Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH KOTA BANDUNG

DINAS PENDIDIKAN

SMK NEGERI 11 BANDUNG


Bisnis dan manajemen – teknologi informasi dan komunikasi

Jl. Budhi Cilember ( 022) 6652442 Bandung

http:// smkn11bdg.sch.id. Email: smkn11bdg@gmail.com

IK-SAR PENGADAAN ALAT DAN BAHAN Edisi/Revisi: B/0

Lampiran: Surat Keputusan Kepala SMK Negeri Bandung

Nomor: ………………………………………………………..

Tanggal: ……………………………………………………….

Tim teknis Imbal ……………………………………

SMK Negeri Bandung

NO NAMA UNSUR JABATAN DALAM TIM

Ditetapkan di : Bandung

Pada Tanggal : ……………

Kepala SMK Negeri Bandung


Pendistribusian Sarana dan prasarana

Pendistribusian atau penyaluran perlengkapan merupakan kegiatan pemindahan barang dan


tanggung dari seorang penanggung jawab penyimpanan kepada unit-unit atau orang-orang
yang membutuhkan barang tersebut.

Dalam proses pendistibusian ada 3 hal yang harus perhatikan, yaitu

1. Kecepatan barang yang disampaikan, baik atau jumlah sejenisnya


2. Ketetapan sasaran penyampaian
3. Ketepatan kondisi barang yang disalurkan

Barang yang telah diterima diinventarisasi oleh panatia pengadaan, setelah kebenarannya
diperiksa berdasarkan daftar yang ada pada surat pengantar, tidak berarti semua personel
kantor dapat menggunakan secara bebas.

Dalam kaitan dengan perihal di atas perlu adanya penyusunan alokasi pendistribusian.
Dengan terlebih dahulu dilakukan penyusunan alokasi pendistribusian barang-barang yang
telah diterima oleh suatu kantor yang dapat disalurkan sesuai dengan kebutuhan barang pada
bagian-bagaian unit kerja, dengan melihat kondisi, kualitas, dan kuantitas barang yang ada.
Semakin jelas lokasinya. Semakin jelas pula pada penerima

Dalam penyusunan alokasi tersebut, ada 4 hal yang harus diperhatiakan dan ditetapkan,
yaitu

1 . Penerima barang

Penerima barang yaitu orang yang menerima barang dan sekaligus


mempertanggungjawabkannya sesuai dengan daftar barang yang diterima. Identitas orang
menerima barang harus jelas.

Indentitasnya, meliputi

a. Nama lengkap
b. Jabatan resmi dikantor
c. Nomor induk pegawai
d. Alamat penerima

2. Waktu Penyaluran Barang

Waktu penyaluran barang harus disesuaikan dengan kebutuhan barang tersebut,


terutama yang berhubungan dengan proses kegiatan kantor. Selain itu, penyaluran
perlengkapan bertanggung pada jenisnya.Untuk barang yang habis pakai seperti kertas, tinta
harus dapat dengan mudah disalurkan bagaian-bagaian unit kerja, sehingga tidak menghambat
jalannya aktivitas kantor. Perlu ada penggantinya dan segera mendapatkan penyaluran barang
yang baru, sehingga penyaluran barang-barang yang tidak harus pakai lebih bersifat sewaktu
waktu bila diperlukan. Sebagai contohnya adalah komputer, meja, kursi lemari, dan lain
sebagain ya

3. Jenis Barang Yang Akan Disalurkan Kepada Pemakai

Untuk mempermudah pengelolaan pelengkapan dikantor ada beberapa cara dalam


membedakan jenis perlengkapan yang ada, Misalnya dengan melihat pengunaan barang
tersebut.

4. Jumlah Barang Yang Akan Didistribusikan

Dalam pendistribusian agar keadaan barang yang sudah disalurkan dapat diketahui secara
pasti dan dapat kontrol, perlu ada ketegasan jumlah barang yang disalurkan .

Yang perlu dicantumkan dalam jumlah barang ini adalah

a. Satuan hitungannya, misalnya : stel sheet, atau eksemplar

b. Jumlah satuan, misalnya : 10 unit, 5stel

c. Jumlah isi atau bagaian dari masing-masing satuan misalnya : 2 stel meja tamu @ 4 kursi

d. Harga satuan

Berdasarkan keseluruhan uraian tentang pendistribusian diatas, dapat ditegaskan bahwa


pada dasarnya ada 2 sistem pendistribusian barang yang dapat dilakukan oleh pengelolah
perlegkapan kantor, yaitu :

a. Sistem langsung, yaitu barang-barang yang sudah diterima dan diinvestasikan langsung
disalurkan kepada bagaian-bagian yang membutuhkan tanpa melalui proses penyimpanan
terlebih dahulu

b. Sistem tidak lansung, adalah barang-barang yang sudah diterima dan sudah diinvestasikan
tidak secara langsung disalurkan, melainkan harus disimpan terlebih dahulu di gudang
penyimpanan dengan teratur. Hal ini biasanya di gunakan apabila barang-barang yang
terdahulu ternayata masih tersisa.

Sistem apapun yang digunakan pengelola perlengkapan di suatu kantor tidak perlu di
persoalkan, asal memenuhi asas-asas dalam pendistribusian yang efektif .

Ada beberapa asas pendistribusian yang perlu diperhatikan, yaitu


a. Asas ketetapan

b. Asas kecepatan

c. Asas keamanan

d.Asas ekonomis

Namun jika digunakan system pendistribusian tidak langsung, maka barang-barang yang perlu
disimpan di gudang mendapatkan pengawasan yang efektif dalam rangka mempermudah
pengawasan perlu dibuatkan kartu Stok Barang Kartu Stok Barang tersebut dapat dibuat dari
kertas manila yang berwarna dengan ukuran 20 cm (panjang) dan 14 cm (lebar). Setelah dibuat,
kartu tersebut sebaiknya diletakkan dekat dengan barang