problems
Raya (NMR) tidak hanya menjadi masalah related to operations performed by PT Caltex
nasional, melainkan internasional. Begitu pula Pacific Indonesia (CPI) in Duri, Riau Province,
konflik hingga tindak kekerasan terjadi akibat where people sued for compensation up to
pencemaran lingkungan dan masalah sosial the national parliament related to negative
terkait operasional PT Caltex Pacific Indonesia impact of the company’s operations on the
(CPI) di wilayah Duri, Provinsi Riau, di mana increasingly deteriorating economic, health and
masyarakat menuntut kompensasi hingga ke environmental conditions.
DPR pusat terkait dampak negatif operasional
perusahaan tersebut terhadap kondisi ekonomi, If viewed from some of the above cases, the
kesehatan dan lingkungan yang semakin social and environmental issues that are not
memburuk. properly regulated by a company turns to create
a very large impact, even goals for profit in the
Jika dilihat dari beberapa kasus di atas, masalah business aspects instead turn into doubled
sosial dan lingkungan yang tidak diatur dengan losses. Therefore, the management of social and
baik oleh perusahaan ternyata memberikan environmental issues for the time being cannot
dampak yang sangat besar, bahkan tujuan be a marginal thing, placed on curative stages
meraih keuntungan dalam aspek bisnis malah or aspects that are not considered important in
berbalik menjadi kerugian yang berlipat. Oleh the operation of the company. Corporate social
karena itu, masalah pengelolaan sosial dan responsibility (CSR) is an important aspect
lingkungan untuk saat ini tidak bisa menjadi that should be implemented in a company’s
hal marginal, ditempatkan pada tahap kuratif operation. It is not merely complying with the
atau aspek yang tidak dianggap penting regulations in Law No. 40 Article 74 of 2007,
dalam beroperasinya perusahaan. Tanggung but logically there is the law of causality, where
jawab sosial perusahaan atau dikenal dengan when the company’s operation has a negative
istilah Corporate Social Responsibility (CSR), impact, a larger negative response will come
merupakan aspek penting yang harus dilakukan from the public as well as the environment that
perusahaan dalam operasionalnya. Hal tersebut are harmed.
bukan semata-mata memenuhi peraturan
dalam Undang-Undang No. 40 Pasal 74 tahun There are at least three important reasons why
2007, melainkan secara logis terdapat hukum companies should implement CSR. First, a
sebab-akibat, di mana ketika operasional company is part of the community and therefore
perusahaan memberikan dampak negatif, maka it is natural that it considers the interests of
akan muncul respon negatif yang jauh lebih society. Companies should be aware that they
besar dari masyarakat maupun lingkungan are operating in a single order of society. A social
yang dirugikan.

A Journey To Gold 219


Setidaknya terdapat tiga alasan penting activity serves as compensation or mutual efforts
mengapa perusahaan harus melaksanakan over the control of natural resources or economic
CSR. Pertama, perusahaan merupakan bagian resources by companies that sometimes are
dari masyarakat dan oleh karenanya wajar expansive and exploratory, as well as social
bila perusahaan memperhatikan kepentingan compensation for inconveniences (discomfort)
masyarakat. Perusahaan harus menyadari arising in the community.
bahwa mereka beroperasi dalam satu tatanan
lingkungan masyarakat. Kegiatan sosial Secondly, businesses and the public should have
berfungsi sebagai kompensasi atau upaya a relationship that is symbiotic mutualism in
imbal-balik atas penguasaan sumber daya alam nature. To get the support of the community,
atau sumber daya ekonomi oleh perusahaan at least a permission to perform operations that
yang kadang bersifat ekspansif dan eksploratif, are cultural. It is normal when a company is also
di samping sebagai kompensasi sosial karena required to make a positive contribution to the
timbul ketidaknyamanan (discomfort) pada community, so a harmonious relationship can
masyarakat. be created, and even a leverage of the company’s
image and performance.
Kedua, kalangan bisnis dan masyarakat
sebaiknya memiliki hubungan yang bersifat Thirdly, CSR activities are one way to reduce or
simbiosis mutualisme. Untuk mendapatkan even avoid social conflicts. Potential conflicts
dukungan dari masyarakat, setidaknya izin can come due to the impact of the company’s
untuk melakukan operasi yang sifatnya operations or due to structural and economic
kultural. Wajar bila perusahaan juga dituntut disparities that arise between the community
untuk memberikan kontribusi positif kepada and the components of a company.
masyarakat, sehingga bisa tercipta harmonisasi
hubungan bahkan pendongkrakan citra dan The Company’s View towards CSR
performa perusahaan. EVERY company has a different perspective on
CSR, and this perspective can be an indicator
Ketiga, kegiatan CSR merupakan salah satu cara of the company’s seriousness in implementing
untuk meredam atau bahkan menghindarkan CSR or just simply create an image in the
konflik sosial. Potensi konflik itu bisa berasal community. At least, there are three categories
akibat dari dampak operasional perusahaan of a company’s paradigm in implementing CSR
atau akibat kesenjangan struktural dan programs. First, mere lip service and compulsion,
ekonomis yang timbul antara masyarakat meaning that CSR is practiced more as external
dengan komponen perusahaan. factors, both due to controlling the social-driven
aspects as well as controlling the environmental-
Pandangan Perusahaan Terhadap CSR driven aspects. It means that the fulfillment of
SETIAP perusahaan memiliki cara pandang yang social responsibility is more out of necessity
berbeda terhadap CSR, dan cara pandang inilah due to demands rather than volunteerism.
yang bisa dijadikan indikator kesungguhan Next is controlling reputation-driven aspects,
perusahaan tersebut dalam melaksanakan CSR namely the motivation of the implementation
atau hanya sekadar membuat pencitraan di of CSR to boost the company’s image. Many

220 A Journey To Gold


masyarakat. Setidaknya, terdapat tiga kategori corporations are deliberately trying to boost the
paradigma perusahaan dalam menerapkan image by utilizing natural catastrophic events
program CSR. Pertama, sekadar basa basi such as giving aids in the form of money, food,
dan keterpaksaan, artinya CSR dipraktikkan medicines, and so on, and then companies raced
lebih karena faktor eksternal, baik karena to inform their contribution through the mass
mengendalikan aspek sosial (social driven) media. The goal is to elevate their reputation.
maupun mengendalikan aspek lingkungan
(environmental driven). Artinya pemenuhan On the one hand, it is encouraging, particularly
tanggung jawab sosial lebih karena keterpaksaan associated with the real needs of disaster relief
akibat tuntutan daripada kesukarelaan. and a sense of human solidarity. However,
Berikutnya adalah mengendalikan reputasi on the other hand, this phenomenon raises a
(reputation driven), yaitu motivasi pelaksanaan question mark, especially associated with the
CSR untuk mendongkrak citra perusahaan. commitment of human solidarity itself. That
Banyak korporasi yang sengaja berupaya is, the intention to donate is still filled with the
mendongkrak citra dengan memanfaatkan will to seize the opportunity to make positive
peristiwa bencana alam seperti memberi publicity, such as to maintain or boost the
bantuan uang, sembako, medis dan sebagainya, corporate image.
yang kemudian perusahaan berlomba
menginformasikan kontribusinya melalui media Second, in an effort to fulfill obligations
massa. Tujuannya adalah untuk mengangkat (compliance). CSR is implemented because
reputasi. there are regulations, laws and rules that are
enforced. For example, because there is control
Di satu sisi, hal tersebut memang in the market-driven aspects. The awareness
menggembirakan, terutama dikaitkan dengan about the importance of implementing CSR is
kebutuhan riil atas bantuan bencana dan becoming a trend in line with the rise of global
rasa solidaritas kemanusiaan. Namun, di public awareness of the products that are
sisi lain, fenomena ini menimbulkan tanda environmentally friendly and manufactured with
tanya terutama dikaitkan dengan komitmen attention to social norms. As of this moment,
solidaritas kemanusiaan itu sendiri. Artinya, niat European banks regulate in matters of loans
untuk menyumbang masih diliputi kemauan that are only given to companies that properly
untuk meraih kesempatan untuk melakukan implement CSR. In addition, some exchanges
publikasi positif, semisal untuk menjaga atau have applied the index that includes categories
mendongkrak citra korporasi. of shares of companies that had applied CSR,
such as the New York Stock Exchange currently
Kedua, sebagai upaya untuk memenuhi has the Dow Jones Sustainability Index (DJSI)
kewajiban (compliance). CSR diimplementasikan for companies that are categorized to have CSR
karena memang ada regulasi, hukum dan aturan values. For CPO exporting companies currently
yang memaksanya. Misalnya, karena ada kendali are required to have a certificate of Sustainability
dalam aspek pasar (market driven). Kesadaran Roundtable Palm Oil (RSPO), which requires a
tentang pentingnya mengimplementasikan program of community development and nature
CSR ini menjadi tren seiring dengan maraknya conservation.

A Journey To Gold 221


kepedulian masyarakat global terhadap produk- Besides being market driven, another push
produk yang ramah lingkungan dan diproduksi which could force the company to practice CSR
dengan memperhatikan kaidah-kaidah sosial. is the presence of awards provided by many
Seperti saat ini, bank-bank di Eropa mengatur institutions or agencies. For example, regional
regulasi dalam masalah pinjaman yang and global CSR awards, Padma (Pandu Daya
hanya diberikan kepada perusahaan yang Masyarakat) held by the Ministry of Social Affairs,
mengimplementasikan CSR dengan baik. Selain and PROPER (Company Performance Rating
itu, beberapa bursa sudah menerapkan indeks Program) held by the Ministry of Environment.
yang memasukan kategori saham-saham
perusahaan yang telah mengimplemantasikan Third, not only an obligation (compliance), but
CSR, seperti New York Stock Exchange saat more than a liability (beyond compliance) or
ini memiliki Dow Jones Sustainability Index compliance plus. Implemented because there
(DJSI) bagi perusahaan-perusahaan yang is a sincere impulse from within (internally
dikategorikan memiliki nilai CSR. Bagi driven). Companies have realized that their
perusahaan eksportir CPO saat ini diwajibkan responsibility is no longer just an economic
memiliki sertifikat Roundtable Sustainability activity to create profit for the sake of business
Palm Oil (RSPO) yang mensyaratkan adanya continuity, but also a social and environmental
program pengembangan masyarakat dan responsibility. The rationale: relying solely on
pelestarian alam. the financial health of a company will not be
able to guarantee sustainable growth. The eleven
Selain market driven, dorongan lain yang companies which CSR programs are discussed in
yang sanggup memaksa perusahaan this book are included in this category.
untuk mempraktikkan CSR adalah adanya
penghargaan-penghargaan (award) yang These eleven companies believe that a CSR
diberikan oleh segenap institusi atau lembaga. program is an investment for growth and
Misalnya penghargaan CSR bertaraf regional sustainability of a business. That is, CSR is
maupun global, Padma (Pandu Daya Masyarakat) no longer seen as a cost center, but a profit
yang digelar oleh Kementerian Sosial, dan center in the future. The logic is that if CSR is
PROPER (Program Pemeringkatan Kinerja omitted, then an incident occurs, then the cost
Perusahaan) yang dihelat oleh Kementerian to overcome the risk is much greater than the
Lingkungan Hidup. value to be saved from the CSR budget allocation
itself. Not to mention the non-financial risks that
Ketiga, bukan sekadar kewajiban (compliance), adversely affect the corporate image and public
tetapi lebih dari sekadar kewajiban (beyond confidence in the company.
compliance) atau compliance plus.
Diimplementasikan karena memang ada Thus, for the eleven companies that are discussed
dorongan yang tulus dari dalam (internal earlier, CSR is no longer just a sideline activity
driven). Perusahaan telah menyadari bahwa that can be sacrificed if necessary in order to
tanggung jawabnya bukan lagi sekedar achieve efficiency, but CSR is the corporate
kegiatan ekonomi untuk menciptakan profit life. CSR has entered into the heart of corporate
demi kelangsungan bisnisnya, melainkan juga strategy. CSR is addressed strategically by

222 A Journey To Gold


tanggung jawab sosial dan lingkungan. Dasar implementing CSR initiatives with a corporate
pemikirannya: menggantungkan semata-mata strategy. The trick is by conceptualizing the CSR
pada kesehatan finansial tidak akan menjamin initiative to improve the competitive context in
perusahaan bisa tumbuh secara berkelanjutan. the form of business quality of the place where
Kesebelas perusahaan yang dibahas program- a company operates, which in turn makes the
program CSR-nya dalam buku ini termasuk company able to sow virtues and protect the
dalam kategori ini. environment.©

Kesebelas perusahaan tersebut meyakini


bahwa program CSR merupakan investasi demi
pertumbuhan dan keberlanjutan (sustainability)
usaha. Artinya, CSR bukan lagi dilihat sebagai
sentra biaya (cost center), melainkan sentra
laba (profit center) di masa yang akan datang.
Logikanya adalah bila CSR diabaikan, kemudian
terjadi insiden, maka biaya untuk mengatasi
risikonya jauh lebih besar ketimbang nilai yang
hendak dihemat dari alokasi anggaran CSR itu
sendiri. Belum lagi risiko non-finansial yang
berpengaruh buruk pada citra korporasi dan
kepercayaan masyarakat pada perusahaan.

Dengan demikian, bagi kesebelas perusahaan


yang dibahas di muka, CSR bukan lagi sekadar
aktivitas tempelan yang kalau terpaksa bisa
dikorbankan demi mencapai efisiensi, namun
CSR merupakan nyawa korporasi. CSR telah
masuk ke dalam jantung strategi korporasi. CSR
disikapi secara strategis dengan melakukan
inisiatif CSR dengan strategi korporasi. Caranya,
inisatif CSR dikonsep untuk memperbaiki
konteks kompetitif korporasi yang berupa
kualitas bisnis tempat korporasi beroperasi,
yang pada gilirannya membuat perusahaan
dapat menyemai kebajikan dan melindungi
lingkungan.©

A Journey To Gold 223


Kementerian Lingkungan Hidup
Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan
Jalan D.I. Panjaitan Kav.24 Kebon Nanas, Jakarta Timur,
Gedung B, Lantai IV
Telp/Fax. (021) 8520886
Email : sekretariatproper@menlh.go.id

Buku ini dicetak di atas kertas ramah lingkungan


This book is printed on environmentally friendly paper