Anda di halaman 1dari 3

INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL)

Nomor : Hal :

RS BERSALIN 565/Sanitasi dan Pengelolaan Limbah/VI/2015 1/2


ASIH

Tanggal terbit : Ditetapkan oleh :


Standar Prosedur Direktur RS Bersalin ASIH
Operasional

dr. RIRIN FEBRINA


NIK. 13122011001

Pengertian IPAL adalah Instalasi Pengolahan Air Limbah yaitu limbah cair
yang dihasilkan dari kegiatan rumah sakit baik dari ruang
operasi, kamar mandi maupun laboratorium dll.

Tujuan Memproses limbah cair yang dihasilkan oleh rumah sakit agar
menjadi limbah cair yang memenuhi baku mutu (dilakukan
melalu pemeriksaan laboratorium) sehingga limbah cair yang
keluar keperairan umum tidak mencemari atau berdampak
buruk terhadap lingkungan.

Kebijakan Keputusan Direktur Rumah Sakit Bersalin Asih Nomor : 611/


SK Dir/RSBA/XII/2014 tentang Pemberlakuan Pedoman
Instalasi Sanitasi dan Pengelolaan Limbah

Prosedur 1. Melakukan pengawasan dan monitoring terhadap kerja


IPAL.
2. Melakukan pencatatan Ph harian pada bak inlet dan out let
menggunakan Ph meter.
3. Mencatat debit air pada mesin flow meter (inlet dan outlet).
4. Melakukan proses pengolahan IPAL menggunakan bahan-
bahan :
a. EM4 sebanyak 1 liter dimasukkan ke bak inlet periode 2
minggu sekali.
b. Pada bak I diberikan kotoran sapi (1 ember), pupuk
NPK (1 kg) dan gula merah (1/2 kg) periode sebulan
sekali.
c. Pada bak III diberikan kaporit sebanyak 3 sendok
makan setiap hari.
5. Melakukan pengambilan, pengiriman dan pemeriksaan
sampel air limbah IPAL inlet (3 bulan sekali) dan outlet.
(setiap bulan)
INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL)

Nomor : Hal :

RS BERSALIN 1/2
ASIH

Prosedur 6. Melakukan evaluasi atau perbaikan bila hasil


pemeriksaan laboratorium terdapat parameter yang
melebihi baku mutu.

Unit Terkait Instalasi Sanitasi dan Pengelolaan Limbah

Anda mungkin juga menyukai