Anda di halaman 1dari 69

VALUING A BUSINESS

Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill


(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

CHAPTER 9
INCOME APPROACH : DISCOUNTED FUTURE ECONOMIC INCOME
METHOD

Pada chapter ini kita membahas yang berwarna kuning diatas.

Methode ini dimakan juga Discounted Cash Flow Method

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Formula

𝑛
𝐸𝑖
PV = ෍
ሺ1 + 𝐾ሻ𝑖
𝑖=1

PV = Nilai kini

∑ = Jumlah

n = Periode terakhir dari pendapatan yang diharapkan, n dapat sampai


tak terhingga

𝐸𝑖 = Perkiraan jumlah pendapatan pada setiap periode


masa yang akan datang

𝐾 = Tingkat balikan (WACC atau Cost Of Equity tergantung arus kas


nya)

𝑖 = Periode

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Nilai merupakan jumlah nilai kini (present value) dari seluruh pendapatan
ekonomi yg akan diperoleh di masa mendatang, didiskon dengan suatu
tingkat diskonto (k)

Oleh karena itu proses penilaian membutuhkan estimasi dari :

- Arus dari penerimaan yang diharapkan dimasa yang akan datang


- Rate return (k = discount rate) yang diharapkan dari investasi
tersebut.
Nilai hari ini adalah arus kas dimasa yang akan datang yang di diskonto
kan dengan tingkat opportunity cost of capital.

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Nilai sekarang Nilai pasar


Nilai perusahaan
(Invested Capital) = Arus Kas Operasi + Aktiva Non
Bersih di masa datang Operasional

Periode eksplisit Periode


(masa proyeksi) + Kontinuitas

Periode Proyeksi Eksplisit Vs Periode Kontinuitas

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

100%
80%
60%
40%
20%
0%
5 Year
10 Year
15 Year
20 Year
25 Year

Semakin pendek masa proyeksi eksplisit, semakin besar kontribusi nilai


arus kas periode kontinuitas terhadap total nilai yang diperoleh.

Semakin tinggi pertumbuhan sebuah perusahaan, semakin besar


kontribusi nilai arus kas periode kontinuitas terhadap total nilai yang
diperoleh.

Jangka Waktu Proyeksi Eksplisit

 Alasan utama digunakan nya Discounted Cash Flow Method adalah


aliran cash flow yang ber variasi.

 Berapa lama jangka waktu proyeksi yang harus digunakan?

Pada umumnya jangka waktu proyeksi (periode eksplisit) harus meliputi


suatu periode dimana pada akhir periode tersebut perusahaan yang
dinilai sudah menggambarkan kondisi normal.
Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara
Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Atau dengan perkataan lain, aliran arus kas nya sudah berhenti ber
variasi nya atau stabil.

Saat perusahaan sudah dianggap normal/stabil, maka , perusahaan


dapat mengharap suatu jumlah jumlah yang berkembang secara tetap
dengan suatu tingkat growth tertentu.

Penghitungan terminal value, dilakukan seperti pada penghitungan “


Capitalized Future Income Method” yang akan dijelaskan pada seksi
berikut nya.

 Diskusi:

▪ Perusahaan yang sifatnya “cyclical” (common practice: sebaiknya


periode proyeksi melingkupi satu siklus bisnis perusahaan).

▪ Perusahaan yang sifatnya “growing” (common practice: berhati-


hatilah dengan asumsi capital expenditure. Adanya capital
expenditure yang besar di akhir tahun proyeksi dapat merupakan
petunjuk bahwa perusahaan belum mencapai kondisi normal)

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Mengestimasi Nilai Kontinuitas


 Formula

Continuity Value =

E0 = arus kas bersih pada periode pertama setelah periode


proyeksi eksplisit
g = tingkat pertumbuhan arus kas bersih
k = tingkat diskonto (WACC)
 Parameter-parameter Nilai Kontinuitas harus mencerminkan
estimasi atas kondisi ekonomi, industri dan kondisi perusahaan
dalam jangka panjang

 Parameter Nilai Kontinuitas harus didasarkan pada kondisi yang


sudah stabil

Parameter-parameter Penentu Nilai Kontinuitas


 Arus kas bersih

Arus kas bersih yang digunakan harus mencerminkan tingkat arus kas
bersih yang “normal” bagi perusahaan.

 Tingkat pertumbuhan

Estimasi yang terbaik mungkin dengan mempertimbangkan ekspektasi


pertumbuhan tingkat konsumsi dalam industri produk yang
bersangkutan atau inflasi.

 WACC

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

WACC yang digunakan harus mencakup pertimbangan atas struktur


modal yang “sustainable” dalam jangka panjang dan tingkat risiko dan
tingkat pendapatan yang sesuai dengan kondisi industri dalam jangka
panjang.

Menentukan Nilai Perusahaan dan Ekuitas


(dengan menggunakan pendekatan arus kas untuk
Invested Capital)

Arus Kas Operasi Bersih

Nilai Sekarang
dari
Arus Kas
Bersih

Aktiva Non Operasi

NILAI PERUSAHAAN Keterangan :


E = Arus kas bersih dari kegiatan operasi
(Hutang Berbeban Bunga) k = Tingkat diskonto
N = periode
NILAI EKUITAS

Aktiva Non Operasional


 Aktiva Non Operasional:

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

‒ Aktiva yang dimiliki oleh Perusahaan tetapi tidak berhubungan


dengan kegiatan utama (operasi) Perusahaan.

‒ Contohnya adalah:

 Deposito yang bukan merupakan bagian dari uang kas untuk


kegiatan operasional.
 Surat berharga (saham, obligasi, dll).
 Pinjaman kepada perusahaan afiliasi yang tidak ada hubungan
operasional dengan perusahaan.
 Aktiva tetap yang tidak berhubungan dengan kegiatan
operasional perusahaan.

‒ Nilai aktiva non operasional yang ditambahkan untuk menghitung


Nilai perusahaan adalah nilai wajar dari aktiva non operasional yang
bersangkutan.

 Contoh : Pinjaman kepada perusahaan afiliasi

Hutang Berbeban Bunga

 Hutang berbeban bunga sebagai pengurang Nilai Perusahaan untuk


mendapatkan Nilai Ekuitas terdiri dari:

‒ Hutang bank yang sifatnya jangka panjang


‒ Hutang bank jangka pendek yang merupakan bagian dari hutang
investasi

 Diskusi:

‒ Mengapa yang dikurangkan dari Nilai Perusahaan untuk


memperoleh Nilai Ekuitas bukan seluruh kewajiban perusahaan
yang bersangkutan?
Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara
Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

NUMERATOR ARUS KAS BERSIH

Arus Kas Bersih

• Arus kas untuk invested capital

− Arus kas untuk Invested Capital (“net cash flow to invested


capital”) atau sering disebut juga sebagai “Free Operating Cash
Flow” adalah arus kas bersih yang tersedia bagi seluruh
pemegang hutang dan pemegang saham.

• Arus kas untuk ekuitas

− Arus kas untuk Ekuitas (“net cash flow to equity”) adalah arus
kas bersih yang tersedia bagi seluruh pemegang saham saja.

ARUS KAS UNTUK INVESTED CAPITAL (Arus Kas untuk


Perusahaan/Free Cash Flow to The Firm/FCFF)

Net Income After Tax (after adjustments*)


+ Interest expense (net of tax deduction) (i x (1 – t))
+ Non cash charges (depreciation, amortization)
- Capital expenditures
- Additions to net working capital
Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara
Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

_________________________________________

= Net cash flow to invested capital

* Penyesuaian yang dilakukan adalah untuk mengeluarkan item-item yang


sifatnya non operasional atau non-recurring

KOMPONEN INTEREST EXPENSE

• Beban bunga yang harus ditambahkan kembali untuk


menghitung arus kas dengan pendekatan Invested Capital
adalah beban bunga yang sudah disesuaikan dengan pajak.
• Tingkat pajak yang dimaksud adalah marginal tax rate dari
perusahaan yang bersangkutan.
• Marginal Tax Rate bisa lebih kecil daripada tingkat pajak
berdasarkan regulasi (contoh : 28%/25%), misalnya pada
perusahaan yang memiliki tax loss carried forward.

KOMPONEN ADDITIONAL WORKING CAPITAL


• Modal Kerja Bersih (“Net Working Capital”)

MODAL KERJA BERSIH = AKTIVA LANCAR - PASIVA LANCAR


- Kas untuk operasional - Hutang Dagang
- Piutang - Hutang Pajak
- Persediaan

• Kas untuk operasional tidak termasuk kelebihan kas yang


mungkin disimpan dalam bentuk deposito atau surat berharga
atau bahkan dalam bentuk kas.
• Kewajiban lancar dalam hal ini tidak termasuk hutang bank
(kecuali jika hutang bank tersebut adalah hutang modal kerja
bukan hutang investasi). Apabila terdapat hutang modal kerja
jangka pendek sebagai bagian dari modal kerja, maka beban
Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara
Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

bunga hutang tersebut tidak boleh ditambahkan kembali sewaktu


menghitung Arus Kas Bersih untuk Invested Capital.
• Addition to Net Working Capital dihitung dengan mengurangkan
Modal Kerja Bersih pada suatu tahun dengan tahun sebelumnya.

KOMPONEN CAPITAL EXPENDITURE

• Yang dimaksud dengan Capital Expenditures adalah pengeluaran


Perusahaan untuk pembelian Aktiva Tetap yang berhubungan dengan
kegiatan operasional Perusahaan.

• Diskusi :

− Sebuah Perusahaan produsen barang-barang plastik membeli


tanah dengan menggunakan kas dari hasil kegiatan operasinya.
Tanah tersebut tidak digunakan dalam kegiatan operasi, tapi
disewakan kepada pihak lain yang tidak ada hubungan operasional
dengan Perusahaan.

− Pertanyaan :

• Apakah pembelian tanah tersebut termasuk dalam terminologi


“Capital Expenditure” dalam penilaian dengan menggunakan
metode DCF?
• Apakah uang hasil sewa tanah tersebut termasuk sebagai
bagian “Arus Kas Bersih”

CONTOH SOAL :
Kasus : PT Orang Kaya

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

 Berdasarkan arus kas ekuitas yang telah dibuat, tentukan nilai


ekuitas PT Orang Kaya per 31 Desember 2001 jika diketahui:

PT Orang Kaya bergerak dalam industri yang memiliki rata-rata


pertumbuhan selama lima tahun terakhir sebesar 8% - 10%.
Selama tahun 2002 – 2004, PT Orang kaya melakukan ekspansi
yang cukup signifikan untuk mengganti mesin-mesin yang sudah
lama dan pada akhir tahun 2004, kapasitas utilitas PT Orang
Kaya telah mencapai tingkat yang maksimum sebesar 90%.
Manajemen PT Orang Kaya memperkirakan bahwa perusahaan
akan mampu mempertahankan tingkat pertumbuhan 5% per
tahun sesuai dengan estimasi tingkat inflasi.

Biaya modal sendiri = 25%.


Biaya hutang = 17%.
Pajak = 30%

• Pada halaman berikut tertera proyeksi neraca dan laba rugi PT


Orang Kaya selama 3 tahun mendatang.
• Tentukan besarnya perubahan modal kerja PT Orang Kaya
selama 3 tahun mendatang.
• Tentukan jumlah arus kas bersih untuk “Invested Capital” selama
3 tahun sebagai dasar untuk menentukan Nilai Perusahaan PT
Orang Kaya.
• Tentukan jumlah “Financing Cash Flows” untuk PT Orang Kaya
untuk mengecek kebenaran arus kas bersih untuk “Invested
Capital” yang telah dihitung sebelumnya.

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

NERACA 2001 (Aktual) 2002 (Proyeksi) 2003 (Proyeksi) 2004 (Proyeksi

Kas 6,200 7,383 8,837 10,984


Piutang 14,500 16,667 17,500 18,375
Persediaan 9,300 10,000 10,500 11,025
Total aktiva lancar 30,000 34,050 36,837 40,384
Deposito
Aktiva tetap 50,000 57,000 66,000 75,000
Akumulasi depresiasi 20,000 25,700 32,300 39,800
Aktiva tetap - bersih 30,000 31,300 33,700 35,200
Total aktiva 60,000 65,350 70,537 75,584
Pasiva lancar 10,000 10,500 11,025 11,576
Hutang jangka panjang 40,000 42,000 44,100 46,305
Ekuitas 10,000 12,850 15,412 17,703
Total kewajiban dan ekuitas 60,000 65,350 70,537 75,584

LABA RUGI 2002 (Proyeksi) 2003 (Proyeksi) 2004 (Proyeksi

Penjualan 200,000 210,000 220,500


Harga pokok penjualan (120,000) (126,000) (132,300)
Laba kotor 80,000 84,000 88,200
Beban operasional (52,000) (54,600) (57,330)
Beban depresiasi (5,700) (6,600) (7,500)
Laba operasi 23,300 22,800 23,370
Pendapatan bunga - - -
Beban bunga (6,800) (7,140) (7,497)
Laba sebelum pajak 15,500 15,660 15,873
Pajak (30%) (4,650) (4,698) (4,762)
Laba bersih 10,850 10,962 11,111

PERUBAHAN EKUITAS 2002 (Proyeksi) 2003 (Proyeksi) 2004 (Proyeksi

Saldo awal 10,000 12,850 15,412


Laba bersih 10,850 10,962 11,111
Dividen 8,000 8,400 8,820
Saldo akhir 12,850 15,412 17,703

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

DIBUAT PERKELOMPOK MAHASISWA DALAM


WAKTU 15 MENIT DAN PRESENTASIKAN
KEDEPAN

JAWABAN

PERHITUNGAN PERUBAHAN MODAL KERJA 2002 (Proyeksi) 2003 (Proyeksi) 2004 (Proyeksi

(Kenaikan) penurunan kas (1,183) (1,454) (2,147)


(Kenaikan) penurunan piutang dagang (2,167) (833) (875)
(Kenaikan) penurunan persediaan (700) (500) (525)
Kenaikan (penurunan) hutang dagang 500 525 551
Total (3,550) (2,262) (2,996)

ARUS KAS UNTUK INVESTED CAPITAL 2002 (Proyeksi) 2003 (Proyeksi) 2004 (Proyeksi

Laba bersih 10,850 10,962 11,111


Depresiasi 5,700 6,600 7,500
Capital expenditure (7,000) (9,000) (9,000)
(Kenaikan) penurunan modal kerja (3,550) (2,262) (2,996)
Beban bunga (net 30% pajak) 4,760 4,998 5,248
Arus kas untuk invested capital 10,760 11,296 11,863

ARUS KAS PEMBIAYAAN 2002 (Proyeksi) 2003 (Proyeksi) 2004 (Proyeksi

(Kenaikan) penurunan hutang bank (2,000) (2,100) (2,205)


Beban bunga (bersih dari pajak) 4,760 4,998 5,248
Dividen 8,000 8,400 8,820
Total 10,760 11,296 11,863

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

PART NILAI EKUITAS 2002 2003 2004


A FCFF 10,760 11,298 11,863

WACC = (25% X 20%) ((17%X70%) X 80%)

WACC = 14,5%

DF 1 1 1
B (1+14,5%)¹ (1+14,5%)² (1+14,5%)³

0.873 0.762 0.666


C Present Value FCFF (A X B) 9,393 8,609 7,901

Terminal Value (TV)


D (FCFF x (1 + g) (11.863 x (1 + 5%) 12.456,15 131,117

WACC - g 14.5% - 5% 0.095


E Present Value TV (FCFF 2004 X TV 2004) (0.666 X 131,117) 87,324

Nilai Perusahaan PVFCFF 2002 9,393

PVFCFF 2003 8,609


F PVFCFF 2004 7,901

PVTV 87,324 +

113,227

G Hutang berbeban bunga 40,000

H NILAI EKUITAS (F - G) 73,227

ARUS KAS UNTUK EKUITI (Arus Kas Untuk Ekuitas/Free


Cash Flow To Equity/FCFE)

Net Income After Tax (after adjustment*)

+ Non cash charges (depreciation, amortization)

- Capital expenditure

- Additions to net working capital

+/- Changes in interest bearing debt

= Net cash flow to equity

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

*Penyesuaian yang dilakukan adalah untuk mengeluarkan item-item yang sifatnya non
operasional atau non-recurring.

Diskusi :

Perhatikan perbedaan pada variabel untuk menghitung Arus Kas Bersih


untuk Nilai Ekuitas dibandingkan variabel untuk menghitung Arus Kas Bersih
untuk Invested Capital.

Mengapa beban bunga (yang telah disesuaikan dengan pajak) tidak ditambah
kan di sini?

CONTOH SOAL :

Dengan soal yang sama diatas, tentukan Arus Kas untuk Ekuitas-
nya.

DIBUAT PERKELOMPOK MAHASISWA DALAM


WAKTU 15 MENIT DAN PRESENTASIKAN
KEDEPAN
JAWABAN

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

2002 2003 2004


ARUS KAS UNTUK EKUITAS (Proyeksi) (Proyeksi) (Proyeksi)
Laba bersih 10,850 10,962 11,111
Depresiasi 5,700 6,600 7,500
Capital expenditure (7,000) 9,000 (9,000)
(Kenaikan) penurunan modal kerja (3,550) (2,262) (2,996)
Kenaikan (penurunan) hutang jangka panjang 2,000 2,100 2,205
Arus kas untuk ekuitas 8,000 8,400 8,820
Nilai kontinuitas 46,305
Total 8,000 8,400 55,125

Biaya Modal Sendiri (Cost of Equity) 25,0%


Total nilai sekarang 40,000
Deposito -
Indikasi nilai ekuitas 40,000

Perhitungan nilai kontinuitas = [8,820 x (1+5%)] / (25% - 5%)


= 46,305
Perhitungan nilai sekarang
= [8.000/(1+25%)]+[8.400/(1+25%)^2] + [8.820/(1+25%)^3] + [46.305/(1+25%)^3]
= 6.400 + 5.376 + 4.516 + 23.708
= 40.000

Kedua arus kas tersebut selanjut kan di diskontokan seperti pada contoh
sebelumnya termasuk adanya terminal value nya, dengan tingkat
opportunity cost :

- Arus Kas untuk Invested Capital, menggunakan WACC


- Arus Kas untuk Equity, menggunakan Cost of Equity

KESALAHAN UMUM TERJADI

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

 Ketidakkonsistenan antara tingkat diskonto yang digunakan dengan


proyeksi arus kas.
 Mengacaukan antara tingkat diskonto dengan tingkat kapitalisasi.
 Memproyeksikan tingkat pertumbuhan diluar apa yang bisa didukung
oleh modal yang ada.
 Salah mendiskonto nilai kontiunitas.
 Ketidak konsistenan dengan tujuan penilaian.

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

CHAPTER 10
INCOMME APPROACH : CAPITALIZED ECONOMIC INCOME METHOD

Dinamakan juga “Capitalized Future Economic Income Method”.

Valuation Methodology.
Valuation
Valuation Method
Approach
1. Discounted Cash Flow Method
a) Free Cash Flow to Equity Model
Income Approach b) Free Cash Flow to the Firm Model

2. Capitalized Future Economic Income Method

Relative Valuation 1. Market Multiple Method: P/E, P/BV, etc


(Market Approach) 2. Guideline Merger & Acquisition Method

1. Adjusted Net Asset Method


Asset Approach
2. Capitalized Excess Earnings Method

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Metode Diskonto Vs Metode Kapitalisasi


Metode Diskonto Metode Kapitalisasi

• Tingkat diskonto • Tingkat kapitalisasi

• Mengkonversi serangkaian • Mengkonversi hanya satu


pendapatan pada masa yang pendapatan pada masa yang
akan datang terhadap suatu akan datang terhadap suatu
investasi menjadi suatu indikasi investasi menjadi suatu indikasi
nilai sekarang nilai sekarang

• Pada metode diskonto, • Pada metode kapitalisasi,


antisipasi perubahan dalam antisipasi perubahan dalam
pendapatan mendatang dari pendapatan mendatang dari
waktu ke waktu direfleksikan waktu ke waktu dinyatakan
secara spesifik dalam angka sebagai suatu %-tase perubahan
pembilang (numerator) dlm rata-rata, yg dikurangkan (jika
perhitungan nilai kini nilainya positif) dr biaya modal
(cost of capital) yg menjadi
penyebut (denominator)

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Terminologi Umum
• Tingkat diskonto: Tingkat pengembalian yang digunakan untuk
mengkonversi pendapatan masa yang akan datang ke dalam nilai kini

• Tingkat Kapitalisasi: Suatu angka pembagi/penyebut pembagi


(biasanya dalam persentase) yang digunakan untuk mengkonversi
satu angka pendapatan ekonomi ke dalam nilai

• Metode Kapitalisasi Pendapatan: Metode dalam pendekatan


pendapatan dimana keuntungan ekonomi yang representatif dalam
suatu periode dikonversi menjadi nilai melalui pembagian dengan
tingkat kapitalisasi

• Kapitalisasi: Proses konversi satu periode keuntungan ekonomi yang


representatif menjadi nilai

Contoh
• PT Kalang Kabut memperkirakan bahwa pada tahun depan dapat
menghasilkan arus kas yang konstan sebesar Rp 800 milyar. Jika tingkat
kapitalisasi yang diharapkan adalah 20%, berapakah nilai PT Kalang
Kabut?

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Formula

𝑛
PV = 𝐸𝑖

ሺ1 + 𝐾 ሻ 𝑖
𝑖=1

PV = Nilai kini
= Jumlah
n = Periode terakhir dari pendapatan yang diharapkan, n dapat sampai
tak terhingga
= Perkiraan jumlah pendapatan pada setiap periode
masa yang akan datang
= Tingkat balikan (WACC atau Cost Of Equity tergantung arus kas
nya)
= Periode

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Pemikiran dasar nya adalah sama dengan DCF, mengingat :

• Dengan asumsi
̶ Pendapatan ekonomi konstan
̶ Umur investasi tak terhingga

• Formula DCF tadi berubah menjadi PV = E/c atau,

• Dimana:

E = Jumlah pendapatan ekonomi yang diharapkan untuk setiap


periode pada masa yang akan datang sampai dengan
perpetuitas

c = Tingkat kapitalisasi

Rumus diatas berubah lagi menjadi :

• P0 = E1/(k-g) → P0 = E0* (1+g)/(k-g)

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

• P0/E0 = (1+g)/(k-g)

Hubungan Tingkat Kapitalisasi Dan Tingkat


Diskonto
• c=k–g
c = tingkat kapitalisasi
k = tingkat diskonto/WACC
g = tingkat pertumbuhan

• Secara matematis, jika tingkat pertumbuhan diestimasikan secara


akurat, maka nilai yang dihasilkan oleh metode Kapitalisasi akan sama
dengan yang dihasilkan oleh metode DCF
• g = RoE * Tingkat retensi
• Tingkat retensi = 1 – Dividen payout

Estimasi Nilai Dengan Metode Kapitalisasi


Pendapatan

Formula tanpa pertumbuhan (no growth formula)

PV = E1/c

Dimana:

PV = nilai sekarang

E1 = economic earning yang diharapkan pada tahun pertama


setelah tanggal penilaian
Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara
Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

C = tingkat kapitalisasi

• Contoh

̶ Hitunglah nilai dari saham preferen berikut jika diketahui

• Saham preferen tersebut membayarkan dividen sebesar


$10 per tahun yang akan dibayar tiap akhir tahun

• Per tanggal penilaian, yield atas saham preferen yang


sejenis dengan saham preferen yang dinilai adalah 20%

Formula dengan pertumbuhan konstan (constant growth formula)

• PV = E0 * (1+g) / (c-g)

Dimana:

PV = nilai sekarang

E0 = economic earning yang diharapkan pada tahun 0 (periode


sebelum tanggal penilaian)
c = tingkat kapitalisasi

g = tingkat pertumbuhan

• Contoh
̶ Hitunglah nilai dari perusahaan jika pendapatan ekonomi tahun
lalu sebesar Rp 200 miliar, tingkat pengembalian pasar yang
diinginkan sebesar 25% dan tingkat pertumbuhan sebesar 5%
̶

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Pendapatan Ekonomi

• Pendapatan ekonomi yang biasa digunakan:

̶ Dividen

̶ Arus kas bersih

̶ Laba bersih

̶ Laba sebelum bunga dan pajak (EBIT)

̶ Laba sebelum bunga, pajak & depresiasi (EBITDA)

• Apapun bentuk Pendapatan Ekonomi yang digunakan, harus


dipastikan bahwa Pendapatan Ekonomi tersebut mencerminkan
tingkat yang normal dan konsisten dengan tingkat kapitalisasi yang
digunakan

Economic Tingkat Kapitalisasi


Earning
• Dividen Dividen yield – tingkat pertumbuhan dividen normal
• Arus kas bersih WACC-tingkat pertumbuhan arus kas invested cpt normal
untuk invested
capital
• Arus kas bersih Biaya ekuitas – tk.pertumbuhan arus kas ekuitas normal
untuk ekuitas
• Laba bersih Biaya ekuitas – tingkat pertumbuhan laba bersih normal
• EBIT, EBITDA WACC – tingkat pertumbuhan EBIT/EBITDA normal

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Pertimbangan
• Arus pendapatan ekonomi yg meningkat scr stabil atau merata:
metode kapitalisasi akan sama akuratnya dgn metode diskonto

• Perubahan yg dpt diramalkan tapi tdk merata: metode diskonto akan


lebih akurat

• Pertumbuhan tinggi (supergrowth) jangka pendek atau jangka


menengah: metode diskonto akan lebih akurat

• Perubahan yg sgt fluktuatif dan tdk dapat diramalkan: metode


diskonto akan sama tidak akuratnya dgn metode kapitalisasi

Perhitungan Metode Kapitalisasi dan Metode


Diskonto

Dengan asumsi-asumsi yang sama, metode DCF dan metode Kapitalisasi


atas arus kas bersih akan menghasilkan indikasi nilai yang sama
Contoh:
Proyeksi arus kas untuk ekuitas tahun 1 = $8.000.000
Tingkat pertumbuhan = 5%
Tingkat diskonto = 25%

Perhitungan dengan Metode Kapitalisasi


Arus kas normal – (a) = $8.000.000
Tingkat kapitalisasi (25% - 5%) – (b) = 20%
Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara
Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Nilai indikasi ekuitas – (a) / (b) = $40.000.000

Perhitungan dengan Metode Diskonto


Nilai indikasi ekuitas

= 6.400.000 + 5.376.000 + 4.515.800 + 23.703.200

= 40.000.000

Penggunaan Metode Kapitalisasi dan Metode


Diskonto

• Sama seperti metode diskonto, metode kapitalisasi dapat digunakan


baik untuk menilai ekuitas atau menentukan nilai perusahaan

• Pada umumnya metode kapitalisasi digunakan secara bersamaan


dengan metode diskonto:

̶ Metode diskonto digunakan untuk menghitung nilai sekarang


dari arus kas pada periode proyeksi yang eksplisit
̶ Metode kapitalisasi digunakan untuk menghitung nilai
kontinuitas (periode setelah periode eksplisit)

Penutup

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

• Metode kapitalisasi pendapatan merupakan penyederhanaan proses


diskonto menjadi proses kapitalisasi dengan asumsi:

̶ Pendapatan ekonomi mendatang nilainya konstan atau


meningkat dengan suatu tingkat pertumbuhan yang konstan
̶ Periode proyeksi atau umur investasi adalah tak terhingga
(selamanya)

• Pendapatan ekonomi:

̶ Arus kas bersih untuk ekuitas (net cash flow to equity, atau free
cash flow to equity)
̶ Arus kas bersih untuk kapital (net cash flow to overall invested
capital, atau free cash flow to firm) → model capital

• Tingkat kapitalisasi:

̶ Biaya ekuitas (cost of equity) minus growth → model ekuitas


̶ WACC minus growth → model kapital

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Chapter 11
MARKET APPROACH : GUIDELINEPUBLIKLY TRADED COMPANY
METHOD

Valuation Methodology.

Valuation
Valuation Method
Approach
1. Discounted Cash Flow Method
a) Free Cash Flow to Equity Model
Income Approach b) Free Cash Flow to the Firm Model

2. Capitalized Future Economic Income Method

Relative Valuation 1. Market Multiple Method: P/E, P/BV, etc


(Market Approach) 2. Guideline Merger & Acquisition Method

1. Adjusted Net Asset Method


Asset Approach
2. Capitalized Excess Earnings Method

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Metode Pembanding Perusahaan Terbuka

▪ Nilai ekuitas (dan nilai perusahaan/kapital) diperkirakan dengan cara


mengalikan suatu ukuran nilai (value measure) yang diperoleh dari
data transaksi jual-beli yang pernah/sedang terjadi dari perusahaan-
perusahaan yang digunakan sebagai pembanding pada suatu
variabel nilai.

▪ Ukuran nilai  suatu angka pengali (multiple) yang diperoleh dengan


cara membagi harga saham dari suatu perusahaan pembanding
pada tanggal penilaian dengan variabel ekonomi yang relevan.

▪ Pembanding yang digunakan haruslah perusahaan-perusahaan


terbuka yang sepadan dan sebanding dengan perusahaan yang
dinilai  produk, pasar, manajemen, pendapatan, kemampuan
membayar dividen, nilai buku, dan struktur kapital.

▪ Model yang digunakan:


• Model ekuitas: P/E, P/S, P/BV.
• Model kapital: MVIC/EBITDA, MVIC/EBIT, MVIC/BVIC.

▪ Indikasi nilai yang dihasilkan: nilai minoritas.

▪ Standar nilai yang di hasilkan: nilai pasar wajar.

Contoh Soal :

- Saudara diminta untuk melakukan penilaian penyertaan Sdr. Eko yang


terdapat di PT Formula sebesar 60 %

- Informasi yang tersedia dari beberapa perusahaan pembanding dan PT


Formula itu sendiri adalah sebagai berikut :
Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara
Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Pembanding Pembanding Pembanding Subyek


Neraca 1 2 3 PT Formula

Aktiva Lancar
Kas dan Bank 10,000 12,500 11,000 11,000
Piutang Dagang 7,500 5,000 3,000 7,000
Persediaan 10,000 2,500 7,000 10,500
Aktiva Tetap 40,000 37,500 22,000 39,500
Aktiva Lain-Lain 2,500 2,500 2,000 2,000
Total Aktiva 70,000 60,000 45,000 70,000
Kewajiban Lancar
Hutang Dagang 2,500 2,750 2,000 2,000
Hutang Pajak 3,500 2,500 2,000 2,500
Hutang Bank Jk Pendek 4,500 2,400 2,000 4,000
Kewajiban Jk Panjang
Hutang Bank Jk Panjang 34,500 28,350 20,500 35,000
Ekuitas (BV) 25,000 24,000 18,500 26,500
Total Hutang dan Ekuitas 70,000 60,000 45,000 70,000

Hutang Berbeban Bunga 39,000 30,750 22,500 39,000


Nilai Buku Invested Capital BVIC 64,000 54,750 41,000 65,500

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Pembanding Pembanding Pembanding Subyek


Laba Rugi 1 2 3 PT Formula

Penjualan 85,000 70,000 55,000 80,000


Harga Pokok Penjualan 45,000 35,000 25,000 40,000
Laba Kotor 40,000 35,000 30,000 40,000
Biaya Adm dan Umum 15,000 10,000 7,000 16,000

Laba Sebelum Bunga,Pajak dan Depr (EBITDA) 25,000 25,000 23,000 24,000
Penyusutan 7,000 5,000 3,000 6,500
Laba Sebelum Bunga dan Pajak (EBIT) 18,000 20,000 20,000 17,500
Bunga 3,450 2,835 2,050 3,500
Laba Sebelum Pajak 14,550 17,165 17,950 14,000
Pajak Penghasilan 4,365 5,150 5,385 4,200
Laba Bersih 10,185 12,016 12,565 9,800

Nilai Pasar per lembar 6 5 25


Jumlah Saham beredar 10,000 5,000 2,000 9,500
Aggregate market value of equity (Price) 60,000 25,000 50,000
Market Value of Invested Capital (MVIC) 99,000 55,750 72,500

Berdasarkan data-data yang tersedia tersebut, hitung :

1. Dari ketiga perusahaan pembanding tersebut, cari salah satu erusahaan


yang paling sebanding dan sepadan dengan menggunakan beberapa
rasio yang umum digunakan (analisis vertikal, analisis horizontal, serta
analisisi rasio).

2. Berdasarkan hasil jawaban no.1, hitung nilai penyertaan saham Sdr.Eko


sebesar 60 % yang terdapat di PT Formula dengan menggunakan
beberapa variabel yang umum digunakan.

Price/book value
Price/sales
Price/earnings
Price/gross cash flow (net income +depreciation)

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

MVIC/BVIC
MVIC/Sales
MVIC/EBIT
MVIC/EBITDA

Jawaban No. 1 :

Dari Neraca dan Rugi Laba tersebut diatas buat dalam % common size,
sebagaimana dibawah ini :
Pembanding Pembanding Pembanding Subyek
Neraca 1 2 3 PT Formula

Aktiva Lancar
Kas dan Bank 14.29% 20.83% 24.44% 15.71%
Piutang Dagang 10.71% 8.33% 6.67% 10.00%
Persediaan 14.29% 4.17% 15.56% 15.00%
Aktiva Tetap 57.14% 62.50% 48.89% 56.43%
Aktiva Lain-Lain 3.57% 4.17% 4.44% 2.86%
Total Aktiva 100.00% 100.00% 100.00% 100.00%
Kewajiban Lancar 0.00% 0.00% 0.00% 0.00%
Hutang Dagang 3.57% 4.58% 4.44% 2.86%
Hutang Pajak 5.00% 4.17% 4.44% 3.57%
Hutang Bank Jk Pendek 6.43% 4.00% 4.44% 5.71%
Kewajiban Jk Panjang 0.00% 0.00% 0.00% 0.00%
Hutang Bank Jk Panjang 49.29% 47.25% 45.56% 50.00%
Ekuitas (BV) 35.71% 40.00% 41.11% 37.86%
Total Hutang dan Ekuitas 100.00% 100.00% 100.00% 100.00%

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Pembanding Pembanding Pembanding Subyek


Laba Rugi 1 2 3 PT Formula

Penjualan 100.00% 100.00% 100.00% 100.00%


Harga Pokok Penjualan 52.94% 50.00% 45.45% 50.00%
Laba Kotor 47.06% 50.00% 54.55% 50.00%
Biaya Adm dan Umum 17.65% 14.29% 12.73% 20.00%
0.00% 0.00% 0.00% 0.00%
Laba Sebelum Bunga,Pajak dan Depr (EBITDA) 29.41% 35.71% 41.82% 30.00%
Penyusutan 8.24% 7.14% 5.45% 8.13%
Laba Sebelum Bunga dan Pajak (EBIT) 21.18% 28.57% 36.36% 21.88%
Bunga 4.06% 4.05% 3.73% 4.38%
Laba Sebelum Pajak 17.12% 24.52% 32.64% 17.50%
Pajak Penghasilan 5.14% 7.36% 9.79% 5.25%
Laba Bersih 11.98% 17.17% 22.85% 12.25%

Dari % tase perbandingan tersebut, terlihat yang mirip dengan PT Formula


adalah Pembanding 1, dengan melihat adanya % yang mirip dari sudut
ekuitas dan laba bersih nya. (cari yang terbanyak mirip nya).

Jawaban No. 2 :

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Perusahaan Pembanding 1 PT Formula


Hutang
Variable Nilai
Multiples (Pengali) Variable Fundamental Berbeban Nilai Ekuitas
Fundamental Perusahaan
Bunga
Price 60,000
Price/book value 2.40 book value 25,000 26,500 63,600
Price/sales 0.71 sales 85,000 80,000 56,471
price/earnings 5.89 earning 10,185 9,800 57,732
Price/gross cf 3.49 gross cf 17,185 16,300 56,910
mvic 99,000
MVIC/bvic 1.55 bvic 64,000 65,500 101,320 39,000 62,320
mvic/sales 1.16 sales 85,000 80,000 93,176 39,000 54,176
mvic/ebit 5.50 ebit 18,000 17,500 96,250 39,000 57,250
mvic/ebitda 3.96 ebitda 25,000 24,000 95,040 39,000 56,040
average 58,062

Nilai saham sdr Eko adalah 60% x Rp. 58.062 = …..

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

CHAPTER 13
THE CAPITALIZED EXCESS EARNING METHOD

Valuation
Valuation Method
Approach
1. Discounted Cash Flow Method
c) Free Cash Flow to Equity Model
Income Approach d) Free Cash Flow to the Firm Model

2. Capitalized Future Economic Income Method

Relative Valuation 1. Market Multiple Method: P/E, P/BV, etc


(Market Approach) 2. Guideline Merger & Acquisition Method

1. Capitalized Excess Earnings Method


Asset Approach
2. Adjusted Net Asset Method

Sebelum masuk ke konsep Capitalized Excess Eraning Method, perlu


dijelaskan dulu konsep Pendekatan Aset, sebagaimana dibawah ini.

PENJELASAN PENDEKATAN ASET

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

▪ Pendekatan aktiva/neraca adalah cara umum dlm mengestimasi nilai


dari obyek penilaian yg ditentukan berdasarkan lapkeu historis obyek
penilaian, dimana seluruh aktiva dan passiva disesuaikan menjadi
nilai pasar wajar (NPW) atau nilai pasar (NP) → krn itu disebut
pendekatan aktiva/neraca.

▪ Aplikasi pendekatan aktiva/neraca didasarkan pd asumsi bhw nilai


perusahaan/ekuitas dpt diperoleh dan direalisasikan berdasarkan
penjualan secara hipotesis dr aktiva sbg bagian dr usaha yg berjalan
(going concern).

▪ Konsep pendekatan aktiva/neraca didasarkan pd prinsip subtitusi →


seorang pembeli tidak akan mau membayar lebih dr biaya yg harus
dikeluarkan utk membentuk suatu badan usaha/memperoleh utilitas
yg bersifat ekuivalen.

▪ Nilai buku semua pos neraca (aktiva berwujud, aktiva tak berwujud,
dan kewajiban), baik yg tercantum maupun yg tdk (on and off balance
sheet) dirubah menjadi NP/NPW-nya pd tgl penilaian.

▪ Penyesuaian nilai yg dilakukan hrs sesuai dgn premis nilai yg


digunakan (going concern atau likuidasi).

▪ Dalam pendekatan aktiva/neraca berlaku konsep akuntansi:


• Nilai perusahaan → seluruh aktiva minus hutang yang bukan
komponen dari struktur kapital.
• Nilai ekuitas → seluruh aktiva minus seluruh kewajiban.

▪ Pendekatan aktiva/neraca lbh cocok utk menilai kepemilikan yg


memiliki kendali (majority/control interest).

▪ Ada 2 jenis nilai yang dapat diperoleh:


• Nilai perusahaan (firm/corporate/enterprise value): nilai dari
kapital (invested capital) atau struktur kapital (capital structure).

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

• Nilai ekuitas: nilai seluruh aktiva dikurangi dengan nilai seluruh


kewajiban.

▪ 2 model yang umum:

• Model ekuitas (equity model): langsung memperoleh nilai


ekuitas.

• Model kapital (invested capital model): memperoleh nilai


perusahaan/kapital, yang harus dikurangi dengan hutang
komponen kapital untuk memperoleh nilai ekuitas.

Metode Kapitalisasi Kelebihan Pendapatan:


Konsep Dasar

▪ Aktiva berwujud suatu perusahaan memberikan balikan (return)


tertentu kepada pemilik sesuai dengan resiko yang melekat dalam
kepemilikan aktiva tersebut.

▪ Setiap kelebihan balikan di atas balikan wajar untuk aktiva berwujud


adalah merupakan hasil atau kontribusi/balikan dari ATB.

▪ Model yang digunakan:

• Model ekuitas

• Model kapital

▪ Metode ini cocok utk badan ush yg bersifat operasi (operating


company) dgn tingkat keuntungan yg cukup dan pendapatan (dgn
tingkat pertumbuhan) yg relatif stabil → UKM dan praktek profesi.

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

▪ Aktiva berwujud bersih:

• Harus didefinisikan dengan jelas dalam penugasan


• ATB: dihitung atau tidak dalam NTAV?
• Perlakuan atas aset non operasi

▪ Laba ekonomi normal:

• Harus merefleksikan kemungkinan pendapatan dimasa datang


(future maintenable earnings/FME)
• Perlakuan atas pendapatan non operasi
• Perlakuan atas kompensasi direktur-pemilik
• Harus didefinisikan dengan jelas: FCFE/FCFF/laba bersih, atau
yang lain?

Metode Kapitalisasi Kelebihan Pendapatan:


Latar Belakang
▪ Pertama kali muncul dlm publikasi U.S. Treasury Department
berjudul “Appeals and Review Memorandum No. 34” (ARM 34) thn
1920 → krn itu disebut juga “the Treasury method”

▪ Digunakan utk menghitung nilai kerugian pabrik bir dlm bentuk


goodwill yg hilang karena larangan atas minuman keras

▪ Thn 1968 ARM 34 di-update oleh Internal Revenue Service (IRS) dan
dituangkan dalam IRS Revenue Ruling 68-609 → msh berlaku
hingga sekarang

▪ Awalnya ditujukan untuk mengestimasi nilai ATB sebagai satu


kesatuan (big pot tehory) dengan mengkapitalisasi “kelebihan
pendapatan”, yaitu selisih antara pendapatan perusahaan dengan

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

balikan normal dari aktiva berwujud (setelah disesuaikan) yang


dimilikinya

▪ Dalam perkembangannya, metode ini digunakan untuk mengestimasi


nilai perusahaan/ekuitas secara keseluruhan:

▪ Nilai ekuitas = Nilai Aktiva Berwujud – Nilai Kewajiban + Nilai ATB

▪ (atas dasar nilai yang telah disesuaikan)

Metode Kapitalisasi Kelebihan Pendapatan:


Penilaian Aktiva dan Kewajiban
▪ Aktiva berwujud: melakukan penilaian kembali/revaluasi aktiva-aktiva
tsb (untuk plant, property & equipment sesuai dengan metode
penilaian aktiva tetap) → sama dgn metode penyesuaian aktiva
bersih

▪ Kewajiban: face value atau disesuaikan → sama dgn metode


penyesuaian aktiva bersih

▪ ATB: kapitalisasi balikan yang dihasilkan oleh ATB tsb (mengkonversi


menjadi nilai ATB dengan suatu tingkat kapitalisasi tertentu)

Metode Kapitalisasi Kelebihan Pendapatan:


Prosedur Umum
Metode Kapitalisasi Pendapatan ==Melalui Nilai Perusahaan

▪ Sesuaikan semua pos aktiva berwujud dan kewajiban dalam neraca


menjadi nilai pasar/nilai pasar wajar
Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara
Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Neraca
SEBELUM SETELAH
URAIAN PENYESUAIAN PENYESUAIAN
PENYESUAIAN
Kas 600,000 600,000
Pus 1,000,000 (200,000) 800,000
Pers 800,000 400,000 1,200,000
takl 2,400,000 2,600,000

Akt ttp 3,000,000


Peny (1,400,000)
Net AkTTp 1,600,000 1,400,000 3,000,000

Total aktiva 4,000,000 1,600,000 5,600,000

HUS 800,000 800,000


Hutang Jpyg jt tmpo 600,000 600,000
THLancr 1,400,000 1,400,000

Kwjbn JGKP 1,800,000 1,800,000

Revaluasi 1,600,000 1,600,000


Modal di stor 140,000 140,000
Laba di thn 660,000 660,000
tmsendiri 800,000 2,400,000

Tkew dan Ms 4,000,000 1,600,000 5,600,000

▪ Hitung nilai aktiva berwujud bersih (net tangible asset value/NTAV)


dari bisnis yg dinilai → NTAV = nilai seluruh aktiva berwujud – nilai
seluruh Hutang “diluar kewajiban berbeban bunga” misalnya NTAV =
Rp 5.600.000 – Rp. 800.000 = Rp. 4.800.000

NTAV = TA-Non Interest Bearing Debt = 4,800,000

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

▪ Perkirakan balikan/thn dari aktiva berwujud bersih dgn tingkat balikan


(rate of return) yg wajar (dapat ditentukan dgn %-age borrowing
capacity)

Hitung borrowing capacity:


SETELAH %
URAIAN PEMBIAYAAN
PENYESUAIAN PEMBIAYAAN
Pus 800,000 50% 400,000
Pers 1,200,000 50% 600,000
Net AkTTp 3,000,000 70% 2,100,000
5,000,000 3,100,000

Debt (3.1/5.0) 62.00%


Equity (100%-62%) 38.00%

Hitung tingkat balikan dgn rata-rata


tertimbang:
Balikan
Biaya DE Ratio
tertimbang
Hutang = 14.00% 62.00% 8.68%
Modal = 24.00% 38.00% 9.12%
RORONTAV 17.80%

▪ mis. tingkat balikan = 17,8%, maka balikan dari nilai aktiva berwujud
bersih = 17,8% x Rp 4.800.000,- =Rp 854.000
RORONTAV 17.80%
RONTAV 854,400

▪ Hitung laba ekonomi normal (normalized economic earnings) → dpt


berupa arus kas bersih untuk kapital, misalnya arus kas bersih untuk
kapital – Rp 1.300.000,-

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

EAT 1,274,000
Depr 100,000
INT AFT TAX 336,000
Tambahan FA (160,000)
NWC (250,000)
FCFF 1,300,000

▪ Hitung kelebihan pendapatan (excess earnings) → laba ekonomi


normal – balikan dari aktiva berwujud bersih, mis. Rp 1.300.000 – Rp
854.000 = Rp 445.600
RONTAV 854,400

FCFF 1,300,000

Excess Earning = 445,600

▪ Hitung tingkat kapitalisasi langsung (direct capitalization rate) yang


sesuai untuk kelebihan pendapatan di atas, mis. Tinkat kapitalisasi =
25% (penjelasan ada di belakang)
▪ Hitung nilai ATB dengan mengkapitalisasikan kelebihan pendapatan
menjadi nilai ATB dgn tingkat kapitalisasi yg sesuai tersebut, mis.
tingkat kapitalisasi langsung = 25%, maka nilai ATB = Rp 445.600 :
25% = Rp 1,782.400

▪ Hitung nilai ekuitas dengan menjumlahkan nilai aktiva berwujud


bersih dan nilai ATB → nilai aktiva berwujud bersih + nilai ATB = Rp
4.800.000 + Rp 1.782.000 = Rp 6.582.400
Kapitalisasi= 445.600/25% 1,782,400

NTAV 4,800,000

Firm Value= 6,582,400


Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara
Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

▪ Hitung Nilai Ekuitas


Firm Value= 6,582,400

Hutang Jpyg jt tmpo (600,000)


Kwjbn JGKP (1,800,000)

Euity Value= 4,182,400

▪ Lakukan cek akhir (sanity check) dengan menghitung tingkat


kapitalisasi keseluruhan (overall capitalization rate)

Metode Kapitalisasi Pendapatan ==Langsung Nilai Ekuitas

▪ Sesuaikan semua pos aktiva berwujud dan kewajiban dalam neraca


menjadi nilai pasar/nilai pasar wajar (sama dengan diatas)

▪ Hitung nilai aktiva berwujud bersih (net tangible asset value/NTAV)


dari bisnis yg dinilai → NTAV = nilai seluruh aktiva berwujud – nilai
seluruh kewajiban (“yang berbeban maupun yang tidak berbeban
bunga”) misalnya NTAV = Rp 5.600.000 – Rp. 1.800.000 –Rp.
1400.000 = Rp. 2.400.000

▪ Diketahui Cost of Capital, adalah 24% (Ingat – Jika memakai model


Nilai Perusahaan, maka digunakan WACC).

▪ balikan dari nilai aktiva berwujud bersih = 24% x Rp 2.400.000,- =Rp


576.000

▪ Hitung laba ekonomi normal (normalized economic earnings) → dpt


berupa arus kas bersih untuk Ekuitas, misalnya arus kas bersih untuk
kapital – Rp 1.021.600,-

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

EAT 1,274,000
DEPR 100,000
Naik (turun) Hutang JP 57,600
CapEx (160,000)
NWC (250,000)
FCFE 1,021,600

▪ Hitung kelebihan pendapatan (excess earnings) → laba ekonomi


normal – balikan dari aktiva berwujud bersih, mis. Rp 1.021.600 – Rp
576.000 = Rp 445.600
FCFE 1,021,600

RONTAV 576,000

Excess 445,600

▪ Hitung nilai ATB dengan mengkapitalisasikan kelebihan pendapatan


menjadi nilai ATB dgn tingkat kapitalisasi yg sesuai tersebut, mis.
tingkat kapitalisasi langsung = 25%, maka nilai ATB = Rp 445.600 :
25% = Rp 1,782.400

Kapitalisasi 445.600/25% 1,782,400

▪ Hitung Nilai Ekuitas

Kapitalisasi 445.600/25% 1,782,400

NTAV 2,400,000

Equity Value 4,182,400

Perbedaan dengan model melalui Nilai Perusahaan, disini tidak


dikurangkan dengan hutang berbeban bunganya lagi.

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Metode Kapitalisasi Kelebihan Pendapatan:


Tingkat Kapitalisasi untuk Kelebihan Pendapatan
▪ Umumnya lebih tinggi daripada tingkat biaya ekuitas perusahaan
yang dinilai bisnisnya

▪ Faktor terpenting → keyakinan atas kelebihan pendapatan:

• Kelebihan pendapatan dgn periode yang lama dan tingkat


kepastian yg tinggi → tingkat kapitalisasi lebih rendah
• Tingkat kapitalisasi = tingkat biaya ekuitas → pendapatan yang
solid akan berlangsung dimasa mendatang
• Tingkat kapitalisasi yang rendah → kelebihan pendapatan dlm
periode yg sangat panjang dan dpt diprediksikan dgn sangat
meyakinkan

▪ Patokan: rata-rata tertimbang dari tingkat kapitalisasi aktiva berwujud


bersih dan kelebihan pendapatan (dibobot berdasarkan nilai
pasar/nilai pasar wajar dari masing-masing aktiva) = tingkat
kapitalisasi utk perusahaan yg dinilai

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

CHAPTER 14
ASSET ACCUMULATION METHOD

Valuation
Valuation Method
Approach
1. Discounted Cash Flow Method
e) Free Cash Flow to Equity Model
Income Approach f) Free Cash Flow to the Firm Model

2. Capitalized Future Economic Income Method

Relative Valuation 1. Market Multiple Method: P/E, P/BV, etc


(Market Approach) 2. Guideline Merger & Acquisition Method

1. Capitalized Excess Earnings Method


Asset Approach
2. Adjusted Net Asset Method

Metode Akumulasi Aset atau Pendekatan Aktiva (Asset Based Approach)


atau Adjusted Net Asset Method adalah metode penilaian untuk
menentukan indikasi Nilai dari suatu usaha / business interest atau Nilai
dari ekuitas suatu perusahaan yang berdasarkan Neraca atau Balance

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Sheet, dengan menggunakan beberapa metode untuk melakukan penilaian


kembali atas semua aktiva maupun kewajiban dari perusahaan.

Penilaian atas aktiva maupun kewajiban harus berdasarkan Nilai Pasar


atau Nilai lainnya sesuai dengan kondisi perusahaan yang dinilai. Dari
metode ini dihasilkan Nilai Pasar Wajar usaha / business interest dan atau
Nilai Pasar Wajar ekuitas.

Asset Based Approach VS Book Value

Nilai Buku / Book Value baik aset maupun kewajiban dalam laporan
keuangan berdasarkan ketentuan akuntansi jadi bukan berdasarkan Nilai
Pasar atau Nilai lainnya seperti yang ditentukan dalam SPI.

Secara umum tidak benar bila untuk menentukan Nilai Pasar Wajar dari
suatu usaha, maupun Nilai Pasar Wajar dari ekuitas dilakukan selalu
berdasarkan Nilai Buku yang disajikan dalam laporan keuangan / Neraca.

Nilai buku / Book Value tidak mencerminkan Nilai Ekonomis dari aset
maupun kewajiban.

Ada dua metode yang mendasari Pendekatan Aktiva

1. Net Asset Value ( NAV ) method.

Dengan metode ini, nilai ekuitas dari perusahaan dihitung dengan


penyesuaian nilai aset dan kewajiban berdasarkan hasil penilai dengan
dasar Nilai adalah Nilai pasar.

2. Liquidation Value ( LV ) method.


Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara
Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Dengan metode ini, nilai ekuitas dari perusahaan dihitung dengan


penyesuaian nilai aset (baik aktiva tetap maupun aktiva lancar) serta
penyesuaian kewajiban yang masih harus dibayar karena perusahaan
akan di likuidasi, serta mendiskonto dengan tingkat diskonto tertentu.

Metode Net Asset Value (NAV) dan Metode


Liquidation Value (LV) digunakan pada kondisi
sebagai berikut:

1. Nilai perusahaan lebih banyak dipengaruhi oleh aktiva berwujud dan


perusahaan tidak ada nilai lebih baik atas produknya, pelayanannya dan
keterampilan karyawannya atau dapat dikatakan kecil nilai aktiva tidak
berwujudnya.
(contoh perusahaan yang bergerak pada usaha real estate)

2. Perusahaan tidak menunjukan prestasi / performance yang baik dimasa


lampau. Perusahaan diragukan kelanjutanya atau “Going concern”.
(seperti perusahaan yang baru berdiri atau suatu perusahaan yang
usahanya bermasalah).

Net Asset Value Method:


Net asset value method, menganggap perusahaan yang dinilai dapat
merealisasi menjual aset dengan Nilai Pasar sebagai bagian perusahaan
yang sedang berjalan. Jadi net asset value method secara umum hanya
dapat dipertimbangkan bila semua kriteria dibawah ini dijumpai:

a. Perusahaan yang dinilai aktiva berwujudnya jumlahnya cukup banyak.

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

b. Perusahaan yg nilai tambahnya sedikit atau bahkan tidak ada nilai


tambahnya dari produknya, dari karyawannya dan dari pelayanan
lainnya (perusahaan yang mempunyai karyawan dengan teknologi tinggi
tidak disarankan dinilai dengan net asset value method, misal:
perusahaan IT).

c. Perusahaan tidak mempunyai Intangible Asset yang dominan….

(tetapi walau demikian, penilaian beberapa perusahaan Industri seperti


pertambangan, perusahaan minyak dapat digunakan Net Asset Value
method, walaupun perusahaan-perusahaan tersebut memiliki Intangible
asset / Aktiva tidak berwujud yang cukup besar).

d. Neraca telah menggambarkan semua aktiva berwujud perusahaan,


perusahaan tidak memiliki biaya atas aktiva tidak berwujud, tetapi ada
intangible asset yang memberi “benefit” atas perusahaan.

(contoh perusahaan real estate yang mempunyai hak BOT).

Beberapa perusahaan yang dapat dinilai dengan


menggunakan Net Asset value method.
▪ Perusahaan Real estate.
▪ Perusahaan Holding atau Induk perusahaan dan Investment Companies
lainnya.
▪ Perusahaan yang baru berdiri.
▪ Perusahaan yang berhubungan dengan sumber daya alam (perusahaan
minyak, perusahaan pertambangan, dan perusahaan yang
berhubungan dengan hasil hutan).
▪ Usaha kecil yang mudah, atau relatif mudah untuk menilainya (toko
retail yang kecil, bengkel).

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Liquidation Value Method.


Penggunaan liquidation value method dapat dipertimbangkan pada kondisi
perusahaan sebagai berikut:

a. Perusahaan dalam keadaan akan dilikuidasi, perusahaan akan


bangkrut.

b. Analisa atas arus kas perusahaan saat ini jelek dan proyeksi dimasa
yang akan datang juga menunjukkan kondisi yang jelek dibandingkan
dengna aset yang dimiliki dan dapat dikatakan perusaan tidak akan
dapat bertahan untuk beroperasi sebagaimana layaknya. Nilai likuidasi
atas semua aset yang dimiliki perusahaan mungkin sudah
menggambarkan Potensi Nilai yang maksimum.
Proyeksi arus kas perusahaan untuk beroperasi secara menerus tidak
cukup aman. Kondisi demikian nilai likuidasi dan nilai pasar sebagai
perusahaan yang sedang berjalan pada umumnya hampir sama. (maka
kondisi demikian baik liquidation value method maupun going concern
method hampir sama hasil penilaiannya).

c. Perusahaan yang mempunyai banyak devisi atau perusahaan induk


dengan mempunyai beberapa anak perusahaan dengan kondisi
sebagian anak perusahaan atau devisi untung dan anak
perusahaan/devisi yang lainnya merugi.

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Hal-hal yang perlu dipertimbangkan bila net asset


value dan liquidation value method akan digunakan:
Dalam penggunaan net asset value dan liquidation value mungkin
diperlukan metode-metode lainnya untuk menilai aset maka diperlukan
beberapa pertimbangan / pemikiran:

a) Penilai aset yang diperlukan untuk menilai aset perusahaan.

b) Tetapkan jenis nilai yang diperlukan misal nilai pasar, nilai likuidasi dan
atau jenis nilai lainnya.

c) Tentukan prosedur lainnya yang diperlukan untuk menilai aset lainnya


(penilaian persediaan atau analisis aset tertentu lainnya).

Sebagai catatan perbedaan antara Nilai Pasar dan


Nilai Likuidasi dalam penilaian aset.

Perbedaan penting antara Nilai Pasar dan Nilai Likuidasi pada penilaian
aset adalah pada batas waktu terjadinya transaksi yang diharapkan atas
hasil penilaian.
Dalam penilaian aset:
▪ Nilai Pasar suatu aset bila aset tersebut diharapkan dapat terjual dalam
waktu 60 hari sampai 90 hari.

▪ Nilai Likuidasi suatu aset bila aset tersebut diharapkan dapat terjual
dalam waktu yang singkat yaitu 15 hari sampai 59 hari.

Net asset value method

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Langkah-langkah dalam penggunaan metode net asset value adalah


sebagai berikut:

1. Tentukan Neraca yang sesuai dengan tanggal penilaian.


2. Sesuaikan neraca bila diperlukan, pelajari kesalahan yang mungkin
ada dari aset atau kewajiban dan sesuaikan neraca sesuai dengan
tanggal penilaian.
3. Sesuaikan setiap aset berwujud dan cari aset tidak berwujud untuk
ditentukan Nilai Pasarnya.
4. Sesuaikan kewajiban-kewajiban sesuai hasil penilaian berdasarkan
pasar bila berbeda dengan nilai buku.

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Penilaian Ekuitas Perusahaan PT Anggrek


Metode Net Aset Value

Nilai Buku Nilai Buku yang


( Diaudit ) disesuaikan
31 / 12 / 20XX 31 / 12 / 20XX

Kas 1,216,000,000 1,216,000,000


Piutang dagang 2,432,000,000 2,432,000,000
Persediaan 8,555,700,000 8,555,700,000
Aktiva lancar lainnya 66,500,000 66,500,000

Total Aktiva lancar 12,270,200,000 12,270,200,000

Tanah , Bangunan dan Mesin - 9,690,000,000


mesin & peralatan lainnya .

Total depresiasi -2,641,000,000


Total Aktiva Tetap 7,049,000,000 12,445,000,000 a
Total Aktiva 19,319,200,000 24,715,200,000

Hutang lancar 627,000,000 627,000,000


Wesel bayar 2,527,000,000 2,527,000,000
Hutang dagang 2,162,200,000 2,162,200,000
Kewajiban yang harus dibayar 418,000,000 418,000,000
Pajak penghasilan yang harus dibayar 437,000,000 437,000,000

Total Kewajiban 6,171,200,000 6,171,200,000

Hutang jangka panjang 3,648,000,000 3,648,000,000

Estimasi pajak yang harus dibayar dari 539,600,000 b


selisih penilaian kembali

Equitas 9,500,000,000 14,356,400,000

Total kewajiban dan ekuitas 19,319,200,000 24,715,200,000

Indikasi Nilai Ekuitas dengan 14,356,400,000


Net Asset Value Method
a
Nilai Pasar hasil penilaian oleh Penilai Aset

b
Pajak yang harus dibayar dari selisih hasil penilaian :

Penilaian 12,445,000,000
Bahan kuliah
NiBuku Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara
7,049,000,000
Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
5,396,000,000
10%
pajak 539,600,000
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

5. Sesuaikan bila diperlukan pajak pendapatan dan bunga atas


pinjaman.
a
Nilai Pasar hasil penilaian oleh Penilai Aset

b
Pajak yang harus dibayar dari selisih hasil penilaian :

Penilaian 12,445,000,000
NiBuku 7,049,000,000
5,396,000,000
10%
pajak 539,600,000

6. Perhitungan atas langkah 1 sampai langkah 6 dapat menggambarkan


nilai pasar wajar equitas.

7. Hasil nilai pasar wajar equitas kemudian didiskon sesuai dengan


ketentuan dan pengalaman penilai dalam melakukan penilaian (nanti
terakhir di ajarkan.)

Hal yang umum disesuaikan dalam metode Net Asset


Value:

Aset / Kewajiban. Umumnya disesuaikan


menjadi :
Deposito / dana pada pasar uang. Nilai nominal ditambah bunga
yang berlaku pada saat
penilaian.
Surat berharga. Harga pada saat tanggal
penilaian atau bila tanggal
penilaian pada hari libur, maka
ditentukan berdasarkan harga
terakhir sebelum libur.
Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara
Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Piutang usaha. Piutang usaha pada tanggal


penilaian dikurangi estimasi
piutang usaha yang tidak
mungkin tertagih.
Piutang dan hutang pada pihak terkait. Sesuai dengan nilai buku,
didiskon atau dihapuskan
sesuai dengan kondisi piutang
dan hutang.

Persediaan Digunakan Replacement


Cost/Biaya pengganti (ingat
FIFO dan Nilai Pasar dari
persediaan biasanya
mendekati biaya
pengganti/harga beli
persediaan bila perputaran
persediaan relatif tinggi dan
biaya produksi relatif tetap
selama 12 bulan.

Tanah, bangunan, perabot mesin-mesin Nilai pasar berdasarkan hasil


dan aktiva tetap lainnya. penilaian Penilai Aset.

Aktiva tak berwujud. Dihilangkan atau disesuaikan


sesuai hasil penilaian Penilai
(Nilai Pasar yang Wajar).

Hutang usaha dan kewajiban lainnya yang Sesuai kondisi pada saat
tidak berbunga. tanggal penilaian (cut off
date).

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Wesel bayar dan kewajiban yang Sesuai kondisi pada saat


berbunga lainnya. tanggal penilaian dengan
menambah atau mendiskon
sesuai kondisi “rate” pasar,
bila diperlukan.

Liquidation value method


Langkah-langkah dalam penggunaan metode Liquidation value adalah
sebagai berikut:

1. Tentukan Neraca yangs sesuai dengan tanggal penilaian.

2. Sesuaikan neraca bila diperlukan, pelajari kesalahan yang mungkin ada


dari aset atau kewajiban dan sesuaikan neraca sesuai dengan tanggal
penilaian.

3. Tetapkan metode untuk menentukan nilai likuidasi aset berwujud. (besar


nilai likuidasi belum termasuk biaya langsung dan tidak langsung untuk
likuidasi).

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Penilaian Ekuitas Perusahaan PT Mawar yang dilikuidasi


Metode Likuidation Value

Nilai Buku Nilai Buku yang


NERACA ( Diaudit ) disesuaikan
31 / 12 / 20XX 31 / 12 / 20XX

Kas 1,216,000,000 1,216,000,000


Piutang dagang 2,432,000,000 2,432,000,000
d
Persediaan 8,555,700,000 5,311,070,000
Aktiva lancar lainnya 66,500,000 66,500,000

Total Aktiva lancar 12,270,200,000 9,025,570,000

e
Tanah , Bangunan dan Mesin - 9,690,000,000 5,746,869,010
mesin & peralatan lainnya .

Total depresiasi (2,641,000,000)

Total Aktiva 19,319,200,000 14,772,439,010

Hutang lancar 627,000,000 627,000,000


Wesel bayar 2,527,000,000 2,527,000,000
Hutang dagang 2,162,200,000 2,162,200,000
Kewajiban yang harus dibayar 418,000,000 418,000,000
Pajak penghasilan yang harus dibayar 437,000,000 437,000,000

Total Kewajiban 6,171,200,000 6,171,200,000

Hutang jangka panjang 3,648,000,000 3,648,000,000

Estimasi biaya langsung & tidak langsung


likuidasi :
a
Biaya penanganan aset 425,219,800
b
Uang Pesangon dan Jasa karyawan 525,000,000
c
Biaya - biaya administrasi untuk likuidasi 1,778,227,500

Equitas 9,500,000,000 2,224,791,710

Total kewajiban dan ekuitas 19,319,200,000 14,772,439,010

Indikasi Nilai Ekuitas dengan


Net Asset Value Method 2,224,791,710

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

4. Kurangi nilai Pasar dengan semua biaya yang timbul selama proses
likuidasi perusahaan dan tentukan nilai likuidasi atas aset likuidasi.
a
Biaya penanganan aset termasuk asuransi dan pajak - pajak yang mungkin timbul
sampai aset terlikuidasi dengan diskonto 3 % perbulan , adalah sebagai berikut :
Rp / bulan Faktor nilai kini Nilai Kini
Persediaan ( 1 bulan ) 10,000,000 1.000000 10,000,000
Mesin dan Peralatan ( 9 bulan ) 18,000,000 7.7861 140,149,800
Tanah dan bangunan ( 18 bulan ) 20,000,000 13.7535 275,070,000

Total 425,219,800

b
Uang Pesangon dan Jasa karyawan dibayarkan dalam jangka waktu 30 hari , tidak didiskonto .
Pembayaran pesangon dan jasa 525,000,000

c
Biaya - biaya administrasi untuk likuidasi :
Waktu penyelesaian likuidasi diperkirakan 24 bulan dengan biaya per bulan Rp 105,000,000,00

Nilai Kini biaya - biaya likuidasi 105,000,000 16.9355 1,778,227,500


( diskonto 3 % perbulan )

d Penyesuaian Nilai Likuidasi : Hasil Penilaian Nilai Likuidasi


Persediaan Barang jadi 3,610,000,000 2,707,500,000 Dikurangi 25 % untuk barang jadi
Barang setengah jadi 1,430,700,000 143,070,000 Diperhitungkan Nilai Sekrap ( 10 % )
Bahan baku 3,515,000,000 2,460,500,000 Didiskon 30% untuk mengeluarkan
biaya bahan baku dan pengangkut
an bahan baku
Total 8,555,700,000 5,311,070,000

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

e Perhitungan Nilai Likuidasi aktiva tetap

Tanah dan Bangunan


Hasil penilaian Penilai Aset 7,125,000,000
Dikurangi biaya jasa agen properti , BPHTB
dan biaya lainnya 10 % 712,500,000

6,412,500,000
PV faktor ( 3 % untuk 15 bulan ) 0.641860000

PV Tanah dan Bangunan 4,115,927,250

Mesin dan Peralatannya


Hasil penilaian Penilai Aset 5,320,000,000
Dikurangi biaya jasa penjualan dan jasa lain
nya dan pajak bila ada ( 60 % ) 3,192,000,000

2,128,000,000
PV faktor ( 3 % untuk 9 bulan ) 0.76642000000

PV Mesin dan Peralatannya 1,630,941,760

Total Nilai Likuidasi 5,746,869,010

5. Hasil nilai likuidasi kurangkan kewajiban-kewajiban perusahaan.

6. Perhitungan atas langkah 1 sampai langkah 6 dapat menggambarkan


Nilai pasar wajar ekuitas.

7. Hasil nilai pasar wajar ekuitas kemudian didiskon sesuai dengan


ketentuan dan pengalaman penilai dalam melakukan penilaian.(nanti
akan diajarkan)

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

PART IV - CHAPTER 15 – 19
DISCOUNTS, PREMIUMS AND THE VALUE CONCLUSIONS

Jenis Premi dan Kendali.


▪ Premi kendali (control premium):

• Jika yg dinilai penyertaan mayoritas sdgkn nilai yg dihasilkan


berindikasi minoritas.

▪ Diskon minoritas (discount for lack of control/minority discount):

• Jika yg dinilai penyertaan minoritas sdgkan nilai yg dihasilkan


berindikasi mayoritas.

▪ Diskon marketabilitas (discount for lack of marketability/marketability


discount):

• Jika yg dinilai perush. Tertutup sdgkn asumsi diperoleh dari pasar


minoritas (bursa).

Premi Kendali.

Elemen dari Kendali.


• Saham kendali > saham minoritas → memiliki “bundle of rights”

̶ Menunjuk/merubah manajemen operasi


Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara
Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

̶ Menunjuk/merubah direksi
̶ Menentukan kompensasi manajemen
̶ Menentukan kebijakan operasional dan strategi dan merubah
kegiatan usaha
̶ Membeli, menyewa, melikuidasi aktiva
̶ Memilih pemasok
̶ Bernegosiasi dan melakukan akuisisi dan penggabungan usaha
̶ Melakukan IPO atau Right Issue
̶ Melakukan penawaran obligasi
̶ Melakukan pembayaran dividen
̶ Merubah anggaran dasar
̶ Menentukan kompensasi untuk pihak yang memiliki hubungan
istimewa
̶ Melakukan kerjasama
̶ Menentukan produk & jasa yg dihasilkan berserta harga yg
ditawarkan
̶ Etc

Kemungkinan Kendali

• 100% kepemilikan
• 75% < kepemilikan < 100%
̶ Super majority
• 50% < kepemilikan < 75%
̶ Beberapa aksi korporasi seperti penggabungan usaha,
likuidasi, perubahan anggaran dasar memerlukan persetujuan
super majority
• 50%
̶ Tidak dapat melakukan tindakan korporasi
̶ Dapat tidak menyetujui tindakan korporasi
• Mendekati 50%
̶ Kendali Efektif
̶ Jika pemegang saham lainnya memiliki saham yang relatif kecil
• Saham minoritas yang memiliki kendali
Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara
Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

̶ Saham merah putih


̶ 49% → 49 % → 2%

Marketability & Illiquidity.


• Lack of Marketability → Ketidakmampuan pemegang saham minoritas
untuk menjual tunai investasi yang dimilikinya secara cepat dengan
biaya wajar dan data perkirakan.

̶ Basis pengukuran → transfer non-kendali


• Illiquidity → Ketidakmampuan pemegang saham untuk menjual tunai
seluruh bisnis yang dimilikinya secara cepat dengan biaya wajar dan
data perkiraan.

̶ Basis pengukuran → transfer kendali → penjualan asset,


penggabungan usaha

• Marketability & Illiquidity → terkait satu dengan yang lain namun


berbeda.

• Indonesia → digabung.

Ringkasan Penerapan Premi dan Diskon.

Penerapan Premi Kendali, Diskon Minoritas, dan Diskon


Marketabilitas.

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Aplikasi Diskon & Premi.


• DCF, ANAM, EEM dan Merger Acquisition Method → Nilai Saham
Mayoritas.

̶ Obyek yg dinilai kepemilikan minoritas: diskon lack of market


ability dan lack of control.
̶ Obyek yg dinilai saham mayoritas: diskon lack of market-
ability.

• Market Multiple Method, DCF → Nilai Saham Minoritas.

̶ Penilaian Saham Mayoritas: ditambah control premium


dikurangi lack of marketability.

̶ Penilaian saham minoritas: diskon lack of marketability.

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

Rekonsiliasi Nilai.

• Jika metode yang digunakan lebih dari satu, perlu dilakukan


rekonsiliasi nilai untuk memperoleh kesimpulan akhir.

• Rekonsiliasi nilai dilakukan dgn menghitung rata-rata tertimbang dari


hasil-hasil nilai yg diperoleh dari masing-masing metode yg
digunakan.

• Bobot yg lebih tinggi diberikan kpd nilai yg dihasilkan dr metode yg


dianggap lebih akurat/lebih baik.

• “Level” nilai harus sudah sama pada saat dilakukan pembobotan.

Kriteria Pemilihan/Pembobotan Pendekatan dan


Metode Penilaian
Faktor-faktor yang harus dipertimbangkan penilai:

• Kuantitas dan kualitas dari ketersediaan data operasional dan


keuangan.

̶ GIGO → Garbage In Garbage Out.

• Akses penilai terhadap data operasional dan keuangan.

• Ketersediaan data industri mengenai transaksi jual beli perusahaan


tertutup dan terbuka.

• Jenis kegiatan usaha, sifat/nature bisnis, jenis industri.

• Jenis penilaian dari kepemilikan.


Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara
Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

• Pemakai Penilaian.

• Tujuan Penilaian.

Rekonsiliasi Nilai.
• Biasanya menggunakan 2 atau lebih metode penilaian → Draft
Standar Bapepam.

• Range penilaian yang hampir sama → Bapepam 7.5%

• Jika terdapat penilaian yang menyimpang.

̶ Menelaah dan menghitung ulang.


̶ Tidak memakai penilaian.
̶ Memakai dengan bobot yang rendah.

Pembobotan Nilai.

• Judgement Penilai.

• Subjective dan Educated Judgement.

̶ Obyek penilaian.
̶ Kepercayaan penilai akan kehandalan metoda.
̶ Ketersediaan data keuangan, operasional dan pasar.
̶ Pendekatan pasar → tidak dapat metode penilaian utama.

• Sanity check

Jenis Nilai Akhir.


Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara
Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)
VALUING A BUSINESS
Fifth Edition, The Analysis and Appraisal of Closely Held CompaniesMcGraw-Hill
(2008), Shannon P.Prat, (S)
BAHAN PENDIDIKAN PENILAI MAPPI

• Satu Kesimpulan Nilai → Draft Bapepam.


̶ Berdasarkan analisa yang telah kami lakukan, nilai pasar wajar
100% kepemilikan PT A Tbk adalah sebesar Rp. 100 miliar.
• Kisaran Nilai.

̶ Berdasarkan analisa yang telah kami lakukan, nilai pasar wajar


100% kepemilikan PT A Tbk adalah berada pada kisaran Rp.
100 miliar – Rp. 150 miliar.

• Nilai yang terkait/Relationship value → jarang dipakai.

̶ Berdasarkan analisa yang telah kami lakukan, nilai pasar waajr


100% kepemilikan PT A Tbk adalah tidak kurang dari Rp. 100
miliar dan tidak lebih dari Rp. 150 miliar.

Bahan kuliah Penilaian Bisnis di MAKSI Universitas Taruma Negara


Dr. Dolok Hutagalung MSi. MAPPI (Cert)