Anda di halaman 1dari 4

TUGAS 4 GEODESI SATELIT

TUGAS 4 GEODESI SATELIT NAMA : RENO WIBOWO PUTRA NIM : 151 14 017 PROGRAM STUDI

NAMA : RENO WIBOWO PUTRA

NIM

: 151 14 017

PROGRAM STUDI TEKNIK GEODESI DAN GEOMATIKA FAKULTAS ILMU DAN TEKNOLOGI KEBUMIAN INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG

2016

Secara umum bentuk bumi mendekati bola dengan jari-jari sekitar 6378 km, secara detail pada prinsipnya bentuk bumi tidak teratur. Bentuk bumi secara matematis mendekati ellipsoid biaksial dimana penampang ekuatorialnya berupa lingkaran dan penampang meridiannya berupa ellips. Sedangkan untuk bentuk fisik diwakili dengan geoid global, geoid adalah bidang ekuipotensial gaya berat bumi yang mendekati muka laut rata-rata secara global. Sedangkan untuk perhitungan di permukaan bumi menggunakan ellipsoid. Elipsoid merupakan model matematis bumi, sehingga semua data ukuran yang diukur dipermukaan bumi direduksi ke model tersebut. Untuk mendapatkan reduksi yang kecil, maka elipsoid harus diorientasikan sedemikian rupa sehingga kedudukkannya berhimpit atau mendekati bumi. Datum geodetik atau referensi permukaan atau georeferensi adalah parameter sebagai acuan untuk mendefinisikan geometri ellipsoid bumi. Datum geodetik diukur menggunakan metode manual hingga yang lebih akurat lagi menggunakan satelit. Datum geodetik digolongkan berdasarkan tujuan penggunaannya:

Datum horizontal adalah datum geodetik yang digunakan untuk pemetaan horizontal.

Datum vertikal adalah bidang referensi untuk sistem tinggi ortometris. Dalam pembahasan mengenai dinamika Bumi, seringkali akan didapatkan mengenai teori lempeng tektonik. Teori Tektonika Lempeng (Plate Tectonics) adalah teori dalam bidang geologi yang dikembangkan untuk memberi penjelasan terhadap adanya bukti-bukti pergerakan skala besar yang dilakukan oleh litosfer bumi. Teori Tektonik Lempeng berasal dari Hipotesis Pergeseran Benua (continental drift) yang dikemukakan Alfred Wegener tahun 1912. Lapisan litosfer dibagi menjadi lempeng-lempeng tektonik (tectonic plates). Di bumi, terdapat tujuh lempeng utama dan banyak lempeng-lempeng yang lebih kecil. Lempeng-lempeng litosfer ini menumpang di atas astenosfer. Mereka bergerak relatif satu dengan yang lainnya di batas-batas lempeng. Pengaruh dari tektonik lempeng dapat dilihat dari peristiwa terbentuknya benua-benua di bumi. Pada awalnya ada dua benua besar di bumi ini yaitu Laurasia dan Gondwana kemudian kedua benua ini bersatu sehingga hanya ada satu benua besar (supercontinent) yang disebut Pangaea dan satu samudera luas atau yang disebut Panthalassa (270 jt th yll). Dari supercontinent ini kemudian terpecah lagi menjadi Gondwana dan Laurasia (150 jt th yll) dan akhirnya terbagi- bagi menjadi lima benua seperti yang dikenal dan ditempati oleh manusia sekarang. Dalam pembahasan mengenai kinetika bumi, ada beberapa hal yang dapat dibahas:

1.

Revolusi Bumi

Revolusi bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari. Bumi mengelilingi matahari pada orbitnya sekali dalam waktu 365¼.waktu 365¼ atau satu tahun surya disebut kala revolusi bumi. Ternyata poros bumi tidak tegak lurus terhadap bidang ekliptika melainkan miring dengan arah yang sama membentuk sudut 23,50 terhadap matahari, sudut ini diukur dari garis imajiner yang menghubungkan kutub utara dan kutub selatan yang disebut dengan sumbu rotasi. Revolusi ini menimbulkan beberapa gejala alam yang berlangsung secara berulang tiap tahun diantaranya perbedaan lama siang dan malam, gerak semu tahunan matahari, perubahan musim, dan perubahan penampakan rasi bintang, serta kalender masehi.

2. Perbedaan lamanya siang dan malam

Perbedaan Lama Siang dan Malam merupakan kombinasi antara revolusi bumi serta kemiringan sumbu bumi terhadap bidang ekliptika menimbulkan beberapa gejala alam yang diamati berulang setiap tahunnya. Peristiwa ini nampak jelas diamati di sekitar kutub utara dan

kutub selatan.

3. Gerak Semu Tahunan Matahari.

Pergeseran posisi matahari ke arah belahan bumi utara (22 Desember 21 Juni) dan pergeseran posisi matahari dari belahan bumi utara ke belahan bumi selatan (21 Juni 21 Desember ) disebut gerak semu harian matahari. Disebut demikian karena sebenarnya matahari tidak bergerak. Gerak itu akibat revolusi bumi dengan sumbu rotasi yang miring.

4. Perubahan Musim

Belahan bumi utara dan selatan mengalami empat musim. Empat musim itu adalah musim semi, musim panas, musim gugur,, dan musim dingin, sedangkan untuk daerah yang berada di

equator hanya memiliki dua musim saja yaitu musim hujan dan musim kemarau. Geometri, dinamika dan kinematika terhadap pendefinisian sistem koordinat global geosentrik

1. Titik nol sistem koordinat adalah pusat bumi dan sumbu-sumbu sistemnya terikat bumi

2. Sumbu X berada dalam bidang meridian Greenwich (Meridian nol) dan terletak pada bidang ekuator bumi.

3. Sumbu Z mengarah ke CTP (Conventional Terrestrial Pole). CTP adalah kutub menengah bola langit