Anda di halaman 1dari 9

Satuan Acara Penggajaran

Mata Ajar : Penyuluhan

Pokok Bahasan : Gosok Gigi

Penyaji : Ninda Isfatun Khasana

Instansi : Program Studi Ilmu Keperawatan

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Semester : 5 (lima)

Sasaran : Siswa-siswi SD Negeri Kebonagung

Kelas : 3 (tiga)

Waktu : 90 menit

Hari/Tanggal : Rabu, 9 Oktober 2013

Tempat : SD Negeri Kebonagung

I. Tujuan Instruksional Umum


Setelah diberikan penyuluhan selama 90 menit. Diharapkan siswa-siswi SD Negeri
Kebonagung dapat memahami tentang gosok gigi.
II. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah diberikan penyuluhan selama 90 menit Diharapkan siswa-siswi SD Negeri
Kebonagung dapat :
1. Menyebutkan pengertian gosok gigi
2. Menyebutkan manfaat dan tujuan gosok gigi
3. Menyebutkan alat-alat untuk menggosok gigi
4. Menyebutkan ciri gigi yang sehat
5. Menyebutkan cara perawatan gigi
6. Menyebutkan cara menggosok gigi yang benar
7. Menyebutkan tanda gejala kerusakan gigi
8. Menyebutkan makanan yang merusak gigI

III. Materi Pembelajaran


1. Pengertian gosok gigi
Menggosok gigi adalah cara yang umum dianjurkan untuk membersihkan dan
menghilangkan plak dan deposit lunak pada permukaan gigi dan gusi tujuannya untuk
mencegah penumpukan plak, menjaga dan memelihara kesehatan gigi. (Niken, 2005)
Menggosok gigi adalah cara yang dikenal umum oleh masyarakat untuk menjaga
kebersihan gigi dan mulut dengan maksud agar terhindar dari penyakit gigi dan
mulut.(Manson&Elley,1993)

2. Manfaat gosok gigi


Menurut Pintauli (2008), manfaat menyikat gigi adalah:
a. Menyingkirkan plak atau mencegah terjadinya pembentukan plak
b. Membersihkan sisa-sisa makanan, debris atau stain
c. Merangsang jaringan gingival
d. Melapisi permukaan gigi dengan fluor

3. Alat-alat untuk menggosok gigi


a. Sikat gigi
Sikat gigi yang baik adalah sikat gigi yang mempunyai ciri-ciri, seperti:
bulu-bulu sikat lunak dan tumpul, sehingga tidak melukai jaringan lunak
dalam mulut. Ukuran sikat gigi diperkirakan dapat menjangkau seluruh
permukaan gigi atau disesuaikan dengan ukuran mulut. Dalam memilih sikat
gigi, yang harus diperhatikan adalah kondisi bulu sikat. Pilihlah bulu sikat
yang terbuat dari nilon karena sifatnya yang elastis (Budiman,2009).
b. Pasta gigi
Pasta gigi yang baik adalah pasta gigi yang mengandung fluoride, karena
fluoride akan bereaksi dengan email gigi dan membuat email lebih tahan
terhadap serangan asam. Pasta gigi yang mengandung fluor apabila digunakan
secara 12 teratur akan dapat mencegah kerusakan gigi. Pasta gigi mengandung
bahan abrasif ringan seperti kalsium karbonat dan dikalsium fosfat,tetapi baru
sedikit bukti-bukti yang menunjukkan bahwa penggunaan pasta gigi dapat
meningkatkan efisiensi pembersihan plaque.Pasta gigi yang mengandung
fluoridaternyata sudah terbukti dapat meningkatkan absorpsi ion fluor pada
permukaan gigi yang akan menghambat kolonisasi bakteri dari permukaan
gigi. Beberapa pasta gigi tentu juga mengandung bahan-bahan kimia seperti
formaldehid atau strongsium clorida, yang dapat membantu mengurangi
sensitivitas dari akar gigi yang terbuka akibat resesi gingival (Manson dan
Eley, 1993)
c. Alat bantu menyikat gigi
Menurut Manson dan Elley (1993), beberapa alat bantu yang digunakan untuk
membersihkan gigi adalah: benang gigi, tusuk gigi, dan sikat sela-sela gigi.
Penggunaan benang gigi akan membantu menghilangkan plaque dan sisa-sisa
makanan yang berada di sela-sela gigi dan di bawah gusi. Daerah-daerah
tersebut sulit dibersihkan dengan sikat gigi.

4. Ciri gigi yang sehat


a. Tidak terasa sakit.
b. Tidak radang gusi & karang gusi
c. Tidak ada karies.
d. Saat mengunyah tidak terasa nyeri.
e. Leher gigi tidak kelihatan.
f. Tidak goyang.
g. Tidak terdapat plak.
h. Warna gigi putih kekuningan.
i. Tidak terdapat karang.
j. Mahkota gigi utuh.

5. Cara perawatan gigi


a. Gosoklah gigi sekurang-kurangnya dua kali sehari setelah makan pagi dan
sebelum tidur dengan sikat gigi yang sesuai bentuk rahang, bulu sikat yang
soft supaya mengurangi terjadinya abrasi gigi dan pasta gigi yang
mengandung fluoride untuk menguatkan & mencegah gigi berlubang. Jangan
langsung berkumur agar fluoride dapat bekerja efektif & melekat pada
permukaan gigi.
b. Sekali dalam seminggu, berkumurlah dengan obat kumur. Ini dapat membantu
mencegah terjadinya plak dan karang gigi.
c. Sikat gigi dengan baik dan benar, yaitu dengan menjangkau ke seluruh
permukaan gigi dengan arah dari gusi ke gigi.
d. Berhati-hati dalam menggunakan pemutih gigi.
e. Pilih sikat gigi yang mempunyai bulu sikat lembut.
f. Kurangi konsumsi makanan yang mengandung gula seperti permen, atau
makanan bertepung. Sisa-sisa makanan ini dapat melekat pada gigi.
g. Konsumsi buah dan sayur yang dapat membersihkan gigi dari sisa makanan
dan plak seperti apel, wortel, dan seledri, kismis, udang, makanan laut,
sayuran berserat, permen karet tanpa gula.
h. Batasi konsumsi kopi, dan teh.
i. Jika perlu, gunakan benang gigi utk membersihkan daerah di antara gigi &
daerah yg sukar dijangkau sikat gigi..
j. Bila susunan gigi anda tidak teratur & sangat mengganggu penampilan,
lakukan prosedur perawatan perataan gigi (orthodontic). Untuk yang
kondisinya tidak parah, dapat melakukan cosmetic contouring (pembentukan
gigi sesuai bentuk & kontur ideal melalui pengasahan gigi / penambalan
kontur dengan tambalan sewarna gigi)
k. Lakukan pemeriksaan ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali secara rutin.

6. Cara menggosok gigi yang benar


Menurut Depkes RI (1996), teknik menyikat gigi adalah:
a. Sikatlah semua permukaan gigi atas dan bawah dengan gerakan maju mundur
dan pendek pendek atau atas bawah sedikitnya delapan kali gerakan setiap
permukaan gigi.
b. Permukaan gigi yang menghadap ke bibir disikat dengan gerakan naik turun.
c. Permukaan gigi yang menghadap ke pipi disikat dengan gerakan naik turun
agak memutar.
d. Permukaan gigi yang digunakan untuk mengunyah disikat dengan gerakan
maju mundur.
e. Permukaan gigi yang menghadap ke langit-langit atau lidah disikat dengan
gerakan dari arah gusi ke permukaan gigi.
f. Setelah permukaan gigi selesai disikat, berkumur satu kali saja agar sisa fluor
masih ada pada gigi.
g. Sikat gigi dibersihkan di bawah air mengalir air dan disimpan dengan posisi
kepala sikat gigi berada di atas

7. Tanda gejala kerusakan gigi


a. Terasa sakit.
b. Radang gusi & karang gusi
c. Ada karies.
d. Saat mengunyah terasa nyeri.
e. Leher gigi kelihatan.
f. Gigi goyang.
g. Terdapat plak.
h. Warna gigi kekuningan atau bahkan coklat kehitaman.
i. Terdapat karang.
j. Mahkota gigi patah atau keropos.

8. Makanan yang merusak gigi


Bakteri yang ada dalam mulut bisa memecah karbohidrat dan makanan manis
menjadi asam. Hal ini akan menyebabkan kerusakan gigi dan gigi berlubang. Bakteri
akan memakan apapun yang terselip pada celah-celah gigi. Makanan-makanan yang
manis seperti permen lunak, coklat, atau roti bisa menyebabkan kerusakan gigi.
a. Permen
Sudah menjadi kabar lama jika permen dapat merusak gigi, tidak hanya pada
anak-anak tapi juga orang dewasa. Tidak hanya manusia yang suka makanan
manis, bakteri di dalam mulut Anda juga sangat menyukainya. Bakteri itu akan
memakan sisa gula permen yang menempel di gigi, lalu menghasilkan asam yang
menyerang enamel selama 20 menit setelah Anda menghisap atau menggigit
permen. Jika makan permen dilakukan terus menerus, maka gigi akan terus
diserang.
b. Jus dan Susu
Minum jus tampak sehat dan aman dibandingkan soft drink, tetapi menurut
Jennifer Bowen seorang dental assistant dari Carmel Indiana mengatakan, "Jus
sarat dengan gula yang pada akhirnya dapat menyebabkan kerusakan gigi." Hal ini
makin rentan terjadi pada anak-anak, bahkan bila yang mereka minum adalah 100
persen jus alami, karena kandungan gula alaminya juga tinggi. Hal yang sama
berlaku pada susu, ibu yang sering memberi anak mereka jus buah, susu atau
makanan ringan sebelum tidur (tanpa sikat gigi) akan menyebabkan kerusakan
gigi yang lebih parah (gigi membusuk) dibandingkan anak yang selalu menyikat
gigi sebelum tidur. Tidak hanya pada anak-anak, hal ini juga bisa terjadi pada
orang dewasa.
c. Nasi, Roti, Mie
Tidak hanya gula, makanan kaya karbohidrat bisa membuat senyum Anda tidak
lagi indah. Makanan dengan kadar karbohidrat seperti nasi, pati, roti, tepung dan
olahannya mengandung gula yang dapat membuat bakteri mulut menghasilkan zat
asam yang merusak enamel gigi. Karena itu, jangan merasa aman jika Anda
mengonsumsi mie instant atau roti sebelum tidur, jangan lupa sikat gigi.
d. Lemon dan Makanan/Minuman Asam
Banyak orang yang santai saja setelah minum lemon atau makanan asam lainnya
(misal saus empek-empek yang mengandung banyak cuka). Padahal keasaman
pada lemon atau cuka dapat mengikis gigi. Jadi jangan lupa juga untuk menyikat
gigi setelah mengonsumsi minuman dengan rasa asam atau makanan yang
memakai saus cuka/asam.

IV. Metode Pembelajaran


1. Ceramah
2. Demonstrasi
3. Tanya jawab/diskusi

V. Kegiatan Pembelajaran
No Kegiatan Pemberian Materi Waktu Kegiatan Sasaran
Mengucap salam,memperkenalkan Menjawab salam dan
1. 5’
diri memperhatikan
Menyampaikan maksud dan tujuan
2. 5’ Memperhatikan
penyuluhan
Menggali pengetahuan tentang Memperhatikan dan menjawab
3. 5’
gosok gigi dengan bertanya pertanyaan
Menjelaskan tentang pengertian
4. 5’ Memperhatikan
gosok gigi
5. Menjelaskan manfaat gosok gigi 5’ Memperhatikan
Menjelaskan dan menyebutkan alat-
6. 5’ Memperhatikan
alat untuk menggosok gigi
Menjelaskan dan menyebutkan ciri
7. 5’ Memperhatikan
gigi yang sehat
8. Menjelaskan cara perawatan gigi 5’ Memperhatikan
Menjelaskan dan member contoh
9. 10’ Memperhatikan
cara menggosok gigi yang benar
Menjelaskan dan menyebutkan tanda
10. 5’ Memperhatikan
gejala kerusakan gigi
Menyebutkan makanan yang
11. 5’ Memperhatikan
merusak gigi
Mendorong dan memberikan
kesempatan pada anak untuk
12. 15’ Memperhatikan dan bertanya
bertanya dan memperagakan cara
gosok gigi
Evaluasi secara lisan dan non lisan
13. 5’ Memperhatikan
dan menyimpulkan
Menutup pertemuan dan mengucap Memperhatikan dan menjawab
14. 5’
salam salam
Jumlah 90’

VI. Media Pembelajaran


1. Flash card
2. Phantom gigi
3. Sikat gigi
4. Pasta gigi

VII. Sumber Bahan


http://dinkes.sumbarprov.go.id/berita-111-teratur-sikat-gigi-tapi-masih-keropos-kenapa.html
http://pdgiindonesia.blogspot.com/
http://www.formulaoralcare.com/gigi-berlubang-tanpa-gejala-3/
http://www.mitrakeluarga.com/cibubur/waspadai-gigi-berlubang/
http://www.pps.unud.ac.id/thesis/pdf_thesis/unud-pdf
http://www.unilever.co.id/id/media-centre/pressreleases/2013/Kader-Kesehatan-Gigi.aspx
Niken(2005)Pengantar Ilmu Kedokteran Gigi Pencegahan, Gajah Mada University,
Yogyakarta .
Purnomo. H(2000)Perawatan Gigi dan Mulut.Sinar Medika.Jakarta

VIII. Evaluasi
1. Apa pengertian gosok gigi ?
2. Apa manfaat gosok gigi ?
3. Apa alat-alat untuk menggosok gigi ?
4. Apa ciri gigi yang sehat ?
5. Bagaimana cara perawatan gigi ?
6. Bagaimana cara menggosok gigi yang benar ?
7. Apa tanda gejala kerusakan gigi ?
8. Apa makanan yang merusak gigi ?