Anda di halaman 1dari 7

b.

penatalaksanaan keperawatan
1.Latihan
Latihan dengan cara melawan tahanan dapat menambah laju metabolisme
istirahat ,dapat menurunkan BB,stres dan menyegarkan tubuh.
Latihan menghindari kemungkinan trauma pada ekstremitas bawah,dan hindari
latihan dalam udara yang sangat panas/dingin,serta pada saat pengendalian
metabolic buruk.
Gunakan alas kaki yang tepat dan periksa kaki setiap hari sesudah melakukan
latihan.
2.Pemantauan
Pemantauan kadar glukosa darah secara mandiri
3 Terapi (jika diperlukan )
4.Pendidikan
(Andra,Yessie.2013)

2. Pencegahan
 Lakukan olahraga secara rutin dan pertahankan BB yang ideal.
 Kurangi konsumsi makanan yang banyak mengandung gula dan karbohidrat
 Jangan mengurangi jadwal makan atau menunda waktu makan karena hal ini akan
menyebabkan fluktuasi (ketidakstabilan) kadar gula darah
 Pelajar mencegah infeksi : Kebersihan kaki,hindari perlukaan
 Perbanyak konsumsi makanan yang banyak mengandung serat,seperti sayuran dan
sereal.
 Hindari konsumsi makanan tinggi lemak dan yang mengandung banyak kolesterol
LDL,antara lain :daging merah,produksi susi,kuning telur,mentega,saus salad,dan
makanan pencuci mulut yang berlemak lainnya.
 Hindari minuman yang berakohol dan kurangi konsumsi garam
10.Analisa Data

No Data Etiologi Masalah


1. Ds: Gangguan Ketidakseimbangan
- Klien mengatakan keseimbang nutrisi kurang dari
cepat kenyang setelah insulin,makanan kebutuhan tubuh
makan dan aktivitas
- Klien mengatakan BB jasmani
semakin hari semakin
menurun
- Membrane mukosa
pusat
Do :
- Polifagia
- Penurunan BB 20% /
lebih dibawah BB
ideal

2. Ds : Ketidakmampuan Resiko syok


- Klien mengatakan elektrolit kedalam
sering BAK 10x sel
sehari tubuh,hipovolemia
- Klien mengatakan
sering merasa haus
Do :
- Hipotensi
- Hipololemi
- Dehidrasi

3. Ds : Nekrosis Kerusakan
- Klien mengatakan ada kerusakan integritas jaringan
lesi pada kakinya jaringan
- Klien mengatakan
mukosa bibir selalu
sariawan
Do :
- Kerusakan jaringan
karena lesi pada kaki
pasien

11.Diagnosa keperawatan teoritis


1) Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan
gangguan keseimbangan insulin,makanan dan aktivitas jasmani
2) Resiko syok berhubungan dengan ketidakmampuan elektrolit kedalam sel
tubuh,hipovolemia
3) Kerusakan intergritas jaringan berhubungan dengan nekrosis kerusakan jaringan
(nekrosis luka gangrene)

13. Rencana asuhan keperawatan


No Diagnosa keperawatan Tujuan /NOC Intervensi/NIC
(Nanda)
1. ketikdakseimbangan - Adanya peningkatan - Anjurkan pasien
nutrisi kurang dari BB sesuai dengan untuk meningkatkan
kebutuhan tubuh tujuan protein dan vitamin C
berhubungan dengan - Berat badan ideal - Monitor jumlah
gangguan sesuai dengan tinggi nutrisi dan kandungan
keseimbangan badan kalori
insulin,makanan dan - Tidak ada tanda-tanda -Berikan informasi
aktivitas jasmani malnutrisi tentang kebutuhan
- Tidak terjadi nutrisi
penurunan BB yang
berarti
2. 4) Resiko syok -Nadi dalam batas yang - Monitor status
berhubungan dengan diharapkan sirkulasi BP,warna
ketidakmampuan -Irama jantung dalam kulit,suhu,denyut
elektrolit kedalam sel batas yang diharapkan jantung,HR,ritme,
tubuh,hipovolemia -frekuensi nafas dalam nadi perifer,dan
batas yang diharapkan kapiler refill
-mata cekung tidak - Monitor suhu dan
ditemukan pernapasan
-Irama pernapasan dalam - Monitor tanda-
batas yang diharapkan tanda awal syok
- Ajarkan keluarga
dan pasien tentang
langkah mengatasi
gejala syok
3. Kerusakan intergritas - perfusi jaringan normal -Anjurkan pasien
jaringan berhubungan - tidak ada tanda-tanda untuk menggunakan
dengan nekrosis infeksi pakaian yang longgar
kerusakan jaringan - menunjukkan -jaga kulit agar tetap
(nekrosis luka pemahaman dalam proses bersih dan kering
gangrene) perbaikan kulit dan -Monitor kulit akan
mencegah terjadinya adanya kemerahan
cidera berulang -observasi luka
-menunjukkan terjadinya :lokasi, dimensi,
proses penyembuhan luka jaringan
nekrotik,tanda-tanda
infeksi local,formasi
traktus
-ajarkan keluarga
tentang luka dan
perawatan luka

13. Daftar Pustaka


Barbara C long.2013.perawatan medicalbedah.pajajaran Bandung
Brunner and suddarth.2012.keperawatan medical bedah.Edisi 2,Jakarta :EGC
Barbara Enggram.2010.Rencan asuhan keperawatan medical bedah volume
2.EGC.Jakarta
Price,Silvia.2008.Patofisiologi:Konsep klinis proses-proses penyakit,Edisi 6.Jakarta
:EGC
Andra,Yessie.2013.KMB 2 keperawatan medical bedah.Nuha Medikal.Yogyakarta
LAPORAN KASUS
DENGAN
DIABETES MELITUS

BIODATA PASIEN
1.Inisial : Ny.M
2.Umur : 58 tahun
3.Jenis kelamin : Perempuan
4.No.Register : 052780
5.Alamat :Asam pulau,Anduring
6.Status : Kawin
7.Keluarga terdekat : An.H
8.Diagnosa medis : Diabetes Melitus tipe 1
9.Tanggal masuk : 22-09-1017
10. Tanggal pengkajian : 27-09-2017

1.ANAMNESE
a.Keluhan utama
Seorang perempuan berusia 58 tahun dating ke poliklinik RSUD Padang Pariaman
pada tanggal 22 september 2017 pukul 11.49 WIB.Datang sendiri dengan keluhan
utama kakinya sakit disebelah kiri.
b.Riwayat penyakit sekarang
Pada saat pengkajian tanggal 27 September 2017 pukul 16.00 WIB.Pasien
mengatakan kakinya sebelah kiri kadang-kadang masih terasa sakit,sering BAK
dimalam hari dan kadang-kadang merasa pusing dan letih.
c.Riwayat penyakit yang lalu
Pasien mengatakan belum pernah dirawat di rumah sakit sebelumnya
d.Riwayat kesehatan keluarga
Pasien mengatakan tidak ada anggota keluarga yang lain menderita penyakit yang
sama.
e. Genogram

2. Pola eliminasi dan istirahat


No Aktivitas Sehat Sakit

1. Pola nutrisi
-Makan -3x sehari -3x sehari sesuai
(nasi,lauk,dan dengan yang
sayuran habis 1 diberikan rumah
porsi ) sakit

-Minum 7-8 gelas/hari 8-12 gelas/hari


2. Pola tidur dan istirahat 7-8 jam/hari 5-6 jam/hari

3. Pola eliminasi
-BAB 1 x sehari 1 x sehari

-BAK 6x sehari 10 x sehari


4. Pola aktivitas dan latihan Jalan pagi Tidak melakukan
-olahraga dan aktivitas dirumah dan memasak aktivitas apapun
untuk keluarga dan hanya
dirumah berbaring di
tempat tidur

3.Pemeriksaan fisik
a. Pemeriksaan TTV
-TD : 130/80 mmHg
-Nadi : 82 x/i
-RR : 20 x/i
-Suhu : 36 oC
b.Keadaan umum : kompos mentis
c.Pemeriksaan integument,rambut,dan kuku