Anda di halaman 1dari 180

Profil Kesehatan Kota Surakarta Th.

2013

KATA PENGANTAR

Puji syukur Alhamdulillah kami panjatkan kepada Allah SWT, karena


hanya atas petunjuk-Nya, maka Buku Profil Kesehatan Kota Surakarta Tahun
2013 telah dapat diterbitkan sebagai salah satu keluaran dari upaya pemantapan
dan pengembangan Sistem Informasi Kesehatan.
Profil Kesehatan Kota Surakarta Tahun 2013 merupakan salah satu
upaya untuk memberikan gambaran/informasi hasil-hasil yang telah dicapai
dalam pelaksanaan pembangunan di bidang kesehatan serta situasi daerah dan
pencapaian kegiatan yang telah dilaksanakan dalam upaya meningkatkan derajat
kesehatan masyarakat pada tahun 2013. Profil kesehatan Kota Surakarta juga
merupakan sarana untuk memantau dan mengevaluasi pencapaian
pembangunan kesehatan di Kota Surakarta dan hasil kinerja penyelenggaraan
Standar Pelayanan Minimal Kota Surakarta.
Format penyusunan Profil Kesehatan tahun 2013 mengacu pada
Pedoman Penyusunan Profil Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa
Tengah, ditambah beberapa format data yang disesuaikan dengan kebutuhan
data indikator kinerja SPM-BK. Meski demikian, masih ada beberapa data yang
tidak dapat diisi karena kesulitan mendapatkan datanya.
Untuk lebih meningkatkan mutu Buku Profil Kesehatan Kota Surakarta,
sangat diharapkan saran, tanggapan, dan partisipasi dari semua pihak. Akhirnya
kepada semua pihak yang telah menyumbangkan pikiran, tenaga dan daya
dalam penyusunan Buku Profil Kesehatan Kota Surakarta Tahun 2013,
diucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.

KEPALA DINAS KESEHATAN


KOTA SURAKARTA

dr. SITI WAHYUNINGSIH, M.Kes.


Pembina Utama Muda
NIP. 19631004 198911 2 001

i
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

DAFTAR ISI

Halaman
KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
DAFTAR TABEL iii

BAB I PENDAHULUAN 1
1.1. Latar Belakang 1
1.3. Sistematika Penulisan 2
BAB II GAMBARAN UMUM KOTA 4
2.1. Keadaan Geografi dan Cuaca 4
2.2. Keadaan Kependudukan 6
2.3. Keadaan Ekonomi 8
BAB III PEMBANGUNAN KESEHATAN DAERAH 10
3.1. Dasar 10
3.2. Visi 12
3.3. Misi 12
3.4. Tujuan 11
3.5. Strategi 14
3.6. Sasaran 14
3.7. Program Pembangunan Kesehatan 24
3.8. Target Program sampai tahun 2011 24
3.9. Program Unggulan 29
BAB IV PENCAPAIAN PEMBANGUNAN KESEHATAN 34
4.1. Derajad Kesehatan 34
4.2. Indikator Perilaku Masyarakat 56
4.3. Indikator Kesehatan Lingkungan 61
4.4. Indikator Pelayanan Kesehatan 64
4.5. Program Pengawasan Kefarmasian 70
4.6. Capaian Program Unggulan 71
4.7. Situasi Sumber Daya Kesehatan 74
BAB V PERMASALAHAN 79
BAB VI KESIMPULAN 81
LAMPIRAN TABEL 84

ii
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Bab I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Pembangunan kesehatan merupakan bagian penting dari Pembangunan


Nasional secara menyeluruh, karena menyentuh hampir semua aspek
kehidupan. Pembangunan kesehatan sangat terkait dan dipengaruhi oleh aspek
demografi/kependudukan, keadaan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat
termasuk tingkat pendidikan serta keadaan dan perkembangan lingkungan fisik
dan biologik. Keberhasilan pembangunan kesehatan dapat dilihat dari indikator-
indikator yang digunakan untuk memantau perkembangan derajad kesehatan
masyarakat.
Untuk pencapaian indikator-indikator tersebut, dibutuhkan data dan
informasi yang tepat dan akurat. Kebutuhan data dan informasi kesehatan dari
hari ke hari semakin meningkat. Masyarakat semakin peduli dengan situasi
kesehatan dan hasil pembangunan kesehatan yang telah dilakukan oleh
Pemerintah terutama terhadap masalah-masalah kesehatan yang berhubungan
langsung dengan kesehatan mereka, sebab kesehatan menyangkut hajat hidup
masyarakat luas dan semua orang butuh untuk sehat. Kepedulian masyarakat
akan informasi kesehatan Ini memberikan nilai positif bagi pembangunan
kesehatan itu sendiri. Sehubungan dengan hal tersebut, maka pihak pengelola
program harus bisa menyediakan dan memberikan data dan informasi yang
dibutuhkan masyarakat yang dikemas secara baik, sederhana, informatif dan
tepat waktu.
Dalam tatanan desentralisasi/otonomi daerah di Bidang Kesehatan,
kualitas Sistem Informasi Kesehatan Nasional sangat ditentukan oleh kualitas
dari Sistem Informasi Kesehatan Kabupaten/Kota. Sistem Informasi Kesehatan
merupakan suatu tatanan yang mencakup komponen masukan (input) yang
berupa data tentang kesehatan dan sektor terkait, komponen proses dan
komponen keluaran (output). Selain itu Sistem Informasi Kesehatan
Kabupaten/Kota sangat penting artinya bagi Kabupaten/Kota itu sendiri, yaitu
sebagai sarana penyedia indikator yang menunjukkan tercapai atau tidaknya

1
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

“Kabupaten/Kota Sehat”. Lebih lanjut, Sistem Informasi Kesehatan


Kabupaten/Kota adalah tulang punggung bagi pelaksanaan Pembangunan
Daerah Berwawasan Kesehatan di Kabupaten/Kota yang bersangkutan, karena
informasi kesehatan merupakan bahan dalam proses pengambilan keputusan.
Salah satu produk dari Sistem Informasi Kesehatan Kabupaten/Kota
adalah “Profil Kesehatan Kabupaten/Kota”. Profil Kesehatan Kota Surakarta
disusun untuk dapat menyediakan data dan informasi dalam penyusunan
Rencana Pembangunan Kesehatan Daerah, memberikan analisa-analisa yang
mendukung penyediaan dana/anggaran kesehatan, memberikan data dan
informasi sebagai landasan pengembangan sumber daya kesehatan, serta untuk
evaluasi tahunan kegiatan-kegiatan dan pemantauan pencapaian “Solo Sehat”.
Profil Kesehatan diharapkan juga dapat menyediakan data dan informasi
dalam penyusunan Rencana Pembangunan Kesehatan Daerah, memberikan
analisis-analisis yang mendukung penyediaan dana atau anggaran kesehatan,
memberikan data dan informasi sebagai landasan pengembangan sumber daya
kesehatan.

1.2. Sistimatika Penulisan


Untuk lebih menggambarkan situasi derajat kesehatan dan hasil kinerja
dari sektor kesehatan dan sektor-sektor terkait, maka Buku Profil Kesehatan
Tahun 2013 disusun berdasarkan sistimatika sebagai berikut :

Bab I PENDAHULUAN
Bab ini secara ringkas menjelaskan latar belakang dan sitematika
penulisan Buku Profil Kesehatan. Di dalamnya berisi pula uraian
ringkas dari masing-masing Bab.

Bab II GAMBARAN UMUM KOTA


Bab ini menyajikan tentang gambaran umum Kota Surakarta. Di
dalamnya berisi uraian tentang keadaan geografis dan cuaca, luas
lahan, pemanfaatan lahan, keadaan penduduk, sex ratio, struktur
penduduk menurut golongan umur, angka kelahiran, keadaan sosial
ekonomi, PDRB, angka beban tanggungan dan tingkat pendidikan.

2
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Bab III SITUASI DERAJAD KESEHATAN


Bab ini berisi uraian tentang indikator mengenai angka kematian, angka
kesakitan, dan angka status gizi masyarakat.

Bab IV SITUASI UPAYA KESEHATAN


Bab ini berisi tentang keberhasilan, kemajuan, dan pencapaian
program yang telah ditetapkan selama tahun 2013. Pencapaian
tersebut dianalisa berdasarkan penyebaran wilayah, berdasarkan
waktu (dibandingkan dengan tahun sebelumnya), dengan indikator
yang ada. Indikator yang dimuat dalam buku profil ini adalah Indikator
Indonesia Sehat dan Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan
(SPM BK). Indikator tersebut meliputi perilaku kesehatan, kesehatan
lingkungan, pelayanan kesehatan dan manajemen kesehatan.

Bab V SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN


Bab ini menguraikan tentang sarana kesehatan, tenaga kesehatan,
pembiayaan kesehatan dan sumber daya kesehatan lainnya.

Bab VI KESIMPULAN
Bab ini menguraikan tentang kesimpulan yang dapat diambil dari data
hasil pencapaian kegiatan dan analisa data, serta saran bagi
peningkatan derajad kesehatan pada umumnya, serta kualitas
penyediaan data yang akurat, tepat waktu dan sesuai kebutuhan pada
khususnya.

LAMPIRAN

3
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th 2013

BAB II
GAMBARAN UMUM KOTA

2.1. Keadaan Geografi dan Cuaca


2.1.1. Letak Geografi
Kota Surakarta merupakan salah satu kota besar di Provinsi Jawa Tengah,
terletak di tengah antara kota/kabupaten di Karesidenan Surakarta. Wilayah Kota
Surakarta atau lebih dikenal dengan “Kota Solo” merupakan dataran rendah
dengan ketinggian kurang lebih 92 m dari permukaan laut berada antara
pertemuan sungai Pepe, Jenes dan Bengawan Solo, serta terletak antara :
1100 45’ 15” – 1100 45’ 35” Bujur Timur
70 36’ 00” – 70 56’ 00” Lintang Selatan
Kota Surakarta merupakan daerah yang sangat strategis, karena merupakan
pusat perdagangan bagi daerah-daerah sekitarnya. Hal ini karena Kota Surakarta
dibatasi oleh beberapa daerah yaitu :
Sebelah Utara : Berbatasan dengan Kabupaten Karanganyar dan
Kabupaten Boyolali
Sebelah Timur : Berbatasan dengan Kabupaten Sukoharjo dan Kabupaten
Karanganyar
Sebelah Selatan : Berbatasan dengan Kabupaten Sukoharjo
Sebelah Barat : Berbatasan dengan Kabupaten Sukoharjo dan Kabupaten
Karanganyar

2.1.2. Keadaan Iklim


Suhu udara rata-rata di Kota Surakarta berkisar antara 25,3° C sampai dengan
27,7°C. Sedangkan kelembaban udara berkisar antara 67 persen sampai dengan
85 persen. Hari hujan terbanyak jatuh pada bulan Pebruari dengan jumlah hari
hujan sebanyak 24. Sedangkan curah hujan terbanyak sebesar 459,70 mm jatuh
pada bulan April. Sementara itu, rata-rata curah hujan saat hari hujan terbesar
juga jatuh pada bulan April sebesar 15,30 mm per hari hujan.

4
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th 2013

2.1.3. Keadaan Tanah dan Penggunaan Tanah


Wilayah Kota Surakarta secara umum keadaannya datar, hanya bagian
utara dan timur agak bergelombang dengan ketinggian ± 92 meter diatas
permukaan air laut.
Jenis tanah sebagian merupakan tanah liat berpasir termasuk regosol
kelabu dan alluvial, di wilayah bagian utara tanah liat grumosol serta wilayah
bagian timur laut tanah litosol mediteran.
Secara administratif, Kota Surakarta terbagi dalam 5 (lima) kecamatan,
yaitu Kecamatan Laweyan, Kecamatan Serengan, Kecamatan Pasarkliwon,
Kecamatan Jebres, dan Kecamatan Banjarsari. Luas Kecamatan terluas
ditempati oleh Kecamatan Banjarsari dengan luas mencapai 33.63% dari luas
Kota Surakarta. Seperti halnya dengan kota-kota besar lainnya, luas lahan
terluas terutama merupakan lahan perumahan/pemukiman. Lahan yang
digunakan untuk pemukiman mencapai 65% dari luas tanah Kota Surakarta.
Sebagai daerah perdagangan, industri, dan jasa maka luas lahan untuk kegiatan
ekonomi pada sektor tersebut jauh lebih luas dibandingkan dengan kegiatan di
bidang pertanian. Bahkan di Kecamatan Serengan dan Pasarkliwon sudah tidak
ada lagi lahan pertanian. Sebesar 16% dari seluruh luas tanah di Kota Surakarta
dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi, sebagai usaha di sektor non pertanian.
Gambaran selengkapnya tentang penggunaan tanah di Kota Surakarta
adalah sebagai berikut :
- Perumahan pemukiman : 2.841.36 Ha
- Jasa : 365.46 Ha
- Perdagangan : 245.04 Ha
- Industri : 97.72 Ha
- Tanah Kosong : 118.73 Ha
- Tegalan : 117.46 Ha
- Sawah : 101.95 Ha
- Kuburan : 68.76 Ha
- Lapangan Olah Raga : 62.25 Ha
- Taman Kota : 12.59 Ha
- Lain-lain : 372.74 Ha
Jumlah : 4,404.06 Ha
(Sumber : Kantor BPN Kota Surakarta)

5
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th 2013

2.2. Keadaan Kependudukan

2.2.1. Pertambahan penduduk, distribusi, kepadatan penduduk, sex ratio


dan komposisi penduduk.

2.2.1.1. Pertambahan penduduk.


Berdasarkan data dari Kantor Statistik (Hasil Survey Sosial Ekonomi
Nasional Tahun 2011), jumlah penduduk Kota Surakarta sebesar 500.170 jiwa.
Terdiri dari 243.702 jiwa penduduk laki-laki (48,7%) dan 256.468 jiwa penduduk
perempuan (51,3%).
Bila dibandingkan jumlah penduduk pada tahun 2011 (499.337 jiwa),
maka terjadi peningkatan jumlah penduduk. Jumlah penduduk terbanyak ada di
kecamatan Banjarsari sebesar 158.189 jiwa dan jumlah penduduk terkecil ada di
kecamatan Serengan 43.781 jiwa. Gambaran selengkapnya jumlah penduduk
tiap kecamatan dapat dilihat pada lampiran tabel 1.

2.2.1.2. Kepadatan Penduduk.


Kota Surakarta merupakan kab/kota terpadat di Jawa Tengah. Dengan
luas wilayah Kota Surakarta sebesar 44.04 km2 dan jumlah penduduk sebesar
500.170 jiwa, diperoleh kepadatan penduduk sebesar 11.357 jiwa per km2.
Apabila dibandingkan dengan kepadatan pada tahun sebelumnya sebesar
11.338 jiwa per km2, mengalami sedikit peningkatan. Kepadatan tertinggi ada
pada Kecamatan Pasar Kliwon sebesar 15.393 jiwa per km2, dan kepadatan
terendah ada pada Kecamatan Laweyan 9.891 jiwa per km2. Gambaran
selengkapnya tentang kepadatan penduduk adalah sebagai berikut :

Laweyan : 9.891
Serengan : 13.724
Pasar Kliwon : 15.393
Jebres : 11.013
Banjarsari : 10.681
Kota : 11.357

6
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th 2013

( Sumber : BPS )

7
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th 2013

2.2.1.3. Sex Ratio Penduduk


Perkembangan penduduk menurut jenis kelamin dapat dilihat dari angka
sex ratio, yaitu perbandingan penduduk laki-laki terhadap penduduk perempuan.
Angka sex ratio penduduk tahun 2012 sebesar 95.02%. Ini berarti bahwa setiap
ada 100 orang perempuan maka terdapat 95 orang laki-laki. Dengan demikian
jumlah penduduk perempuan lebih banyak dibandingkan dengan jumlah
penduduk laki-laki. Ini merupakan bahan pemikiran khususnya dalam
mengantisipasi resiko angka kelahiran dan perencanaan program pemberdayaan
perempuan.

2.2.1.4. Angka Ketergantungan ( Dependency ratio )


Susunan penduduk menurut golongan umur dan jenis kelamin dapat
dilihat pada grafik sebagai berikut:
Grafik 1. Susunan Penduduk menurut Golongan Umur & Jenis Kelamin

Berdasarkan grafik diatas, maka didapatkan angka ketergantungan


sebesar 37.32% Ini berarti setiap 100 orang penduduk produktif menanggung 37
orang non produktif.

2.2.2. Pendidikan penduduk


Salah satu indikator indeks pembangunan manusia adalah tingkat
pendidikan penduduk. Untuk kota Surakarta, berdasarkan data dari BPS Kota
Surakarta, maka banyaknya penduduk menurut pendidikan (umur 10 tahun ke
atas) tahun 2012 adalah sebagai berikut:

8
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th 2013

Grafik 2. Komposisi Penduduk Berdasarkan Tingkat Pendidikan


Kota Surakarta Tahun 2012

Tdk/blm
Univ
pernah
12.33% sekolah Tdk/blm
2.74% tamat SD
AK/Diploma
9.96%
5.62%

SD/MI
SLTA/ MA 19.22%
30.34%

SLTP/ MTs
19.79%

2.2.3. Keadaan Ekonomi

2.2.3.1. Mata pencaharian


Salah satu ukuran untuk mengetahui ekonomi suatu wilayah adalah
dengan melihat komposisi penduduk berdasarkan mata pencaharian.
Berdasarkan data dari Monografi Kelurahan (Buku Kota Surakarta Dalam Angka
2011) maka mata pencaharian penduduk, adalah sebagai berikut:
Tabel 1. Mata Pencaharian Penduduk Kota Surakarta Tahun 2011
NO MATA PENCAHARIAN JUMLAH %
1. Petani sendiri 481 0.11%
2. Buruh tani 758 0.17%
3. Pengusaha 12,743 2.94%
4. Buruh Industri 76,418 17.63%
5. Buruh Bangunan 65,048 15.01%
6. Pedagang 39,796 9.81%
7. Pengangkutan 21,132 4.88%
8. PNS/ABRI 24,343 5.62%
9. Pensiunan 17,586 4.06%
10. Lain-lain 171.100 39.48%
Jumlah 433,405 100%

9
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th 2013

Sumber : Buku Surakarta Dalam Angka 2011


Berdasarkan tabel di atas, terlihat bahwa prosentase terbesar penduduk
di Surakarta adalah sebagai buruh, yaitu sebesar 32.64% (buruh industri &
buruh bangunan).

2.2.3.2. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).


Produk Domestik Regional Bruto merupakan indikator untuk mengukur
tingkat pertumbuhan ekonomi dan tingkat pendapatan masyarakat. Berdasarkan
BPS Kota Surakarta (Tahun 2009), laju pertumbuhan ekonomi diukur dari
besarnya nilai PDRB atas dasar harga konstan dari tahun ke tahun. Pada tahun
2008, terjadi kenaikan relatif sedang yaitu 5.90%, sedangkan untuk
pertumbuhan harga berlaku sebesar 12.39%. Untuk lebih jelasnya, tentang
pertumbuhan PDRB tahun 2004 s/d 2011 dapat dilihat pada tabel sebagai
berikut:
Tabel. 2 Perkembangan Produk Domestik Regional Bruto
Kota Surakarta
Tahun 2004 s/d 2011 (jutaan rupiah)
BERLAKU KONSTAN
Tahun
NILAI % PERUBAHAN NILAI %PERUBAHAN
2004 4,756,559.52 11.87 3,669,373.45 5.80
2005 5,585,776.84 17.43 3,858,169.67 5.15
2006 6,190,112.55 10.82 4,067,529.94 5.43
2007 6,909,094.57 11.62 4,304,260.18 5.82
2008 7,901,886.06 14.37 4,549,342.95 5.69
2009 8,880,691.24 12.39 4,817,877.63 5.90
2010 9,941,136,56 11.94 5,103,886.24 5.94
2011 10,992,971.19 10.58 5,441,912.32 6.62

Berdasarkan tabel di atas, dapat dilihat bahwa semenjak tahun 2004


hingga tahun 2011 pertumbuhan ekonomi mengalami kenaikan (pertumbuhan
positif) meskipun keadaan ekonomi masih belum menggembirakan. Sedangkan
Produk Domestik Regional Bruto Perkapita tahun 2011 menurut harga berlaku

10
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th 2013

mengalami pertumbuhan sebesar 10.58% dibanding tahun 2010, dan menurut


harga konstan mengalami pertumbuhan sebesar 6.62% dibanding tahun 2010.

11
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Bab III
PEMBANGUNAN KESEHATAN DAERAH

3.1. DASAR

Dasar pembangunan kesehatan adalah nilai kebenaran dan aturan pokok yang
menjadi landasan untuk berfikir dan bertindak dalam penyelenggaraan
pembangunan kesehatan. Dasar-dasar berikut ini merupakan landasan dalam
penyusunan Visi, Misi dan Strategi serta petunjuk pokok pelaksanaan
pembangunan kesehatan:
3.1.1. Perikemanusiaan
Setiap kegiatan, proyek, program pembangunan kesehatan harus
berlandaskan perikemanusiaan yang dijiwai, digerakkan, dan
dikendalikan oleh keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha
Esa.
3.1.2. Pemberdayaan dan Kemandirian
Individu, keluarga, dan masyarakat beserta lingkungannya bukan saja
menjadi obyek, namun sekaligus pula sebagai subyek kegiatan dalam
program kesehatan. Segenap komponen bangsa bertanggung jawab
untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan individu,
keluarga, dan masyarakat beserta lingkungannya. Setiap kegiatan dalam
program kesehatan harus mampu membangkitkan peran serta individu,
keluarga, dan masyarakat sedemikian rupa sehingga setiap individu,
keluarga, dan masyarakat dapat menolong dirinya sendiri.
Dengan dasar ini, setiap individu, keluarga, dan masyarakat melalui
kegiatan dalam program kesehatan difasilitasi agar mampu mengambil
keputusan yang tepat ketika membutuhkan pelayanan kesehatan. Warga
masyarakat harus mau bahu membahu menolong siapa saja yang
membutuhkan pertolongan agar dapat menjangkau fasilitas kesehatan
yang sesuai kebutuhan dalam waktu sesingkat mungkin. Di lain pihak,
fasilitas pelayanan kesehatan yang ada perlu diperdayakan agar mampu
memberikan pertolongan kesehatan yang berkualitas, terjangkau, sesuai
dengan norma sosial budaya setempat serta tepat waktu.
10
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

3.1.3. Adil dan Merata


Setiap individu, keluarga, dan masyarakat mempunyai kesempatan yang
sama untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang dibutuhkan sehingga
dapat mencapai derajad kesehatan yang setinggi-tingginya. Kesempatan
untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas, terjangkau,
dan tepat waktu tidak boleh memandang perbedaan ras, golongan,
agama dan status sosial ekonomi seorang individu, keluarga, atau
sekelompok masyarakat.
Pembangunan kesehatan yang cenderung urban-based harus terus
diimbangi dengan upaya-upaya pelayanan kesehatan yang bersifat
rujukan, bersifat luar gedung, maupun yang bersifat satelit pelayanan.
Dengan demikian, pembangunan kesehatan dapat menjangkau kantong-
kantong penduduk resiko tinggi yang merupakan penyumbang terbesar
kejadian sakit dan kematian. Kelompok penduduk inilah yang
sesungguhnya lebih membutuhkan pertolongan karena selain lebih rentan
terhadap panyakit, kemampuan membayar mereka jauh lebih sedikit.
3.1.4. Pengutamaan dan Manfaat
Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran dan/ atau
kesehatan dalam kegiatan dalam program kesehatan harus
mengutamakan peningkatan kesehatan diselenggarakan agar
memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi peningkatan derajat
kesehatan. Kegiatan dalam program kesehatan diselenggarakan dengan
penuh tanggung jawab, sesuai dengan standar profesi dan perundang-
undangan yang berlaku serta mempertimbangkan dengan sungguh-
sungguh kebutuhan dan kondisi spesifik daerah.

11
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

3.2. VISI
Visi pembangunan kesehatan Kota Surakarta yang ingin dicapai adalah
”Terwujudnya Masyarakat Surakarta yang sehat, mandiri dan berbudaya”
Sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya maka Dinas Kesehatan Kota
Surakarta adalah penggerak pembangunan kesehatan guna terwujudnya
masyarakat Surakarta yang sehat, mandiri dan berbudaya.

3.3. MISI
Misi , fungsi dan kewenangan seluruh jajaran organisasi kesehatan di Kota
Surakarta, yang bertanggung jawab secara teknis terhadap pencapaian
tujuan dan sasaran pembangunan kesehatan Kota Surakarta.
Untuk mewujudkan visi tersebut ada misi yang diemban yaitu :

1. Mengoptimalkan pelayanan kesehatan yang paripurna.


Disamping berperan sebagai dinamisator, maka Dinas Kesehatan
juga melakukan pembangunan kesehatan yang meliputi : upaya
kesehatan perorangan dan upaya kesehatan masyarakat.

2. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Kesehatan

3. Meningkatkan sistim kewaspadaan dini penanggulangan


penyakit.
Pengumpulan, pengolahan dan analisa data pengamatan penyakit
sebagai upaya untuk mencegah terjadinya kejadian luar biasa dan
wabah penyakit.

4. Memantapkan manajemen kesehatan yang efektif, efisien dan


akuntabel.
Peningkatan kinerja dan mutu upaya kesehatan dilakukan oleh Dinas
Kesehatan melalui pengembangan kebijakan pembangunan
kesehatan, yang meliputi kebijakan manajerial, kebijakan teknis serta
pengembangan standar dan pedoman berbagai upaya kesehatan.

12
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Dengan terciptanya manajemen kesehatan yang akuntabel di


lingkungan Dinas Kesehatan, diharapkan fungsi-fungsi administrasi
kesehatan dapat terselenggara secara fektif dan efisien yang
didukung oleh sistem informasi kesehatan, IPTEK serta hukum
kesehatan.

5. Meningkatnya upaya promotif dan preventif untuk mewujudkan


budaya hidup bersih dan sehat serta kemandirian masyarakat.
Lebih mengedepankan upaya promotif dan preventif tanpa
mengabaikan upaya kuratif dan rehabilitatif. Upaya promotif dan
preventif lebih efisien dibandingkan upaya kuratif dan rehabilitatif.

6. Menggerakkan kemitraan dan peran serta masyarakat di bidang


kesehatan.
Keberhasilan pembangunan berwawasan kesehatan tidak hanya
semata-mata hasil usaha keras sektor kesehatan saja, tetapi sangat
dipengaruhi oleh kontribusi dari berbagai sektor pembangunan
lainnya. Dinas Kesehatan berperan sebagai penggerak utama dalam
memfasilitasi sektor-sektor lain agar segala upayanya memberikan
kontribusi yang posistif terhadap perwujudan pembangunan
berwawasan kesehatan.

3.4. TUJUAN
Guna mewujudkan Misi tersebut, terdapat Tujuan yang akan dicapai oleh
Dinas Kesehatan Kota Surakarta, yaitu :
1. Meningkatnya derajat kesehatan ibu, anak, remaja dan lansia.
2. Menurunnya angka kesakitan dan kematian penyakit menular dan penyakit
tidak menular.
3. Meningkatnya pengawasan dan pembinaan kesehatan lingkungan.
4. Meningkatnya status gizi masyarakat.
5. Tersedianya sumber daya kesehatan yang berkualitas untuk mewujudkan
pelayanan sesuai standar.
13
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

6. Meningkatnya kemandirian masyarakat di bidang kesehatan.


7. Meningkatnya budaya hidup bersih dan sehat.
8. Meningkatnya kemitraan dan peran serta masyarakat di bidang kesehatan
9. Berkembangnya sistem informasi kesehatan yang efektif.
10. Optimalnya fungsi regulasi Dinas Kesehatan.

3.5. STRATEGI
Guna tercapainya tujuan yang telah ditetapkan tersebut maka diperlukan
strategik sebagai berikut :
1. Mengembangkan dan meningkatkan kemitraan dengan masyarakat, lintas
sektor, institusi pendidikan kesehatan, sarana kesehatan, organisasi profesi
dan dunia usaha dalam rangka sinergisme, koordinasi diantara pelaku
pembangunan guna mendorong pembangunan berwawasan kesehatan.
2. Mewujudkan komitmen Pembangunan berwawasan kesehatan, melalui
peningkatan advokasi kesehatan kepada stake holder.
3. Mendorong pemerataan, jangkauan, dan mutu pelayanan kesehatan secara
menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan sesuai standar pelayanan
minimal.
4. Memantapkan kebijakan dan manajemen pembangunan kesehatan di semua
jenjang administrasi melalui pengembangan kebijakan, sistem informasi,
keterpaduan dalam perencanaan, penatalaksanaan dan evaluasi serta
memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam
menanggulangi masalah kesehatan.
5. Mengoptimalkan sumber daya kesehatan yang ada melalui peningkatan
kompetensi dan profesionalisme SDM kesehatan

3.6. SASARAN
Agar pembangunan kesehatan dapat diselenggarakan dengan berhasil guna dan
berdaya guna, maka sasaran yang akan dicapai pada akhir tahun 2012 adalah :

14
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Tabel 3.Sasaran Strategis Tahun 2013

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

(1) (2) (3)


Peningkatan keselamatan Ibu
Melahirkan meliputi:
Menurunkan Angka kematian ibu dari 157 Jumlah kematian ibu per
131
per 100.000 klh tahun 2009 menjadi 50 per 100.000 KLH
100.000 klh pada tahun 2015
Mempertahankan Cakupan pelayanan ibu Persentase pelayanan ibu hamil
100%
hamil K1 100% tahun 2015 K1

Meningkatkan cakupan pelayanan ibu hamil Persentase pelayanan ibu hamil


98%
K4 dari 96% tahun 2009 menjadi 100% K4
tahun 2015
Mempertahankan Cakupan pertolongan Persentase pertolongan
100%
persalinan tenaga kesehatan 100% tahun persalinan tenaga kesehatan
2015
Mempertahankan Cakupan penanganan ibu Persentase penanganan ibu
100%
hamil/ ibu bersalin risti 100% tahun 2015 hamil/ ibu bersalin risti
Meningkatkan cakupan akseptor KB Aktif Persentase cakupan akseptor KB
75%
dari 72% tahun 2009 menjadi 80% tahun aktif
2015

Peningkatan Pelayanan Kesehatan


Anak meliputi :
Menurunkan Angka kematian balita dari 0,2 Jumlah kematian balita per
0,18
per 1000 klh tahun 2009 menjadi 0,15 pada 1000 KLH
tahun 2015

Menurunkan Angka kematian bayi dari 5,7 Jumlah kematian bayi per 1000
5,2
per 1000 klh menjadi 4 pada tahun 2015 KLH

Mempertahankan cakupan pelayanan Cakupan pelayanan neonatal


100%
neonatal (KN1) 100% tahun 2015 (KN1)
Cakupan pelayanan neonatal (KN3) dari Cakupan pelayanan neonatal
98%
97,7% menjadi 100% tahun 2015 (KN3)

15
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

(1) (2) (3)


Meningkatkan cakupan deteksi dini tumbuh Cakupan deteksi dini tumbuh
80%
kembang balita menjadi 100 % tahun 2015 kembang balita

Mempertahankan cakupan penanganan Persentase penanganan BBLR


100%
Berat Bayi Lahir Rendah 100% tahun 2015

Peningkatan pelayanan kesehatan


reproduksi remaja meliputi :

Cakupan pelayanan kesehatan remaja dari Persentase pelayanan


54%
48,3% menjadi 70% tahun 2015 kesehatan remaja
Meningkatnya jumlah kelompok remaja per Jumlah kelompok remaja per
5
kelurahan yang diberi penyuluhan KRR dari kelurahan yang dibina
2 menjadi 6 tahun 2015
Meningkatnya cakupan remaja yang Persentase remaja yang
2,75%
mendapat konseling KRR di Puskesmas mendapat konseling di
sebesar 4 % dari jumlah remaja pada tahun puskesmas
2015
Meningkatnya persentase cakupan kader Persentase kader kesehatan
3%
kesh remaja SMP dan SMA sebesar 5% SMP dan SMA
pada tahun 2015
Mempertahankan cakupan penjaringan Persentase penjaringan
100%
kesehatan siswa SD 100% kesehatan siswa SD
Meningkatkan cakupan SMP yg Persentase penjaringan
15%
melaksanakan penjaringan kesehatan dari kesehatan siswa SMP
8% tahun 2009 menjadi 25 % pada tahun
2015

Meningkatkan cakupan SMA yg Persentase penjaringan


15%
melaksanakan penjaringan kesehatan dari kesehatan siswa SMA
8,5% tahun 2009 menjadi 25 % pada tahun
2015
Meningkatkan cakupan pelayanan usila dari Persentase pelayanan
40%
11,23% menjadi 60% pada tahun 2015 kesehatan pra usila dan usila

Menurunnya angka kesakitan DBD dari 13,2 Angka kesakitan demam


10
tahun 2009 menjadi 4 tahun 2015 berdarah per 10.000 penduduk

16
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

(1) (2) (3)


Menurunnya angka kematian DBD dari 1,02 Angka kematian demam
1%
tahun 2009 menjadi 1% tahun 2015 berdarah
Mempertahankan Penanganan kasus DBD Penanganan kasus demam
100%
100% tahun 2015 berdarah

Menurunnya angka HI nyamuk di Angka House Indeks


<5
pemukiman sebesar 8,1 tahun 2009 Pemukiman < 5
menjadi < 0.5 tahun 2015

Menurunnya angka House Indeks nyamuk Angka House Indeks nyamuk di


0
di sekolah sebesar 15,2 tahun 2009 menjadi Sekolahan
0 tahun 2015
Menurunnya angka HI Tempat - tempat Angka House Indeks tempat -
0
umum sebesar 5,5 % tahun 2009 menjadi 0 tempat umum
tahun 2015
Meningkatnya angka penemuan TB Paru dr Angka penemuan penderita TB
80%
76,2% tahun 2009 menjadi 90% tahun paru
2015

Mempertahankan angka kesembuhan TB Angka kesembuhan TB paru


98%
Paru 98 % tahun 2015

Meningkatnya Penemuan kasus HIV dari Penemuan kasus HIV


0,60%
0,35% tahun 2009 menjadi 1% tahun 2015

Dua (2) Puskesmas menyelenggarakan Jumlah puskesmas


2
pelayanan VCT tahun 2015 menyelenggarakan pelayanan
VCT
100% puskesmas melakukan sosialisasi PTM Persentase Puskesmas
100%
tahun 2015 melakukan sosialisasi PTM
tahun 2015
100% puskesmas melakukan deteksi dini
Persentase puskesmas 100%
PTM tertentu tahun 2015
melakukan deteksi dini PTM
tertentu tahun 2015
Mempertahankan kelurahan UCI 100%
Persentase kelurahan mencapai 100%
tahun 2015
UCI

17
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

(1) (2) (3)


Meningkatnya angka penemuan AFP dr 1,6
Angka penemuan AFP per >2
menjadi > 2 tahun 2015
100.000 penduduk < 15 tahun

Mempertahankan penanganan KLB < 24


Persentase kelurahan KLB 100%
jam 100% tahun 2015
ditangani < 24 jam

Meningkatnya kepemilikan jamban dari 88%


Persentase keluarga dengan 90%
tahun 2009 menjadi 90% tahun 2015
kepemilikan jamban

Meningkatnya kepemilikan SPAL dari 86%


Persentase keluarga dengan 87%
tahun 2009 menjadi 90% tahun 2015
kepemilikan SPAL
Meningkatnya keluarga dg akses Air Bersih
Persentase keluarga dengan 85%
dari 80% tahun 2009 menjadi 100% tahun
akses air bersih
2015
Meningkatnya keluarga dg rumah sehat dari
Persentase keluarga dengan 71%
70,7% menjadi >75% tahun 2015
rumah sehat
Meningkatnya angka bebas jentik dari Persentase rumah dengan
95%
91,9% tahun 2009 menjadi 95% tahun angka bebas jentik >95%
2015
Mempertahankan TTU MS 80% tahun 2015 Persentase TTU memenuhi
80%
syarat

Meningkatnya TPM Memenuhi Syarat (MS)


Persentase TPM memenuhi 86%
dari 84% tahun 2009 menjadi 90 % tahun
syarat
2015
Meningkatnya Air Bersih Memenuhi Syarat
Persentase air bersih memenuhi 80%
(AB MS) bakteriologis dari 49 tahun 2009
syarat bakteriologis
menjadi 80 tahun 2015

Mempertahankan jamban Memenuhi Syarat


Persentase jamban memenuhi 85%
(MS) 85% tahun 2015
syarat
Mempertahankan cakupan Rumah Makan
Persentase RM memenuhi 100%
memenuhi syarat 100% tahun 2015
syarat
Meningkatnya cakupan Depot Air Minum
Persentase DAM memenuhi 85%
Memenuhi Syarat (DAM MS) dari 76% tahun
syarat
2009 menjadi 100% tahun 2015

18
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

(1) (2) (3)


Meningkatnya persentase kelurahan bebas Persentase Kelurahan bebas
96%
rawan gizi pada dari 96,08% tahun 2009 rawan gizi
menjadi 100% tahun 2015
Menurunnya persentase balita gizi buruk Persentase balita gizi buruk
0,04%
dari 0,05 % tahun 2009 menjadi 0,02%
tahun 2015
Menurunnya persentase balita gizi kurang Persentase balita gizi kurang
6,40%
dari 6,8% tahun 2009 menjadi 5% Tahun
2015
Meningkatnya persentase balita naik berat Persentase balita naik berat
76%
badan dari 69,1% tahun 2009 menjadi badan
80% tahun 2015
Menurunnya persentase Bumil KEK dari Persentase ibu hamil KEK
4,20%
4,42% tahun 2009 menjadi 3% tahun 2015

Meningkatnya persentase anak SD dengan Persentase gizi baik anak SD


76%
gizi baik dari 76,03% tahun 2009 menjadi
80% tahun 2015
Meningkatnya persentase ASI Eksklusif dari Cakupan ASI Eksklusif
35%
30,6% tahun 2009 menjadi 50% tahun
2015
Meningkatnya persentase pemberian Persentase pemberian makanan
40%
makanan pendamping ASI pada anak usia 6 pendamping ASI pada Anak
- 24 bln keluarga miskin dari 30% tahun Usia 6 - 24 bln keluarga miskin
2009 menjadi 100 % tahun 2015
Mempertahankan persentase bayi mendapat Persentase bayi mendapat
100%
kapsul vitamin A 100% tahun 2015 kapsul vitamin A dosis tinggi

Mempertahankan persentase balita Persentase Balita mendapat


100%
mendapat kapsul vitamin A 100% tahun vitamin A dosis tinggi 2x
2015 setahun
Meningkatnya persentase ibu nifas Persentase ibu nifas mendapat
92%
mendapat kapsul vitamin A dari 90,5% kapsul vitamin A dosis tinggi
tahun 2009 menjadi 100% tahun 2015
Meningkatnya persentase ibu hamil Cakupan ibu hamil mendapat
92%
mendapat Fe90 dari 90,1% thn 2009 tablet Fe 90 tablet
menjadi 100% thn 2015
Meningkatnya persentase garam beredar Cakupan garam beredar
78,50%
memenuhi syarat dari 78,23% tahun 2009 memenuhi syarat

19
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

(1) (2) (3)


menjadi 90% tahun 2015

Meningkatnya persentase masyarakat Cakupan masyarakat


95%
mengkonsumsi yodium dari 94,97% tahun mengkonsumsi yodium cukup
2009 menjadi 97% tahun 2015
Meningkatnya persentase kelurahan dengan Cakupan kelurahan dengan
70%
yodium cukup dari 66,7% tahun 2009 yodium baik
menjadi 90% tahun 2015
Mempertahankan pelayanan rawat jalan Persentase kunjungan baru
18,80%
Puskesmas sebesar 18,8% sampai dengan rawat jalan di Puskesmas
tahun 2015
Meningkatnya jumlah kunjungan Puskesmas Jumlah Kunjungan puskesmas
160
dari 156 org/hr th 2009 menjadi 180 orang per hari
orang/hari th 2015
Mempertahankan kualitas pelayanan gawat Persentase kemampuan gawat
100
darurat di Puskesmas dan rumah sakit yang darurat
telah tersedia 100%
Tercapainya pelayanan rawat inap Persentase pelayanan rawat
0,42%
Puskesmas 0,5% tahun 2015 inap

Mempertahankan penanganan pelayanan Persentase penanganan


100%
rawat jalan maskin 100% tahun 2015 pelayanan rawat jalan Maskin

Mempertahankan penanganan pelayanan Persentase penanganan


100%
rawat inap maskin 100% tahun 2015 pelayanan rawat inap Maskin

Peningkatan pelayanan kesehatan jiwa dari Persentase pelayanan


0,13%
0,13% tahun 2009 menjadi 10% tahun kesehatan jiwa di Puskesmas
2015 dan Rs diluar RS Jiwa
Mempertahankan persentase pelayanan Persentase RS dan PMI yang
100%
transfusi darah 100% tahun 2015 menyediakan darah

Meningkatnya jumlah Puskesmas Persentase kegiatan UKK


42%
menyelenggarakan UKK dari 40% tahun Puskesmas
2009 menjadi 50% tahun 2015
Meningkatnya Puskesmas yg mengalami Jumlah Puskesmas yang
9
peningkatan fisik dari 6 pd th 2009 mjd 13 mengalami peningkatan
pd th 2015
Meningkatnya Puskesmas pembantu yg Jumlah Puskesmas Pembantu
6
mengalami peningkatan fisik dari 4 th 2009 yang mengalami peningkatan
mjd 16 th 2015

20
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

(1) (2) (3)


Meningkatnya jumlah mobil pusling yang Jumlah Pusling yang berfungsi
17
berfungsi dengan baik dengan baik

Mempertahankan puskesmas dengan alkes Persentase Puskesmas dengan


100
sesuai standar 100% tahun 2015 alkes sesuai standar

Meningkatnya jumlah rumah dinas yang Jumlah Rumah Dinas yang


7
berfungsi dengan baik dari 33 rumah dinas mengalami peningkatan
yang ada menjadi 52 tahun 2015
Meningkatnya gedung kantor yang Pembangunan UPT Instalasi
1
berfungsi dengan baik pada tahun 2015 Farmasi
Meningkatkan jumlah Puskesmas Jumlah Puskesmas memiliki
10
bersertifikat ISO dari 7 tahun 2009 menjadi sertifikasi ISO 2000:9001
17 pada tahun 2015
Mempertahankan persentase cakupan Persentase pelayanan perijinan
100%
perijinan nakes dan sarkes 100% pada tenaga kesehatan
tahun 2015
Mempertahankan pelayanan rawat jalan Persentase kunjungan baru
18,80%
Puskesmas sebesar 18,8% sampai dengan rawat jalan di Puskesmas
tahun 2015
Tersusunnya Perda Jamkesda pada tahun Tersusunnya Perda Jamkesda
Ada
2015

Mempertahankan pelayanan dasar ASKES Terpenuhinya Pelayanan Dasar


100%
PNS 100 % ASKES PNS
Meningkatnya ketersediaan obat esensial di Terpenuhinya jumlah dan jenis
91%
puskesmas dari 90% tahun 2009 menjadi obat esensial di UPT Puskesmas
95% pada tahun 2015
Mempertahankan persentase pengadaan Persentase ketersediaan obat
100%
dan ketersediaan obat generik 100% tahun generik
2015
Meningkatnya Puskesmas memenuhi syarat Persentase Puskesmas
90%
pengelolaan kefarmasian 80% tahun 2009 memenuhi syarat pengelolaan
menjadi 95% ditahun 2015 kefarmasian
Meningkatnya sarana kefarmasian yang
Cakupan sarana kesehatan 90%
memenuhi ketentuan perundangan dari
memenuhi syarat pelayanan
90% tahun 2009 menjadi 95% ditahun
kefarmasian
2015

21
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

(1) (2) (3)


Meningkatnya distributor makmin yg
Persentase distributor mak.min 62%
memenuhi syarat dari 60% tahun 2009
memenuhi syarat/aman
menjadi 70% pada tahun 2015
Meningkatnya IRTP yg memenuhi syarat
Persentase IRT memenuhi 85%
kesehatan dari 82,5% tahun 2009 menjadi
syarat
95% tahun 2015
Meningkatnya pangan yang beredar
Persentase keamanan pangan 82%
dipasaran yg memenuhi syarat dari 80%
yang beredar di pasaran
tahun 2009 menjadii 85% tahun 2015

Mempertahankan cakupan Industri Kecil


Cakupan industri kecil obat 85%
Obat Tradisional (IKOT) berijin yg
tradisional yg memenuhi CPOTB
memenuhi CPOTB tetap 100% pada tahun
2015
Meningkatnya ketersediaan obat esensial di
Terpenuhinya jumlah dan jenis 91%
puskesmas dari 90% tahun 2009 menjadi
obat esensial di UPT Puskesmas
95% pada tahun 2015
Tersedianya tenaga kesehatan fungsional
Persentase tenaga fungsional 70%
tersertifikasi dari 63,60 % th 2009 mjd 90
yang bersertifikat
% tahun 2015

Tercapainya cakupan rumah tangga sehat


Cakupan rumah tangga Sehat 65,00%
utama & paripurna 75% th 2015
utama & paripurna

Meningkatnya persentase cakupan SD


Cakupan SD dengan PHBS 92%
dengan PHBS tatanan sehat utama dan
tatanan sehat utama dan
paripurna dari 92% pada tahun 2009
paripurna
menjadi 100% pada tahun 2015
Meningkatkan persentase cakupan SLTP
Cakupan SLTP dengan PHBS 5%
dengan PHBS tatanan sehat utama dan
tatanan sehat utama dan
paripurna dari 2% pada tahun 2009 menjadi
paripurna
40% pada tahun 2015

Meningkatkan persentase cakupan SLTA


Cakupan SLTA dengan PHBS 5%
dengan PHBS tatanan sehat utama dan
tatanan sehat utama dan
paripurna dari 1,4% pada tahun 2009
paripurna
menjadi 35% pada tahun 2015
Meningkatnya persentase cakupan
Cakupan penyuluhan P3 Napza 5%
penyuluhan P3 NAPZA dari 3,7% di tahun
2009 menjadi 15% pada tahun 2015

22
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

(1) (2) (3)


Meningkatnya upaya kesehatan
berbasis masyarakat meliputi :

Meningkatnya persentase posyandu


Persentase posyandu mandiri 51,07%
dengan strata mandiri dari 51% tahun 2009
menjadi 55% pada tahun 2015
Meningkatnya persentase kelurahan siaga
Persentase kelurahan siaga aktif 65%
aktif dari 60% pada tahun 2009 menjadi
80% pada tahun 2015
Meningkatnya persentase cakupan dokter
Persentase dokter kecil terlatih 7,62%
kecil terlatih dari 7,62% pada tahun 2009
menjadi 14% pada tahun 2015
Meningkatnya persentase institusi Persentase Institusi
73%
mengumpulkan data profil kesehatan secara mengumpulkan data profil kesh
tepat waktu dari 70% pada tahun 2009 secara tepat waktu
menjadi 90% pada tahun 2015
Tersedianya sistem informasi kesehatan Tersedianya sistem informasi
Ada
yang terintegrasi di Dinas kesehatan pada kesehatan yang terintegrasi di
tahun 2015 Dinas kesehatan
Meningkatnya persentase pelaporan
Persentase pelaporan sismkesda 60%
simkesda secara on-line dari 50% pada
secara on-line
tahun 2009 menjadi 100% pada tahun 2015
Meningkatkan persentase capaian SPM Persentase capaian SPM untuk
76%
untuk tiap indikator dari 75% tahun 2009 tiap indikator ≥ 80 %
menjadi 80 % tahun 2015

Mempertahankan optimalnya fungsi


Presentase UPT yang 100%
pelayanan di 19 UPT Dinas Kesehatan
memenuhi target pendapatan
Mempertahankan tersedianya dokumen
Tersedianya dokumen 100%
perencanaan terpadu di Dinas Kesehatan
perencanaan terpadu
100% tahun 2015
Mempertahankan tersedianya laporan
Tersedianya laporan 100%
akuntabilitas kinerja 100% tahun 2015
akuntabilitas kinerja
Mempertahankan pencapaian restribusi Persentase pencapai Realisasi
100%
100% dari target tahun 2015 target restribusi
Tercapainya Dinas Kesehatan & UPT yang Tercapainya Dinas Kesehatan &
100%
melakukan analisa pemanfaatan barang UPT yang melakukan analisa
100% tahun 2015 pemanfaatan barang

23
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

(1) (2) (3)


Mempertahankan cakupan UPT yang Persentase UPT yg membuat
100%
membuat dokumen perencanaan 100% dokumen perencanaan
tahun 2015
Meningkatnya anggaran kesehatan dari Persentase angggaran
10%
8,08% tahun 2009 menjadi 15% tahun kesehatan terhadap APBD kota
2015

3.6. Program Pembangunan Kesehatan

Menyadari keterbatasan sumber daya, serta disesuaikan dengan


prioritas masalah dan kecenderungannya yang akan datang maka ditetapkan
program sebagai berikut :
1. Program Obat dan Perbekalan Kesehatan
2. Program Upaya Kesehatan
3. Program Pengawasan Obat dan Makanan
4. Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
5. Program Perbaikan Gizi Masyarakat
6. Program Pengembangan Lingkungan Sehat
7. Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit
8. Program Standarisasi Pelayanan Kesehatan
9. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Puskesmas dan Jaringannya
10. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit
11. Program Kemitraan Peningkatan Pelayanan Kesehatan
12. Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Anak Balita
13. Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Lansia

24
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

14. Program Pertolongan Persalinan Bagi Ibu Hamil Kurang Mampu

3.7. Target Program sampai dengan tahun 2013

3.7.1. Program Obat dan Perbekalan Kesehatan


 Terpenuhinya jumlah dan jenis obat essensial serta perbekalan
kesehatan di UPT Puskesmas, Laboratorium Kesehatan dan Instalasi
Farmasi sebesar 90%.
 Meningkatnya cakupan apotik memenuhi syarat sebesar 90%.
 Meningkatnya cakupan rasionalisasi obat di Puskesmas sebesar 95%.
 Semua Puskesmas memenuhi syarat dalam pengelolaan kefarmasian.

3.7.2. Program Upaya Kesehatan


 Meningkatnya jangkauan pelayanan kesehatan penduduk miskin, sebesar
18,8% untuk rawat jalan dan 13% untuk rawat inap.
 Meningkatnya angka bebas jentik di lingkungan sekolah menjadi >95%.
 Semua Posyandu Balita (602) mendapatkan pembinaan.
 Meningkatnya fungsi manajemen kesehatan, ditandai dengan tersusunya
dokumen perencanaan di Dinas Kesehatan dan 18 UPT.
 Tersusunnya LAKIP.
 Meningkatnya cakupan pelayanan kesehatan remaja menjadi 63%.
 Meningkatkan cakupan peserta KB aktif menjadi 80%.
 Menurunnya angka komplikasi peserta KB menjadi <2%.
 Menurunnya angka drop out KB menjadi <2%.

3.7.3. Program Pengawasan Obat & Makanan


 Meningkatnya keamanan makanan minuman yang beredar di pasaran
menjadi 80%.
 Meningkatnya IRT (TPM) memenuhi syarat menjadi 85%.
 Meningkatnya distributor mak.min memenuhi syarat menjadi 66%.
 Meningkatnya industri kecil obat tradisional yang memenuhi CPOTB
menjadi 90%.

25
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

 Meningkatnya pengobat tradisional yang memenuhi ketentuan


Perundang-undangan menjadi 35%.

3.7.4. Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat


 Meningkatnya ketersediaan media promosi kesehatan (spanduk, leaflet,
buku saku NAPZA, dialog interaktif).
 Meningkatnya rumah tangga dengan tatanan Perilaku Hidup bersih dan
sehat (PHBS) utama & paripurna menjadi 70%
 Meningkatnya SD dengan tatanan PHBS utama dan paripurna menjadi
97%.
 Meningkatnya SLTP dengan tatanan PHBS utama dan paripurna sebesar
30%.
 Meningkatnya SLTA dengan tatanan PHBS utama dan paripurna sebesar
25%.
 Meningkatnya cakupan dokter kecil terlatih sebesar 14%.
 Meningkatnya cakupan Posyandu dengan strata mandiri menjadi 52%.
 Meningkatnya cakupan Balita datang di Posyandu menjadi 80%.

3.7.5. Program Perbaikan Gizi Masyarakat


 Menurunnya prosentase Balita gizi buruk menjadi <0,03%.
 Menurunnya prosentase Balita gizi kurang menjadi 5,6%.
 Menurunnya prosentase Balita BGM menjadi <8,2%.
 Menurunnya prosentase balita naik berat badan menjadi 74%.
 Menurunnya ibu hamil KEK menjadi <3,70%.
 Meningkatnya status gizi baik anak sekolah menjadi 78%.
 Meningkatnya cakupan Bayi (6-11 bln) mendapat kapsul vitamin A dosis
tinggi menjadi 100%.
 Meningkatnya cakupan Balita mendapatkan kapsul vitamin A dosis tinggi
2 kali setahun menjadi 100%.
 Meningkatnya cakupan ibu nifas mendapatkan kapsul vitamin A dosis
tinggi menjadi 96%.
 Meningkatnya cakupan ibu hamil mendapat tablet Fe 90 tablet menjadi
96%.
26
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

 Meningkatnya cakupan konsumsi garam beryodium cukup menjadi 96%.


 100% kecamatan bebas rawan gizi.

3.7.6. Program Pengembangan Lingkungan Sehat


 Meingkatnya prosentase keluarga dengan kepemilikan jamban menjadi
sebesar 90%.
 Meningkatnya prosentase keluarga dengan kepemilikan SPAL menjadi
90%.
 Meningkatnya prosentase keluarga dengan akses air bersih menjadi
sebesar 94%.
 Meingkatnya prosentase keluarga dengan rumah sehat menjadi 73%.
 Meningkatnya rumah dengan angka bebas jentik >95%.
 Meningkatnya TTU memenuhi syarat menjadi 80%.
 Meningkatnya air bersih memenuhi syarat bakteriologis menjadi 80%.
 Meningkatnya jamban memenuhi syarat menjadi 85%.

3.7.7. Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit


 Menurunnya incidensi rate demam berdarah menjadi <6 per 10.000
penduduk.
 Menurunnya angka kematian penyakit demam berdarah menjadi <1%.
 Semua kasus demam berdarah ditangani.
 Meningkatnya angka penemuan penderita TB Paru BTA + menjadi 84%.
 Meingkatnya angka kesembuhan penderita TB Paru menjadi 98%.
 Menurunnya angka error rate TB Paru menjadi <1%.
 Tercapainya kelurahan UCI menjadi 100%.
 Meningkatnya cakupan imunisasi lengkap pada Balita menjadi >90%.
 Kelurahan bebas KLB menjadi 51 kelurahan.
 100% KLB tertangani

3.7.8. Program Standarisasi Pelayanan Kesehatan


 Meningkatnya sarana kesehatan yang memiliki ijin menjadi 100% dari
pengajuan ijin.

27
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

 Meningkatnya tenaga kesehatan yang memiliki ijin praktek menjadi 100%.


 Terpenuhinya 14 Puskesmas yang memiliki sertifikat ISO 9001: 2008.
 Meningkatnya % indikator SPM minimal dengan cakupan >=80% menjadi
82%.
 Meningkatnya Puskesmas yang melaksanakan on line SIMPUS menjadi
60%.

3.7.9. Program Peningkatan Sarana & Prasarana Puskesmas dan


Jaringannya
 Bertambahnya 2 (dua) rumah dinas medis dan paramedis.
 Meningkatnya penampilan fisik 2 (dua) Puskesmas Pembantu.
 Meningkatnya penampilan fisik 2 (dua) Puskesmas induk.
 Meningkatnya penampilan fisik UPTD Laboratorium Kesehatan
 Meningkatnya ketersediaan alat kesehatan, alat penunjang pelayanan di
15 puskesmas

3.7.10. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit


 Terpenuhinya peralatan kesehatan, sebagai syarat pengajuan ijin rumah
sakit.
 Meningkatnya mutu pelayanan rumah sakit (BOR >50%, LOS 3-5 hr)

3.7.11. Program Kemitraan Peningkatan Pelayanan Kesehatan


 Meningkatnya cakupan pelayanan kesehatan bagi PNS menjadi 20%.

3.7.12. Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Anak Balita


 Semua (100%) bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) tertangani.
 Meningkatnya Cakupan Kunjungan Neonatus (KN1) menjadi 100%.
 Meningkatnya Cakupan Kunjungan Neonatus (KN3) menjadi 99%.
 Meningkatnya cakupan deteksi dini tumbuh kembang Balita dan anak pra
sekolah menjadi 90%.
 Meningkatnya cakupan pelayanan kesehatan remaja menjadi 63%.

28
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

 Meningkatnya jumlah kelompok remaja yang diberi penyuluhan sebanyak


6 kelompok tiap kelurahan.
 Meningkatnya jumlah remaja yang mendapat konseling KRR sebanyak 8
(delapan) remaja per bulan per Puskesmas.

3.7.13. Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Lansia


 Meningkatnya cakupan pelayanan kesehatan pra usila dan usila menjadi
40%.
 Meningkatnya pelayanan kesehatan di Posyandu Lansia.

3.7.14. Program Pertolongan Persalinan Bagi Ibu Hamil Kurang Mampu


 Meningkatnya cakupan pelayanan ANC K1 menjadi 100%.
 Meningkatnya cakupan pelayanan ANC K4 menjadi 100%.
 Meningkatnya cakupan pertolongan persalinan tenaga kesehatan menjadi
100%.
 Meningkatnya cakupan pelayanan PNC menjadi 95%.
 Meningkatnya cakupan penanganan ibu hamil dan ibu bersalin risti
menjadi 100%.

3.8. Program Unggulan

3.8.1. Program Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Surakarta (PKMS)


Adalah program yang diluncurkan mulai tahun 2008 oleh Pemerintah Kota
Surakarta untuk memberikan jaminan pemerliharaan kesehatan secara
komprehensif bagi masyarakat terutama masyarakat miskin dan tidak mampu
serta masyarakat Surakarta secara umum yang belum tercakup dalam program
jaminan kesehatan/asuransi baik pribadi, oleh pemerintah maupun
swasta/perusahaan.
Jaminan program PKMS meliputi pelayanan kesehatan rawat jalan dan
rawat inap di puskesmas secara gratis, pelayanan rawat jalan dan rawat inap di
RSD Kota Surakarta secara gratis, serta bantuan biaya pelayanan rawat inap di
Rumah Sakit. Rumah Sakit yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota
Surakarta dalam pelayanan PKMS :
29
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

- RSUD Dr. Moewardi - RS Slamet Riyadi


- RS Kasih Ibu - RS Panti Waluyo
- RS Dr Oen Surakarta - RSI Kustasi
- RS PKU Muh Surakarta - RSOP Dr. Soeharso
- RS Jiwa Daerah - RS Brayat Minulyo
- RS Tri Harsi - BBKPM Surakarta

3.8.2. Standarisasi ISO 9001 : 2008


Dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan di puskesmas,
Pemerintah Kota Surakarta telah menerapkan standarisasi ISO 9001 : 2008
kepada 13 puskesmas, yaitu : 3 Puskesmas Perawatan (Pajang, Sibela dan
Banyuanyar) dan 9 Puskemas non Perawatan (Penumping, Jayengan, Kratonan,
Sangkrah, Purwodiningratan, Ngoresan, Nusukan, Gilingan, Manahan dan
Gambirsari). Dengan adanya program ISO, diharapkan dapat meningkatkan
kualitas pelayanan di puskemas.

3.8.3. PKPR (Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja)


Untuk mempersiapkan generasi muda khususnya remaja agar
menjadi sumber daya manusia yang berkualitas, memiliki kepribadian yang
mantap dan sehat, perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan
penanggulangan masalah-masalah yang sering dihadapi remaja terutama yang
berkaitan dengan kesehatan remaja yaitu masalah reproduksi, masalah
psikologis, dan sebagainya. Upaya dilakukan melalui pendekatan terpadu antara
orang tua, guru, tenaga kesehatan, petugas lintas sektor terkait, LSM dan peran
serta remaja.
Salah satu upaya adalah Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR)
yang diharapkan bisa efektif untuk menyediakan informasi yang akurat dan
memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi remaja. Tujuan dari
PKPR agar remaja yang menghadapi masalah kesehatan dapat mengetahui
secara baik dan benar siapa dan di mana yang dapat memberikan pelayanan
preventif, promotif dan kuratif bahkan rehabilitatif.

30
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Pelaksana PKPR adalah petugas kesehatan yang memiliki kemampuan


dan pengetahuan dalam pelayanan kesehatan remaja dengan pendekatan
adolescent friendly (peduli remaja) yang memahami permasalahan dan
kebutuhan remaja serta menghargai pendapat mereka.
Untuk Kota Surakarta, PKPR ada di puskesmas Pajang, Jayengan,
Sangkrah, dan Manahan.

31
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

3.8.4. Puskesmas Ramah Anak


Kota Surakarta mendapat amanat sebagai Kota Layak Anak (KLA), yaitu
kota yang menjamin hak anak sebagai warga kota. Salah satu hak anak sebagai
warga kota adalah memperoleh pelayanan dasar kesehatan dan pendidikan.
Dalam rangka mendukung Kota Solo sebagai Kota Layak Anak, maka
Pemerintah Kota Surakarta mengadakan program Puskesmas Ramah Anak,
yaitu puskesmas yang mampu memberikan pelayanan kesehatan yang berpihak
kepada anak. Puskesmas Ramah Anak menyediakan ruang khusus untuk
pelayanan kesehatan, ruang tunggu yang representatif untuk anak, memiliki alat-
alat untuk mengukur tumbuh kembang bayi dan balita (alat antropometri), dan
tenaga yang ramah terhadap anak dan menguasai tentang tumbuh kembang,
penyakit anak, Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) dan Manajemen
Terpadu Balita Muda (MTBM).
Puskesmas ramah anak di Kota Surakarta ada di puskesmas Pajang,
Kratonan, Sangkrah, Ngoresan dan Manahan.

3.8.5. Pelayanan PMT-CT (Preventive Mother to Child Transmison)


Dalam rangka pencegahan penularan HIV/AIDS dari ibu kepada bayi,
dilaksanakan program screening kepada ibu hamil. Seluruh ibu hamil yang
mendapat kontak pertama (K1) dengan tenaga kesehatan, akan discreening
terhadap resiko tertular HIV/AIDS. Ibu hamil yang diindikasikan memiliki resiko,
akan dirujuk ke klinik IMS dan klinik VCT untuk mendapatkan pemeriksaan lebih
lanjut. Program ini dilaksanakan di seluruh puskesmas.

3.8.6. Klinik IMS


Infeksi Menular Seksual (IMS) atau penyakit kelamin adalah penyakit
yang ditularkan melalui hubungan seksual dengan pasangan yang sudah
mengidap penyakit tersebut. Orang yang terkena IMS memiliki resiko yang lebih
besar untuk terinfeksi HIV, karena luka yang terbuka akan membuka jalan bagi
masuknya virus HIV.
Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang menyerang
kekebalan tubuh. Infeksi HIV akan menyebabkan AIDS (Acquired Immune

32
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Deficiency Syndrome) yaitu sekumpulan berbagai gejala penyakit akibat


menurunnya sistem kekebalan tubuh akibat HIV.
Dalam rangka upaya pencegahan dan penanggulangan, Pemerintah Kota
Surakarta mendirikan Klinik IMS yang berada di 2 puskesmas, yaitu : Sangkrah
dan Manahan. Kegiatan dari klinik IMS meliputi : pemeriksaan sekret, konseling
dan terapi, penyuluhan dan penapisan pada kelompok resiko tinggi serta rujukan
ke klinik Volluntary Counseling and HIV Testing (VCT).

3.8.7. Klinik VCT


Dari hasil penapisan yang dilakukan pada Klinik IMS, untuk kelompok
yang beresiko tinggi diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk dapat
menentukan positif atau tidak terinfeksi HIV, sehingga dilakukan rujukan ke Klinik
VCT. Di Klinik VCT, pasien akan mendapat konseling agar mereka mau diperiksa
serta dukungan agar siap dalam menghadapi kemungkinan yang terjadi.
Klinik VCT di Kota Surakarta ada di puskesmas Manahan, RSUD Dr
Moewardi dan RS DR. Oen Surakarta.

3.8.8. Poliklinik Harm Reduction


Harm Reduction (HR) adalah upaya pengurangan dampak buruk akibat
penggunaan Napza suntik. HR perlu dilakukan karena pada pengguna NAPZA
suntik (penasun) terjadi pemakaian ulang dan bergantian alat suntik, sehingga
efektif untuk menularkan virus HIV. Saat ini HR dianggap sebagai cara yang
potensial untuk mencegah penularan virus HIV baik pada penasun maupun pada
masyarakat umum. Di Kota Surakarta, klinik HR dilaksanakan di puskemas
Manahan. Program intervensi yang dilakukan di Klinik HR adalah :
a. Penjangkauan dan pendampingan
b. Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE)
c. Konseling pengurangan resiko
d. Voluntary Counseling adn HIV Testing (VCT)
e. Program pensucihamaan
f. Program jarum suntik steril
g. Pembuangan perlengkapan jarum suntuk bekas
h. Pelayanan terapi narkoba

33
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

i. Program substitusi narkoba


j. Perawatan dan dukungan HIV/AIDS
k. Pendidik sebaya

3.8.9. Klinik Berhenti Merokok


Klinik ini merupakan klinik konsultasi bagi para perokok yang
berkeinginan untuk menghentikan kebiasaan merokok. Klinik Berhenti Merokok
(KBM) dilaksanakan di 4 puskemas, yaitu Puskesmas Penumping, Kratonan,
Purwodiningratan dan Nusukan. Di 4 Puskesmas tersebut, tenaga medis dan
para medis telah dilatih tentang pemeriksaan kesehatan paru, serta teknik
konseling.

3.8.10.

34
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

BAB IV
PENCAPAIAN PROGRAM KESEHATAN
MENUJU SOLO SEHAT

Gambaran masyarakat Kota Surakarta (Solo) masa depan yang ingin dicapai
oleh segenap komponen masyarakat melalui Pembangunan Kesehatan Kota
Surakarta adalah : “Terwujudnya Masyarakat Surakarta yang sehat, madiri dan
berbudaya”. Terdapat beberapa keterkaitan dari beberapa aspek yang dapat
mendukung meningkatkan kinerja yang dihubungkan dengan pencapaian
pembangunan kesehatan, diantaranya adalah : (1) Indikator derajat kesehatan
sebagai hasil akhir, yang terdiri atas indikator-indikator mortalitas, morbiditas,
dan status gizi. (2) Indikator hasil antara, yang terdiri atas indikator keadaan
lingkungan, perilaku hidup masyarakat, akses dan mutu pelayanan kesehatan,
serta (3) Indikator proses dan masukan, yang terdiri atas indikator untuk
pelayanan kesehatan, sumber daya kesehatan, manajemen kesehatan, dan
kontribusi sektor terkait.

4. 1. Derajat Kesehatan
4.1.1. Angka Kematian
4.1.1.1. Angka Kematian Ibu
Selama tahun 2013, berdasarkan laporan Puskesmas di Kota Surakarta
telah ditemukan kematian ibu sebanyak 3 (tiga) orang, yang semuanya terjadi
pada masa nifas. Kematian terjadi di Kecamatan Laweyan 1 orang dan
Kecamatan Serengan 2 orang. Jumlah kelahiran hidup sebanyak 9.932 bayi,
sehingga didapatkan angka kematian ibu sebesar 30.2 per 100.000 kelahiran
hidup. Angka kematian ibu tahun 2013 mengalami penurunan bila dibandingkan
tahun 2012 (59.2 per 100.000 kelahiran hidup).
Angka Kematian Ibu di Indonesia menurut Survei Demografi dan
Kesehatan Indonesia (SDKI) Tahun 2012 sebesar 359 per 100.000 kelahiran
hidup, meningkat dibandingkan hasil SDKI Tahun 2007 sebesar 228 per 100.000
kelahiran hidup. Sedangkan Angka Kematian ibu maternal di Jawa Tengah
(berdasarkan Profil Kesehatan Jawa Tengah Tahun 2012) sebesar 114 per
100.000 kelahiran hidup. Dengan demikian jika dibandingkan dengan angka
kematian Nasional maupun angka Jawa Tengah, angka kematian Ibu di Kota
Surakarta sudah dibawah angka Jawa Tengah dan Nasional.

34
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Penyebab kematian ibu yang terjadi pada tahun 2013 adalah : 2 orang
dengan Eklamsia Berat dan 1 orang dengan perdarahan. Terjadinya kematian
ibu biasanya terkait dengan kurangnya akses ke pelayanan kesehatan yang
berkualitas bagi ibu, terutama pelayanan kegawatdaruratan tepat waktu yang
dilatarbelakangi oleh terlambat mengenal tanda bahaya dan mengambil
keputusan, terlambat mencapai fasilitas kesehatan, terlambat mendapatkan
pelayanan di fasilitas kesehatan.
Beberapa upaya yang telah dilakukan Dinas Kesehatan Kota Surakarta
dalam rangka penurunan angka kematian ibu yaitu :
 dibentuknya sistim jejaring antara Dinas Kesehatan dengan seluruh
Rumah Sakit dan Rumah Bersalin di Kota Surakarta dalam pelaporan
kejadian kematian ibu.
 sistim survailance dalam pelacakan kematian
 deteksi dini dengan menggunakan instrumen Score Pudji Rochyati
 adanya Mitra Informasi (MI) di setiap kelurahan.
 Implementasi P4K (Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan
Komplikasi), yaitu salah satu kegiatan dalam pelayanan antenatal dan
merupakan upaya meningkatkan pengetahuan ibu hamil, suami dan
keluarganya tentang semua resiko kehamilan, bahaya kehamilan dan
persalinan, serta mengajak ibu hamil, suami, dan masyarakat sekitarnya
untuk melakukan perencanaan.
 GSI (Gerakan Sayang Ibu), yaitu suatu gerakan bersama yang dilakukan
masyarakat dan pemerintah dalam rangka memenuhi hak reproduksi
perempuan dan hidup ibu dan bayi. Dengan gerakan ini diharapkan akan
muncul kepedulian masyarakat terhadap pemenuhan hak – hak tersebut.
 Kunjungan dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan di
puskesmas untuk melakukan pemeriksaan terhadap ibu hamil resiko
tinggi dan transfer of knowledge kepada petugas puskesmas.
 Kegiatan Audit Maternal Perinatal yang bertujuan untuk melakukan
analisa penyebab kematian
 Kegiatan Kelas Hamil adalah kegiatan untuk pembelajaran tentang segala
seluk-beluk kehamilan, persalinan, masa nifas dan perawatan bayi, bagi
ibu hamil dan pendamping (suami atau saudara terdekat)

35
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Gambaran selengkapnya mengenai jumlah kematian ibu tiap kecamatan


dapat dilihat pada lampiran.

4.1.1.2. Angka Kematian Bayi


Selama tahun 2013 berdasarkan laporan dari Puskesmas ditemukan
bayi mati sejumlah 32 bayi, sedangkan jumlah kelahiran bayi hidup sebanyak
9.932. Dari data tersebut didapatkan angka kematian bayi sebesar 3.22 per
seribu kelahiran hidup. Dari 32 kematian bayi tersebut 7 kematian bayi karena
asfiksia, 7 kematian karena BBLR, 5 kematian karena prematur, 5 kematian
karena kelainan kongenital, 2 kematian karena penyakit jantung bawaan, 2
kematian karena pneumoni, dan sisanya dikarenakan aspirasi, hipoksia, infeksi
paru dan ikterik.
Apabila dibandingkan dengan angka tahun 2012 (6.02 per 1000
kelahiran hidup), maka mengalami penurunan. Jika dibandingkan angka Jawa
Tengah yang sebesar 32 per seribu kelahiran hidup maka angka kematian bayi
di Surakarta lebih rendah. Demikian juga bila dibandingkan dengan target MDGs
(Millenium Development Goals) sebesar 23 per seribu kelahiran hidup, angka
kematian bayi di Kota Surakarta lebih rendah.
Angka kematian bayi bila dilihat untuk tiap-tiap kecamatan, maka angka
kematian bayi tertinggi ditemukan di kecamatan Serengan sebesar 9.52 per 1000
kelahiran hidup dan angka kematian bayi terendah ditemukan di kecamatan
Banjarsari sebesar 3.73 per 1000 kelahiran hidup. Gambaran selengkapnya
mengenai jumlah kematian bayi dapat dilihat pada lampiran.

4.1.1.3. Angka Kematian Anak Balita


Berdasarkan laporan dari Puskesmas yang ada di kota Surakarta selama
tahun 2013 terdapat kematian anak balita sebanyak 14 anak, sedangkan jumlah
kelahiran hidup sebanyak 9.932 anak. Berdasarkan data tersebut didapatkan
angka kematian anak Balita sebesar 1.41 per 1000 anak kelahiran. Angka
tersebut lebih rendah jika dibandingkan dengan angka kematian balita tahun
2012 (6,6 per 1000 kelahiran hidup). Data yang ada sudah termasuk data
kematian di rumah sakit melalui pelaporan Autopsi Verbal.

36
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Angka kematian anak balita di Jawa Tengah sebesar 38 per 1000


kelahiran hidup, dengan demikian angka kematian balita di Surakarta jauh lebih
rendah. Demikian juga jika dibandingkan dengan target MDG’s sebesar 32/1000
kelahiran hidup. Meski demikian, angka kematian balita di kota Surakarta masih
perlu mendapat perhatian.

4.1.1.4. Angka Kematian Kasar

Berdasarkan data dari BPS (Surakarta Dalam Angka 2011) di Surakarta


ditemukan jumlah kematian untuk semua golongan umur sebanyak 4.181,
sedangkan jumlah penduduk sebesar 500.170 jiwa, sehingga didapatkan angka
kematian kasar sebesar per 8.36 per 1000 penduduk, lebih tinggi dari angka
nasional (7,4 per 1000 penduduk) dan angka Jawa Tengah (8,7 per 1000
penduduk).
Gambaran selengkapnya mengenai Angka Kematian di Kota Surakarta
dari tahun 2008 sampai dengan tahun 2013 dapat dilihat pada tabel sebagai
berikut:

Tabel 4. Angka Kematian Ibu, Bayi, dan Anak Balita


Kota Surakarta Tahun 2008 – 2013

Indikator 2008 2009 2010 2011 2012 2013 Angka Angka


JaTeng Nas.
Kematian Bayi 5,0 3,6 5,67 4,7 6,02 3,22 10,34 34
(per 1000 kelahiran hidup)
Kematian Balita 0,97 0,69 1,8 1,0 0,59 1,41 11,5 44
(per 1000 kelahiran hidup)
Kematian Ibu 48,52 49,1 153,8 39,4 59,2 30,2 116 228
(per 100.000 kelahiran hidup )
Angka Kematian Kasar 9,99 7,92 8,46 9,11 8,36 8,7 6
(per 1000 jiwa)

37
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

4.1.2. MORBIDITAS
4.1.2.1 Pola Penyakit
Angka kesakitan penduduk didapat dari data yang berasal dari
masyarakat (community based data) yang diperoleh melalui
pengumpulan data Puskesmas melalui sistem pencatatan dan
pelaporan yang ada. Gambaran 10 penyakit terbesar pada pasien
rawat jalan di Puskesmas pada tahun 2013 adalah sebagai berikut :

Tabel 5. Pola Penyakit Pada Rawat Jalan Puskesmas


Di Kota Surakarta Tahun 2013

NO NAMA PENYAKIT JUMLAH %


1 Acute Nasopharingitis (common cold) 60.092 8,07
2 Other soft tissue disorders (peny. pd persendian) 59.451 7,98
3 Influenza 41.835 5,62
4 Gastritis and duodenitis 36.607 4,92
5 Essential (primary) hypertension 26.012 3,49
6 Headache 16.624 2,23
7 Diarrhoea and gastroenteritis 16.026 2,15
8 Allergic contact dermatitis 14.903 2,00
9 Fever of unknown origin 14.330 1,92
10 Cough 13.017 1,75

4.1.2.2 Penyakit Bersumber Binatang


4.1.2.2.1. Penyakit Demam Berdarah Dengue
4.1.2.2.1.1. Angka Kesakitan (Incedence Rate)

Berdasarkan data kasus DBD dan DD tahun 2013 Kota Surakarta


merupakan daerah endemis penyakit demam berdarah dengue (DBD). Dan 5
kecamatan yang ada semua merupakan daerah endemis. Dari 51 Kelurahan
yang ada, maka 39,2% merupakan kelurahan endemis (20 Kelurahan), yaitu
kelurahan Pajang, Karangasem, Bumi, Panularan, Purwosari, Jajar, Kerten,
Serengan, Kratonan, Danukusuman, Semanggi, Gandekan, Jabres, Mojosongo,

38
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Nusukan, Manahan, Mangkubumen, Banyuanyar, Sumber dan Kadipiro.


Sedangkan sisanya 60,8% (31 Kelurahan) merupakan kelurahan sporadis
(Laweyan, Sondakan, Sriwedari, Penumping, Kemlayan, Jayengan, Tipes,
Joyotakan, Joyosuran, Pasarkliwon, Gajahan, Baluwarti, Kauman, Kampung
Baru, Sangkrah, Kedunglumbu, Purwodiningratan, Sudiroprajan, Kepatihan
Wetan, Kepatihan Kulon,Tegal Harjo, Pucangsawit, Sewu, Jagalan, Gilingan,
Punggawan, Kestalan, Setabelan, Keprabon, Ketelan, dan Timuran).
Berdasarkan laporan pengamatan penyakit dari Puskesmas,
selama tahun 2013 ditemukan kasus Penyakit Demam Berdarah sebanyak 263
kasus. Jumlah kasus di masing-masing Puskesmas sangat bervariasi. Kasus
terbanyak ada di wilayah Puskesmas Gambirsari sebanyak 48 kasus,
selanjutnya Puskesmas Sibela sebanyak 43 kasus, untuk puskesmas lainnya
memiliki jumlah kasus antara 10 – 25 kasus, yaitu puskesmas Jayengan,
Kratonan, Gajahan, Sangkrah, Ngoresan, Gilingan, Banyuanyar dan Setabelan.
Sedangkan untuk Puskesmas Pajang, Penumping, Purwodiningratan,
Pucangsawit, Nusukan, Manahan dan Gilingan masing-masing memilki jumlah
kasus kurang dari 10 kasus. Dengan jumlah kasus sebanyak 263, maka
didapatkan angka kesakitan (insidence rate/IR) sebesar 5,26 per 10.000
penduduk. Dengan demikian target Renstra Kota Surakarta untuk indikator
Incidence rate (IR) DBD < 4 per 10.000 penduduk tidak tercapai, termasuk untuk
target nasional yaitu IR < 2 % .
Berdasarkan hasil pemantauan jentik berkala, maka angka bebas jentik
sebesar 95,36% sedikit meningkat dibandingkan tahun 2012. Angka ini sudah di
atas target (>95%). Walaupun demikian masyarakat tetap perlu ditingkatkan
pengertiannya tentang arti pentingnya kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk
(PSN), yang merupakan upaya paling efektif dalam mencegah penyakit DBD.
Namun mengingat PJB yang dilakukan tidak semua rumah (hanya sampel) maka
perlu adanya cross cek yang lebih intensif apakah memang angka bebas jentik
yang sesungguhnya sebesar itu, termasuk juga evaluasi untuk metode sampling
yang dilakukan. Masih perlunya peningkatan koordinasi penggerakan PSN di
masyarakat.
Upaya – upaya yang telah dilakukan dalam rangka pencegahan dan
pemberantasan penyakit demam berdarah adalah Promosi tentang pencegahan
dan penanggulangan penyakit demam berdarah melalui kegiatan JUSE (Jum’at

39
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Sehat), Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) di semua kelurahan sampai ke


tingkat RW, Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), Pemantauan Jentik
Berkala (PJB), Abatesasi Selektif (AS), Penyelidikan Epidemiologi (PE) setiap
ada kasus dan fogging focus bagi yang memenuhi kriteria.

4.1.2.2.1.2 Angka Kematian Demam Berdarah (Case Fatality Rate/CFR)

Dari 263 kasus DBD di Kota Surakarta, 7 diantaranya meninggal dunia,


sehingga didapatkan CFR sebesar 2,7%, Kematian terjadi di wilayah Puskesmas
Jayengan 2 kasus, Puskesmas Gajahan, Sangkrah, Manahan, Gilingan, dan
Banyuanyar masing-masing 1 kasus. Gambaran selengkapnya tentang jumlah
kasus dan yang meninggal untuk tiap-tiap Puskesmas dapat dilihat pada tabel
sebagai berikut :
Tabel 6. Sebaran Kasus DBD DAN CFR menurut Puskesmas
Di Kota Surakarta Tahun 2013
NO. PUSKESMAS JUMLAH JUMLAH CFR
KASUS KEMATIAN
1. Pajang 5 0 0
2. Penumping 7 0 0
3. Purwosari 16 0 0
4. Jayengan 13 2 15,4
5. Kratonan 21 0 0
6. Gajahan 10 1 10,0
7. Sangkrah 14 1 7,1
8. Purwodiningaratan 2 0 0
9. Ngoresan 19 0 0
10. Sibela 43 0 0
11. Pucangsawit 7 0 0
12. Nusukan 6 0 0
13. Manahan 5 1 20,0
14. Gilingan 12 1 8,3
15. Banyuanyar 25 1 4,0
16. Setabelan 10 0 0
17. Gambirsari 48 0 0
KOTA 263 7 2,7

40
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

4.1.2.2.1.3. Pelayanan terhadap Penderita DBD


Seluruh penderita DBD di Kota Surakarta yang berobat ke sarana
pelayanan kesehatan, sudah mendapatkan pelayanan. Dengan kata lain
cakupan pelayanan penderita DBD di Kota Surakarta mencapai 100%. Sehingga
target yang ditetapkan dalam SPM sudah tercapai. Walaupun demikian, dengan
masih adanya penderita yang meninggal, menunjukkan kualitas penanganannya
masih perlu ditingkatkan.
Penanganan penderita DBD memerlukan kecepatan dan ketepatan,
baik di tingkat masyarakat maupun di sarana pelayanan kesehatan. Tidak
terpenuhinya kedua hal tersebut dapat berakibat fatal bagi penderita, karena
akan mempertinggi resiko terjadinya kematian. Di tingkat masyarakat diharapkan
ada kewaspadaan dini melalui kegiatan Kelurahan Siaga sehingga apabila terjadi
kasus dapat diambil keputusan yang tepat dan segera dirujuk. Dalam hal
kecepatan penanganan, semua sarana pelayanan kesehatan di Kota Surakarta
menempatkan penderita DBD sebagai prioritas. Sedangkan dalam hal ketepatan
penanganan, upaya peningkatan kemampuan tenaga kesehatan selalu dilakukan
antara lain melalui ceramah klinik.

4.1.2.2.2. Penyakit Malaria

Kota Surakarta tidak termasuk daerah endemis penyakit malaria. Meski


demikian upaya kewaspadaan dini terhadap penularan kasus impor/eksodus dari
daerah lain yang endemis tetap dilakukan. Upaya deteksi dini dilakukan melalui
pemeriksaan klinis di Puskesmas. Berdasarkan laporan dari Puskesmas, maka
selama tahun 2013 tidak ditemukan kasus malaria baik secara klinis maupun
laboratorium.

41
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

4.1.2.3. Penyakit Menular Langsung

4.1.2.3.1. Penyakit TB Paru


4.1.2.3.1.1. Penemuan Penderita Penyakit TB Paru (CDR)

Angka Penemuan penderita TB Paru dengan BTA + (CDR=Crude


Death Rate) pada tahun 2013 sebanyak 292 (53,74%). Jika dibandingkan angka
penemuan tahun 2012 (74,55%) terjadi penerunan dan belum mencapai target
Renstra Kota Surakarta yang ditetapkan yaitu sebesar 80%. Jika dilihat sebaran
tiap Puskesmas, maka tidak ada Puskesmas yang dengan CDR mencapai 80%.
Jika dibandingkan angka Jawa Tengah yang sebesar 59%, maka pencapaian
Kota Surakarta lebih rendah.
Pencapaian CDR TB di Kota Surakarta didukung oleh UPK Puskesmas
dan RS. Hambatan dalam peningkatan CDR TB karena belum adanya dukungan
pelaksanaan strategi DOTS oleh dokter praktek swasta (DPS), walaupun upaya
sosialisasi strategi DOTS kepada DPS sudah dilaksanakan. Upaya yang
dilakukan dalam rangka meningkatkan CDR adalah dengan melakukan jejaring
dengan Puskesmas, Rumah sakit, LAPAS dan BBKPM. Penemuan penderita
juga secara aktif case finding oleh puskesmas. Untuk meningkatkan pemulihan
bagi penderita TB diberikan bantuan “PMT“ (Pemberian Makanan Tambahan)
dan transport rujukan pemeriksaan ke BBKPM. Dan untuk mengantisipasi drop
out pengobatan maka dilakukan program pemantauan minum obat (PMO) oleh
kader atau keluarga dekat.

4.1.2.3.1.2. Angka Kesembuhan (Cure rate)


Pada semua penderita TB Paru yang ditemukan, dilakukan
pengobatan. Dari yang diobati, maka angka kesembuhan penyakit TB Paru
tahun 2012 sebesar 86,35%. Pada tahun 2013, mengalami peningkatan menjadi
89,05%. Ini masih di bawah target Renstra Kota Surakarta sebesar 98%, tetapi
sudah diatas target nasional 85%. Upaya untuk peningkatan angka kesembuhan
dengan pemberian PMT (Pemberian Makanan Tambahan), dan untuk
mengantisipasi Drop Out pengobatan diberikan transport PMO (Pengawas
minum obat). Jejaring eksternal dengan UPK pelayanan TB DOTS dilakukan
secara berkala untuk pelacakan kasus TB yang mangkir.

42
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Gambaran selengkapnya mengenai penyakit TB Paru dapat dilihat pada


lampiran.

4.1.2.3.2. Penyakit Diare


Berdasarkan laporan hasil pengamatan penyakit Puskesmas, selama
tahun 2013, ditemukan kasus diare sebanyak 14.683 (68,4% dari perkiraan
jumlah kasus diare). Angka ini masih di bawah cakupan penemuan yang
diharapkan sebesar 80%. Dibandingkan dengan jumlah kasus pada tahun 2012
(15.626 kasus), terjadi penurunan jumlah kasus. Jika dilihat angkanya cukup
rendah, ini dimungkinkan karena yang dilaporkan hanya yang berkunjung ke
Puskesmas saja, belum termasuk yang ke sarana pelayanan kesehatan lain
(rumah sakit, balai pengobatan, dan dokter praktek swasta).
Kasus diare berhubungan dengan perilaku masyarakat, penyediaan
kualitas air bersih dan kepemilikan jamban keluarga yang memenuhi syarat
kesehatan. Jika dilihat dari akses tehadap air bersih, 91.8% keluarga yang ada
sudah memiliki akses terhadap air bersih. Sedangkan untuk kepemilikan jamban
keluarga yang memenuhi syarat sebesar 92.6%. Upaya yang telah dilakukan
dalam rangka penanggulangan diare adalah upaya promosi melalui penjaja
makanan dan mengoptimalkan klinik sanitasi di Puskesmas.

4.1.2.3.3. Penyakit ISPA


Penyakit infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit
yang sering terjadi pada anak dan juga merupakan salah satu penyebab utama
kunjungan pasien di sarana kesehatan. Sebanyak 40% - 60% kunjungan berobat
di Puskesmas dan 15% - 30% kunjungan berobat di bagian rawat jalan dan
rawat inap rumah sakit disebabkan oleh ISPA. Menurut survei kesehatan rumah
tangga (SKRT) tahun 2012, penyakit Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA)
merupakan salah satu penyakit utama penyebab kematian bayi usia 0 – 11 bulan
dan balita (1 – 5 tahun). Berdasarkan laporan hasil pengamatan penyakit
Puskesmas, pada tahun 2013 di kota Surakarta ditemukan kasus pneumonia
Balita sebanyak 32 kasus (0.87 persen dari perkiraan penderita pneumoni
balita). Perkiraan penderita Pneumonia pada balita adalah 10 persen jumlah
balita (3659 balita).

43
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Sejak tahun 1990 Pengendalian penyakit ISPA menitikberatkan


kegiatan penanggulangannya pada Pneumonia Balita. Tujuan pemberantasan
penyakit ISPA ialah menurunkan angka kematian dan kesakitan akibat
Pneumonia pada bayi dan balita. Untuk mencapai hasil tersebut pemberantasan
ISPA memerlukan komitmen pemerintah pusat, pemerintah daerah, dukungan
dari lintas program, lintas sektor dan dilaksanakan secara terpadu dengan
mengikut sertakan masyarakat secara aktif termasuk dunia usaha.

4.1.2.3.4. Penyakit Campak

Penyakit campak merupakan penyakit yang sangat potensial untuk


menimbulkan wabah. Penyakit ini dapat dicegah dengan pemberian imunisasi
campak. Kasus penyakit campak akan diperburuk dengan gizi buruk sehingga
dapat meningkatkan angka kematian karena campak. Indonesia adalah negara
keempat terbesar penduduknya di dunia yang memiliki angka kesakitan campak
sekitar satu juta pertahun dengan 30.000 kematian, yang menyebabkan
Indonesia menjadi salah satu prioritas yang diidentifikasikan oleh WHO dan
UNICEF untuk melaksanakan akselerasi dan menjaga kesinambungan dari
reduksi campak dengan strategi cakupan rutin yang tinggi (>90%) di setiap
kabupaten/kota serta memastikan semua anak mendapatkan kesempatan kedua
untuk imunisasi campak. Kekebalan yang terbentuk adalah 85 persen pada
kesempatan pertama dan 95 persen pada kesempatan ke dua.
Berdasarkan laporan hasil cakupan imunisasi dari Puskesmas pada
tahun 2013 cakupan imunisasi campak pada bayi sebesar 95,3 persen
sedangkan pada anak Sekolah Dasar sebesar 97,2 persen. Keduanya
menunjukkan cakupan yang tinggi diatas target nasional (> 95 persen) akan
tetapi masih ditemukan adanya kasus campak sebanyak 5 kasus campak klinis
di Kelurahan Baluwarti, Jebres serta Mojosongo. Ini terjadi karena kemungkinan
masih adanya bayi dan balita yang tidak terimunisasi karena berbagai sebab.
Hasil pemeriksaan laboratorium yang dilakukan dari 5 kasus campak klinis
menunjukkan 2 positif campak dan 3 positif rubella. kasus campak positif
tersebut ditemukan di kelurahan Baluwarti (wilayah kerja Puskesmas Gajahan),
dan Kelurahan Jebres (Wilayah kerja Puskesmas Ngoresan) Sedangkan 3 kasus
rubella ada di Kelurahan Jebres (Wilayah kerja Puskesmas Ngoresan).

44
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

4.1.2.3.5. Penyakit Infeksi Menular Seksual dan HIV AIDS

Berdasarkan laporan dari Puskesmas, selama tahun 2013 didapatkan


kasus penyakit IMS (Infeksi Menular Seksual) sebanyak 1.311 kasus. Jumlah
tersebut meningkat jika dibandingkan dengan jumlah kasus IMS tahun 2012
sebanyak 1216 kasus. Penemuan kasus diperoleh dengan adanya puskesmas
yang membuka pelayanan klinik IMS secara efektif, yaitu puskesmas Sangkrah
dan Manahan. Dari semua kasus tersebut, sebanyak 1.311 kasus (100%) sudah
dilakukan pengobatan.
Pada tahun 2013 ditemukan kasus HIV/AIDS sebanyak 57 orang yang
terdiri dari 18 kasus HIV dan 39 kasus AIDS. Data diperoleh dari Layanan VCT
yang ada di kota Surakarta. Dari sejumlah kasus tersebut semuanya telah
ditangani. Penemuan belum sesuai estimasi penderita yang ada. Kasus
HIV/AIDS merupakan fenomena gunung es sehingga masih banyak kasus yang
sebenarnya ada tapi belum bisa terdeteksi. Oleh karena itu perlu upaya
peningkatan penemuan kasus HIV/AIDS. Upaya peningkatan HIV AIDS sudah
dilakukan dengan kegiatan VCT mobile di populasi beresiko.

4.1.2.3.6. Kasus Accute Flaccid Paralysis (AFP)

Polio merupakan salah satu dari beberapa penyakit yang dapat dibasmi
berdasarkan pemikiran bahwa virus polio akan mati bila disingkirkan dari tubuh
manusia dengan cara pemberian imunisasi. Eradikasi polio secara global akan
memberikan keuntungan secara finansial. Biaya jangka pendek yang dikeluarkan
untuk mencapai tujuan eradikasi tidak akan seberapa dibanding dengan
keuntungan yang akan didapat dalam jangka panjang. Tidak ada lagi anak-anak
yang menjadi cacat karena polio. Biaya yang diperlukan untuk rehabilitasi
penderita polio dan biaya untuk imunisasi polio akan dapat dihemat. Dalam
rangka upaya membebaskan Indonesia dari penyakit Polio maka telah
dilaksanakan program Eradikasi Polio (ERAPO) yang meliputi pemberian
imunisasi polio secara rutin, pemberian imunisasi tambahan (PIN, Sub-PIN,
Mopping-up) pada anak balita, surveilans AFP dan pengamanan virus polio di
laboratorium.

45
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Surveilans AFP adalah pengamatan yang dilakukan terhadap semua


kasus kelumpuhan yang terjadi secara mendadak dan sifatnya layuh (flaccid),
seperti kelumpuhan pada poliomyelitis, terjadi pada anak usia di bawah 15 tahun
yang merupakan kelompok yang rentan terhadap penyakit polio, dalam upaya
untuk menemukan adanya transmisi virus polio liar. Hasil pemeriksaan virologist
dan klinis akan membuktikan secara sah dan meyakinkan apakah semua kasus
AFP yang terjaring termasuk kasus polio atau tidak, sehingga akhirnya dapat
diketahui apakah masih ada polio liar di masyarakat.
Target penemuan kasus AFP dalam satu wilayah minimal 2 kasus AFP
diantara 100.000 anak usia <15 tahun per tahun. Berdasarkan surveilans aktif
rumah sakit pada tahun 2013 di kota Surakarta ditemukan 3 kasus AFP,
sehingga diperoleh AFP rate sebesar 2,59 melebihi dari target yang ditentukan.
Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap 3 kasus tersebut semuanya negatif
membuktikan bahwa tidak ada virus polio liar di kota Surakarta pada tahun 2013.

4.1.2.3.7. Pencegahan Penyakit Kusta

Pemberantasan penyakit kusta di Kota Surakarta mempunyai tujuan


melakukan eliminasi kusta kurang dari 1 per 10.000 penduduk baik di tingkat
Kota maupun di tingkat Puskesmas. Kegiatan pemberantasan kusta difokuskan
pada pencarian penderita baik secara aktif maupun pasif. Pengobatan penderita
tipe PB maupun MB dengan “Multy Drug Therapy“ (MDT). Selain itu upaya
pencegahan dan perawatan cacat serta penyuluhan kesehatan. Dari hasil
pengamatan penyakit kusta, secara epidemiologis Kota Surakarta sudah
mencapai Eliminasi Kusta sejak tahun 1990. Selama tahun 2013 telah ditemukan
1 kasus kusta Tipe PB di Puskesmas Sibela dan 9 kasus kusta tipe MB di
puskesmas Pajang, Jayengan, Sibela dan Gambirsari. Prevalensi rate tahun
2013 adalah 0,2 per 10.000, berarti prevalance sudah di bawah stándar
Nasional yaitu < 1 per 10.000. Dari 10 kasus yang ada tidak terdapat penderita
dengan cacat tingkat 2. Semua kasus yang ditemukan telah dilakukan
pengobatan. Upaya yang dilakukan untuk memberantas Penyakit Kusta di Kota
Surakarta adalah dengan kegiatan Chase Survey, pemeriksaan kontak
penderita, termasuk yang telah RFT dimonitor setiap tahun terus-menerus
sampai waktu 5 tahun.

46
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

4.1.2.4. Penyakit Tidak Menular


Peningkatan Umur Harapan Hidup (UHH) akan menambah jumlah
lanjut usia (lansia) yang akan berdampak pada pergeseran pola penyakit di
masyarakat dari penyakit infeksi ke penyakit degeneratif. Prevalensi penyakit
menular mengalami penurunan, sedangkan penyakit tidak menular (PTM)
cenderung mengalami peningkatan. Secara nasional proporsi kematian akibat
PTM meningkat. Sedangkan secara global Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)
memperkirakan PTM telah menyebabkan 60 persen kematian dan 43 persen
kesakitan.
Di Jawa Tengah jumlah kasus PTM berdasarkan informasi dari
puskesmas dan rumah sakit menunjukkan angka yang cukup fantastis dan
meningkat dari tahun ke tahun. Demikian juga di kota Surakarta, berdasarkan
laporan dari puskesmas dan rumah sakit tahun 2013 terjadi peningkatan pada
hampir semua jenis PTM bila dibandingkan tahun 2012. Hanya tiga penyakit
yang terjadi sedikit penurunan yaitu PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis),
Neoplasma (Ca), dan AMI. Peningkatan yang terjadi pada penyakit Hipertensi
Essensial dari 69.415 kasus menjadi 69.888 kasus.
Keadaan ini perlu segera ditanggulangi, karena sesungguhnya PTM
merupakan penyakit yang dapat dicegah bila faktor risikonya dikendalikan.
Pencegahan dan penanggulangan PTM merupakan kombinasi upaya inisiatif
pemeliharaan kesehatan mandiri oleh petugas dan individu yang bersangkutan
yang dapat dilakukan melalui kegiatan deteksi dini faktor risiko bersama PTM
berbasis masyarakat yaitu Posbindu PTM (Pos Pembinaan Terpadu Penyakit
Tidak Menular).

4.1.2.4.1.. Penyakit Hipertensi


Penyakit hipertensi masuk pada 10 besar penyakit di Puskesmas. Jika
dilihat berdasarkan penyakit tidak menular maka menempati urutan pertama.
Kasus yang ditemukan pada tahun 2013 dari laporan Puskesmas sebanyak
65.252 kasus (hipertensi essensial). Angka tersebut hampir sama dengan jumlah
kasus tahun 2012 sebanyak 65.277 kasus. Hal ini menunjukkan bahwa pola
penyakit degeneratif perlu mendapatkan perhatian yang serius dari semua pihak.

47
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

4.1.2.4.2. Penyakit Diabetes Melitus (DM)


Kasus penyakit Diabetes Melitus masuk dalam 10 besar pola penyakit.
Pada tahun 2013, ditemukan kasus Diabetes mellitus tidak tergantung insulin
sebanyak 20.534 (data Puskesmas) dan 1.845 (data Rumah Sakit). Sedangkan
untuk DM yang tergantung insulin ditemukan 403 (data Puskesmas) dan 496
(data rumah sakit). Jika dihitung prevalensinya maka diperoleh angka sebesar
4.500 per 100.000 penduduk. Kasus yang ditemukan pada tahun 2012 adalah
sebesar 3.905 per 100.000. Dari pola penyakit tidak menular menunjukkan
bahwa saat ini pola penyakit masyarakat sudah bergeser ke arah pola penyakit
degeneratif. Gambaran selengkapnya mengenai pola penyakit tidak menular
dapat dilihat pada lampiran.

4.1.2.5. Kejadian Luar Biasa


Dari hasil kegiatan pengamatan penyakit Dinas Kesehatan Kota
Surakarta ditemukan ada 2 Kejadian Luar Biasa KLB) selama tahun 2013
berupa kasus Chikungunya dan Keracunan Makanan. Kasus Chikungunya
terjadi di kelurahan Tegalharjo (14 kasus), dan kasus keracunan makanan terjadi
kelurahan Kadipiro (70 kasus). Dari seluruh kejadian KLB tersebut dapat
tertangani < 24 jam, dan tidak ditemukan korban yang meninggal dunia.

4.1.3. Status Gizi Balita


Data status gizi balita tahun 2013 diperoleh dari hasil penimbangan
serentak yang dilakukan pada bulan November 2013 pada 602 posyandu se
Kota Surakarta Dari rekap hasil pengukuran status gizi diketahui bahwa tidak
ditemukan balita dengan status gizi buruk (0%), sama seperti tahun 2012
sebesar 0%. Sedangkan prevalensi balita dengan status gizi kurang sebesar
3.71 % dengan perincian pada balita laki-laki sebesar 3.85 % dan perempuan
sebesar 3.58%. Data tertinggi berada di Puskesmas Setabelan sebesar 8,42 %.
Prevalensi balita gizi kurang Kota Surakarta tahun ini sudah memenuhi target
yaitu kurang dari 15 %, dan bila dibandingkan dengan data tahun 2012 sebasar
4.13 % yang berarti mengalami perbaikan.

48
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Capaian ini tidak terlepas dari komitmen Pemerintah Kota untuk


menanggulangi permasalahan gizi di masyarakat. Sebanyak 1096 anak balita
gizi kurang diberikan PMT Pemulihan dari dana APBD Kota Surakarta dengan
pendampingan dan pemantauan berkala dari petugas puskesmas.
Permasalahan gizi yang ada, disamping gizi kurang dan gizi buruk adalah
status gizi lebih. Semakin mudahnya akses terhadap berbagai jenis makanan
dan masih kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap pola makan dengan
gizi seimbang akan berpengaruh terhadap peningkatan prevalensi gizi lebih.
Di Kota Surakarta diperoleh data balita dengan status gizi lebih tahun
2013 sebesar 1,45 %. Meningkat dibanding tahun lalu (1,29 %). Data status gizi
lebih terbanyak di Puskesmas Gilingan (4,23 %). Dampak dari kasus gizi lebih
adalah kecenderungan beresiko terhadap penyakit-penyakit metabolik dan
degeneratif. Upaya pencegahan yang telah dilakukan adalah penyuluhan dan
konseling gizi di Puskesmas bersama dengan pengelola program PTM.
Status gizi balita perlu mendapatkan perhatian khusus karena akibat
yang bisa timbul bila status gizi balita buruk diantaranya adalah :
a. Adanya gangguan pertumbuhan fisik dan mental anak
b. Penurunan tingkat kecerdasan/IQ
c. Rentan terhadap berbagai macam penyakit
Kemungkinan penyebab masih ditemukannya balita dengan status gizi buruk dan
kurang adalah :
a. Daya beli masyarakat yang masih rendah karena faktor pendapatan
keluarga
b. Pola makan keluarga yang belum menerapkan pola makan gizi seimbang
Data yang diperoleh dari hasil pendataan PHBS Rumah Tangga tahun
2013, keluarga sadar gizi di Kota Surakarta mencapai 84,1% dari jumlah
keluarga yang didata sebanyak 91.951 KK. Jika dilihat dari hasil pendataan
tersebut, maka berarti masih cukup banyak (15,9%) keluarga yang belum
menerapkan pola makan gizi seimbang, sehingga masih dijumpai balita gizi
kurang dan balita gizi lebih.
Upaya-upaya yang sudah dilakukan dalam rangka meningkatkan status gizi
masyarakat diantaranya :
a. Promosi pentingnya penyediaan menu dengan gizi seimbang
b. Peningkatan cakupan keluarga sadar gizi, dengan optimalisasi pendataan

49
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

c. Pemberian makanan tambahan bagi Balita dengan gizi buruk atau gizi
kurang
d. Pemberian makanan tambahan bagi Ibu hamil KEK
e. Pemantapan SKPG

Gambaran selengkapnya dapat di lihat pada Tabel dan Grafik sebagai berikut :
Grafik 3. Status Gizi Balita menurut Kecamatan Tahun 2013

Baik
95%

Kurang
4%

Buruk
0%

Lebih
1%

4.1.3. BBLR (Berat Bayi Lahir Rendah )


Gambaran tentang status gizi bayi baru lahir dapat dilihat dari angka
berat badan saat lahir. Selama tahun 2013, berdasarkan laporan
Puskesmas ditemukan bayi baru lahir dengan Berat Lahir Rendah (<
2500 g) sebanyak 223 (2,2%). Bila dibanding angka BBLR tahun 2012
(2%) terjadi sedikit peningkatan. Angka BBLR tertinggi berada di wilayah
Puskesmas Ngoresan (6,4%) dan terrendah ada wilayah Puskesmas
Gambirsari (0,5%). Angka ini tidak jauh berbeda dengan kondisi tahun
2012 dimana angka BBLR tertinggi juga ada di Puskesmas Ngoresan.
Hal ini sesuai dengan Status Gizi Bumil dimana angka Bumil KEK
tertinggi juga terjadi di Puskesmas Ngoresan (12,71%). Gambaran
selengkapnya mengenai BBLR dapat dilihat pada tabel 26.

50
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Masih ditemukanya kasus BBLR erat hubungannnya dengan :


a. Status gizi ibu pada waktu hamil rendah (4,30% ibu hamil menderita
Kurang Energi Kronis / KEK)
b. Faktor kurangnya pengetahuan ibu, mengingat tingkat pendidikan ibu
rata-rata SD dan SMP
c. Faktor ibu bekerja di sektor industri dan jasa
d. Rendahnya daya beli keluarga (Masyarakat Miskin)
Gambaran mengenai status gizi bayi baru lahir menurut kecamatan di
kota Surakarta tahun 2012 dapat dilihat pada grafik berikut :

Grafik 4. Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah


Di Kota Surakarta Tahun 2009 -2013

80

56
60 48 50 47

40
22
20

0
Laweyan Serengan Ps Kliwon Jebres Bjsari
BBLR 2009 21 20 40 32 53
BBLR 2010 37 31 37 57 64
BBLR 2011 43 35 18 45 41
BBLR 2012 30 35 37 60 43
BBLR 2013 48 22 50 56 47

4.1.5. Status Gizi Ibu Hamil


Status gizi ibu hamil dapat dilihat dari banyaknya ibu hamil yang
menderita Kurang Energi Kronis (KEK) dan Anemi Gizi Besi (AGB). Pada tahun
2013, berdasarkan laporan Puskesmas, ditemukan Ibu hamil KEK sebanyak
(4,30%) 468 orang, dari sasaran ibu hamil sebanyak 10.889. Jika dibandingkan
angka tahun 2012 yang sebesar 4,55% maka prosentase ibu hamil menderita
KEK mengalami sedikit penurunan. Jika dilihat angka di tiap kecamatan maka
angka Bumil KEK terbesar ada di Kecamatan Jebres sebesar 7,27% dan Angka

51
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Bumil KEK terkecil berada di Kecamatan Sondakan sebesar 2,13%. Gambaran


mengenai status gizi Ibu hamil dapat dilihat pada grafik berikut ini.

Grafik 5. Jumlah Ibu Hamil KEK menurut Kecamatan


Se-Kota Surakarta Tahun 2009 - 2013

250

200

150

100

50

0
Lwy Srgn Ps. Kl. Jbrs Bj.sari
2009 69 36 135 116 73
2010 57 53 101 157 163
2011 77 34 133 196 140
2012 61 29 113 186 207
2013 42 33 109 179 108

4.1.6. Pemberian Tablet Fe Bagi Ibu Hamil

Tablet Fe adalah tablet yang mengandung Fe dan asam folat. Ibu hamil
mendapat Fe 3 adalah ibu yang selama kehamilannya minimal mendapat 90
tablet Fe. Distribusi tablet Fe ditujukan untuk mengurangi kasus kurang darah
(anemia) pada ibu hamil. Program pemberian tablet Fe gratis baru terbatas pada
ibu hamil karena besarnya dana yang dibutuhkan untuk bisa menyediakan tablet
Fe bagi seluruh ibu hamil minimal 90 tablet per ibu hamil, juga terkait dampak
resiko terhadap kematian ibu saat persalinan karena perdarahan.
Capaian distribusi tablet Fe3 (90 tablet) tahun 2013 di Kota Surakarta
sebesar 97,50%, melampaui target Kementerian Kesehatan sebesar 95%,
hampir di seluruh wilayah Puskesmas, hanya ada 3 (tiga) puskesmas yang
belum mencapai target nasional yaitu Kratonan (94,03%), Banyuanyar (92,09%)

52
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

dan Setabelan (94,14%). Secara keseluruhan di tingkat Kota, capaian distribusi


tablet Fe tahun 2012 mengalami peningkatan dibanding tahun 2012 (97,25 %).
Jika dilihat dari angka Bumil Anemia untuk Kota Surkarta tahun 2013
sebesar 6,79%, dengan angka tertinggi terjadi di puskesmas Ngoresan. Hal ini
tidak sejalan dengan angka capaian distribuasi tablet Fe3. Melihat capaian
distribusi tablet Fe yang sudah baik di Kota Surakarta, yang dibutuhkan
berikutnya adalah adanya personil atau masyarakat yang berperan sebagai
pengawas minum tablet Fe. Sehingga dapat diyakinkan bahwa tablet Fe yang
telah diterima oleh ibu hamil memang benar-benar diminum sesuai ketentuan.
Khusus di Kota Surakarta, Dinas Kesehatan telah mengeluarkan ketentuan dosis
pemberian tablet Fe untuk ibu hamil anemia adalah 2 tablet sehari sebagai dosis
pengobatan dan untuk ibu hamil dengan Hb normal diberikan 1 tablet sehari
sebagai dosis pencegahan.

4.1.7. Kelurahan Dengan Garam Beriodium Baik

Garam beriodium adalah garam (NaCl) yang diperkaya dengan iodium


melalui proses iodisasi sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) dengan
kandungan Kalium Iodat (KiO3). Kelurahan dengan garam beriodium baik adalah
kelurahan dimana lebih dari 90 % rumah tangga yang tinggal di wilayah tersebut
mengkonsumsi garam beriodium.
Persentase kelurahan dengan garam beriodium baik di Kota Surakarta
tahun 2013 adalah 100%.Ini menunjukkan bahwa sebanyak 51 kelurahan yang
ada di Kota Surakarta, rumah tangga yang tinggal masing-masing lebih dari 90%
mengkonsumsi garam beriodium cukup. Ini bisa dicapai berkat kerjasama dan
peran serta dari berbagai pihak, baik lintas program melalui promosi kesehatan
dan lintas sektor terkait yang tergabung dalam Tim Penanggulangan GAKI Kota
Surakarta. Tim ini bekerja sebagai wujud pelaksanaan Perda No 14 Tahun 2003
tentang Pengendalian Peredaran Garam di Kota Surakarta.

53
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

4.1.8. Kecamatan Rawan Gizi


Dari 5 (lima) kecamatan yang ada di Kota Surakarta, maka keseluruhan
merupakan kecamatan bebas rawan gizi. Dasar penentuan kecamatan rawan
gizi adalah besarnya kasus gizi buruk (BGM + BGT) di 5 (lima) wilayah
kecamatan masing-masing kurang dari 20%. Berdasarkan hasil tersebut, maka
berarti tidak ada kecamatan rawan gizi di Kota Surakarta. Namun demikian,
masih tetap perlu dicermati adanya kasus-kasus gizi buruk yang terjadi meskipun
prevalensinya tidak besar.

4.1.9. Bayi, Balita dan Ibu Nifas mendapat Kapsul Vitamin A Dosis Tinggi
Vitamin A merupakan zat gizi yang esensial bagi manusia. Selain untuk
kesehatan mata sebagai fungsi utama, vitamin A sangat bermanfaat untuk
pertumbuhan, dapat membantu mempercepat penyembuhan luka, memperkuat
daya tahan tubuh, membantu fungsi reproduksi dan sel-sel syaraf. Pada ibu nifas
yang cukup mendapat vitamin A akan meningkatkan kandungan vitamin A dalam
ASI, sehingga bayi yang disusui lebih kebal terhadap penyakit. Disamping itu
kesehatan ibu lebih cepat pulih. Oleh karena konsumsi sehari-hari sumber
vitamin A rendah, maka untuk memenuhi kebutuhan tubuh perlu suplementasi
kapsul vitamin A.
Kapsul vitamin A adalah kapsul yang mengandung vitamin A dosis
tinggi, yaitu 100.000 Satuan Internasional (SI) yang berwarna biru untuk bayi
umur 6-11 bulan dan 200.000 SI yang berwarna merah untuk anak balita 12-59
bulan. Pemberian kapsul vitamin A bayi dan anak balita dilakukan pada bulan
Februari dan Agustus, sedangkan ibu nifas mendapatkan 2 (dua) kapsul vitamin
A selama masa nifas.
Hasil cakupan pemberian kapsul vitamin A tahun 2013 di Kota Surakarta
pada bayi dan anak balita mencapai 100% dari target Kementerian Kesehatan
85%. Sedangkan pemberian kapsul vitamin A pada ibu nifas mencapai 99,86%.
Diketahui masih ada 3 (tiga) Puskesmas yang cakupan pemberian vitamin A ibu
nifas belum 100% yaitu Puskesmas Ngoresan, Sibela dan Gilingan.
Tingginya cakupan pemberian vitamin A di Kota Surakarta dikarenakan
seluruh posyandu yang ada sebanyak 602 posyandu semuanya dalam kategori
aktif serta mudahnya akses terhadap fasilitas pelayanan kesehatan, dan

54
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

tentunya peran aktif dari promosi kesehatan baik berupa penyuluhan langsung
maupun melalui media massa yang ada di Kota Surakarta.
Di Kota Surakarta pemberian kapsul vitamin A dosis tinggi juga mulai
diberikan bagi Balita sakit. Pemberian ini diintegrasikan dengan program
manajemen terpadu balita sakit (MTBS). Berdasarkan laporan Puskesmas,
jumlah balita sakit yang mendapat kapsul vitamin A dosis tinggi sebanyak 6.551
anak.

4.1.10. Pemberian ASI Eksklusif


Bayi mendapatkan ASI Eksklusif adalah bayi 0-6 bulan yang diberi ASI
saja tanpa makanan atau cairan lain kecuali obat, vitamin dan mineral
berdasarkan recall 24 jam. Cakupan pemberian ASI Eksklusif diperoleh dari hasil
pendataan yang dilakukan oleh kader pada bulan Februari dan Agustus setiap
tahunnya.
Target bayi mendapatkan ASI Eksklusif dari Kementerian Kesehatan
adalah 80%, sementara capaian di Kota Surakarta tahun 2013 sebesar 55,7%.
Dengan sebaran capaian tertinggi di Puskesmas Gajahan 80% dan capaian
terendah di Puskesmas Gambirsari 41,7%. Angka capaian Kota Surakarta bila
dilihat dari tahun ke tahun mengalami peningkatan cukup signifikan.
Dari sisi pengetahuan ibu, sebenarnya hampir semua ibu sudah terpapar
penyuluhan ASI oleh petugas kesehatan ataupun media promosi yang lain. Akan
tetapi perilaku ibu untuk memberikan ASI yang memang masih perlu diluruskan.
Kendala yang dihadapi yang menjadikan seorang ibu tidak memberikan ASI
Eksklusif antara lain karena ibu bekerja, ASI tidak cukup, bayi rewel, payudara
kecil sehingga kurang percaya diri, dan lain-lain.
Beberapa upaya yang dilakukan untuk dapat meningkatkan cakupan ASI
Eksklusif adalah :
 Kegiatan Kelompok Pendukung Ibu (KP-Ibu)
Adalah kegiatan kelompok masyarakat yang terdiri dari ibu hamil dan ibu
menyusui dengan didampingi oleh motivator dari kalangan mereka sendiri
yang telah diberi pelatihan khusus, serta fasilitator dari puskesmas.
Kegiatan ini bertujuan sebagai sarana untuk saling berbagi pengalaman
dan informasi tentang pemberian ASI. Sampai dengan tahun 2012 telah
dibentuk KP-Ibu hampir di seluruh kelurahan.

55
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

 Advokasi Inisiasi Menyusu Dini (IMD) ke sarana pelayanan kesehatan


Advokasi penyediaan ruang Laktasi di Perkantoran dan Tempat-Tempat
Umum.
Kondisi saat ini menunjukkan bahwa selain pengetahuan, ibu
membutuhkan dukungan yang lebih intensif dari lingkungan di sekitarnya untuk
dapat melaksanakan praktek pemberian ASI secara optimal. Dengan terbitnya
PP no 33 tahun 2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif, setidaknya dapat
memberi pedoman bagi fasilitas kesehatan untuk ikut mendukung pemberian ASI
dan mengurangi penggunaan susu formula setelah persalinan.

4.2. INDIKATOR PERILAKU MASYARAKAT


4.2.1. PHBS

Faktor yang terbesar dalam mempengaruhi derajat kesehatan menurut


H.L. Blum adalah faktor perilaku masyarakat. Dengan mewujudkan perilaku yang
sehat, diharapkan dapat menurunkan angka kesakitan dan angka kematian ibu
dan anak akibat kurangnya kesadaran/pengetahuan masyarakat dalam
mengunjungi sarana pelayanan kesehatan. Indikator perilaku hidup bersih dan
sehat masyarakat terbagi menjadi 3 (tiga) tatanan, yakni tatanan rumah tangga,
tatanan institusi dan tatanan tempat-tempat umum (TTU). Untuk data profil
kesehatan hanya ditampilkan PHBS tatanan rumah tangga.
Gambaran tentang rumah tangga yang berperilaku hidup bersih dan
sehat dapat dilihat pada lampiran. Dari 194.961 rumah tangga yang ada, telah
dilakukan pemeriksaan PHBS sebesar 47,2%. Dari rumah tangga yang
diperiksa tersebut, 90,22% berada pada tatanan rumah tangga sehat utama dan
paripurna.
Dilihat dari indikator penilaiannya, maka indikator yang pencapaiannya
terrendah adalah keluarga bebas asap rokok. Ini berarti bahwa mayoritas
keluarga yang ada di Kota Surakarta terpapar asap rokok.
Indikator SPM menargetkan bahwa 65% rumah tangga pada tatanan
utama dan paripurna. Ini berarti bahwa Kota Surakarta telah mencapai target
yang telah ditetapkan dalam rumah tangga pada tatanan paripurna, akan tetapi
sudah mencapai target dalam rumah tangga tatanan utama. Jika dilihat

56
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

penyebaran tiap Puskesmas, maka yang mencapai tatanan rumah tangga utama
dan paripurna tertinggi ada di Puskesmas Setabelan (99,48%) dan terendah ada
di wilayah Puskesmas Penumping (52,90%).

4.2.2. Penyuluhan, pencegahan, penanggulangan dan penyalahgunaan


NAPZA (P3 NAPZA)
Tahun 2013, telah dilakukan kegiatan penyuluhan, pencegahan dan
penyalahgunaan NAPZA dengan sasaran tidak hanya pada institusi sekolah
namun juga masyarakat umum (karang taruna, PKK). Jumlah seluruh kegiatan
penyuluhan yang dilakukan sebanyak 8.811. Dari jumlah tersebut yang bertema
NAPZA sebanyak 14,71%. Angka ini sudah target SPM yang sebesar 12,5%,
meskipun masih dimungkinkan banyak kegiatan yang dilakukan, namun under
reported.

4.2.3. Kemandirian Posyandu


Pada tahun 2013, jumlah Posyandu yang ada di kota Surakarta sebanyak
602 Posyandu. Jika dibandingkan jumlah Posyandu tahun 2013 yang sebesar
602 maka berarti tidak terjadi penambahan jumlah Posyandu. Dari 602 posyandu
tersebut, tidak ada posyandu yang berada pada strata pratama, 15 posyandu
(2,49%) berada pada strata madya, 67 posyandu (11,13%) berada pada strata
posyandu Purnama, 520 posyandu (86,38%) berada pada strata posyandu
mandiri. Jika dibandingkan dengan target SPM untuk Posyandu Mandiri sebesar
45%, maka capaian tahun 2013 telah dapat melampaui target yang ditetapkan.
Jika dilihat penyebaran tiap Puskesmas, maka Puskesmas dengan
Posyandu mandiri terbanyak ada di wilayah Puskesmas Jayengan, Kratonan,
Sangkrah, Ngoresan, Nusukan dan Setabelan (100%) dan yang terendah di
wilayah Puskesmas Pucangsawit (65%). Gambaran selengkapnya mengenai
Tingkat Kemandirian Posyandu di Kota Surakarta tahun 2013 dapat dilihat pada
tabel 72 dan grafik sebagai berikut:

57
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Grafik 6. Kemandirian Posyandu Menurut Kecamatan


Kota Surakarta Tahun 2013

200

150

100 Purnama
Mandiri
50

0
Laweyan Serengan Ps Kliwon Jebres Bjsari

4.2.4. Penduduk Menggunakan Sarana Pelayanan Kesehatan.


Berdasarkan data kunjungan di Puskesmas, diketahui bahwa penduduk
yang berkunjung ke Puskesmas sejumlah 186.149 (37,22% dari total penduduk).
Tetapi jika dilihat dari jumlah kunjungan yang mencapai 762.036 ini berarti
bahwa meskipun baru 37,22% penduduk yang memanfaatkan Puskesmas
sebagai sarana pelayanan kesehatan, namun dalam 1 tahun rata-rata 1 orang
berkunjung ke puskesmas 4,1 kali. Atau bisa diartikan bahwa penduduk
pengguna Puskesmas yang umumnya berasal dari kalangan kelas menengah ke
bawah, hampir tiap 3 bulan sekali berkunjung ke Puskesmas. Ini perlu
mendapatkan perhatian karena ternyata penduduk kalangan ini cukup rentan
terhadap penyakit. Angka ini hampir jika dibandingkan angka tahun 2012.
Sedangkan jumlah kunjungan Rumah Sakit, baik berkunjung rawat
jalan maupun rawat inap sebesar 885.434. Angka ini cukup tinggi, hal ini
dimungkinkan karena di Kota Surakarta terdapat Rumah Sakit rujukan Jawa
Tengah, sehingga pasien yang dirawat bukan hanya penduduk dalam kota,
namun banyak penduduk luar Kota Surakarta.

4.2.5. Penduduk Yang Terlindungi Asuransi Kesehatan


Data tentang penduduk yang terlindung asuransi kesehatan masih
terbatas pada penduduk yang PNS, penduduk peserta PKMS (Pemeliharaan
Kesehatan Masyarakat Surakarta) dan penduduk yang bekerja di perusahaan.
Penduduk yang mengikuti ASKES PNS di Kota Surakarta sebesar 13,8%,
penduduk peserta PKMS sebesar 45,83% sedangkan penduduk yang mengikuti

58
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

jamsostek sebesar 1,6%. Sehingga penduduk non maskin yang terlindungi


Asuransi Kesehatan sebesar 81,81%. Sedangkan penduduk yang mengikuti
program asuransi kesehatan sosial lainnya belum tersedia datanya.
Untuk masyarakat miskin, asuransi kesehatan dicakup oleh Program
JAMKESMAS dan PKMS Gold. Tahun 2012, jumlah masyarakat miskin yang
tercatat dalam SK Walikota Surakarta sebanyak 125.732 jiwa. Pemanfaatan
kartu JAMKESMAS di Puskesmas sebesar 26%, sedangkan jumlah kunjungan
mencapai 287.649, sehingga rata-rata satu orang peserta berkunjung ke
Puskesmas lebih dari 9 kali dalam setahun.
Secara keseluruhan, penduduk Kota Surakarta yang terlindungi
asuransi kesehatan sebesar 81,24% (Askes PNS, Jamsostek, PKMS dan
Jamkesmas). Angka capaian ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan capaian
tahun 2012 (78,2%). Jika dibandingkan dengan target SPM sebesar 80% jumlah
penduduk, maka Kota Surakarta sudah dapat mencapai target yang ditetapkan.

4.2.6. Konsumsi Garam Iodium


Data tentang konsumsi garam iodium di tingkat rumah tangga
didapatkan dari hasil pemeriksaan garam yang dilakukan oleh anak SD. Selama
tahun 2012, pemeriksaan garam dilakukan di seluruh kelurahan di wilayah kerja
Puskesmas. Dari hasil pemeriksaan didapatkan data sebagai berikut :
Tabel 7. Hasil Pemantauan Garam Beriodium Di Tingkat Masyarakat
Kota Surakarta Tahun 2013

STATUS
NO NAMA JML DESA HASIL UJI DESA
TDK TDK
KECAMATAN DESA SAMPEL CUKUP KURANG ADA BAIK BAIK
1 LAWEYAN 11 11 1211 58 0 11 0
2 SERENGAN 7 7 1254 28 0 7 0
3 PASAR KLIWON 9 9 1842 123 0 9 0
4 JEBRES 11 11 2508 35 0 11 0
5 BANJAR SARI 13 13 2591 172 0 13 0
JUMLAH 51 45 9406 416 0 51 0
Prosentase (%) 100 94,67 4,19 0 100 0

59
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Berdasarkan tabel di atas, maka masyarakat yang mengkonsumsi


garam beriodium dengan iodium cukup mencapai 94,67% Sementara masih ada
masyarakat yang mengkonsumsi garam yang tidak mengandung iodium sama
sekali sebesar 1,15%. Jika dibandingkan tahun 2012 cakupan garam yang
mengandung iodium cukup yang sebesar 94,67% maka mengalami peningkatan.
Cakupan sejak tahun 2008 telah memenuhi target SPM yang sebesar >90%.
Upaya-upaya yang telah dilakukan dalam rangka meningkatkan
konsumsi garam beryodium bagi masyarakat adalah :
1. Telah dikeluarkannya PERDA No: 14 Tahun 2004 tentang peredaran garam
non iodium.
2. Penyuluhan melalui anak sekolah, kelompok potensial dan Posyandu.
3. Operasi pasar
4. Penyampaian informasi hasil operasi pasar.
5. Pemantauan penggunaan garam iodium melalui posyandu dan sekolah.

4.2.7. Usaha Kesehatan Sekolah


Pada tahun 2013 berdasarkan laporan Puskesmas yang ada, terdapat
288 sekolah dan madrasah setingkat SD. Dari jumlah tersebut, seluruh sekolah
telah melaksanakan program UKS. Sedangkan jumlah murid yang ada sebanyak
66.532 murid. Dari jumlah tersebut, yang menjadi dokter kecil sebanyak 9.261
(13.91%). Target SPM dokter kecil sebesar 15% dari murid yang ada. Jika
dibandingkan angka tahun 2012 yang sebesar 11.72% maka mengalami
peningkatan, namun masih jauh dari target yang diharapkan. Rendahnya dokter
kecil yang ada disebabkan karena memang belum semua Puskesmas secara
rutin mengadakan pelatihan dokter kecil. Ini terkait dengan dana yang ada dan
prioritas program masing-masing Puskesmas. Selain itu, masih belum
optimalnya pemberdayaan sekolah sehingga cakupan dokter kecil masih
dianggap sebagai kepentingan sektor kesehatan dan belum menjadi kebutuhan
sektor pendidikan.

60
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

4.3. INDIKATOR KESEHATAN LINGKUNGAN

4.3.1. Rumah Sehat

Pada tahun 2013 di Surakarta terdapat jumlah rumah sebanyak


101.807. Dari jumlah rumah yang ada, dilakukan pemeriksaan terhadap 87.179
(85.6%). Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, maka ditemukan Rumah
Sehat sebanyak 64.431 (73.9%). Angka capaian ini belum mencapai target SPM
yang sebesar 80%. Jika dilihat sebaran tiap Puskesmas, maka wilayah dengan
rumah sehat tertinggi adalah Puskesmas Manahan (91.7%), sedangkan yang
paling sedikit cakupan rumah sehatnya ada di Puskesmas Gilingan (55,3%)
Puskesmas Gilingan membawahi Kelurahan Gilingan, Kestalan dan Punggawan,
yang merupakan kantong penduduk berpenghasilan menengah ke bawah
sehingga mempengaruhi kondisi perumahan penduduk.
Gambaran mengenai kondisi rumah penduduk Kota Surakarta seperti
pada grafik di bawah ini, dan selengkapnya tentang rumah sehat dapat dilihat
pada lampiran.

Grafik 7. Rumah Sehat di Kota Surakarta Tahun 2013

35.000
30.000
25.000
20.000
15.000
10.000
5.000
0
Lwyn Srgn Ps.Klw Jbrs Bj.sari
Jumlah 18.667 10.336 9.765 28.906 34.133
Diperiksa 14.805 9.031 5.557 25.876 31.910
Sehat 11.469 7.163 4.310 17.387 24.102

61
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

4.3.2. Tempat Umum dan Pengelolaan Makanan Sehat.

Tempat umum dan Pengelolaan Makanan yang ada di kota Surakarta


meliputi kantor, hotel, toko, Restoran/Rumah makan, pasar tradisional dan lain-
lain. Pada tahun 2013 dari 1.058 TUPM yang ada, 100% dilakukan pemeriksaan,
dan dari hasil pemeriksaan yang memenuhi syarat kesehatan sebanyak 58.41%.
Angka cakupan tahun 2013 telah masih dibawah target SPM (80%).

4.3.3. Kepemilikan Sarana Kesehatan Lingkungan.

4.3.3.1. Jenis Sarana Penyediaan Air Bersih yang Dipergunakan (Kepemilikan


SAB)
Dari 101.807 keluarga yang ada, telah dilakukan pemeriksaan/inspeksi
sanitasi terhadap 25.056 (24,6%). Dari hasil inspeksi tersebut diketahui bahwa
91,8% keluarga yang ada di Kota Surakarta telah memiliki sarana air bersih.
Jumlah tersebut mengalami penurunan dibanding tahun 2012 (95,5%). Sisa
keluarga yang belum tercakup adalah keluarga yang belum memiliki sarana air
bersih secara mandiri tetapi mampu untuk mengakses air bersih melalui
SPT/SGL Umum dan Hidran Umum.

4.3.3.2. Jamban Keluarga


Dari hasil pemeriksaan terhadap 25.056 keluarga, diketahui bahwa
92,6% telah memiliki jamban keluarga dan 94,1% telah memenuhi syarat sehat.
Jika dibandingkan angka tahun 2012 (91,5%) jamban memenuhi syarat sehat
mengalami peningkatan dan telah melampaui target SPM (85%). Dengan
meningkatnya kesadaran masyarakat, diharapkan jumlah tersebut akan
mengalami peningkatan di tahun berikutnya.

4.3.3.3. Saluran Pengelolaan Air Limbah (SPAL)


Dari hasil pemeriksaaan diketahui bahwa 95,4% KK sudah memiliki
SPAL. Jumlah ini mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu (97%) tetapi
telah melampaui target SPM yaitu 90%.

62
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Gambaran total Sarana kesehatan lingkungan keseluruhan yang di


periksaan selama tahun 2013 dapat dilihat pada grafik sebagai berikut :

Grafik 8. Prosentase Keluarga dengan Sarana Kesehatan Lingkungan


yang Memenuhi Syarat Kesehatan Di Kota Surakarta Tahun 2013

100

90
80
70
60

50
40

30
20
10
0
Lwyn Srgn Ps.Klw Jbrs Bj.sari
Jamban 98.3 99.2 74.3 94.8 94.2
SPAL 82.6 85 70.6 69.1 74.8
T.Sampah 82.5 83.2 89.6 84.2 77

4.3.4. Rumah Bebas Jentik Nyamuk


Pada tahun 2013, berdasarkan pendataan Puskesmas didapatkan
jumlah rumah sebanyak 101.807 rumah. Dari jumlah rumah yang ada, telah
dilakukan pemeriksaan sebanyak 44.558 (43.77%). Berdasarkan hasil
pemeriksaan, rumah yang bebas jentiknya sebanyak 94.84%. Sedangkan 5.16%
masih terdapat jentik di dalamnya. Jika dibandingkan angka tahun 2012 yang
sebesar 95.36% maka mengalami penurunan. Jika dilihat sebaran tiap
Puskesmas, maka rumah bebas jentik tertinggi ada di wilayah Puskesmas
Gajahan (96.96%).

63
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

4.4. INDIKATOR PELAYANAN KESEHATAN

4.4.1. Upaya Kesehatan Rujukan

Rumah Sakit di Kota Surakarta sebanyak 12 buah yang terdiri dari 10


Rumah Sakit Umum dan 2 Rumah Sakit Khusus. Jika dilihat dari kepemilikan,
untuk Rumah Sakit Umum, maka 3 (tiga) Rumah Sakit Umum milik Pemerintah
dan 7 (tujuh) Rumah Sakit Umum swasta. Sedangkan untuk Rumah Sakit
Khusus 1 (satu) milik Pemerintah Provinsi (RSJD) dan 1 (satu) milik swasta (RSJ
Puri Waluyo).
Indikator mutu pelayanan rumah sakit dapat dilihat dari BOR, LOS, TOI,
GDR dan NDR. Bed Occupation Rate (BOR) yang ideal untuk suatu rumah sakit
antara 60% s/d 80%. BOR rata-rata untuk rumah sakit umum di Kota Surakarta
sebesar 66,5%. BOR tertinggi ada di Rumah Sakit Umum Dr. Moewardi
Surakarta yaitu sebesar 77,2%, dan yang terendah ada di RS Tri Harsi yaitu
9,9%. Sedangkan untuk rumah sakit khusus. maka BOR rata-rata adalah 55,5.
Leng Of Stay (LOS) adalah rata-rata lamanya pasien dirawat, angka yang
ditetapkan antara 6-9 hari. Tahun 2013, rata-rata LOS untuk RS umum adalah
5,1 hari. Semua rumah sakit umum di Kota Surakarta tahun 2012 LOSnya
berkisar 3-7 hari, kecuali Rumah Sakit Tri Harsi 2,8 hari. Sedangkan untuk
rumah sakit khusus LOS sebesar 22,2 hari.
Turn Of Interval (TOI) adalah rata-rata hari tempat tidur tidak ditempati
dan angka ideal dari TOI adalah 1-3. Untuk Rumah sakit umum TOI rata-rata 2,6
dan TOI rata-rata untuk Rumah sakit khusus 17,8. Net Death Rate (NDR) adalah
angka kematian lebih atau sama dengan 48 jam dan jumlah yang dapat ditolerir
adalah 2,2 per 100 penderita keluar. Gross Death rate (GDR) adalah angka
kematian untuk tiap-tiap 100 penderita keluar maksimum adalah 4,5. GDR rata-
rata untuk rumah sakit umum adalah 4,5 sedangkan untuk rumah sakit khusus
0,30. Rumah sakit dengan GDR melebihi angka 4,5 adalah rumah sakit umum
Dr. Moewardi.

64
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

4.4.2. Upaya Kesehatan Khusus

4.4.2.1. Sarana Kesehatan dengan Kemampuan Gawat Darurat


Jumlah sarana kesehatan dengan kemampuan pelayanan gawat darurat yang
dapat diakses masyarakat sebanyak 53% dari 30 sarana kesehatan yang ada
(Rumah sakit umum, Rumah sakit jiwa, rumah sakit khusus, Puskesmas).
Kondisi ini sama jika dibandingkan dengan keadaan tahun 2012. Jika
dibandingkan target SPM yang sebesar 40%, maka sudah tercapai.

4.4.2.2. Pelayanan Kesehatan Gigi & Mulut


Target program pelayanan kesehatan gigi tahun 2013, yaitu rasio (perbandingan)
antara tumpatan dengan pencabutan gigi tetap minimal lebih dari 1. Berdasarkan
laporan dari 17 Puskesmas yang ada, maka didapatkan rasio tumpatan dengan
pencabutan gigi tetap adalah 1,10. Angka tersebut sudah memenuhi target yang
telah ditentukan. Angka ini lebih kecil dari angka sebelumnya (tahun 2012 =
1,35). Jika dibandingkan angka Jawa Tengah yang kurang dari 0,5 maka angka
Surakarta lebih tinggi. Jika dilihat sebaran tiap Puskesmas, maka Puskesmas
yang memiliki rasio kurang dari 1 (satu) adalah Puskesmas Pajang (0.84),
Penumping (0,31), Purwodiningratan (0,76), Ngoresan (0,60), Sibela (0,43),
Nusukan (0,53), Gilingan (0,72), Banyuanyar (0,94) dan Setabelan (0,31). Selain
pelayanan di Puskesmas, maka pelayanan kesehatan gigi dan mulut juga
dilakukan di sekolah dasar melalui UKGS (Upaya Kesehatan Gigi Sekolah).
Selama tahun 2012, dari jumlah murid yang ada sebanyak 66.532 anak, telah
dilakukan pemeriksaan terhadap 8.173 anak (12,3%). Berdasarkan hasil
pemeriksaan, ditemukan 553 anak perlu perawatan dan 219 anak mendapatkan
perawatan. Jika dibandingkan angka tahun 2012, maka jumlah murid yang
diperiksa mengalami penurunan. (2012 : 20.3%).

4.4.2.3. Pelayanan Tranfusi Darah


Target pemenuhan permintaan darah tahun 2013 adalah 90%. Sedangkan
capaian tahun 2013, berdasarkan laporan dari PMI, maka 100% permintaan
darah khususnya dari rumah sakit di Kota Surakarta yang mengajukan darah ke
PMI dapat dipenuhi.

65
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

4.4.3. Upaya Kesehatan Dasar


4.4.3.1. Pemanfaatan Sarana Pelayanan Kesehatan Dasar

Berdasarkan data dari Subdin Upaya Kesehatan, maka sarana kesehatan


dasar yang ada di Kota Surakarta meliput :
a. Puskesmas induk sebanyak 17 buah.
b. Puskesmas pembantu sebanyak 26 buah.
c. Puskesmas keliling sebanyak 17 unit.
d. Praktek dokter swasta sebanyak 568, semuanya telah memiliki ijin.
e. Praktek dokter gigi sebanyak 146, semuanya telah berijin.
f. Balai pengobatan sebanyak 77, semuanya telah berijin.
g. Rumah bersalin sebanyak 18, semuanya telah berijin.
h. Laboratorium kesehatan sebanyak 12, semuanya telah berijin.
i. Apotik sebanyak 161, semuanya telah berijin.
j. Toko obat sebanyak 21, semuanya telah berijin.

Jika dihitung rasio sarana pelayanan kesehatan terhadap jumlah penduduk,


maka untuk Kota Surakarta sudah cukup memadai. Namun yang perlu
ditingkatkan adalah kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Angka pemanfaatan sarana kesehatan yang ada, didapatkan dari laporan
Puskesmas, sedangkan dari sarana kesehatan lainnya (praktek dokter swasta)
belum berjalan. Pada tahun 2013 didapatkan angka kunjungan baru dan lama
Puskesmas sebanyak 782.036. Rata-rata kunjungan tiap Puskesmas/hari
sebanyak 153 pasien. (tahun 2012=142 pasien/hari/Puskesmas). Melihat data
tersebut, terjadi peningkatan jumlah kunjungan ke puskesmas. Hal ini perlu
dianalisa lebih lanjut apakah hal ini karena meningkatnya animo masyarakat
terhadap pelayanan di Puskesmas atau karena adanya penurunanan derajad
kesehatan masyarakat. Untuk dapat menganalisa hal tersebut, diperlukan data
yang terpisah antara kunjungan sakit dan kunjungan sehat (konsultasi).

66
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

4.4.3.2. Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak

4.4.3.2 1. Pelayanan Kesehatan Ante Natal Care


Selama tahun 2013 dari jumlah ibu hamil sebanyak 10.889, yang
melakukan pemeriksaan ante natal care pertama kali (K1) sebanyak 10.889
(100%). Capaian ini sama dengan pencapaian tahun 2012. Sedangkan ibu
hamil yang melakukan pemeriksaan sampai dengan minimal empat kali
sebanyak 10.642 (97,7%). Bila dibandingkan dengan angka tahun 2012 (97,6%)
maka mengalami peningkatan. Hal ini dimungkinkan bisa terjadi karena adanya
perbaikan dalam pencatatan dan pelaporan, sehingga cakupan K4 yang
dilaporkan adalah cakupan K4 murni. Target SPM untuk K4 tahun 2013 sebesar
95%. Sehingga angka Surakarta sudah mencapai target. Bila dibandingkan
angka Jawa Tengah yang sebesar 88,78% maka angka Surakarta lebih tinggi.
Jika dilihat sebaran tiap Puskesmas, maka hampir semua Puskesmas sudah
mencapai target SPM untuk K4 kecuali Puskesmas Kratonan (94,0%),
Puskesmas Banyuanyar (93,0) dan Setabelan (94,1%),

4.4.3.2.2. Deteksi Resiko Tinggi Ibu Hamil

Penanganan ibu hamil risti merupakan salah satu indikator pelayanan


kesehatan ibu. Selama tahun 2013, dari jumlah ibu hamil yang ada, ditemukan
ibu hamil risti sebanyak 2.169 (99,6% dari perkiraan jumlah bumil risti sebesar
2.178). Penemuan resiko tinggi ibu hamil paling tinggi di Kecamatan Jebres dan
penemuan paling rendah di Kecamatan Banjarsari. Cakupan rujukan di Kota
Surakarta cukup bagus karena kasus resiko tinggi ibu hamil dapat ditangani
melalui pelayanan dokter ahli kebidanan dan penyakit kandungan di puskesmas.

4.4.3.2.3. Pertolongan Persalinan

Pada tahun 2013 dari jumlah persalinan sebanyak 9.930, seluruhnya


telah ditolong oleh tenaga kesehatan. Hasil ini sama dengan pencapaian tahun
2012. Jika dibandingkan dengan target SPM (>95%), maka sudah mencapai
target. Gambaran selengkapnya mengenai cakupan persalinan oleh tenaga
kesehatan dapat dilihat pada lampiran.

67
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

4.4.3.2.4. Pelayanan Kesehatan Neonatal, Bayi dan Balita


Cakupan kunjungan neonatus (0-28 hari) pada tahun 2013 sebesar
99,3%. Bila dibandingkan angka tahun 2012 yang sebesar 99,2% maka
mengalami peningkatan. Target SPM tahun 2013 adalah lebih dari 90%. Ini
berarti target SPM telah tercapai. Jika dibandingkan angka Jawa tengah yang
sebesar 95,71% maka angka Surakarta lebih tinggi.

4.4.3.3. Penanganan BBLR (Berat Badan Lahir Rendah)


Tahun 2013, dari jumlah bayi lahir hidup sebanyak 9.932, yang lahir
dengan berat kurang dari 2.500 gram sebanyak 223 bayi (2,2%). Jika dibanding
angka BBLR tahun 2012 yang sebesar 2,0%, maka mengalami sedikit
peningkatan. Dari jumlah BBLR yang ada, semuanya (100%) telah ditangani.
Adanya bayi BBLR perlu mendapat perhatian serius, karena bayi yang
dilahirkan dengan BBLR akan memiliki resiko mengalami masalah kesehatan di
kemudian hari, dibandingkan dengan bayi yang lahir dengan berat badan normal.

4.4.3.4. Pelayanan Imunisasi


Untuk menurunkan angka kesakitan, kematian, dan kecacatan bayi
serta anak Balita perlu dilaksanakan program imunisasi baik program rutin
maupun program tambahan untuk penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan
imunisasi yaitu penyakit TBC, Diphteri, Pertusis, Tetanus, Polio, Campak dan
Hepatitis B. Idealnya bayi harus mendapat imunisasi dasar lengkap yang terdiri
dari BCG satu kali, DPT tiga kali, Polio empat kali, Hepatitis B tiga kali, dan
campak satu kali. Cakupan imunisasi lengkap selama ini dilihat dari status
imunisasi campak.
Selama tahun 2013, dari jumlah sasaran bayi sebanyak 9.932 bayi,
maka yang telah lengkap status imunisasinya (berdasarkan imunisasi campak)
sebesar 95,3%. Hasil ini berarti sudah mencapai target SPM (95%).
Jika dilihat angka drop out imunisasi, maka tahun 2013 didapatkan angka drop
out sebesar 0,6%. Angka ini masih jauh di bawah target Nasional yang sebesar
<10%.
Sejak tahun 2002 Kota Surakarta telah berhasil mencapai target
Universal Child Immunization, artinya 51 kelurahan di Kota Surakarta telah

68
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

mencapai UCI sampai di tingkat desa, dengan demikian sudah sesuai dengan
harapan WHO (World Health Organization).

4.4.3.5. Pelayanan Kesehatan Usila


Pelayanan kesehatan pra usia lanjut dan usia lanjut yang dimaksudkan
adalah penduduk usia 60 tahun ke atas yang mendapatkan pelayanan
kesehatan sesuai dengan standar oleh tenaga kesehatan baik di Puskesmas
maupun di luar Puskesmas. Namun demikian, angka yang didapatkan pada
tahun 2013 belum mencakup pelayanan yang di luar Puskesmas. Pada tahun
2013, jumlah usila yang ada sebanyak 45.268. Dari jumlah tersebut yang dilayani
oleh Puskesmas sebanyak 72,91%. Jika dibandingkan target SPM yang sebesar
60%, maka sudah mencapai target yang diharapkan.

4.4.3.6. Program Keluarga Berencana


Berdasarkan data dari Bapermas PP, PA & KB Kota Surakarta, jumlah
PUS tahun 2013 sebanyak 71.032. Dari jumlah PUS yang ada, 82,3% telah
menjadi peserta KB aktif, dan 5,9% merupakan peserta KB baru. Jika
dibandingkan angka Jawa Tengah untuk angka peserta KB aktif (77%), maka
angka Surakarta lebih tinggi. Jika dilihat tiap jenis metode, maka yang paling
banyak diminati adalah metode suntik (47,7%), diikuti metode IUD (21,1%), dan
PIL (13,8%). Gambaran di tiap kecamatan dapat di lihat pada grafik sebagai
berikut:

69
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Grafik 9. Prosentase Peserta KB Baru dan Peserta KB Aktif menurut


kecamatan se-Kota Surakarta tahun 2013

25000

20000

15000

10000

5000

0
Lwyn Srgn Ps.Klw Jbrs Bj.sari
PUS 11461 6451 10585 19281 23254
Peserta Baru 1637 437 1184 5601 1689
Peserta Aktif 6838 5517 8625 15562 18692

4.5. Program Pengawasan Kefarmasian, Makanan, Minuman dan Obat


Tradisional
Indikator program pengawasan kefarmasian, makanan minuman dan obat
tradisional diantaranya : ketersediaan obat essensial & generik, pengadaan obat
generik, pengadaan obat essensial, penulisan obat generik, dan jumlah IRT
memenuhi syarat. Hasil kegiatan selama tahun 2013 adalah sebagai berikut :

4.5.1. Ketersediaan Obat Essensial


Obat essensial adalah obat yang harus dijamin ketersediaannya secara
tepat waktu, tepat jenis dan mutu terjamin serta resiko yang seminimal mungkin
untuk menjamin keseinambungan pelayanan kesehatan.
Selama tahun 2013, dari 34 jenis obat essensial yang dibutuhkan maka
100% dapat dipenuhi kebutuhannya, bahkan ketersediaan item obatnya
mencapai 106,25%. Sedangkan jika dilihat jumlah kebutuhannya sangat
bervariasi untuk setiap Puskesmas. Kebutuhan untuk tiap jenis obat dipenuhi
dari pengadaan APBD Kota, ASKES dan droping dari Propinsi maupun dari
Pusat. Gambaran selengkapnya tentang ketersediaan obat esensial dapat dilihat
pada tabel Obat Generik Esensial.

70
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

4.5.2. Pengadaan dan Ketersediaan Obat Generik


Obat generik adalah obat dengan nama resmi yang diterapkan dalam
farmakope Indonesia untuk zat berkhasiat yang dikandungnya.
Pemakaian obat generik pada sarana pelayanan kesehatan dasar
merupakan salah satu anjuran Pemerintah. Dari 121 jenis obat yang dibutuhkan,
100% telah dapat dipenuhi, bahkan tingkat ketersediaan item obat mencapai
150 jenis obat (123,97%). Jika dilihat kebutuhan tiap Puskesmas, maka yang
paling banyak jenis kebutuhan obat generik adalah Puskesmas Sibela (121
jenis), hal ini dikarenakan Puskesmas Sibela merupakan Puskesmas Perawatan.
Dan yang paling sedikit jenis kebutuhan obat generik adalah Gilingan (87 jenis).

4.6. Capaian Program Unggulan

4.6.1. Program Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Surakarta (PKMS)


Program PKMS diluncurkan Pemerintah Kota Surakarta sejak tanggal
2 Januari 2008. Berdasarkan hasil pendataan, terlihat bahwa dari tahun ke
tahun, jumlah peserta PKMS semakin meningkat sebagaimana terlihat pada
tabel di bawah ini :
Tabel. 8. Jumlah Peserta PKMS dari tahun 2008 - 2013
NO JENIS KARTU 2008 2009 2010 2011 2012 2013
1. SILVER 139.252 168.523 195.391 213.436 226.481 225.973
2. GOLD 4.204 6.580 13.037 12.818 13.871 26.541
TOTAL 143.456 175.103 208.428 226.254 240.352 252.514

Jika dilihat dari cakupan pelayanannya, dari tahun ke tahun juga


terlihat adanya kecenderungan peningkatan. Hal ini dapat dimengerti karena
dengan adanya program PKMS akan meningkatkan akses masyarakat terhadap
layanan kesehatan. Masyarakat yang semula tidak mampu mengakses layanan
kesehatan karena adanya keterbatasan biaya, dengan adanya program PKMS
mereka dapat mengakses layanan kesehatan. Data cakupan pelayanan
kesehatan selengkapnya dapat dilihat pada tabel berikut :

71
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Tabel 9. Jumlah Kunjungan Pasien Peserta PKMS


Tahun 2008 - 2013
NO JUMLAH KUNJUNGAN 2008 2009 2010 2011 2012 2013
1. Rawat Jalan Puskesmas 85.568 312.347 335.673 318.377 275.107 202.904
2. Rawat Inap Puskesmas 155 236 233 472 310 330
3. Rawat Jalan RSUD Ska 10.670 16.147 19.098 22.165 15.959 10.730
4. Rawat Inap RSUD Ska 357 1.090 1.050 691 504 531
5. RSUD Dr. Moewardi 1.831 3.102 4.181 2.768 2.131 1.913
6. RS. Brayat Minulyo 660 1.010 1.004 624 469 465
7. RS. Kasih Ibu 1.021 1.834 1.630 2.189 1.854 1.834
8. RS. Dr. Oen Surakarta 359 736 842 549 586 529
9. RS. PKU Muh. Ska 603 1.182 1.381 1.075 938 715
10. RS. Panti Waluyo 256 866 899 472 317 301
11. RS. Kustati 442 1.152 1.166 818 657 796
12. RS Orthopedi Surakarta 84 131 158 130 96 72
13. RS. Slamet Riyadi 98 225 199 182 168 248
14. RS. Triharsi 2 13 15 3 2 6
15. RSJD Surakarta 505 1.142 1.534 1.828 2.290 2.186
16. PMI Cabang Surakarta 251 1.880 1.789 616 288 234
17. BBKPM Surakarta - 2.915 5.099 5.056 4.798 4.058
TOTAL 102.862 346.008 375.951 356.187 306.474 227.351

4.6.2. Program Pelayaan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR)


Masa remaja merupakan masa yang cukup rawan, baik ditinjau dari
sosial budaya maupun dari sisi kesehatan. Dari tinjauan kesehatan, pada masa
remaja terjadi perubahan fisik dan spikis yang cukup drastis. Pada masa itu juga
timbul rasa keingintahuan yang cukup besar sehingga apabila tidak
mendapatkan pengetahuan yang cukup akan dapat menjerumuskan mereka
kepada hal-hal yang dapat membahayakan kesehatan mereka sendiri dan
lingkungannya.
Pada Puskesmas PKPR, remaja yang berkunjung dilayani secara
terpisah dari pasien umum lainnya. Hal ini untuk menjaga privasi pasien
sehingga mereka dapat lebih terbuka kepada petugas pelayanan kesehatan.
Hasil pelayanan PKPR dapat dilihat pada tabel di bawah ini :

72
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Tabel 10. Cakupan Pelayanan Puskesmas dengan PKPR


Tahun 2009 - 2013
NO URAIAN 2009 2010 2011 2012 2013
1. Jumlah remaja dilayani di 4.620 16.046 28.686 34.650 43.477
Puskesmas
2. Jumlah remaja mendapatkan 3.543 9.100 15.287 25.987 31.952
pelayanan medis
3. Jumlah remaja mendapat 2.022 3.097 5.285 7.654 7.429
pelayanan konseling
4. Jumlah remaja dirujuk ke 12 473 1.023 1.525 1.777
Rumah Sakit

4.6.5. Program Preventive Mother to Child Transmission (PMT-CT)


Program PMT-CT bertujuan untuk menghindari penularan virus
HIV/AIDS dari ibu kepada anak. Program ini dilaksanakan dengan melakukan
pemeriksaan/penapisan (screening) terhadap ibu hamil pada saat kontak
pertama (K1) dengan tenaga kesehatan. Hasil pelayanan PMT-CT dari tahun
2009 sampai dengan 2013 dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 11. Cakupan Pelayanan PMT-CT di Puskesmas


Tahun 2009 - 2012
NO JENIS PELAYANAN 2009 2010 2011 2012 2013
1. Jumlah Ibu hamil mendapat 193 3.206 3.515 3.8012
konseling PMT-CT
2. Jumlah ibu hamil dirujuk ke 6 10 4 11
klinik IMS/VCT

73
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

4.7. Situasi Sumber Daya Kesehatan

4.7.1. Tenaga Kesehatan


Jenis tenaga kesehatan dibagi menurut 7 (tujuh) klasifikasi yaitu :
 Tenaga medis : dokter , dokter gigi, dokter/gigi dokter spesialis
 Tenaga perawat & bidan termasuk lulusan DIII & S1
 Tenaga kefarmasian : apoteker, asisten apoteker
 Tenaga gizi : lulusan D1, DIII Gizi (SPAG dan AKZI)
 Tenaga teknis medis : analis, TEM, penata rontgen, penata
anestesi, dan fisioterapi.
 Tenaga sanitasi : lulusan SPPH, APK dan DIII kesehatan
lingkungan
 Tenaga kesehatan masyarakat : SKM, MPH, dll
Berdasarkan data yang masuk dari rumah sakit, Puskesmas, institusi
Diknakes, Dinas Kesehatan, maka jumlah tenaga kesehatan yang ada
sebanyak 3.777 dengan sebaran sebagai berikut :
 Tenaga medis (dokter dan dokter gigi) : 383
 Tenaga keperawatan (perawat & bidan) : 2.362
 Tenaga farmasi : 310
 Tenaga gizi : 83
 Tenaga teknisi medis : 205
 Tenaga sanitasi : 35
 Tenaga kesehatan masyarakat : 98
Gambaran selengkapnya mengenai tenaga kesehatan menurut unit kerja,
menurut jenis tenaga dapat dilihat pada lampiran.

74
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

4.7.2. PEMBIAYAAN
Anggaran untuk pembiayaan kesehatan di Kota Surakarta tahun 2013
berasal dari berbagai sumber sebagai berikut :

4.7.2.1. Program dan kegiatan yang dibiayai APBD Kota Tahun 2013
 Total belanja : Rp. 76.201.330.010,-
 Belanja Tidak Langsung : Rp. 33.104.493.000,-
 Belanja langsung : Rp. 43.096.837.010,-

4.7.2.2. Program yang didanai Non APBD

Pembangunan kesehatan di Kota Surakarta, selain didukung dari dana


APBD Kota, maka sebagian mendapatkan alokasi dana dari APBN, APBD
Propinsi, dan bantuan luar negri. Adapun rincian dana untuk kegiatan
sebagai berikut:

a. Sumber dana APBN sebesar Rp. 5.193.772.000,-

b. Sumber dana APBD Propinsi sebesar Rp. 81.252.000,-

c. Sumber Dana Kerja sama/Luar Negeri : Rp. 467.767.594,- (GF-ATM)

75
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

BAB V
PERMASALAHAN

Berdasarkan analisa pada bab sebelumnya, maka ada sebagian program


yang sudah tercapai sasarannya, namun juga ditemukan ada program yang
masih menjadi masalah, diantaranya :

a. Program Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan


 Masih ditemukannya kematian ibu maternal sebesar 30,2 per
100.000 kelahiran hidup.
 Masih ditemukannya bayi dengan BBLR (2,2%)

b. Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan masyarakat


 Masih perlu ditingkatkannya cakupan Balita yang datang ke
Posyandu (80,8%)
 Masih perlu ditingkatkannya cakupan pemberian ASI Eksklusif
(55,7%)
 Belum seluruh penduduk terlindungi asuransi kesehatan (84,60%)

c. Program Lingkungan Sehat


 Masih perlu ditingkatkannya cakupan rumah sehat (73,9%)
 Perlu ditingkatkannya cakupan angka bebas jentik nyamuk,
terutama untuk Tempat-Tempat Umum (TTU)
 Masih rendahnya cakupan TTU memenuhi syarat sehat (58,41%)

d. Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit


 Tingginya angka kesakitan demam berdarah (52,6/10.000
penduduk)
 Masih rendahnya cakupan penemuan penderita pneumonia balita
(0,87%)
 Kecenderungan meningkatnya kasus HIV/AIDS (HIV/AIDS 57
kasus baru)
 Belum meratanya angka penemuan kasus TB Paru di semua
wilayah puskesmas

79
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

 Semakin berkembangnya penyakit – penyakit degeneratif,


berkaitan dengan belum membudayanya gaya hidup sehat

e. Program Perbaikan gizi


 Belum tercapainya cakupan balita yang naik berat badan (75%).
 Masih ditemukannya Balita dengan status gizi kurang
 Masih ditemukannya ibu hamil KEK (4,3%)
 Masih rendahnya penemuan kasus ibu hamil anemia (6,79%)

80
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

BAB VI
KESIMPULAN

6.1. KEADAAN UMUM

Indeks Pembangunan Manusia ada 3 (tiga) indikator yaitu tingkat


pendidikan, derajat kesehatan, dan kemampuan ekonomi masyarakat.
Berdasarkan capaian kinerja tahun 2013, maka gambaran pembangunan
manusia di Kota Surakarta dapat disimpulkan sebagai berikut :
Dari aspek pendidikan, rata-rata pendidikan penduduk adalah lulus SD
dan SLTP (36,70%). Sedangkan yang mencapai lulus SLTA hanya 24,63%,
tamat Akademi dan Perguruan Tinggi hanya sebesar 9,44%, sedangkan yang
belum tamat SD atau tidak sekolah sebesar 26,23%. Hal ini perlu mendapat
perhatian karena tingkat pendidikan penduduk merupakan salah satu faktor yang
menentukan kualitas sumber daya manusia. Selain itu tingkat pendidikan juga
berpengaruh terhadap kemudahan dalam menerima (akses) informasi
kesehatan.
Kemampuan ekonomi masyarakat dapat dilihat dari pendapatan
perkapita dan mata pencaharian penduduk. Pendapatan penduduk perkapita
(data tahun 2012), menurut harga berlaku sebesar 16.813.058,71 rupiah.
Sedangkan menurut harga konstan sebesar 9.121.278,67 rupiah. Sektor industri
dan perdagangan masih merupakan sektor yang sangat dominan di Surakarta.
Bila dilihat mata pencaharian penduduk, rata- rata adalah buruh industri dan
buruh bangunan (33,45%).

81
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

6.2. DERAJAT KESEHATAN

Derajat kesehatan di Surakarta relatif baik, meskipun masih ditemukan


masalah-masalah kesehatan. Angka kematian bayi (3,22 per 1000 kelahiran
hidup), angka kematian Balita (1,41 per 1000 kelahiran hidup), angka kematian
ibu (30,2 per 100.000 kelahiran hidup). Untuk AKI, AKB dan AKABA Kota
Surakarta sudah berada di bawah angka nasional dan Jawa Tengah. Namun
masih perlu adanya perhatian terhadap status gizi Balita, masih didapatkan
kasus gizi kurang meskipun kasus gizi buruk sudah tidak ditemukan. Belum lagi
masih tingginya angka anemi ibu hamil dan anemi balita. Hal ini dimungkinkan
karena faktor ketidaktahuan dan ketidakmampuan keluarga untuk mengkonsumsi
makanan dengan gizi seimbang.
Jika dilihat pola penyakit selain penyakit menular seperti penyakit demam
berdarah, juga masih ditemukan penyakit yang dapat dicegah dengan
imunisasi/PD3I (seperti : penyakit campak).Yang perlu diwaspadai juga adalah
bertambahnya kasus penyakit menular seksual yaitu penyakit HIV/AIDS.
Sedangkan untuk penyakit tidak menular, maka hipertensi, diabetes melitus,
penyakit jantung dan stroke menempati kelompok 5 (lima) terbesar.

6.3. PENCAPAIAN PEMBANGUNAN KESEHATAN

Aspek lingkungan merupakan faktor yang paling besar dalam


menentukan derajat kesehatan. Dilihat dari lingkungan fisik, maka secara
kuantitas sudah baik. Prosentase rumah sehat baru mencapai 73,9%, Tempat
Umum sehat mencapai 58,41%, dan Keluarga dengan jamban keluarga
mencapai 92,6%. Sedangkan dari aspek lingkungan biologis, rumah bebas jentik
baru mencapai 94,84%. Masih ada 5,16% rumah yang belum bebas jentik. Ini
menunjukkan peran serta masyarakat dalam PSN (Pemberantasan Sarang
Nyamuk) masih perlu ditingkatkan. Kepadatan nyamuk yang tinggi
memungkinkan terjadinya penularan penyakit demam berdarah.

82
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

Perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat Surakarta masih perlu


ditingkatkan. Dari 91.951 keluarga yang didata PHBS, terdapat 99,48% keluarga
ber-PHBS dengan strata sehat utama dan sehat paripurna.
Demikian juga tingkat kemandirian Posyandu, baru 97,51% posyandu
yang mandiri dari 602 Posyandu yang ada. Sedangkan untuk cakupan ASI
eksklusif, sudah mengalami peningkatan yang cukup signifikan (55,7%). Untuk
cakupan peserta asuransi kesehatan masih perlu ditingkatkan (84,6%) dengan
jenis kepesertaan ASKES, JAMKESMAS, JAMSOSTEK dan PKMS. Melihat
kondisi tersebut, berarti masih ada penduduk belum
menggunakan/memanfaatkan sistem pembiayaan pra upaya.
Aspek pelayanan kesehatan, dilihat dari jumlah sarana pelayanan
kesehatan yang ada, maka rasio sarana pelayanan kesehatan sudah mencukupi,
baik rumah sakit , Puskesmas, Balai Pengobatan, rumah Bersalin, dan Praktek
perorangan. Sedangkan jika dilihat dari tenaga kesehatan, memang distribusinya
belum merata. Demikian juga kualitasnya, masih perlu adanya peningkatan
dalam kemampuan teknis dalam pelayanan. Pencapaian cakupan pelayanan
kesehatan secara kuantitas sudah cukup baik, seperti cakupan K4, persalinan
tenaga kesehatan, imunisasi rata-rata mencapai lebih dari 90%. Namun dari
aspek kualitas masih perlu adanya peningkatan sesuai standar operating
prosedur.

83
Profil Kesehatan Kota Surakarta Th. 2013

LAMPIRAN TABEL

84
RESUME PROFIL KESEHATAN
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
A. GAMBARAN UMUM
2
1 Luas Wilayah 44,04 Km Tabel 1
2 Jumlah Desa/Kelurahan 51 Desa/Kel Tabel 1
3 Jumlah Penduduk 243.702 256.468 500.170 Jiwa Tabel 2
4 Rata-rata jiwa/rumah tangga 3,3 Jiwa Tabel 1
2 2
5 Kepadatan Penduduk /Km 11.530,77 Jiwa/Km Tabel 1
6 Rasio Beban Tanggungan 37,3 Tabel 2
7 Rasio Jenis Kelamin 95,0 Tabel 2
8 Penduduk 10 tahun ke atas melek huruf 94,3 96,4 98,6 % Tabel 4
9 Penduduk 10 tahun ke atas dengan pendidikan
tertinggi SMP+ 54,7 54,7 54,7 % Tabel 5

B. DERAJAT KESEHATAN
B.1 Angka Kematian
10 Jumlah Lahir Hidup 4.886 5.046 9.932 Bayi Tabel 6
11 Angka Lahir Mati (dilaporkan) 2,2 1,2 1,7 Tabel 6
12 Jumlah Bayi Mati 20 12 32 Bayi Tabel 7
13 Angka Kematian Bayi (dilaporkan) 4,1 2,4 3,2 per 1.000 KH Tabel 7
14 Jumlah Balita Mati 25 21 46 Balita Tabel 7
15 Angka Kematian Balita (dilaporkan) 5,1 4,2 4,6 per 1.000 KH Tabel 7
16 Jumlah Kematian Ibu 3 Ibu Tabel 8
17 Angka Kematian Ibu (dilaporkan) 30,2 per 100.000 KH Tabel 8

B.2 Angka Kesakitan


18 AFP Rate (non polio) < 15 th 2,59 per 100.000 pend <15thn Tabel 9
19 Angka Insidens TB Paru 111 79 94,52 per 100.000 penduduk Tabel 10
20 Angka Prevalensi TB Paru 114 81 96,89 per 100.000 penduduk Tabel 10
21 Angka kematian akibat TB Paru 1 1 0,79 per 100.000 penduduk Tabel 10
22 Angka Penemuan Kasus TB Paru (CDR) 64,33 43,71 53,74 % Tabel 11
ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
23 Success Rate TB Paru 89,96 96,32 92,54 % Tabel 12
24 Pneumonia Balita ditemukan dan ditangani 1,09 0,63 0,87 % Tabel 13
25 Jumlah Kasus Baru HIV 9 9 18 Kasus Tabel 14
26 Jumlah Kasus Baru AIDS 29 10 39 Kasus Tabel 14
27 Jumlah Infeksi Menular Seksual Lainnya 86 1.225 1.311 Kasus Tabel 14
28 Jumlah Kematian karena AIDS 4 4 8 Jiwa Tabel 14
29 Donor darah diskrining positif HIV 0,12 0,02 0,09 % Tabel 15
30 Persentase Diare ditemukan dan ditangani 62,02 73,54 68,35 % Tabel 16
31 Jumlah Kasus Baru Kusta (Pausi Basiler) 1 0 1 Kasus Tabel 17
32 Jumlah Kasus Baru Kusta (Multi Basiler) 7 2 9 Kasus Tabel 17
33 Angka penemuan kasus baru kusta (NCDR) 3 1 2 per 100.000 penduduk Tabel 17
34 Persentase Kasus Baru Kusta 0-14 Tahun 12,50 50,00 22,22 % Tabel 18
35 Persentase Cacat Tingkat 2 Penderita Kusta 0,00 0,00 0,00 % Tabel 18
36 Angka Prevalensi Kusta 0,29 0,12 0,20 per 10.000 Penduduk Tabel 19
37 Penderita Kusta PB Selesai Berobat (RFT PB) 12,50 50,00 40,00 % Tabel 20
38 Penderita Kusta MB Selesai Berobat (RFT MB) 100,00 100,00 100,00 % Tabel 20
39 Jumlah Kasus Difteri 0 0 0 Kasus Tabel 21
40 Case Fatality Rate Difteri 0 % Tabel 21
41 Jumlah Kasus Pertusis 0 0 0 Kasus Tabel 21
42 Jumlah Kasus Tetanus (non neonatorum) 0 0 0 Kasus Tabel 21
43 Case Fatality Rate Tetanus (non neonatorum) 0 % Tabel 21
44 Jumlah Kasus Tetanus Neonatorum 0 0 0 Kasus Tabel 21
45 Case Fatality Rate Tetanus Neonatorum 0 % Tabel 21
46 Jumlah Kasus Campak 1 4 5 Kasus Tabel 22
47 Case Fatality Rate Campak 0 % Tabel 22
48 Jumlah Kasus Polio 0 0 0 Kasus Tabel 22
49 Jumlah Kasus Hepatitis B 0 0 0 Kasus Tabel 22
50 Incidence Rate DBD 27,39 25,19 52,58 per 100.000 penduduk Tabel 23
51 Case Fatality Rate DBD 2,19 3,17 2,66 % Tabel 23
52 Angka Kesakitan Malaria (Annual Parasit Incidence ) 0,00 0,00 0,00 per 1.000 penduduk Tabel 24
53 Case Fatality Rate Malaria 0,00 0,00 0,00 % Tabel 24
54 Angka Kesakitan Filariasis 0 0 0 per 100.000 penduduk Tabel 25
ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
B.3 Status Gizi
55 Bayi baru lahir ditimbang 100 100 100 % Tabel 26
56 Berat Badan Bayi Lahir Rendah (BBLR) 2,27 2,22 2,25 % Tabel 26
57 Balita Gizi Baik 94,55 95,11 94,84 % Tabel 27
58 Balita Gizi Kurang 3,85 3,58 3,71 % Tabel 27
59 Balita Gizi Buruk - - - % Tabel 27

C. UPAYA KESEHATAN
C.1 Pelayanan Kesehatan
60 Kunjungan Ibu Hamil (K1) 100 % Tabel 28
61 Kunjungan Ibu Hamil (K4) 97,73 % Tabel 28
62 Persalinan ditolong Tenaga Kesehatan 100,00 % Tabel 28
63 Pelayanan Ibu Nifas 99,85 % Tabel 28
64 Ibu hamil dengan imunisasi TT2+ 79,02 % Tabel 29
65 Ibu Hamil Mendapat Tablet Fe3 97,50 % Tabel 30
66 Bumil Risti/Komplikasi ditangani 99,60 % Tabel 31
67 Neonatal Risti/Komplikasi ditangani 9,82 11,36 20,47 % Tabel 31
68 Bayi Mendapat Vitamin A 100,00 100,00 100,00 % Tabel 32
69 Anak Balita Mendapat Vitamin A 100,77 99,24 100,00 % Tabel 32
70 Ibu Nifas Mendapat Vitamin A 99,86 % Tabel 32
71 Peserta KB Baru 5,87 % Tabel 35
72 Peserta KB Aktif 82,32 % Tabel 35
73 Kunjungan Neonatus 1 (KN 1) 100,00 100,00 100,01 % Tabel 36
74 Kunjungan Neonatus 3 kali (KN Lengkap) 99,12 99,41 99,28 % Tabel 36
75 Kunjungan Bayi (minimal 4 kali) 96,95 96,23 96,59 % Tabel 37
76 Desa/Kelurahan UCI 100,00 % Tabel 38
77 Cakupan Imunisasi Campak Bayi 95,26 % Tabel 39
78 Drop-Out Imunisasi DPT1-Campak 0,60 % Tabel 39
79 Bayi yang diberi ASI Eksklusif 53,25 58,04 55,71 % Tabel 41
80 Pemberian MP-ASI pada anak 6-23 bulan dari Gakin #DIV/0! #DIV/0! - % Tabel 42
81 Cakupan Pelayanan Anak Balita (minimal 8 kali) 89,07 91,42 90,25 % Tabel 43
82 Balita ditimbang 77,48 82,48 80,80 % Tabel 44
83 Balita berat badan naik 76 74 75 % Tabel 44
ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
84 Balita berat badan di bawah garis merah (BGM) 1 1 1 % Tabel 44
85 Balita Gizi Buruk Mendapat Perawatan - - - % Tabel 45
86 Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan 100,00 100,00 100,00 % Tabel 46
Setingkat
87 Cakupan Pelayanan Kesehatan Siswa SD dan 44,92 46,27 45,64 % Tabel 47
Setingkat
88 Pelayanan Kesehatan Usila (60 tahun +) 66,72 77,62 72,91 % Tabel 48
89 Sarkes dgn kemampuan yan. gadar level 1 100,00 % Tabel 49
90 Desa/Kel. terkena KLB ditangani < 24 jam 100,00 % Tabel 51
91 Rasio Tumpatan/Pencabutan Gigi Tetap 0,51 1,17 1,10 Tabel 52
92 SD/MI yang melakukan sikat gigi massal 21,18 sekolah Tabel 49
93 SD/MI yang mendapat pelayanan gigi 99,65 sekolah Tabel 49
94 Murid SD/MI Diperiksa (UKGS) 20,69 20,64 12,28 % Tabel 53
95 Murid SD/MI Mendapat Perawatan (UKGS) 10,20 9,11 39,60 % Tabel 53
96 Siswa SD dan setingkat mendapat perawatan gigi
dan mulut 10,20 9,11 39,60 % Tabel 53

C.2 Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan


97 Peserta Jaminan Pemeliharaan Kes. Pra Bayar - - 84,60 % Tabel 55
98 Penduduk Miskin (dan hampir miskin) dicakup
Askeskin/Jamkesmas #DIV/0! #DIV/0! 79,55 % Tabel 56
99 Pasien Maskin (dan hampir miskin) Mendapat #DIV/0! #DIV/0! 26,00 %
Pelayanan Rawat Jalan di Sarana Kes. Strata 1 Tabel 56
100 Pasien Maskin (dan hampir miskin) Mendapat #DIV/0! #DIV/0! 2,95 %
Pelayanan Rawat Jalan di Sarana Kes. Strata 2&3 Tabel 56
101 Pasien Maskin (dan hampir miskin) Mendapat #DIV/0! #DIV/0! 0,17 %
Pelayanan Rawat Inap di Sarana Kes. Strata 1 Tabel 57
102 Pasien Maskin (dan hampir miskin) Mendapat #DIV/0! #DIV/0! 20,72 %
Pelayanan Rawat Inap di Sarana Kes. Strata 2&3 Tabel 57
103 Cakupan Kunjungan Rawat Jalan 255,88 360,74 310,85 % Tabel 58
104 Cakupan Kunjungan Rawat Inap 23,40 22,13 22,84 % Tabel 58
105 Gross Death Rate (GDR) di RS 0,70 2,55 4,13 per 100.000 pasien keluar Tabel 59
106 Nett Death Rate (NDR) di RS 0,30 1,06 2,12 per 100.000 pasien keluar Tabel 59
ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
107 Bed Occupation Rate (BOR) di RS 69,48 % Tabel 60
108 Length of Stay (LOS) di RS 4,98 Hari Tabel 60
109 Turn of Interval (TOI) di RS 2,19 Hari Tabel 60

C.3 Perilaku Hidup Masyarakat


110 Rumah Tangga ber-PHBS 90,22 % Tabel 61

C.4 Keadaan Lingkungan


111 Rumah Sehat 73,91 % Tabel 62
112 Rumah/bangunan bebas jentik nyamuk Aedes 94,84 % Tabel 63
113 Keluarga dengan sumber air minum terlindung - % Tabel 65
114 Keluarga memiliki Jamban Sehat 91,25 % Tabel 66
115 Keluarga memiliki Tempat Sampah Sehat 83,92 % Tabel 66
116 Keluarga memiliki Pengelolaan Air Limbah Sehat 86,50 % Tabel 66
117 TUPM Sehat 58,41 % Tabel 67
118 Institusi dibina kesehatan lingkungannya 84,53 % Tabel 68

D. SUMBERDAYA KESEHATAN
D.1 Sarana Kesehatan
119 Jumlah Rumah Sakit Umum 10,00 Tabel 70
120 Jumlah Rumah Sakit Khusus 4,00 Tabel 70
121 Jumlah Puskesmas Perawatan 4,00 Tabel 70
122 Jumlah Puskesmas non-Perawatan 13,00 Tabel 70
123 Jumlah Apotek 149,00 Tabel 70
124 Sarkes yang memiliki laboratorium kesehatan 100,00 % Tabel 71
125 Sarkes yang memiliki 4 spesialis dasar 80,00 % Tabel 71
126 Jumlah Posyandu 602,00 Posyandu Tabel 72
127 Posyandu Aktif 97,51 % Tabel 72
128 Rasio posyandu per 100 balita 1,62 per 100 balita Tabel 72
129 Jumlah Desa Siaga 51,00 Desa Tabel 73
130 Desa Siaga Aktif 100,00 % Tabel 73
131 Jumlah Poskesdes - Poskesdes Tabel 73

D.2 Tenaga Kesehatan


ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
132 Jumlah Dokter Spesialis 102 52 154,00 Orang Tabel 74
133 Rasio Dokter Spesialis 41,44 20,28 30,59 per 100.000 penduduk Tabel 74
134 Jumlah Dokter Umum 84 94 178,00 Orang Tabel 74
135 Rasio Dokter Umum 31,19 32,36 31,79 per 100.000 penduduk Tabel 74
136 Jumlah Dokter Gigi 15 36 51,00 Orang Tabel 74
137 Jumlah Bidan 43 251 294,00 Orang Tabel 75
138 Rasio Bidan per 100.000 penduduk 51,78 Tabel 75
139 Jumlah Perawat 565 1.504 2.068,00 Orang Tabel 75
140 Jumlah Tenaga Kefarmasian 43 267 310,00 Orang Tabel 76
141 Jumlah Tenaga Gizi 16 67 83,00 Orang Tabel 76
142 Jumlah Tenaga Kesmas 32 66 98,00 Orang Tabel 77
143 Jumlah Tenaga Sanitasi 12 23 35,00 Orang Tabel 77
144 Jumlah Tenaga Teknisi Medis 80 129 195,00 Orang Tabel 78
145 Jumlah Fisioterapis 2,00 8,00 10,00 Orang Tabel 78

D.3 Pembiayaan Kesehatan


146 Total Anggaran Kesehatan 81.944.121.505 Rp Tabel 79
147 APBD Kesehatan thd APBD Kab/Kota 6,36 % Tabel 79
148 Anggaran Kesehatan Perkapita 161.366,09 Rp Tabel 79
TABEL 1

LUAS WILAYAH, JUMLAH DESA/KELURAHAN, JUMLAH PENDUDUK, JUMLAH RUMAH TANGGA,


DAN KEPADATAN PENDUDUK MENURUT KECAMATAN
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

LUAS JUMLAH JUMLAH RATA-RATA KEPADATAN


JUMLAH
NO KECAMATAN WILAYAH RUMAH JIWA/RUMAH PENDUDUK
2 DESA KELURAHAN DESA+KEL. PENDUDUK 2
(km ) TANGGA TANGGA per km
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1 LAWEYAN 8,64 0 11 11 87.518 26.792 3,27 10.129

2 SERENGAN 3,19 0 7 7 44.395 14.740 3,01 13.917

3 PASARKLIWON 4,82 0 9 9 75.528 25.207 3,00 15.670

4 JEBRES 12,58 0 11 11 140.395 39.127 3,59 11.160

5 BANJARSARI 14,81 0 13 13 159.979 47.951 3,34 10.802

JUMLAH (KAB/KOTA) 44,04 0 51 51 507.815 153.817 3,30 11.531


TAHUN 2012 44,04 0 51 51 500.170 153.817 3,25 11.357
Sumber: - Badan Pusat Statistik Kota Surakarta
TABEL 2

JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN, KELOMPOK UMUR,


RASIO BEBAN TANGGUNGAN, RASIO JENIS KELAMIN, DAN KECAMATAN
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

RASIO
JUMLAH PENDUDUK RASIO
JUMLAH BEBAN
NO KECAMATAN LAKI-LAKI PEREMPUAN JENIS
PENDUDUK TANG
0-4 5-14 15-44 45-64 >=65 JUMLAH 0-4 5-14 15-44 45-64 >=65 JUMLAH KELAMIN
GUNGAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17

1 LAWEYAN 85.253 3.089 6.439 21.508 8.664 1.623 41.323 3.027 6.300 22.886 9.406 2.311 43.930 36,48 94,07

2 SERENGAN 43.243 1.596 3.287 10.490 4.545 934 20.852 1.523 3.187 11.167 5.161 1.353 22.391 37,88 93,13

3 PASARKLIWON 74.030 3.020 6.205 18.619 7.477 1.402 36.723 2.779 5.827 18.466 8.254 1.981 37.307 40,17 98,43

4 JEBRES 139.891 5.039 10.349 36.755 13.387 2.132 67.662 4.949 9.990 40.026 14.119 3.145 72.229 34,14 93,68

5 BANJARSARI 157.753 6.234 12.968 39.117 15.926 2.897 77.142 5.838 12.504 40.917 17.354 3.998 80.611 39,22 95,70

JUMLAH (KAB/KOTA) 500.170 18.978 39.248 126.489 49.999 8.988 243.702 18.116 37.808 133.462 54.294 12.788 256.468 37,32 95,02
TAHUN 2012 500.170 18.978 39.248 126.489 49.999 8.988 243.702 18.116 37.808 133.462 54.294 12.788 256.468 37,32 95,02
Sumber: - Badan Pusat Statistik Kota Surakarta

Catatan : Jumlah kolom 3 = jumlah kolom 9 + jumlah kolom 15, yaitu sebesar:
TABEL 3

JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN DAN KELOMPOK UMUR


KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

JUMLAH PENDUDUK
NO KELOMPOK UMUR (TAHUN)
LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI+PEREMPUAN
1 2 3 4 5

1 0-4 17.853 17.068 34.921


2 5-9 20.474 19.107 39.581
3 10 - 14 20.801 20.070 40.871
4 15 - 19 19.946 19.081 39.026
5 20 - 24 18.720 18.117 36.837
6 25 - 29 19.510 19.500 39.009
7 30 - 34 23.050 22.912 45.963
8 35 - 39 20.943 21.050 41.993
9 40 - 44 19.296 20.083 39.379
10 45 - 49 17.653 19.148 36.801
11 50 - 54 15.843 17.433 33.276
12 55 - 59 13.083 13.829 26.912
13 60 - 64 9.425 9.666 19.092
14 65 - 69 5.379 6.547 11.926
15 70 - 74 4.107 5.439 9.546
16 75+ 4.954 7.728 12.682

JUMLAH 251.038 256.777 507.815

Sumber: - Badan Pusat Statistik Kota Surakarta


TABEL 4

PERSENTASE PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS YANG MELEK HURUF MENURUT JENIS KELAMIN DAN KECAMATAN
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

JUMLAH PENDUDUK USIA 10 KE ATAS


LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN
NO KECAMATAN
MELEK MELEK MELEK
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
HURUF HURUF HURUF
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

1 LAWEYAN 35.015 34.639 98,93 37.753 35.812 94,86 72.768 70.451 96,82

2 SERENGAN 17.613 17.351 98,52 19.275 18.241 94,64 36.887 35.592 96,49

3 PASARKLIWON 30.601 29.951 97,88 31.615 30.223 95,60 62.215 60.174 96,72

4 JEBRES 57.449 56.792 98,86 62.285 58.634 94,14 119.734 115.426 96,40

5 BANJARSARI 64.424 63.434 98,46 68.521 64.008 93,41 132.945 127.442 95,86

JUMLAH (KAB/KOTA) 205.100 202.167 98,57 219.448 206.918 94,29 424.548 409.085 96,36
TAHUN 2012 205.100 202.167 98,57 219.448 206.918 94,29 424.548 409.085 96,36
Sumber: - Badan Pusat Statistik Kota Surakarta
TABEL 5

PERSENTASE PENDUDUK LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN BERUSIA 10 TAHUN KE ATAS


MENURUT TINGKAT PENDIDIKAN TERTINGGI YANG DITAMATKAN DAN KECAMATAN
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN


TIDAK/ TIDAK/ TIDAK/ TIDAK/ TIDAK/ TIDAK/
NO KECAMATAN BELUM BELUM SMA/ SMK/ AK/ UNIVERSITA BELUM BELUM SMA/ SMK/ AK/ DIPLO UNIVERSITA BELUM BELUM SMA/ SMK/ AK/ DIPLO UNIVERSITA
SD/MI SMP/ MTs JUMLAH SD/MI SMP/ MTs JUMLAH SD/MI SMP/ MTs JUMLAH
PERNAH TAMAT MA DIPLOMA S PERNAH TAMAT MA MA S PERNAH TAMAT MA MA S
SEKOLAH SD/MI SEKOLAH SD/MI SEKOLAH SD/MI
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

1 LAWEYAN 4.703 7.622 8.539 9.212 9.063 3.930 43.067 4.883 7.914 8.866 9.565 9.410 4.080 44.717 9.585 15.536 17.404 18.777 18.473 0 8.010 87.785

2 SERENGAN 802 4.369 5.214 4.910 6.841 2.332 24.468 828 4.511 5.383 5.069 7.063 2.408 25.262 1.631 8.880 10.597 9.978 13.904 0 4.740 49.730

3 PASARKLIWON 1.560 6.997 4.082 6.980 9.539 3.418 32.577 1.616 7.247 4.228 7.230 9.879 3.540 33.741 3.177 14.245 8.311 14.210 19.418 0 6.958 66.317

4 JEBRES 6.290 7.273 9.258 8.979 9.985 3.723 45.507 6.388 7.386 9.403 9.120 10.142 3.781 46.219 12.678 14.659 18.661 18.099 20.127 0 7.503 91.727

5 BANJARSARI 4.204 11.158 12.805 13.240 16.189 6.383 63.978 4.271 11.336 13.009 13.451 16.447 6.485 64.998 8.475 22.493 25.814 26.691 32.636 0 12.868 128.976

JUMLAH (KAB/KOTA) 17.559 37.418 39.898 43.321 51.617 0 19.785 209.598 17.986 38.394 40.889 44.434 52.941 0 20.293 214.937 35.545 75.812 80.787 87.755 104.558 0 40.079 424.535

TAHUN 2012 17.559 37.418 39.898 43.321 51.617 0 19.785 209.598 17.986 38.394 40.889 44.434 52.941 0 20.293 214.937 35.545 75.812 80.787 87.755 104.558 0 40.079 424.535

Sumber: - Badan Pusat Statistik Kota Surakarta


TABEL 6
JUMLAH KELAHIRAN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

JUMLAH KELAHIRAN

NO KECAMATAN NAMA PUSKESMAS LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN


HIDUP + HIDUP + HIDUP +
HIDUP MATI HIDUP MATI HIDUP MATI
MATI MATI MATI
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1 LAWEYAN 900 1 901 910 1 911 1.810 2 1.812


PAJANG 450 0 450 456 0 456 906 0 906
PENUMPING 209 1 210 211 0 211 420 1 421
PURWOSARI 241 0 241 243 1 244 484 1 485
2 SERENGAN 434 4 438 481 1 482 915 5 920
JAYENGAN 255 2 261 279 1 280 534 3 537
KRATONAN 179 2 181 202 0 202 381 2 383
3 PASARKLIWON 793 1 794 766 0 766 1.559 1 1.560
GAJAHAN 264 0 264 253 0 253 517 0 517
SANGKRAH 529 1 530 513 0 513 1.042 1 1.043
4 JEBRES 1.086 2 1.088 1.185 2 1.187 2.271 4 2.275
PURWODININGRATAN 269 1 270 236 0 236 505 1 506
NGORESAN 206 0 206 230 0 230 436 0 436
SIBELA 305 1 306 394 2 396 699 3 702
PUCANGSAWIT 306 0 306 325 0 325 631 0 631
5 BANJARSARI 1.673 3 1.676 1.704 2 1.706 3.377 5 3.379
NUSUKAN 279 0 279 301 0 301 580 0 580
MANAHAN 269 1 270 242 0 242 511 1 512
GILINGAN 311 0 311 317 0 317 628 0 628
BANYUANYAR 285 2 284 278 1 279 563 3 563
SETABELAN 134 0 134 146 1 147 280 1 281
GAMBIRSARI 395 0 395 420 0 420 815 0 815

JUMLAH (KAB/KOTA) 4.886 11 4.897 5.046 6 5.052 9.932 17 9.946


ANGKA LAHIR MATI (DILAPORKAN) 2,25 1,19 1,71
JUMLAH TAHUN 2012 4.913 16 4.929 5.222 17 5.239 10.135 33 10.161
ANGKA LAHIR MATI TAHUN 2012 3,25 3,24 3,25
Sumber: Laporan Puskesmas

Keterangan : Angka Lahir Mati (dilaporkan) tersebut di atas belum tentu menggambarkan Angka Lahir Mati yang sebenarnya di populasi
TABEL 7

JUMLAH KEMATIAN BAYI DAN BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

JUMLAH KEMATIAN

NO KECAMATAN PUSKESMAS LAKI - LAKI PEREMPUAN LAKI - LAKI + PEREMPUAN


ANAK ANAK ANAK
BAYI BALITA BAYI BALITA BAYI BALITA
BALITA BALITA BALITA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1 LAWEYAN 3 1 4 4 3 7 7 4 11
PAJANG 1 1 2 2 2 4 3 3 6
PENUMPING 1 0 1 1 1 2 2 1 3
PURWOSARI 1 0 1 1 0 1 2 0 2
2 SERENGAN 2 - 2 2 1 3 4 1 5
JAYENGAN 1 0 1 2 1 3 3 1 4
KRATONAN 1 0 1 0 0 0 1 0 1
3 PASARKLIWON 1 1 2 3 2 5 4 3 7
GAJAHAN 0 0 0 1 2 3 1 2 3
SANGKRAH 1 1 2 2 0 2 3 1 4
4 JEBRES 7 1 8 2 1 3 9 2 11
PURWODININGRATAN 5 1 6 1 0 1 6 1 7
NGORESAN 2 0 2 1 1 2 3 1 4
SIBELA 0 0 0 0 0 0 0 0 0
PUCANGSAWIT 0 0 0 0 0 0 0 0 0
5 BANJARSARI 7 2 9 1 2 3 8 4 12
NUSUKAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0
MANAHAN 1 0 1 0 0 0 1 0 1
GILINGAN 1 1 2 0 1 1 1 2 3
BANYUANYAR 5 0 5 0 0 0 5 0 5
SETABELAN 0 1 1 1 0 1 1 1 2
GAMBIRSARI 0 0 0 0 1 1 0 1 1

JUMLAH (KAB/KOTA) 20 5 25 12 9 21 32 14 46
ANGKA KEMATIAN (DILAPORKAN) 4,1 1,0 5,1 2,4 1,8 4,2 3,22 1,41 4,6
JUMLAH TAHUN 2012 34 5 39 27 1 28 61 6 67
ANGKA KEMATIAN TAHUN 2012 6,9 1,0 7,9 5,2 0,2 5,4 6,0 0,59 6,6

Sumber: Laporan Puskesmas

Keterangan : Angka Kematian (dilaporkan) tersebut di atas belum tentu menggambarkan AKB/AKABA yang sebenarnya di populasi
TABEL 8

JUMLAH KEMATIAN IBU MENURUT KELOMPOK UMUR, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

JUMLAH JUMLAH KEMATIAN IBU


NO KECAMATAN PUSKESMAS LAHIR KEMATIAN IBU HAMIL KEMATIAN IBU BERSALIN KEMATIAN IBU NIFAS JUMLAH KEMATIAN IBU
HIDUP < 20 Thn 20-34 Thn ≥35 Thn JUMLAH < 20 Thn 20-34 Thn ≥35 Thn JUMLAH < 20 Thn 20-34 Thn ≥35 Thn JUMLAH < 20 Thn 20-34 Thn ≥35 Thn JUMLAH
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

1 LAWEYAN 1.810 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 1 1
PAJANG 906 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
PENUMPING 420 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 1 1
PURWOSARI 484 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
2 SERENGAN 915 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 2 0 1 1 2
JAYENGAN 534 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 1 1
KRATONAN 381 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 1 0 1
3 PASARKLIWON 1.559 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
GAJAHAN 517 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
SANGKRAH 1.042 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 JEBRES 2.271 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
PURWODININGRATAN 505 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
NGORESAN 436 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
SIBELA 699 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
PUCANGSAWIT 631 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
5 BANJARSARI 3.377 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
NUSUKAN 580 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
MANAHAN 511 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
GILINGAN 628 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
BANYUANYAR 563 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
SETABELAN 280 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
GAMBIRSARI 815 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

JUMLAH (KAB/KOTA) 9.932 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 2 3 0 1 2 3


ANGKA KEMATIAN IBU (DILAPORKAN) 30,2
JUMLAH TAHUN 2012 10.135 0 0 1 1 0 0 0 0 1 3 1 5 1 3 2 6
ANGKA KEMATIAN TAHUN 2012 59,2

Sumber: Laporan Puskesmas


Keterangan:
- Jumlah kematian ibu = jumlah kematian ibu hamil + jumlah kematian ibu bersalin + jumlah kematian ibu nifas
- Angka Kematian Ibu (dilaporkan) tersebut di atas belum bisa menggambarkan AKI yang sebenarnya di populasi
- Penyebab kematian : 4 karena Eclamsi.
TABEL 9

JUMLAH KASUS AFP (NON POLIO) DAN AFP RATE (NON POLIO) MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

JUMLAH KASUS AFP (NON AFP RATE


JUMLAH PENDUDUK <15 TH
NO KECAMATAN PUSKESMAS POLIO) (NON POLIO)

L P L+P L P L+P L P L+P


1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1 LAWEYAN 9.792 9.564 19.357 0 0 0 0,00 0,00 0,00


PAJANG 4.828 4.641 9.468 0 0 0 0,00 0,00 0,00
PENUMPING 2.216 2.223 4.439 0 0 0 0,00 0,00 0,00
PURWOSARI 2.749 2.700 5.449 0 0 0 0,00 0,00 0,00
2 SERENGAN 5.019 4.830 9.849 0 1 1 0,00 20,70 10,15
JAYENGAN 2.819 2.716 5.535 0 0 0 0,00 0,00 0,00
KRATONAN 2.200 2.114 4.314 0 1 1 0,00 0,00 23,18
3 PASARKLIWON 9.362 8.825 18.188 1 0 1 10,68 0,00 5,50
GAJAHAN 3.241 3.116 6.357 0 0 0 0,00 0,00 0,00
SANGKRAH 6.121 5.709 11.831 1 0 1 16,34 0,00 8,45
4 JEBRES 15.430 15.005 30.435 1 0 1 6,48 0,00 3,29
PURWODININGRATAN 2.558 2.573 5.131 0 0 0 0,00 0,00 0,00
NGORESAN 4.281 4.413 8.694 0 0 0 0,00 0,00 0,00
SIBELA 4.996 4.682 9.678 1 0 1 20,02 0,00 10,33
PUCANGSAWIT 3.596 3.336 6.932 0 0 0 0,00 0,00 0,00
5 BANJARSARI 19.404 18.664 38.068 0 0 0 0,00 0,00 0,00
NUSUKAN 3.435 3.232 6.667 0 0 0 0,00 0,00 0,00
MANAHAN 2.180 2.191 4.371 0 0 0 0,00 0,00 0,00
GILINGAN 2.905 2.849 5.754 0 0 0 0,00 0,00 0,00
BANYUANYAR 3.502 3.279 6.781 0 0 0 0,00 0,00 0,00
SETABELAN 1.379 1.418 2.797 0 0 0 0,00 0,00 0,00
GAMBIRSARI 6.004 5.694 11.698 0 0 0 0,00 0,00 0,00

JUMLAH (KAB/KOTA) 59.008 56.889 115.897 2 1 3 3,39 1,76 2,59


JUMLAH TAHUN 2012 58.228 55.938 114.166 2 1 3 3,43 1,79 2,63
Sumber: Laporan Puskesmas
Keterangan:
Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di di RS

Catatan : Jumlah kolom 4 = jumlah penduduk < 15 tahun pada tabel 3, yaitu sebesar:
TABEL 10

JUMLAH KASUS BARU TB PARU DAN KEMATIAN AKIBAT TB PARU MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

JUMLAH KASUS TB PARU


PREVALENSI JUMLAH KEMATIAN
JUMLAH PENDUDUK KASUS BARU +
NO KECAMATAN PUSKESMAS KASUS BARU KASUS LAMA (PER 100.000 PENDUDUK) AKIBAT TB PARU
KASUS LAMA
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21

1 LAWEYAN 42.470 45.048 87.518 30 21 51 0 0 0 30 21 51 71 47 58 0 0 0


PAJANG 20.938 21.857 42.795 6 7 13 0 0 0 6 7 13 29 32 30 0 0 0
PENUMPING 9.611 10.472 20.083 18 7 25 0 0 0 18 7 25 187 67 124 0 0 0
PURWOSARI 11.921 12.719 24.640 6 7 13 0 0 0 6 7 13 50 55 53 0 0 0
2 SERENGAN 21.432 22.963 44.395 15 14 29 2 0 2 17 14 31 79 61 70 0 0 0
JAYENGAN 12.037 12.913 24.950 6 7 13 1 0 1 7 7 14 58 54 56 0 0 0
KRATONAN 9.395 10.050 19.445 9 7 16 1 0 1 10 7 17 106 70 87 0 0 0
3 PASARKLIWON 37.270 38.258 75.528 21 14 35 1 0 1 22 14 36 59 37 48 0 0 0
GAJAHAN 12.902 13.508 26.410 4 2 6 0 0 0 4 2 6 31 15 23 0 0 0
SANGKRAH 24.368 24.750 49.118 17 12 29 1 0 1 18 12 30 74 48 61 0 0 0
4 JEBRES 67.848 72.547 140.395 27 22 49 0 0 0 27 22 49 40 30 35 0 0 0
PURWODININGRATAN 11.246 12.442 23.688 8 4 12 0 0 0 8 4 12 71 32 51 0 0 0
NGORESAN 18.822 21.338 40.160 9 4 13 0 0 0 9 4 13 48 19 32 0 0 0
SIBELA 21.968 22.639 44.607 6 8 14 0 0 0 6 8 14 27 35 31 0 0 0
PUCANGSAWIT 15.812 16.128 31.940 4 6 10 0 0 0 4 6 10 25 37 31 0 0 0
5 BANJARSARI 77.952 82.027 159.979 51 37 88 1 0 1 52 37 89 67 45 56 0 0 0
NUSUKAN 13.798 14.205 28.003 9 7 16 0 0 0 9 7 16 65 49 57 0 0 0
MANAHAN 8.756 9.630 18.386 5 5 10 0 0 0 5 5 10 57 52 54 0 0 0
GILINGAN 11.669 12.522 24.191 7 2 9 0 0 0 7 2 9 60 16 37 0 0 0
BANYUANYAR 14.069 14.412 28.481 16 10 26 0 0 0 16 10 26 114 69 91 0 0 0
SETABELAN 5.540 6.232 11.772 6 6 12 0 0 0 6 6 12 108 96 102 0 0 0
GAMBIRSARI 24.120 25.026 49.146 8 7 15 1 0 1 9 7 16 37 28 33 0 0 0

RUMAH SAKIT 129 99 228 5 3 8 134 102 236 0 0 0 2 2 4


RUTAN 1 0 1 1 0 1 2 0 2 0 0 1 1
RSUDM 60 40 100 4 3 7 64 43 107 0 0 0 0
RS BRAYAT MILNULYO 6 4 10 0 0 0 6 4 10 0 0 0 0
RS. DR OEN SKA 5 9 14 0 0 0 5 9 14 0 0 0 0
RS. SLAMET RIYADI 2 2 4 0 0 0 2 2 4 0 0 0 0
RS. PANTI WALUYO 9 9 18 0 0 0 9 9 18 0 0 0 0
RS PKU MUH SKA 13 7 20 0 0 0 13 7 20 0 0 0 0
RSI KUSTATI 5 6 11 0 0 0 5 6 11 0 0 0 0
RS KASIH IBU 10 5 15 0 0 0 10 5 15 0 2 0 2
RSUD Surakarta 18 17 35 0 0 0 18 17 35 0 0 1 1
BBKPM 72 70 142 7 5 12 79 75 154 0 1 0 1

JUMLAH (KAB/KOTA) 246.972 260.843 507.815 273 207 480 9 3 12 282 210 492 114 81 97 2 2 4
ANGKA INSIDENS PER 100.000 PENDUDUK 110,5 79,4 94,5 KEMATIAN PER 100.000 PENDUDUK 0,8 0,8 0,8
JUMLAH TAHUN 2012 243.702 256.468 500.170 400 293 693 27 17 44 427 310 737 175,214 121 147 5,0 1,0 6,0
ANGKA INSIDENS PER 100.000 PDDK TH 2012 164,135 114,244 138,553 KEMATIAN PER 100.000 PENDUDUK 2,05169 0,38991 1,19959
Sumber: Laporan Puskesmas
Keterangan:
Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
Catatan : Jumlah kolom 6 = jumlah kolom 7 pada Tabel 1, yaitu sebesar:
TABEL 11

JUMLAH KASUS DAN ANGKA PENEMUAN KASUS TB PARU BTA+ MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

TB PARU
JUMLAH PERKIRAAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS KASUS BARU ANGKA PENEMUAN
KLINIS BTA (+)
KASUS (CDR)
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

1 LAWEYAN 45 48 94 12 11 23 18 10 28 39,61 20,75 29,90


PAJANG 22 23 46 0 2 2 6 5 11 26,78 21,38 24,02
PENUMPING 10 11 21 10 4 14 8 3 11 77,79 26,77 51,19
PURWOSARI 13 14 26 2 5 7 4 2 6 31,36 14,70 22,76
2 SERENGAN 23 25 48 3 2 5 12 12 24 52,33 48,84 50,52
JAYENGAN 13 14 27 0 1 1 6 6 12 46,59 43,43 44,95
KRATONAN 10 11 21 3 1 4 6 6 12 59,69 55,80 57,68
3 PASARKLIWON 40 41 81 4 5 9 17 9 26 42,63 21,99 32,17
GAJAHAN 14 14 28 0 0 0 4 2 6 28,97 13,84 21,23
SANGKRAH 26 26 53 4 5 9 13 7 20 49,86 26,43 38,05
4 JEBRES 73 78 150 0 0 0 27 22 49 37,19 28,34 32,62
PURWODININGRATAN 12 13 25 0 0 0 8 4 12 66,48 30,05 47,34
NGORESAN 20 23 43 0 0 0 9 4 13 44,69 17,52 30,25
SIBELA 24 24 48 0 0 0 6 8 14 25,53 33,03 29,33
PUCANGSAWIT 17 17 34 0 0 0 4 6 10 23,64 34,77 29,26
5 BANJARSARI 83 88 171 9 6 15 42 31 73 50,35 35,32 42,65
NUSUKAN 15 15 30 2 2 4 7 5 12 47,41 32,90 40,05
MANAHAN 9 10 20 2 0 2 3 5 8 32,02 48,52 40,66
GILINGAN 12 13 26 0 1 1 7 1 8 56,06 7,46 30,91
BANYUANYAR 15 15 30 1 1 2 15 9 24 99,64 58,36 78,75
SETABELAN 6 7 13 2 1 3 4 5 9 67,48 74,98 71,45
GAMBIRSARI 26 27 53 2 1 3 6 6 12 23,25 22,41 22,82

RUMAH SAKIT 75 61 136 54 38 92


RUTAN 0 0 0 1 0 1
RSUDM 28 17 45 32 23 55
RS BRAYAT MILNULYO 4 3 7 2 1 3
RS. DR OEN SKA 3 6 9 2 3 5
RS. SLAMET RIYADI 1 1 2 1 1 2
RS. PANTI WALUYO 7 7 14 2 2 4
RS PKU MUH SKA 7 5 12 6 2 8
RSI KUSTATI 4 4 8 1 2 3
RS KASIH IBU 4 3 7 6 2 8
RSUD Surakarta 17 15 32 1 2 3
BBKPM 36 37 73 36 33 69

JUMLAH (KAB/KOTA) 264 279 543 103 85 188 170 122 292 64,33 43,71 53,74
JUMLAH TAHUN 2012 261 274 535 179 139 318 236 163 399 90,50 59,40 74,55
Sumber: Laporan Puskesmas
Keterangan:
Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 12

JUMLAH KASUS DAN KESEMBUHAN TB PARU BTA+ MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

TB PARU
BTA (+) DIOBATI KESEMBUHAN PENGOBATAN LENGKAP ANGKA KESUKSESAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS
L P L+P L P L+P L P L+P (SUCCESS RATE/SR)
JUMLAH JUMLAH JUMLAH JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21

1 LAWEYAN 11 9 20 9 82 9 100 18 90 1 9,09 0 0,00 1 5,00 90,91 100 95,00


PAJANG 3 4 7 3 100 4 100 7 100 0 0,00 0 0,00 0 0,00 100 100 100
PENUMPING 7 2 9 5 71 2 100 7 78 1 14,29 0 0,00 1 11,11 85,71 100 88,89
PURWOSARI 1 3 4 1 100 3 100 4 100 0 0,00 0 0,00 0 0,00 100 100 100
2 SERENGAN 9 11 20 9 100 11 100 20 100 0 0,00 0 0,00 0 0,00 100 100 100
JAYENGAN 5 7 12 5 100 7 100 12 100 0 0,00 0 0,00 0 0,00 100 100 100
KRATONAN 4 4 8 4 100 4 100 8 100 0 0,00 0 0,00 0 0,00 100 100 100
3 PASARKLIWON 19 12 31 19 100,00 12 100 31 100,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 100,00 100 100,00
GAJAHAN 4 3 7 4 100 3 100 7 100 0 0,00 0 0,00 0 0,00 100 100 100
SANGKRAH 15 9 24 15 100 9 100 24 100 0 0,00 0 0,00 0 0,00 100 100 100
4 JEBRES 35 25 60 34 97,14 25 100 59 98 0 0,00 0 0,00 0 0,00 97,14 100 98,33
PURWODININGRATAN 12 12 24 12 100 12 100 24 100 0 0,00 0 0,00 0 0,00 100 100 100
NGORESAN 5 5 10 4 80 5 100 9 90 0 0,00 0 0,00 0 0,00 80,00 100 90,00
SIBELA 13 6 19 13 100 6 100 19 100 0 0,00 0 0,00 0 0,00 100 100 100
PUCANGSAWIT 5 2 7 5 100 2 100 7 100 0 0,00 0 0,00 0 0,00 100 100 100
5 BANJARSARI 50 38 88 47 94,00 38 100 85 97 0 0,00 0 0,00 0 0,00 94,00 100 96,59
NUSUKAN 11 5 16 11 100 5 100 16 100 0 0,00 0 0,00 0 0,00 100 100 100
MANAHAN 4 8 12 4 100 8 100 12 100 0 0,00 0 0,00 0 0,00 100 0,00 100
GILINGAN 8 5 13 8 100 5 100 13 100 0 0,00 0 0,00 0 0,00 100 100 100
BANYUANYAR 14 16 30 14 100 16 100 30 100 0 0,00 0 0,00 0 0,00 100 100 100
SETABELAN 3 0 3 3 100 0 0,00 3 100 0 0,00 0 0,00 0 0,00 100 0,00 100
GAMBIRSARI 10 4 14 7 70 4 100 11 79 0 0,00 0 0,00 0 0,00 70,00 100 78,57

6 RUMAH SAKIT 115 68 183 88 77 57 83,82 145 79 8 6,96 5 2,73 13 16,99 83,48 86,56 96,22
RUTAN 0 0 0 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0,00 0,00 0,00
RSUDM 36 23 59 31 86 21 91,30 52 88,14 3 8,33 1 4,35 4 6,78 94 95,65 94,92
RS BRAYAT MILNULYO 1 1 2 1 100 1 100,00 2 100 0 0,00 0 0,00 0 0,00 100 100 100,00
RS. DR OEN SKA 4 1 5 3 75,00 0 0,00 3 60,00 2 50,00 0 0,00 2 40,00 125,00 0 100,00
RS. SLAMET RIYADI 1 0 1 0 0,00 0 0,00 0 0,00 1 100,00 0 0,00 1 100 100,00 0,00 100,00
RS. PANTI WALUYO 3 1 4 2 0,00 1 0,00 3 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0,00 0,00 0,00
RS PKU MUH SKA 1 1 2 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 1 100 1 50,00 0,00 100,00 50,00
RSI KUSTATI 2 2 4 2 100 0 0 2 50,00 0 0,00 1 50,00 1 25,00 100,00 50 75,00
RS KASIH IBU 4 5 9 1 0,00 3 0,00 4 0,00 2 50,00 2 40,00 4 44,44 50,00 40,00 44,44
RSUD Surakarta 63 34 97 48 76 31 91,18 79 81,44 0 0,00 0 0,00 0 0,00 76 91 81,44

JUMLAH (KAB/KOTA) 239 163 402 206 86,19 152 93,25 358 89,05 9 3,77 5 3,07 14 3,48 89,96 96,32 92,54
JUMLAH TAHUN 2012 174 119 293 142 81,61 111 93,28 253 86,35 10 5,75 2 1,68 12 4,10 87,36 94,96 90,44
Sumber: Laporan Puskesmas
Keterangan:
Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 13

PENEMUAN KASUS PNEUMONIA BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

PNEUMONIA PADA BALITA


JUMLAH BALITA JUMLAH PERKIRAAN PENDERITA DITEMUKAN DAN DITANGANI JUMLAH
NO KECAMATAN PUSKESMAS
PENDERITA L P L+P KEMATIAN
L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

1 LAWEYAN 3.134 3.248 6.185 313 325 619 10 3,2 7 2,2 17 2,7 0
PAJANG 1.600 1.704 3.190 160 170 319 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0
PENUMPING 743 720 1.380 74 72 138 2 2,7 3 4,2 5 3,6 0
PURWOSARI 791 824 1.615 79 82 162 8 10,1 4 4,9 12 7,4 0
2 SERENGAN 1.502 1.515 3.046 150 152 305 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0
JAYENGAN 872 899 1.800 53 124 180 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0
KRATONAN 630 616 1.246 63 62 125 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0
3 PASARKLIWON 3.190 2.821 5.866 319 282 587 0 0,0 1 0,4 1 0,2 0
GAJAHAN 957 1.037 1.994 96 104 199 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0
SANGKRAH 2.233 1.784 3.872 223 178 387 0 0,0 1 0,6 1 0,3 0
4 JEBRES 4.389 4.907 9.215 439 491 922 9 2,1 2 0,4 11 1,2 0
PURWODININGRATAN 768 783 1.551 77 78 155 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0
NGORESAN 977 1.193 2.122 98 119 212 9 9,2 2 1,7 11 5,2 0
SIBELA 1.714 1.686 3.438 171 169 344 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0
PUCANGSAWIT 930 1.245 2.104 93 125 210 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0
5 BANJARSARI 6.163 6.430 12.276 616 643 1.228 1 0,2 2 0,3 3 0,2 0
NUSUKAN 1.033 1.233 2.200 103 123 220 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0
MANAHAN 789 790 1.399 79 79 140 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0
GILINGAN 918 846 1.692 92 85 169 1 1,1 2 2,4 3 1,8 0
BANYUANYAR 1.154 1.109 2.240 115 111 224 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0
SETABELAN 461 599 1.033 46 60 103 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0
GAMBIRSARI 1.808 1.853 3.712 181 185 371 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0

JUMLAH (KAB/KOTA) 18.378 18.921 36.588 1.838 1.892 3.659 20 1,1 12 0,6 32 0,87 0
TAHUN 2012 18.373 19.069 37.442 1.837 1.907 3.744 21 1,1 10 0,8 31 0,83 0

Sumber: Laporan Puskesmas


Keterangan:
Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 14

JUMLAH KASUS BARU HIV, AIDS, DAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL LAINNYA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

JUMLAH KASUS BARU


JUMLAH KEMATIAN AKIBAT
INFEKSI MENULAR SEKSUAL
NO KECAMATAN PUSKESMAS HIV AIDS AIDS
LAINNYA
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

1 LAWEYAN 1 2 3 3 3 6 0 0 0 0 0 0
PAJANG 0 0 0 0
PENUMPING 0 0 0 0
PURWOSARI 0 0 0 0
2 SERENGAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
JAYENGAN 0 0 0 0
KRATONAN 0 0 0 0
3 PASARKLIWON 2 2 4 2 0 2 0 0 0 0 0 0
GAJAHAN 0 0 0 0
SANGKRAH 0 0 0 0 0 0
4 JEBRES 3 2 5 13 4 17 0 0 0 0 0 0
PURWODININGRATAN 0 0 0 0
NGORESAN 0 0 0 0
SIBELA 0 0 0 0
PUCANGSAWIT 0 0 0 0
5 BANJARSARI 3 3 6 11 3 14 0 0 0 0 0 0
NUSUKAN 0 0 0 0 0
MANAHAN 0 0 0 0 0 0
GILINGAN 0 0 0 0
BANYUANYAR 0 0 0 0
SETABELAN 0 0 0 0
GAMBIRSARI 0 0 0 0

JUMLAH (KAB/KOTA) 9 9 18 29 10 39 86 1.225 1.311 4 4 8


TAHUN 2012 3 4 7 12 6 18 100 1.216 1.316 7 5 12

Sumber: Laporan Puskesmas


Ket: Jumlah kasus baru adalah seluruh kasus baru yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 15

PERSENTASE DONOR DARAH DISKRINING TERHADAP HIV-AIDS MENURUT JENIS KELAMIN


KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

DONOR DARAH
NO UNIT TRANSFUSI DARAH SAMPEL DARAH DIPERIKSA POSITIF HIV
JUMLAH PENDONOR
L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17

1 UDD PMI Kota Surakarta 42.359 20.919 63.278 42.359 100 20.919 100 63.278 100 52 0,12 4 0,02 56 0,09

JUMLAH KOTA SURAKARTA 42.359 20.919 63.278 42.359 100 20.919 100 63.278 100 52 0,12 4 0 56 0,09
TAHUN 2012 42.359 20.919 63.278 42.359 100 20.919 100 63.278 100 52 0,12 4 0 56 0,09

Sumber: PMI Cabang Surakarta


TABEL 16

KASUS DIARE YANG DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

DIARE
JUMLAH PENDUDUK JUMLAH PERKIRAAAN DIARE DITANGANI
NO KECAMATAN PUSKESMAS KASUS L P L+P JUMLAH
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
KEMATIAN
L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

1 LAWEYAN 42.470 45.048 87.518 1.796 1.906 3.702 1.158 64 1.552 81 2.710 73 0
PAJANG 20.781 21.548 42.329 3.345 3.005 6.350 480 14,35 400 13,31 880 139 0
PENUMPING 9.249 10.007 19.256 429 512 941 429 100,00 512 100 941 116 0
PURWOSARI 11.921 12.719 24.640 504 538 1.042 249 49,38 640 119 889 85 0
2 SERENGAN 21.432 22.963 44.395 907 971 1.878 649 72 903 93 1.552 83 0
JAYENGAN 12.037 12.913 24.950 509 546 1.055 248 49 404 73,96 652 62 0
KRATONAN 9.395 10.050 19.445 397 425 823 401 101 499 117,38 900 192 0
3 PASARKLIWON 37.270 38.258 75.528 1.577 1.618 3.195 1.049 67 1.157 71,49 2.206 69 0
GAJAHAN 12.902 13.508 26.410 546 571 1.117 412 75 337 59 749 67 0
SANGKRAH 24.368 24.750 49.118 1.031 1.047 2.078 637 62 820 78,32 1.457 70 0
4 JEBRES 67.848 72.547 140.395 2.870 3.069 5.939 1.321 46 1.863 60,71 3.184 54 0
PURWODININGRATAN 11.246 12.442 23.688 476 526 1.002 193 40,57 320 60,80 513 51 0
NGORESAN 18.822 21.338 40.160 796 903 1.699 296 37,18 466 51,63 762 45 0
SIBELA 21.968 22.639 44.607 929 958 1.887 474 51,01 557 58,16 1.031 55 0
PUCANGSAWIT 15.812 16.128 31.940 669 682 1.351 358 53,52 520 76,22 878 65 0
5 BANJARSARI 77.952 82.027 159.979 3.297 3.470 6.767 2.302 70 2.639 76 5.031 74 0
NUSUKAN 13.798 14.205 28.003 584 601 1.185 711 121,82 832 138 1.543 130 0
MANAHAN 8.756 9.630 18.386 153 190 343 199 130,07 236 124,21 435 127 0
GILINGAN 11.669 12.522 24.191 432 448 882 434 100,46 448 100,00 882 100 0
BANYUANYAR 14.069 14.412 28.481 595 610 1.205 402 42,40 559 57,60 961 80 0
SETABELAN 5.465 6.118 11.583 231 259 490 216 93,51 224 86,49 440 90 0
GAMBIRSARI 24.120 25.026 49.146 340 434 774 340 100,00 340 78,34 770 99 0

JUMLAH (KAB/KOTA) 246.972 260.843 507.815 10.447 11.034 21.481 6.479 62,0 8.114 73,5 14.683 68,4 0
TAHUN 2012 243.702 256.468 500.170 10.309 10.849 21.157 6.708 65,1 9.047 83,4 15.626 73,9 0

Sumber: Laporan Puskesmas


Ket: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 17

JUMLAH KASUS BARU KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

KASUS BARU
Pausi Basiler (PB)/ Kusta kering Multi Basiler (MB)/ Kusta Basah
NO KECAMATAN PUSKESMAS PB + MB
0-14 TAHUN ≥ 15 TAHUN JUMLAH 0-14 TAHUN ≥ 15 TAHUN JUMLAH
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24

1 LAWEYAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 2 1 0 1 2 1 3 2 1 3
PAJANG 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 1 2 0 2 2 0 2
PENUMPING 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
PURWOSARI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 1 1 0 1 1
2 SERENGAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 1 1 0 1
JAYENGAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 1 1 0 1
KRATONAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
3 PASARKLIWON 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
GAJAHAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
SANGKRAH 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 JEBRES 0 0 0 1 0 1 1 0 1 0 0 0 3 0 3 3 0 3 4 0 4
PURWODININGRATAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
NGORESAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
SIBELA 0 0 0 1 0 1 1 0 1 0 0 0 3 0 3 3 0 3 4 0 4
PUCANGSAWIT 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
5 BANJARSARI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 2 1 1 2 1 1 2
NUSUKAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
MANAHAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
GILINGAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 1 0 1 1
BANYUANYAR 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
SETABELAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
GAMBIRSARI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 1 1 0 1

JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 0 1 0 1 1 0 1 1 1 2 6 1 7 7 2 9 8 2 10
ANGKA PENEMUAN KASUS BARU (NCDR/NEW CASE DETECTION RATE) PER 100.000 PENDUDUK 3,28 0,78 2,00

TAHUN 2012 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 6 3 9 6 3 9 6,00 3,00 9,00

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 18

KASUS BARU KUSTA 0-14 TAHUN DAN CACAT TINGKAT 2 MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

KASUS BARU
PENDERITA KUSTA 0-14 TAHUN CACAT TINGKAT 2
NO KECAMATAN PUSKESMAS PENDERITA KUSTA
L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

1 LAWEYAN 2 1 3 1 0 1 0 2 0 0 0 0 0 0 0
PAJANG 2 0 2 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0
PENUMPING 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
PURWOSARI 0 1 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0
2 SERENGAN 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
JAYENGAN 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
KRATONAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
3 PASARKLIWON 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
GAJAHAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
SANGKRAH 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 JEBRES 4 0 4 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
PURWODININGRATAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
NGORESAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
SIBELA 4 0 4 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
PUCANGSAWIT 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
5 BANJARSARI 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
NUSUKAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
MANAHAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
GILINGAN 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
BANYUANYAR 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
SETABELAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
GAMBIRSARI 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

JUMLAH (KAB/KOTA) 8 2 9 1 13 1 50 2 22 0 0 0 0 0 0
TAHUN 2012 10 3 13 0 0 0 0 0 0 1 10 0 0 1 8

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 19

JUMLAH KASUS DAN ANGKA PREVALENSI PENYAKIT KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

KASUS TERCATAT
NO KECAMATAN PUSKESMAS PB MB JUMLAH
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1 LAWEYAN 0 0 0 1 2 3 1 2 3
PAJANG 0 0 0 1 1 2 1 1 2
PENUMPING 0 0 0 0 0 0 0 0 0
PURWOSARI 0 0 0 0 1 1 0 1 1
2 SERENGAN 0 0 0 1 0 1 1 0 1
JAYENGAN 0 0 0 1 0 1 1 0 1
KRATONAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0
3 PASARKLIWON 0 0 0 0 0 0 0 0 0
GAJAHAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0
SANGKRAH 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 JEBRES 1 0 1 3 0 3 4 0 4
PURWODININGRATAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0
NGORESAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0
SIBELA 1 0 1 3 0 3 4 0 4
PUCANGSAWIT 0 0 0 0 0 0 0 0 0
5 BANJARSARI 0 0 0 1 1 2 1 1 2
NUSUKAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0
MANAHAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0
GILINGAN 0 0 0 0 1 1 0 1 1
BANYUANYAR 0 0 0 0 0 0 0 0 0
SETABELAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0
GAMBIRSARI 0 0 0 1 0 1 1 0 1

JUMLAH (KAB/KOTA) 1 0 1 6 3 9 7 3 10
ANGKA PREVALENSI PER 10.000 PENDUDUK 0,29 0,12 0,20
TAHUN 2012 1 0 1 5 2 7 6 2 8

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 20

PERSENTASE PENDERITA KUSTA SELESAI BEROBAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

KUSTA (PB) KUSTA (MB)


PENDERITA PB RFT PB PENDERITA MB RFT MB
NO KECAMATAN PUSKESMAS
TAHUN 2011 L P L+P TAHUN 2010 L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21

1 LAWEYAN 2 1 3 1 50 1 100 2 67 0 0 0 0 0 0 0 0 0
PAJANG 2 0 2 1 50 0 0 1 50 0 0 0 0 0 0 0 0 0
PENUMPING 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
PURWOSARI 0 1 1 0 0 1 100 1 100 0 0 0 0 0 0 0 0 0
2 SERENGAN 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
JAYENGAN 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
KRATONAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
3 PASARKLIWON 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 2 1 100 1 0 2 100
GAJAHAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
SANGKRAH 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 2 1 100 1 0 2 100
4 JEBRES 4 0 4 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 0 0 1 100
PURWODININGRATAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 100 0 0 1 0
NGORESAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
SIBELA 4 0 4 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
PUCANGSAWIT 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
5 BANJARSARI 1 1 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
NUSUKAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
MANAHAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
GILINGAN 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
BANYUANYAR 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
SETABELAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
GAMBIRSARI 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

JUMLAH (KAB/KOTA) 8 2 10 1 12,5 1 50,0 4 40,0 2 1 3 2 100 1 100 3 100


TAHUN 2012 0 0 0 0 0,0 0 0,0 0 0,0 2 1 3 2 100 1 100 3 100

Sumber: Laporan Puskesmas

Keterangan : Penderita PB tahun X - 1, Penderita MB tahun X - 2


X = tahun data.
TABEL 21

JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

JUMLAH KASUS PD3I


DIFTERI TETANUS (NON NEONATORUM) TETANUS NEONATORUM
NO KECAMATAN PUSKESMAS PERTUSIS
JUMLAH KASUS MENING- JUMLAH KASUS MENING- JUMLAH KASUS MENING-
L P L+P GAL L P L+P L P L+P GAL L P L+P GAL
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 LAWEYAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
PAJANG 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
PENUMPING 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
PURWOSARI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
2 SERENGAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
JAYENGAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
KRATONAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
3 PASARKLIWON 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
GAJAHAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
SANGKRAH 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 JEBRES 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
PURWODININGRATAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
NGORESAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
SIBELA 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
PUCANGSAWIT 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
5 BANJARSARI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
NUSUKAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
MANAHAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
GILINGAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
BANYUANYAR 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
SETABELAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
GAMBIRSARI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
CASE FATALITY RATE (%) 0 0 0
TAHUN 2012 2 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 22

JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

JUMLAH KASUS PD3I

NO KECAMATAN PUSKESMAS CAMPAK


POLIO HEPATITIS B
JUMLAH KASUS
MENINGGAL
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

1 LAWEYAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
PAJANG 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
PENUMPING 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
PURWOSARI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
2 SERENGAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
JAYENGAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
KRATONAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
3 PASARKLIWON 0 2 2 0 0 0 0 0 0 0
GAJAHAN 0 2 2 0 0 0 0 0 0 0
SANGKRAH 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 JEBRES 1 2 3 0 0 0 0 0 0 0
PURWODININGRATAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
NGORESAN 0 2 2 0 0 0 0 0 0 0
SIBELA 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0
PUCANGSAWIT 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
5 BANJARSARI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
NUSUKAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
MANAHAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
GILINGAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
BANYUANYAR 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
SETABELAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
GAMBIRSARI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

JUMLAH (KAB/KOTA) 1 4 5 0 0 0 0 0 0 0
CASE FATALITY RATE (%) 0,0
TAHUN 2012 3 2 5 0 0 0 0 0 0 0

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 23

JUMLAH KASUS DBD MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)


NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH KASUS MENINGGAL CFR (%)
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1 LAWEYAN 15 13 28 0 0 0 0,0 0,0 0,0


PAJANG 2 3 5 0 0 0 0,0 0,0 0,0
PENUMPING 4 3 7 0 0 0 0,0 0,0 0,0
PURWOSARI 9 7 16 0 0 0 0,0 0,0 0,0
2 SERENGAN 18 16 34 1 1 2 0,0 6,3 5,9
JAYENGAN 6 7 13 1 1 2 16,7 14,3 15,4
KRATONAN 12 9 21 0 0 0 0,0 0,0 0,0
3 PASARKLIWON 12 12 24 0 2 2 0,0 16,7 8,3
GAJAHAN 5 5 10 0 1 1 0,0 20,0 10,0
SANGKRAH 7 7 14 0 1 1 0,0 14,3 7,1
4 JEBRES 41 30 71 0 0 0 0,0 0,0 0,0
PURWODININGRATAN 2 0 2 0 0 0 0,0 0,0 0,0
NGORESAN 11 8 19 0 0 0 0,0 0,0 0,0
SIBELA 23 20 43 0 0 0 0,0 0,0 0,0
PUCANGSAWIT 5 2 7 0 0 0 0,0 0,0 0,0
5 BANJARSARI 51 55 106 2 1 3 3,9 1,8 2,8
NUSUKAN 4 2 6 0 0 0 0,0 0,0 0,0
MANAHAN 2 3 5 1 0 1 50,0 0,0 20,0
GILINGAN 6 6 12 0 1 1 0,0 16,7 8,3
BANYUANYAR 12 13 25 1 0 1 8,3 0,0 4,0
SETABELAN 6 4 10 0 0 0 0,0 0,0 0,0
GAMBIRSARI 21 27 48 0 0 0 0,0 0,0 0,0

JUMLAH (KAB/KOTA) 137 126 263 3 4 7 2,2 3,2 2,7


INCIDENCE RATE PER 100.000 PENDUDUK 27,4 25,2 52,6
TAHUN 2012 17 13 30 0 2 2 0,0 15,4 6,7

Sumber: Laporan Puskesmas


Ket: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 24

KESAKITAN DAN KEMATIAN AKIBAT MALARIA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

MALARIA
PENDERITA
NO KECAMATAN PUSKESMAS TANPA PEMERIKSAAN DENGAN PEMERIKSAAN MENINGGAL CFR
SEDIAAN DARAH SEDIAAN DARAH
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

1 LAWEYAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0


PAJANG 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0
PENUMPING 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0
PURWOSARI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0
2 SERENGAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0
JAYENGAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0
KRATONAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0
3 PASARKLIWON 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0
GAJAHAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0
SANGKRAH 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0
4 JEBRES 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0
PURWODININGRATAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0
NGORESAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0
SIBELA 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0
PUCANGSAWIT 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0
5 BANJARSARI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0
NUSUKAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0
MANAHAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0
GILINGAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0
BANYUANYAR 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0
SETABELAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0
GAMBIRSARI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0

JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0


ANGKA KESAKITAN (API) PER 1.000 PENDUDUK 0,0 0,0 0,0
TAHUN 2012 0 0 0 0,0 0,0 0,0 0 0 0 0 0 0

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 25

PENDERITA FILARIASIS DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

PENDERITA FILARIASIS
NO KECAMATAN PUSKESMAS KASUS BARU DITEMUKAN JUMLAH SELURUH KASUS
L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9

1 LAWEYAN 0 0 0 0 0 0
PAJANG 0 0 0 0 0 0
PENUMPING 0 0 0 0 0 0
PURWOSARI 0 0 0 0 0 0
2 SERENGAN 0 0 0 0 0 0
JAYENGAN 0 0 0 0 0 0
KRATONAN 0 0 0 0 0 0
3 PASARKLIWON 0 0 0 0 0 0
GAJAHAN 0 0 0 0 0 0
SANGKRAH 0 0 0 0 0 0
4 JEBRES 0 0 0 0 0 0
PURWODININGRATAN 0 0 0 0 0 0
NGORESAN 0 0 0 0 0 0
SIBELA 0 0 0 0 0 0
PUCANGSAWIT 0 0 0 0 0 0
5 BANJARSARI 0 1 1 0 1 1
NUSUKAN 0 0 0 0 0 0
MANAHAN 0 0 0 0 0 0
GILINGAN 0 0 0 0 0 0
BANYUANYAR 0 0 0 0 0 0
SETABELAN 0 0 0 0 0 0
GAMBIRSARI 0 1 1 0 1 1

JUMLAH (KAB/KOTA) 0 1 1 0 1 1
ANGKA KESAKITAN PER 100.000 PENDUDUK (KAB/KOTA) 0 0 0
TAHUN 2012 0 0 3 0 0 3

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 26

BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

BAYI BARU LAHIR DITIMBANG BBLR


JUMLAH LAHIR HIDUP
NO KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

1 LAWEYAN 900 910 1.810 900 100 910 100 1.810 100 26 2,9 22 2,4 48 2,7
PAJANG 450 456 906 450 100 456 100 906 100 9 2,0 10 2,2 19 2,1
PENUMPING 209 211 420 209 100 211 100 420 100 14 6,7 9 4,3 23 5,5
PURWOSARI 241 243 484 241 100 243 100 484 100 3 1,2 3 1,2 6 1,2
2 SERENGAN 434 481 915 434 100 481 100 915 100 16 3,7 6 1,2 22 2,4
JAYENGAN 255 279 534 255 100 279 100 534 100 9 3,5 6 2,2 15 2,8
KRATONAN 179 202 381 179 100 202 100 381 100 7 3,9 0 0,0 7 1,8
3 PASARKLIWON 793 766 1.559 793 100 766 100 1.559 100 23 2,9 27 3,5 50 3,2
GAJAHAN 264 253 517 264 100 253 100 517 100 9 3,4 11 4,3 20 3,9
SANGKRAH 529 513 1.042 529 100 513 100 1.042 100 14 2,6 16 3,1 30 2,9
4 JEBRES 1.086 1.185 2.271 1.086 100 1.185 100 2.271 100 22 2,0 34 2,9 56 2,5
PURWODININGRATAN 269 236 505 269 100 236 100 505 100 0 0,0 5 2,1 5 1,0
NGORESAN 206 230 436 206 100 230 100 436 100 12 5,8 16 7,0 28 6,4
SIBELA 305 394 699 305 100 394 100 699 100 7 2,3 9 2,3 16 2,3
PUCANGSAWIT 306 325 631 306 100 325 100 631 100 3 1,0 4 1,2 7 1,1
5 BANJARSARI 1.673 1.704 3.377 1.673 100 1.704 100 3.377 100 24 1,4 23 1,3 47 1,4
NUSUKAN 279 301 580 279 100 301 100 580 100 2 0,7 4 1,3 6 1,0
MANAHAN 269 242 511 269 100 242 100 511 100 4 4,0 2 0,8 6 1,2
GILINGAN 311 317 628 311 100 317 100 628 100 5 1,6 4 1,3 9 1,4
BANYUANYAR 285 278 563 282 99 278 100 563 100 11 3,9 7 2,5 18 3,2
SETABELAN 134 146 280 134 100 146 100 280 100 1 0,7 3 2,1 4 1,4
GAMBIRSARI 395 420 815 395 100 420 100 815 100 1 0,3 3 0,7 4 0,5

JUMLAH (KAB/KOTA) 4.886 5.046 9.932 4.886 100 5.046 100 9.932 100 111 2,3 112 2,2 223 2,2
TAHUN 2012 4.913 5.222 10.135 4.913 100 5.222 100 10.135 100 89 1,8 116 2,2 205 2,0

ANGKA LAHIR MATI (DILAPORKAN)


TABEL 27

STATUS GIZI BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

BALITA

NO KECAMATAN PUSKESMAS BALITA DITIMBANG GIZI LEBIH GIZI BAIK GIZI KURANG GIZI BURUK
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

1 LAWEYAN 2.068 2.878 4.946 22 1,06 26 0,90 48 0,970481 1.997 96,57 2.796 97,15 4.793 96,9 49 2,37 56 1,95 105 2,12 0 0,00 0 0,00 0 0,00
PAJANG 945 1.638 2.583 1 0,11 0 0,00 1 0,04 938 99,00 1.633 99,69 2.571 99,5 6 0,63 5 0,31 11 0,43 0 0,00 0 0,00 0 0,00
PENUMPING 498 563 1.061 14 45,00 17 55,00 31 2,92 451 90,56 507 90,05 958 46,0 33 6,63 39 6,93 72 6,79 0 0,00 0 0,00 0 0,00
PURWOSARI 625 677 1.302 7 1,12 9 1,33 16 1,23 608 97,28 656 96,90 1.264 97,1 10 1,60 12 1,77 22 1,69 0 0,00 0 0,00 0 0,00
2 SERENGAN 1.150 1.305 2.455 22 1,91 31 2,38 53 2,16 1.094 95,13 1.228 94,10 2.322 94,6 34 2,96 46 3,52 80 3,26 0 0,00 0 0,00 0 0,00
JAYENGAN 711 746 1.457 9 1,27 13 1,74 22 1,51 683 96,06 708 94,91 1.391 95,5 19 2,67 25 3,35 44 3,02 0 0,00 0 0,00 0 0,00
KRATONAN 439 559 998 13 2,96 18 3,22 31 3,11 411 93,62 520 93,02 931 93,3 15 3,42 21 3,76 36 3,61 0 0,00 0 0,00 0 0,00
3 PASARKLIWON 2.391 2.252 4.643 40 1,67 23 1,02 63 1,36 2.218 92,76 2.097 93,12 4.315 92,9 133 5,56 132 5,86 265 5,71 0 0,00 0 0,00 0 0,00
GAJAHAN 870 941 1.811 2 0,23 3 0,32 5 0,28 828 95,17 887 94,26 1.715 94,7 40 4,60 51 5,42 91 5,02 0 0,00 0 0,00 0 0,00
SANGKRAH 1.521 1.311 2.832 38 2,50 20 1,53 58 2,05 1.390 91,39 1.210 92,30 2.600 91,8 93 6,11 81 6,18 174 6,14 0 0,00 0 0,00 0 0,00
4 JEBRES 3.596 3.625 7.221 78 2,17 63 1,74 141 1,95 3.383 94,08 3.392 93,57 6.775 93,8 135 3,75 170 4,69 305 4,22 0 0,00 0 0,00 0 0,00
PURWODININGRATAN 642 693 1.335 15 2,34 12 1,73 27 2,02 613 95,48 665 95,96 1.278 95,7 14 2,18 16 2,31 30 2,25 0 0,00 0 0,00 0 0,00
NGORESAN 875 925 1.800 19 2,17 13 1,41 32 1,78 824 94,17 873 94,38 1.697 94,3 32 3,66 39 4,22 71 3,94 0 0,00 0 0,00 0 0,00
SIBELA 1.213 1.195 2.408 21 1,73 16 1,34 37 1,54 1.146 94,48 1.106 92,55 2.252 93,5 46 3,79 73 6,11 119 4,94 0 0,00 0 0,00 0 0,00
PUCANGSAWIT 866 812 1.678 23 2,66 22 2,71 45 2,68 800 92,38 748 92,12 1.548 92,3 43 4,97 42 5,17 85 5,07 0 0,00 0 0,00 0 0,00
5 BANJARSARI 4.961 5.317 10.298 65 1,31 58 1,09 123 1,19 4.702 94,78 5.112 96,14 9.834 95,5 194 3,91 147 2,76 341 3,31 0 0,00 0 0,00 0 0,00
NUSUKAN 953 920 1.873 16 1,68 10 1,09 26 1,39 892 93,60 878 95,43 1.770 94,5 45 4,72 32 3,48 77 4,11 0 0,00 0 0,00 0 0,00
MANAHAN 622 621 1.243 2 0,32 3 0,48 5 0,40 602 520,00 599 96,46 1.201 96,6 18 2,89 19 3,06 37 2,98 0 0,00 0 0,00 0 0,00
GILINGAN 562 624 1.206 28 4,98 23 3,69 51 4,23 499 88,79 570 91,35 1.089 90,3 35 6,23 31 4,97 66 5,47 0 0,00 0 0,00 0 0,00
BANYUANYAR 931 927 1.858 11 1,18 12 1,29 23 1,24 896 96,24 889 95,90 1.785 96,1 24 2,58 26 2,80 50 2,69 0 0,00 0 0,00 0 0,00
SETABELAN 396 435 831 6 1,52 8 1,84 14 1,68 343 86,62 404 92,87 747 89,9 47 11,87 23 5,29 70 8,42 0 0,00 0 0,00 0 0,00
GAMBIRSARI 1.497 1.790 3.287 2 0,13 2 0,11 4 0,12 1.470 98,20 1.772 98,99 3.242 98,6 25 1,67 16 0,89 41 1,25 0 0,00 0 0,00 0 0,00

JUMLAH (KAB/KOTA) 14.166 15.377 29.563 227 1,60 201 1,31 428 1,45 13.394 94,55 14.625 95,11 28.039 94,8 545 3,85 551 3,58 1.096 3,71 0 0,00 0 0,00 0 0,00
TAHUN 2012 15.205 16.080 31.285 208 1,37 195 1,21 403 1,29 14.388 94,63 15.201 94,53 29.589 94,6 632 4,16 661 4,11 1.293 4,13 0 0,00 0 0,00 0 0,00

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 28

CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL, PERSALINAN DITOLONG TENAGA KESEHATAN, DAN PELAYANAN KESEHATAN IBU NIFAS
MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

IBU HAMIL IBU BERSALIN IBU NIFAS STATUS GIZI IBU HAMIL
NO KECAMATAN PUSKESMAS DITOLONG MENDAPAT
JUMLAH K1 % K4 % JUMLAH % JUMLAH % KEK % AGB %
NAKES YANKES
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

1 LAWEYAN 1.969 1.969 100,0 1.944 98,7 1.807 1.807 100,0 1.807 1.807 100,0 42 2,13 63 3,20
PAJANG 1.008 1.008 100,0 995 98,7 906 906 100,0 906 906 100,0 6 0,60 11 1,09
PENUMPING 431 431 100,0 427 99,1 418 418 100,0 418 418 100,0 28 6,50 20 4,64
PURWOSARI 530 530 100,0 522 98,5 483 483 100,0 483 483 100,0 8 1,51 32 6,04
2 SERENGAN 1.017 1.017 100,0 979 96,3 915 915 100,0 915 915 100,0 33 3,24 81 7,96
JAYENGAN 598 598 100,0 585 97,8 534 534 100,0 534 534 100,0 29 4,85 43 7,19
KRATONAN 419 419 100,0 394 94,0 381 381 100,0 381 381 100,0 4 0,95 38 9,07
3 PASARKLIWON 1.731 1.731 100,0 1.715 99,1 1.559 1.559 100,0 1.559 1.559 100,0 109 6,30 175 10,11
GAJAHAN 546 546 100,0 535 98,0 515 515 100,0 515 515 100,0 11 2,01 52 9,52
SANGKRAH 1.185 1.185 100,0 1.180 99,6 1.044 1.044 100,0 1.044 1.044 100,0 98 8,27 123 10,38
4 JEBRES 2.461 2.461 100,0 2.411 98,0 2.275 2.275 100,0 2.275 2.266 99,6 179 7,27 259 10,52
PURWODININGRATAN 554 554 100,0 552 99,6 505 505 100,0 505 505 100,0 19 3,43 14 2,53
NGORESAN 480 480 100,0 477 99,4 440 440 100,0 440 436 99,1 61 12,71 142 29,58
SIBELA 737 737 100,0 719 97,6 699 699 100,0 699 694 99,3 81 10,99 84 11,40
PUCANGSAWIT 690 690 100,0 663 96,1 631 631 100,0 631 631 100,0 18 2,61 19 2,75
5 BANJARSARI 3.711 3.711 100,0 3.593 96,8 3.374 3.374 100,0 3.374 3.368 99,8 105 2,83 161 4,34
NUSUKAN 640 640 100,0 632 98,8 580 580 100,0 580 580 100,0 24 3,75 5 0,78
MANAHAN 561 561 100,0 548 97,7 512 512 100,0 512 511 99,8 14 2,50 39 6,95
GILINGAN 691 691 100,0 675 97,7 624 624 100,0 624 619 99,2 13 1,88 13 1,88
BANYUANYAR 632 632 100,0 588 93,0 562 562 100,0 562 562 100,0 32 5,06 30 4,75
SETABELAN 324 324 100,0 305 94,1 281 281 100,0 281 281 100,0 4 1,23 7 2,16
GAMBIRSARI 863 863 100,0 845 97,9 815 815 100,0 815 815 100,0 18 2,09 67 7,76

JUMLAH (KAB/KOTA) 10.889 10.889 100,0 10.642 97,7 9.930 9.930 100,0 9.930 9.915 99,8 468 4,30 739 6,79
TAHUN 2012 10.923 10.923 100,0 10.663 97,6 10.123 10.123 100,0 10.123 10.096 99,7 497 4,55 587 5,37

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 29

PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI TT PADA IBU HAMIL MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

IMUNISASI TETANUS TOKSOID PADA IBU HAMIL


JUMLAH
NO KECAMATAN PUSKESMAS TT-1 TT-2 TT-3 TT-4 TT-5 TT2+
IBU HAMIL
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

1 LAWEYAN 1.969 1.870 95,0 1.869 94,9 1.874 95,2 1.843 93,6 1.812 92,0 1.531 77,8
PAJANG 1.008 938 93,1 938 93,1 938 93,1 938 93,1 938 93,1 807 80,1
PENUMPING 431 413 95,8 412 95,6 413 95,8 401 93,0 383 88,9 326 75,6
PURWOSARI 530 519 97,9 519 97,9 523 98,7 504 95,1 491 92,6 398 75,1
2 SERENGAN 1.017 958 94,2 958 94,2 958 94,2 958 94,2 958 94,2 896 88,1
JAYENGAN 598 598 100,0 598 100,0 598 100,0 598 100,0 598 100,0 499 83,4
KRATONAN 419 360 85,9 360 85,9 360 85,9 360 85,9 360 85,9 397 94,7
3 PASARKLIWON 1.731 1.690 97,6 1.695 97,9 1.667 96,3 1.676 96,8 1.669 96,4 1.337 77,2
GAJAHAN 546 525 96,2 525 96,2 525 96,2 525 96,2 525 96,2 441 80,8
SANGKRAH 1.185 1.165 98,3 1.170 98,7 1.142 96,4 1.151 97,1 1.144 96,5 896 75,6
4 JEBRES 2.461 2.419 98,3 2.419 98,3 2.458 99,9 2.302 93,5 2.209 89,8 1.829 74,3
PURWODININGRATAN 554 554 100,0 554 100,0 554 100,0 554 100,0 554 100,0 444 80,1
NGORESAN 480 480 100,0 480 100,0 480 100,0 480 100,0 477 99,4 359 74,8
SIBELA 737 737 100,0 737 100,0 776 105,3 776 105,3 730 99,1 601 81,5
PUCANGSAWIT 690 648 93,9 648 93,9 648 93,9 492 71,3 448 64,9 425 61,6
5 BANJARSARI 3.711 3.694 99,5 3.701 99,7 3.701 99,7 3.777 101,8 3.695 99,6 3.011 81,1
NUSUKAN 640 639 99,8 639 99,8 639 99,8 717 112,0 639 99,8 508 79,4
MANAHAN 561 562 100,2 562 100,2 562 100,2 560 99,8 556 99,1 446 79,5
GILINGAN 691 683 98,8 690 99,9 690 99,9 690 99,9 690 99,9 552 79,9
BANYUANYAR 632 637 100,8 637 100,8 637 100,8 637 100,8 637 100,8 495 78,3
SETABELAN 324 325 100,3 325 100,3 325 100,3 325 100,3 325 100,3 325 100,3
GAMBIRSARI 863 848 98,3 848 98,3 848 98,3 848 98,3 848 98,3 685 79,4

JUMLAH (KAB/KOTA) 10.889 10.631 97,6 10.642 97,7 10.658 97,9 10.556 96,9 10.343 95,0 8.604 79,0
TAHUN 2012 10.923 11.082 101,5 11.023 100,9 10.994 100,7 10.662 97,6 10.452 95,7 8.626 79,0

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 30

JUMLAH IBU HAMIL YANG MENDAPATKAN TABLET FE1 DAN FE3


MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

JUMLAH FE1 (30 TABLET) FE3 (90 TABLET)


NO KECAMATAN PUSKESMAS
IBU HAMIL JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8

1 LAWEYAN 1.969 1.958 99,44 1.946 98,83


PAJANG 1.008 997 98,91 997 98,91
PENUMPING 431 431 100,00 427 99,07
PURWOSARI 530 530 100,00 522 98,49
2 SERENGAN 1.017 1.010 99,31 979 96,26
JAYENGAN 598 598 100,00 585 97,83
KRATONAN 419 412 98,33 394 94,03
3 PASARKLIWON 1.731 1.731 100,00 1.702 98,32
GAJAHAN 546 546 100,00 522 95,60
SANGKRAH 1.185 1.185 100,00 1.180 99,58
4 JEBRES 2.461 2.380 96,71 2.410 97,93
PURWODININGRATAN 554 551 99,46 551 99,46
NGORESAN 480 480 100,00 477 99,38
SIBELA 737 659 89,42 719 97,56
PUCANGSAWIT 690 690 100,00 663 96,09
5 BANJARSARI 3.711 3.664 98,73 3.580 96,47
NUSUKAN 640 636 99,38 633 98,91
MANAHAN 561 561 100,00 548 97,68
GILINGAN 691 675 97,68 660 95,51
BANYUANYAR 632 635 100,47 582 92,09
SETABELAN 324 324 100,00 305 94,14
GAMBIRSARI 863 833 96,52 852 98,73

JUMLAH (KAB/KOTA) 10.889 10.743 98,66 10.617 97,50


TAHUN 2012 10.923 10.835 99,19 10.623 97,25

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 31

JUMLAH DAN PERSENTASE IBU HAMIL DAN NEONATAL RISIKO TINGGI/KOMPLIKASI DITANGANI
MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

KOMPLIKASI NEONATAL RISTI/KOMPLIKASI DITANGANI


BUMIL RISTI/ PERKIRAAN NEONATAL
JUMLAH KOMPLIKASI KEBIDANAN JUMLAH LAHIR HIDUP
NO KECAMATAN PUSKESMAS RISTI/KOMPLIKASI
IBU HAMIL KEBIDANAN DITANGANI L P L+P
S % L P L+P L P L+P S % S % S %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

1 LAWEYAN 1.969 394 350 88,9 900 910 1.810 135 137 272 14 10,4 17 12,5 74 27,3
PAJANG 1.008 202 178 88,3 450 456 906 65 71 136 9 13,8 14 19,7 23 16,9
PENUMPING 431 86 88 102,1 209 211 420 31 32 63 0,0 0,0 43 68,3
PURWOSARI 530 106 84 79,2 241 243 484 36 37 73 5 13,8 3 8,1 8 11,0
2 SERENGAN 1.017 203 268 131,8 434 481 915 65 72 137 4 6,1 4 5,5 57 41,5
JAYENGAN 629 177 171 96,6 255 279 534 38 42 80 0,0 0,0 49 61,2
KRATONAN 419 84 97 115,8 179 202 381 27 30 57 4 14,9 4 13,2 8 14,0
3 PASARKLIWON 1.731 346 416 120,2 793 766 1.559 119 115 234 12 10,1 13 11,3 66 28,2
GAJAHAN 546 109 131 120,0 264 253 517 40 38 78 12 30,3 13 34,3 25 32,2
SANGKRAH 1.185 155 285 183,9 529 513 1.042 79 77 156 0,0 0,0 41 26,2
4 JEBRES 2.461 492 698 141,8 1.086 1.185 2.271 163 178 341 17 10,4 28 15,8 59 17,3
PURWODININGRATAN 554 111 46 41,5 269 236 505 40 35 76 0 0,0 5 14,1 5 6,6
NGORESAN 480 96 249 259,4 206 230 436 31 35 65 12 38,8 16 46,4 28 42,8
SIBELA 737 147 285 193,4 305 394 699 46 59 105 0,0 0,0 14 13,4
PUCANGSAWIT 690 138 118 85,5 306 325 631 46 49 95 5 10,9 7 14,4 12 12,7
5 BANJARSARI 3.711 742 437 58,9 1.673 1.704 3.377 251 256 507 25 10,0 24 9,4 49 9,7
NUSUKAN 640 128 113 88,3 279 301 580 39 48 87 2 5,1 4 8,3 6 6,9
MANAHAN 561 112 71 63,3 270 242 511 41 36 77 5 12,3 2 5,5 7 9,1
GILINGAN 701 97 19 19,6 311 317 628 47 48 94 5 10,7 4 8,4 9 9,6
BANYUANYAR 632 128 128 100,0 285 278 563 49 35 84 11 22,4 8 22,9 19 22,5
SETABELAN 324 65 22 34,0 134 146 280 20 22 42 1 5,0 3 13,7 4 9,5
GAMBIRSARI 854 84 84 100,0 395 420 815 59 63 122 1 1,7 3 4,8 4 3,3

JUMLAH (KAB/KOTA) 10.889 2.178 2.169 99,6 4.886 5.046 9.932 733 757 1.490 72 10 86 11,4 305 20,5
TAHUN 2012 10.923 2.185 2.252 103,1 4.913 5.222 10.135 737 783 1.520 - - - 0,0 243 16,0

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 32

CAKUPAN PEMBERIAN VITAMIN A PADA BAYI, ANAK BALITA, DAN IBU NIFAS MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

BAYI (6 - 11 BULAN) ANAK BALITA (1-4 TAHUN) IBU NIFAS


NO KECAMATAN PUSKESMAS BAYI 6-11 BULAN MENDAPAT VIT A MENDAPAT VIT A 2X MENDAPAT
JUMLAH JUMLAH
L P L+P L P L+P JUMLAH VIT A
L P L+P S % S % S % L P L+P S % S % S % S %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24

1 LAWEYAN 293 405 698 293 100,0 405 100,0 698 100,0 2.397 2.796 5.193 2.397 100 2.796 100 5.193 100 1.807 1.807 100
PAJANG 118 235 353 118 100,0 235 100,0 353 100,0 1.251 1.496 2.747 1.251 100 1.496 100 2.747 100 906 906 100
PENUMPING 89 81 170 89 100,0 81 100,0 170 100,0 501 629 1.130 501 100 629 100 1.130 100 418 418 100
PURWOSARI 86 89 175 86 100,0 89 100,0 175 100,0 645 671 1.316 645 49 671 100 1.316 100 483 483 100
2 SERENGAN 150 173 323 150 100,0 173 100,0 323 100,0 1.123 1.258 2.381 1.238 110,24 1.143 90,859 2.381 100 915 915 100
JAYENGAN 94 106 200 94 100,0 106 100,0 200 100,0 699 719 1.418 699 100 719 100 1.418 100 534 534 100
KRATONAN 56 67 123 56 100,0 67 100,0 123 100,0 424 539 963 539 127,12 424 78,664 963 100 381 381 100
3 PASARKLIWON 334 313 647 334 100,0 313 100,0 647 100,0 2.560 2.284 4.844 2.560 100 2.284 100 4.844 100 1.559 1.559 100
GAJAHAN 95 107 202 95 100,0 107 100,0 202 100,0 716 822 1.538 716 100 822 100 1.538 100 515 515 100
SANGKRAH 239 206 445 239 100,0 206 100,0 445 100,0 1.844 1.462 3.306 1.844 100 1.462 100 3.306 100 1.044 1.044 100
4 JEBRES 484 508 992 484 100,0 508 100,0 992 100,0 3.825 3.854 7.679 3.825 100 3.854 100 7.679 100 2.275 2.266 99,604
PURWODININGRATAN 81 76 157 81 100,0 76 100,0 157 100,0 630 649 1.279 630 100 649 100 1.279 100 505 505 100
NGORESAN 107 114 221 107 100,0 114 100,0 221 100,0 867 885 1.752 867 100 885 100 1.752 100 440 436 99,091
SIBELA 187 215 402 187 100,0 215 100,0 402 100,0 1.419 1.466 2.885 1.419 100 1.466 100 2.885 100 699 694 99,285
PUCANGSAWIT 109 103 212 109 100,0 103 100,0 212 100,0 909 854 1.763 909 100 854 100 1.763 100 631 631 100
5 BANJARSARI 737 710 1.447 737 100,0 710 100,0 1.447 100,0 5.002 4.942 9.944 5.002 100 4.942 100 9.944 100 3.374 3.369 99,852
NUSUKAN 140 115 255 140 100,0 115 100,0 255 100,0 897 857 1.754 897 100 857 100 1.754 100 580 580 100
MANAHAN 65 68 133 65 100,0 68 100,0 133 100,0 574 584 1.158 574 100 584 100 1.158 100 512 512 100
GILINGAN 108 94 202 108 100,0 94 100,0 202 100,0 731 676 1.407 731 100 676 100 1.407 100 624 619 99,199
BANYUANYAR 131 117 248 131 100,0 117 100,0 248 100,0 892 887 1.779 892 100 887 100 1.779 100 562 562 100
SETABELAN 61 67 128 61 100,0 67 100,0 128 100,0 369 404 773 369 100 404 100 773 100 281 281 100
GAMBIRSARI 232 249 481 232 100,0 249 100,0 481 100,0 1.539 1.534 3.073 1.539 100 1.534 100 3.073 100 815 815 100

JUMLAH (KAB/KOTA) 1.998 2.109 4.107 1.998 100,0 2.109 100,0 4.107 100,0 14.907 15.134 30.041 15.022 100,77 15.019 99,24 30.041 100 9.930 9.916 99,859
TAHUN 2012 2.137 2.264 4.401 2.137 100,0 2.264 100,0 4.401 100,0 15.138 15.169 30.307 15.138 100 15.169 100 30.307 100 10.123 10.096 99,733

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 33

PROPORSI PESERTA KB AKTIF MENURUT JENIS KONTRASEPSI, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

PESERTA KB AKTIF
MKJP NON MKJP %
MKJP +
NO KECAMATAN PUSKESMAS MKJP +
IM SUNTI KON OBAT LAIN NON
IUD % MOP % MOW % % JUMLAH % % PIL % % % % JUMLAH % NON
PLAN K DOM VAGINA NYA MKJP
MKJP
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27

1 LAWEYAN - 1.899 22,0 20 0,2 337 3,9 180 2,1 2.436 28,2 4.189 48,5 1.150 13,3 863 10,0 0 0,0 0 0,0 6.202 71,8 8.638 100,0

2 SERENGAN - 1.670 30,3 25 0,5 230 4,2 131 2,4 2.056 37,3 2.508 45,5 434 7,9 519 9,4 0 0,0 0 0,0 3.461 62,7 5.517 100,0

3 PASARKLIWON - 2.085 24,2 26 0,3 409 4,7 285 3,3 2.805 32,5 3.259 37,8 1.526 17,7 1.035 12,0 0 0,0 0 0,0 5.820 67,5 8.625 100,0

4 JEBRES - 3.570 22,9 34 0,2 750 4,8 1.008 6,5 5.362 34,5 7.261 46,7 1.976 12,7 963 6,2 0 0,0 0 0,0 10.200 65,5 15.562 100,0

5 BANJARSARI - 2.804 15,0 75 0,4 665 3,6 802 4,3 4.346 23,3 9.972 53,3 2.813 15,0 1.561 8,4 0 0,0 0 0,0 14.346 76,7 18.692 100,0

JUMLAH (KAB/KOTA) 12.028 21,1 180 0,3 2.391 4,2 2.406 4,2 17.005 29,8 27.189 47,7 7.899 13,8 4.941 8,7 0 0,0 0 0,0 40.029 70,2 57.034 100,0
TAHUN 2012 11.835 20,5 190 0,3 2.238 3,9 2.177 3,8 16.440 28,5 27.700 48,0 8.397 14,6 5.116 8,9 0 0,0 0 0,0 41.213 71,5 57.653 100,0

Sumber : Bapermas, PP, PA & KB Kota Surakarta


Keterangan: MKJP = Metode Kontrasepsi Jangka Panjang
TABEL 34

PROPORSI PESERTA KB BARU MENURUT JENIS KONTRASEPSI, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

PESERTA KB BARU
MKJP NON MKJP MKJP + % MKJP
NO KECAMATAN PUSKESMAS
OBAT LAIN NON + NON
IUD % MOP % MOW % IMPLAN % JUMLAH % SUNTIK % PIL % KONDOM % % % JUMLAH %
VAGINA NYA MKJP MKJP
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27

1 LAWEYAN - 452 27,6 7 0,4 142 8,7 104 6,4 705 43,1 606 37,0 173 10,6 153 9,3 0 0,0 0 0,0 932 56,9 1.637 100,0

2 SERENGAN - 64 14,6 0 0,0 0 0,0 22 5,0 86 19,7 287 65,7 46 10,5 18 4,1 0 0,0 0 0,0 351 80,3 437 100,0

3 PASARKLIWON - 263 22,2 0 0,0 54 4,6 49 4,1 366 30,9 624 52,7 144 12,2 50 4,2 0 0,0 0 0,0 818 69,1 1.184 100,0

4 JEBRES - 3.838 68,5 0 0,0 81 1,4 249 4,4 4.168 74,4 1.138 20,3 202 3,6 93 1,7 0 0,0 0 0,0 1.433 25,6 5.601 100,0

5 BANJARSARI - 302 17,9 0 0,0 129 7,6 188 11,1 619 36,6 811 48,0 133 7,9 126 7,5 0 0,0 0 0,0 1.070 63,4 1.689 100,0

JUMLAH (KAB/KOTA) 4.919 46,6 7 0,1 406 3,8 612 5,8 5.944 56,4 3.466 32,9 698 6,6 440 4,2 0 0,0 0 0,0 4.604 43,6 10.548 100,0
TAHUN 2012 3.738 32,5 5 0,0 437 3,8 596 5,2 4.776 41,5 4.789 41,6 1.079 9,4 856 7,4 0 0,0 0 0,0 6.724 58,5 11.500 100,0

Sumber : Bapermas, PP, PA & KB Kota Surakarta


Keterangan: MKJP = Metode Kontrasepsi Jangka Panjang
TABEL 35

JUMLAH PESERTA KB BARU DAN KB AKTIF MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS


KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

PESERTA KB BARU PESERTA KB AKTIF


NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH PUS
JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8

1 LAWEYAN 11.461 641 5,6 8.994 78,5


PAJANG 5.661 312 5,5 4.539 80,2
PENUMPING 2.599 186 7,2 2.025 77,9
PURWOSARI 3.201 143 4,5 2.430 75,9
2 SERENGAN 6.451 491 7,6 5.320 82,5
JAYENGAN 3.460 418 12,1 2.902 83,9
KRATONAN 2.991 73 2,4 2.418 80,8
3 PASARKLIWON 10.585 513 4,8 8.643 81,7
GAJAHAN 3.963 212 5,3 3.362 84,8
SANGKRAH 6.622 301 4,5 5.281 79,7
4 JEBRES 19.281 1.401 7,3 16.840 87,3
PURWODININGRATAN 2.982 129 4,3 2.309 77,4
NGORESAN 4.648 563 12,1 4.563 98,2
SIBELA 7.398 428 5,8 5.881 79,5
PUCANGSAWIT 4.253 281 6,6 4.087 96,1
5 BANJARSARI 23.254 1.123 4,8 18.673 80,3
NUSUKAN 4.347 277 6,4 3.525 81,1
MANAHAN 2.302 58 2,5 1.834 79,7
GILINGAN 3.458 168 4,9 2.750 79,5
BANYUANYAR 3.804 138 3,6 3.151 82,8
SETABELAN 1.458 142 9,7 1.170 80,2
GAMBIRSARI 7.885 340 4,3 6.243 79,2

JUMLAH (KAB/KOTA) 71.032 4.169 5,9 58.470 82,3


TAHUN 2012 71.972 4.809 6,7 59.332 82,4

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 36

CAKUPAN KUNJUNGAN NEONATUS MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

KUNJUNGAN NEONATUS 1 KALI (KN1) KUNJUNGAN NEONATUS 3 KALI (KN LENGKAP)


JUMLAH BAYI LAHIR HIDUP
NO KECAMATAN PUSKESMAS
L P L+P L P L+P
L P L +P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

1 LAWEYAN 900 910 1.810 900 100 910 100 1.810 100 897 99,7 907 99,7 1.804 99,7
PAJANG 450 456 906 450 100 456 100 906 100 449 99,8 454 99,6 903 99,7
PENUMPING 209 211 420 209 100 211 100 420 100 208 99,5 211 100,0 419 99,8
PURWOSARI 241 243 484 241 100 243 100 484 100 240 99,6 242 99,6 482 99,6
2 SERENGAN 434 481 915 434 100 481 100 915 100 430 99,1 480 99,8 910 99,5
JAYENGAN 255 279 534 255 100 279 100 534 100 252 98,8 278 99,6 530 99,3
KRATONAN 179 202 381 179 100 202 100 381 100 178 99,4 202 100,0 380 99,7
3 PASARKLIWON 793 766 1.559 793 100 766 100 1.559 100 788 99,4 760 99,2 1.548 99,3
GAJAHAN 264 253 517 264 100 253 100 517 100 263 99,6 252 99,6 515 99,6
SANGKRAH 529 513 1.042 529 100 513 100 1.042 100 525 99,2 508 99,0 1.033 99,1
4 JEBRES 1.086 1.185 2.271 1.086 100 1.185 100 2.271 100 1.062 97,8 1.167 98,5 2.229 98,2
PURWODININGRATAN 269 236 505 269 100 236 100 505 100 267 99,3 236 100,0 503 99,6
NGORESAN 206 230 436 206 100 230 100 436 100 203 98,5 228 99,1 431 98,9
SIBELA 305 394 699 305 100 394 100 699 100 291 95,4 384 97,5 675 96,6
PUCANGSAWIT 306 325 631 306 100 325 100 631 100 301 98,4 319 98,2 620 98,3
5 BANJARSARI 1.674 1.704 3.377 1.674 100 1.704 100 3.378 100 1.667 99,6 1.702 99,9 3.369 99,8
NUSUKAN 279 301 580 279 100 301 100 580 100 278 99,6 301 100,0 579 99,8
MANAHAN 270 242 511 270 100 242 100 512 100 270 100,0 241 99,6 511 100,0
GILINGAN 311 317 628 311 100 317 100 628 100 311 100,0 317 100,0 628 100,0
BANYUANYAR 285 278 563 285 100 278 100 563 100 279 97,9 277 99,6 556 98,8
SETABELAN 134 146 280 134 100 146 100 280 100 134 100,0 146 100,0 280 100,0
GAMBIRSARI 395 420 815 395 100 420 100 815 100 395 100,0 420 100,0 815 100,0

JUMLAH (KAB/KOTA) 4.887 5.046 9.932 4.887 100 5.046 100 9.933 100 4.844 99,1 5.016 99,4 9.860 99,3
TAHUN 2012 4.913 5.222 10.135 4.913 100 5.222 100 10.135 100 4.776 97,2 5.094 97,5 10.055 99,2

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 37

CAKUPAN KUNJUNGAN BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

KUNJUNGAN BAYI (MINIMAL 4 KALI)


JUMLAH BAYI
NO KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1 LAWEYAN 900 910 1.810 857 95,2 855 94,0 1.712 94,6
PAJANG 450 456 906 414 92,0 443 97,1 857 94,6
PENUMPING 209 211 420 203 97,1 175 82,9 378 90,0
PURWOSARI 241 243 484 240 99,6 237 97,5 477 98,6
2 SERENGAN 434 481 915 423 97,5 453 94,2 876 95,7
JAYENGAN 255 279 534 249 97,6 273 97,8 522 97,8
KRATONAN 179 202 381 174 97,2 180 89,1 354 92,9
3 PASARKLIWON 793 766 1.559 762 96,1 756 98,7 1.518 97,4
GAJAHAN 264 253 517 240 90,9 244 96,4 484 93,6
SANGKRAH 529 513 1.042 522 98,7 512 99,8 1.034 99,2
4 JEBRES 1.086 1.185 2.271 1.080 99,4 1.153 97,3 2.233 98,3
PURWODININGRATAN 269 236 505 269 100,0 236 100,0 505 100,0
NGORESAN 206 230 436 204 99,0 222 96,5 426 97,7
SIBELA 305 394 699 301 98,7 371 94,2 672 96,1
PUCANGSAWIT 306 325 631 306 100,0 324 99,7 630 99,8
5 BANJARSARI 1.673 1.704 3.377 1.615 96,5 1.639 96,2 3.254 96,4
NUSUKAN 279 301 580 279 100,0 301 100,0 580 100,0
MANAHAN 269 242 511 258 95,9 228 94,2 486 95,1
GILINGAN 311 317 628 278 89,4 283 89,3 561 89,3
BANYUANYAR 285 278 563 272 95,4 261 93,9 533 94,7
SETABELAN 134 146 280 133 99,3 146 100,0 279 99,6
GAMBIRSARI 395 420 815 395 100,0 420 100,0 815 100,0

JUMLAH (KAB/KOTA) 4.886 5.046 9.932 4.737 97,0 4.856 96,2 9.593 96,6
TAHUN 2012 4.645 4.905 10.135 5.158 111,0 4.632 94,4 9.888 97,6

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 38

CAKUPAN DESA/KELURAHAN UCI MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS


KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH DESA/KEL DESA/KEL UCI % DESA/KEL UCI

1 2 3 4 5 6

1 LAWEYAN 11 11 100,0
PAJANG 4 4 100,0
PENUMPING 4 4 100,0
PURWOSARI 3 3 100,0
2 SERENGAN 7 7 100,0
JAYENGAN 4 4 100,0
KRATONAN 3 3 100,0
3 PASARKLIWON 9 9 100,0
GAJAHAN 6 6 100,0
SANGKRAH 3 3 100,0
4 JEBRES 11 11 100,0
PURWODININGRATAN 6 6 100,0
NGORESAN 1 1 100,0
SIBELA 1 1 100,0
PUCANGSAWIT 3 3 100,0
5 BANJARSARI 13 13 100,0
NUSUKAN 1 1 100,0
MANAHAN 2 2 100,0
GILINGAN 3 3 100,0
BANYUANYAR 2 2 100,0
SETABELAN 4 4 100,0
GAMBIRSARI 1 1 100,0

JUMLAH (KAB/KOTA) 51 51 100,0


TAHUN 2012 51 51 100,0

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 39

CAKUPAN IMUNISASI DPT, HB, DAN CAMPAK PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

BAYI DIIMUNISASI
DO RATE (%)
JUMLAH BAYI DPT1+HB1 DPT3+HB3 CAMPAK
NO KECAMATAN PUSKESMAS
L P L+P L P L+P L P L+P
L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16,0 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27

1 LAWEYAN 900 910 1.810 876 97,3 912 299 1.676 92,6 878 97,6 910 100,0 1.675 92,5 870 96,7 899 98,8 1.709 94,4 0,7 1,4 -2,0
PAJANG 450 456 906 450 100,0 465 102,0 823 90,8 450 100,0 466 102,2 812 89,6 448 99,6 466 102,2 807 89,1 0,4 -0,2 1,9
PENUMPING 209 211 420 188 90,0 207 98,1 372 88,6 190 90,9 204 96,7 386 91,9 186 89,0 194 91,9 425 101,2 1,1 6,3 -14,2
PURWOSARI 241 243 484 238 98,8 240 98,8 481 99,4 238 98,8 240 98,8 477 98,6 236 97,9 239 98,4 477 98,6 0,8 0,4 0,8
2 SERENGAN 434 481 915 438 100,9 490 201 868 94,9 450 103,7 504 104,8 853 93,2 452 104,1 490 101,9 849 92,8 -3,2 0,0 2,2
JAYENGAN 255 279 534 259 101,6 306 109,7 529 99,1 259 101,6 306 109,7 529 99,1 259 101,6 306 109,7 529 99,1 0,0 0,0 0,0
KRATONAN 179 202 381 179 100,0 184 91,1 339 89,0 191 106,7 198 98,0 324 85,0 193 107,8 184 91,1 320 84,0 -7,8 0,0 5,6
3 PASARKLIWON 793 766 1.559 782 98,6 790 208 1.515 97,2 777 98,0 783 102,2 1.522 97,6 778 98,1 784 102,3 1.517 97,3 0,5 0,8 -0,1
GAJAHAN 264 253 517 220 83,3 268 105,9 481 93,0 217 82,2 264 104,3 481 93,0 217 82,2 264 104,3 483 93,4 1,4 1,5 -0,4
SANGKRAH 529 513 1.042 562 106,2 522 101,8 1.034 99,2 560 105,9 519 101,2 1.041 99,9 561 106,0 520 101,4 1.034 99,2 0,2 0,4 0,0
4 JEBRES 1.086 1.185 2.271 1.063 97,9 1.176 398 2.209 97,3 1.067 98,3 1.176 99,2 2.228 98,1 1.038 95,6 1.175 99,2 2.255 99,3 2,4 0,1 -2,1
PURWODININGRATAN 269 236 505 258 95,9 244 103,4 501 99,2 260 96,7 243 103,0 505 100,0 260 96,7 244 103,4 504 99,8 -0,8 0,0 -0,6
NGORESAN 206 230 436 217 105,3 219 95,2 436 100,0 217 105,3 219 95,2 434 99,5 217 105,3 219 95,2 436 100,0 0,0 0,0 0,0
SIBELA 305 394 699 293 96,1 376 95,4 663 94,8 293 96,1 378 95,9 665 95,1 293 96,1 379 96,2 671 96,0 0,0 -0,8 -1,2
PUCANGSAWIT 306 325 631 295 96,4 337 103,7 609 96,5 297 97,1 336 103,4 624 98,9 268 87,6 333 102,5 644 102,1 9,2 1,2 -5,7
5 BANJARSARI 1.673 1.704 3.377 1.628 97,3 1.761 631 3.250 96,2 1.672 99,9 1.739 102,1 3.220 95,4 1.589 95,0 1.703 99,9 3.131 92,7 2,4 3,3 3,7
NUSUKAN 279 301 580 281 100,7 298 99,0 577 99,5 280 100,4 296 98,3 574 99,0 279 100,0 295 98,0 569 98,1 0,7 1,0 1,4
MANAHAN 269 242 511 268 99,6 238 98,3 486 95,1 270 100,4 241 99,6 486 95,1 270 100,4 241 99,6 486 95,1 -0,7 -1,3 0,0
GILINGAN 311 317 628 324 104,2 310 97,8 619 98,6 324 104,2 310 97,8 614 97,8 269 86,5 287 90,5 561 89,3 17,0 7,4 9,4
BANYUANYAR 285 278 563 250 87,7 315 113,3 523 92,9 293 102,8 284 102,2 507 90,1 270 94,7 285 102,5 492 87,4 -8,0 9,5 5,9
SETABELAN 134 146 280 170 126,9 179 122,6 273 97,5 170 126,9 187 128,1 277 98,9 166 123,9 174 119,2 279 99,6 2,4 2,8 -2,2
GAMBIRSARI 395 420 815 335 84,8 421 100,2 772 94,7 335 84,8 421 100,2 762 93,5 335 84,8 421 100,2 744 91,3 0,0 0,0 3,6

JUMLAH (KAB/KOTA) 4.886 5.046 9.932 4.787 98,0 5.129 105,0 9.518 95,8 4.844 99,1 5.112 101,3 9.498 95,6 4.727 96,7 5.051 100,1 9.461 95,3 1,3 1,5 0,60
TAHUN 2012 4.913 5.222 10.135 4.779 97,3 5.112 104,1 9.931 98,0 4.844 98,6 5.112 97,9 9.961 98,3 4.727 96,2 5.051 96,7 9.832 97,0 1,1 1,2 1,00

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 40

CAKUPAN IMUNISASI BCG DAN POLIO PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

BAYI DIIMUNISASI
JUMLAH BAYI BCG POLIO3
NO KECAMATAN PUSKESMAS
L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

1 LAWEYAN 900 910 1.810 873 97,00 846 92,97 1.475 81,49 884 98,22 832 91,43 1.716 94,81
PAJANG 450 456 906 425 94,44 428 93,86 853 94,15 425 94,44 428 93,86 853 94,15
PENUMPING 209 211 420 204 97,61 181 85,78 385 91,67 216 103,35 167 79,15 383 91,19
PURWOSARI 241 243 484 244 101,24 237 97,53 237 48,97 243 100,83 237 97,53 480 99,17
2 SERENGAN 434 481 915 438 100,92 490 101,87 892 97,49 432 99,54 492 102,29 888 97,05
JAYENGAN 255 279 534 259 101,57 306 109,68 529 99,06 259 101,57 306 109,68 529 99,06
KRATONAN 179 202 381 179 100,00 184 91,09 363 95,28 173 96,65 186 92,08 359 94,23
3 PASARKLIWON 793 766 1.559 783 98,74 790 103,13 1.583 101,54 778 98,11 784 102,35 1.582 101,48
GAJAHAN 264 253 517 221 83,71 268 105,93 549 106,19 218 82,58 265 104,74 548 106,00
SANGKRAH 529 513 1.042 562 106,24 522 101,75 1.034 99,23 560 105,86 519 101,17 1.034 99,23
4 JEBRES 1.102 1.169 2.271 1.101 99,91 1.148 98,20 2.247 98,94 1.078 97,82 1.162 99,40 2.239 98,59
PURWODININGRATAN 269 236 505 259 96,28 243 102,97 502 99,41 263 97,77 239 101,27 502 99,41
NGORESAN 222 214 436 222 100,00 214 100,00 436 100,00 222 100,00 214 100,00 436 100,00
SIBELA 305 394 699 294 96,39 380 96,45 672 96,14 293 96,07 380 96,45 672 96,14
PUCANGSAWIT 306 325 631 326 106,54 311 95,69 637 100,95 300 98,04 329 101,23 629 99,68
5 BANJARSARI 1.677 1.698 3.377 1.657 98,81 1.627 95,82 3.267 96,74 1.605 95,71 1.624 95,64 3.259 96,51
NUSUKAN 279 301 580 279 100,00 294 97,67 573 98,79 279 100,00 298 99,00 577 99,48
MANAHAN 270 242 511 280 103,70 206 85,12 486 95,11 269 99,63 195 80,58 484 94,72
GILINGAN 311 317 628 310 99,68 317 100,00 627 99,84 304 97,75 314 99,05 628 100,00
BANYUANYAR 288 272 563 298 103,47 245 90,07 529 93,96 286 99,31 253 93,01 523 92,90
SETABELAN 134 146 280 132 98,51 143 97,95 275 98,21 132 98,51 143 97,95 275 98,21
GAMBIRSARI 395 420 815 358 90,63 422 100,48 777 95,34 335 84,81 421 100,24 772 94,72

JUMLAH (KAB/KOTA) 4.906 5.024 9.932 4.852 98,90 4.901 97,55 9.464 95,29 4.777 97,37 4.894 97,41 9.684 97,50
TAHUN 2012 4.903 5.212 10.135 4.820 98,31 5.105 97,95 9.967 98,34 4.802 97,94 5.133 98,48 9.935 98,03

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 41

JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF


JUMLAH BAYI (0-6 bulan)
NO KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1 LAWEYAN 464 565 1.029 273 58,8 314 55,6 587 57,0
PAJANG 135 200 335 105 77,8 125 62,5 230 68,7
PENUMPING 95 117 212 61 64,2 77 65,8 138 65,1
PURWOSARI 234 248 482 107 45,7 112 45,2 219 45,4
2 SERENGAN 212 295 507 107 50,5 225 76,3 332 65,5
JAYENGAN 121 134 255 69 57,0 79 59,0 148 58,0
KRATONAN 91 161 252 38 41,8 146 90,7 184 73,0
3 PASARKLIWON 405 424 829 280 69,1 288 67,9 568 68,5
GAJAHAN 178 227 405 153 86,0 171 75,3 324 80,0
SANGKRAH 227 197 424 127 55,9 117 59,4 244 57,5
4 JEBRES 563 580 1.143 263 46,7 308 53,1 571 50,0
PURWODININGRATAN 146 132 278 58 39,7 62 47,0 120 43,2
NGORESAN 127 143 270 71 55,9 83 58,0 154 57,0
SIBELA 158 182 340 77 48,7 110 60,4 187 55,0
PUCANGSAWIT 132 123 255 57 43,2 53 43,1 110 43,1
5 BANJARSARI 925 848 1.773 445 48,1 439 51,8 884 49,9
NUSUKAN 178 140 318 93 52,2 85 60,7 178 56,0
MANAHAN 68 67 135 41 60,3 42 62,7 83 61,5
GILINGAN 126 124 250 63 50,0 62 50,0 125 50,0
BANYUANYAR 167 137 304 79 47,3 74 54,0 153 50,3
SETABELAN 124 136 260 59 47,6 75 55,1 134 51,5
GAMBIRSARI 262 244 506 110 42,0 101 41,4 211 41,7

JUMLAH (KAB/KOTA) 2.569 2.712 5.281 1.368 53,3 1.574 58,0 2.942 55,7
TAHUN 2012 2.410 2.696 5.106 1.071 44,4 1.265 46,9 2.336 45,8

Sumber: Laporan Puskesmas

Catatan : Penyebut untuk Cakupan ASI Eksklusif bukan jumlah keseluruhan bayi yang ada.
TABEL 42

PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI ANAK USIA 6-23 BULAN KELUARGA MISKIN
MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

ANAK 6-23 BULAN


NO KECAMATAN PUSKESMAS DARI KELUARGA MISKIN MENDAPAT MP-ASI %
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1 LAWEYAN 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00


PAJANG 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00
PENUMPING 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00
PURWOSARI 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00
2 SERENGAN 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00
JAYENGAN 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00
KRATONAN 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00
3 PASARKLIWON 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00
GAJAHAN 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00
SANGKRAH 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00
4 JEBRES 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00
PURWODININGRATAN 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00
NGORESAN 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00
SIBELA 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00
PUCANGSAWIT 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00
5 BANJARSARI 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00
NUSUKAN 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00
MANAHAN 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00
GILINGAN 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00
BANYUANYAR 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00
SETABELAN 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00
GAMBIRSARI 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00

JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00


TAHUN 2012 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 43

CAKUPAN PELAYANAN ANAK BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

ANAK BALITA (12-59 BULAN)


MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN (MINIMAL 8 KALI)
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH
L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1 LAWEYAN 2.397 2.796 5.193 2.054 85,7 2.547 91,1 4.601 88,6
PAJANG 1.251 1.496 2.747 945 75,5 1.317 88,0 2.262 82,3
PENUMPING 501 629 1.130 484 96,6 563 89,5 1.047 92,7
PURWOSARI 645 671 1.316 625 96,9 667 99,4 1.292 98,2
2 SERENGAN 1.123 1.258 2.381 1.058 94,2 1.212 96,3 2.270 95,3
JAYENGAN 699 719 1.418 691 98,9 714 99,3 1.405 99,1
KRATONAN 424 539 963 367 86,6 498 92,4 865 89,8
3 PASARKLIWON 2.560 2.284 4.844 2.210 86,3 2.066 90,5 4.276 88,3
GAJAHAN 716 822 1.538 689 96,2 755 91,8 1.444 93,9
SANGKRAH 1.844 1.462 3.306 1.521 82,5 1.311 89,7 2.832 85,7
4 JEBRES 3.825 3.854 7.679 3.360 87,8 3.349 86,9 6.709 87,4
PURWODININGRATAN 630 649 1.279 562 89,2 575 88,6 1.137 88,9
NGORESAN 867 885 1.752 789 91,0 767 86,7 1.556 88,8
SIBELA 1.419 1.466 2.885 1.213 85,5 1.195 81,5 2.408 83,5
PUCANGSAWIT 909 854 1.763 796 87,6 812 95,1 1.608 91,2
5 BANJARSARI 5.002 4.942 9.944 4.595 91,9 4.661 94,3 9.256 93,1
NUSUKAN 897 857 1.754 890 99,2 847 98,8 1.737 99,0
MANAHAN 574 584 1.158 542 94,4 554 94,9 1.096 94,6
GILINGAN 731 676 1.407 562 76,9 624 92,3 1.186 84,3
BANYUANYAR 892 887 1.779 758 85,0 753 84,9 1.511 84,9
SETABELAN 369 404 773 346 93,8 385 95,3 731 94,6
GAMBIRSARI 1.539 1.534 3.073 1.497 97,3 1.498 97,7 2.995 97,5

JUMLAH (KAB/KOTA) 14.907 15.134 30.041 13.277 89,1 13.835 91,4 27.112 90,2
TAHUN 2012 14.983 16.324 31.307 13.390 89,4 14.933 91,5 28.323 90,5

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 44

JUMLAH BALITA DITIMBANG MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

BALITA
DITIMBANG BB NAIK BGM
NO KECAMATAN PUSKESMAS BALITA YANG ADA
L P L+P L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24

1 LAWEYAN 2.857 3.525 6.185 2.068 72,4 2.878 81,6 4.946 80,0 1.701 82,3 1.939 67,4 3.640 73,6 21 1,02 24 0,83 43 0,87
PAJANG 1.322 1.982 3.190 945 71,5 1.638 82,6 2.583 81,0 780 82,5 1.002 61,2 1.782 69,0 2 0,21 3 0,18 9 0,35
PENUMPING 743 720 1.380 498 67,0 563 78,2 1.061 76,9 425 85,3 422 75,0 847 79,8 10 2,01 11 1,95 15 1,41
PURWOSARI 792 823 1.615 625 78,9 677 82,3 1.302 80,6 496 79,4 515 76,1 1.011 77,6 9 1,44 10 1,48 19 1,46
2 SERENGAN 1.517 1.529 3.046 1.150 75,8 1.305 85,3 2.455 80,6 843 73,3 933 71,5 1.776 72,3 10 0,87 5 0,38 15 0,61
JAYENGAN 887 913 1.800 711 80,2 746 81,7 1.457 80,9 571 80,3 599 80,3 1.170 80,3 2 0,28 2 0,27 4 0,27
KRATONAN 630 616 1.246 439 69,7 559 90,7 998 80,1 272 62,0 334 59,7 606 60,7 8 1,82 3 0,54 11 1,10
3 PASARKLIWON 2.982 2.884 5.866 2.391 80,2 2.252 78,1 4.643 79,2 1.452 60,7 1.464 65,0 2.916 62,8 42 1,76 34 1,51 37 0,80
GAJAHAN 957 1.037 1.994 870 90,9 941 90,7 1.811 90,8 745 85,6 813 86,4 1.558 86,0 0 0,00 0 0,00 3 0,17
SANGKRAH 2.025 1.847 3.872 1.521 75,1 1.311 71,0 2.832 73,1 707 46,5 651 49,7 1.358 48,0 42 2,76 34 2,59 34 1,20
4 JEBRES 4.596 4.581 9.215 3.596 78,2 3.625 79,1 7.221 78,4 2.510 69,8 2.531 69,8 5.041 69,8 57 1,59 47 1,30 94 1,30
PURWODININGRATAN 768 783 1.551 642 83,6 693 88,5 1.335 86,1 562 87,5 571 82,4 1.133 84,9 0 0,00 0 0,00 0 0,00
NGORESAN 1.029 1.093 2.122 875 85,0 925 84,6 1.800 84,8 611 69,8 670 72,4 1.281 71,2 1 0,11 1 0,11 2 0,11
SIBELA 1.714 1.686 3.438 1.213 70,8 1.195 70,9 2.408 70,0 757 62,4 745 62,3 1.502 62,4 8 0,66 9 0,75 7 0,29
PUCANGSAWIT 1.085 1.019 2.104 866 79,8 812 79,7 1.678 79,8 580 67,0 545 67,1 1.125 67,0 48 5,54 37 4,56 85 5,07
5 BANJARSARI 6.331 6.125 12.276 4.961 78,4 5.317 86,8 10.298 83,9 4.294 86,6 4.518 85,0 8.812 85,6 66 1,33 71 1,34 91 0,88
NUSUKAN 1.185 1.015 2.200 953 80,4 920 90,6 1.873 85,1 894 93,8 765 83,2 1.659 88,6 14 1,47 19 2,07 0,00
MANAHAN 789 790 1.399 622 78,8 621 78,6 1.243 88,8 462 74,3 455 73,3 917 73,8 3 0,48 7 1,13 4 0,32
GILINGAN 853 839 1.692 562 65,9 624 74,4 1.206 71,3 459 81,7 423 67,8 882 73,1 16 2,85 7 1,12 23 1,91
BANYUANYAR 1.129 1.111 2.240 931 82,5 927 83,4 1.858 82,9 782 84,0 777 83,8 1.559 83,9 18 1,93 25 2,70 54 2,91
SETABELAN 493 540 1.033 396 80,3 435 80,6 831 80,4 245 61,9 390 89,7 635 76,4 7 1,77 3 0,69 10 1,20
GAMBIRSARI 1.882 1.830 3.712 1.497 79,5 1.790 97,8 3.287 88,6 1.452 97,0 1.708 95,4 3.160 96,1 8 0,53 10 0,56 0,00

JUMLAH (KAB/KOTA) 18.283 18.644 36.588 14.166 77,5 15.377 82,5 29.563 80,8 10.800 76,2 11.385 74,0 22.185 75,0 196 1,38 181 1,18 280 0,95
TAHUN 2012 18.176 19.266 37.442 15.205 83,7 16.080 83,5 31.285 83,6 11.372 74,8 12.454 77,5 23.826 76,2 143 0,94 146 0,91 289 0,92

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 45

CAKUPAN BALITA GIZI BURUK YANG MENDAPAT PERAWATAN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

BALITA GIZI BURUK


MENDAPAT PERAWATAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH
L P L+P
L P L+P S % S % S %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1 LAWEYAN 0 0 0 0 0,0 0 0,0 0 0,0


PAJANG 0 0 0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
PENUMPING 0 0 0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
PURWOSARI 0 0 0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
2 SERENGAN 0 0 0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
JAYENGAN 0 0 0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
KRATONAN 0 0 0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
3 PASARKLIWON 0 0 0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
GAJAHAN 0 0 0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
SANGKRAH 0 0 0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
4 JEBRES 0 0 0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
PURWODININGRATAN 0 0 0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
NGORESAN 0 0 0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
SIBELA 0 0 0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
PUCANGSAWIT 0 0 0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
5 BANJARSARI 0 0 0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
NUSUKAN 0 0 0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
MANAHAN 0 0 0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
GILINGAN 0 0 0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
BANYUANYAR 0 0 0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
SETABELAN 0 0 0 0 0,0 0 0,0 0 0,0
GAMBIRSARI 0 0 0 0 0,0 0 0,0 0 0,0

JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 0 0 0,0 0 0,0 0 0,0


TAHUN 2012 0 0 0 0 0,0 0 0,0 0 0,0

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 46

CAKUPAN PENJARINGAN KESEHATAN SISWA SD & SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

MURID KELAS 1 SD DAN SETINGKAT


MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH
L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1 LAWEYAN 1.355 1.234 2.589 1.355 100,0 1.234 100,0 2.589 100,0
PAJANG 570 527 1.097 570 100,0 527 100,0 1.097 100,0
PENUMPING 458 407 865 458 100,0 407 100,0 865 100,0
PURWOSARI 327 300 627 327 100,0 300 100,0 627 100,0
2 SERENGAN 585 588 1.173 585 100,0 588 100,0 1.173 100,0
JAYENGAN 205 246 451 205 100,0 246 100,0 451 100,0
KRATONAN 380 342 722 380 100,0 342 100,0 722 100,0
3 PASARKLIWON 922 856 1.778 922 100,0 856 100,0 1.778 100,0
GAJAHAN 509 462 971 509 100,0 462 100,0 971 100,0
SANGKRAH 413 394 807 413 100,0 394 100,0 807 100,0
4 JEBRES 938 962 1.900 938 100,0 962 100,0 1.900 100,0
PURWODININGRATAN 150 170 320 150 100,0 170 100,0 320 100,0
NGORESAN 183 184 367 183 100,0 184 100,0 367 100,0
SIBELA 323 333 656 323 100,0 333 100,0 656 100,0
PUCANGSAWIT 282 275 557 282 100,0 275 100,0 557 100,0
5 BANJARSARI 1.964 1.772 3.736 1.964 100,0 1.772 100,0 3.736 100,0
NUSUKAN 290 274 564 290 100,0 274 100,0 564 100,0
MANAHAN 350 336 686 350 100,0 336 100,0 686 100,0
GILINGAN 326 312 638 326 100,0 312 100,0 638 100,0
BANYUANYAR 375 306 681 375 100,0 306 100,0 681 100,0
SETABELAN 241 206 447 241 100,0 206 100,0 447 100,0
GAMBIRSARI 382 338 720 382 100,0 338 100,0 720 100,0

JUMLAH (KAB/KOTA) 5.764 5.412 11.176 5.764 100,0 5.412 100,0 11.176 100,0
CAKUPAN PENJARINGAN KESEHATAN SISWA SD & SETINGKAT 100,0 100,0 100,0
TAHUN 2012 5.780 5.374 11.154 5.718 98,9 5.330 99,2 11.048 99,0

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 47

CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN SISWA SD DAN SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

MURID SD DAN SETINGKAT


MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN SESUAI STRATA UKS
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH
L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1 LAWEYAN 7.434 8.284 15.718 4.243 57,1 5.074 61,3 9.317 59,3
PAJANG 3.468 3.307 6.775 1.888 54,4 1.726 52,2 3.614 53,3
PENUMPING 2.058 3.088 5.146 2.058 100,0 3.088 100,0 5.146 100,0
PURWOSARI 1.908 1.889 3.797 297 15,6 260 13,8 557 14,7
2 SERENGAN 3.495 3.214 6.709 1.136 32,5 1.091 33,9 2.227 33,2
JAYENGAN 1.437 1.146 2.583 352 24,5 424 37,0 776 30,0
KRATONAN 2.058 2.068 4.126 784 38,1 667 32,3 1.451 35,2
3 PASARKLIWON 5.815 5.408 11.223 3.419 58,8 3.113 57,6 6.532 58,2
GAJAHAN 3.099 2.860 5.959 3.099 100,0 2.860 100,0 5.959 100,0
SANGKRAH 2.716 2.548 5.264 320 11,8 253 9,9 573 10,9
4 JEBRES 5.777 5.423 11.200 2.388 41,3 2.303 42,5 4.691 41,9
PURWODININGRATAN 1.008 949 1.957 1.008 100,0 949 100,0 1.957 100,0
NGORESAN 1.213 1.121 2.334 754 62,2 775 69,1 1.529 65,5
SIBELA 2.036 1.864 3.900 344 16,9 304 16,3 648 16,6
PUCANGSAWIT 1.520 1.489 3.009 282 18,6 275 18,5 557 18,5
5 BANJARSARI 11.278 10.404 21.682 3.995 35,4 3.565 34,3 7.596 35,0
NUSUKAN 1.861 1.745 3.606 307 16,5 285 16,3 592 16,4
MANAHAN 1.994 1.975 3.969 252 12,6 251 12,7 503 12,7
GILINGAN 1.912 1.852 3.764 308 16,1 271 14,6 579 15,4
BANYUANYAR 1.932 1.647 3.579 375 19,4 306 18,6 717 20,0
SETABELAN 1.219 1.057 2.276 393 32,2 324 30,7 717 31,5
GAMBIRSARI 2.360 2.128 4.488 2.360 100,0 2.128 100,0 4.488 100,0

JUMLAH (KAB/KOTA) 33.799 32.733 66.532 15.181 44,9 15.146 46,3 30.363 45,6
TAHUN 2012 34.919 32.793 67.712 6.709 19,2 6.315 19,3 13.024 19,2

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 48
CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN USIA LANJUT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

USILA (60TAHUN+)
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN
L P L+P L % P % L+P %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1 LAWEYAN 3.322 4.389 7.710 2.218 66,78 3.693 84,15 5.911 76,67
PAJANG 1.665 2.173 3.837 1.038 62,36 1.994 91,78 3.032 79,02
PENUMPING 735 995 1.730 550 74,83 870 87,44 1.420 82,08
PURWOSARI 922 1.221 2.143 630 68,33 829 67,90 1.459 68,08
2 SERENGAN 1.704 2.283 3.986 1.122 65,85 2.347 102,82 3.469 87,02
JAYENGAN 957 1.284 2.240 548 57,27 1.390 108,29 1.938 86,50
KRATONAN 747 999 1.746 574 76,85 957 95,80 1.531 87,69
3 PASARKLIWON 2.963 3.803 6.766 2.132 71,95 3.325 87,43 5.457 80,66
GAJAHAN 1.026 1.343 2.368 917 89,40 1.249 93,02 2.166 91,45
SANGKRAH 1.937 2.460 4.397 1.215 62,72 2.076 84,39 3.291 74,84
4 JEBRES 5.385 7.189 12.574 3.241 60,19 4.621 64,28 7.862 62,53
PURWODININGRATAN 894 1.237 2.131 823 92,05 1.208 97,68 2.031 95,32
NGORESAN 1.496 2.121 3.617 1.226 81,93 1.819 85,76 3.045 84,18
SIBELA 1.746 2.250 3.997 346 19,81 459 20,40 805 20,14
PUCANGSAWIT 1.248 1.581 2.829 846 67,79 1.135 71,79 1.981 70,02
5 BANJARSARI 6.162 8.071 14.232 4.320 70,11 5.988 74,20 10.308 72,43
NUSUKAN 1.089 1.392 2.481 760 69,79 863 62,00 1.623 65,42
MANAHAN 691 944 1.635 390 56,44 648 68,64 1.038 63,49
GILINGAN 919 1.226 2.145 468 50,92 566 46,17 1.034 48,21
BANYUANYAR 1.111 1.413 2.524 802 72,19 1.697 120,10 2.499 99,01
SETABELAN 434 608 1.042 230 53,00 414 68,09 644 61,80
GAMBIRSARI 1.918 2.488 4.405 1.670 87,09 1.800 72,36 3.470 78,77

JUMLAH (KAB/KOTA) 19.535 25.734 45.268 13.033 66,72 19.974 77,62 33.007 72,91
TAHUN 2012 19.373 25.493 44.866 8.528 44,02 15.342 60,18 23.870 53,20

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 49

PERSENTASE SARANA KESEHATAN DENGAN KEMAMPUAN PELAYANAN GAWAT DARURAT (GADAR ) LEVEL I
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

MEMPUNYAI KEMAMPUAN YAN. GADAR LEVEL I


NO SARANA KESEHATAN JUMLAH SARANA
JUMLAH %
1 2 3 4 5

1 RUMAH SAKIT UMUM 10 10 100,00

2 RUMAH SAKIT JIWA 2 2 100,00

3 RUMAH SAKIT KHUSUS LAINNYA 1 1 100,00

4 PUSKESMAS PERAWATAN 4 4 100,00

5 SARANA YANKES.LAINNYA #DIV/0!

JUMLAH (KAB/KOTA) 17 17 100,00


TAHUN 2012 17 17 100,00

Sumber: Bidang Upaya Kesehatan


TABEL 50

JUMLAH PENDERITA DAN KEMATIAN PADA KLB MENURUT JENIS KLB


KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

YANG TERSERANG JUMLAH PENDUDUK


JENIS KEJADIAN LUAR JUMLAH PENDERITA ATTACK RATE (%) JUMLAH KEMATIAN CFR (%)
NO JUMLAH JUMLAH TERANCAM
BIASA
KEC DESA L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

1 Chikungunya 1 1 923 1.164 2.087 3 11 14 0,33 0,95 0,67 0 0 0 - - -

2 Keracunan Makanan 1 1 24.120 25.026 24.213 19 51 70 0,08 0,20 0,29 0 0 0 - - -

Sumber: Laporan Puskesmas

Keterangan :
- Keracunan Makanan di Kelurahan Kadipiro
- Chikungunya di Kelurahan Tegalharjo
TABEL 51

DESA/KELURAHAN TERKENA KLB YANG DITANGANI < 24 JAM MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

DESA/KELURAHAN TERKENA KLB


JUMLAH RATA2 KEJADIAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS DESA/KELURAHAN DITANGANI <24
DESA/KELURAHAN JUMLAH %
KLB PER JUMLAH JAM
DESA/KELURAHAN
1 2 3 4 5 6 7 8

1 LAWEYAN 11 0 0,00 0 100,00


PAJANG 4 0 0,00 0 100,00
PENUMPING 4 0 0,00 0 100,00
PURWOSARI 3 0 0,00 0 100,00
2 SERENGAN 7 0 0,00 0 100,00
JAYENGAN 4 0 0,00 0 100,00
KRATONAN 3 0 0,00 0 100,00
3 PASARKLIWON 9 0 0,00 0 100,00
GAJAHAN 6 0 0,00 0 100,00
SANGKRAH 3 0 0,00 0 100,00
4 JEBRES 11 1 0,09 1 100,00
PURWODININGRATAN 6 1 0,17 1 100,00
NGORESAN 1 0 0,00 0 100,00
SIBELA 1 0 0,00 0 100,00
PUCANGSAWIT 3 0 0,00 0 100,00
5 BANJARSARI 13 1 0,08 1 100,00
NUSUKAN 1 0 0,00 0 100,00
MANAHAN 2 0 0,00 0 100,00
GILINGAN 3 0 0,00 0 100,00
BANYUANYAR 2 0 0,00 0 100,00
SETABELAN 4 0 0,00 0 100,00
GAMBIRSARI 1 1 1,00 1 100,00

JUMLAH (KAB/KOTA) 51 2 0,04 2 100,00


TAHUN 2012 51 6 0,12 6 100,00

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 52

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT


RASIO TUMPATAN/
NO KECAMATAN PUSKESMAS TUMPATAN GIGI TETAP PENCABUTAN GIGI TETAP
PENCABUTAN
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1 LAWEYAN 445 920 1.365 682 1.221 1.903 0,65 0,75 0,72
PAJANG 307 719 1.026 443 780 1.223 7,00 0,92 0,84
PENUMPING 48 112 160 153 357 510 7,00 0,31 0,31
PURWOSARI 90 89 179 86 84 170 7,00 1,06 1,05
2 SERENGAN 189 408 597 146 191 337 1,29 2,14 1,77
JAYENGAN 83 163 246 98 99 197 0,85 1,65 1,25
KRATONAN 106 245 351 48 92 140 2,21 2,66 2,51
3 PASARKLIWON 498 714 1.161 271 359 630 1,84 1,99 1,84
GAJAHAN 293 329 622 126 142 268 2,33 2,32 2,32
SANGKRAH 205 385 539 145 217 362 2,00 1,00 1,49
4 JEBRES 169 218 387 202 286 488 0,84 0,76 0,79
PURWODININGRATAN 72 103 175 102 128 230 0,71 0,80 0,76
NGORESAN 18 23 41 30 38 68 0,60 0,61 0,60
SIBELA 20 26 46 32 74 106 0,63 0,35 0,43
PUCANGSAWIT 59 66 125 38 46 84 1,55 1,43 1,49
5 BANJARSARI 734 952 1.686 675 687 1.362 1,09 1,39 1,24
NUSUKAN 48 53 101 103 86 189 0,47 0,62 0,53
MANAHAN 412 456 868 97 132 229 4,25 3,45 3,79
GILINGAN 47 64 111 90 64 154 0,52 1,00 0,72
BANYUANYAR 88 197 285 168 134 302 0,52 1,47 0,94
SETABELAN 42 56 98 138 176 314 0,30 0,32 0,31
GAMBIRSARI 97 126 223 79 95 174 1,23 1,33 1,28

JUMLAH (KAB/ KOTA) 2.035 6.424 5.196 3.952 5.488 4.720 0,51 1,17 1,10
TAHUN 2012 1.799 6.200 5.990 3.044 4.962 4.442 0,59 1,25 1,35

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 53

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SD DAN SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

UKGS (PROMOTIF DAN PREVENTIF) DOKTER KECIL


JUMLAH JUMLAH
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH SD/MI DGN
JUMLAH MURID SD/MI MURID SD/MI DIPERIKSA PERLU PERAWATAN MENDAPAT PERAWATAN
SD/MI JUMLAH %
% %
SD/MI SIKAT GIGI MENDAPAT
MASSAL YAN. GIGI L P L+P L % P % L+P % L P L+P L % P % L+P %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28

1 LAWEYAN 59 - 0,0 59 100,0 7.434 8.284 15.718 3.492 47,0 3.426 116 2.563 16,3 198 402 26 47 23,7 50 47,5 - 0,0 1.738 11,06
PAJANG 26 - 0,0 26 100,0 3.468 3.307 6.775 578 16,7 555 16,8 1.065 15,7 43 39 - 43 100,0 39 47,5 - #DIV/0! 951 14,04
PENUMPING 16 - 0,0 16 100,0 2.058 3.088 5.146 2.624 127,5 2.572 83,3 865 0,0 155 363 26 4 2,6 11 3,0 - 0,0 260 5,05
PURWOSARI 17 - 0,0 17 100,0 1.908 1.889 3.797 290 15,2 299 15,8 633 16,7 - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! 527 13,88
2 SERENGAN 32 15 46,9 32 100,0 3.495 3.214 6.709 152 4,3 136 4,2 354 5,3 44 73 99 - 0,0 - 0,0 99 100,0 1.076 16,04
JAYENGAN 15 15 100,0 15 100,0 1.437 1.146 2.583 152 10,6 136 11,9 354 13,7 44 73 99 0,0 0,0 99 100,0 425 16,45
KRATONAN 17 - 0,0 17 100,0 2.058 2.068 4.126 0,0 0,0 - 0,0 - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! 651 15,78
3 PASARKLIWON 52 - 0,0 52 100,0 5.815 5.408 11.223 447 7,7 417 7,7 - 0,0 53 58 141 30 56,6 35 60,3 42 29,8 1.677 14,94
GAJAHAN 22 - 0,0 22 100,0 3.099 2.860 5.959 0,0 0,0 - 0,0 21 18 71 0,0 0,0 26 36,6 957 16,06
SANGKRAH 30 - 0,0 30 100,0 2.716 2.548 5.264 447 16,5 417 16,4 - 0,0 32 40 70 30 93,8 35 87,5 16 22,9 720 13,68
4 JEBRES 58 12 20,7 58 100,0 5.777 5.423 11.200 605 10,5 717 13,2 2.075 18,5 209 255 205 60 28,7 66 25,9 35 17,1 1.707 15,24
PURWODININGRATAN 12 12 100,0 12 100,0 1.008 949 1.957 106 10,5 94 9,9 308 15,7 54 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0 300 15,33
NGORESAN 12 - 0,0 12 100,0 1.213 1.121 2.334 274 22,6 201 17,9 763 32,7 81 54 119 0,0 0,0 35 29,4 236 10,11
SIBELA 16 - 0,0 16 100,0 2.036 1.864 3.900 110 5,4 294 15,8 1.004 25,7 68 135 32 - 0,0 - 0,0 - 0,0 656 16,82
PUCANGSAWIT 18 - 0,0 18 100,0 1.520 1.489 3.009 115 7,6 128 8,6 - 0,0 60 66 - 60 100,0 66 100,0 - #DIV/0! 515 17,12
5 BANJARSARI 87 34 39,1 86 98,9 11.278 10.404 21.682 2.298 20,4 2.061 19,8 3.181 14,7 398 359 82 47 11,8 58 16,2 43 52,4 3.063 14,13
NUSUKAN 17 15 88,2 17 100,0 1.861 1.745 3.606 198 10,6 196 11,2 - 0,0 28 24 - - 0,0 - 0,0 - #DIV/0! 592 16,42
MANAHAN 11 - 0,0 11 100,0 1.994 1.975 3.969 722 36,2 708 35,8 954 24,0 46 43 21 0,0 0,0 - 0,0 403 10,15
GILINGAN 16 - 0,0 16 100,0 1.912 1.852 3.764 306 16,0 297 16,0 1.276 33,9 130 105 - 25 19,2 13 12,4 - #DIV/0! 469 12,46
BANYUANYAR 15 14 93,3 14 93,3 1.932 1.647 3.579 380 19,7 280 17,0 504 14,1 9 14 - 0,0 0,0 - #DIV/0! 585 16,35
SETABELAN 10 - 0,0 10 100,0 1.219 1.057 2.276 286 23,5 270 25,5 447 19,6 68 70 61 0,0 0,0 43 70,5 319 14,02
GAMBIRSARI 18 5 27,8 18 100,0 2.360 2.128 4.488 406 17,2 310 14,6 - 0,0 117 103 - 22 18,8 45 43,7 - #DIV/0! 695 15,49
-
JUMLAH (KAB/ KOTA) 288 61 21,2 287 99,7 33.799 32.733 66.532 6.994 20,7 6.757 20,6 8.173 12,3 1.804 2.294 553 184 10,2 209 9,1 219 39,6 9.261 13,92
TAHUN 2012 292 61 20,9 291 99,7 34.919 32.793 67.712 6.994 20,0 6.757 20,6 13.751 20,3 1.804 2.294 2.049 184 10,2 209 9,1 519 25,3 7.937 11,72

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 54

JUMLAH KEGIATAN PENYULUHAN KESEHATAN


KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

PENYULUHAN KESEHATAN
JUMLAH SELURUH JUMLAH
NO KECAMATAN PUSKESMAS KEGIATAN KEGIATAN
PENYULUHAN PENYULUHAN %
KELOMPOK MASSA
1 2 3 4 5

1 LAWEYAN 1936 387 19,99


PAJANG 905 238 26,30
PENUMPING 590 86 14,58
PURWOSARI 441 63 14,29
2 SERENGAN 1297 173 13,34
JAYENGAN 751 118 15,71
KRATONAN 546 55 10,07
3 PASARKLIWON 1051 130 12,37
GAJAHAN 744 72 9,68
SANGKRAH 307 58 18,89
4 JEBRES 2229 319 14,31
PURWODININGRATAN 466 71 15,24
NGORESAN 489 68 13,91
SIBELA 957 125 13,06
PUCANGSAWIT 317 55 17,35
5 BANJARSARI 3390 444 13,10
NUSUKAN 666 77 11,56
MANAHAN 339 88 25,96
GILINGAN 487 64 13,14
BANYUANYAR 862 92 10,67
SETABELAN 281 30 10,68
GAMBIRSARI 755 93 12,32

SUB JUMLAH I 9903 1453 14,67


1 Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota 24 15 62,50
2 Rumah Sakit
JUMLAH (KAB/KOTA) 9927 1468 14,79
TAHUN 2012 9499 1191 12,54

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 55

CAKUPAN JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN PRA BAYAR MENURUT JENIS JAMINAN, JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

JUMLAH PESERTA JAMINAN KESEHATAN PRA BAYAR


JUMLAH PENDUDUK
NO KECAMATAN PUSKESMAS ASKES JAMSOSTEK ASKESKIN/JAMKESMAS PKMS (JAMKESDA) JUMLAH %
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24

1 LAWEYAN 42.470 45.048 87.518 11.894 932 15.639 39.911 0 0 68.376 0,0 0,0 78,1
PAJANG 20.938 21.857 42.795 7.331 19.919 0 0 27.250 0,0 0,0 63,7
PENUMPING 9.611 10.472 20.083 4.292 9.345 0 0 13.637 0,0 0,0 67,9
PURWOSARI 11.921 12.719 24.640 4.016 10.647 0 0 14.663 0,0 0,0 59,5
2 SERENGAN 21.432 22.963 44.395 4.470 2.593 9.371 22.642 0 0 39.076 0,0 0,0 88,0
JAYENGAN 12.037 12.913 24.950 3.937 15.838 0 0 19.775 0,0 0,0 79,3
KRATONAN 9.395 10.050 19.445 5.434 6.804 0 0 12.238 0,0 0,0 62,9
3 PASARKLIWON 37.270 38.258 75.528 5.515 688 20.223 39.238 0 0 65.664 0,0 0,0 86,9
GAJAHAN 12.902 13.508 26.410 6.696 11.945 0 0 18.641 0,0 0,0 70,6
SANGKRAH 24.368 24.750 49.118 13.527 27.293 0 0 40.820 0,0 0,0 83,1
4 JEBRES 67.848 72.547 140.395 10.956 2.320 25.601 68.053 0 0 106.930 0,0 0,0 76,2
PURWODININGRATAN 11.246 12.442 23.688 6.801 12.628 0 0 19.429 0,0 0,0 82,0
NGORESAN 18.822 21.338 40.160 5.839 16.603 0 0 22.442 0,0 0,0 55,9
SIBELA 21.968 22.639 44.607 4.762 22.741 0 0 27.503 0,0 0,0 61,7
PUCANGSAWIT 15.812 16.128 31.940 8.199 16.081 0 0 24.280 0,0 0,0 76,0
5 BANJARSARI 77.952 82.027 159.979 18.628 1.484 29.185 82.670 0 0 131.967 0,0 0,0 82,5
NUSUKAN 13.798 14.205 28.003 5.211 15.287 0 0 20.498 0,0 0,0 73,2
MANAHAN 8.756 9.630 18.386 3.562 6.781 0 0 10.343 0,0 0,0 56,3
GILINGAN 11.669 12.522 24.191 6.978 10.100 0 0 17.078 0,0 0,0 70,6
BANYUANYAR 14.069 14.412 28.481 4.380 12.869 0 0 17.249 0,0 0,0 60,6
SETABELAN 5.540 6.232 11.772 3.243 8.032 0 0 11.275 0,0 0,0 95,8
GAMBIRSARI 24.120 25.026 49.146 5.811 29.601 0 0 35.412 0,0 0,0 72,1

RS Slamet Riyadi 0
Dokter Keluarga 17.618 17.618

JUMLAH (KAB/KOTA) 246.972 260.843 507.815 0 0 69.081 0 0 8.017 0 0 100.019 0 0 252.514 0 0 429.631
PERSENTASE (KAB/KOTA) 0,0 0,0 13,6 0,0 0,0 1,58 0,0 0,0 19,7 0,0 0,0 49,73 0,0 0,0 84,60 0,0 0,0 84,60
TAHUN 2012 243.702 256.468 500.170 0,0 0,0 69.081 0,0 0,0 8.017 0,0 0,0 100.019 0,0 0,0 229.232 0,0 0,0 406.349
0 0 13,81 0 0 1,60 0 0 20,00 0 0 45,83 0 0 81,24 0 0 81,24
Sumber: Laporan Puskesmas
TABEL 56

CAKUPAN PELAYANAN RAWAT JALAN MASYARAKAT MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN) MENURUT STRATA SARANA KESEHATAN, JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

MASYARAKAT MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN)


MENDAPAT YANKES RAWAT JALAN
DICAKUP ASKESKIN/JAMKESMAS DICAKUP JAMKESDA PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS PELAYANAN KESEHATAN DASAR
JUMLAH YANG ADA (PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 2 DAN STRATA
(PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 1)
3)
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
L P L+P JML % JML % JML % JML % JML % JML % JML % JML % JML % JML % JML % JML %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29

1 LAWEYAN - - 21.040 - #DIV/0! - #DIV/0! 15.639 74,3 1.685 8,01 - #DIV/0! - #DIV/0! 5.915 28,1 - #DIV/0! - #DIV/0! 881 4,2
PAJANG 10.293 #DIV/0! #DIV/0! 7.331 71,2 770 7,48 #DIV/0! #DIV/0! 2.795 27,2 #DIV/0! #DIV/0! 358 3,5
PENUMPING 5.505 #DIV/0! #DIV/0! 4.292 78,0 420 7,63 #DIV/0! #DIV/0! 1.434 26,0 #DIV/0! #DIV/0! 373 6,8
PURWOSARI 5.242 #DIV/0! #DIV/0! 4.016 76,6 495 9,44 #DIV/0! #DIV/0! 1.686 32,2 #DIV/0! #DIV/0! 150 2,9
2 SERENGAN - - 12.680 - #DIV/0! - #DIV/0! 9.371 73,9 1.030 8,12 - #DIV/0! - #DIV/0! 3.792 29,9 - #DIV/0! - #DIV/0! 367 2,9
JAYENGAN 8.233 #DIV/0! #DIV/0! 3.937 47,8 541 6,57 #DIV/0! #DIV/0! 1.725 21,0 #DIV/0! #DIV/0! 185 2,2
KRATONAN 4.447 #DIV/0! #DIV/0! 5.434 122,2 489 11,00 #DIV/0! #DIV/0! 2.067 46,5 #DIV/0! #DIV/0! 182 4,1
3 PASARKLIWON - - 25.321 - #DIV/0! - #DIV/0! 20.223 79,9 2.317 9,15 - #DIV/0! - #DIV/0! 5.766 22,8 - #DIV/0! - #DIV/0! 747 3,0
GAJAHAN 8.665 #DIV/0! #DIV/0! 6.696 77,3 664 7,66 #DIV/0! #DIV/0! 2.067 23,9 #DIV/0! #DIV/0! 221 2,6
SANGKRAH 16.656 #DIV/0! #DIV/0! 13.527 81,2 1.653 9,92 #DIV/0! #DIV/0! 3.699 22,2 #DIV/0! #DIV/0! 526 3,2
4 JEBRES - - 22.819 - #DIV/0! - #DIV/0! 25.601 112,2 3.147 13,79 - #DIV/0! - #DIV/0! 7.683 33,7 - #DIV/0! - #DIV/0! 705 3,1
PURWODININGRATAN 5.938 #DIV/0! #DIV/0! 6.801 114,5 810 13,64 #DIV/0! #DIV/0! 2.108 35,5 #DIV/0! #DIV/0! 100 1,7
NGORESAN 4.715 #DIV/0! #DIV/0! 5.839 123,8 953 20,21 #DIV/0! #DIV/0! 2.409 51,1 #DIV/0! #DIV/0! 392 8,3
SIBELA 4.384 #DIV/0! #DIV/0! 4.762 108,6 840 19,16 #DIV/0! #DIV/0! 1.015 23,2 #DIV/0! #DIV/0! 79 1,8
PUCANGSAWIT 7.782 #DIV/0! #DIV/0! 8.199 105,4 544 6,99 #DIV/0! #DIV/0! 2.151 27,6 #DIV/0! #DIV/0! 134 1,7
5 BANJARSARI - - 43.872 - #DIV/0! - #DIV/0! 29.185 66,5 5.642 12,86 - #DIV/0! - #DIV/0! 9.536 21,7 - #DIV/0! - #DIV/0! 1.010 2,3
NUSUKAN 7.746 #DIV/0! #DIV/0! 5.211 67,3 1.247 16,10 #DIV/0! #DIV/0! 2.386 30,8 #DIV/0! #DIV/0! 174 2,2
MANAHAN 4.907 #DIV/0! #DIV/0! 3.562 72,6 615 12,53 #DIV/0! #DIV/0! 1.184 24,1 #DIV/0! #DIV/0! 242 4,9
GILINGAN 8.721 #DIV/0! #DIV/0! 6.978 80,0 755 8,66 #DIV/0! #DIV/0! 2.529 29,0 #DIV/0! #DIV/0! 277 3,2
BANYUANYAR 5.990 #DIV/0! #DIV/0! 4.380 73,1 975 16,28 #DIV/0! #DIV/0! 940 15,7 #DIV/0! #DIV/0! 186 3,1
SETABELAN 4.376 #DIV/0! #DIV/0! 3.243 74,1 485 11,08 #DIV/0! #DIV/0! 1.833 41,9 #DIV/0! #DIV/0! 131 3,0
GAMBIRSARI 12.132 #DIV/0! #DIV/0! 5.811 47,9 1.565 12,90 #DIV/0! #DIV/0! 664 5,5 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0

1 RSU Dr. Moewardi - -


2 RS Slamet Riyadi - 204
3 RS Dr. Oen Surakarta - -
4 RS Brayat Minulyo - - - -
5 RS Panti Waluyo 1.277 939
6 RS Kasih Ibu - 2.088 2.591 4.679
7 RS PKU Muh. Surakarta - 1.066 1.200 2.266
8 RSI Kustati - -
9 RS Tri Harsi - - 2 2
10 RSUD Surakarta - 8.298 10.142 18.440
11 RSJD Surakarta - 4.151
12 RSJ Puri Waluyo - -

JUMLAH (KAB/KOTA) - - 125.732 - #DIV/0! - #DIV/0! 100.019 79,5 13.821 10,99 - #DIV/0! - #DIV/0! 32.692 26,0 - #DIV/0! - #DIV/0! 3.710 3,0
TAHUN 2012 - - 125.732 - #DIV/0! - #DIV/0! 100.019 79,5 13.821 10,99 - #DIV/0! - #DIV/0! 32.692 26,0 - #DIV/0! - #DIV/0! 3.710 3,0

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 57

CAKUPAN PELAYANAN RAWAT INAP MASYARAKAT MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN) MENURUT STRATA SARANA KESEHATAN, JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

MASYARAKAT MISKIN DAN HAMPIR MISKIN


MENDAPAT YANKES RAWAT INAP
NO KECAMATAN PUSKESMAS PELAYANAN KESEHATAN DASAR PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN (PASIEN
JUMLAH YANG ADA
(PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 1) MASKIN DI SARKES STRATA 2 DAN STRATA 3)
L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

1 LAWEYAN - - 21.040 - #DIV/0! - #DIV/0! 37 0,2 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0


PAJANG - - 10.293 #DIV/0! #DIV/0! 37 0,4 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0
PENUMPING - - 5.505 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0
PURWOSARI - - 5.242 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0
2 SERENGAN - - 12.680 - #DIV/0! - #DIV/0! - 0,0 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0
JAYENGAN - - 8.233 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0
KRATONAN - - 4.447 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0
3 PASARKLIWON - - 25.321 - #DIV/0! - #DIV/0! 91 0,4 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0
GAJAHAN - - 8.665 #DIV/0! #DIV/0! 91 1,1 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0
SANGKRAH - - 16.656 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0
4 JEBRES - - 22.819 - #DIV/0! - #DIV/0! 64 0,3 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0
PURWODININGRATAN - - 5.938 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0
NGORESAN - - 4.715 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0
SIBELA - - 4.384 #DIV/0! #DIV/0! 64 1,5 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0
PUCANGSAWIT - - 7.782 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0
5 BANJARSARI - - 43.872 - #DIV/0! - #DIV/0! 20 0,0 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0
NUSUKAN - - 7.746 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0
MANAHAN - - 4.907 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0
GILINGAN - - 8.721 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0
BANYUANYAR - - 5.990 #DIV/0! #DIV/0! 20 0,3 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0
SETABELAN - - 4.376 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0
GAMBIRSARI - - 12.132 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0

SUB JUMLAH I
-
1 RSU Dr. Moewardi -
2 RS Slamet Riyadi 537
3 RS Dr. Oen Surakarta -
4 RS Brayat Minulyo - - -
5 RS Panti Waluyo 258 154
6 RS Kasih Ibu 106 148 254
7 RS PKU Muh. Surakarta 122 150 272
8 RSI Kustati -
9 RS Tri Harsi - - -
10 RSUD Surakarta 378 973 1.351
11 RSJD Surakarta 165
12 RSJ Puri Waluyo -
13 -

SUB JUMLAH II

JUMLAH (KAB/KOTA) - - 125.732 - #DIV/0! - #DIV/0! 212 0,2 606 #DIV/0! 1.271 #DIV/0! 26.057 20,7
TAHUN 2012 - - 125.732 - #DIV/0! - #DIV/0! 212 0,2 899 #DIV/0! 1.577 #DIV/0! 26.057 20,7

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 58

JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN , RAWAT INAP, DAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

JUMLAH KUNJUNGAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA


SARANA PELAYANAN
NO RAWAT JALAN RAWAT INAP JUMLAH
KESEHATAN
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

1 Puskesmas Pajang 22.527 37.987 60.514 59 95 154 124 289 413


2 Puskesmas Penumping 15.631 18.857 34.488 0 112 144 256
3 Puskesmas Purwosari 21.582 22.997 44.579 0 48 66 111
4 Puskesmas Jayengan 20.218 20.032 40.250 0 75 89 164
5 Puskesmas Kratonan 16.368 33.841 50.209 0 88 51 139
6 Puskesmas Gajahan 19.328 39.557 58.885 33 445 478 129 151 280
7 Puskesmas Sangkrah 23.657 44.276 67.933 0 98 199 297
8 Puskesmas Purwodiningratan 15.398 24.243 39.641 0 149 140 289
9 Puskesmas Ngoresan 17.978 21.052 39.030 0 589 720 1.309
10 Puskesmas Sibela 19.189 30.622 49.811 281 385 666 286 203 489
11 Puskesamas Pucangsawit 13.236 26.997 40.233 0 6 10 16
12 Puskesamas Nusukan 26.705 36.863 63.568 0 154 226 380
13 Puskesmas Manahan 12.440 24.173 36.613 0 76 26 102
14 Puskesmas Gilingan 14.558 25.700 40.258 0 79 70 149
15 Puskesmas Banyuanyar 14.488 25.254 39.742 78 136 214 121 47 168
16 Puskesmas Setabelan 17.036 21.110 38.146 0 78 45 123
17 Puskesmas Gambirsari 14.560 23.576 38.136 0 31 34 65

SUB JUMLAH I 304.899 477.137 782.036 451 1.061 1.512 2.243 2.510 4.750

1 RSU Dr. Moewardi 118.337 152.000 270.337 19.423 16.775 36.198 2.128 3.143 5.271
2 RS Slamet Riyadi 4.486 8.113 12.599 777 1.096 1.873 35 35 70
3 RS Dr. Oen Surakarta 63.258 69.462 132.720 8.731 6.198 14.929 0
4 RS Brayat Minulyo 7.536 9.722 17.258 2.104 2.372 4.476 0 0 0
5 RS Panti Waluyo 0 0 0 2.821 3.376 6.197 5 9 14
6 RS Kasih Ibu 25.627 90.524 116.151 6.357 8.079 14.436 130 121 251
7 RS PKU Muh. Surakarta 30.034 53.982 84.016 6.575 9.834 16.409 77 77 154
8 RSI Kustati 15.962 16.583 32.545 6.784 5.997 12.781 0
9 RS Tri Harsi 0 0 5.981 0 0 768 0 0 0
10 RSUD Surakarta 16.447 20.102 36.549 823 673 1.496 0 0 0
11 RSJD Surakarta 33.469 24.038 57.507 2.042 1.148 2.860 0
12 RSJ Puri Waluyo 3.529 3.528 7.057 145 146 291 0

SUB JUMLAH II 318.685 448.054 772.720 56.582 55.694 112.714 2.375 3.385 5.760

1 Sarana Yankes lainnya (sebutkan) 0 0 0


2 Sarana Yankes lainnya (sebutkan) 0 0 0
0 0 0
SUB JUMLAH III 0 0 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 623.584 925.191 1.554.756 57.033 56.755 114.226 4.618 5.895 10.510
JUMLAH PENDUDUK KAB/KOTA 243.702 256.468 500.170 243.702 256.468 500.170
CAKUPAN KUNJUNGAN (%) 255,9 360,7 310,8 23,4 22,1 22,8
TAHUN 2012 615.662 860.387 1.476.049 56.539 55.348 111.887 4.871 6.066 10.934
TABEL 59

ANGKA KEMATIAN PASIEN DI RUMAH SAKIT


KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

JUMLAH PASIEN KELUAR (HIDUP + PASIEN KELUAR MATI


PASIEN KELUAR MATI
≥ 48 JAM DIRAWAT GDR NDR
NO a b
TEMPAT MATI)
NAMA RUMAH SAKIT JENIS RS
TIDUR L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

1 RSU Dr. Moewardi RSU 744 33.121 3.077 36.198 3.077 1.732 - - 8,5 - - 4,8
2 RS Slamet Riyadi RSU 54 732 1.036 1.768 3 6 9 3 4 7 0,4 0,6 0,5 0,4 0,4 0,4
3 RS Dr. Oen Surakarta RSU 225 14.929 491 211 #DIV/0! #DIV/0! 3,3 #DIV/0! #DIV/0! 1,4
4 RS Brayat Minulyo RSU 109 4.666 63 60 123 29 19 48 #DIV/0! #DIV/0! 2,6 #DIV/0! #DIV/0! 1,0
5 RS Panti Waluyo RSU 150 4.738 3.877 8.615 172 140 312 67 55 122
6 RS Kasih Ibu RSU 200 - - 14.091 464 209 3,18 1,5
7 RS PKU Muh. Surakarta RSU 217 20.271 343 143 #DIV/0! 16,97 7,13
8 RSI Kustati RSU 199 12.793 39 43 82 19 26 45 #DIV/0! #DIV/0! 0,6 #DIV/0! #DIV/0! 0,4
9 RS Tri Harsi RSU 50 - - 771 - - 4 - - - #DIV/0! #DIV/0! 0,5 #DIV/0! #DIV/0! -
10 RSUD Surakarta RSU 25 679 817 1.496 6 7 13 1 2 3 0,9 0,9 0,9 0,1 0,2 0,2
11 RSJD Surakarta RSJ 340 2.116 1.212 3.328 3 - 3 3 - 3 0,9 - 0,9 0,9 - 0,9
12 RSJ Puri Waluyo RSJ 26 153 137 290 3 3 6 3 2 5 2,0 2,2 2,1 2,0 1,5 1,7

KABUPATEN/KOTA 2.339 41.539 10.156 119.216 289 259 4.927 125 108 2.528 0,7 2,6 4,1 0,3 1,1 2,1
TAHUN 2012 2.295 43.382 16.638 110.481 431 466 4.771 198 196 2.440 1,0 2,8 4,3 0,5 1,2 2,2

Sumber: Laporan Rumah Sakit


a
Keterangan: termasuk rumah sakit swasta
b
Jenis rumah sakit RS umum atau RS khusus, untuk RS khusus sebutkan jenis kekhususannya (RS Jiwa, RS TB Paru, RS Kusta, dll)
TABEL 60

INDIKATOR KINERJA PELAYANAN DI RUMAH SAKIT


KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

JUMLAH PASIEN
JUMLAH
a b JUMLAH HARI
NO NAMA RUMAH SAKIT JENIS RS TEMPAT PASIEN KELUAR PASIEN KELUAR PASIEN KELUAR BOR LOS TOI
TIDUR MATI ≥ 48 JAM PERAWATAN
(HIDUP + MATI) MATI
DIRAWAT
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

1 RSU Dr. Moewardi RSU 744 36.198 3.077 1.732 209.695 77,2 5,8 1,7
2 RS Slamet Riyadi RSU 54 1.768 9 7 8.946 45,4 5,1 6,1
3 RS Dr. Oen Surakarta RSU 225 14.929 491 211 57.642 70,2 3,9 1,6
4 RS Brayat Minulyo RSU 109 4.666 123 48 20.013 50,3 4,3 4,2
5 RS Panti Waluyo RSU 150 8.615 312 122 39.715 72,5 4,0 2,0
6 RS Kasih Ibu RSU 200 14.091 464 209 46.835 64,2 4,0 2,0
7 RS PKU Muh. Surakarta RSU 217 20.271 343 143 56.974 71,9 4,0 2,0
8 RSI Kustati RSU 199 12.793 82 45 42.563 58,6 3,3 2,4
9 RS Tri Harsi RSU 50 771 4 - 2.295 12,0 3,0 21,00
10 RSUD Surakarta RSU 25 1.496 13 3 3.459 37,9 2,3 3,8
11 RSJD Surakarta RSJ 340 3.328 3 3 102.167 82,3 30,0 9,0
12 RSJ Puri Waluyo RSJ 26 290 6 5 2.860 30,1 9,9 22,9

KABUPATEN/KOTA 2.339 119.216 4.927 2.528 593.164 69,5 5,0 2,2


TAHUN 2012 2.295 110.481 4.771 2.440 571.794 68,3 5,2 2,4

Sumber: Laporan Rumah Sakit


a
Keterangan: termasuk rumah sakit swasta
b
Jenis rumah sakit RS umum atau RS khusus, untuk RS khusus sebutkan jenis kekhususannya (RS Jiwa, RS TB Paru, RS Kusta, dll)
TABEL 61

PERSENTASE RUMAH TANGGA BERPERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

RUMAH TANGGA
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH
JUMLAH % DIPANTAU BER PHBS * %
DIPANTAU
1 2 3 4 5 6 7 8

1 LAWEYAN 24.709 14.364 58,1 12.622 87,87


PAJANG 10.305 6.272 60,9 5.741 91,53
PENUMPING 3.958 2.242 56,6 1.186 52,90
PURWOSARI 10.446 5.850 56,0 5.695 97,35
2 SERENGAN 17.131 10.325 60,3 9.556 92,55
JAYENGAN 8.915 5.746 64,5 5.172 90,01
KRATONAN 8.216 4.579 55,7 4.384 95,74
3 PASARKLIWON 20.468 13.299 65,0 12.165 91,47
GAJAHAN 6.956 4.045 58,2 3.392 83,86
SANGKRAH 13.512 9.254 68,5 8.773 94,80
4 JEBRES 46.435 23.917 51,5 20.841 87,14
PURWODININGRATAN 7.107 4.795 67,5 3.516 73,33
NGORESAN 6.337 3.501 55,2 3.412 97,46
SIBELA 24.737 13.314 53,8 11.672 87,67
PUCANGSAWIT 8.254 2.307 28,0 2.241 97,14
5 BANJARSARI 86.218 30.046 34,8 27.778 92,45
NUSUKAN 19.302 5.945 30,8 5.139 86,44
MANAHAN 5.573 4.004 71,8 3.720 92,91
GILINGAN 6.977 4.705 67,4 4.601 97,79
BANYUANYAR 4.826 1.971 40,8 1.967 99,80
SETABELAN 9.024 2.317 25,7 2.305 99,48
GAMBIRSARI 40.516 11.104 27,4 10.046 90,47

JUMLAH (KAB/KOTA) 194.961 91.951 47,2 82.962 90,22


TAHUN 2012 194.961 93.671 48,0 86.632 92,49

Sumber: Laporan
TABEL 62

PERSENTASE RUMAH SEHAT MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS


KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

RUMAH
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH YANG JUMLAH YANG JUMLAH YANG % RUMAH
% DIPERIKSA
ADA DIPERIKSA SEHAT SEHAT
1 2 3 4 5 6 7 8

1 LAWEYAN 18.667 14.805 79,3 11.469 77,5


PAJANG 7.267 6.374 87,7 4.645 72,9
PENUMPING 4.987 3.720 74,6 3.085 82,9
PURWOSARI 6.413 4.711 73,5 3.739 79,4
2 SERENGAN 10.336 9.031 87,4 7.163 79,3
JAYENGAN 5.488 4.454 81,2 3.887 87,3
KRATONAN 4.848 4.577 94,4 3.276 71,6
3 PASARKLIWON 9.765 5.557 56,9 4.310 77,6
GAJAHAN 4.705 2.923 62,1 2.147 73,5
SANGKRAH 5.060 2.634 52,1 2.163 82,1
4 JEBRES 28.906 25.876 89,5 17.387 67,2
PURWODININGRATAN 5.944 5.944 100,0 4.514 75,9
NGORESAN 6.534 6.082 93,1 3.888 63,9
SIBELA 9.050 8.148 90,0 5.608 68,8
PUCANGSAWIT 7.378 5.702 77,3 3.377 59,2
5 BANJARSARI 34.133 31.910 93,5 24.102 75,5
NUSUKAN 6.761 5.900 87,3 4.845 82,1
MANAHAN 5.042 4.750 94,2 4.358 91,7
GILINGAN 5.983 5.800 96,9 3.207 55,3
BANYUANYAR 5.500 5.029 91,4 3.661 72,8
SETABELAN 2.612 2.533 97,0 2.291 90,4
GAMBIRSARI 8.235 7.898 95,9 5.740 72,7

JUMLAH (KAB/KOTA) 101.807 87.179 85,6 64.431 73,9


TAHUN 2012 101.807 25.056 24,6 18.790 75,0

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 63

PERSENTASE RUMAH/BANGUNAN BEBAS JENTIK NYAMUK AEDES MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

JUMLAH RUMAH/BANGUNAN DIPERIKSA RUMAH/BANGUNAN BEBAS JENTIK


NO KECAMATAN PUSKESMAS RUMAH/BANGUNAN
YANG ADA JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8

1 LAWEYAN 18.667 9.035 48,40 8.662 95,87


PAJANG 7.267 3.716 51,14 3.544 95,37
PENUMPING 4.987 2.632 52,78 2.551 96,92
PURWOSARI 6.413 2.687 41,90 2.567 95,53
2 SERENGAN 10.336 5.700 55,15 5.341 93,70
JAYENGAN 5.488 2.700 49,20 2.563 94,93
KRATONAN 4.848 3.000 61,88 2.778 92,60
3 PASARKLIWON 9.765 8.018 82,11 7.728 96,38
GAJAHAN 4.705 3.325 70,67 3.224 96,96
SANGKRAH 5.060 4.693 92,75 4.504 95,97
4 JEBRES 28.906 6.830 23,63 6.257 91,61
PURWODININGRATAN 5.944 2.226 37,45 2.037 91,51
NGORESAN 6.534 1.274 19,50 1.203 94,43
SIBELA 9.050 2.150 23,76 1.928 89,67
PUCANGSAWIT 7.378 1.180 15,99 1.089 92,29
5 BANJARSARI 34.133 14.975 43,87 14.269 95,29
NUSUKAN 6.761 2.994 44,28 2.805 93,69
MANAHAN 5.042 2.925 58,01 2.795 95,56
GILINGAN 5.983 3.521 58,85 3.369 95,68
BANYUANYAR 5.500 3.482 63,31 3.339 95,89
SETABELAN 2.612 1.085 41,54 1.026 94,56
GAMBIRSARI 8.235 968 11,75 935 96,59

JUMLAH ( KAB/KOTA) 101.807 44.558 43,77 42.257 94,84


TAHUN 2012 101.807 46.571 45,74 44.409 95,36

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 64

PERSENTASE KELUARGA MENURUT JENIS SARANA AIR BERSIH YANG DIGUNAKAN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

JUMLAH JENIS SARANA AIR BERSIH


JUMLAH KELUARGA %
KEMASAN LEDENG SPT SGL MATA AIR PAH LAINNYA JUMLAH
NO KECAMATAN PUSKESMAS KELUARGA DIPERIKSA KELUARGA
YANG ADA SUMBER AIR DIPERIKSA JUMLA JUMLA JUMLA JUMLA
BERSIHNYA % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % % % % JUMLAH %
H H H H
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22

1 LAWEYAN 18.667 14.805 79,3 - 0,0 3.939 26,6 3.098 20,9 3.553 24,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 10.590 71,5
PAJANG 7.267 6.374 87,7 - 0,0 1.230 19,3 2.190 34,4 1.598 25,1 0,0 0,0 0,0 5.018 78,7
PENUMPING 4.987 3.720 74,6 - 0,0 961 25,8 352 9,5 990 26,6 0,0 0,0 0,0 2.303 61,9
PURWOSARI 6.413 4.711 73,5 - 0,0 1.748 37,1 556 11,8 965 20,5 0,0 0,0 0,0 3.269 69,4
2 SERENGAN 10.336 9.031 87,4 - 0,0 2.296 25,4 1.511 16,7 1.798 19,9 - 0,0 - 0,0 - 0,0 5.605 62,1
JAYENGAN 5.488 4.454 81,2 - 0,0 1.163 26,1 761 17,1 1.216 27,3 0,0 0,0 0,0 3.140 70,5
KRATONAN 4.848 4.577 94,4 - 0,0 1.133 24,8 750 16,4 582 12,7 0,0 0,0 0,0 2.465 53,9
3 PASARKLIWON 9.765 5.557 56,9 - 0,0 3.479 62,6 606 10,9 1.375 24,7 - 0,0 - 0,0 - 0,0 5.460 98,3
GAJAHAN 4.705 2.923 62,1 - 0,0 1.418 48,5 308 10,5 648 22,2 0,0 0,0 0,0 2.374 81,2
SANGKRAH 5.060 2.634 52,1 - 0,0 2.061 78,2 298 11,3 727 27,6 0,0 0,0 0,0 3.086 117,2
4 JEBRES 28.906 25.876 89,5 - 0,0 11.110 42,9 2.064 8,0 3.038 11,7 - 0,0 - 0,0 - 0,0 16.212 62,7
PURWODININGRATAN 5.944 5.944 100,0 - 0,0 1.711 28,8 294 4,9 825 13,9 0,0 0,0 0,0 2.830 47,6
NGORESAN 6.534 6.082 93,1 - 0,0 2.103 34,6 929 15,3 808 13,3 0,0 0,0 0,0 3.840 63,1
SIBELA 9.050 8.148 90,0 - 0,0 5.138 63,1 156 1,9 63 0,8 0,0 0,0 0,0 5.357 65,7
PUCANGSAWIT 7.378 5.702 77,3 - 0,0 2.158 37,8 685 12,0 1.342 23,5 0,0 0,0 0,0 4.185 73,4
5 BANJARSARI 34.133 31.910 93,5 - 0,0 9.001 28,2 2.863 9,0 6.475 20,3 - 0,0 - 0,0 - 0,0 18.339 57,5
NUSUKAN 6.761 5.900 87,3 - 0,0 1.748 29,6 587 9,9 1.259 21,3 0,0 0,0 0,0 3.594 60,9
MANAHAN 5.042 4.750 94,2 - 0,0 1.059 22,3 395 8,3 687 14,5 0,0 0,0 0,0 2.141 45,1
GILINGAN 5.983 5.800 96,9 - 0,0 1.572 27,1 773 13,3 848 14,6 0,0 0,0 0,0 3.193 55,1
BANYUANYAR 5.500 5.029 91,4 - 0,0 973 19,3 136 2,7 506 10,1 0,0 0,0 0,0 1.615 32,1
SETABELAN 2.612 2.533 97,0 - 0,0 1.226 48,4 590 23,3 713 28,1 0,0 0,0 0,0 2.529 99,8
GAMBIRSARI 8.235 7.898 95,9 - 0,0 2.423 30,7 382 4,8 2.462 31,2 0,0 0,0 0,0 5.267 66,7

JUMLAH (KAB/KOTA) 101.807 87.179 85,6 - 0,0 29.825 34,2 10.142 11,6 16.239 18,6 - 0,0 - 0,0 - 0,0 56.206 64,5
TAHUN 2012 101.807 25.056 24,6 - 0,0 12.523 50,0 6.429 25,7 4.060 16,2 - 0,0 - 0,0 - 0,0 23.012 91,8

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 65

PERSENTASE KELUARGA MENURUT SUMBER AIR MINUM YANG DIGUNAKAN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

JUMLAH SUMBER AIR MINUM KELUARGA KELUARGA


KELUARGA DENGAN SUMBER
DIPERIKSA AIR KEMASAN LEDING LEDING SUMUR MATA AIR SUMUR TAK MATA AIR TAK AIR MINUM
NO KECAMATAN PUSKESMAS AIR ISI ULANG POMPA AIR HUJAN AIR SUNGAI LAIN-LAIN
SUMBER METERAN ECERAN TERLINDUNG TERLINDUNG TERLINDUNG TERLINDUNG TERLINDUNG
AIR
MINUMNYA JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31

1 LAWEYAN 14.805 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0
PAJANG 6.374 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 - 0,0
PENUMPING 3.720 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 - 0,0
PURWOSARI 4.711 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 - 0,0
2 SERENGAN 9.031 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0
JAYENGAN 4.454 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 - 0,0
KRATONAN 4.577 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 - 0,0
3 PASARKLIWON 5.557 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0
GAJAHAN 2.923 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 - 0,0
SANGKRAH 2.634 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 - 0,0
4 JEBRES 25.876 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0
PURWODININGRATAN 5.944 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 - 0,0
NGORESAN 6.082 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 - 0,0
SIBELA 8.148 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 - 0,0
PUCANGSAWIT 5.702 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 - 0,0
5 BANJARSARI 31.910 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0
NUSUKAN 5.900 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 - 0,0
MANAHAN 4.750 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 - 0,0
GILINGAN 5.800 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 - 0,0
BANYUANYAR 5.029 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 - 0,0
SETABELAN 2.533 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 - 0,0
GAMBIRSARI 7.898 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 - 0,0

JUMLAH (KAB/KOTA) 87.179 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0
TAHUN 2012 25.056 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0 - 0,0

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 66

PERSENTASE KELUARGA DENGAN KEPEMILIKAN SARANA SANITASI DASAR MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

JAMBAN TEMPAT SAMPAH PENGELOLAAN AIR LIMBAH


JUMLAH KELUARGA KELUARGA KELUARGA KELUARGA KELUARGA KELUARGA
NO KECAMATAN PUSKESMAS SEHAT SEHAT SEHAT
KELUARGA DIPERIKSA MEMILIKI DIPERIKSA MEMILIKI DIPERIKSA MEMILIKI
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22

1 LAWEYAN 18.667 14.805 79,3 14.497 97,9 13.951 96,2 14.805 79,3 10.456 70,6 9.235 88,3 14.805 79,3 14.542 98,2 14.289 98,3
PAJANG 7.267 6.374 87,7 6.374 100,0 6.231 97,8 6.374 87,7 3.786 59,4 3.119 82,4 6.374 87,7 6.374 100,0 6.231 97,8
PENUMPING 4.987 3.720 74,6 3.631 97,6 3.228 88,9 3.720 74,6 1.959 52,7 1.744 89,0 3.720 74,6 3.676 98,8 3.566 97,0
PURWOSARI 6.413 4.711 73,5 4.492 95,4 4.492 100,0 4.711 73,5 4.711 100,0 4.372 92,8 4.711 73,5 4.492 95,4 4.492 100,0
2 SERENGAN 10.336 9.031 87,4 8.462 93,7 7.639 90,3 9.031 87,4 8.693 96,3 7.494 86,2 9.031 87,4 8.599 95,2 7.832 91,1
JAYENGAN 5.488 4.454 81,2 4.172 93,7 3.854 92,4 4.454 81,2 4.192 94,1 4.078 97,3 4.454 81,2 4.172 93,7 3.965 95,0
KRATONAN 4.848 4.577 94,4 4.290 93,7 3.785 88,2 4.577 94,4 4.501 98,3 3.416 75,9 4.577 94,4 4.427 96,7 3.867 87,4
3 PASARKLIWON 9.765 5.557 56,9 4.478 80,6 3.766 84,1 5.557 56,9 7.234 130,2 5.311 73,4 5.557 56,9 8.045 144,8 7.599 94,5
GAJAHAN 4.705 2.923 62,1 2.492 85,3 2.390 95,9 2.923 62,1 2.923 100,0 1.891 64,7 2.923 62,1 2.902 99,3 2.670 92,0
SANGKRAH 5.060 2.634 52,1 1.986 75,4 1.376 69,3 2.634 52,1 4.311 163,7 3.420 79,3 2.634 52,1 5.143 195,3 4.929 95,8
4 JEBRES 28.906 25.876 89,5 23.768 91,9 22.059 92,8 25.876 89,5 23.462 90,7 18.570 79,1 25.876 89,5 23.967 92,6 19.675 82,1
PURWODININGRATAN 5.944 5.944 100,0 4.758 80,0 4.720 99,2 5.944 100,0 5.751 96,8 4.901 85,2 5.944 100,0 5.569 93,7 5.534 99,4
NGORESAN 6.534 6.082 93,1 5.442 89,5 4.966 91,3 6.082 93,1 4.886 80,3 3.714 76,0 6.082 93,1 4.971 81,7 2.615 52,6
SIBELA 9.050 8.148 90,0 7.980 97,9 7.453 93,4 8.148 90,0 7.260 89,1 4.775 65,8 8.148 90,0 7.882 96,7 6.695 84,9
PUCANGSAWIT 7.378 5.702 77,3 5.588 98,0 4.920 88,0 5.702 77,3 5.565 97,6 5.180 93,1 5.702 77,3 5.545 97,2 4.831 87,1
5 BANJARSARI 34.133 31.910 93,5 29.776 93,3 26.480 88,9 31.910 93,5 30.267 94,9 26.621 88,0 31.910 93,5 31.150 97,6 25.253 81,1
NUSUKAN 6.761 5.900 87,3 5.664 96,0 5.639 99,6 5.900 87,3 5.900 100,0 5.883 99,7 5.900 87,3 5.900 100,0 5.900 100,0
MANAHAN 5.042 4.750 94,2 4.288 90,3 3.440 80,2 4.750 94,2 4.562 96,0 4.460 97,8 4.750 94,2 4.470 94,1 4.181 93,5
GILINGAN 5.983 5.800 96,9 4.982 85,9 3.404 68,3 5.800 96,9 5.226 90,1 2.675 51,2 5.800 96,9 5.746 99,1 3.455 60,1
BANYUANYAR 5.500 5.029 91,4 4.723 93,9 4.521 95,7 5.029 91,4 4.884 97,1 4.696 96,2 5.029 91,4 5.004 99,5 2.241 44,8
SETABELAN 2.612 2.533 97,0 2.365 93,4 2.253 95,3 2.533 97,0 2.533 100,0 2.472 97,6 2.533 97,0 2.450 96,7 2.313 94,4
GAMBIRSARI 8.235 7.898 95,9 7.754 98,2 7.223 93,2 7.898 95,9 7.162 90,7 6.435 89,8 7.898 95,9 7.580 96,0 7.163 94,5

JUMLAH (KAB/KOTA) 101.807 87.179 85,6 80.981 92,9 73.895 91,2 87.179 85,6 80.112 91,9 67.231 83,9 87.179 85,6 86.303 99,0 74.648 86,5
TAHUN 2012 101.807 25.056 24,6 23.201 92,6 21.830 94,1 25.056 24,6 22.565 90,1 19.444 86,2 25.056 24,6 23.904 95,4 21.281 89,0

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 67

PERSENTASE TEMPAT UMUM DAN PENGELOLAAN MAKANAN (TUPM) SEHAT MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

HOTEL RESTORAN/R-MAKAN PASAR TUPM LAINNYA JUMLAH TUPM

JUMLAH YG

JUMLAH YG

JUMLAH YG

JUMLAH YG

JUMLAH YG
DIPERIKSA

DIPERIKSA

DIPERIKSA

DIPERIKSA

DIPERIKSA
% SEHAT

% SEHAT

% SEHAT

% SEHAT

% SEHAT
JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH
SEHAT

SEHAT

SEHAT

SEHAT

SEHAT
NO KECAMATAN PUSKESMAS

ADA

ADA

ADA

ADA

ADA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 20 21 22 23 24

1 LAWEYAN 30 16 7 43,75 18 18 13 - 7 4 2 50 143 143 102 71,33 198 181 124 68,51
PAJANG 9 9 - - 4 4 4 100 4 4 2 - 49 49 40 81,63 66 66 46 69,697
PENUMPING 11 - - - 5 5 - - 3 - - #DIV/0! 32 32 9 28,13 51 37 9 24,324
PURWOSARI 10 7 7 100 9 9 9 100 - - - - 62 62 53 85,48 81 78 69 88,462
2 SERENGAN 5 5 5 100 19 19 19 100 2 2 1 50,00 90 90 42 46,67 116 116 67 57,759
JAYENGAN 5 5 5 100 15 15 15 100 1 1 1 100 65 65 31 47,69 86 86 52 60,465
KRATONAN - - - - 4 4 4 - 1 1 - - 25 25 11 44,00 30 30 15 50
3 PASARKLIWON 6 6 6 100 2 2 2 100 8 3 3 ##### 105 105 76 72,38 121 116 87 75
GAJAHAN 5 5 5 100 2 2 2 100 3 3 3 100 93 93 68 73,12 103 103 78 75,728
SANGKRAH 1 1 1 - - - - - 5 - - #DIV/0! 12 12 8 66,67 18 13 9 69,231
4 JEBRES 4 3 3 100 16 16 12 75 7 5 5 100 270 270 97 35,93 297 294 117 39,796
PURWODININGRATAN 2 2 2 100 8 8 8 100 2 2 2 100 76 76 75 98,68 88 88 87 98,864
NGORESAN - - - - 1 1 1 100 1 1 2 200 24 24 17 70,83 26 26 20 76,923
SIBELA - - - - - - - - 2 - - - 52 52 1 1,92 54 52 1 1,9231
PUCANGSAWIT 2 1 1 - 7 7 3 43 2 2 1 50 118 118 4 3,39 129 128 9 7,0313
5 BANJARSARI 67 67 62 92,54 48 47 47 100 13 12 10 83 225 225 104 46,22 353 351 223 63,533
NUSUKAN 1 1 1 100 4 4 4 100 2 1 1 100 35 35 18 51,43 42 41 24 58,537
MANAHAN 7 7 7 100 9 8 8 100 4 4 4 100 62 62 27 43,55 82 81 46 56,79
GILINGAN 42 42 42 100 5 5 5 100 4 4 3 75 21 21 3 14,29 72 72 53 73,611
BANYUANYAR 1 1 1 100 13 13 13 100 - - 2 #DIV/0! 22 22 1 4,55 36 36 17 47,222
SETABELAN 16 16 11 - 16 16 16 100 2 2 - - 43 43 13 30,23 77 77 40 51,948
GAMBIRSARI - - - - 1 1 1 100 1 1 - - 42 42 42 100 44 44 43 97,727

JUMLAH (KAB/KOTA) 112 97 83 85,57 103 102 93 91,18 37 26 21 80,77 833 833 421 50,54 1.085 1.058 618 58,41
TAHUN 2012 109 85 64 75,29 193 102 93 91,18 37 26 21 80,77 833 833 421 50,54 1.085 1.058 618 58,41

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 68

PERSENTASE INSTITUSI DIBINA KESEHATAN LINGKUNGANNYA MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS


KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

INSTALASI
SARANA PELAYANAN
PENGOLAHAN AIR SARANA PENDIDIKAN SARANA IBADAH PERKANTORAN SARANA LAIN JUMLAH
NO KECAMATAN PUSKESMAS KESEHATAN
MINUM
JUMLA JUMLA JUMLA JUMLA JUMLA JUMLA JUMLA
DIBINA % DIBINA % DIBINA % DIBINA % DIBINA % DIBINA % DIBINA %
H H H H H H H
1 2 3 4 5 6 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21

1 LAWEYAN 13 13 100,0 21 21 100,0 90 50 55,6 84 76 90,5 42 19 45,2 - - #DIV/0! 250 179 71,6
PAJANG 4 4 100,0 11 11 100,0 40 - - 29 29 100,0 23 - - - - #DIV/0! 107 44 41,1
PENUMPING 2 2 100,0 3 3 100,0 21 21 100,0 20 17 85,0 16 16 100,0 - - #DIV/0! 62 59 95,2
PURWOSARI 7 7 100,0 7 7 100,0 29 29 100,0 35 30 85,7 3 3 100,0 - - #DIV/0! 81 76 93,8
2 SERENGAN 7 7 100,0 8 8 100,0 47 46 97,9 52 48 92,3 20 10 50,0 - - #DIV/0! 134 119 88,8
JAYENGAN 3 3 100,0 5 5 100,0 23 23 100,0 23 20 87,0 8 8 100,0 - - #DIV/0! 62 59 95,2
KRATONAN 4 4 100,0 3 3 100,0 24 23 95,8 29 28 96,6 12 2 16,7 - - #DIV/0! 72 60 83,3
3 PASARKLIWON 5 5 100,0 11 11 100,0 72 72 100,0 105 96 91,4 23 23 100,0 - - #DIV/0! 216 207 95,8
GAJAHAN 2 2 100,0 3 3 100,0 34 34 100,0 75 69 92,0 19 19 100,0 - - #DIV/0! 133 127 95,5
SANGKRAH 3 3 100,0 8 8 100,0 38 38 100,0 30 27 90,0 4 4 100,0 - - #DIV/0! 83 80 96,4
4 JEBRES 14 14 100,0 41 41 100,0 88 83 94,3 212 172 81,1 38 37 97,4 - - #DIV/0! 393 347 88,3
PURWODININGRATAN 2 2 100,0 3 3 100,0 24 24 100,0 29 29 100,0 11 10 90,9 - - #DIV/0! 69 68 98,6
NGORESAN 5 5 100,0 8 8 100,0 20 20 100,0 35 35 100,0 11 11 100,0 - - #DIV/0! 79 79 100,0
SIBELA 4 4 100,0 17 17 100,0 22 17 77,3 82 75 91,5 7 7 100,0 - - #DIV/0! 132 120 90,9
PUCANGSAWIT 3 3 100,0 13 13 100,0 22 22 100,0 66 33 50,0 9 9 100,0 - - #DIV/0! 113 80 70,8
5 BANJARSARI 17 17 100,0 43 43 100,0 136 115 84,6 209 153 73,2 160 137 85,6 - - #DIV/0! 565 465 82,3
NUSUKAN 3 3 100,0 11 11 100,0 24 24 100,0 35 30 85,7 4 4 100,0 - - #DIV/0! 77 72 93,5
MANAHAN 2 2 100,0 4 4 100,0 18 11 61,1 33 33 100,0 10 10 100,0 - - #DIV/0! 67 60 89,6
GILINGAN 3 3 100,0 4 4 100,0 24 17 70,8 33 33 100,0 136 113 83,1 - - #DIV/0! 200 170 85,0
BANYUANYAR 2 2 100,0 9 9 100,0 22 15 68,2 11 9 81,8 4 4 100,0 - - #DIV/0! 48 39 81,3
SETABELAN 4 4 100,0 - - #DIV/0! 24 24 100,0 35 34 97,1 4 4 100,0 - - #DIV/0! 67 66 98,5
GAMBIRSARI 3 3 100,0 15 15 100,0 24 24 100,0 62 14 22,6 2 2 100,0 - - #DIV/0! 106 58 54,7

JUMLAH (KAB/KOTA) 56 56 100,0 124 124 100,0 433 366 84,5 662 545 82,3 283 226 79,9 - - #DIV/0! 1.558 1.317 84,5
TAHUN 2012 56 56 100,0 124 124 100,0 433 366 84,5 662 545 82,3 283 226 79,9 - - #DIV/0! 1.558 1.317 84,5

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 69

KETERSEDIAAN OBAT MENURUT JENIS OBAT


KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

TINGKAT PERSENTASE
STOCK OBAT PEMAKAIAN RATA-
NO NAMA OBAT SATUAN KECUKUPAN TINGKAT
RATA/ BULAN
(BULAN) KECUKUPAN
1 2 3 4 5 6 7
1 Amoksisilin sirup kering 125 mg/ml Btl 60 ml 32.710,00 1.746,00 18,73 104,08
2 Amoksisilin kapsul 500 mg Ktk @ 120 kap 8.812,00 809,00 10,89 60,51
3 Antasida DOEN tablet Btl @ 1000 tab 504,30 46,00 10,96 60,91
4 Antalgin tablet 500 mg Btl @ 1000 tab 425,10 21,00 20,24 112,46
5 Deksametason inj 5 mg/ml – 2ml Ktk @ 100 ampul 0,46 0,10 4,60 25,56
6 Dekstrometorfan Sirup 10 mg/5ml Btl 60 ml 7.675,00 277,00 27,71 153,93
7 Dekstrometorfan Tab 15 mg Btl @ 1000 tab 113,80 4,60 24,74 137,44
8 Difenhidramin HCl inj 10 mg/ml-1ml Ktk @ 100 ampul 2,00 0,08 25,00 138,89
9 Gliserin Guaiakolat tab 100 mg Btl @ 1000 tab 756,00 63,00 12,00 66,67
10 Glukosa Larutan Infus 5 % steril Btl 500 ml 926,00 19,00 48,74 270,76
11 Ibuprofen tablet 200 mg Btl @ 100 tab 1.663,00 51,00 32,61 181,15
12 Kloramfenikol kapsul 250 mg Btl @ 250 Kapsul - - #DIV/0! #DIV/0!
13 Kotrimoksazol tablet 480 mg Btl @ 100 tab 2.060,00 96,00 21,46 119,21
14 Kotrimoksazol tablet 120 mg Btl @ 100 tab 37,00 1,00 37,00 205,56
15 Kotrimoksazol Sirup Btl 60 ml 7.639,00 1.031,00 7,41 41,16
16 Klorfeniramini Maleat tab 4 mg Tablet 1.176,00 65,00 18,09 100,51
17 Kloroquin tablet Tablet 6,00 -
18 Natrium Klorida Infus 0,9 % steril Btl 500 ml 3.689,00 35,00 105,40 585,56
19 Parasetamol Tablet 500 mg Btl @ 1000 tab 1.390,70 87 15,99 88,81
20 Ringer Laktat Infus steril Btl 500 ml 3.646,00 137,00 26,61 147,85
21 Vitamin B Kompleks Kapsul Btl @ 1000 Kapsul 68,00 9,00 7,56 41,98
22 Retinol 200.000 IU Btl @ 30 Kapsul 3.427,00 171,00 20,04 111,34
23 Tablet Tambah darah Ktk @ 30 Tablet 51.699,00 1.358,00 38,07 211,50
24 Multivitamin Sirup Botol 2.166,00 286,00 7,57 42,07
25 Garam Oralit Bungkus 119.000,00 3.358 35,44 196,88
26 OAT Kat 1 Pkt 3.364,00 71,00 47,38 263,22
27 OAT Kat 2 Pkt 87,00 2,00 43,50 241,67
28 OAT Kat 3 Pkt - -
29 OAT Kat Sisipan Pkt 116,00 -
30 OAT Kat Anak Pkt 815,00 4,00 203,75 1131,94
31 Pyrantel Pamoat 125 mg tablet Btl @ 1000 Tablet - - #DIV/0! #DIV/0!
32 Salep 2-4 Pot 2.616,00 181,00 14,45 80,29
33 Infus set dewasa Kantong 931,00 7,00 133,00 738,89
34 Infus set anak Kantong 673,00 5,00 134,60 747,78
Sumber: Instalasi Farmasi
TABEL 70

JUMLAH SARANA PELAYANAN KESEHATAN MENURUT KEPEMILIKAN


KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

PEMILIKAN/PENGELOLA
NO FASILITAS KESEHATAN
KEMENKES PEM.PROV PEM.KAB/KOTA TNI/POLRI BUMN SWASTA JUMLAH
1 2 3 4 5 6 7 8 9

1 RUMAH SAKIT UMUM 0 1 1 1 0 7 10


2 RUMAH SAKIT JIWA 0 1 0 0 0 1 2
3 RUMAH SAKIT BERSALIN 0 0 0 0 0 0 -
4 RUMAH SAKIT KHUSUS LAINNYA 1 0 0 0 0 1 2
5 PUSKESMAS PERAWATAN 4
6 PUSKESMAS NON PERAWATAN 13
7 PUSKESMAS KELILING 17
8 PUSKESMAS PEMBANTU 26
9 RUMAH BERSALIN 0 0 0 0 0 22 22
10 BALAI PENGOBATAN/KLINIK 30 30
11 PRAKTIK DOKTER BERSAMA -
12 PRAKTIK DOKTER PERORANGAN -
13 PRAKTK PENGOBATAN TRADISIONAL -
14 POSKESDES -
15 POSYANDU 602
16 APOTEK 149
17 TOKO OBAT 21
18 GFK 1
19 INDUSTRI OBAT TRADISIONAL 7
20 INDUSTRI KECIL OBAT TRADISIONAL -

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 71

SARANA PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEMAMPUAN LABKES DAN MEMILIKI 4 SPESIALIS DASAR
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

LABORATORIUM KESEHATAN 4 (EMPAT) SPESIALIS DASAR


NO SARANA KESEHATAN JUMLAH
JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7

1 RUMAH SAKIT UMUM 10 10 100,00 8 80,00

2 RUMAH SAKIT JIWA 2 2 100,00

3 RUMAH SAKIT KHUSUS 2 2 100,00

4 PUSKESMAS 17 17 100,00

JUMLAH (KAB/KOTA) 31 31 100,00

Sumber : Bidang Upaya Kesehatan


TABEL 72

JUMLAH POSYANDU MENURUT STRATA, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

POSYANDU POSYANDU
NO KECAMATAN PUSKESMAS PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI JUMLAH AKTIF
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

1 LAWEYAN 0 0,00 0 0,00 5 4,59 104 95,41 109 100 109 100,00
PAJANG 0 0,00 0 0,00 3 6,98 40 93,02 43 100 43 100,00
PENUMPING 0 0,00 0 0,00 1 3,57 27 96,43 28 100 28 100,00
PURWOSARI 0 0,00 0 0,00 1 2,63 37 97,37 38 100 38 100,00
2 SERENGAN 0 0,00 0 0,00 0 0,00 63 100,00 63 100 63 100,00
JAYENGAN 0 0,00 0 0,00 0 0,00 33 100,00 33 100 33 100,00
KRATONAN 0 0,00 0 0,00 0 0,00 30 100,00 30 100 30 100,00
3 PASARKLIWON 0 0,00 0 0,00 17 17,00 83 83,00 100 100 100 100,00
GAJAHAN 0 0,00 0 0,00 17 34,69 32 65,31 49 100 49 100,00
SANGKRAH 0 0,00 0 0,00 0 0,00 51 100,00 51 100 51 100,00
4 JEBRES 0 0,00 14 28,57 22 44,90 122 248,98 158 100 144 91,14
PURWODININGRATAN 0 0,00 0 0,00 3 6,12 35 92,11 38 100 38 100,00
NGORESAN 0 0,00 0 0,00 0 0,00 37 100,00 37 100 37 100,00
SIBELA 0 0,00 0 0,00 5 10,20 38 88,37 43 100 43 100,00
PUCANGSAWIT 0 0,00 14 28,57 14 28,57 12 30,00 40 100 26 65,00
5 BANJARSARI 0 0,00 1 2,04 23 46,94 148 302,04 172 100 171 99,42
NUSUKAN 0 0,00 0 0,00 0 0,00 28 100,00 28 100 28 100,00
MANAHAN 0 0,00 0 0,00 6 12,24 15 71,43 21 100 21 100,00
GILINGAN 0 0,00 0 0,00 9 18,37 23 71,88 32 100 32 100,00
BANYUANYAR 0 0,00 0 0,00 1 2,04 28 96,55 29 100 29 100,00
SETABELAN 0 0,00 0 0,00 0 0,00 21 100,00 21 100 21 100,00
GAMBIRSARI 0 0,00 1 2,04 7 14,29 33 80,49 41 100 40 97,56

JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0,00 15 2,49 67 11,13 520 86,38 602 100 587 97,51
RASIO POSYANDU PER 100 BALITA 1,62
TAHUN 2012 0 0,00 10 1,66 72 11,96 520 86,38 602 100 592 98,34
RASIO POSYANDU PER 100 BALITA TH 2012 1,62

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 73

UPAYA KESEHATAN BERSUMBERDAYA MASYARAKAT (UKBM) MENURUT KECAMATAN


KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

JUMLAH
NO KECAMATAN PUSKESMAS DESA/ DESA SIAGA DESA SIAGA AKTIF
POSKESDES POSYANDU
KELURAHAN JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9

1 LAWEYAN 11 11 100 11 100 - 109


PAJANG 4 4 100 4 100 - 43
PENUMPING 4 4 100 4 100 - 28
PURWOSARI 3 3 100 3 100 - 38
2 SERENGAN 7 7 100 7 100 - 63
JAYENGAN 4 4 100 4 100 - 33
KRATONAN 3 3 100 3 100 - 30
3 PASARKLIWON 9 9 100 9 100 - 100
GAJAHAN 6 6 100 6 100 - 49
SANGKRAH 3 3 100 3 100 - 51
4 JEBRES 11 11 100 11 100 - 158
PURWODININGRATAN 6 6 100 6 100 - 38
NGORESAN 1 1 100 1 100 - 37
SIBELA 1 1 100 1 100 - 43
PUCANGSAWIT 3 3 100 3 100 - 40
5 BANJARSARI 13 13 100 13 100 - 172
NUSUKAN 1 1 100 1 100 - 28
MANAHAN 2 2 100 2 100 - 21
GILINGAN 3 3 100 3 100 - 32
BANYUANYAR 2 2 100 2 100 - 29
SETABELAN 4 4 100 4 100 - 21
GAMBIRSARI 1 1 100 1 100 - 41

JUMLAH (KAB/KOTA) 51 51 100 51 100 - 602


TAHUN 2012 51 51 100 51 100 - 600

Sumber: Laporan Puskesmas


TABEL 74

JUMLAH TENAGA MEDIS DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN/KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

DOKTER
NO UNIT KERJA DR SPESIALIS a DOKTER UMUM TOTAL DOKTER GIGI TOTAL
SPESIALIS GIGI
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
1 Puskesmas Pajang - - - 1 3 4 1 3 4 - 2 2 - - - - 2 2
2 Puskesmas Penumping - - - 2 2 4 2 2 4 1 - 1 - - - 1 - 1
3 Puskesmas Purwosari - - - 1 1 2 1 1 2 - 2 2 - - - - 2 2
4 Puskesmas Jayengan - - - 1 1 2 1 1 2 - 1 1 - - - - 1 1
5 Puskesmas Kratonan - - - 1 1 2 1 1 2 - 1 1 - - - - 1 1
6 Puskesmas Gajahan - - - 1 2 3 1 2 3 - 2 2 - - - - 2 2
7 Puskesmas Sangkrah - - - 1 1 2 1 1 2 - 1 1 - - - - 1 1
8 Puskesmas Purwodiningratan - - - - 1 1 - 1 1 - 2 2 - - - - 2 2
9 Puskesmas Ngoresan - - - - 3 3 - 3 3 - 1 1 - - - - 1 1
10 Puskesmas Sibela - - - 2 2 4 2 2 4 1 - 1 - - - 1 - 1
11 Puskesmas Pucangsawit - - - - 1 1 - 1 1 1 1 2 - - - 1 1 2
12 Puskesmas Nusukan - - - - 2 2 - 2 2 1 1 2 - - - 1 1 2
13 Puskesmas Manahan - - - 2 - 2 2 - 2 - 1 1 - - - - 1 1
14 Puskesmas Gilingan - - - - 2 2 - 2 2 - 1 1 - - - - 1 1
15 Puskesmas Banyuanyar - - - 1 2 3 1 2 3 - 2 2 - - - - 2 2
16 Puskesmas Setabelan - - - - 1 1 - 1 1 - 1 1 - - - - 1 1
17 Puskesmas Gambirsari - - - 2 - 2 2 - 2 - 2 2 - - - - 2 2
- - - -
SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) - - - 15 25 40 15 25 40 4 21 25 - - - 4 21 25
1 RSU Dr. Moewardi 58 30 88 6 11 17 64 41 105 2 2 4 2 3 5 4 5 9
2 RS Slamet Riyadi 9 5 14 5 6 11 14 11 25 1 1 2 - - - 1 1 2
3 RS Dr. Oen Surakarta 14 6 20 14 6 20 28 12 40 1 1 2 - - - 1 1 2
4 RS Brayat Minulyo 1 1 2 4 2 6 5 3 8 - 1 1 - - - - 1 1
5 RS Panti Waluyo 11 - 11 6 12 18 17 12 29 - 3 3 - - - - 3 3
6 RS Kasih Ibu 20 4 24 12 11 23 32 15 47 - 4 4 - - - - 4 4
7 RS PKU Muh. Surakarta 53 17 70 10 10 20 63 27 90 - 3 3 - 4 4 - 7 7
8 RSI Kustati 30 9 39 9 8 17 39 17 56 1 - 1 1 - 1 2 - 2
9 RS Tri Harsi 2 3 5 2 1 3 4 4 8 - - - - - - - - -
10 RSUD Surakarta 1 4 5 3 5 8 4 9 13 - 3 3 - - - - 3 3
11 RSJD Surakarta 2 4 6 4 5 9 6 9 15 1 1 2 - - - 1 1 2
12 RSJ Puri Waluyo - - - - - - - - - - - - - - - - - -
13 RS Mata Solo 2 4 6 1 - 1 3 4 7 - - - - - -

SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) 203 87 290 76 77 153 279 164 443 6 19 25 3 7 10 9 26 35
SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN 9 16 25 3 10 13 12 26 38 5 17 46 2 1 15 14 47 61
KLINIK DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT - - - - - - - - - - - - - - - - - -
KLINIK DI DINAS KESEHATAN KAB/KOTA - - - - - - - - - - - - - - - - - -
JUMLAH (KAB/KOTA) 212 103 315 94 112 206 306 215 521 15 57 96 5 8 25 27 94 121
RASIO TERHADAP 100.000 PENDUDUK 62,03 40,566 102,6 18,905 4,9231 23,828

Sumber: Profil SDMK Tahun 2013 Kota Surakarta


Keterangan : a termasuk S3
TABEL 75

JUMLAH TENAGA KEPERAWATAN DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN/KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

a
PERAWAT PERAWAT GIGI
NO UNIT KERJA BIDAN
L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1 Puskesmas Pajang 9 3 7 10 - 1 1
2 Puskesmas Penumping 4 - 4 4 - 1 1
3 Puskesmas Purwosari 4 - 5 5 - 1 1
4 Puskesmas Jayengan 5 1 4 5 - 1 1
5 Puskesmas Kratonan 5 - 6 6 - - -
6 Puskesmas Gajahan 12 - 11 11 - 1 1
7 Puskesmas Sangkrah 5 1 2 3 - 1 1
8 Puskesmas Purwodiningratan 5 2 2 4 - 1 1
9 Puskesmas Ngoresan 5 1 3 4 - 1 1
10 Puskesmas Sibela 8 5 5 10 - 1 1
11 Puskesmas Pucangsawit 5 4 1 5 - 1 1
12 Puskesmas Nusukan 4 1 3 4 - 1 1
13 Puskesmas Manahan 3 2 2 4 - 1 1
14 Puskesmas Gilingan 4 1 5 6 - 1 1
15 Puskesmas Banyuanyar 10 2 8 10 - 1 1
16 Puskesmas Setabelan 3 1 4 5 - 1 1
17 Puskesmas Gambirsari 4 1 3 4 - 1 1

SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) 95 25 75 100 - 16 16


1 RSU Dr. Moewardi 30 184 311 495 - 6 6
2 RS Slamet Riyadi 14 32 32 64 1 1 2
3 RS Dr. Oen Surakarta 17 51 258 309 - 3 3
4 RS Brayat Minulyo 10 17 96 113 - - -
5 RS Panti Waluyo 17 30 125 155 - 2 2
6 RS Kasih Ibu 23 20 178 198 - - -
7 RS PKU Muh. Surakarta 27 89 204 293 - - -
8 RSI Kustati 16 86 178 264 - - -
9 RS Tri Harsi 3 4 4 8 - - -
10 RSUD Surakarta 15 11 7 18 1 - 1
11 RSJD Surakarta - 100 94 194 - 3 3
12 RSJ Puri Waluyo - - - - - - -
13 RS Mata Solo - 1 12 13 - - -

SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) 172 625 1.499 2.124 2 15 17


SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN 34 20 65 85 - 3 3
KLINIK DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT - - - - - - -
KLINIK DI DINAS KESEHATAN KAB/KOTA - - - - - - -
JUMLAH (KAB/KOTA) 301 670 1.639 2.309 2 34 36
RASIO TERHADAP 100.000 PENDUDUK 59,27 454,69 7,09

Sumber: Profil SDMK Tahun 2013 Kota Surakarta


a
Keterangan : termasuk perawat anastesi dan perawat spesialis
TABEL 76
JUMLAH TENAGA KEFARMASIAN DAN GIZI DI SARANA KESEHATAN
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

TENAGA KEFARMASIAN TENAGA GIZI


APOTEKER DAN D-III FARMASI DAN a
NO UNIT KERJA JUMLAH D-IV/SARJANA GIZI DI DAN D-III GIZI JUMLAH
SARJANA FARMASI a ASS APOTEKER
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

1 Puskesmas Pajang 0 1 1 0 4 4 0 5 5 0 0 0 0 1 1 0 1 1
2 Puskesmas Penumping 0 0 0 1 2 3 1 2 3 0 0 0 0 1 1 0 1 1
3 Puskesmas Purwosari 0 0 0 1 2 3 1 2 3 0 0 0 1 0 1 1 0 1
4 Puskesmas Jayengan 0 0 0 0 3 3 0 3 3 0 0 0 0 1 1 0 1 1
5 Puskesmas Kratonan 0 0 0 0 4 4 0 4 4 0 0 0 0 1 1 0 1 1
6 Puskesmas Gajahan 0 0 0 0 3 3 0 3 3 0 0 0 1 0 1 1 0 1
7 Puskesmas Sangkrah 0 0 0 0 3 3 0 3 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0
8 Puskesmas Purwodiningratan 0 0 0 0 2 2 0 2 2 0 0 0 0 1 1 0 1 1
9 Puskesmas Ngoresan 0 0 0 0 2 2 0 2 2 0 0 0 0 1 1 0 1 1
10 Puskesmas Sibela 0 1 1 0 5 5 0 6 6 0 0 0 0 2 2 0 2 2
11 Puskesamas Pucangsawit 0 0 0 0 3 3 0 3 3 0 0 0 0 1 1 0 1 1
12 Puskesamas Nusukan 1 0 1 0 3 3 1 3 4 0 0 0 1 0 1 1 0 1
13 Puskesmas Manahan 0 0 0 0 2 2 0 2 2 0 0 0 1 0 1 1 0 1
14 Puskesmas Gilingan 0 0 0 1 1 2 1 1 2 0 0 0 0 1 1 0 1 1
15 Puskesmas Banyuanyar 0 1 1 1 1 2 1 2 3 0 0 0 0 2 2 0 2 2
16 Puskesmas Setabelan 0 0 0 0 3 3 0 3 3 1 0 1 0 0 0 1 0 1
17 Puskesmas Gambirsari 0 0 0 0 3 3 0 3 3 0 0 0 0 1 1 0 1 1

SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) 1 3 4 4 46 50 5 49 54 1 0 1 4 13 17 5 13 18

1 RSU Dr. Moewardi 4 9 13 6 40 46 10 49 59 1 3 4 3 9 12 4 12 16


2 RS Slamet Riyadi - 1 1 2 2 4 2 3 5 0 0 0 0 1 1 0 1 1
3 RS Dr. Oen Surakarta - 3 3 0 23 23 - 26 26 0 0 0 0 3 3 0 3 3
4 RS Brayat Minulyo - 1 1 1 10 11 1 11 12 0 0 0 0 1 1 0 1 1
5 RS Panti Waluyo - 2 2 0 16 16 - 18 18 0 1 1 0 3 3 0 4 4
6 RS Kasih Ibu - 1 1 1 32 33 1 33 34 0 2 2 3 19 22 3 21 24
7 RS PKU Muh. Surakarta - 2 2 1 16 17 1 18 19 0 0 0 0 3 3 0 3 3
8 RSI Kustati - - 0 3 1 4 3 1 4 0 1 1 0 1 1 0 2 2
9 RS Tri Harsi - 1 1 0 4 4 - 5 5 0 0 0 0 0 0 0 0 0
10 RSUD Surakarta - 1 1 1 6 7 1 7 8 0 1 1 0 1 1 0 2 2
11 RSJD Surakarta 2 1 3 1 11 12 3 12 15 1 0 1 3 5 8 4 5 9
12 RSJ Puri Waluyo - 1 1 0 4 4 - 5 5 0 0 0 0 0 0 0 0 0

SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) 6 23 29 16 165 181 22 188 210 2 8 10 9 46 55 11 54 65


SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN 0 0 0 0 0 0
RASIO TERHADAP 100.000 PDDK 10,93 90,86 51,99 6,48 25,69 16,34
INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT 15 27 42 1 3 4 16 30 46 0 0 0 0 0 0 0
DINAS KESEHATAN KAB/KOTA 1 2 3 0 0 0 0 1 0 1 1 1 2 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 23 55 78 21 214 235 43 267 310 4 8 12 14 60 74 16 67 83

Keterangan : a termasuk S2 dan S3


TABEL 77

JUMLAH TENAGA KEFARMASIAN FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN/KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

TENAGA KEFARMASIAN
TENAGA TEKNIS
NO UNIT KERJA a APOTEKER TOTAL
KEFARMASIAN
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 12 13 14
1 Puskesmas Pajang - 4 4 - 1 1 - 5 5
2 Puskesmas Penumping - 2 2 - - - - 2 2
3 Puskesmas Purwosari 1 2 3 - - - 1 2 3
4 Puskesmas Jayengan - 3 3 - - - - 3 3
5 Puskesmas Kratonan - 4 4 - - - - 4 4
6 Puskesmas Gajahan - 3 3 - - - - 3 3
7 Puskesmas Sangkrah - 4 4 - - - - 4 4
8 Puskesmas Purwodiningratan - 2 2 - - - - 2 2
9 Puskesmas Ngoresan - 3 3 - - - - 3 3
10 Puskesmas Sibela - 4 4 - 1 1 - 5 5
11 Puskesmas Pucangsawit 1 2 3 - - - 1 2 3
12 Puskesmas Nusukan - 3 3 1 - 1 1 3 4
13 Puskesmas Manahan - 2 2 - - - - 2 2
14 Puskesmas Gilingan 1 1 2 - - - 1 1 2
15 Puskesmas Banyuanyar 1 2 3 - 1 1 1 3 4
16 Puskesmas Setabelan - 2 2 - - - - 2 2
17 Puskesmas Gambirsari - 3 3 - - - - 3 3

SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) 4 46 50 1 3 4 5 49 54


1 RSU Dr. Moewardi 7 36 43 3 10 13 10 46 56
2 RS Slamet Riyadi 1 3 4 - 1 1 1 4 5
3 RS Dr. Oen Surakarta - 27 27 - 4 4 - 31 31
4 RS Brayat Minulyo - 13 13 - 1 1 - 14 14
5 RS Panti Waluyo - 16 16 - 2 2 - 18 18
6 RS Kasih Ibu 1 32 33 - 1 1 1 33 34
7 RS PKU Muh. Surakarta 1 34 35 1 3 4 2 37 39
8 RSI Kustati 6 10 16 1 2 3 7 12 19
9 RS Tri Harsi - 1 1 - 1 1 - 2 2
10 RSUD Surakarta 3 4 7 - 1 1 3 5 8
11 RSJD Surakarta 1 9 10 - - - 1 9 10
12 RSJ Puri Waluyo - - - - - - - - -
13 RS Mata Solo 2 1 3 - 1 1 2 2 4

SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) 22 186 208 5 27 32 27 213 240


SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN 29 199 228 41 230 271 70 429 499
KLINIK DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT - - - - - - - - -
KLINIK DI DINAS KESEHATAN KAB/KOTA - - - - - - - - -
JUMLAH (KAB/KOTA) 55 431 486 47 260 307 102 691 793
RASIO TERHADAP 100.000 PENDUDUK 156

Sumber: Profil SDMK Tahun 2013 Kota Surakarta


a
Keterangan : termasuk analis farmasi, asisten apoteker, sarjana farmasi
TABEL 78

JUMLAH TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DAN KESEHATAN LINGKUNGAN DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN/KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

KESEHATAN MASYARAKAT KESEHATAN LINGKUNGAN


NO UNIT KERJA
L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8
1 Puskesmas Pajang - - - - 1 1
2 Puskesmas Penumping - - - 1 - 1
3 Puskesmas Purwosari - - - - 1 1
4 Puskesmas Jayengan - - - - 1 1
5 Puskesmas Kratonan - 1 1 1 - 1
6 Puskesmas Gajahan - - - 1 - 1
7 Puskesmas Sangkrah - 1 1 - 1 1
8 Puskesmas Purwodiningratan - - - 1 - 1
9 Puskesmas Ngoresan - 2 2 1 - 1
10 Puskesmas Sibela - 1 1 1 - 1
11 Puskesmas Pucangsawit 1 - 1 - 1 1
12 Puskesmas Nusukan - 1 1 1 - 1
13 Puskesmas Manahan - - - - 1 1
14 Puskesmas Gilingan - 2 2 - - -
15 Puskesmas Banyuanyar - 2 2 - - -
16 Puskesmas Setabelan - - - - 1 1
17 Puskesmas Gambirsari - 1 1 - 1 1

SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) 1 11 12 7 8 15


1 RSU Dr. Moewardi - - - 2 8 10
2 RS Slamet Riyadi - 1 1 - - -
3 RS Dr. Oen Surakarta - - - - - -
4 RS Brayat Minulyo 1 1 2 - - -
5 RS Panti Waluyo - - - - - -
6 RS Kasih Ibu - - - 1 - 1
7 RS PKU Muh. Surakarta - 1 1 2 - 2
8 RSI Kustati - - - - - -
9 RS Tri Harsi - - - - - -
10 RSUD Surakarta - - - - 2 2
11 RSJD Surakarta - 2 2 1 1 2
12 RSJ Puri Waluyo - - - - - -
13 RS Mata Solo - - - - - -

SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) 1 5 6 6 11 17


SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN 1 4 5 - 3 3
KLINIK DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT - - - - - -
KLINIK DI DINAS KESEHATAN KAB/KOTA - - - - - -
JUMLAH (KAB/KOTA) 3 20 23 13 22 35
RASIO TERHADAP 100.000 PENDUDUK 5 7

Sumber: Profil SDMK Tahun 2013 Kota Surakarta


TABEL 79

JUMLAH TENAGA GIZI DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN/KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

NUTRISIONIS DIETISIEN TOTAL


NO UNIT KERJA
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 Puskesmas Pajang - 1 1 - - - - 1 1
2 Puskesmas Penumping - 1 1 - - - - 1 1
3 Puskesmas Purwosari 1 - 1 - - - 1 - 1
4 Puskesmas Jayengan - 1 1 - - - - 1 1
5 Puskesmas Kratonan - 1 1 - - - - 1 1
6 Puskesmas Gajahan 1 - 1 - - - 1 - 1
7 Puskesmas Sangkrah - 1 1 - - - - 1 1
8 Puskesmas Purwodiningratan - 1 1 - - - - 1 1
9 Puskesmas Ngoresan - 1 1 - - - - 1 1
10 Puskesmas Sibela - 2 2 - - - - 2 2
11 Puskesmas Pucangsawit - 1 1 - - - - 1 1
12 Puskesmas Nusukan 1 - 1 - - - 1 - 1
13 Puskesmas Manahan 1 - 1 - - - 1 - 1
14 Puskesmas Gilingan - 1 1 - - - - 1 1
15 Puskesmas Banyuanyar - 2 2 - - - - 2 2
16 Puskesmas Setabelan 1 - 1 - - - 1 - 1
17 Puskesmas Gambirsari - 1 1 - - - - 1 1

SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) 5 14 19 - - - 5 14 19


1 RSU Dr. Moewardi 4 11 15 - - - 4 11 15
2 RS Slamet Riyadi - 1 1 - - - - 1 1
3 RS Dr. Oen Surakarta - - - - - - - - -
4 RS Brayat Minulyo - 3 3 - - - - 3 3
5 RS Panti Waluyo - - - 1 4 5 1 4 5
6 RS Kasih Ibu 5 19 24 - - - 5 19 24
7 RS PKU Muh. Surakarta - 4 4 - - - - 4 4
8 RSI Kustati - 1 1 - - - - 1 1
9 RS Tri Harsi - 1 1 - - - - 1 1
10 RSUD Surakarta - 2 2 - - - - 2 2
11 RSJD Surakarta 4 5 9 - - - 4 5 9
12 RSJ Puri Waluyo - - - - - - - - -
13 RS Mata Solo - - - - - - - - -

SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) 13 47 60 1 4 5 14 51 65


SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN - 3 3 - - - - - -
KLINIK DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT - - - - - - - - -
KLINIK DI DINAS KESEHATAN KAB/KOTA - - - - - - - - -
JUMLAH (KAB/KOTA) 18 64 82 1 4 5 19 65 84
RASIO TERHADAP 100.000 PENDUDUK 16 1 17

Sumber: Profil SDMK Tahun 2013 Kota Surakarta


TABEL 80

JUMLAH TENAGA TEKNISI MEDIS DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN/KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

TENAGA TEKNISI MEDIS


NO UNIT KERJA TOTAL
FISIOTERAPI TERAPI OKUPASI TERAPI WICARA AKUPUNKTUR
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 Puskesmas Pajang - 1 1 - - - - - - - - - - 1 1
2 Puskesmas Penumping - - - - - - - - - - - - - - -
3 Puskesmas Purwosari - - - - - - - - - - - - - - -
4 Puskesmas Jayengan - - - - - - - - - - - - - - -
5 Puskesmas Kratonan - - - - - - - - - - - - - - -
6 Puskesmas Gajahan - - - - - - - - - - - - - - -
7 Puskesmas Sangkrah - - - - - - - - - - - - - - -
8 Puskesmas Purwodiningratan - - - - - - - - - - - - - - -
9 Puskesmas Ngoresan - - - - - - - - - - - - - - -
10 Puskesmas Sibela - - - - - - - - - - - - - - -
11 Puskesmas Pucangsawit - - - - - - - - - - - - - - -
12 Puskesmas Nusukan - - - - - - - - - - - - - - -
13 Puskesmas Manahan - - - - - - - - - - - - - - -
14 Puskesmas Gilingan - - - - - - - - - - - - - - -
15 Puskesmas Banyuanyar - - - - - - - - - - - - - - -
16 Puskesmas Setabelan - - - - - - - - - - - - - - -
17 Puskesmas Gambirsari - - - - - - - - - - - - - - -

SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) - 1 1 - - - - - - - - - - 1 1


1 RSU Dr. Moewardi 9 12 21 1 3 4 - 1 1 - - - 10 16 26
2 RS Slamet Riyadi - 1 1 - - - - - - - - - - 1 1
3 RS Dr. Oen Surakarta 3 6 9 1 1 2 - - - - - - 4 7 11
4 RS Brayat Minulyo - 2 2 - - - - - - - - - - 2 2
5 RS Panti Waluyo 1 3 4 - 1 1 - - - - - - 1 4 5
6 RS Kasih Ibu 3 2 5 - 1 1 - 1 1 - - - 3 4 7
7 RS PKU Muh. Surakarta 1 3 4 - 1 1 - 1 1 - - - 1 5 6
8 RSI Kustati 2 - 2 - - - - - - - - - 2 - 2
9 RS Tri Harsi - - - - - - - - - - - - - - -
10 RSUD Surakarta - - - - - - - - - - - - - - -
11 RSJD Surakarta - 2 2 1 1 2 - - - - - - 1 3 4
12 RSJ Puri Waluyo - - - - - - - - - - - - - - -
13 RS Mata Solo - - - - - - - - - - - - - - -

SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) 19 31 50 3 8 11 - 3 3 - - - 22 42 64


SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN - 5 5 1 - 1 - 2 2 - - - 1 7 8
KLINIK DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT - - - - - - - - - - - - - - -
KLINIK DI DINAS KESEHATAN KAB/KOTA - - - - - - - - - - - - - - -
JUMLAH (KAB/KOTA) 19 37 56 4 8 12 - 5 5 - - - 23 50 73
RASIO TERHADAP 100.000 PENDUDUK 11 2 1 - 14

Sumber: Profil SDMK Tahun 2013 Kota Surakarta


TABEL 81

JUMLAH TENAGA TEKNISI MEDIS DAN FISIOTERAPIS DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN/KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

TENAGA TEKNISI MEDIS


NO UNIT KERJA REKAM MEDIS DAN
TEKNISI ANALISIS REFRAKSIONIS ORTETIK TEKNISI TRANSFUSI TEKNISI
RADIOGRAFER RADIOTERAPIS TEKNISI GIGI INFORMASI JUMLAH
ELEKTROMEDIS KESEHATAN OPTISIEN PROSTETIK DARAH KARDIOVASKULER
KESEHATAN
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35
1 Puskesmas Pajang - - - - - - - - - - - - - 1 1 - - - - - - - - - - - - - - - - 1 1
2 Puskesmas Penumping - - - - - - - - - - - - 1 - 1 - - - - - - - - - - - - - - - 1 - 1
3 Puskesmas Purwosari - - - - - - - - - - - - - 1 1 - - - - - - - - - - - - - - - - 1 1
4 Puskesmas Jayengan - - - - - - - - - - - - 1 - 1 - - - - - - - - - - - - - - - 1 - 1
5 Puskesmas Kratonan - - - - - - - - - - - - 1 - 1 - - - - - - - - - - - - - - - 1 - 1
6 Puskesmas Gajahan - - - - - - - - - - - - - 1 1 - - - - - - - 1 1 - - - - - - - 2 2
7 Puskesmas Sangkrah - - - - - - - - - - - - - 2 2 - - - - - - - - - - - - - - - - 2 2
8 Puskesmas Purwodiningratan - - - - - - - - - - - - - 1 1 - - - - - - - - - - - - - - - - 1 1
9 Puskesmas Ngoresan - - - - - - - - - - - - - 1 1 - - - - - - - - - - - - - - - - 1 1
10 Puskesmas Sibela - - - - - - - - - - - - - 1 1 - - - - - - - 1 1 - - - - - - - 2 2
11 Puskesmas Pucangsawit - - - - - - - - - - - - - 1 1 - - - - - - - - - - - - - - - - 1 1
12 Puskesmas Nusukan - - - - - - - - - - - - - 1 1 - - - - - - - - - - - - - - - - 1 1
13 Puskesmas Manahan - - - - - - - - - - - - - 1 1 - - - - - - - - - - - - - - - - 1 1
14 Puskesmas Gilingan - - - - - - - - - - - - - 1 1 - - - - - - - - - - - - - - - - 1 1
15 Puskesmas Banyuanyar - - - - - - - - - - - - - 1 1 - - - - - - - - - - - - - - - - 1 1
16 Puskesmas Setabelan - - - - - - - - - - - - - 1 1 - - - - - - - - - - - - - - - - 1 1
17 Puskesmas Gambirsari - - - - - - - - - - - - 1 - 1 - - - - - - 1 - 1 - - - - - - 2 - 2

SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) - - - - - - - - - - - - 4 14 18 - - - - - - 1 2 3 - - - - - - 5 16 21


1 RSU Dr. Moewardi 9 11 20 - - - 5 2 7 2 - 2 10 26 36 1 1 2 - - - - - - - - - - - - 27 40 67
2 RS Slamet Riyadi 2 - 2 - - - - - - - - 3 3 - 3 - - - - - - - 3 3 - - - - - - 5 3 8
3 RS Dr. Oen Surakarta 6 2 8 - - - - - - - - - 1 12 13 - - - - - - - 6 6 - - - - - - 7 20 27
4 RS Brayat Minulyo - 3 3 - - - - 1 1 - - - 3 9 12 - - - - - - 3 6 9 - - - - - - 6 19 25
5 RS Panti Waluyo 2 2 4 - - - - - - - - - 4 8 12 - - - - - - 2 4 6 - - - - - - 8 14 22
6 RS Kasih Ibu 4 2 6 - - - - 1 1 - - - 2 19 21 - - - - - - 3 7 10 - - - - - - 9 29 38
7 RS PKU Muh. Surakarta 4 4 8 - - - - 1 1 - - - 3 11 14 - - - - - - 2 7 9 - - - - - - 9 23 32
8 RSI Kustati 6 3 9 - - - - - - - - - 5 8 13 - - - - - - - 5 5 - - - - - - 11 16 27
9 RS Tri Harsi - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
10 RSUD Surakarta - - - - - - - - - - - - - 4 4 - - - - - - - - - - - - - - - - 4 4
11 RSJD Surakarta 1 2 3 - - - - 1 1 - - - 3 4 7 - - - - - - 1 7 8 - - - - - - 5 14 19
12 RSJ Puri Waluyo - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
13 RS Mata Solo - - - - - - - - - - - - - - - - 1 1 - - - - 2 2 - - - - - - - 3 3

SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) 34 29 63 - - - 5 6 11 2 - 5 34 101 135 1 2 3 - - - 11 47 58 - - - - - - 87 185 272


SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN 3 5 8 - - - - - - - - - 5 23 28 - - - - - - - - - - - - - - - 8 28 36
KLINIK DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
KLINIK DI DINAS KESEHATAN KAB/KOTA - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
JUMLAH (KAB/KOTA) 37 34 71 - - - 5 6 11 2 - 5 43 138 181 1 2 3 - - - 12 49 61 - - - - - - 100 229 329
RASIO TERHADAP 100.000 PENDUDUK 65

Sumber: Profil SDMK Tahun 2013 Kota Surakarta


Keterangan:
*yang memiliki klinik/pelayanan kesehatan
TABEL 82

JUMLAH TENAGA KESEHATAN LAIN DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN/KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

TENAGA KESEHATAN LAINNYA


PENGELOLA PROGRAM TOTAL
NO UNIT KERJA TENAGA KESEHATAN LAINNYA
KESEHATAN
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 Puskesmas Pajang - - - - - - - - -
2 Puskesmas Penumping - - - - - - - - -
3 Puskesmas Purwosari - - - - - - - - -
4 Puskesmas Jayengan - - - - - - - - -
5 Puskesmas Kratonan - - - - - - - - -
6 Puskesmas Gajahan - - - - - - - - -
7 Puskesmas Sangkrah - - - - - - - - -
8 Puskesmas Purwodiningratan - - - - - - - - -
9 Puskesmas Ngoresan - - - - - - - - -
10 Puskesmas Sibela - - - - - - - - -
11 Puskesmas Pucangsawit - - - - - - - - -
12 Puskesmas Nusukan - - - - - - - - -
13 Puskesmas Manahan - - - - - - - - -
14 Puskesmas Gilingan - - - - - - - - -
15 Puskesmas Banyuanyar - - - - - - - - -
16 Puskesmas Setabelan - - - - - - - - -
17 Puskesmas Gambirsari - - - - - - - - -

SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) - - - - - - - - -


1 RSU Dr. Moewardi - - - - -
2 RS Slamet Riyadi - - - 21 9 30 21 9 30
3 RS Dr. Oen Surakarta - - - - 30 30 - 30 30
4 RS Brayat Minulyo - - - - - - - - -
5 RS Panti Waluyo - - - - - - - - -
6 RS Kasih Ibu - - - 11 23 34 11 23 34
7 RS PKU Muh. Surakarta - - - - - - - - -
8 RSI Kustati - - - 98 99 197 98 99 197
9 RS Tri Harsi - - - 1 - 1 1 - 1
10 RSUD Surakarta - - - - - - - - -
11 RSJD Surakarta - - - 49 39 88 49 39 88
12 RSJ Puri Waluyo - - - - - - - - -
13 RS Mata Solo - - - - 2 2 - 2 2

SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) - - - 180 202 382 180 202 382
SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN - - - - - - - - -
INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT - - - - - - - - -
DINAS KESEHATAN KAB/KOTA - - - - - - - - -
JUMLAH (KAB/KOTA) - - - 180 202 382 180 202 382

Sumber: Profil SDMK Tahun 2013 Kota Surakarta


TABEL 83

JUMLAH TENAGA NON KESEHATAN DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN/KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

TENAGA NON KESEHATAN


PEJABAT STAF PENUNJANG STAF PENUNJANG STAF PENUNJANG TENAGA TOTAL
NO UNIT KERJA TENAGA PENDIDIK JURU
STRUKTURAL ADMINISTRASI TEKNOLOGI PERENCANAAN KEPENDIDIKAN
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26
1 Puskesmas Pajang - 2 2 - - - - - - 9 3 12 - - - - - - - - - 9 5 14
2 Puskesmas Penumping 2 2 - - - - - - 2 5 7 - - - - - - - - - 4 5 9
3 Puskesmas Purwosari 1 1 2 - - - - - - 2 2 4 - - - - - - - - - 3 3 6
4 Puskesmas Jayengan - 1 1 - - - - - - 4 4 8 - - - - - - - - - 4 5 9
5 Puskesmas Kratonan - 1 1 - - - - - - 1 6 7 - - - - - - - - - 1 7 8
6 Puskesmas Gajahan - 2 2 - - - - - - 3 4 7 - - - - - - - - - 3 6 9
7 Puskesmas Sangkrah 1 1 2 - - - - - - 3 5 8 - - - - - - - - - 4 6 10
8 Puskesmas Purwodiningratan - 2 2 - - - - - - 3 3 6 - - - - - - - - - 3 5 8
9 Puskesmas Ngoresan 1 1 2 - - - - - - 1 2 3 - - - - - - - - - 2 3 5
10 Puskesmas Sibela - 2 2 - - - - - - 3 2 5 - - - - - - - - - 3 4 7
11 Puskesmas Pucangsawit 1 1 2 - - - - - - 3 - 3 - - - - - - - - - 4 1 5
12 Puskesmas Nusukan 2 - 2 - - - - - - 3 4 7 - - - - - - - - - 5 4 9
13 Puskesmas Manahan 2 - 2 - - - - - - 1 3 4 - - - - - - - - - 3 3 6
14 Puskesmas Gilingan 1 1 2 - - - - - - 2 5 7 - - - - - - - - - 3 6 9
15 Puskesmas Banyuanyar - 2 2 - - - - - - 2 4 6 - - - - - - - - - 2 6 8
16 Puskesmas Setabelan 1 1 2 - - - - - - 3 2 5 - - - - - - - - - 4 3 7
17 Puskesmas Gambirsari - 2 2 - - - - - - 2 3 5 - - - - - - - - - 2 5 7

SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) 12 20 32 - - - - - - 47 57 104 - - - - - - - - - 59 77 136


1 RSU Dr. Moewardi 13 4 17 36 36 72 1 - 1 - - - - - - - - - - - - 50 40 90
2 RS Slamet Riyadi 3 1 4 9 9 18 1 - 1 3 - 3 - - - - - - - - - 16 10 26
3 RS Dr. Oen Surakarta - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
4 RS Brayat Minulyo - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
5 RS Panti Waluyo - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
6 RS Kasih Ibu - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
7 RS PKU Muh. Surakarta - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
8 RSI Kustati - - - 2 1 3 - - - - - - - - - - - - - - - 2 1 3
9 RS Tri Harsi - - - - 14 14 - - - - - - - - - - - - 2 - 2 2 14 16
10 RSUD Surakarta 4 1 5 - - - - - - - - - - - - - - - - - - 4 1 5
11 RSJD Surakarta 9 11 20 17 9 26 2 - 2 3 - 3 - - - - - - - - - 31 20 51
12 RSJ Puri Waluyo - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
13 RS Mata Solo - - - - 4 4 - 1 1 - - - - - - - - - - - - - 5 5

SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) 29 17 46 64 73 137 4 1 5 6 - 6 - - - - - - 2 - 2 105 91 196


SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN - - - 1 20 21 - - - 1 3 4 - - - - - - - - - 2 23 25
INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
DINAS KESEHATAN KAB/KOTA - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
JUMLAH (KAB/KOTA) 41 37 78 65 93 158 4 1 5 54 60 114 - - - - - - 2 - 2 166 191 357

Sumber: Profil SDMK Tahun 2013 Kota Surakarta


TABEL 84

ANGGARAN KESEHATAN KABUPATEN/KOTA


KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

ALOKASI ANGGARAN KESEHATAN


NO SUMBER BIAYA
Rupiah %
1 2 3 4

ANGGARAN KESEHATAN BERSUMBER:

1 APBD KAB/KOTA 71.727.674.000 88,29


a. Belanja Langsung 37.787.351.000
b. Belanja Tidak Langsung 33.940.323.000

2 APBD PROVINSI 144.968.300 0,18

3 APBN : 9.062.379.625 11,15


- Dana Dekonsentrasi 3.165.086.625 3,90
- Dana Alokasi Khusus (DAK) - 0,00
- Jamkesmas 4.385.443.000 5,40
- Lain-lain (Tugas Pembantuan/TP) 1.511.850.000 1,86

4 PINJAMAN/HIBAH LUAR NEGERI (PHLN) 305.775.552 0,38


(sebutkan project dan sumber dananya)

5 SUMBER PEMERINTAH LAIN 0,00

TOTAL ANGGARAN KESEHATAN 81.240.797.477 100,0

TOTAL APBD KAB/KOTA 1.198.483.970.000

% APBD KESEHATAN THD APBD KAB/KOTA 5,98

ANGGARAN KESEHATAN PERKAPITA 159.981,09

Sumber: Sekretariat DKK


TABEL 87
KASUS PENYAKIT TIDAK MENULAR DI PUSKESMAS DAN RUMAH SAKIT
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

Sarana
No. Neoplasma Diabetes Mellitus Peny. Jantung & Pembuluh Darah PPOK Asma
Pelayanan
Ca Ca Ca Ca Ca ID ND Angina AMI Dekomp Hipertensi Hipertensi Stroke Bronkial Psikosis
Kesehatan
Servik Mamae Hepar Paru Lain2 DM DM Pekt. Kordis Essensial Lain Hemoragik Non Hemoragik
1 2 3 4 5 6 7 8 9 11 12 13 14 15 16 17 18

Puskesmas
Pajang 32 26 0 0 0 0 880 0 0 158 3.071 0 0 0 116 391 57
Penumping 14 44 1 3 0 5 631 10 0 93 2.676 23 141 0 0 654 203
Purwosari 20 30 2 11 0 14 2.204 76 130 100 5.595 0 343 0 31 470 165
Jayengan 5 14 0 0 0 32 2.341 22 11 46 5.685 0 0 0 2 307 70
Kratonan 16 31 3 17 0 2 900 73 1 281 6.381 5 96 0 0 887 132
Gajahan 0 0 69 0 0 0 1.427 25 82 166 5.899 79 184 0 20 1.043 348
Sangkrah 28 28 0 1 0 27 1.870 28 8 273 5.385 21 203 0 0 812 359
Purwodiningratan 30 52 0 5 0 5 1.419 164 14 58 4.334 0 237 0 17 619 190
Ngoresan 0 0 0 0 0 0 1.121 7 0 0 4.395 0 0 0 0 424 0
Sibela 27 29 1 2 0 7 910 211 58 27 5.775 36 136 0 6 663 434
Pucangsawit 0 63 0 0 0 145 1.201 0 0 0 3.810 0 629 0 0 1.434 0
Nusukan 21 39 0 0 0 42 1.862 185 14 348 5.290 49 0 0 0 667 172
Manahan 55 16 2 13 0 22 979 7 10 128 2.791 0 16 0 0 299 6563
Gilingan 0 26 0 0 0 46 900 55 48 55 2.860 354 200 0 0 587 328
Banyuanyar 0 0 0 0 0 3 923 0 0 0 1.701 478 0 0 0 320 154
Setabelan 23 12 0 0 0 0 1.010 17 0 152 4.273 0 171 0 36 633 567
Gambirsari 5 3 3 0 0 53 111 99 55 231 2.977 0 29 0 1 4 93

Sub Jumlah I 276 413 81 52 0 403 20.689 979 431 2.116 72.898 1.045 2.385 - 229 10.214 9.835

Rumah Sakit
Dr Moewardi
Slamet Riyadi
Dr Oen Ska
Brayat Minulyo 6 4 1 1 19 0 0 21 0 18 51 11 35 50 11 1 1
Panti Waluyo 5 68 0 6 0 86 88 26 19 50 38 155 16 275 26 62 0
Kasih Ibu 67 73 20 14 240 623 39 92 588 58 35 35 0 69
PKU Muh Ska 9 120 4 11 0 170 1.134 31 17 49 367 110 97 188 53 95 1
Kustati
Triharsi 8 21
RSD Surakarta
RSJD Surakarta 31426
Sub Jumlah II 87 265 25 32 19 496 1.845 117 128 705 514 183 513 159 179 2

JUMLAH/TOTAL 363 678 106 84 19 899 22.534 1.096 559 2.821 73.412 1.045 2.568 513 388 10.393 9.837

TAHUN 2012 1.773 3.734 217 295 317 2.480 31.608 1.799 1.482 3.456 69.415 5.314 2.376 3.378 1.957 15.816 8.662
PENDUDUK KOTA SURAKARTA TAHUN 2013
BERDASARKAN HASIL PROYEKSI

TOTAL PDDK < 15 TH REMAJA (10-19 TH) PRA USILA (45-60 TH) USILA (> 60 TH)
NO PUSKESMAS KALURAHAN
LK PR TOTAL LK PR TOTAL LK PR TOTAL LK PR TOTAL LK PR TOTAL
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

PAJANG 20.938 21.857 42.795 4.828 4.641 9.468 3.593 3.674 7.267 3.643 3.871 7.514 1.665 2.173 3.837
Pajang 10.452 11.210 21.662 2.410 2.380 4.790 1.794 1.884 3.678 1.819 1.985 3.804 831 1.114 1.945
Sondakan 5.046 5.352 10.398 1.163 1.136 2.300 866 900 1.766 878 948 1.826 401 532 933
Laweyan 804 830 1.634 185 176 362 138 140 277 140 147 287 64 83 146
Karangasem 4.636 4.465 9.101 1.069 948 2.017 796 751 1.546 807 791 1.597 369 444 812
PENUMPING 9.611 10.472 20.083 2.216 2.223 4.439 1.649 1.760 3.410 1.672 1.855 3.527 764 1.041 1.805
Penumping 1.613 1.919 3.532 372 407 779 277 323 599 281 340 621 128 191 319
Panularan 3.912 4.089 8.001 902 868 1.770 671 687 1.359 681 724 1.405 311 406 717
Sriwedari 1.520 1.753 3.273 350 372 723 261 295 556 264 310 575 121 174 295
Bumi 2.566 2.711 5.277 592 576 1.167 440 456 896 446 480 927 204 269 473
PURWOSARI 11.921 12.719 24.640 2.749 2.700 5.449 2.046 2.138 4.184 2.074 2.253 4.327 948 1.264 2.212
Purwosari 4.029 4.333 8.362 929 920 1.849 691 728 1.420 701 767 1.468 320 431 751
Kerten 4.022 4.301 8.323 927 913 1.841 690 723 1.413 700 762 1.462 320 428 747
Jajar 3.870 4.085 7.955 892 867 1.760 664 687 1.351 673 723 1.397 308 406 714
JAYENGAN 12.037 12.913 24.950 2.819 2.716 5.535 2.066 2.171 4.236 2.094 2.287 4.381 957 1.284 2.240
Kemlayan 1.496 1.752 3.248 350 369 719 257 295 551 260 310 571 119 174 293
Jayengan 1.477 1.650 3.127 346 347 693 253 277 531 257 292 549 117 164 281
Tipes 4.804 5.075 9.879 1.125 1.068 2.193 824 853 1.677 836 899 1.735 382 504 886
Serengan 4.260 4.436 8.696 998 933 1.931 731 746 1.477 741 786 1.527 339 441 780
KRATONAN 9.395 10.050 19.445 2.200 2.114 4.314 1.612 1.689 3.302 1.635 1.780 3.415 747 999 1.746
Kratonan 1.999 2.218 4.217 468 467 935 343 373 716 348 393 741 159 220 379
Danukusuman 3.916 4.176 8.092 917 878 1.795 672 702 1.374 681 740 1.421 311 415 726
Joyontakan 3.480 3.656 7.136 815 769 1.584 597 615 1.212 606 647 1.253 277 363 640
GAJAHAN 12.902 13.508 26.410 3.241 3.116 6.357 2.214 2.271 4.485 2.245 2.392 4.637 1.026 1.343 2.368
Joyosuran 4.440 4.537 8.977 1.115 1.047 2.162 762 763 1.525 773 804 1.576 353 451 804
Pasarkliwon 2.035 2.278 4.313 511 525 1.037 349 383 732 354 403 758 162 226 388
Gajahan 1.429 1.645 3.074 359 379 738 245 277 522 249 291 540 114 164 277
Baluwarti 2.558 2.768 5.326 643 639 1.281 439 465 904 445 490 935 203 275 479
Kauman 952 1.047 1.999 239 242 481 163 176 339 166 185 351 76 104 180
Kampung Baru 1.488 1.233 2.721 374 284 658 255 207 463 259 218 477 118 123 241
SANGKRAH 24.368 24.750 49.118 6.121 5.709 11.831 4.182 4.160 8.342 4.240 4.383 8.623 1.937 2.460 4.397
Sangkrah 5.709 5.809 11.518 1.434 1.340 2.774 980 976 1.956 993 1.029 2.022 454 577 1.031
Semanggi 16.488 16.528 33.016 4.142 3.813 7.955 2.829 2.778 5.608 2.869 2.927 5.796 1.311 1.643 2.954
Kedunglumbu 2.171 2.413 4.584 545 557 1.102 373 406 778 378 427 805 173 240 412
PURWODINGRATAN 11.246 12.442 23.688 2.558 2.573 5.131 1.930 2.092 4.021 1.957 2.203 4.160 894 1.237 2.131
Sudiroprajan 1.287 1.505 2.792 293 311 604 221 253 474 224 267 490 102 150 252
Gandekan 3.942 4.084 8.026 897 845 1.741 676 687 1.363 686 723 1.409 313 406 719
Tegal Harjo 1.972 2.192 4.164 448 453 902 338 368 707 343 388 731 157 218 375
Purwodiningratan 2.129 2.398 4.527 484 496 980 365 403 768 370 425 795 169 238 408
Kepatihan Wetan 993 1.099 2.092 226 227 453 170 185 355 173 195 367 79 109 188
Kepatihan Kulon 923 1.164 2.087 210 241 451 158 196 354 161 206 367 73 116 189
NGORESAN 18.822 21.338 40.160 4.281 4.413 8.694 3.230 3.587 6.817 3.275 3.779 7.054 1.496 2.121 3.617
Jebres 18.822 21.338 40.160 4.281 4.413 8.694 3.230 3.587 6.817 3.275 3.779 7.054 1.496 2.121 3.617
SIBELA 21.968 22.639 44.607 4.996 4.682 9.678 3.770 3.806 7.575 3.822 4.009 7.832 1.746 2.250 3.997
Mojosongo 21.968 22.639 44.607 4.996 4.682 9.678 3.770 3.806 7.575 3.822 4.009 7.832 1.746 2.250 3.997
PUCANGSAWIT 15.812 16.128 31.940 3.596 3.336 6.932 2.713 2.711 5.424 2.751 2.856 5.608 1.257 1.603 2.860
Jagalan 5.271 5.632 10.903 1.199 1.165 2.364 905 947 1.851 917 997 1.915 419 560 979
Pucang Sawit 7.126 7.007 14.133 1.621 1.449 3.070 1.223 1.178 2.401 1.240 1.241 2.481 567 696 1.263
Kampung Sewu 3.415 3.489 6.904 777 722 1.498 586 587 1.173 594 618 1.212 271 347 618
NUSUKAN 13.798 14.205 28.003 3.435 3.232 6.667 2.368 2.388 4.756 2.401 2.516 4.917 1.097 1.412 2.509
Nusukan 13.798 14.205 28.003 3.435 3.232 6.667 2.368 2.388 4.756 2.401 2.516 4.917 1.097 1.412 2.509
MANAHAN 8.756 9.630 18.386 2.180 2.191 4.371 1.503 1.619 3.121 1.524 1.705 3.229 696 957 1.653
Manahan 4.579 5.062 9.641 1.140 1.152 2.292 786 851 1.637 797 896 1.693 364 503 867
Mangkubumen 4.177 4.568 8.745 1.040 1.039 2.079 717 768 1.485 727 809 1.536 332 454 786
GILINGAN 11.669 12.522 24.191 2.905 2.849 5.754 2.002 2.105 4.107 2.030 2.218 4.248 928 1.245 2.172
Gilingan 8.598 9.106 17.704 2.140 2.072 4.212 1.475 1.531 3.006 1.496 1.613 3.109 684 905 1.589
Punggawan 1.817 1.989 3.806 452 453 905 312 334 646 316 352 668 144 198 342
Kestalan 1.254 1.427 2.681 312 325 637 215 240 455 218 253 471 100 142 242
BANYUANYAR 14.069 14.412 28.481 3.502 3.279 6.781 2.414 2.423 4.837 2.448 2.552 5.000 1.118 1.433 2.551
Banyuanyar 5.958 6.153 12.111 1.483 1.400 2.883 1.022 1.034 2.057 1.037 1.090 2.126 474 612 1.085
Sumber 8.111 8.259 16.370 2.019 1.879 3.898 1.392 1.388 2.780 1.411 1.463 2.874 645 821 1.466
SETABELAN 5.540 6.232 11.772 1.379 1.418 2.797 951 1.048 1.998 964 1.104 2.068 440 619 1.060
Setabelan 1.677 1.947 3.624 417 443 860 288 327 615 292 345 637 133 194 327
Keprabon 1.287 1.454 2.741 320 331 651 221 244 465 224 258 481 102 145 247
Ketelan 1.496 1.580 3.076 372 360 732 257 266 522 260 280 540 119 157 276
Timuran 1.080 1.251 2.331 269 285 553 185 210 396 188 222 409 86 124 210
GAMBIRSARI 24.120 25.026 49.146 6.004 5.694 11.698 4.139 4.207 8.346 4.197 4.432 8.629 1.918 2.488 4.405
Kadipiro 24.120 25.026 49.146 6.004 5.694 11.698 4.139 4.207 8.346 4.197 4.432 8.629 1.918 2.488 4.405

JUMLAH TOTAL 246.972 260.843 507.815 59.008 56.889 115.897 42.380 43.848 86.228 42.973 46.195 89.168 19.634 25.928 45.562
KOTA SURAKARTA
TAHUN 2013

NO NAMA PENYAKIT JUMLAH %


1 2 3 4

1 ISPA 144.628 20,28


2 Myalgia 94.085 13,19
3 Essential (primary) hypertension 65.252 9,15
4 Gastritis and duodenitis 38.207 5,36
5 Pharingitis 35.831 5,02
6 Allergic contact dermatitis 22.890 3,21
7 Obs. Febris 18.840 2,64
8 Kelainan Pulpa & jaringan Periapikal 17.567 2,46
9 DM Tidak Tergantung Insulin 15.769 2,21
10 Diarrhoea and gastroenteritis 14.370 2,01
0,00

Jumlah 467.439 65,53


Total kasus 713.291