Anda di halaman 1dari 3

Tugas Analisis Jalur

Efektivitas metode Inquiri (X1) dan motivasi belajar (X2) terhadap kemampuan pemecahan
masalah matematis (Y)

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
X1 56 45 30 45 67 88 91 24 56 79
X2 44 48 75 77 73 46 78 82 66 60
Y 67 44 56 78 93 45 90 88 90 68

Secara visual model hipotetik sebagai berikut:

X1 ry1

Py1
Y
r12 P12
Py2

X2
ry2

1. Matriks korelasi

Rij X1 X2 Y
X1 1 -0.30842 0.013572
X2 1 0.700854
Y 1
2. Koefisien jalur
𝑟12 = 𝑃21 ↔ −0,30842 = 𝑃21
𝑟1𝑦 = 𝑃𝑦1 + 𝑃𝑦2 . 𝑟12 ↔ 0,013572 = 𝑃𝑦1 + (−0,30842)𝑃𝑦2
𝑟2𝑦 = 𝑃𝑦1 𝑟12 + 𝑃𝑦2 ↔ 0.700854 = (−0,30842)𝑃𝑦1 + 𝑃𝑦2
Sehingga diperoleh
0.013572 −0.30842
| | 0.351
𝑃𝑦1 = 0.700854 1 = = 0.3882
1 −0.30842
| | 0,904
−0.30842 1
1 0.013572
| |
𝑃𝑦2 = −0.30842 0.700854 = 0.705 = 0.78
1 −0.30842
| | 0.904
−0.30842 1

Sehingg diperoleh koefisien jalur: 𝑃21 = −0,30842, 𝑃𝑦1 = 0.3882 , dan 𝑃𝑦2 = 0.78

3. Uji signifikansi koefisien jalur


𝑃
Statistik uji-t yang digunakan adalah 𝑡𝑖 = 𝑠𝑏𝑖𝑗 , dimana 𝑠𝑏𝑖 adalah standar error, yang besarnya
𝑖
ditentukan oleh pengaruh sederhana atau pengaruh parsial variabel eksogen terhadap endogen.

Kriteria uji adalah tolak 𝐻0 jika 𝑡1 > 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 dan diterima 𝐻0 jika 𝑡1 ≤ 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 pada derajat bebas
(db) = n –k – 1.
1) Hipotesis untuk koefisien jalur 𝑋1 ke 𝑋2 (𝑃21 = −0.30842)
𝐻0 : 𝛾21 ≤ 0
𝐻1 : 𝛾21 > 0

(1 − 𝑃𝑖𝑗2 ) 2)
(1 − 𝑃21 (1 − (−0.308422 ))
𝑠𝑏𝑖 = √ ↔ 𝑠𝑏𝑖 = √ =√
(𝑛 − 𝑘 − 1) (10 − 1 − 1) (10 − 2)

𝑃21 −0.30842
Sehingga : 𝑡1 = = = −272673;
𝑠𝑏𝑖 0.113109638

Dimana k = 1 (banyaknya variabel bebas); derajat bebas (db) = n-k-1 = 10-2 = 8, sehingga 𝑡𝑡𝑎𝑏 =
𝑡(0,05;8) = 1,86 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑡0 > 𝑡𝑡𝑎𝑏 ; 𝐻0 di tolak atau metode Inquiri (𝑋1 ) berpengaruh langsung positif
terhadap motivasi belajar (𝑋2 ).

2) Koefisien jalur 𝑋1 ke Y (𝑃𝑦1 = 0.3882 ) dan 𝑋2 ke Y (𝑃𝑦2 = 0.78)

𝐻0 : 𝛾𝑦1 ≤ 0
𝐻1 : 𝛾𝑦1 > 0

(1 − 𝑅 2 )𝐷𝑖𝑖 11
𝑠𝑏1 = √ , 𝐷 = 𝐷 22 = 1.105122
(𝑛 − 𝑘 − 1)
2
𝑅 2 = 𝑅𝑦.12 = (𝑟1𝑦 )(𝑃𝑦1 ) + (𝑟2𝑦 )(𝑃𝑦2 )
= 0,013572 × 0.3882 + 0.700854 × 0.78 = 0.5519
√(1 − 0.9056)(1.105122
𝑠𝑏1 = = 0.12207932
7
0.3882
𝑡2 = = 0.31798
0.12207932
Banyaknya variabel bebas (k) = 2; db = 1 p0-2-1 = 7 maka 𝑡𝑡𝑎𝑏 = 𝑡(0,05;7) = 1,89 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑡2 > 𝑡𝑡𝑎𝑏 ; 𝐻0
ditolak atau metode Inquiri (𝑋1 ) berpengaruh langsung positif terhadap kemampuan pemecahan
masalah matematis (Y).
𝐻0 : 𝛽𝑦2 ≤ 0
𝐻1 : 𝛽𝑦2 > 0
Sehingga harga statistik uji-t untuk koefisien jalur 𝑃𝑦2 = 0.78
𝑃𝑦2 0.78
Adalah 𝑡3 = 𝑠𝑏𝑖
= 0.12207932 = 6.38; dan 𝑡𝑡𝑎𝑏 = 𝑡(0,05;7) = 1,89

Atau

𝑡0 > 𝑡𝑡𝑎𝑏 ; 𝐻0 ditolak atau motivasi kerja (𝑋2 ) berpengaruh langsung positif terhadap kemampuan
pemecahan masalah matematis (Y).
Ringkasan hasil pengujian hipotesis di atas disajikan sebagai berikut.

Tabel 1. Ringkasan Hasil Pengujian Hipotesis

Pengaruh Langsung Koefisien Kesalahan


𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 𝑡𝑡𝑎𝑏 simpulan
antar variabel jalur (𝑃𝑖𝑗 ) baku (𝑠𝑏𝑖 )
𝑋1 𝑡𝑒𝑟ℎ𝑎𝑑𝑎𝑝 𝑌 (𝑃𝑦1 ) 0.3882 0.113109638 0.31798 1,89
𝑋2 𝑡𝑒𝑟ℎ𝑎𝑑𝑎𝑝 𝑌 (𝑃𝑦2 ) 0.78 0.113109638 6.38 1,89
𝑋1 𝑡𝑒𝑟ℎ𝑎𝑑𝑎𝑝 𝑋2 (𝑃21 ) −0.30842 0.12207932 −2.72673 1,86

Berdasarkan hasil analisis di atas dapat diperoleh pengaruh langsung, tak langsung dan
pengaruh total sebagai berikut.
a. Pengaruh langsung
Pengaruh langsung adalah pengaruh dari variabel 𝑋1 , 𝑋2 terhadap Y, secara sederhana
disajikan:
Pengaruh 𝑋1 terhadap 𝑋2 (𝑃21 ) = −0.30842
Pengaruh 𝑋1 terhadap 𝑌(𝑃𝑦1 ) = 0.3882
Pengaruh 𝑋2 terhadap 𝑌(𝑃𝑦2 ) = 0.78
b. Pengaruh tak langsung
Pengaruh tak langsung variabel eksogen terhadap variabel endogen, yaitu: pengaruh tak
langsung 𝑋1 terhadap 𝑌 melalui 𝑋2 (𝑋1 → 𝑋2 → 𝑌) adalah hasil kali koefisien jalur
(𝑃21 ) 𝑑𝑎𝑛 (𝑃𝑦2 ) = (𝑃21 )(𝑃𝑦2 ) = −0.2405676

c. Pengaruh total
Pengaruh total adalah jumlah antara pengaruh langsung dan pengaruh tak langsung,
yaitu pengaruh total variabel 𝑋2 terhadap 𝑌 = 𝑃𝑦1 + (𝑃21 )
(𝑃𝑦2 ) = 0.07978