Anda di halaman 1dari 2

1. Soegijanto, S. (2006). Demam berdarah dengue. Edisi 2.

Airlangga
University Press. Surabaya
2. Hadinegoro, SRH., Soegijanto, S., Wuryadi, S., Suroso, T. (2006).
Tatalaksana demam berdarah dengue di Indonesia. 4th ed. Departemen
Kesehatan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pemberantasan Penyakit
Menular dan Penyehatan Lingkungan: Jakarta.
3. Chen, K., Pohan, H. T., & Sinto, R. (2009). Diagnosis dan terapi cairan pada
demam berdarah dengue. MEDICINUS. Vol22 no1,pp5
4. Rampengan, T.H. (2007). Penyakit infeksi tropic pada anak. Jakarta: EGC
5. Patandianan, R., Mantik, M.F., Manoppo, F., Mongan, A.E., (2013).
Hubungan kadar hemoglobin dan Jumlah Trombosit pada Pasien Demam
Berdarah Dengue. Jurnal e-Biomedik Vol 1. No 2. Pp 868-872.
6. World Health Organization. (2012). Global Strategy For Dengue Prevention
and Control 2010-2012. WHO Library Cataloguing-in-Publication Data.
[Diakses 1 Maret 2017]. Dari:
[http://www.who.int/tdr/publications/documents/dengue-diagnosis.pdf]
7. World Health Organization. (2009). Dengue hemorrhagic fever, Diagnosis:
treatment, prevention and control. 2nd ed. WHO. Geneva
8. Widoyono. (2011). Penyakit Tropis Epidemiologi, Penularan, Pencegahan &
Pemberantasannya . Edisi II. Erlangga. Jakarta
9. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Data & Informasi
2015 “Profil Kesehatan Indonesia”. Jakarta: Pusat Data dan Informasi
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
10. Dinas Kesehatan Kota Palu. (2016). Profil Kesehatan Tahun 2016. Palu:
Dinas Kesehatan Kota Palu
11. Sutaryo, 2007. Perkembangan patogenesis demam berdarah dengue. Demam
berdarah dengue. 1st ed. Balai Penerbit FKUI. Jakarta.
12. Syumarta, Y., Hanif, A.M., Rustam, E. 2014. Hubungan Jumlah Trombosit,
Hematokrit, dan Hemoglobin dengan Derajat Klinik Demam Berdarah
Dengue pada Pasien Dewasa di RSUP. M. Djamil Padang. Jurnal Kesehatan
Andalas. 3(3). Pp 492-498.
13. Widyanti, N.N.A. 2016. Hubungan Jumlah Hematokrit dan Trombosit
dengan Tingkat Keparahan Pasien Demam Berdarah Dengue Di Rumah
Sakit Sanglah Tahun 2013-2014. E-Jurnal Medika. Vol. 5. No. 8. Pp 1-6
14. Suhendro., Nainggolan, L., Chen, K., Pohan, HT,. 2014. Demam berdarah
dengue. Buku ajar ilmu penyakit dalam. Jilid 1. 6th ed. Pusat Penerbitan
Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Jakarta.
15. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2011. Modul Pengendalian
Demam Berdarah Dengue. Jurnal Bakti Husada. Direktorat Jenderal
Pengendalian penyakit dan Penyehatan Lingkungan
16. Zumaroh, 2015. Evaluasi Pelaksanaan Surveilans Kasus Demam Berdarah
Dengue di Puskesmas Putat Jaya Berdasarkan Atribut Surveilans. Jurnal
Berkala Epidemiologi. Vol 3. No 1
17. Parkash, O. & Shueb, RH. 2015. ‘Diagnosis of Dengue Infection Using
Conventional and Biosensor Based Technique’. Review Viruses. Vol. 7, pp.
5410-5427.
18. Zapata, J.C., Cox, D., Salvato. 2014. The Role of Platelets in the
Pathogenesis of Viral Hemorrhagic Fevers. PLOS Neglected Tropical
Disease. 8(6). Pp 1-12
19. Pagana, K.D., Pagana, T.J., Pagana, T.N. 2013. Mosby’s: Diagnostic &
Laboratory Test Reference. Edisi 12. USA: Elsevier
20. Rabbaniyah, F. 2015. Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Jambu Biji
(Psidium guajava Linn.) terhadap Peningkatan Trombosit pada Pasien
Demam Berdarah Dengue. Majority. Vol 4. No 5. Pp 1-5.
21. Vebariani, L., Wardana, Z., Fridayenti. 2016. Karakteristik Hematologi
Pasien Demam Berdarah Dengue di Bagian Penyakit Dalam RSUD Arifin
Achmad Provinsi Riau Periode 1 Januari – 31 Desember 2013. Jom FK. Vol
3. No 1. Pp 1-20
22. Kee, J.L. 2013. Pedoman Pemeriksaan Laboratorium & Diagnostik. Edisi 6.
Jakarta: EGC.
23. Bain, BJ., Bates, I., Laffan, MA., Leweis, SM. 2012. Practical Haematology
Dacie and Lewis Ed. 8. Philadelphia: Elsevier
24. Hapsari, MM., Kusumawati, NRD., Sareharto, TP. 2010. Update demam
berdarah dengue pada anak. Bagian Ilmu Kesehatan Anak. Fakultas
Kedokteran Universitas Diponegoro SMF Kesehatan Anak RSUP Dr.Karyadi.
Semarang.