Anda di halaman 1dari 10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

A. IDENTITAS
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas : XI IPS
Semester :I
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit
B. STANDAR KOMPETENSI
1. Menggunakan aturan statistika, kaidah pencacahan, dan sifat-sifat peluang dalam
pemecahan masalah
C. KOMPETENSI DASAR
1.4 Menggunakan aturan perkalian, permutasi, dan kombinasi dalam pemecahan
masalah
D. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI (IPK)
1. Menyusun aturan perkalian
2. Menggunakan aturan perkalian
E. TUJUAN PEMBELAJARAN
Dengan proses mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi dan
mengkomunikasikan melalui kegiatan pembelajaran, siswa mampu:
1. Menyusun aturan perkalian
2. Menggunakan aturan perkalian
F. MATERI AJAR
Kaidah Pencacahan
Kaidah pencacahan adalah suatu cara atau aturan untuk menghitung semua
kemungkinan yang dapat terjadi dalam suatu percobaan.
1. Aturan pengisian tempat
Mencari banyaknya kemungkinan yang muncul dari suatu kejadian dapat
diselesaikan dengan beberapa cara, yaitu menggunakan diagram pohon, table
silang, dan pasangan berurutan.
a. Diagram pohon
Contoh: dimana akan dipilih 3 orang dari 5 orang calon dengan ketentuan
ketua kelas harus laki-laki. Banyaknya cara dalam pemilihan pengurus OSIS
tersebut dapat diselesaikan menggunakan diagram pohon berikut:
Fero
Ardi Siska
Karin
Ardi
Fero Siska
Karin
Bayu
Ardi
Siska Fero
Karin
Ardi
Karin Fero
Siska

Fero
Bayu Siska
Karin
Bayu
Fero Siska
Karin
Ardi
Bayu
Siska Fero
Karin
Bayu
Karin Fero
Siska
Ardi
Bayu Siska
Karin
Bayu
Ardi Siska
Karin
Fero
Bayu
Siska Ardi
Karin
Bayu
Karin Ardi
Siska
Karena ada syarat yang menyatakan bahwa ketua harus laki-laki, maka kita
tidak perlu menghitung jika ketua diduduki oleh perempuan. Berdasarkan
table di atas, maka pasangan pengurus OSIS yang dapat disusun sebanyak 36
cara.
b. Table silang
Contoh : Ami ingin meminjamkan 2 buku pelajaran di perpustakaan sekolah.
Karena setiap hari peminjaman hanya boleh 1 buku, maka Ami harus
meminjam secara bergantin. Ada 6 jenis buku pelajaran yang ada di
perpustakaan, yaitu maatematika (M), bahasa inggris (B), sejarah (Se),
geografi (G), sosiologi (S), dan antropologi (A). berapa cara yang dapat
dilakukan Ami dalam pemminjaman buku-buku tersebut?
Buku M B Se G S A

M - (M, B) (M, Se) (M, G) (M, S) (M, A)

B (B, M) - (B, Se) (B, G) (B, S) (B, A)

Se (Se, M) (Se, B) - (Se, G) (Se, S) (Se, A)

G (G, M) (G, B) (G, Se) - (G, S) (G, A)

S (S, M) (S, B) (S, Se) (S, G) - (S, A)

A (A, M) (A, B) (A, Se) (A, G) (A, S) -


Berdasarkan table diatas, ada 30 cara yang dapat dilakukan Ami dalam
meminjam buku. Cara (B, M) artinya Ami akan meminjam buku bahasa
inggris dahulu kemudian baru meminjam buku matematika. Cara (M, B)
artinya Ami akan meminjam buku matematika baru meminjam bahasa inggris.
Begitu juga seterusnya.
c. Pasangan berurutan (aturan perkalian)
Contoh: buku-buku di perpustakaan dinyatakan dengan X : [M, B, Se, G, S,
A]. dari dua kali peminjaman dan setiap peminjaman hanya boleh meminjam 1
buku, maka pasangan buku yang mungkin dapat dinyatakan dengan pasangan
berurutan berikut (M,B), (M, Se), (M, G), (M, S), (M, A), (B,M), (B,Se), (B,
G), (B, S), (B, A), (Se, M), (Se, B), (Se, G), (Se, A), (G, M), (G, B), (G, Se),
(G, S), (G, A), (S, M), (S, B), (S, Se), (S, G), (S, A), (A, M), (A, B), (A, Se),
(A, G), (A, S). Jadi, total kemungkinan urutan Ami meminjam buku di
perpustakaan sebanyak 30 cara.
Masalah-masalah di atas juga dapat diselesaikan menggunakan cara langsung.
Misalnya pada urutan pemilihan 2 buku dari 6 buku, kita dapat menggunakan
aturan berikut.
1) Pertama dipilih satu buku dari semua buku yang ada, maka ada 6 cara.
2) Kedua dipilih satu buku dari sisa buku yang ada, maka ada 5 cara.
3) Karena masing-masing buku dapat dipasangkan dengan 5 buku yang lain,
maka banyaknya cara urutan peminjaman yang dapat dilakukan sebanyak
6 × 5 = 30 cara.
G. METODOLOGI PEMBELAJARAN
1. Strategi pembelajaran: strategi pembelajaran kooperatif.
2. Model pembelajaran: model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams
Achievement Divisions.
3. Metode pembelajaran: metode ceramah, metode diskusi kelompok, dan metode
tanya-jawab.
H. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN (SKENARIO)
KEGIATAN PEMBELAJARAN WAKTU
KEGIATAN AWAL: 10 menit
1. Guru mengucapkan salam, mengawali KBM dengan doa,
absensi, dan menanyakan kesiapan dalam belajar.
2. Apersepsi: mengingatkan kembali tentang bagaimana
menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan
kemungkinan saat siswa melempar sebuah koin satu kali,
berapa peluang kejadian mendapatkan gambar atau sisi
angka?
3. Menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu peserta didik
dapat menyusun aturan perkalian dan menggunakan
aturan perkalian.
4. Motivasi: Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka
siswa diharapkan dapat menyelesaikan masalah yang
berhubungan dengan peluang menggunakan aturan
perkalian,
5. Menyampaikan cakupan materi dan metodologi
pembelajaran
6. Peserta didik diminta berkelompok, masing-masing
kelompok beranggotakan 3-4 peserta didik
KEGIATAN INTI: 70 menit
Eksplorasi (penggalian, penjajakan)
Dalam kegiatan eksplorasi:
1. Peserta didik diberikan stimulus berupa pemberian materi
tentang cara menyusun aturan perkalian dan
menggunakan aturan perkalian dan ditugaskan mencari
materi tersebut dari buku paket.
2. Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau
mempresentasikan hasil eksplorasinya.
Elaborasi (pendalaman, peluasan materi)
Dalam kegiatan elaborasi:
1. Dengan dipandukan LKPD, setiap peserta didik
berdiskusi dalam kelompok melalui kajian pustaka.
2. Selama peserta didik berdiskusi dalam kelompok, guru
memberikan pembimbingan dan melakukan penilaian
afektif dengan menggunakan lembar observasi.
3. Masing-masing kelompok membuat laporan tertulis
tentang hasil kerja kelompok.
4. Beberapa peserta didik yang ditunjuk, mempresentasikan
hasil kerja kelompoknya dan peserta didik/kelompok lain
menanggapinya.
Konfirmasi (pembenaran, penegasan, pengesahan)
Dalam kegiatan konfirmasi:
1. Guru memberikan validasi atas tanggapan-tanggapan
peserta didik selama elaborasi, khususnya saat presentasi.
2. Guru memberikan umpan balik, berupa penguatan
(lisan/tulis) dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan.
3. Guru memberikan tambahan informasi sebagai
penjelasan kalau diperlukan.
KEGIATAN PENUTUP: 15 menit
1. Refleksi: Guru bersama siswa menyimpulkan hasil
pembelajaran hari ini.
2. Umpan Balik: Melakukan umpan balik terhadap proses
dan hasil pembelajaran dengan melakukan tes individual.
3. Proyeksi: mengaitkan, merencanakan, meghubungkan
materi ajar dengan kehidupan sehari-hari.
4. memberikan penugasan terstruktur (PT) secara individual
dan dikumpulkan.
5. Menutup pembelajaran dengan doa dan salam

I. SUMBER BELAJAR/ALAT/BAHAN
Sumber belajar : Matematika untuk SMA XI semester 1, Erlangga
Alat belajar : Spidol, laptop, kartu soal
Bahan ajar : LKPD
PENILAIAN :
Indikator Teknik Penilaian Bentuk Instrumen

Menemukan Median Tes Tertulis Uraian

Menemukan Modus Tes tertulis Uraian

Instrumen:
Lembar Kerja Kelompok

Kelompok:
Nama: 1.
2.
3.
4.

1. Terdapat kata PELUANG yang kemudian dari kata tersebut akan dibentuk
susunan 4 huruf. Berapa banyak cara untuk menyusun huruf-huruf tersebut,
apabila huruf pertama merupakan huruf vokal?
2. Kelas XI IPS terdiri dari 35 siswa. Mereka ingin membentuk pengurus kelas yang
terdiri dari satu orang ketua, satu orang sekretaris, dan satu orang bendahara. Ada
berapa cara untuk membentuk pengurus kelas jika setiap siswa berhak dipilih?
Kunci jawaban:

1. Karena huruf pertama merupakan huruf konsonan, maka:


Huruf pertama dapat dipilih sebanyak 3 cara, yaitu: E, U atau A.
Huruf kedua dapat dipilih sebanyak 6 cara. Misalnya jika huruf pertama dipilih huruf
E, maka huruf kedua dapat dipilih P, L, U, A, N atau G.
Huruf ketiga dapat dipilih sebanyak 5 cara.
Huruf keempat dapat dipilih sebnayak 4 cara.
Dapat diuraikan tersebut, maka keseluruhannya terdapat 3 × 6 × 5 × 4 = 360.
Jadi, banyaknya cara untuk menyusun 4 huruf dari kata PELUANG yang dimulai
dengan huruf vokal seluruhnya ada 360 cara.
2. Karena kelas XI IPS terdiri dari 35 siswa
Pertama pemilihan ketua dapat dipilih sebanyak 35 cara, karena setiap siswa berhak
dipilih.
Kedua pemilihan sekretaris dapat dipilih sebanyak 34 cara, karena satu orang akan
terpilih menjadi ketua maka masih ada 34 siswa yang berhak menjadi sekretaris
Ketiga pemilihan bendahara dapat dipilih 33 cara, karena satu orang akan terpilih
menjadi ketua dan satu orang akan terpilih menjadi sekretaris, maka masih ada 33
siswa yang berhak menjadi bendahara.
Dapat diuraikan tersebut, maka keseluruhannya terdapat 35 × 34 × 33 = 39.270.
Jadi, banyaknya cara untuk membentuk pengurus kelas jika setiap siswa berhak
dipilih seluruhnya ada 39.270 cara.
Nama:
Kelas:
Lembar Kerja Peserta Didik

1. Terdapat kata PELUANG yang kemudian dari kata tersebut akan dibentuk susunan 4
huruf. Berapa banyak cara untuk menyusun huruf-huruf tersebut, apabila huruf
pertama harus G?
2. Kelas XI IPS terdiri dari 35 siswa. Mereka ingin membentuk pengurus kelas yang
terdiri dari satu orang ketua, satu orang sekretaris, dan satu orang bendahara. Ada
berapa cara untuk membentuk pengurus kelas jika terdapat 15 calon yang diusulkan?

SELAMAT MENGERJAKAN 
Kunci jawaban:

1. Karena huruf pertama harus huruf G, maka:


Huruf pertama dapat dipilih sebanyak 1 cara, yaitu: G
Huruf kedua dapat dipilih sebanyak 6 cara, maka huruf kedua dapat dipilih P, E, L, U,
A atau N.
Huruf ketiga dapat dipilih sebanyak 5 cara.
Huruf keempat dapat dipilih sebnayak 4 cara.
Dapat diuraikan tersebut, maka keseluruhannya terdapat 1 × 6 × 5 × 4 = 120.
Jadi, banyaknya cara untuk menyusun 4 huruf dari kata PELUANG yang harus
dimulai dengan huruf G seluruhnya ada 120 cara. (50 poin)
2. Karena terdapat 15 calon yang diusulkan.
Pertama pemilihan ketua dapat dipilih sebanyak 15 cara, karena ada 15 calon.
Kedua pemilihan sekretaris dapat dipilih sebanyak 14 cara, karena satu orang akan
terpilih menjadi ketua maka masih ada 14 calon.
Ketiga pemilihan bendahara dapat dipilih 13 cara, karena satu orang akan terpilih
menjadi ketua dan satu orang akan terpilih menjadi sekretaris, maka masih ada 13
calon.
Dapat diuraikan tersebut, maka keseluruhannya terdapat 15 × 14 × 13 = 2.730.
Jadi, banyaknya cara untuk membentuk pengurus kelas jika terdapat 15 calon yang
diusulkan seluruhnya ada 2.730 cara. (50 poin)

Pedoman penskoran:

𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ


skor = 𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
x 100

Mengetahui Banjarmasin, September 2017


Kepala Sekolah, Guru Mata pelajaran,