Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH KABUPATEN PAMEKASAN

DINAS KESEHATAN PAMEKASAN


PUSKESMAS PADEMAWU
Jalan Raya Murtajih No. 200 Pademawu Pamekasan Telp (0324)326348
E-mail : pkmpademawu007@gmail.com

NOTULEN RAPAT
PENYUSUNAN PROGRAM MUTU KLINIS DAN KESELAMATAN PASIEN

Tempat penyelenggaraan : Ruang pertemuan Puskesmas Pademawu


Waktu hari/tanggal/jam : Selasa / 18 April 2017 / 10.00 WIB
Pimpinan Rapat : Kepala puskesmas Pademawu
Peserta Rapat : Semua karyawan Puskesmas Pademawu

1. Agenda rapat :
- Kewajiban tenaga klinis dalam peningkatan mutu klinis.
- Penetapan indikator mutu klinis.
- Penanganan KTD, KTC, KPC dan KNC
- Penetapan area prioritas.
2. Pembukaan :
Rapat dibuka oleh Kepala Puskesmas Pademawu.
Kepala puskesmas memberikan pengarahan tentang:
Pelayanan yang baik adalah pelayanan yang mampu memberikan
kepuasan pada pengguna layanan. Mutu pelayanan dapat dinilai dari
indikator keselamatan pengguna layanan dan tingkat kepuasan
pengguna layanan. Dalam melaksanakan pelayanan juga harus
ditunjang oleh panduan dan pedoman yang baku dan dapat
dipertanggungjawabkan agar menjaga mutu layanan serta meningkatkan
keselamatan pengguna layanan.

3. Pembahasan rapat :
Program peningkatan mutu dan keselamatan pengguna layanan atau
PMKP adalah tanggung jawab setiap petugas di lingkungan Puskesmas
Pademawu.
a. Indikator mutu
Dalam pelaksanaan program peningkatan mutu dan keselamatan
pengguna harus ditetapkan indikator atau alat ukur mutu yang terdiri
dari 3 sasaran yaitu unit layanan, pengguna layanan dan pemberi
layanan. Penetapan indikator mencakup input, proses, output dan
outcome. Indikator mutu klinis, indikator sasaran keselamatan
pengguna layanan dan indikator perilaku pemberi layanan klinis
disusun berdasarkan ketersediaan sumber daya manusia dan
kemampuan Puskesmas. (Hasil penetapan indikator dan cara
monitoringnya akan disajikan dalam lampiran).

Penanggung jawab pelaporan bulanan indikator mutu ditetapkan


sebagai berikut:

1. Penanggung jawab UGD : Uswatun Hasanah, S.Kep.Ners


2. Penanggung jawab Rawat inap :dr. Jeni Novita A.
3. Penanggung jawab Poli Umum : Harfini, S.Kep
4. Penanggung jawab P3 : Nuril ulya, S.Kep. Ners
5. Penanggung jawab KIA-KB : HJ. Agus Sulisiawati, S.Tr.Keb
6. Penanggung jawab Kamar bersalin :Hj Agus Sulisiawati, S.Tr.Keb
7. Penanggung jawab Poli gigi : drg Soefrieni Eka Boediarti
8. Penanggung jawab Ruang pelayanan kefarmasian: Abdullah
9. Penanggung jawab Laboratorium :Irma Kusrini, A.md
10. Unit pendaftaran :ACH. Sukandar

Dalam upaya meningkatkan mutu layanan dan keselamatan


pengguna layanan serta mempertimbangkan kemampuan
Puskesmas dalam memberikan pelayanan, maka disepakati bahwa
indikator dan target indikator adalah sebagai berikut:[terlampir]

4. HASIL
1. Penetapan SK kebijakan mutu puskesmas dan keselamatan pasien di
puskesmas pademawu
2. Penetapan indikator mutu klinis
3. Penetapan SK penanganan KTD, KTC, KPC dan KNC
4. Pembuatan format laporan hasil monitoring dan penilaian mutu
kinerja klinis
5. Analisis dan pelaporan KTD, KTC, KPC dan KNC
6. Penetapan Area Proritas
Mutu layanan klinis dapat ditingkatkan jika ada komitmen dari pihak
pengelola Puskesmas dan tenanga klinis yang memberikan layanan
klinis kepada pengguna layanan. Pimpinan Puskesmas perlu
memfasilitasi, mengalokasikan dan menyediakan sumber daya yang
dibutuhkan untuk kegiatan perbaikan mutu layanan klinis dan upaya
keselamatan pengguna layanan sesuai dengan ketersediaan
anggaran dan sumber daya yang ada di Puskesmas.
Dengan adanya keterbatasan sumber daya yang ada di Puskesmas,
maka upaya perbaikan mutu layanan klinis perlu diprioritaskan. Oleh
karena itu tenaga klinis bersama dengan pengelola Puskesmas
menetapkan prioritas fungsi dan proses pelayanan yang perlu
disempurnakan. Penetapan prioritas dilakukan dengan kriteria high,
high volume, high cost dan kecenderungan terjadi masalah.
Penetapan nilai dari unit yang paling bermasalah adalah dengan
memberi nilai 1-9 dari yang paling sedikit hingga yang paling banyak.
Prioritas pelayanan diperoleh dengan memberi nilai 1-8. Unit layanan
yang memiliki nilai total tertinggi adalah area prioritas yang
diutamakan untuk diperbaiki.
Berikut ini perhitungan prioritas berdasarkan unit pelayanan:

Unit Pelayanan High High High Prioritas Total


Cost Volume Risk
1. Unit Pendftaran 6 9 1 1 17
2. Poli Umum 7 5 7 7 26
3. Poli Gigi 9 3 9 8 29
4. Poli KIA 6 3 7 6 22
5. Laboratorium 6 7 9 8 33
6. Ruang Pelayanan 9 9 9 8 35
Kefarmasian
7. UGD/Rawat Inap 9 8 9 8 34

Berdasarkan identifikasi risiko yang telah dikumpulkan pada masing-masingu


unit layanan maka ditetapkan area prioritas sebagai berikut:
1. Ruang Pelayanan Kefarmasian
2. Unit Gawat Darurat
3. Laboratorium

Pamekasan, 18 April 2017

Mengetahui,
Kepala puskesmas pademawu Notulen

Dr. H. ACHMAD MUZZAMIL FATMAWATI SA’ADAH S, ST