Anda di halaman 1dari 2

43

BAB III

KERANGKA KONSEP

A. Kerangka Konsep
Aplikasi topikal fluorida pada gigi

Fluorida terionisasi (F-)

F- berkombinasi dengan ion hidrogen

(H+) membentuk hidrogen fluorida (HF) di enamel

pH dan plak menurun

HF terurai menjadi H+ dan F-

H+ mengakibatkan sel bakteri


menjadidan asam

F- menghambat enzim enolase bakteri dari


glikotransferase

Menurunkan activitas metabolisme


bakteri

Streptococcus mutans menurun

Sensitifitas karies menurun

Gambar 3. 1. Kerangka Konsep

Keterangan :

Di teliti :

Tidak diteliti :

43
44

B. Penjelasan Kerangka Konsep

Topikal aplikasi fluorida sangat bermanfaat pada gigi yang baru erupsi,

karena dapat meningkatkan konsentrasi ion fluorida pada permukaan gigi dan

plak. Ketika pH plak menurun akibat bakteri yang menghasilkan asam, fluorida

pada permukaan gigi yang terionisasi (F-), tidak dapat menembus dinding dan

membran bakteri, tetapi dapat berdifusi secara cepat ke dalam sel bakteri dalam

bentuk hydrogen fluoride (HF), yaitu kombinasi ion fluorida, dengan ion hidrogen

(H). Di dalam sel bakteri, HF akan terurai menjadi H+ dan F- karna sintesis D

glukan . H+ menyebabkan sel menjadi asam dan F- menghambat enzim enolase

bakteri (enzim yang dibutuhkan bakteri untuk metabolisme karbohidrat) dari

glukosiltransferase.

Glukosiltransferase sendiri menghasilkan glukosa, untuk membentuk

polisakarida ekstraseluler, dan hal ini dapat meningkatkan terjadinya adhesi

bakterial. Pembentukan polisakarida intraseluler juga dihambat, sehingga dapat

mencegah penyimpanan karbohidrat, dengan membatasi metabolisme bakteri.

Apabila terjadi gangguan metabolisme karbohidrat pada bakteri, maka jumlah

bakteri Streptococcus mutans akan menurung. Hal ini dapat menujuh bahwa

sensitifitas karies menurun

C. Hipotesis Penelitian

Terdapat aplikasi secara topikal dapat menurunkan sensiifitas karies tandai

adanya penurunan pertumbuuhan Streptococcus mutans.