Anda di halaman 1dari 20

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Nama Sekolah : MAN 10 Jakarta


Mata Pelajaran : Kimia
Kelas/Semester : XI/1
Materi Pokok : Orde Reaksi dan Tetapan Laju Reaksi
Alokasi Waktu : 2 x 10 menit

I. KOMPETENSI INTI
KI 1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif, dan
menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3: Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena
dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang
spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri,
bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai
kaidah keilmuan.

II. KOMPETENSI DASAR


3.7 Menentukan orde reaksi dan tetapan laju reaksi berdasarkan data hasil
percobaaan

III. INDIKATOR PEMBELAJARAN


3.7.1 Menjelaskan orde reaksi
3.7.2 Menjelaskan tetapan laju reaksi
3.7.3 Menentukan orde reaksi berdasarkan data hasil percobaan
3.7.4 Menentukan tetapan laju reaksi berdasarkan data hasil percobaan

IV. TUJUAN PEMBELAJARAN


1. Siswa mampu menjelaskan orde reaksi
2. Siswa mampu menjelaskan tetapan laju reaksi
3. Siswa mampu menentukan orde reaksi berdasarkan data hasil percobaan
4. Siswa mampu menentukan tetapan laju reaksi berdasarkan data hasil percobaan

V. MATERI PRASYARAT
 Faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi
 Molaritas

VI. MATERI PEMBELAJARAN


A. Orde Reaksi
Orde reaksi adalah pangkat konsentrasi yang menunjukkan tingkat reaksi suatu
zat. Orde reaksi tidak ditentukan dari koefisien reaksi, tapi dari data
eksperimen. Orde reaksi biasanya merupakan bilangan bulat positif, namun dapat
bernilai pecahan, nol, atau negatif.
 Orde reaksi 0 :
Laju reaksi tidak bergantung pada konsentrasi. Persamaan reaksi yang berorde 0 :
V = k [A]0

 Orde reaksi 1 :
Laju reaksi berbanding lurus dengan konsentrasi pereaksi. Jika konsentrasi
dinaikkan dua kali, maka laju reaksinya pun akan dua kali lebih cepat dari semula,
dst.
Persamaan laju reaksi: V = k [A]

 Orde reaksi 2:
Pada reaksi orde dua, kenaikan laju reaksi akan sebanding dengan kenaikan
konsentrasi pereaksi pangkat dua. Bila konsentrasi pereaksi dinaikkan dua kali
maka laju reaksinya akan naik menjadi empat kali lipat dari semula.
Persamaan laju reaksi : V = k [A]1 [B]1 ; V = k [A]2 ; V = k [B]2

B. Tetapan Laju Reaksi


Tetapan laju reaksi adalah tetapan yang harganya bergantung pada jenis pereaksi,
suhu dan katalis.
Harga konstanta laju reaksi:
 Berbanding terbalik dengan perubahan waktu. Makin cepat reaksi berlangsung,
maka harga k makin besar.
 Berbanding lurus dengan perubahan suhu. Makin tinggi suhu reaksi, maka harga k
makin besar
Satuan konstanta laju reaksi berbeda-beda tiap orde.
 Reaksi orde nol
𝑣 𝑀. 𝑠−1
k = [𝐴]° = M.𝑠 −1
1

 Reaksi orde satu


𝑣 𝑀. 𝑠−1
k = [𝐴] = 𝑠 −1
𝑀

 Reaksi orde dua


𝑣 𝑀. 𝑠−1
k = [𝐴]2 = 𝑀−1 .𝑠 −1
𝑀2

 Reaksi orde tiga

𝑣 𝑀. 𝑠−1
k = [𝐴]3 = 𝑀−2 . 𝑠 −1
𝑀3

VII. PENDEKATAN, MODEL, STRATEGI DAN METODE


Pendekatan : Konseptual
Model : Discovery learning
Strategi : Kooperatif
Metode : Ekspository dan Numbered Heads Together (NHT)

VIII. Kegiatan Pembelajaran

Tahapan Kegiatan Pembelajaran Alokasi

Pembelajaran Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Waktu

Orientasi
Pendahuluan  Memberikan salam  Menjawab salam

 Meminta ketua kelas memimpin doa  Ketua kelas memimpin doa

 Memeriksa kehadiran siswa  Siswa menyiapkan diri


3
.
Apresiasi
 Guru bertanya tentang materi  Siswa menjawab materi sebelumnya Menit
sebelumnya yang merupakan materi yang telah disampaikan oleh guru
prasyarat pembelajaran yang akan
berlangsung

Motivasi
 Guru memotivasi siswa dengan
video yang ditayangkan diawal  Siswa menyimak motivasi pada
video yang disajikan
kegiatan belajar mengajar
tujuan  Siswa menyimak tujuan
 Guru menjelaskan
pembelajaran yang disampaikan
pembelajaran
oleh guru

Inti MENYAMPAIKAN INFORMASI

 Guru menjelaskan materi tentang  Siswa mengamati penjelasan guru


orde reaksi (Mengamati) tentang orde reaksi
 Guru menjelaskan materi tentang  Siswa mengamati penjelasan guru
tetapan laju reaksi (Mengamati) tetapan laju reaksi

Inti Mengorganisasi Siswa Kedalam


Kelompok Belajar

 Membagi siswa dalam kelompok,  Siswa membuat kelompok dan


memberi nomor pada masing- duduk berdasarkan kelompok
masing siswa 1-4 sehingga tiap masing-masing
siswa dalam kelompok memiliki
nomor berbeda
 Membagikan LKS mengenai orde  Siswa menerima LKS yang 15
reaksi dan tetapan laju reaksi pada diberikan oleh guru Menit
setiap kelompok
 Guru mengarahkan siswa untuk  Siswa menjawab soal yang
menjawab soal pada LKS yang terdapat pada LKS.
diberikan (Mengumpulkan data)
Inti Membimbing Kelompok-Kelompok
Bekerja dan Belajar
 Siswa bertanya kepada guru hal-
 Guru bertanya kepada siswa hal- hal
hal yang belum dimengerti
apa saja yang belum dimengerti
(Menanya)
 Siswa bertukar pikiran kepada
 Guru membimbing setiap kelompok
anggota kelompoknya terkait soal
untuk berdiskusi dan menjawab soal
yang disajikan pada LKS
yang terdapat pada LKS
(Mengasosiasi)

Inti Evaluasi

 Penyebutan salah satu nomor siswa  Siswa yang terpilih mengerjakan


oleh guru yang mendapat giliran soal di depan kelas
untuk mengerjakan soal yang telah
diberikan di depan kelas
(Mengkomunikasikan)

Inti Memberikan Penghargaan


(Mengkomu  Guru memberikan bagi  Siswa dengan nilai reward
hadiah
nikasikan) kelompok yang memiliki reward kelompok terbesar mendapatkan

terbesar hadiah dari guru


 Guru meminta salah satu siswa  Siswa memberikan kesimpulan
Penutup
untuk menyampaikan kesimpulan materi pembelajaran yang telah
berdasarkan materi yang disampaikan 2
disampaikan (Menyimpulkan) Menit
 Mengakhiri kegiatan belajar dengan  Mendengarkan pesan yang
memberikan pesan untuk tetap disampaikan guru
belajar
 Memberi tugas rumah untuk  Menerima tugas rumah yang
mengerjakan soal-soal mengenai diberikan guru
orde reaksi dan tetapan laju reaksi
 Mempersilahkan ketua kelas  Ketua kelas memimpin doa penutup
memimpin doa untuk mengakhiri
pembelajaran sembari memberikan
salam penutup

IX. PENILAIAN PEMBELAJARAN

No Aspek Jenis/Teknik Penilaian Bentuk Instrumen

1. Kognitif Tes Tertulis Soal essay


2. Afektif Observasi Rubrik penilaian kompetensi afektif
3. Psikomotorik Observasi Rubrik penilaian kompetensi psikomotor

Jakarta, 24 November 2017

Kepala Sekolah Guru Kimia

Dinda Nur Azizah


NIM : 11140162000040
LAMPIRAN 1
LEMBAR PENGAMATAN SIKAP

Mata Pelajaran : Kimia


Kelas/Semester : XI/1
Tahun Pelajaran : 2017/2018
Waktu Pengamatan :

Bubuhkan tanda √ pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.

Penilaian Sikap Keterangan

Rasa ingin
No Nama Jumlah Kerjasama Responsive Jumlah Predikat L/TL
Tahu

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

Skor total maksimal : 16

Keterangan :
1 = Kurang baik, 2 = Cukup Baik, 3 = Baik, 4 = Sangat Baik

Kriteria Aspek Penilaian :

No Skor Peserta Didik Predikat Kategori Sikap atau Minat

1 13 – 16 A Sangat baik/sangat tinggi

2 9 – 12 B Baik/tinggi

3 5- 8 C Rendah/kurang

4 1–4 D Sangat rendah/sangat kurang


LAMPIRAN 2
LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN KETERAMPILAN

Mata Pelajaran : Kimia


Kelas/Semester : XI /1
Tahun Pelajaran : 2017/2018
Waktu Pengamatan :

Bubuhkan tanda √ pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.


Penilaian Sikap Keterangan
Menerapkan
konsep/prinsip dan
No Nama Berkomunikasi Jumlah Predikat L/TL
strategi pemecahan
masalah
1 2 3 4 1 2 3 4

Skor total maksimal : 8

Keterangan :

1 = Kurang baik, 2 = Cukup Baik, 3 = Baik, 4 = Sangat Baik

Kriteria Aspek Penilaian :

No Skor Peserta Didik Predikat Kategori Sikap atau Minat

1 6–8 A Sangat baik/sangat tinggi

2 3–5 B Baik/tinggi

3 1- 2 C Rendah/kurang
4 0 D Sangat rendah/sangat kurang

LAMPIRAN 3

LEMBAR KERJA SISWA

(LKS)

Nama Siswa : 1. Kelas :

2 Hari/Tanggal :

3.

4.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan tepat!

1. Pada reaksi 2CO (g) + O2 (g) 2CO2 (g) diperoleh data:

Percobaan Konsentrasi awal Laju reaksi

(M/detik)

[CO] [O2]

1 2 x 10-3 2 x 10-3 4 x 10-3

2 4 x 10-3 2 x 10-3 8 x 10-3

3 4 x 10-3 8 x 10-3 32 x 10-3

Tentukan orde reaksi terhadap CO dan O2!

2. Dari percobaan pengukuran laju reaksi diperoleh data sebagai berikut:

Percobaan Konsentrasi awal Waktu reaksi


(s)

[A] [B]

1 0,1 0,1 36

2 0,1 0,3 4

3 0,2 0,3 4

Tentukan orde reaksi totalnya!

3. Hasil eksperimen laju reaksi untuk reaksi; X + Y Z, diperoleh data sebgai berikut:

Percobaan Konsentrasi awal Laju reaksi

(M/detik)

[X] [Y]

1 0,1 0,1 0,01

2 0,1 0,2 0,02

3 0,2 0,2 0,08

Berdasarkan data tersebut, tentukan:

a. Orde reaksi

b. Nilai tetapan laju reaksi

4. Dalam suatu percobaan untuk menyelidiki laju reaksi:


X+Y Z
Diperoleh data hasil percobaan:

No. [X] awal (M) [Y] awal (M) Laju (M/s)

1. 0,10 0,10 2,2 x 10-4


2. 0,10 0,30 19,8 x 10-4

3. 0,20 0,30 19,8 x 10-4

Tentukan grafik yang menggambarkan orde reaksi terhadap X!

KUNCI LEMBAR KERJA SISWA

(LKS)

1. Orde reaksi

 Reaksi terhadap [CO] bila [O2] tetap menggunakan data percobaan 1 dan 2

4 x 10−3 2 x 10−3 𝑥 2 x 10−3


(8 x 10−3) = (4 x 10−3) (2 x 10−3)

1 1𝑥
=
2 2

x = 1

 Reaksi terhadap [O2] bila [CO] tetap menggunakan data percobaan 2 dan 3

8 x 10−3 2 x 10−3 2 x 10−3 𝑦


(32 x 10−3) = (2 x 10−3) (8 x 10−3)

1 1𝑦
=
4 4

y = 1

2. Orde reaksi total

 Reaksi terhadap [A] bila [B] tetap menggunakan data percobaan 2 dan 3
1
v=𝑡
1⁄ 0,1 𝑥 0,3
(1⁄4) = (0,2) (0,3)
4

1𝑥
1 = 2

x = 0
 Reaksi terhadap [B] bila [A] tetap menggunakan data percobaan 1 dan 2
1
v=𝑡
1⁄ 0,01 0,1 𝑦
( 1⁄36) = (0,01) (0,3)
4

1 1𝑦
=
9 3

y = 2

 Orde reaksi total = x + y


=0+2
=2

3. a. Orde reaksi

 Reaksi terhadap [X] bila [Y] tetap menggunakan data percobaan 2 dan 3

0.02 0,1 𝑥 0,2


(0,08) = (0,2) (0,2)

1 1𝑥
=
4 2

x = 2

 Reaksi terhadap [Y] bila [X] menggunakan data percobaan 1 dan 2

0,01 0,01 0,01 𝑦


(0,02) = (0,01) (0,02)

1 1𝑦
=
2 2

y = 1

b. Nilai tetapan laju reaksi

Menggunakan data percobaan 1

v = k [X]2 [Y]

0,01
k = [0,1]2 [0,1]

k = 10
4. Reaksi terhadap [X] bila [Y] tetap menggunakan data percobaan 2 dan 3

19,8 x 10−4 0,10 𝑥


(19,8 x 10−4) = (0,20)
1 𝑥
1 = (2)

x = 0

Grafiknya adalah

LAMPIRAN 4

SOAL EVALUASI

Satuan Pendidikan : MAN 10 Jakarta


Mata Pelajaran : Kimia
Kelas : XI
Kompetensi dasar : 3.7 Menentukan orde reaksi dan tetapan laju reaksi berdasarkan
data hasil percobaan.

Nama :

Kelas :
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan tepat!

1. Hasil eksperimen laju reaksi untuk reaksi; X + Y Z, diperoleh data sebgai berikut:

Percobaan Konsentrasi awal Laju reaksi

(M/detik)

[X] [Y]

1 0,10 0,50 0,053

2 0,20 0,30 0,127

3 0,40 0,60 1,02

4 0,20 0,60 0,254

5 0,40 0,30 0,509

Berdasarkan data tersebut, tentukan:

a. Orde reaksi

b. Nilai tetapan laju reaksi

2. Berikut ini adalah data hasil percobaan untuk menentukan hubungan antara konsentrasi
awal pereaksi terhadap laju reaksi dari
Na2SO4 (aq) + 2HCl (aq) 2NaCl (aq) + H2 (l) + SO2 (g) + S (s)
Laju reaksi diukur berdasarkan waktu yang diperlukan untuk mendapatkan sejumlah
endapan belerang yang sama. Hasil yang diperoleh adalah sebgai berikut.

Percobaan Konsentrasi awal Waktu untuk


mendapatkan 1
mol S (sekon)
Na2SO4 (M) HCl (M)

1 0,05 0,2 30

2 0,05 0,4 31
3 0,10 0,4 15

4 0,10 0,8 16

a. Tentukan orde reaksi terhadap Na2SO4 dan terhadap HCl


b. Tuliskan persamaan (hukum) laju reaksinya

3. Pada reaksi A+ B + C menghasilkan data sebagai berikut.

Percobaan [A] (M) [B] (M) [C] (M) Laju reaksi (M/s)

1. 0,1 0,2 0,2 10

2. 0,1 0,3 0,2 15

3. 0,2 0,2 0,4 80

4. 0,2 0,2 0,8 160

a. Tentukan rumus laju reaksinya


b. Tentukan nilai tetapan laju reaksi (k)

4. Pada reaksi: 2X (aq) + Y (aq) Z (aq) diperoleh data percobaan sebagai berikut:

[X] (mol L-1) [Y] (mol L-1) Laju reaksi (mol L-1 detik-1)

0,2 0,5 6,0 x 10-3

0,4 0,5 2,4 x 10-2

0,2 0,1 1,2 x 10-3

0,3 0,4 x

Tentukan :
a. Orde reaksi total

b. Rumus Laju reaksi

c. Nilai tetapan laju reaksi (k)

d. Nilai x

Pedoman penskoran :

Penyelesaian Skor

1. a. Orde Reaksi

 Reaksi terhadap [X] bila [Y] tetap menggunakan data percobaan 3 dan 4 10

1,02 0,40 𝑥 0,60


(0,0254) = (0,20) (0,60)

4 = 2x

x = 2

 Reaksi terhadap [Y] bila [X] menggunakan data percobaan 3 dan 5

1,02 0,40 0,60 𝑦


(0,509) = (0,40) (0,30)

2 = 2y

y = 1

b. Nilai tetapan laju reaksi

menggunakan data percobaan 1


10
v = k [X]2 [Y]

0,53
k = [0,10]2 [0,50]

k = 106
2. a. Orde reaksi 10
 Reaksi terhdap [Na2SO4] bila [HCl] tetap menggunakan data percobaan 3 dan 2
1
v=𝑡
1⁄ 0,10 𝑥 0,4
(1⁄15) = (0,05) (0,4)
31

2 = 2x

x = 1

 Reaksi terhadap [HCl] bila [Na2SO4] tetap menggunakan data percobaan 2 dan 1
1
v=𝑡
1⁄ 0,05 0,4 𝑦
(1⁄31) = (0,05) (0,2)
30

1 = 2y

y = 0 10

b. v = k [Na2SO4]

3. a. Orde reaksi 10

 Menentukan orde reaksi terhadap C menggunakan data percobaan 4 dan 3

160 0,2 0,2 0,8 𝑧


( 80 ) = (0,2) (0,2) (0,4)

2 = 2z

z = 1

 Menentukan orde reaksi terhadap B menggunakan data percobaan 1 dan 2

10 0,1 0,2 𝑦 0,2


(15) = (0,1) (0,3) (0,2)

2 2𝑦
=
3 3

y = 1
 Menentukan orde reaksi terhadap A menggunakan data percobaan 4 dan 1
160 0,2 𝑥 0,2 1 0,8 1
( 10 ) = (0,1) (0,2) (0,2)

16 = 2𝑥 4
16
2𝑥 = 4

2𝑥 = 4

x = 2

10
b. Nilai tetapan laju reaksi

menggunakan data percobaan 1

v = k [X]2 [Y] [Z]

10
k = [0,1]2 [0,2] [0,2]

k = 250000

4. Orde reaksi 10

 Reaksi terhadap [X] bila [Y] tetap menggunakan data percobaan 1 dan 2

6,0 x 10−3 0,2 𝑥 0,5


(2,4 x 10−2) = (0,4) (0,5)

1 1𝑥
=
4 2

x = 2

 Reaksi terhadap [Y] bila [X] menggunakan data percobaan 1 dan 3

6,0 x 10−3 0,2 0,05 𝑦


(1,2 x 10−3) = (0,2) (0,01)
5 = 5y

y = 1

 Orde reaksi total = orde raksi X + orde reaksi Y


=2+1
=3
10

b. Rumus laju reaksi

v = k [X]2 [Y]

10

c. Nilai tetapan laju reaksi (k)

Menggunakan data percobaan 1

v = k [X]2 [Y]

6,0 x 10−3
k = [0,2]2 [0,5]

k = 0,3
10

d. Nilai x

v = k [X]2 [Y]

v = 0,3 [0,3]2 [0,4]

v = 1,08 x 10-3

Nilai x adalah 1,08 x 10-3

Total skor 100

Skor Perolehan
Nilai Perolehan = × 100
Skor total