Anda di halaman 1dari 24

BAB II

TINJAUAN UMUM

2.1 Sejarah Perusahaan

PT. Semen Padang berada di Indarung yang terletak sekitar 15 KM dari


kota Padang dengan ketinggian lebih kurang 200 M dari permukaan laut. Pada
awal abad ke-19, daerah Indarung merupakan barak-barak pengungsian serdadu
belanda. Salah seorang Belanda bernama Charel Christoper Lau pada tahun 1906
menemukan batu kapur dan batu silika yang merupakan bahan baku pembuatan
semen, kemudian dilakukan penelitian terhadap batu kapur dan batu silika
tersebut.
Hasil penelitian menyatakan bahwa batu kapur yang terletak di Bukit
Karang Putih dan Bukit Ngalau tersebut dapat dijadikan bahan pembuatan semen.
Berdasarkan hal tersebut pemerintah Belanda memberikan kepercayaan kepada
NV Gebroeders Velhs Handel Maatscappji, yaitu salah satu perusahaan swasta di
Belanda untuk mendirikan pabrik semen di Indarung.
PT Semen Padang (Perusahaan) didirikan pada tanggal 18 Maret 1910
dengan nama NV Nederlandsch Indische Portland Cement Maatschappij (NV
NIPCM) yang merupakan pabrik semen pertama di Indonesia. Kemudian pada
tanggal 5 Juli 1958 Perusahaan dinasionalisasi oleh Pemerintah Republik
Indonesia dari Pemerintah Belanda. Selama periode ini, Perusahaan mengalami
proses kebangkitan kembali melalui rehabilitasi dan pengembangan kapasitas
pabrik Indarung I menjadi 330.000 ton/tahun. Selanjutnya pabrik melakukan
transformasi pengembangan kapasitas pabrik dari teknologi proses basah menjadi
proses kering dengan dibangunnya pabrik Indarung II, III, dan IV.

5
Sumber : PT. Semen Padang
Gambar 2.1 Sejarah Perusahaan
Pada tahun 1995, Pemerintah mengalihkan kepemilikan sahamnya di PT
Semen Padang ke PT Semen Gresik (Persero)Tbk bersamaan dengan
pengembangan pabrik Indarung V. Pada saat ini, pemegang saham Perusahaan
adalah PT Semen Indonesia (Persero)Tbk dengan kepemilikan saham sebesar
99,99% dan Koperasi Keluarga Besar Semen Padang dengan saham sebesar 0,01
%. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk sendiri sahamnya dimiliki mayoritas oleh
Pemerintah Republik Indonesia sebesar 51,01%. Pemegang saham lainnya sebesar
48,09% dimiliki publik. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. merupakan
perusahaan yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Kantor pusat dan pabrik Semen Padang terletak di Kelurahan Indarung,
Kecamatan Lubuk Kilangan, Kotamadya Padang, ±15 km dari Kota Padang,
Provinsi Sumatera Barat pada ketinggian 350 mdpl. Luas area yang dimiliki oleh
PT. Semen Padang sekitar 10.960.260 m2 dan letaknya dekat bahan baku
pembuatan semen.
Tambang batu kapur sebagai bahan baku, terletak pada daerah Karang
Putih yang berjarak lebih dari 1660 m dari pabrik. Tambang batu silika terletak di
daerah Ngalau yang berjarak ±825 m dari pabrik, dan supply tanah liat berasal
dari Gunung Sarik dan Pandayo. Pabrik kantong terletak di Bukit Putus,
sedangkan untuk pengantongan semen terletak pada beberapa tempat, yaitu di
Indarung, Teluk Bayur, Belawan, Tanjung Priok dan Batam. Kantor perwakilan

6
berada di Jalan Hr. Rasuna Said blok X-1 kav. 1 & 2 Jakarta.

Sumber : PT. Semen Padang


Gambar 1.2 Lokasi Area PT. Semen Padang, Sumatera Barat
2.2 Visi dan Misi Perusahaan
PT. Semen Padang memiliki visi dan misi yang akan dijadikan acuan dalam
mencapai tujuan perusahaan. Visi dan misi PT. Semen Padang yaitu sebagai
berikut.
1. Visi PT. Semen Padang: Menjadi perusahaan persemenan yang andal, unggul
dan berwawasan lingkungan di Indonesia bagian
barat dan Asia Tenggara.
2. Misi PT. Semen Padang:
a. Memproduksi dan memperdagangkan semen serta produk terkait lainnya
yang berorientasi kepada kepuasan pelanggan.
b. Mengembangkan SDM yang kompeten, profesional dan berintegritas
tinggi.
c. Meningkatkan kemampuan rekayasa dan engineering untuk
mengembangkan industri semen nasional.

7
d. Memberdayakan, mengembangkan dan mensinergikan sumber daya
perusahaan yang berwawasan dan lingkungan.
e. Meningkatkan nilai perusahaan secara berkelanjutan dan memberikan yang
terbaik kepada stakeholder.
2.3 Data Umum Perusahaan
Berikut adalah data umum kantor pusat dan kantor perwakilan perusahaan:
1. Nama : PT. Semen Padang
2. Alamat
a. Kantor utama : Jl. Raya Indarung Kelurahan Indarung,
Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota
Padang Provinsi Sumatera Barat
25237.
b. Kantor perwakilan Jakarta : Gedung Graha Irama Lantai XI Jl. Hr.
Rasuna Said Blok X-1 Kav. 1 dan 2
Jakarta 12950.
3. Telepon
a. Kantor utama : (0751) 815250
b. Kantor perwakilan Jakarta : 021-5261272, 5261273, 5261274
4. Website : http://www.semenpadang.co.id/

2.4 Logo Perusahaan

Logo PT Semen Padang (PTSP) pertama kali diciptakan pada 1910,


semasih bernama Nederlandsch Indische Portland Cement (Pabrik Semen Hindia
Belanda). Logonya berbentuk bulat, terdiri atas dua lingkaran (besar dan kecil)
dengan posisi lingkaran kecil berada di dalam lingkaran besar. Di antara kedua
lingkaran tersebut terdapat tulisan "Sumatra Portland Cement Works". Di dalam
lingkaran kecil terdapat huruf N.I.P.C.M, singkatan Nederlandsch Indische
Portland Cement Maatschappij, sebuah pabrik semen di Indarung, 15 km di timur
kota Padang.

8
Sumber : PT. Semen Padang
Gambar 2.3 Logo pertama semen padang 1910

Logo itu hanya berumur 3 tahun karena pada 1913 dibuat sebuah logo
baru, meski bentuk bulat dengan dua garis lingkaran dan kata-katanya tetap
dipertahankan. Hanya saja, NIPCM ditambah dengan NV. Nah, ini yang menarik:
ada gambar seekor kerbau jantan dalam lingkaran kecil tampak sedang berdiri
menghadap ke arah kiri dengan latar panorama alam Minangkabau. Gambar ini
menggantikan posisi huruf NIPCM sebelumnya.

Sumber : PT. Semen Padang


Gambar 2.2 logo kedua tahun 1913

Logo itu diubah lagi pada 1928. Kata Nederlandsch Indische diubah
menjadi Padang. Jadi, tulisan di antara kedua lingkaran tersebut adalah N.V.
Padang Portland Cement Maatschapij. Di bagian bawahnya tertulis Fabrik di
Indarung Dekat Padang, Sumatera Tengah, yang ditulis dengan huruf yang lebih
kecil. Wah, telah muncul bahasa Melayu, setelah Sumpah Pemuda pada 1928.
Dalam lingkaran kecil, selain gambar kerbau, terdapat gambar seorang laki-laki
yang sedang berdiri di depan sebelah kanan kerbau sambil memegang tali
kerbaunya. Ada pula gambar sebuah rumah adat, kelihatan hanya dua gonjongnya,
di belakang sebelah kanan kerbau. Panorama di latar belakang ditambah dengan
lukisan Gunung Merapi, lambang sumarak ranah Minang. Gambar kerbau tetap
ditampilkan mendominasi di lingkaran kecil tersebut.

9
Sumber : PT. Semen Padang
Gambar 2.3 logo ketiga 1928

Jepang kemudian datang membawa perubahan, NV PPCM diganti dengan


Semen Indarung. Logo PT SP tidak diubah, kecuali perubahan tulisan dari bahasa
Belanda ke bahasa Indonesia. Demikianlah sampai Perang Kemerdekaan (1945-
1949). Ada sedikit perubahan, yaitu digantinya tulisan Semen Indarung dengan
Kilang Semen Indarung. Namun, saat Belanda kembali pada 1950, nama
NVPPCM muncul kembali. Logo PTSP dimodifikasi lagi, pada 1958, seiring
dengan kebijakan pemerintah pusat tentang nasionalisasi perusahaan asing.
Logonya yang bulat dipertahankan, tapi tulisan NV PPCM diganti dengan Semen
Padang Pabrik Indaroeng. Gambar kerbau tetap ada. Tapi tiada lagi gambar
seorang laki-laki, rumah adat, dan gambar panorama Gunung Merapi.
Penggantinya adalah gambar atap rumah gadang dengan lima gonjong di atas
gambar kerbau.

Sumber : PT. Semen Padang


Gambar 2.4 : logo di masa penjajahan jepang

Logo PTSP diperbarui lagi pada 1970. Dua lingkaran dihilangkan,


sehingga tulisan Padang Portland Cement Indonesia dibuat melingkar sekaligus
menjadi pembatasnya. Gambar kerbau hanya menampilkan kepalanya saja dengan
posisi menghadap ke depan. Di atas kepala kerbau dibuat pula gambar

10
atap/gonjong (5 buah) rumah adat. Muncul pula moto PTSP yang berbunyi "Kami
Telah Berbuat Sebelum yang Lain Memikirkan".

Sumber : PT. Semen Padang


Gambar 2.5 : logo tahun 1970

Namun, pada 1972 logo tersebut dimodifikasi dengan memunculkan dua


garis lingkaran: besar dan kecil. Perubahan terjadi lagi pada 1991, saat tulisan
Padang Portland Cement menjadi Padang Cement Indonesia.

Sumber : PT. Semen Padang


Gambar 2.6 Logo perubahan tahun 1972 dan 1991

Pada 1 Juli 2012, PT SP kembali melakukan perubahan logo. Pada


perubahan kali ini, PT Semen Padang tidak melakukan perubahan yang bersifat
fundamental karena brand perusahaan tertua di Indonesia ini dinilai sudah kuat.
Pergantian ini dilakukan dengan pertimbangan, logo yang dipakai sebelumnya
memiliki ciri, tanduk kerbau kecil dan complicated (rumit). Mata kerbau
kelihatan old (tua), gonjong dominan, dan telinga terlihat off position. Pada logo
baru disempurnakan menjadi, tanduk kerbau menjadi besar dan
kokoh/melindungi, mata kelihatan tajam/tegas, gonjong menjadi sederhana
(crown) , dan telinga pada posisi “on” (selalu mendengar).

11
Sumber : PT. Semen Padang
Gambar 2.7 logo Perubahan tahun 2012

Logo baru ini memiliki kriteria dan karakter yang kokoh (identitas semen),
universal (tidak kedaerahan), lebih simpel (mudah diingat/memorable), dan lebih
konsisten (aplicable dalam ukuran terkecil).

Sumber : PT. Semen Padang


Gambar 2.8 logo semen padang sekarang

2.5 Motto Perusahaan

“Giving the Best to Build a Better Life”

2.6 Struktur Organisasi Perusahaan


Direktur Utama dibantu oleh 3 Direktur lainnya, yaitu :
1. Direktur Komersial yang bertugas menangani segala hal yang berhubungan
dengan Komersial PT. Semen Padang diantaranya Penjualan, Distribusi dan
Transportasi dan Pengadaan.
2. Direktur Produksi yang bertugas menangani segala hal yang berhubungan
dengan Produksi PT. Semen Padang diantaranya Departemen Tambang,
Produksi, Teknik Pabrik, dan Jaminan Kualitas dan Inovasi.
3. Direktur Keuangan yang bertugas menangani segala hal yang berhubungan
dengan Keuangan PT. Semen Padang diantaranya Departemen Akutansi dan
4. Keuangan, dan Sumber Daya Manusia.

12
Sumber : PT. Semen Padang
Gambar 2.11 Struktur Organisasi PT. Semen Padang
Departemen Tambang PT. Semen Padang dipimpin seorang Kepala Departemen
yang mengawasi empat biro yaitu Biro Penambangan, Biro Pemeliharaan Alat
Tambang, Biro Pemeliharaan Alat Berat Tambang dan Biro Perencanaan,
Pengembangan dan Evaluasi Tambang.

13
Sumber : PT. Semen Padang
Gambar 2.12 Struktur Organisasi Departemen Tambang PT. Semen Padang

2.6.1. Biro Penambangan


Biro ini mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk menyediakan bahan
baku semen berupa batu kapur dan silika sesuai dengan permintaan pabrik. Biro
penambangan ini terdiri atas tiga bidang yaitu:
1. Bidang Drilling, Blasting dan Mining Service.
Bidang ini mempunyai tugas dan tanggung jawab pada proses pengeboran,
peledakan dan Mining service.
2. Bidang Loading dan Hauling.
Bidang ini mempunyai tugas dan tanggung jawab pada proses penggalian dan
pengangkutan bahan galian dari site tambang.
3. Bidang Crushing dan Conveying.
Bidang ini mempunyai tugas dan tanggung jawab pada proses mereduksi
ukuran bahan galian dan mendistribusikan bahan galian yang telah di crushing
ke storage melalui jalur belt conveyor

4. Bidang Soil dan Agregat

2.6.2. Biro Pemeliharaan Alat Tambang

14
Biro ini mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk melakukan
pemeliharaan dan perbaikan terhadap alat-alat tambang. Biro pemeliharaan alat-
alat tambang ini terdiri atas tiga bidang yaitu:
1. Bidang Pemeliharaan Crusher.
Bidang ini mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk melakukan
pemeliharaan Crusher yang ada di PT. Semen Padang.
2. Bidang Pemeliharaan Conveying.
Bidang ini mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk melakukan
pemeliharaan Conveyor yang ada di PT. Semen Padang.
3. Bidang PLI Alat Tambang.
Bidang ini mempunyai tugas dan tanggung jawab terhadap pemeliharaan listrik
dan instrumen alat tambang yang ada di PT Semen Padang.
2.6.3. Biro Pemeliharaan Alat Berat Tambang
Biro ini mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk memelihara dan
memperbaiki alat berat tambang. Biro pemeliharaan alat berat tambang ini terdiri
atas tiga bidang yaitu:
1. Bidang Pemeliharaan Alat Berat Tambang.
Bidang ini mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk melakukan
pemeliharaan alat-alat berat tambang yang mengalami kerusakan ringan.
2. Bidang Bengkel Tambang.
Bidang ini mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk melakukan perbaikan
alat berat tambang yang membutuhkan waktu lama, sehingga dibawa ke
bengkel untuk diperbaiki.
3. Bidang PLI Alat Berat Tambang.
Bidang ini mempunyai tugas dan tanggung jawab terhadap pemeliharaan listrik
dan instrumen alat berat tambang yang berada di seluruh area PT. Semen
Padang.
2.6.4. Biro Perencanaan, Pengembangan, dan Evaluasi Tambang
Biro Perencanaan pengembangan evaluasi tambang mempunyai tugas dan
tanggung jawab untuk melakukan evaluasi terhadap peralatan tambang dan biaya
Departemen Tambang serta perencanaan tambang Quarry PT. Semen Padang.
Biro perencanaan, pengembangan, dan evaluasi tambang terbagi menjadi 3 staff

15
kerja, yaitu staff perencanaan dan penambangan, staff K3LH, dan staff
pemeliharaan peralatan dan alat berat tambang.
2.6.5. Bidang Safety, Health, dan Environment
Biro ini bertugas dalam bidang keselamatan, kesehatan dan lingkungan
2.7. Anak Perusahaan dan Lembaga Penunjang
Anak perusahaan memainkan peranan yang sangat penting sebagai strategic
partner, maupun sebagai pendukung community development. Kebijakan
pengolahan anak perusahaan yang tergabung di dalam Semen Padang Group
diarahkan untuk mendukung misi strategis perseoran yaitu:
Cost Leadership, Revenue Management dan Coperate Social
Responsibility. Masing-masing anak perusahaan berfokus pada core business
dan saling bersinergi untuk meningkatkan kinerja, mencapai keunggulan
kompetitif dan perkembangan perusahaan secara terus menerus dengan
memberikan kontribusi sebesar-besarnya. PT Semen Padang memiliki beberapa
anak perusahaan afiliasi dan lembaga penunjang meliputi:
2.7.1. Anak Perusahaan
2.7.1.1. PT Sepatim Batamtama
Perusahaan ini bergerak di bidang usaha pengantongan semen yang
berlokasi di Pulau Batam. Pemegang saham perusahaan ini adalah PT Semen
Padang (sebesar 85%) dan PT Bima Sepaja Abadi (sebesar 15%).
2.7.1.2. PT Bima Sepaja Abadi
Perusahaan ini bergerak di bidang pengemasan atau pengantongan
semen. Pemegang saham perusahaan ini adalah PT Semen Padang (sebesar 80%)
dan PT Bima Intan Kencana (sebesar 10%) Krisman Bahan (sebesar 10%)
2.7.2. Afiliasi
2.7.2.1. PT Igasar
Pemegang saham perusahaan ini adalah PT Semen Padang (sebesar
12%). Koperasi karyawan PT Semen Padang memiliki sahamnya (sebesar 68%)
dan Yayaasan Igasar (sebesar 20%). PT. Igasar memiliki beberapa unit usaha
antara lain :
1. Distributor semen PT Semen Padang
2. Transportasi semen dengan truck

16
3. Perdagangan umum
4. Kontraktor dan developer perumahan
5. Kontraktor Pembuatan Ready Mix.
6. Industri bahan bangunan.
2.7.2.2. PT Sumatera Utara Perkasa Semen (SUPS)
Perusahaan ini bergerak di bidang pengantongan semen dan perdagangan
umum. PT Semen Padang memiliki sahamnya sebesar 10% dan saham lainnya
dimiliki oleh Husman Painan, Dana Pensiun Semen Padang, Perusahaan
Perdagangan Indonesia.
2.7.3. Lembaga Penunjang
PT. Semen Padang mempunyai beberapa lembaga penunjang, antara lain:
1. Dana pensiun Semen Padang (DPSP) yang mengelola dan
pensiunan PT Semen Padang.
2. Yayasan Igasar yang mengelola pendidikan mulai dari TK
sampai SMU/SMK.
3. Koperasi Keluarga Besar Semen Padang yang mempunyai unit
usaha, antara lain Toko serba ada dan unit SPBU, Simpan pinjam,
dan Perdagangan pertaumum.
4. PT Pasoka Sumber Karya yang dibentuk oleh perusahaan untuk
penyaluran tenaga kerja yang ditempatkan di unit-unit kerja PT
Semen Padang. PT. Pasoka Sumber Karya pemegang sahamnya
yaitu Koperasi Keluarga Besar Semen Padang (KKBSP) dan
Yayasan Igasar Semen Padang.
5. PT Yasiga Sarana Utama yang bergerak di bidang material luar
tambang diantaranya: Perdagangan umum, jasa konstruksi, jasa
angkutan umum dan pertambangan. PT Yasiga Sarana Utama
pemegang sahamnya yaitu Yayasan Igasar Semen Padang dan
Syafwan Arifin.
6. Yayasan Rumah Sakit Semen Padang yang memberikan
pelayanan kesehatan kepada karyawan dan keluarganya.
7. PT. Kabau Sirah (Galatama).

17
2.8. Manajemen Perusahaan
Dalam mengelola suatu perusahaan agar berjalan dengan baik dan benar
diperlukan manajemen yang terstruktur dan terprogram, dimana sistem
manajemen inilah yang menentukan jalannya roda perusahaan. Sistem manajemen
ditentukan oleh pengambil keputusan atau pimpinan perusahaan, yang mana dari
impinan inilah akhirnya dilahirkan kebijaksanaan yang penting bagi perusahaan,
sehingga perusahaan dapat berjalan dengan baik. Berdasarkan garis besarnya
fungsi manajemen dapat dibagi atas:
2.8.1. Perencanaan (Planning)
Planning adalah fungsi manajemen untuk menentukan tujuan posisi dan
program perusahaan. Pada PT. Semen Padang perencanaan dibuat oleh pemimpin
sedangkan perencanaan yang bersifat kecil pada masing- masing unit dilaksanakan
oleh masing-masing unit itu sendiri.
2.8.2. Pengoperasian (Organizing)
Struktur organisasi merupakan kelengkapan yang sangat penting bagi
perusahaan dimana didalamnya tergambar tingkat tanggung jawab, wewenang dan
tugas yang jelas.
2.8.3. Penggerakan (Actuating)
Actuating adalah suatu usaha penggerakan seorang pimpinan terhadap
bawahannya. Pada PT. Semen Padang hal ini dilaksanakan dengan cukup baik
dengan adanya koperasi karyawan, siraman-siraman rohani berkala, darma wanita
perusahaan dan lain-lain.
2.8.4. Pengawasan (Controlling)
Controlling adalah tindakan yang harus dilaksanakan oleh seorang
pemimpin perusahaan untuk menjaga agar tidak terjadi penyimpangan,
penyelewengan tugas dan wewenang dari yang telah ditentukan semula, sehingga
dapat dicapai hasil yang baik.
2.9. Sasaran Perusahaan
1. Meningkatkan kemampuan dibidang jasa keteknikan dari sub
kontraktor menjadi kontraktor utama.
2. Meningkatkan kemampuan anak perusahaan dan lembaga
penunjang.

18
3. Meningkatkan manajemen lingkungan sehingga meningkatkan
citra perusahaan.
2.10. Strategi Perusahaan
 Revenue Management, dilaksanakan dengan memprioritaskan pasar
domestik terutama pasar utama (Sumatera bagian Tengah),
meningkatkan proporsi penjualan produk Non OPC, mempertahankan
pangsa pasar Dalam Negeri terutama di pasar Sumatera, peningkatan
sinergi pemasaran group, efisiensi distribusi dan transportasi serta
optimalisasi dan utilisasi Cement Milldan Packing Plant.
 Cost Management, dilaksanakan dengan pengendalian pertumbuhan
biaya berupa optimalisasi manajemen energi seperti optimalisasi
pemakaian coal mixing, operasionalisasi WHRPG, efisiensi biaya
kemasan, pengendalian efektifitas biaya distribusi semen dan manajemen
inventory. Disamping itu juga dengan meningkatkan sistem pemeliharaan
pabrik mulai dari tambang sampai ke pengantongan dengan
mengintensifkan implementasi Total Productive Maintenance (TPM).
 Capacity Management, dilaksanakan melalui program debottlenecking
dan peningkatan produksi Non OPC melalui penurunan clinker factor
yang menghasilkan peningkatan Overall Equipment Efficiency (OEE).
 Capex Management, diprioritaskan untuk pengembangan strategis
Perseroan dan pengamanan operasional pabrik dengan perencanaan dan
pelaksanaan investasi yang tepat sasaran, tepat waktu dan tepat biaya.
 Increasing Competitive Advantage, dilaksanakan melalui pengembangan
kompetensi SDM, efektifitas organisasi, optimalisasi sistem manajemen
dan pengawasan, efektifitas tata kelola dan manajemen risiko serta
pengelolaan lingkungan.
2.11. Lokasi dan Kesampaian Daerah
PT. Semen Padang berlokasi di daerah Kelurahan Indarung, Kecamatan
Lubuk Kilangan, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. PT. Semen Padang
berjarak 16 km dari Balai Kota yang merupakan titik nol Kota Padang.

19
Sumber : PT. Semen Padang

Gambar 2.13. Peta Lokasi Wilayah Penambangan dan Pabrik Pengolahan.


Luas wilayah penambangan batu kapur PT. Semen Padang berdasarkan Izin
Usaha Pertambangan Batu Kapur No. 013/03.06/V/IUP-OP/2011 adalah seluas
206,96 Ha dan luas penambangan batu silika PT.Semen Padang berdasarkan Izin
Usaha Pertambangan Batu Silika No 012/03.06/V/IUP-OP/2011. PT. Semen
Padang berlokasi di kelurahan Indarung, kecamatan Lubuk Kilangan, Kotamadya
Padang, Sumatera Barat. Kurang lebih 15 km di sebelah timur kota Padang yang
terletak pada koordinat 100⁰27’20” BT – 100⁰32’12” BT dan 00⁰57’47” LS –
01⁰00’48” LS. Indarung terletak di kaki Pegunungan Bukit Barisan,di daerah ini
mengalir beberapa sungai anatara lain Sungai Batang Kuranji,Sungai Batang Idas,
Sungai Batang Kasumba dan Sungai Batang Arau. Kuari Batugamping (bukit
karang putih) terletak di Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan ±2
Km dari pabrik Semen Padang ke arah Selatan Indarung yang dihubungkan
dengan sebuah jalan yang terbuat dari beton.
Bukit Karang Puth secara geografis terlerak pada koordinat
100⁰24’31”BT-100⁰25’04”BT dan 00⁰57’47”LS-01⁰00’48” LS,dimana membujur

20
dari arah Utara ke Selatan dengan puncak tertinggi 554m dan puncak terendah
400 m di atas permukaan air laut.
2.12. Jam Kerja
Pada pembagian jam kerja, PT Semen Padang dibagikan jadi dua
kelompok yaitu Harian dan shift dengan jam kerja sebagai berikut :

Tabel 3.1 Jam kerja PT. Semen Padang

Waktu Kerja
Mulai Selesai
Jam Shift Hari

Harian - Senin-Jumat 07.00 16.00


enis 1 - 07.00 16.00
2 - 16.00 23.00
3 - 23.00 07.00
Shift

Sumber : PT. Semen Padang (Persero)

2.13. Kegiatan Umum Perusahaan


PT. Semen Padang merupakan perusahaan semen Pertama di kawasan
Asia Tenggara. Adapun ruang lingkup pabrik perusahaan semen padang dalam
memproduksi adalah ;
1. Pabrik Indarung I
Didirikan pada tahun 1910. Mulai berproduksi pada tahun 1913 dengan
kapasitas 22.900 ton/tahun dan pernah mencapai produksi sebesar 170.000 ton
pada tahun 1939. Saat ini pabrik Indarung I hanya difungsikan sebagai tempat
untuk packing dan pemenuhan semen yang dipesan secara khusus.
2. Pabrik Indarung II
Beroperasi sejak tahun 1980, kapasitas produksi 2000 ton/hari atau
600.000 ton/tahun. Melalui proyek pengembangan yang selesai pada tahun 1992
kapasitas pabrik meningkat menjadi 660.000 ton/tahun.
3. Pabrik Indarung III
Beroperasi sejak Juli 1983 dengan kapasitas produksi 2000 ton/hari atau
600.000 ton/tahun.

21
4. Pabrik Indarung IV
Memiliki kapasitas produksi 2000 ton/hari atau 600.000 ton/tahun. Melalui
proyek optimalisasi dan penggabungan pabrik Indarung III B dan III C menjadi
pabrik Indarung IV, maka kapasitas produk menjadi 1.620.000 ton/tahun.
5. Pabrik Indarung V
Mulai beroperasi sejak September 1998 dengan kapasitas produksi 7800
ton/hari.
6. Pabrik Indarung VI
Merupakan pabrik baru yang mulai beproduksi pada tahun 2017 dengan
kapasitas produksi 3.000.000 ton/tahun.
2.14. Jenis-Jenik Produksi PT. Semen Padang
Produk-produk yang di hasilkan oleh PT. Semen Padang adalah Semen
Portland. Semen Portland adalah perekat hidrolisis yang dihasilkan dengan
menggiling terak (klinker) yang kandungan utamanya kalsium silikat dan digiling
bersamaan dengan bahan tambahan berupa satu atau lebih bentuk Kristal senyawa
kalsium sulfat.

Sumber: PT Semen Padang


Gambar 2.14 Tipe Semen Yang Diproduksi PT. Semen Padang
Secara umum tipe Semen yang dihasilkan oleh PT. Semen Padang adalah
1. Semen Portland Tipe I (Ordinary Portland Cement) Memenuhi:
Semen ini digunakan untuk keperluan konstruksi umum seperti, gedung,
jembatan, jalan raya, rumah pemukiman, landasan pacu pesawat terbang,
dan tidak memerlukan persyaratan khusus.

2. Semen Portland Tipe II (Moderate Sulphate Resistance) Memenuhi

22
Semen ini digunakan untuk keperluan konstruksi seperti, dermaga,
bendungan, bangunan ditanah berawa, bergambut, dan tepi pantai, serta
sebagai soil cement, yang memerlukan persyaratan.

3. Semen Portland Tipe III (High Early Strength Cement) Memenuhi :


Dipakai untuk konstruksi bangunan yang memerlukan kekuatan tekan awal
tinggi pada fase permulaan setelah pengikatan terjadi, misal untuk
pembuatan jalan beton, bangunan-bangunan bertingkat atau tingkat
tinggi, dan bangunan-bangunan dalam air yang tidak memerlukan
ketahanan terhadap serangan sulfat.

4. Semen Portland Tipe V (HighSulphate Resistanc) Memenuhi:


Semen ini mempunyai ketahanan tinggi terhadap sulfat yang bisa dipakai
untuk kadar sulfat yang tinggi, air tanah yang mengandung sulfat 0,17-
1.67% (mengandung SO3 125- 250 ppm).

5. Semen Pemboran OWC (Kelas G-HSR) atau Oil Well Cement


(OWC), Class G-HSR (High Sulfate Resistance) Memenuhi:
OWC adalah salah satu semen khusus yang lebih tepat digunakan untuk
pembuatan sumur minyak bumi (lepas pantai)., dan gas alam dengan
konstruksi sumur minyak bawah permukaan laut dan bumi atau untuk
instalasi pengeboran minyak lepas pantai.
6. Semen Portland Komposit atau Portland Composite Cement (PCC)
Semen PCC cocok untuk bahan pengikat dan direkomendasikan untuk
konstruksi umum pada semua beton atau bahan bangunan.
7. Semen portland pozzolan atau Portland Pozzolan Cement (PPC)
Semen ini merupakan semen yang terdiri dari campuran halus homogen
antara semen Portland dengan pozzolan halus yang diproduksi dengan
menggiling klinker semen Portland dan pozzolan bersama-sama atau
gabungan antara menggiling dan mencampur dimana kadar pozzolan
adalah 15-40%
8. Semen Portland Campur atau Super Masonry Cement (SMC) Type M, S,
N atau Mixed Cement. Adalah suatu pengikat hidrolik. Semen ini dikenal
dengan nama dagang Super Masonry Cement (SMC). Aplikasinya adalah

23
untuk pembangunan konstruksi ringan dengan target kuat tekan yang
kecil dari 225kg/cm2.
9. SWC
Dipakai untuk konstruksi bangunan dari beton massa (tebal) yang
memerlukan ketahanan sulfat dan panas hidrasi sedang, 121issal bangunan
dipinggir laut, bangunan bekas tanah rawa, saluran irigasi, dam-dam.
2.15. Pengendalian Kualitas
Pengendalian kualitas dilakukan mulai dari proses penambangan bahan
baku, proses produksi hingga produk jadi dan pemantauan produk yang terdapat
dipasar. Pengendalian kualitas dilakukan menggunakan teknologi modern yang
dirancang khusus yaitu QCX System ( Quality Control by X-Ray Analyzer and
Computer) dan dilakukan dibawah Biro Laboratorium Proses.
Selain menggunakan QCX System, PT Semen Padang memiliki suatu Biro
khusus yang bertugas sebagai Quality Assurance dan menerbitkan sertifikat hasil
uji yaitu Biro Jaminan Kualitas Dan Pelayanan Teknis (JKPT). Manajemen biro
ini memenuhi system manajemen mutu laboratorium SNI ISO/IEC 17025:2008.
Pengendalian kualitas di Biro JKPT meliputi beberapa analisis yaitu :
 Analisis basah
 Analisis instrument
 Analisis beton
 Apliaksi semen
 Analisis OWC
2.16. Pemasaran
Daerah pemasaran PT Semen Padang saat ini untuk Tipe I dan PCC
meliputi seluruh wilayah di pulau Sumatera, DKI Jakarta, Jawa Timur,
Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Bali, sedangkan untuk semen Tipe
khusus daerah pemasarannya tidak diatur, sehingga seluruh proyek yang
menggunakan semen Tipe khusus dpat disuplai. Apabila suplai dalam negeri telah
mencukupi, maka kelebihannya akan diekspor.
PT Semen Padang pernah mengekspor ke berbagai Negara, yaitu
Bangladesh, Taiwan, Myanmar, Vietnam, Jepang, Thailand, Hongkong, Papua
Nugini, Filiphina, Afrika, Belanda, dan Amerika.

24
Proses pengantongan dikelolah oleh Biro Pengantongan yang terdiri dari
dua bidang, yaitu Bidang Packing Plant Indarung (PPI), dan bidang pengantongan
Packing Plant Teluk Bayur (PPTB). Sedangkan untuk alat packing terdapat tujuh
belas unit yaitu 10 unit di Packing Plant Indarung dan 7 unit di Teluk Bayur.
Setiap unit merupakan Rotary Packer dengan 10 spout dan kapasitas 80 ton/jam).
PT Semen Padang hampir 63% mendistribusikan semen melalui angkatan
laut menuju Teluk Bayur menggunakan jasa angkutan kereta api dan semen yang
dibawa berupa bubuk semen (Bulk Cement). Sedangkan selebihnya melalui
angkutan darat, dalam kemasan zak, big bag, dan curah.
Sistem pengantongan untuk semen kantong sak diawali dengan
pengambilan semen dari silo semen. Semen melewati Pneumatic valve di
Bottom Silo lalu masuk ke Air Slide dan diteruskan ke Bucket Elevator. Dari
Bucket elevator diteruskan ke Control Screen (Trommel screen) untuk dipisahkan
dari material asing atau gumpalan semen dan hasil semen yang halus akan masuk
pada Feed Tank. Feed tank dilengkapi dengan Nivopilot dan Level Indicator untuk
menjaga agar isi dalam Feed Tank selalu terkontrol. Setelah Feed Tank terisi
penuh maka Pneumatic valve akan menutup secara otomatis. Jika Feed Tank
mencapai level minimum maka Pneumatic valve akan kembali membuka. Semen
dari feed tank akan diteruskan ke Packer Tank dan masuk ke kantong dengan
dorongan udara tekan dan system penimbangan mekanik.
Daerah pemasaran PT Semen Padang untuk kebutuhan semen di
Indonesia uaitu tersebar di wilayah:
1. Nangro Aceh Darussalam: Kota Banda Aceh, Aceh Besar,
Lhokseumawe, Aceh Barat
2. Sumatera Utara: Toba Samosir, Nias, Medan, Tapanuli selatan,
Tapanuli Utara
3. Sumatera Barat
4. Bengkulu: Bengkulu, bengkulu selatan, bengkulu utara, lebong,
mukomuko
5. Riau Daratan: Pekanbaru, siak, Dumai, Bengkalis
6. Riau Kepulauan: Batam, Tanjung Pinang
7. Jambi: Jambi, kerinci, sarolangun, Tanjung jabung barat

25
8. Sumatera Selatan: Palembang, Lubuk Linggau
9. Lampung: Kota bandar Lampung, Tanggamus
10. DKI Jakarta
11. Jawa Barat: Ciamis, Cirebon, Bandung, Purwakarta, sukabumi
12. Banten :Tanggerang, Kab. Lebak, Serang
13. Jawa Tengah
2.17. Penghargaan Yang Diterima PT. Semen Padang
2.17.1. Environment
• Penghargaan Rintisan Teknologi dan Industri Hijau dari Kementrian
Perindustrian, 2014
• The Best Improvement of ISO 14001:2004 dari PT. Sucofindo
International Certification Services – 2012
• PROPER BIRU dari Kementerian Lingkungan Hidup – 2006 s/d 2013
2.17.2. Efisiensi Energi Nasional
• Penghargaan Efisiensi Energi Nasional, juara I dr Kementrian ESDM,
2014
• Asean Energy Award 2014 pada The 32th Asean Ministers on Energy
Meeting (AMEM).
• Pemenang Manajemen Energi Pada Industri dan Bangunan Gedung
Industri-Inovasi Khusus – 2013
• Pemenang Penghargaan Efisiensi Energi Nasional dari Kementerian
Energi dan Sumber Daya Mineral (2013).
• Predikat Gold untuk kategori Proyek Kendali Mutu dalam ajang
Temu Karya Mutu & Produktivitas Nasional (TKMPN (2013)).
2.17.3. Integrated System Managements
• Emerging Industry Leader on Indonesian Quality Awards 2014
• Bendera Emas Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan &
Kesehatan Kerja 2014
• The Best Implementation of Integrated Management System
Manufacturing Organization dari PT. Sucofindo International
Certification Services - 2010

26
• The Best of Business Process and The Most Creative Innovation 2011,
ajang Semen Gresik on Innovation (SGG AI).
2.17.4. Marketing & Products Awards
• Global Customer Satisfaction Standard 5 Star Quality Product 2013
Kategori Semen.
• Superbrands 2012 (Brand dan produk favorit dan pilihan konsumen di
Indonesia) dari lembaga riset internasional The Nielsen 2011.
SNI Awards – 2009.
2.17.5. Annual Report Awards
 Peringkat III Non-Keuangan Non-Listed – 2014

27
28