Anda di halaman 1dari 19

MAKALAH

SEMINAR AKUNTANSI KEUANGAN

IAS 7 LAPORAN ARUS KAS

Disusun Oleh:

Luh Ketut Mas Kirana (1611070017)

Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi

2017
PENDAHULUAN

Laporan arus kas (cash flow statement) adalah laporan yang memuat informasi
mengenaialiran kas masuk dan keluar, akibat aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan,
pada periodetertentu. IAS 7 adalah salah satu laporan utama dari laporan keuangan,
selain laporan posisi keuangan,laporan laba rugi komprehensif dan laporan perubahan
ekuitas.
Laporan arus kas menyajikanarus masuk dan arus keluar dari kas dan setara kas
dengan kategori (aktivitas operasi,investasi, dan pendanaan) selama suatu periode
waktu tertentu. Laporan tersebut memberikankepada pengguna suatu dasar untuk
menilai kemampuan e n t i t a s u n t u k m e n g h a s i l k a n d a n memanfaatkan uang
tunainya.
Prinsip utama yang ditetapkan oleh IAS 7 untuk penyusunan laporan arus kas
adalah sebagai berikut:
 aktivitas operasi adalah pendapatan penghasil utama kegiatan entitas yang
tidak berinvestasi atau pendanaan, arus kas sehingga operasi meliputi kas yang
diterima dari pelanggan dan uang tunai kepada pemasok dan karyawan [IAS
7,14]
 aktivitas investasi adalah perolehan dan pelepasan aset jangka panjang dan
investasi lain yang tidak dianggap sebagai setara kas [IAS 7,6]
 aktivitas pendanaan adalah kegiatan yang mengubah struktur modal ekuitas
dan pinjaman dari entitas [IAS 7,6]
 bunga dan dividen yang diterima dan dibayar dapat diklasifikasikan sebagai
aktivitas operasi, investasi, arus pembiayaan atau tunai, asalkan diklasifikasikan
secara konsisten dari periode ke periode [IAS 7,31]

 arus kas yang timbul dari pajak atas penghasilan biasanya diklasifikasikan
sebagai operasi, kecuali mereka secara khusus dapat diidentifikasi dengan
pembiayaan atau aktivitas investasi [IAS 7,35]

 untuk arus kas operasi, metode langsung presentasi didorong, tetapi metode
tidak langsung dapat diterima [IAS 7,18]
Dalam menilai kelangsungan usaha entitas, khususnya posisi solvabilitas dan
likuiditas, pengguna laporan keuangan memerlukan informasi sehubungan dengan
sumber kas dari entitas, kemampuan entitas untuk mengendalikan kas, dan penggunaan
kas oleh entitas. Tujuan dari IAS 7 untuk memberikan petunjuk sehubungan dengan
cara penyajian informasi arus kas. Laporan arus kas juga relevan untuk
mengidentifikasi:
 Perubahan saldo kas untuk suatu periode
 Masalah waktu dan kepastian dari arus kas
 Kemampuan entitas dalam menghasilkan kas dan setara kas
 Memprediksi arus kas masa depan (berguna untuk model penilaian)

Manfaat laporan arus kas adalah:


a. Memberikan informasi yang memungkinkan para pengguna untuk mengevaluasi
perubahan dalam aset bersih entitas, struktur keuangan (likuiditas dan
solvabilitas) dan kemampuan mempengaruhi jumlah serta waktu arus kas dalam
rangka penyesuaian terhadap keadaan dan peluang yang berubah.
b. Menilai kemampuan entitas dalam menghasilkan kas dan setara kas dan
memungkinkan para pengguna mengembangkan model untuk menilai dan
membandingkan nilai sekarang dari arus kas masa depan (future cash flows) dari
berbagai entitas.
c. Meningkatkan daya banding pelaporan kinerja operasi berbagai entitas

ISTILAH PENTING

Sebuah entitas harus menyajikan laporan arus kas yang melaporkan arus kas

selama suatu periode tertentu, dan dapat diklasifikasikan sebagai aktivitas operasi,

aktivitas investasi danaktivitas pendanaan. Arus kas terdiri dari arus masuk dan arus

keluar dari kas dan setara kas. Kas terdiri dari:

 Kas di tangan, dan

 Tabungan (tabungan setelah dikurangi bank overdraft neto)

Setara kas adalah investasi jangka pendek, sangat likuid (seperti: surat berharga utang

jangka pendek) yang siap dikonversikan menjadi kas dan memiliki risiko perubahan

nilai yang sangat tidak signifikan.


 Kas (cash) adalah jumlah kas yang ada di tangan dan rekening giro pada bank.

 Setara kas (cash equivalent) adalah investasi yang sifatnya jangka pendek sangat

likuid, dan yangdengan cepat dapat dijadikan kas dalam jumlah tertentu, tanpa

menghadapi risiko perubahannilai yang signifikan.

 Arus kas (cash flows) adalah arus kas masuk dan arus kas keluar atau arus masuk

dan arus keluardari setara kas.

 Aktivitas operasi (operating activities) adalah aktivitas-aktvitas penghasil

pendapatan utama perusahaan (principal revenue producing activities) dan

aktivitas lain yang bukan merupakanaktivitas investasi dan aktivitas pendanaan.

 Aktivitas investasi (investing activities) adalah perolehan dan pelepasan aset

jangka panjang sertainvestasi lain yang lain yang tidak termasuk dalam setara

kas.

 Aktivitas pendanaan (fiancing activities) adalah aktivitas yang mengaktibatkan

perubahan dalam jumlah serta komposisi modal dan pinjaman perusahaan.

Definisi dari setara kas menandakan bahwa dimiliki untuk memenuhi komitmen

jangka pendek, dan bukan untuk tujuan investasi. Untuk memenuhi persyaratan ssetara

kas, investasi harus bersifat jangka pendek, harus segera dapat diubah menjadi kas

dalam jumlah yang telah diketahui tanpa menghadapi risiko perubahan nilai yang

signifikan. Biasanya, jangka pendek adalah suatu periode tiga bulan atau kurang dari

tanggal perolehannya.

Contoh

1. Suatu deposito berjangka dengan bank di mana jatuh tempo aslinya adalah enam

bulan tidak dapat dikelompokkan sebagai setara kas.


2. Suatu investasi dilakukan dalam ekuitas saham biasanya juga tidak memenuhi

kualifikasi sebagai setara kas karena tunduk kepada suatu risiko perubahan nilai

yangdapat menjadi signifikan.

3. Suatu investasi yang dibuat dalam saham preferen yang tidak dapat ditebus di

dalam suatu periode pendek dari jatuh temponya dan dengan suatu tanggal

penebusan yang memenuhi kualifikasi sebagai suatu setara kas.

Jumlah yang jatuh tempo pada pinjaman bank biasanya dianggap sebagai bagian

dari aktivitas pendanaan (financing activities). Namun, dalam beberapa negara, di mana

bank overdraft dapat dilunasi sesuai dengan permintaan, dan membentuk suatu bagian

yang integrasi dari sistem manajemen kas entitas yang dikelompokkan sebagai suatu

komponen setara kas. Suatu faktor yang penting untuk saldo bank overdraft semacam

ini dianggap sebagai setara kas, yaitu bahwa saldo bank berfluktuasi dari positif hingga

kelebihan tarik selama periode, untuk sebuah laporan arus kas yang disusun.

Ruang Lingkup Standar


Seluruh entitas diminta menyajikan laporan arus kas untuk melaporkan arus kas
selama suatu periode pelaporan.
Perlakuan Akuntansi
Arus kas dari aktivitas operasi dilaporkan dengan menggunakan metode langsung
ataupun metode tidak langsung.
Metode langsung mengungkapkan kelompok utama dari penerima kas dan pembayaran
kas (contoh: penjualan, beban pokok penjualan, pembelian dan manfaat
pensiun).
Metode tidak langsung menyesuaikan laba dan rugi periode berjalan dengan:
 Pengaruh dari transaksi nonkas,
 Pendapatan dan beban yang masih harus diterima, serta pendapatan dan beban
diterima di muka, dan
 Arus kas dari investasi dan pendanaan.
Entitas didorong untuk menggunakan metode langsung karena memberikan tambahan
informasi yang dapat berguna untuk mengestimasi arus kas mendatang.
Arus kas dari aktivitas investasi dilaporkan sebagai berikut:
 Kelompok utama penerimaan kas dan pengeluaran kas bruto dilaporkan secara
terpisah.
 Agregat arus kas dari akuisisi atau pelepasan anak perusahaan dan unit usaha
lain diklasifikasikan sebagai investasi.
 Arus kas dari aktivitas pendanaan dilaporkan dengan cara membagi list
kelompok utama penerimaan kas dan pembayaran kas bruto.
Arus kas dapat dilaporkan secara neto dengan cara sebagai berikut:
 Penerimaan dan pembayaran kas yang berasal dari konsumen.
 Penerimaan dan pembayaran kas untuk hal-hal yang membuthkan perputaran
yang cepat, jumlah yang besar, dan jangka waktunya pendek (sebagai contoh:
pembelian dan penjualan investasi).
 Bunga dan dividen yang dibayarkan harus diperlakukan secara konsisten dalam
kegiatan opersi ataupun kegiatan pendanaan. Bunga dan dividen yang diterima
harus diperlakukan sebagai kegiatan investasi. Kecuali, dalam kasus lembaga
keuangan, bunga yang dibayarkan dan dividen yang diterima biasanya
diklasifikasikan sebagai arus operasi.
 Arus kas dari pajak atas penghasilan biasanya akan dikelompokkan sebagai
kegiatan operasi (kecuali secara khusus berhubungan dengan aktivitas investasi
dan pendanaan).
 Transaksi dengan mata uang asing dicatat dengan menggunakan mata uang
fungsional dengan menggunakan nilai tukar pada tanggal laporan arus kas.
 Arus kas yang berasal dari operasi di luar negeri ditranslasikan terhadap nilai
tukar pada tanggal laporan arus kas (nilai tukar yang memperkirakan nilai
aktual dapat juga digunakan, sebagai contoh nilai rata-rata tertimbang dalam
suatu periode).
 Ketika entitas memiliki ekuitas atau biaya yang harus dipertanggungjawabkan
(contoh dividen yang diterima), hanya arus kas aktual yang ditunjukkan dalam
laporan arus kas.
 Arus kas yang berasal dari ventura bersama dikonsolidasi secara proporsional
dalam laporan arus kas.
PENYAJIAN LAPORAN ARUS KAS

Laporan arus kas mengkategorikan informasi yang terkait dengan penerimaan

kas dan pembayaran kas menurut judul berikut:

1. Aktivitas operasi;

2. Aktivitas investasi; dan

3. Aktivitas pendanaan.

Entitas harus memastikan bahwa terdapat konsistensi di dalam klasifikasi arus kas.

Klasifikasi tersebut menurut aktifitas, membantu pengguna memahami dampak

aktivitas tersebut pada posisi keuangan dari entitas dan pada jumlah kas dan setara kas.

Dalam beberapa hal, suatu transaksi kas tunggal meliputi komponen yang harus

diklasifikasi secara terpisah.

Contoh

Dalam pelunasan kas dari suatu jumlah pinjaman meliputi pokok pinjaman dan

bunga,pelunasan yang dilakukan mengarah pada jumlah pokok pinjaman yang

diklasifikasikan sebagai aktivitas pendanaan (financing activity) dan dibayarkan

mengarah ke bunga, harus diklasifikasikan sebagai aktivitas operasi (operating activity).

Untuk menyusun laporan arus kas, maka pergerakan di dalam atau antara pos-pos dari

setara kas tidak dipertimbangkan, karena merupakan bagian dari aktivita manajemen

entitas.

Contoh

Apabila deposito satu bulan ditutup untuk membeli saham preferen yang dapat

ditebus yangjatuh tempo dalam tiga bulan ke depan, maka aliran kas keluar tidak

dipertimbangkan untuk tujuan penyusunan laporan arus kas, karena kedua aktivitas
tersebut merupakan bagian dari manajemen entitas dan meliputi pergerakan antara

komponen setara kas.

Aktivitas Operasi
Aktivitas operasi adalah Aktivitas penghasil utama pendapatan entitas
dan aktivitas lain yang bukan merupakan aktivitas investasi dan pendanaan.
Indikator utama menentukan apakan operasi dapat menghasilkan kas untuk
melunasi pinjaman dan memelihara
Inflows terdiri dari :
v Penerimaan dari penjualan barang/jasa, royalti, pendapatan lain.
v Penerimaan dari pendapatan sewa, restitusi pajak.
v Penerimaan dari pemberian untuk bank dan penjualan sekuritas dari
perusahaan efek
Outflows terdiri dari:
v Pembayaran kepada pemasok barang dan jasa
v Pembayaran untuk karyawan.
v Pembayaran klaim (asuransi), pembelian efek (perusahaan efek),
pengembalian kredit (bank)
v Pembayaran biaya operasi

Metode yang dapat digunakan:


– Metode langsung yaitu kelompok utama dari penerimaan dan
pengeluaran kas bruto diungkapkan;
– Metode tidak langsung yaitu laba disesuaikan dengan mengoreksi
transaksi non kas, penangguhan atau akrual dan unsur
penghasilan/beban yang terkait aktivitas investasi dan pendanaan.
Arus kas dari aktivitas operasi dapat dilaporkan dengan metode langsung (direct

method), dimana kelompok utama dari penerimaan kas dan pembayaran kas kotor

diungkapkan, atau dengan metode tidak langsung (indirect method), di mana laba atau

rugi disesuaikan untukdampak transaksi yang bersifat non-kas, penerimaan atau

pembayaran kas dari operasi masa depan yang ditangguhkan atau masih belum

diterima, dan pos-pos pendapatan atau beban yang berhubungan dengan arus kas
investasi atau pendanaan. IAS 7 mendorong penggunaan metode langsung, akan tetapi

di dalam prakteknya, kebanyakan entitas menggunakan metode tidak langsung (indirect

method).

Contoh Metode langsung (Direct Method)

Arus kas dari aktivitas operasi 2015 (Rp)

Penerima kas dari pelanggan 100.000.000

Pembayaran kas kepada pemasok (35.000.0000)

Pembayaran kas kepada karyawan 40.000.000

Bunga yang dibayarkan (5.000.000)

Pajak penghasilan yang dibayarkan (10.000.000)

Kas dari aktivitas operasi

25.000.000

Contoh Metode Tidak Langsung (Indirect Method)

Arus kas dari aktivitas operasi 2012 (Rp)

Laba sebelum pajak

40.000.000

Penambahan :

Biaya Depresiasi 5.000.000

Penurunan Persediaan Kantor 8.000.000

Kenaikan Hutang Biaya 15.000.000

68.000.000

Dikurangi :

Kenaikan Piutang Usaha 35.000.000


Kenaikan dalam persediaan 5.000.0000

Penuruan dalam hutang dagang dan hutang lain lain 10.000.000

50.000.000)

Kas dari aktivitas operasi

28.000.000

Aktivitas Investasi
Aktivitas investasi adalah perolehan dan pelepasan aset jangka panjang
serta investasi lain yang tidak termasuk setara kas. Mencerminkan pengeluaran
untuk sumber daya yang dimaksudkan menghasilkan kas di masa depan
Inflows terdiri dari :
 Penerimaan kas dari penerbitan saham.
 Penerimaan kas dari penerbitan obligasi, wesel, pinjaman jangka pendek dan
jangka panjang, hipotek
Outflows terdiri dari:
 Pembayaran kas kepada pemiliki untuk menarik atau menebus saham.
 Pelunasan pinjaman
 Pembayaran kas oleh lessee untuk mengurangi saldo liabilitas terkait sewa
pembiayaan
Aktivitas pendanaan
Arus kas dari aktivitas pendanaan Dilaporkan secara terpisah kelompok
utama penerimaan kas bruto dan pengeluaran kas bruto yang berasal dari
aktivitas investasi dan pendanaan kecuali yang boleh dilaporkan neto.
Dilaporkan dengan neto:
– Penerimaan dan pengeluaran kas untuk kepentingan pelanggan jika lebih
mencerminkan aktivitas pelanggan daripada aktivitas operasi
(pembayaran rekening giro, dana pelanggan dikelola entitas asosiasi)
– Penerimaan dan pengeluaran untuk pos-pos dengan perputaran yang
cepat, jumlah yang besar dan jangka waktu singkat (transaksi kredit
nasabah, pembelian dan penjualan investasi, pinjaman jangka pendek)
– Untuk lembaga keuangan dengan arus kas neto:
• Penerimaan dan pembayaran kas sehubungan dengan deposito
• Penempatan dan penarikan deposito pada lembaga keuangan lain
• Pemberian dan pelunasan uang muka dan pinjaman kepada
nasabah

BUNGA DAN DEVIDEN


Bunga dan Dividen. Penerimaan dan pembayaran Arus Kas dari bunga dan dividen
harus diungkapkan secara terpisah. Klasifikasi penerimaan dan pembayaran menurut
masing-masing aktivitas operasi, investasi, atau pendanaan harus secara konsisten
diikuti. Dalam hal institusi keuangan,bunga yang dibayar dan bunga yang diterima
biasanya diklasifikasi sebagai arus kas operasi. Namun, dalam hal entitas selain dari
institusi keuangan, tidak ada konsensus atas klasifikasi dari arus kas tersebut
sebagaimana IAS 7 tidak menyatakan suatu klasifikasi tertentu. Dividen biasanya
diklasifikasi sebagai aktivitas pendanaan karena merupakan suatu biaya perolehan
sumber keuangan.
Berikut adalah hal-hal yang harus diungkapkan:
1. Komponen kas dan setara kas dalam laporan arus kas dan rekonsiliasi atas hal-
hal yang sama dalam laporan posisi keuangan;
2. Rincian transaksi kegiatan investasi dan pendanaan nonkas (seperti: konversi
utang menjadi ekuitas); dan
3. Jumlah kas dan setara kas yang tidak dapat digunakan oleh grup.
Berikut ini adalah hal-hal yang dianjurkan untuk diungkapkan:
1. Jumlah fasilitas pinjaman untuk kegiatan masa depan yang tidak digunakan dan
komitmen atas modal yang membatasi penggunaan modal;
2. Total jumlah arus kas yang berasal dari tiga aktivitas (operasi, investasi dan
pendanaan) terkait hak entitas pada perusahaan ventura bersama;
3. Jumlah arus kas yang meningkat dari setiap tiga aktivitas terkait dengan segmen
usaha dan segmen geografis;
4. Perbedaan antara arus kas yang menunjukkan kenaikan dari kapasitas produksi
dan yang menunjukkan perawatan kapasitas produksi.

Berikut adalah yang harus ditunjukkan secara agregat baik untuk pembelian
atau penjualan perusahaan anak atau suatu unt bisnis:
1. Pertimbangan atas total pembelian dan pelepasan;
2. Pertimbangan pembelian atau pelepasan yang melibatkan kas dan setara kas;
3. Jumlah kas dan setara kas pada entitas yang diperoleh atau dilepas; dan
4. Jumlah aset dan liabilitas selain kas dan setara kas pada entitas yang diperoleh
atau dilepas.
PAJAK ATAS PENGHASILAN
Transaksi yang menghasilkan penghasilan yang dikenakan pajak,
diklasifikasikan sebagai aktivitas operasi, investasi, atau pendanaan. Arus Kas yang
diakibatkan karena pajak atas penghasilan harus diungkapkan secara terpisah dan jika
tidak, pajak dapat diidentifikasi secara spesifik dengan aktivitas pendanaan dan
investasi, harus diklasifikasikan sebagai arus kas dari aktivitas operasi.

KAS & SETARA KAS


Komponen dari kas dan setara kas harus diungkapkan dan suatu rekonsiliasi
mengenai jumlah di dalam laporan arus kas dengan pos kas dan pos setara kas yang
dilaporkan di dalam laporan posisi keuangan yang disajikan. Manajemen juga harus
mengungkapkan jumlah saldo kas dan setara kas yang signifikan yang dimiliki oleh
entitas yang tidak tersedia untuk penggunaan oleh kelompok.
Contoh
Expres Inc.,
Ikhtisar Pos Kas
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2008
Dalam dolar AS
Saldo pada 1/1/20X2 $50,000 Pembayaran kepada pemasok $2,000,000
Penerbitan saham ekuitas 300.000 Pembelian Properti, pabrik dan 200,000
Peralatan
Penerimaan dari pelanggan 2,800,000 Beban Overhead 200,000
Penjualan Properti, pabrik dan 100,000 Upah dan Gaji 100,000
Peralatan
Pajak 250,000
Dividen 50,000
Pelunasan Pinjaman Bank 300,000
Saldo pada 31/12/20X2 150,000
$3,250,000 $3,250,000

Atas dasar informasi ini, laporan arus kas disusun sesuai dengan IAS 7 menurut metode
langsung adalah sebagai berikut:
Laporan Arus Kas
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2008
Metode langsung (Direct Method)
Dalam dolar AS
Penerima kas dari pelanggan $2,800,000
Pembayaran kas kepada pemasok (2,000,000)
Pembayaran kas kepada karyawan (100,000)
Pembayaran kas untuk overhead (200,000)

Kas yang dihasilkan dari operasi 500,000


Pajak penghasilan yang dibayarkan (250,000)
Arus Kas bersih dari aktivitas operasi $250,000

Arus kas dari aktivitas investasi


Pembelian property, pabrik dan peralatan (200,000)
Hasil dari penjualan property, pabrik dan peralatan 100,000
Arus kas bersih dari (untuk) aktivitas investasi (100,000)

Arus kas dari aktivitas Pendanaan


Hasil dari penerbitan modal saham 300,000
Pelunasan pinjaman Bank (300,000)
Pemabayaran Dividen (50,000)
Arus Kas bersih dari (untuk) Aktivitas (50,000)
Pendanaan
Kenaikan bersih kas 100,000
Kas pada awal tahun 50,000
Kas pada akhir tahun $150,000