Anda di halaman 1dari 6

AKUNTANSI PENJUALAN KONSINYASI

A. AKUNTANSI PENJUALAN KONSINYASI DARI PIHAK PENGAMANAT (CONSIGNOR)


 Metode Terpisah
Pada umumnya pencatatan yang dibuat oleh pengamanat hanya mencakup 4 transaksi,
yaitu:
1. Pengiriman barang konsinyasi
2. Pembayaran biaya angkut (biaya pengiriman) barang konsinyasi
3. Menerima laporan pertanggungjawaban dari komisioner
4. Menerima pembayaran dari komisioner.
Pencatatan terhadap transaksi tersebut adalah:
1. Pengiriman barang konsinyasi
Transaksi ini akan dicatat:
Barang konsinyasi xxx
Persediaan xxx
2. Pembayaran biaya angkut (biaya pengiriman) barang konsinyasi
Transaksi ini akan dicatat:
Barang konsinyasi xxx
Kas xxx
3. Menerima laporan pertanggungjawaban dari komisioner
Pada saat menerima laporan pertanggungjawaban tersebut pengamanat akan mengetahui 3 hal,
yaitu:
 Penjualan barang konsinyasi
 Biaya yang berhubungan dengan konsinyasi
 Pembayaran yang akan diterima dari komisioner
Transaksi ini akan dicatat:
Piutang- komisioner xxx
Barang konsinyasi xxx
Barang konsinyasi xxx
4. Menerima pembayaran dari komisioner
Transaksi ini akan dicatat:
Kas xxx
Piutang- komisioner xxx
 METODE TIDAK TERPISAH
Pada umumnya pencatatan yang dibuat oleh pengamanat di dalam metode ini hanya
mencakup 3 transaksi, yaitu:
1. Pembayaran biaya angkut (biaya pengiriman) barang konsinyasi
2. Menerima laporan pertanggungjawaban dari komisioner
3. Menerima pembayaran dari komisioner
Pencatatan terhadap transaksi tersebut adalah:
1. Pembayaran biaya angkut (biaya pengiriman) barang konsinyasi
Transaksi ini akan dicatat:
Biaya transport xxx
Kas xxx
2. Menerima laporan pertanggungjawaban dari komisioner
Pada saat menerima laporan pertanggungjawaban tersebut pengamanat akan mengetahui 3
hal, yaitu:
 Penjualan barang konsinyasi
 Biaya yang berhubungan dengan konsinyasi
 Pembayaran yang akan diterima dari komisioner
Transaksi ini akan dicatat:
Piutang- komisioner xxx
Biaya xxx
Penjualan xxx
Apabila perusahaan menggunakan sistem perpetual pengamanat harus mencatat juga harga
pokok penjualan.
3. Menerima pembayaran dari komisioner
Transaksi ini akan dicatat:
Kas xxx
Piutang- komisioner xxx

Contoh Soal
Pada awal tahun 1991 PT ABC mengadakan perjanjian konsinyasi dengan toko XYZ. Isi perjanjian
tersebut antara lain:
1. PT ABC akan menitipkan barang kepada toko XYZ
2. Toko XYZ berhak atas komisi sebesar 15% dari hasil penjualan
3. Semua biaya ditanggung oleh PT ABC
4. Toko XYZ harus membuat pertanggungjawaban secara bulanan.
Transaksi yang berhubungan dengan perjanjian konsinyasi tersebut untuk bulan januari 1991 adalah:
1. PT ABC mengirim 100 unit barang yang dalam keadaan CKD ke toko XYZ. Harga pokok barang
tersebut Rp. 300.000,00 sedangkan harga jual ditentukan Rp. 500.000,00
2. PT ABC membayar biaya angkut sebesar Rp. 500.000,00
3. Toko XYZ menerima kiriman barang dari PT ABC dan membayar biaya perakitan sebesar Rp.
200.000,00
4. Toko XYZ berhasil menjual seluruh barang dagangan secara tunai
5. Toko XYZ mengirimkan laporan hasil penjualan ke PT ABC
6. Toko XYZ mengirimkan kas yang menjadi hak PT ABC, yaitu:
- Penjualan = 100 x Rp. 500.000,00 = Rp. 50.000.000,00
- Komisi 15% = Rp. 7.500.000,00
Biaya Rp. 200.000,00 + Rp. 7.700.000,00
Kas yang dikirim Rp. 42.300.000,00

Tabel 1. Akuntansi Penjualan Konsinyasi Dari Pihak Pengamanat (Consignor)


Metode Terpisah Metode Tidak Terpisah
Jurnal yang dibuat oleh PT ABC adalah: Jurnal yang dibuat oleh PT ABC adalah:
Transaksi 1 Transaksi 1
Transaksi ini dicatat: Transaksi ini tidak dicatat
Barang konsinyasi Rp. 30.000.000,00
Persediaan Rp. 30.000.000,00
Transaksi 2 Transaksi 2
Transaksi ini dicatat: Transaksi ini dicatat:
Barang konsinyasi Rp. 500.000,00 Biaya transport Rp. 500.000,00
Kas Rp. 500.000,00 Kas Rp. 500.000,00

Transaksi 2
Transaksi ini dicatat:
Barang konsinyasi Rp. 500.000,00
Kas Rp. 500.000,00
Transaksi 3 Transaksi 3
Transaksi ini tidak dicatat oleh PT ABC Transaksi ini tidak dicatat oleh PT ABC
Transaksi 4 Transaksi 4
Transaksi ini tidak dicatat oleh PT ABC Transaksi ini tidak dicatat oleh PT ABC
Transaksi 5 Transaksi 5
Transaksi ini dicatat: Transaksi ini dicatat:
Piutang-komisioner Rp. 42.300.000,00 Piutang-komisioner Rp. 42.300.000,00
Barang konsinyasi Rp. 7.700.000,00 Biaya Rp. 7.700.000,00
Barang konsinyasi Rp. 50.000.000,00 Barang konsinyasi Rp. 50.000.000,00
Harga pokok penjualan Rp. 30.000.000,00
Persediaan Rp. 30.000.000,00
Transaksi 6 Transaksi 6
Transaksi ini dicatat: Transaksi ini dicatat:
Kas Rp. 42.300.000,00 Kas Rp. 42.300.000,00
Piutang komisioner Rp. 42.300.000,00 Piutang komisioner Rp. 42.300.000,00

B. AKUNTANSI PENJUALAN KONSINYASI DARI PIHAK Komisioner (CONSIGNEE)


 Metode Terpisah
Pada umumnya pencatatan yang dibuat oleh komisioner hanya mencakup 4 transaksi, yaitu:
1. Membayar biaya angkut / perakitan
2. Menjual barang komisi
3. Mengirim laporan pertanggungjawaban kepada pengamanat
4. Mengirim pembayaran kepada pengamanat komisioner
Pencatatan terhadap transaksi tersebut adalah:
1. Membayar biaya angkut / perakitan
Transaksi ini akan dicatat:
Barang komisi xxx
Kas xxx
2. Menjual barang komisi
Transaksi ini akan dicatat:
Kas xxx
Barang komisi xxx
3. Mengirim laporan pertanggungjawaban kepada pengamanat
Transaksi ini akan dicatat:
Barang komisi xxx
Utang pengamanat xxx
4. Mengirim pembayaran kepada pengamanat komisioner
Transaksi ini akan dicatat:
Utang pengamanat xxx
Kas xxx
 Metode Tidak Terpisah
Pada umumnya pencatatan yang dibuat oleh komisioner di dalam metode ini hanya
mencakup 3 transaksi, yaitu:
1. Membayar biaya angkut / perakitan
2. Menjual barang komisi
3. Mengirim pembayaran kepada pengamanat komisioner
Pencatatan terhadap transaksi tersebut adalah:
1. Membayar biaya angkut / perakitan
Transaksi ini akan dicatat:
Utang pengamanat xxx
Kas xxx
2. Menjual barang komisi
Transaksi ini akan dicatat:
Kas xxx
Penjualan xxx
3. Mengirim pembayaran kepada pengamanat
Transaksi ini akan dicatat:
Utang pengamanat xxx
Kas xxx

Contoh Soal
Pada awal tahun 1991 PT ABC mengadakan perjanjian konsinyasi dengan toko XYZ. Isi perjanjian
tersebut antara lain:
1. PT ABC akan menitipkan barang kepada toko XYZ
2. Toko XYZ berhak atas komisi sebesar 15% dari hasil penjualan
3. Semua biaya ditanggung oleh PT ABC
4. Toko XYZ harus membuat pertanggungjawaban secara bulanan.
Transaksi yang berhubungan dengan perjanjian konsinyasi tersebut untuk bulan januari 1991 adalah:
1. PT ABC mengirim 100 unit barang yang dalam keadaan CKD ke toko XYZ. Harga pokok barang
tersebut Rp. 300.000,00 sedangkan harga jual ditentukan Rp. 500.000,00
2. PT ABC membayar biaya angkut sebesar Rp. 500.000,00
3. Toko XYZ menerima kiriman barang dari PT ABC dan membayar biaya perakitan sebesar Rp.
200.000,00
4. Toko XYZ berhasil menjual seluruh barang dagangan secara tunai
5. Toko XYZ mengirimkan laporan hasil penjualan ke PT ABC
6. Toko XYZ mengirimkan kas yang menjadi hak PT ABC, yaitu:
- Penjualan = 100 x Rp. 500.000,00 = Rp. 50.000.000,00
- Komisi 15% = Rp. 7.500.000,00
Biaya Rp. 200.000,00 + Rp. 7.700.000,00
Kas yang dikirim Rp. 42.300.000,00

Tabel 2. Akuntansi Penjualan Konsinyasi Dari Pihak Komisioner (Consignee)


Metode Terpisah Metode Tidak Terpisah
Jurnal yang dibuat oleh PT XYZ adalah: Jurnal yang dibuat oleh PT XYZ adalah:
Transaksi 1 Transaksi 1
Transaksi ini tidak dicatat Transaksi ini tidak dicatat

Transaksi 2 Transaksi 2
Transaksi ini tidak dicatat Transaksi ini tidak dicatat
Transaksi 3 Transaksi 3
Transaksi ini dicatat Transaksi ini dicatat
Barang komisi Rp. 200.000,00 Utang pengamanat Rp. 200.000,00
Kas Rp. 200.000,00 Kas Rp. 200.000,00
Transaksi 4 Transaksi 4
Transaksi ini dicatat Transaksi ini dicatat
Kas Rp. 50.000.000,00 Kas Rp. 50.000.000,00
Barang komisi Rp 50.000.000,00 Penjualan Rp. 50.000.000,00
dan
Harga pokok penjualan Rp. 42.500.000,00
Utang pengamanat Rp. 42.500.000,00
Transaksi 5 Transaksi 5
Transaksi ini dicatat: Transaksi ini tidak dicatat:
Barang Komisi Rp. 42.300.000,00
Utang Pengamanat Rp. 42.300.000,00
Transaksi 6 Transaksi 6
Transaksi ini dicatat: Transaksi ini dicatat:
Utang Pengamanat Rp. 42.300.000,00 Utang Pengamanat Rp. 42.300.000,00
Kas Rp. 42.300.000,00 Kas Rp. 42.300.000,00