Anda di halaman 1dari 4

TOR TUGAS

MATA KULIAH PERUMAHAN & PERMUKIMAN

JUDUL TUGAS : Identifikasi Sarana & Prasarana Permukiman Kampung Kota


LOKASI : a. Kelurahan Pandansari (jml RW : 3 RW) -> rombel senin
b. Kelurahan Tambak Lorok (jml RW : 5 RW) -> rombel rabu
LINGKUP : Tiap kelompok satu RW
JENIS SASPRAS :
1. Sarana pemerintahan dan pelayanan umum.
2. Sarana pendidikan dan pembelajaran
3. Sarana kesehatan
4. Sarana peribadatan
5. Sarana perdagangan dan niaga
6. Sarana kebudayaan dan rekreasi
7. Sarana ruang terbuka, taman dan lapangan olahraga
8. Prasarana jaringan persampahan

LANGKAH TUGAS :

a. Bentuk kelompok sesuai jumlah RW pada kelurahan tersebut. Tentukan ketua


kelompok!
b. Identifikasi kondisi sarana dan prasarana permukiman di masing-masing RW.
c. Masing-masing ketua kelompok berkoordinasi untuk menentukan saspras tingkat
kelurahan.
d. Gunakan standar saspras permukiman pada SNI 03-1733-2004 tentang perencanaan
lingkungan perumahan di perkotaan.
e. Identifikasi saspras yang sudah ada dan belum ada (jumlah, lokasi dan luasan)
f. Rencanakan saspras yang belum ada. Perencanaan meliputi jumlah, lokasi dan luasan
saspras sesuai standar SNI.

UNIT TUGAS :
a. Laporan
b. Peta Saspras eksisting
c. Peta Rencana Saspras

SISTEMATIKA LAPORAN:
Format laporan A4, font Arial 11, margin bebas.
I. Pendahuluan
II. Gambaran Wilayah Studi
III. Identifikasi Sarana dan Prasarana Permukiman
a) Sarana pemerintahan dan pelayanan umum.
b) Sarana pendidikan dan pembelajaran
c) Sarana kesehatan
d) Sarana peribadatan
e) Sarana perdagangan dan niaga

Ketersediaan sarana perdagangan dan jasa merupakan aspek yang cukup esensial
dalam perkembangan suatu kota atau wilayah, fasilitas perdagangan dan jasa juga
merupakan suatu indikator dalam menentukan perkembangan tingkat perekonomian suatu
wilayah, dimana ketersediaan sarana perdagangan dan jasa sangat dibutuhkan untuk
memenuhi kebutuhan.
Tumbuh dan berkembangnya suatu wilayah ditentukan oleh tingkat pertumbuhan
ekonomi wilayah yang bersangkutan, dan tingkat perkembangan ekonomi itu sendiri
dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satu diantaranya adalah ketersediaan sarana ekonomi
yaitu perdagangan dan perniagaan untuk melayani kebutuhan penduduk sebagai pelaku
kegiatan ekonomi. Jenis fasilitas perekonomian yang ada di permukiman Pandansari berupa
kios/warung sederhana di dekat pemukiman untuk pemenuhan kebutuhan hidup penduduk
sehari-hari dan masyarakat luar yang datang sekedar berkunjung. Akan tetapi, kebanyakan
tidak nampak kegiatan perdagangan yang berhubungan langsung dengan kegiatan dagangan
yang menunjang kebutuhan sehari-hari, lebih banyak industri rumahan, sehingga segala
keperluan yang berhubungan dengan perdagangan dan perniagaan harus keluar dari
perkampungan.
Dengan melihat kenyataan ini maka dapat dikatakan bahwa sarana perdagangan
belum memenuhi standar permukiman saat ini. Sarana ini berpengaruh langsung maupun
tidak langsung terhadap kemakmuran masyarakat, selain itu juga merupakan wadah bagi
penduduk untuk membuka lapangan kerja.
sedangkan untuk sarana yang lainnya sudah memadai seperti pusat perbelanjaan dan
niaga, dan pertokoan (ruko). Disamping itu Pusat Perbelanjaan & Niaga (Mall) yang ada di
Kawasan Pandansari Rw 1 merupakan Pusat Perbelanjaan dan Niaga (Mall) yang berskala
regional yaitu mall “Sri Ratu” yang melayani kebutuhan warga masyarakat pada khususnya
di Kawasan Semarang Selatan dan di Kota Semarang itu sendiri.

f)Sarana kebudayaan dan rekreasi


g) Sarana ruang terbuka, taman dan lapangan olahraga
h) Prasarana jaringan persampahan

Pengelolaan Limbah dan Sampah merupakan hal penting dalam perumahan dan
pemukiman. Keberadaan infrastruktur ini erat kaitannya dengan fungsi kesehatan, keindahan
dan estetika kota. Sampah yang menumpuk maupun limbah yang langsung dibuang ke
sungai akan menimbulkan kerugian bagi masyarakat, sehingga pengelolaan terhadap sampah
dan limbah harus diperlukan. Hal yang harus diperhatikan dalam pembangunan infrastruktur
ini, baik sampah maupun limbah, adalah luasan daerah/lokasi pembangunan yang harus jauh
dari pemukiman warga. Kajian dampak yang ditimbulkan terhadap pembangunan
infrastruktur ini mutlak diperlukan.
Untuk daerah pelayanan pengelolaan sampah di kelurahan pandansari RW 1,
umumnya dikelola masyarakat secara langsung yaitu dengan cara menyediakan bak
sampah / tempat sampah yang terdapat di sekitar rumah untuk kemudian ditimbun atau
dibakar.
Dan juga menggunakan sistem pengelolaan sampah dengan sistem modul, yaitu
petugas sampah mengambil sampah dari bak-bak sampah kemudian dikumpulkan di TPS
menggunakan becak sampah atau sebagian langsung diangkut menggunakan truk kemudian
diangkut ke TPA menggunakan dump truk / truk arm roll. TPAnya berlokasi
di………………………………………….. biasanya ada biaya kebersihan dan keamanan
Rp. 35.000,- untuk setiap rumah

IV. Rencana Sarana dan Prasarana Permukiman


a) Sarana pemerintahan dan pelayanan umum.
b) Sarana pendidikan dan pembelajaran
c) Sarana kesehatan
d) Sarana peribadatan
e) Sarana perdagangan dan niaga
f)Sarana kebudayaan dan rekreasi
g) Sarana ruang terbuka, taman dan lapangan olahraga
h) Prasarana jaringan persampahan

V. Kesimpulan

KETENTUAN PETA
 Judul penelitian, kop unnes, judul peta, skala, legenda, arah utara, sumber.
 Memuat jenis saspras pada legenda. Saspras :
a) Eksisting
b) Rencana
c) Saspras tingkat kelurahan

DIKUMPULKAN SAAT HARI UJIAN PP DI MEJA DOSEN


SEMUA KETERLAMBATAN BERAKIBAT PENGURANGAN NILAI
ASISTENSI MINIMAL 2X.
Semarang, 4 November 2013

Lulut Indrianingrum