Anda di halaman 1dari 3

1.1.1.

1 Mesin Pengering

Mesin pengering yang digunakan adalah mesin pengering Two Stage Dryer (TSD) dan

Heat Exchanger (HE) sebagai sumber pemanas.

1) Two Stage Dryer (TSD)

Prinsip kerja TSD adalah menghembuskan udara panas pada hamparan bubuk teh yang

berjalan secara kontinyu dalam tray pengering.

Penegringan dilakukan oleh udara panas yang bersumber dari HE. Aliran udara yang

masuk berlawanan dengan masuknya bubuk teh ke dalam mesin sehingga terjadi kontak

antara udara panas dengan hamparan bubuk yang berlawanan dengan arah masuknya

udara panas tersebut. Dengan demikian suhu tertinggi udara panas akan berhubungan

langsung dengan bubuk yang kadar airnya paling rendah sedangkan sisanya akan

menembus dan kontak

dengan bubuk yang berkadar air lebih tinggi.

Mesin ini dilengkapi dengan:

a. Spreader yaitu alat untuk meratakan hamparan teh yang akan dikeringkan, alat ini

mengatur ketebalan hamparan sesuai dengan yang dikehendaki;

b. rantai dan trays;

c. pintu pengatur aliran udara;

d. Gearbox sebagai pengatur kecepatan;

e. Roda gigi;

f. Pengatur volume udara;

g. Pengatur pengeluaran;

h. Alat penunjuk suhu;


i. Electromotor ;

j. Conveyor untuk mengangkut teh kering ke ruang sortasi kering.

Mesin pengering TSD yang ada di Perkebunan Gedeh ada 4 buah. Suhu udara yang

masuk (inlet) berkisar 110 oC dan suhu outlet 45 oC. Spesifikasi mesin dapat dilihat pada

Tabel 10.

Tabel 1. Spesifikasi mesin pengering Two Stage Dryer (TSD) di Perkebunan


Gedeh

Nama Alat : Two Stage Dryer (TSD)

Nomor Gambar : 19
Kode Alat : 4111
Jumlah : 3 unit
Fungsi : Untuk mengeringkan teh sampai kadar air
tertentu dan juga untuk menghentikan
proses oksidasi enzimatis.
Prinsip Kerja : Berdasarkan hembusan udara panas oleh fan
sehingga dapat mengeringkan bubuk teh
yang ada diatas trash yang mempunyai dua
tingkatan.
Operasi : Batch
Kapasitas : 250 Kg
Negara Pembuat : Srilangka
Bahan Kontruksi : Plat besi, besi BRC dan Cyklon
Merk : TEHA
Tahun : 1985
Ukuran
- Panjang : 8,1 m
- Lebar : 2m
Utilitas
- Kecepatan Air : 19 – 22 menit
- Daya : 15 Kw/Hp
Instrumen : Heat Exchanger, Blower dan Thermometer
Exchause

2) Heat Exchanger (HE)


Prinsip kerja Heat Exchanger (HE) adalah memanaskan mesin pengering secara tidak

langsung yaitu melalui udara panas yang dihembuskan main fan (kipas) yang terdapat

pada HE. Udara panas berasal dari udara dingin yang masuk melalui saluran pipa yang

berada di sekitar tungku. Di dalam tungku terdapat api. Percikan api yang terjadi akibat

adanya pengabutan bahan bakar yang disemburkan oleh nozle. Mesin pengering Two

Stage Dryer (TSD) dan

Heat Exchanger (HE) dapat dilihat pada Gambar 22.

Gambar 1. Mesin pengering TSD dan HE