Anda di halaman 1dari 9

PEMERINTAH KOTA GORONTALO

DINAS KESEHATAN
JL. JAMALAUDIN MALIK NO.52 TELP. 821015. 830336 (0435)
GORONTALO

LAPORAN HASIL KEGIATAN


MUSYAWARAH MASYARAKAT DESA
DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DUNGINGI
BULAN SEPTEMBER TAHUN 2017

1. Dasar : - Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Kesehatan Tahun 2016


- Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK) Tahun 2016
- Surat Perintah Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Gorontalo
No.824/KES/ /IX/2017
2. Maksud : Untuk melaksanakan kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa Tahun
2017
3. Tempat Tujuan : Kantor Kelurahan di Wilayah Kerja Puskesmas Dungingi.
4. Waktu Pelaksanaan : Tanggal 20 September 2017.
5. Hasil Kegiatan : 1. MMD Tingkat Kelurahan Huangobotu :
Permasalahan Yang ditemukan pada Saat Survey Oleh Petugas :
Masih banyak rumah tangga yang tidak memiliki SPAL (Saluran
Pembuangan Air Limbah), Masih ada rumah tangga yang tidak
mempunyai tepat pembuangan sampah, Sebagian besar ibu tidak
memberikan asi esklusif, masih ada ibu hamil yang KEK.
Solusi Yang di dapat pada saat MMD : Untuk SPAL dibuatkan
saluran pipa ke saluran pembuangan induk, diminta Swadaya dari
masyarakat (pemilik rumah), untuk Sampah agar tidak ada lagi
yang membuang sampah sembarangan diharapkan agar tempat
pembuangan sementara dijadikan sebagai lahan untuk tanaman.
2. MMD Tingkat Kelurahan Libuo :
Permasalahan yang ditemukan pada saat survey oleh petugas :
Adanya kandang yang dibuat dengan pemukiman penduduk, masih
ada sebagian masyarakat melakukan BAB sembarangan, SPAL
yang tidak jalan, IPAL yang dibuat tidak terawatt dan terdapat
banyak sampah.
Solusi Yang didapat pada saat MMD : Lintas sektor mengharapkan
kerjasama dengan puskesmas dengan lebih meningkatkan
penyuluhan pada masyarakat. Untuk Saluran yang tidak jalan
masyarakat yang akan melakukan kerja bakti setiap minggu.
3. MMD Tingkat Kelurahan Tuladenggi :
Permasalahan yang ditemukan pada saat survey oleh petugas :
Masih ada sebagian masyarakat yang belum memiliki SPAL,
Terdapat gizi Buruk, Adanya kandang yang dibuat dekat dengan
pemukiman penduduk.
Solusi yang didapat pada saat MMD : Untuk SPAL Lurah yang
akan mengupayakan pembuatan IPAL Komunal, Untuk Kandang
di dekat pemukiman akan dibuat peraturan untuk perizinan yang
dikeluarkan oleh Kantor Kelurahan dimana izin tersebut memuat
persetujuan dari masyarakat sekitar yang akan menjadi lokasi
pembuatan kandang.
4. MMD Tingkat Kelurahan Tomulabutao :
Permasalahan yangditemukan pada saat survey oleh petugas :
Masih ada sebagian masyarakat melakukan BAB sembarang,
SPAL dilokasi perumahan yang tidak mengalir, Sebagian
masyarakat membuang sampah sembarangan, adanya kandang
yang dibuat dekat dengan pemukiman masyarakat.
Solusi yang didapat pada saat MMD : Untuk SPAL pihak dari
Kelurahan akan menggalakkan kerja bakti setiap minggu untuk
membersihkan saluran yang tidak mengalir, untuk kandang akan
diupayakan agar masyarakat yang memiliki kandang tersebut
untuk rajin membersihkan agar masyarakat sekitar kandang tidak
akan merasa terganggu dengan bau yang ditimbulkan dari kandang
itu.
5. MMD Tingkat Kelurahan Tomulabutao Selatan :
Permasalahan yang ditemukan pada saat survey oleh petugas :
SPAL yang tidak jalan dilokasi perumahan, pemberian asi
eksklusif masih rendah, masih ada balita yang jarang melakukan
penimbangan pada saat posyandu
Solusi yang didapat pada saat MMD : untuk pembuangan yang
dikompleks perumahan disarankan diujung pipa pembuangan
diberi saringan/disedot, pembuatan sepitank komunal tetapi
terhalang dengan lokasi yang tidak ada, penyuluhan untuk asi
eksklusif yang masih kurang sehingga dari pihak kelurahan
meminta agar penyuluhan disetiap posyandu lebih ditingkatkan
dan dioptimalkan.
6. Penutup : Demikian Laporan ini dibuat untuk digunakan seperlunya.

Gorontalo, 20 September 2017


Mengetahui
a.n Kepala Puskesmas Dungingi Pelaksana
Kota Gorontalo

Ilyas Hairun, SKM Ranty Kadir, SKM


NIP. 19740123 199602 1 001 NIP. 19771004 200501 2 010
PEMERINTAH KOTA GORONTALO
DINAS KESEHATAN
JL. JAMALAUDIN MALIK NO.52 TELP. 821015. 830336 (0435)
GORONTALO

LAPORAN HASIL KEGIATAN


PENDATAAN SASARAN (TERPADU)
DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DUNGINGI
BULAN MEI TAHUN 2017

1. Dasar : - Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Kesehatan Tahun 2016


- Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK) Tahun 2016
- Surat Perintah Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Gorontalo
No.824/KES/ /V/2017
2. Maksud : Untuk melaksanakan kegiatan pendataan sasaran (Terpadu).
3. Tempat Tujuan : Kelurahan di Wilayah Kerja Puskesmas Dungingi.
4. Waktu Pelaksanaan : Tanggal 02, 03, 05, 09, 17 Mei 2017.
5. Hasil Kegiatan : Kegiatan Pendataan sasaran (Terpadu) ini dilakukan dengan cara
kunjungan rumah pada rumah tangga yang mempunyai bayi dan
balita dengan sasaran umur 9-59 Bulan. Adapun rincian hasil
kegiatan yang dilaksanakan sebagai berikut :

9 – 11 Bulan 12 – 23 Bulan 24 -59 Bulan Total


NO Nama Kelurahan
L P L P L P L P
1. Tuladenggi 11 10 40 42 60 63 111 115
2. Libuo 13 15 55 52 145 141 213 208
3. Tomulabutao 10 11 41 30 101 112 152 153
4. Huangobotu 16 17 74 72 211 188 301 277
5. Tomulabutao Selatan 15 15 51 47 126 122 192 184
Total Keseluruhan 65 68 261 243 643 626 969 937

6. Permasalahan : - Masih ada orang tua bayi dan balita yang tidak ada di
tempat/rumah pada saat pendataan.
- Masih adanya bayi dan balita yang berada di luar daerah.
7. Solusi : Pendataan kembali pada hari berikutnya sampai balita yang tidak
berada ditempat bisa diidentifikasi.
8. Penutup : Demikian Laporan ini dibuat untuk digunakan seperlunya.

Gorontalo, Mei 2017


Mengetahui
Plh. Kepala Puskesmas Dungingi Pelaksana
Kota Gorontalo

1. Dian Dambea, AMd.Kep ...............


NIP. 19881011 201001 2 001
Ilyas Hairun, SKM 2. Sri Suhartini N. Lamanasa, AMd.Kep ...............
NIP. 19740123 199602 1 001 NIP. 19870422 201001 2 001
PEMERINTAH KOTA GORONTALO
DINAS KESEHATAN
JL. JAMALAUDIN MALIK NO.52 TELP. 821015. 830336 (0435)
GORONTALO

LAPORAN HASIL KEGIATAN


PELAYANAN IMUNISASI TAMBAHAN CRASH PROGRAM CAMPAK (CPC)
DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DUNGINGI
BULAN AGUSTUS TAHUN 2017

1. Dasar : - Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Kesehatan Tahun 2016


- Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK) Tahun 2016
- Surat Perintah Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Gorontalo
No.824/KES/ /VIII/2017
2. Maksud : Untuk melaksanakan Pelayanan Imunisasi Tambahan Crash Program
Campak (CPC)
3. Tempat Tujuan : Kelurahan di Wilayah Kerja Puskesmas Dungingi.
4. Waktu Pelaksanaan : Tanggal 01, 02, 03, 04, 05 Agustus 2017.
5. Hasil Kegiatan : Kegiatan ini dilakukan dengan cara Pelayanan Imunisasi di Posyandu
masing – masing kelurahan, dengan sasaran bayi dan balita yang
berumur 9 s/d 59 Bulan. Adapun rincian hasil kegiatan yang
dilaksanakan sebagai berikut :

Data Proyeksi Data Riil Hasil


NO Nama Kelurahan %
L P L P Imunisasi
1. Tuladenggi 85 81 120 117 154 64.97
2. Libuo 227 217 122 116 217 91.17
3. Tomulabutao 130 124 97 85 143 78.57
4. Huangobotu 314 300 168 151 242 75.86
Tomulabutao
5. 229 219 118 115 161 69.09
Selatan
Total Keseluruhan 985 941 625 584 917 75.84

6. Permasalahan : Pada Saat Pelaksanaan kegiatan dilakukan masih ada bayi dan
balita yang datang dalam keadaan sakit sehingga belum diberikan
imunisasi campak.
7. Solusi : Bayi dan balita yang belum mendapatkan imunisasi campak akan
dilakukan kunjungan rumah agar semua bayi dan balita yang ada di
wilayah dungingi mendapatkan suntikan campak tanpa ada yang
terlewatkan.
8. Penutup : Demikian Laporan ini dibuat untuk digunakan seperlunya.

Gorontalo, Agustus 2017


Mengetahui
Kepala Puskesmas Dungingi Pelaksana
Kota Gorontalo

1. Dian Dambea, AMd.Kep ...............


NIP. 19881011 201001 2 001
Hj. Riko Paneo, S.Kep 2. Sri Suhartini N. Lamanasa, AMd.Kep ...............
NIP. 19680112 198403 2 008 NIP. 19870422 201001 2 001
PERTEMUAN ANTARA LINTAS PROGRAM TENTANG MASALAH
YANG ADA DIWILAYAH PUSKESMAS DUNGINGI
HARI KAMIS, 14 DESEMBER 2017

Masalah antara lain :


1. Kelurahan Huangobotu :
Permasalahan Yang ditemukan pada Saat Survey Oleh Petugas :
Masih banyak rumah tangga yang tidak memiliki SPAL (Saluran
Pembuangan Air Limbah), Masih ada rumah tangga yang tidak
mempunyai tepat pembuangan sampah, Sebagian besar ibu tidak
memberikan asi esklusif, masih ada ibu hamil yang KEK.
Solusi Yang di dapat pada saat MMD : Untuk SPAL dibuatkan
saluran pipa ke saluran pembuangan induk, diminta Swadaya dari
masyarakat (pemilik rumah), untuk Sampah agar tidak ada lagi
yang membuang sampah sembarangan diharapkan agar tempat
pembuangan sementara dijadikan sebagai lahan untuk tanaman.
2. Kelurahan Libuo :
Permasalahan yang ditemukan pada saat survey oleh petugas :
Adanya kandang yang dibuat dengan pemukiman penduduk, masih
ada sebagian masyarakat melakukan BAB sembarangan, SPAL
yang tidak jalan, IPAL yang dibuat tidak terawatt dan terdapat
banyak sampah.
Solusi Yang didapat pada saat MMD : Lintas sektor mengharapkan
kerjasama dengan puskesmas dengan lebih meningkatkan
penyuluhan pada masyarakat. Untuk Saluran yang tidak jalan
masyarakat yang akan melakukan kerja bakti setiap minggu.
3. Kelurahan Tuladenggi :
Permasalahan yang ditemukan pada saat survey oleh petugas :
Masih ada sebagian masyarakat yang belum memiliki SPAL,
Terdapat gizi Buruk, Adanya kandang yang dibuat dekat dengan
pemukiman penduduk.
Solusi yang didapat pada saat MMD : Untuk SPAL Lurah yang
akan mengupayakan pembuatan IPAL Komunal, Untuk Kandang
di dekat pemukiman akan dibuat peraturan untuk perizinan yang
dikeluarkan oleh Kantor Kelurahan dimana izin tersebut memuat
persetujuan dari masyarakat sekitar yang akan menjadi lokasi
pembuatan kandang.
4. Kelurahan Tomulabutao :
Permasalahan yangditemukan pada saat survey oleh petugas :
Masih ada sebagian masyarakat melakukan BAB sembarang,
SPAL dilokasi perumahan yang tidak mengalir, Sebagian
masyarakat membuang sampah sembarangan, adanya kandang
yang dibuat dekat dengan pemukiman masyarakat.
Solusi yang didapat pada saat MMD : Untuk SPAL pihak dari
Kelurahan akan menggalakkan kerja bakti setiap minggu untuk
membersihkan saluran yang tidak mengalir, untuk kandang akan
diupayakan agar masyarakat yang memiliki kandang tersebut
untuk rajin membersihkan agar masyarakat sekitar kandang tidak
akan merasa terganggu dengan bau yang ditimbulkan dari kandang
itu.
5. Tomulabutao Selatan :
Permasalahan yang ditemukan pada saat survey oleh petugas :
SPAL yang tidak jalan dilokasi perumahan, pemberian asi
eksklusif masih rendah, masih ada balita yang jarang melakukan
penimbangan pada saat posyandu
Solusi yang didapat pada saat MMD : untuk pembuangan yang
dikompleks perumahan disarankan diujung pipa pembuangan
diberi saringan/disedot, pembuatan sepitank komunal tetapi
terhalang dengan lokasi yang tidak ada, penyuluhan untuk asi
eksklusif yang masih kurang sehingga dari pihak kelurahan
meminta agar penyuluhan disetiap posyandu lebih ditingkatkan
dan dioptimalkan.