Anda di halaman 1dari 11

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Bidang study : Keperawatan Medikal Bedah


Topik : Tumor Payudara
Sub topik : Pencegahan dan Deteksi Dini Tumor Payudara
Sasaran : Pasien dan Keluarga Pasien Rawat Inap di Ruang Marjan
bawah
Tempat : Ruang Marjan bawah RSUD dr Slamet Garut
Hari/tanggal : 15-1-2018
Waktu : 1 x 30 menit

1. Tujuan Instruksional Umum


Pasien Tahu Dan Mengerti Cara Deteksi Dini Serta Pencegahan Tumor
Payudara
2. Tujuan instruksional khusus
Setelah diberikan penyuluhan masyarakat dapat :
a. Mengetahui penyebab dan siapa saja yang beresiko terkena tumor
payudara
b. Mengetahui bahaya tumor payudara
c. Mengetahui Tanda dan gejala-gejala umum tumor payudara
d. Mengerti cara mendeteksi dan mecegah tumor payudara
3. Sasaran
Pasien dan Keluarga Pasien Rawat Inap di Ruangan Marjan bawah RSUD
dr Slamet Garut
4. Materi
a. Pengertian tumor payudara
b. Penyebab dan siapa saja yang beresiko tumor payudara
c. Tanda dan gejala-gejala umum tumor payudara
d. Tekhnik Deteksi Dini (SADARI) dan cara mencegah terjadinya tumor
payudara
5. Metode
a. Ceramah
b. Tanya jawab
6. Media
a. Power point
7. Kriteria evaluasi
a. Evaluasi struktur
 Peserta hadir ditempat penyuluhan
 Penyelenggaraan penyuluhan dilaksanakan di ruang marjan bawah
RSUD dr Slamet Garut
 Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan
sebelumnya
b. Evaluasi proses
 Antusiasme Peserta terhadap materi penyuluhan
 Tidak ada peserta yang meninggalkan tempat penyuluhan
 Proses Tanya jawab dan diskusi dengan peserta
c. Evaluasi hasil
 Pasien mengerti tentang tumor payudara
8. Pengorganisasian
Pembawa acara :
Moderator :
Pembicara :
Observer :

Fasilitator :
9. Denah Ruang penyuluhan

L AYAR PINTU

MC
PMTR
LCD
MDR

Px Obs

Px Px Px Px
obs

Px Px Px Px Px

Px Px Px Px Px

10. Kegiatan penyuluhan


No. Waktu Kegiatan penyuluh Kegiatan peserta
1. 3 Pembukaan :
Menit 1. Membuka kegiatan dengan Menjawab salam
mengucapkan salam.
2. Memperkenalkan diri Mendengarkan
3. Menjelaskan tujuan dari Memperhatikan
penyuluhan
4. Menyebutkan materi yang akan Memperhatikan
diberikan
2. 15 Pelaksanaan :
Menit 1. Menjelaskan tentang
1. Pengertian tumor payudara Memperhatikan
2. Penyebab dan siapa saja yang
beresiko tumor payudara
3. Tanda dan gejala-gejala umum
tumor payudara
4. Cara mendeteksi dan mecegah
tumor payudara
5. Tanya Jawab dan diskusi 1. Bertanya dan
menyimak
3. 10 Evaluasi :
Menit 1. Menanyakan kepada peserta
1. Menjawab
tentang materi yang telah pertanyaan
diberikan, dan reinforcement
kepada peserta.
4. 2 Terminasi :
Menit 1. Ucapan Terimakasih dan
3. Mendengarkan
permohonan maaf
2. Mengucapkan salam penutup 4. Menjawab salam
TUMOR PAYUDARA

I. Pengertian

Tumor payudara adalah adanya ketidakseimbangan yang dapat terjadi pada


suatu sel / jaringan di dalam payudara dimana ia tumbuh secara liar dan tidak
bias dikontol (Iskandar, 2007 )

II. Macam tumor payudara

a. Tumor jinak

Hanya tumbuh membesar , tidak terlalu berbahaya dan tidak menyebar


keluar jaringan

b. Tumor ganas

Kanker adalah sel yang telah kehilangan kendali dan mekanisme


normalnya sehingga mengalami pertumbuhan tidak wajar , liar , dan kerap
kali menyebar jauh ke sel jaringan lain serta merusak.

III. Penyebab

Faktor resiko tinggi antara lain :


1) menstruasi dini,menofause lebih awal / lambat
2) melahirkan anak pertama dengan usia 30 th keatas
3) kontrasepsi oral
4) status social ekonomi tinggi
5) factor genetika
6) obesitas
7) diet tinggi masukan lemak
8) stress fisiologi kronis
IV. Patofisiologi
Beberapa tumor dipengaruhi oleh ekstrogen.tumor tersebut berisi
reseptor pengikat ekstradiol yaitu sejenis ekstrogen yang dapt merangsang
pertumbuhan tumor.pada jaringan payudara yang normal resaeptor ini tidak
ditemukan.kehadiran tumor yang dipengaruhi ekstrogen ditandai dengan
pengujian resaeptor ekstrgen dari jaringan yang dibiopsi.sesudah menofose
wanita mempunyai kemungkinan yang lebih tinggi untuk terserang tumor
karena pengaruh hormone.tumor payudara yang ganas berbeda dengan ysng
jinak.mereka biasanya berbentuk bulat,tidak lembut,tidak ada pergerakan
masa dan cenderung melekat pada mukulus paktorikalis dan menarik
kulit.kulit akan kerut memberi gambaran seperti kulit jeruk.adanya
penyebaran pada kelenjar getah bening meliputi 2/3 pada wanita sewaktu
didiagnosa.mettastase dapat terjadi keparu paru,tulang,hati,otak,kelenjar
adrenal dan ovarium.bila tidak diobati biasanya dapat mengakibatkan
kematian

V. Tanda dan gejala

1. Benjolan yang dapat dipalpasi


2. Biasnya sedikit nyeri
3. Kebanyakan sering ditemukan pada kuadran atas luar
4. Rabas pada putting susu
5. Retraksi putting
6. Kulit berlesung
7. Edema
8. Perubahan pada kontur payudara
9. Adenopati aksila
10. Nyeri tulang
11. Efusi pleura
VI. PENCEGAHAN TUMOR PAYUDARA
A. Hidup Sehat Mengatasi Kanker Payudara
1. Melakukan pemeriksaan payudara sendiri.
2. Konsumsi makanan yang rendah lemak.
3. Senam atau olahraga secara teratur.
4. Kurangi makanan tinggi garam.
5. Bila usia Anda lebih dari 50 tahun, lakukan uji mammografi setiap
tahun atau dua tahun sekali.
6. Menyusui bayi Anda merupakan cara untuk mengurangi
resiko kanker payudara.
7. Konsultasi ke bidan atau dokter, bila anda menjumpai kelainan
pada payudara anda.
B. Waktu melakukan SADARI
Baik dilakukan oleh wanita usia 20 tahun ke atas sebaiknya sebulan
sekali, yaitu 7-10 hari setelah menstruasi

Pedoman krining payudara dari america cancer society


Uji pemeriksaan Usia Rekomendasi
Pemeriksaan Lebih dari 20 tahun tiap Tiap bulan
payudara sendiri bulan
(SADARI)
Peeriksaan fisik 20-40 tahun Tiap 3 bulan
payudara
Mamograf 40 tahun ke atas Tiap tahun
Sumber: Suwandi, 2006
C. 7 LANGKAH SADARI
SADARI adalah suatu cara yang efektif untuk mendeteksi sedini
mungkin timbulnya benjolan pada payudara. Benjolan pada payudara
sebenarnya dapat diketahui secara cepat dengan pemeriksaan payudara
sendiri (SADARI)
1. Melihat perubahan bentuk dan besarnya payudara, perubahan
putting susu, serta kulit payudara di depan kaca. Sambil berdiri
tegak depan cermin, posisi kedua lengan lurus ke bawah disamping
badan.

2. Periksa payudara dengan tangan diangkat di atas kepala. Dengan


maksud untuk melihat retraksi kulit atau perlekatan tumor terhadap
otot atau fascia dibawahnya.

3. Berdiri tegak di depan cermin dengan tangan disamping kanan dan


kiri. Miringkan badan ke kanan dan kiri untuk melihat perubahan
pada payudara

4. Menegangkan otot-otot bagian dada dengan berkacak pinggang/


tangan menekan pinggul dimaksudkan untuk menegangkan otot di
daerah axilla.
5. Baring menghadap ke kiri dengan membengkokkan kedua lutut
anda. Letakkan bantal di bawah bahu kanan untuk menaikan bagian
yang akan diperiksa. Letakkan tangan kanan anda di bawah kepala
lalu mulailah dengan payudara kanan. Gunakan tangan kiri Anda
untuk memeriksa payudara kanan .Gunakan telapak jari-jari Anda
untuk memeriksa sembarangbenjolan atau penebalan dengan
menggunakan Vertical Strip dan Circular.

6. Menggunakan kedua tangan, kemudian tekan payudara Anda untuk


melihat adanya cairan abnormal dari puting payudara.

7. Letakkan tangan kanan Anda ke samping dan rasakan ketiak Anda


dengan teliti, apakah teraba benjolan abnormal atau tidak.
VII. Kompikasi

Komplikasi yang mungkin terjadi adalah metastase keotak, hati, kelenjar


adrenal, paru, tulang, dan ovarium. (Iskandar ,2007 )

VIII. Pemeriksaan diagnostik


1. Ultrasonografi
Dapat membedakan antara masa padat dan kista pada jaringan payudra
keras
2. Mammografi
Memperlihatkan struktur internal payudara,dapat mendeteksi tumor
yang terjadi pada tahap awal
3. CT Scan dan MRI
Teknik scan yang dapat mendeteksi penyakit payudara (Doenges,
2000)
Penatalaksanaan medik
1. Pemeriksaan payudara sendiri
Dapat dilakukan setiap bulan setelah usia 18 tahun
2. Pemeriksaan fisik payudara
Setiap 3 tahun pada usia 18 – 40 tahun, setiap tahun setelah usia 40
tahun
3. Mamografi
Pemeriksaan dasar awal p[ada usia 35 – 45 tahun setelah 1 – 2 tahun
pada usia 40 – 49 tahun, setiap[ tahun setelah usia 50 tahun
4. Biopsi jarum / biosi seluruh benjolan
Mamogram : pemindaian hati dan tulang, ct – scan otot : pemeriksaan
reseptor estrogen dan progesterone ada contoh biopsi
DAFTAR PUSTAKA

Doenges, Marilynn E, (2000) Rencana Asuhan Keperawatan : Jakarta : EGC.

Price, Sylvia Anderson, (1995) Patofisiologi Konsep Klinis Proses – Prses


Penyakit Edisi 4 Buku 2 : Jakarta : EGC

Junaedi, iskandar dr., (2007) kanker. Jakarta : PT. Buana Ilmu Populer

http://kepacitan.wordpress.com/2011/05/12/tumor-payudara/