Anda di halaman 1dari 12

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

A. IDENTITAS
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas :X
Semester :I
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit
B. STANDAR KOMPETENSI
2. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan fungsi, persamaan dan fungsi
kuadrat serta pertidaksamaan kuadrat.
C. KOMPETENSI DASAR
2.2 Menggambar grafik fungsi aljabar sederhana dan fungsi kuadrat.
D. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI (IPK)
1. Menggambar grafik fungsi kuadrat
E. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Menggambar grafik fungsi kuadrat
F. MATERI AJAR
Fungsi Kuadrat
Definisi: Bentuk Umum Fungsi Kuadrat
Misalkan 𝑎, 𝑏, dan 𝑐 bilangan real dan 𝑎 ≠ 0, maka fungsi yang dirumuskan oleh
𝑓(𝑥) = 𝑎𝑥 2 + 𝑏𝑥 + 𝑐
Dinamakan fungsi kuadrat dalam peubah x.
Grafik fungsi kuadrat ditulis dengan notasi 𝑦 = 𝑓(𝑥) = 𝑎𝑥 2 + 𝑏𝑥 + 𝑐 dan grafik
fungsi kuadrat disebut sebagai parabola.

Sketsa Grafik Fungsi Kuadrat Secara Umum


Misalkan suatu fungsi kuadrat ditentukan dengan rumus 𝑓(𝑥) = 𝑎𝑥 2 + 𝑏𝑥 + 𝑐 (𝑎,
𝑏, 𝑐 ∈ 𝑅 𝑑𝑎𝑛 𝑎 ≠ 0). Grafik fungsi kuadrat adalah sebuah parabola dengan
persamaan 𝑦 = 𝑎𝑥 2 + 𝑏𝑥 + 𝑐.
Sketsa grafik fungsi kuadrat itu secara umum dapat digambarkan dengan cara
menentukan terlebih dahulu;
i) Titik potong dengan sumbu 𝑋 dan sumbu 𝑌.
ii) Titik puncak atau titik balik parabola.
iii) Persamaan sumbu simetri.

1. Titik Potong dengan Sumbu 𝑿 dan sumbu 𝒀


a. Titik potong dengan sumbu 𝑋
Titik potong dengan sumbu 𝑋 diperoleh oleh ordinat 𝑦 = 0 sehinggan 𝑎𝑥 2 +
𝑏𝑥 + 𝑐 = 0 yang merupakan persamaan kuadrat dalam 𝑥. Akar-akar
persamaan kuadrat itu merupakan absis titik-titik potongnya dengan sumbu 𝑋.
Nilai diskriminan persamaan kuadrat 𝑎𝑥 2 + 𝑏𝑥 + 𝑐 = 0, yaitu 𝐷 = 𝑏 2 − 4𝑎𝑐,
menentukan banyak titik potong dengan sumbu 𝑋.
1. Jika 𝑏 2 − 4𝑎𝑐 > 0, maka grafik fungsi 𝑓 memotong sumbu 𝑋 di dua titik
yang berlainan.
2. Jika 𝑏 2 − 4𝑎𝑐 = 0, maka grafik fungsi 𝑓 memotong sumbu 𝑋 di dua titik
yang berhimpit.
3. Jika 𝑏 2 − 4𝑎𝑐 < 0, maka grafik fungsi 𝑓 tidak memotong maupun
menyinggung sumbu 𝑋.
b. Titik potong dengan sumbu 𝑌
Titik potong dengan sumbu 𝑋 diperoleh oleh ordinat 𝑦 = 0 sehinggan 𝑦 =
𝑎(0)2 + 𝑏(0) + 𝑐 = 𝑐. Jadi, titik potong dengan sumbu 𝑌 adalah (0, 𝑐).
1. Jika 𝑐 > 0, maka grafik fungsi 𝑓 memotong 𝑌 memotong sumbu 𝑌 di atas
titik asal 𝑂.
2. Jika 𝑐 = 0, maka grafik fungsi 𝑓 memotong sumbu 𝑌 tepat di titik asala 𝑂.
3. Jika 𝑐 < 0, maka grafik fungsi 𝑓 memotong sumbu 𝑌 di bawah titik asal
𝑂.
2. Titik Puncak atau Titik Balik dan Persamaan Sumbu Simetri
1. Parabola 𝑦 = 𝑎𝑥 2 + 𝑏𝑥 + 𝑐, dengan 𝑎, 𝑏, 𝑐 ∈ 𝑅 dan 𝑎 ≠ 0, mempunyai
𝒃 𝒃𝟐 −𝟒𝒂𝒄
puncak atau titik balik (− 𝟐𝒂 , − ).
𝟒𝒂

2. Jika 𝒂 > 𝟎, titik baliknya adalah titik balik minimum dan parabola terbuka ke
atas. Jika 𝒂 < 𝟎 titik baliknya adalah titik balik maksimum dan parabola
terbuka ke bawah.
𝒃
3. Persamaan sumbu simetri parabola 𝑦 = 𝑎𝑥 2 + 𝑏𝑥 + 𝑐 adalah 𝒙 = − 𝟐𝒂.
Contoh:

Gambarlah sketsa grafik fungsi kuadrat

𝑓(𝑥) = 𝑥 2 − 4𝑥 + 4

Jawab:

Grafik fungsi kuadrat 𝑓(𝑥) = 𝑥 2 − 4𝑥 + 4 adalah parabola dengan persamaan


𝑦 = 𝑥 2 − 4𝑥 + 4, berarti 𝑎 = 1, 𝑏 = −4, dan 𝑐 = 4.

1. Menentukan nilai diskriminan persamaan kuadrat 𝑥 2 − 4𝑥 + 4.


𝐷 = 𝑏 2 − 4𝑎𝑐
𝐷 = (−4)2 − 4(1)(4)
𝐷=0
Jadi, karena 𝑏 2 − 4𝑎𝑐 = 0, maka grafik fungsi 𝑓 memotong sumbu 𝑋 di dua
titik yang berhimpit.
2. Titik potong dengan sumbu 𝑋 dan sumbu 𝑌,
a) Titik potong dengan sumbu 𝑋, diperoleh jika 𝑦 = 0.
𝑥 2 − 4𝑥 + 4 = 0
(𝑥 − 2)(𝑥 − 2) = 0
𝑥1 = 𝑥2 = 2
Jadi, titik potongnya dengan sumbu 𝑋 adalah (2,0) atau grafik fungsi
menyinggung sumbu 𝑋 di titik (2,0).
b) Titik potong dengan sumbu 𝑌, diperoleh jika 𝑥 = 0.
𝑦 = (0)2 − 4(0) + 4
𝑦=4
Jadi, titik potongnya dengan sumbu 𝑌 adalah (0,4).
3. Koordinat titik puncak atau titik balik
𝑏 (𝑏 2 − 4𝑎𝑐
𝑃 = (− ,− )
2𝑎 4𝑎
−4 ((−4)2 − 4(1)(4)
𝑃 = (− ,− )
2(1) 4(1)
𝑃 = (2,0)
Oleh karena 𝑎 = +1 (positif), maka 𝑃 merupakan titik balik minimum, dan
parabolanya terbuka keatas.
Persamaan sumbu simetrinya adalah
𝑏 −4
𝑥=− =− =2
2𝑎 2(1)
4. dari uraian di atas, maka sketsa grafik kuadrat 𝑓(𝑥) = 𝑥 2 − 4𝑥 + 4 dapat
dilukiskan seperti pada Gambar dibawah ini.
Sumbu simetri
𝑥=2

(0,4)

𝑃(2,0)

G. METODE PEMBELAJARAN
1. Strategi pembelajaran: strategi pembelajaran kooperatif.
2. Model pembelajaran: model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads
Together.
3. Metode pembelajaran metode ceramah, metode diskusi kelompok, dan metode
tanya-jawab.
H. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN (SKENARIO)
KEGIATAN PEMBELAJARAN WAKTU
KEGIATAN AWAL: 10 menit
1. Guru mengucapkan salam, mengawali KBM dengan doa,
absensi, dan menanyakan kesiapan dalam belajar.
2. Apersepsi: mengingatkan kembali tentang bagaimana
bentuk umum fungsi kuadrat.
3. Menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu peserta didik
dapat menggambarkan grafik fungsi kuadrat.
4. Motivasi: Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka
siswa diharapkan dapat menyelesaikan masalah yang
berhubungan dengan fungsi kuadrat.
5. Menyampaikan cakupan materi dan metode pembelajaran
KEGIATAN INTI: 70 menit
Eksplorasi (penggalian, penjajakan)
Dalam kegiatan eksplorasi:
1. Peserta didik diberikan stimulus berupa pemberian materi
tentang bagaimana cara menggambar grafik fungsi
kuadrat dan ditugaskan mencari materi tersebut dari buku
paket.
2. Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan hasil
eksplorasinya.
Elaborasi (pendalaman, peluasan materi)
Dalam kegiatan elaborasi:
1. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa
kelompok, dimana setiap kelompok terdiri dari 3-4 orang.
2. Guru memberikan nomor kepada peserta didik dimana
setiap anggota dalam kelompok mendapatkan nomor
yang berbeda.
3. Guru mengumpulkan peserta didik yang memiliki nomor
sama untuk menjawab soal LKK dengan mengamati
sebuah fungsi kuadrat yang sudah disediakan guru sesuai
dengan nomor di kepala, misal peserta didik yang
mendapatkan kepala bernomor 1 mengamati fungsi
kuadrat sesuai soal yang bernomorkan 1.
4. Guru membagikan LKK.
5. Selama pesserta didik bekerja di dalam kelompok, guru
memperhatikan dan mendorong semua peserta didik
untuk terlibat dalam mengerjakan LKK dan mengarahkan
bila ada kelompok yang kesulitan dalam menggambarkan
sketsa grafik fungsi kuadrat.
6. Guru meminta peserta didik menempelkan hasil diskusi
mereka. Kemudian, peserta didik diminta kembali ke
kelompok awal.
7. Guru memanggil salah satu nomor pada setiap kelompok.
Dengan nomor yang dipanggil untuk mempresentasikan
hasil diskusinya ke depan kelas. Sementara kelompok
lain menanggapi dan menyempurnakan apa yang
dipresentasikan.
8. Guru memberitahukan kepada peserta didik untuk
kembali ke tempat duduk masing-masing seperti semula
sebelum berkelompok.
9. Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan
terhadap materi pelajaran.
Konfirmasi (pembenaran, penegasan, pengesahan)
Dalam kegiatan konfirmasi:
1. Guru memberikan umpan balik, berupa penguatan
(lisan/tulis) dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan.
2. Guru memberikan tambahan informasi sebagai
penjelasan kalau diperlukan.
KEGIATAN PENUTUP: 10 menit
1. Refleksi: Guru bersama siswa menyimpulkan hasil
pembelajaran hari ini.
2. Umpan Balik: Melakukan umpan balik terhadap proses
dan hasil pembelajaran dengan melakukan tes individual.
3. Menutup pembelajaran dengan doa dan salam

I. SUMBER BELAJAR/ALAT/BAHAN
Sumber belajar : Matematika untuk SMA X, Erlangga
Alat belajar : Spidol, Styrofoam, Karton
PENILAIAN :
Indikator Teknik Penilaian Bentuk Instrumen

Menggambar Grafik
Tes Tertulis Uraian
Fungsi Kuadrat
Instrumen:

Lembar Kerja Kelompok

Untuk setiap fungsi kuadrat dibawah ini, carilah koordinat titik potong dengan sumbu
𝑋 dan sumbu 𝑌, koordinat titik puncak, serta persamaan sumbu simetri.

a) 𝑓(𝑥) = 𝑥 2 − 2𝑥 − 3
b) 𝑓(𝑥) = 𝑥 2 + 2𝑥 + 1
c) 𝑓(𝑥) = 𝑥 2 − 6𝑥 + 9
d) 𝑓(𝑥) = 𝑥 2 + 2𝑥 + 4
e) 𝑓(𝑥) = 2𝑥 2 − 5𝑥 + 6
f) 𝑓(𝑥) = −𝑥 2 + 2𝑥 + 3
g) 𝑓(𝑥) = −𝑥 2 + 4𝑥 − 4
h) 𝑓(𝑥) = −𝑥 2 + 4𝑥 − 5
Nama:
Kelas:
Evaluasi

Untuk fungsi kuadrat dibawah ini, carilah koordinat titik potong dengan sumbu 𝑋 dan
sumbu 𝑌, koordinat titik puncak, serta persamaan sumbu simetri.

𝑓(𝑥) = 𝑥 2 − 4𝑥

Jawab:

Grafik fungsi kuadrat 𝑓(𝑥) = 𝑥 2 − 4𝑥 adalah parabola dengan persamaan 𝑦 =


𝑥 2 − 4𝑥, berarti 𝑎 = ⋯, 𝑏 = ⋯, dan 𝑐 = ⋯.

1. Menentukan nilai diskriminan persamaan kuadrat 𝑥 2 − 4𝑥.


𝐷 = 𝑏 2 − 4𝑎𝑐
𝐷 = ⋯− 4……
𝐷=⋯
Jadi, karena 𝑏 2 − 4𝑎𝑐 … … maka grafik fungsi 𝑓………………………………..
2. Titik potong dengan sumbu 𝑋 dan sumbu 𝑌,
a) Titik potong dengan sumbu 𝑋, diperoleh jika 𝑦 = 0.
… −. . = 0
…………… = 0
𝑥1 = ⋯ , 𝑥2 = ⋯
Jadi, titik potongnya dengan sumbu 𝑋 adalah (… , … ) dan (… , … ).
b) Titik potong dengan sumbu 𝑌, diperoleh jika 𝑥 = 0.
𝑦 = ⋯− ⋯
𝑦=⋯
Jadi, titik potongnya dengan sumbu 𝑌 adalah (… , … ).
3. Koordinat titik puncak atau titik balik
𝑏 (𝑏 2 − 4𝑎𝑐
𝑃 = (− ,− )
2𝑎 4𝑎
… (… − ⋯ … …
𝑃 = (− ,− )
…… ……
𝑃 = (… , … )
Oleh karena 𝑎 = ⋯ (……………), maka 𝑃 merupakan titik balik …………..,
dan parabolanya terbuka ………….
Persamaan sumbu simetrinya adalah
𝑏 …
𝑥=− =− =⋯
2𝑎 …
4. dari uraian di atas, maka sketsa grafik kuadrat 𝑓(𝑥) = 𝑥 2 − 4𝑥 dapat
dilukiskan seperti pada Gambar dibawah ini.
Sumbu simetri
𝑥=⋯
Kunci Jawaban:

Grafik fungsi kuadrat 𝑓(𝑥) = 𝑥 2 − 4𝑥 adalah parabola dengan persamaan 𝑦 =


𝑥 2 − 4𝑥, berarti 𝑎 = 1, 𝑏 = −4, dan 𝑐 = 0. (1 poin)

5. Menentukan nilai diskriminan persamaan kuadrat 𝑥 2 − 4𝑥.


𝐷 = 𝑏 2 − 4𝑎𝑐 (1 poin)
𝐷 = (−4)2 − 4(1)(0) (1 poin)
𝐷 = −16 (1 poin)
Jadi, karena 𝑏 2 − 4𝑎𝑐 < 0, maka grafik fungsi 𝑓 tidak memotong maupun
menyinggung sumbu 𝑋. (1 poin)
6. Titik potong dengan sumbu 𝑋 dan sumbu 𝑌,
c) Titik potong dengan sumbu 𝑋, diperoleh jika 𝑦 = 0.
𝑥 2 − 4𝑥 = 0 (1 poin)
𝑥(𝑥 − 4) = 0 (1 poin)
𝑥1 = 0, 𝑥2 = 4 (1 poin)
Jadi, titik potongnya dengan sumbu 𝑋 adalah (0,0) dan (4,0). (1 poin)
d) Titik potong dengan sumbu 𝑌, diperoleh jika 𝑥 = 0.
𝑦 = (0)2 − 4(0) (1 poin)
𝑦=0 (1 poin)
Jadi, titik potongnya dengan sumbu 𝑌 adalah (0,0). (1 poin)
7. Koordinat titik puncak atau titik balik
𝑏 (𝑏 2 −4𝑎𝑐
𝑃 = (− 2𝑎 , − ) (1 poin)
4𝑎
−4 ((−4)2 −4(1)(0)
𝑃 = (− 2(1) , − ) (1 poin)
4(1)

𝑃 = (2, −4) (1 poin)


Oleh karena 𝑎 = +1 (positif), maka 𝑃 merupakan titik balik minimum, dan
parabolanya terbuka keatas. (1 poin)
Persamaan sumbu simetrinya adalah
𝑏 −4
𝑥 = − 2𝑎 = − 2(1) = 2 (1 poin)

8. dari uraian di atas, maka sketsa grafik kuadrat 𝑓(𝑥) = 𝑥 2 − 4𝑥 dapat


dilukiskan seperti pada Gambar dibawah ini.
Sumbu simetri
𝑥=2

(0,0) (0,4)

𝑃(2, −4)
(1 poin)
Pedoman penskoran:

𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ


skor = 𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
x 100

Mengetahui Banjarmasin, September 2017


Guru Pembimbing, Pengajar,