Anda di halaman 1dari 19

Dinding geser beton

Desain
Dinding geser beton

WT

IR. WIRA Tjong, MSCE, SE


 Front End Engineer Kantor Tucson Fluor Usaha
', dengan Pengalaman di Indonesia, Amerika
Serikat, Korea, Taiwan, dan Malaysia sebagai
Expatriate
 Universitas Kristen Indonesia (BS dan
ENGINEER); Virginia Tech (MS), Amerika
Serikat; University of Wales, Swansea, Inggris
(PhD Research Program)
 Berlisensi Insinyur Struktural di AZ, UT, dan CA.
 Luas Keahlian
o Kode Persyaratan dan Aplikasi

o Desain seismik untuk Bangunan Baru /

Jembatan dan Retrofit


o Pemodelan dan Pengembangan Perangkat

Lunak
o Bioteknologi dan Mikroelektronika Fasilitas

o California Sekolah dan Rumah Sakit


PENDAHULUAN
Dinding geser beton

WT

97 UBC DAN 2002 ACI PERSYARATAN


UNTUK DESAIN DINDING
Dengan penekanan pada KHUSUS
DINDING GESER BETON
 DEFINISI
 WALL PENGUATAN
PERSYARATAN
 DESAIN GESER
 Lentur dan aksial LOAD DESAIN
 PENENTUAN BATAS ZONA
o PENDEKATAN SEDERHANA

o PENDEKATAN ketat

 BATAS ZONA merinci

UNSUR DESAIN DINDING


Dinding geser beton

4
WT

DINDING GESER ADALAH ELEMEN


STRUKTURAL DIGUNAKAN UNTUK
MENENTANG PASUKAN LATERAL /
HORIZONTAL / GESER PARALEL
DENGAN BIDANG DINDING OLEH:
 TINDAKAN UNTUK DINDING
kantilever ramping MANA deformasi
lentur DOMINAN
 Truss TINDAKAN UNTUK DINDING
jongkok / PENDEK TEMPAT
deformasi geser DOMINAN ADALAH

DEFINISI
Dinding geser beton

WT

 MINIMUM DUA tirai PENGUATAN DARI DINDING


AKAN DIBERIKAN JIKA
Vu> 2 ACV (f'c) 1 / 2 [0,166 ACV (f'c) 1 / 2 ] ATAU
KETEBALAN> 10 INCHES [25 cm]

WALL PENGUATAN
Dinding geser beton

WT

 DINDING MINIMUM RASIO PENGUATAN (D v


atau D h) 0,0025

 PENGECUALIAN UNTUK Vu <ACV (f'c) 1 / 2


[0,083 ACV (f'c) 1 / 2]
a. PENGUATAN MINIMUM RASIO VERTIKAL
D v = 0,0012 UNTUK BAR tidak lebih besar
dari # 5 [N 16 mm]
= 0,0015 UNTUK BAR cacat LAIN
= 0,0012 UNTUK KAIN kawat las tidak lebih besar
dari W31 ATAU D31 [N 16 mm]
b. PENGUATAN MINIMUM RASIO HORIZONTAL
D h = 0,0020 UNTUK BAR tidak lebih besar
dari # 5 [N 16 mm]
= 0,0025 UNTUK BAR cacat LAIN
= 0,0020 UNTUK KAIN kawat las tidak lebih besar
dari W31 ATAU D31 [N 16 mm]

WALL PENGUATAN
Dinding geser beton

7
WT

N Vn> Vu
A. PERMINTAAN GESER

 Faktor GESER FORCE / GESER PERMINTAAN

Vu = 1,2 V D + L + f1 V - V E
= 0,9 V D + - V E
f1 = 1,0 UNTUK 100 PSF [500 kg/m2]
HIDUP DAN LEBIH LOAD

f1 = 0,5 LAINNYA.

GESER DESAIN
Dinding geser beton

WT

GESER DESAIN
 KEKUATAN GESER NOMINAL
Vn = ACV [2 (f'c) 1 / 2 + D n fy]
ACV [0,166 (f'c) 1 / 2 + D n fy]
 UNTUK DINDING DENGAN Squat Hw / Lw <2,0
Vn = ACV [c (f'c) 1 / 2 + D n fy]

ACV [0,083 c (f'c) 1 / 2 + D n fy]

MANA c yang bervariasi secara linear DARI 2,0


UNTUK Hw / Lw = 2,0 UNTUK 3.0 UNTUK Hw / Lw =
1,5
 Hw / Lw AKAN DIAMBIL SEBAGAI RASIO
UNTUK DINDING TERBESAR SELURUH ATAU
SEGMEN DINDING

B. KEKUATAN GESER
Dinding geser beton

WT

GESER DESAIN
 KEKUATAN GESER MAKSIMUM NOMINAL

MAX Vn = ACV [10 (f'c) 1 / 2]


ACV [0.83 (f'c) 1 / 2]
 FAKTOR KEKUATAN UNTUK PENGURANGAN
DINDING YANG AKAN GAGAL DI GESER
BUKAN Bending
N = 0,6
 LAIN
N = 0,85
N = 0,6
Dinding geser beton

10

WT

Lentur dan aksial LOAD


DESAIN
A. UMUM
 TIDAK PERLU MENDAFTAR perbesaran
KARENA SAAT slenderness
 NON-LINEAR UNTUK KEBUTUHAN REGANGAN
BALOK TIDAK BERLAKU DALAM

 FAKTOR KEKUATAN PENGURANGAN 0,70


PENGECUALIAN UNTUK DINDING DENGAN
RENDAH beban tekan
N = 0,70
UNTUK
Pn = N CAG 0.1f 'ATAU N Pb
UNTUK
N = 0,90
UNTUK
Pn N = ZERO atau ketegangan
Dinding geser beton

11

WT

Lentur dan aksial LOAD


DESAIN
 YANG EFEKTIF FLANGE LEBAR UNTUK I, L, C,
ATAU DINDING berbentuk T
a. 1 / 2 X JARAK KE berdekatan DINDING GESER
WEB
b. 15% DARI TOTAL UNTUK DINDING TINGGI COMP.
FLANGE (25% PER ACI)
c. 30% DARI TOTAL TINGGI DINDING UNTUK
FLANGE KETEGANGAN (25% PER ACI)
Dinding geser beton

12

WT
Lentur dan aksial LOAD
DESAIN
 DINDING DENGAN beban aksial TINGGI TIDAK
AKAN DIGUNAKAN SEBAGAI UNSUR UNTUK
FORCE menolak LATERAL JIKA GEMPA
Pu> 0,35 Po
MANA
Po = 0,8 N [0.85fc '(Ag - Ast) + fy Ast]

Dinding geser beton

13

WT

PENENTUAN BATAS ZONA B.1 -


PENDEKATAN SEDERHANA
BATAS ZONA Detailing tidak diperlukan jika
 PER UBC:
a. Pu <= 0.10Agf 'c UNTUK simetris DINDING
Pu <= 0.05Agf 'c UNTUK simetris DINDING

DAN BAIK
b. Mu / (VuLw) <= 1,0 (SHORT / Squat DINDING ATAU
Hw / Lw <1,0) UNTUK SATU CERITA DINDING
ATAU
c. Vu <= 3 ACV (f'c) 1 / 2 [0,25 ACV (f'c) 1 / 2] DAN Mu /
(VuLw) <= 3,0
 PER ACI:
Tegangan aksial faktor PADA BAGIAN BRUTO
LINEAR ELASTIS <0,2 f'c
Dinding geser beton

14

WT

 JIKA DIBUTUHKAN, BATAS ZONA AT SETIAP


AKHIR DINDING YANG AKAN DIBERIKAN
SEPANJANG

 0.25Lw UNTUK Pu = 0,35 Po


 0.15Lw UNTUK Pu = 0,15 Po

 DENGAN interpolasi linier UNTUK Pu ANTARA


0,15 0,35 Po Po DAN

 BATAS MINIMUM ZONA LENGTH: 0.15Lw

PENENTUAN BATAS ZONA B.1 -


PENDEKATAN SEDERHANA
Dinding geser beton

15

WT

B.2 PENENTUAN BATAS ZONA -


pendekatan yang ketat
 BATAS ZONA Detailing tidak diperlukan jika
MAX. Tekan REGANGAN di tepi DINDING:
g maks <0,003
 THE PEMINDAHAN DAN REGANGAN YANG
AKAN SIFAT BERDASARKAN BAGIAN
CRACKED, MOTION GEMPA TANAH DAN NON-
UNREDUCED LINEAR DARI PERILAKU
BANGUNAN.
 BATAS ZONA DETAIL AKAN DISEDIAKAN
ATAS BAGIAN DARI DINDING DENGAN
regangan tekan> 0,003.

Dinding geser beton

16

WT

 THE regangan tekan maksimum yang diijinkan

g max = 0,015
 PER ACI, merinci BATAS ZONA TIDAK
DIBUTUHKAN JIKA LAMA COMP. BLOK

C <Lw / [600 *  u / Hw)]

 u / Hw) TIDAK AKAN DIAMBIL <0,007


 JIKA DIBUTUHKAN, YANG PANJANG BATAS
ZONA
AKAN DIAMBIL SEBAGAI
Lbz> C - 0,1 Lw
DAN
>C/2

B.2 PENENTUAN BATAS ZONA -


pendekatan yang ketat
Dinding geser beton

17

WT

C. regangan tekan perkiraan untuk


DINDING prismatik menghasilkan di dasar
 MENENTUKAN  e: DESAIN PEMINDAHAN
ELASTIS DI DINDING TOP KARENA KODE
PASUKAN SEISMIK BERDASARKAN SIFAT
BAGIAN BRUTO
Dinding geser beton

18

WT

 MENGHITUNG HASIL Defleksi DI DINDING TOP


sesuai dengan regangan tekan DARI 0,003

 y = ('Mn / Me)  e
 Aku ADALAH KARENA SAAT KODE PASUKAN
SEISMIK

C. Perkiraan REGANGAN tekan


Dinding geser beton

19

WT

 'Mn ADALAH kekuatan lentur NOMINAL AT

Pu = 1.2P D + L + P 0.5P E

 MENENTUKAN JUMLAH Defleksi DI DINDING


TOP

 t =  m = 0,7 R (2  E) BERDASARKAN BAGIAN


BRUTO
ATAU

 t =  m = 0,7 R S  BERDASARKAN
BAGIAN CRACKED
Di mana R adalah daktilitas KISARAN KOEFISIEN
KE DARI 4,5 8,5 PER UBC TABEL 16 N.
 WALL defleksi elastis

i =t -y
 ROTASI AT engsel PLASTIK

Q i = N i Lp =  i / (Hw - Lp / 2)

C. Perkiraan REGANGAN tekan


Dinding geser beton

20

WT

 MENENTUKAN JUMLAH PERMINTAAN AT


KELENGKUNGAN engsel PLASTIK
Nt =Ni +Ny

N t =  i / [Lp (Hw - Lp / 2)] + N y


 KELENGKUNGAN DINDING PADA HASIL ATAU
DI 'Mn DAPAT DIAMBIL SEBAGAI
N y = 0.003/Lw
 THE LENGTH PLASTIK Engsel
Lp = Lw / 2
 THE regangan tekan SEPANJANG BLOK tekan
pada DINDING dapat diasumsikan berubah
secara linier ATAS Cu KEDALAMAN 'DENGAN
NILAI MAKSIMUM BESARNYA
g Cmax = (Cu 'X N t)
 YANG PANJANG BLOK tekan Cu 'dapat
ditentukan menggunakan KOMPATIBILITAS
REGANGAN DAN ANALISIS BAGIAN beton
bertulang.

C. Perkiraan REGANGAN tekan


Dinding geser beton

21

WT

 UNTUK L, C, saya, ATAU WALL berbentuk T,


ZONA BATAS YANG MENCAKUP FLANGE
EFEKTIF DAN AKAN MEMPERPANJANG
setidaknya 12 inci [30 CM] KE WEB

D. BATAS ZONA RINCIAN


 DIMENSI PERSYARATAN
Dinding geser beton
22

WT

 Keterpencilan PENGUATAN

D. BATAS ZONA RINCIAN


dalam inci

<10 + [(35-hx) / 3]

dalam cm

Dinding geser beton

23

WT

 PENGUATAN DALAM BATAS ZONA

 TIDAK sambatan dilas DALAM WILAYAH Engsel


PLASTIK
 CONNECTOR MESIN KEKUATAN> 160% DARI
KEKUATAN BAR HASIL ATAU 95% Fu
D. BATAS ZONA RINCIAN
Dinding geser beton

24

WT

REGANGAN KOMPATIBILITAS
ANALISIS UNTUK ESTIMASI M'n dan C'u
 REGANGAN DISTRIBUSI AT g cy = 0,003

g si> g y: Tsi = Sebagai fy


g si <g y: Tsi = Sebagai fs fs =
MANA Es g s
Dinding geser beton

25

WT

 FORCE EKUILIBRIUM
Pu + E + E Tsi CSI + Cc = 0
MANA Pu = 1,2 D + 0,5 L + E DAN Cc = 0,85 f'c B C'u
 SAAT EKUILIBRIUM
M'n = E Tsi X e si + E CSI X e si + Cc e c
 UNTUK MEMECAHKAN 'Cu yang memenuhi
EKUILIBRIUM ATAS.
INTERNAL DAN EKSTERNAL PADA DINDING
BERTINDAK PASUKAN BAGIAN

ANALISIS KOMPATIBILITAS
REGANGAN
Dinding geser beton

26

WT

RINGKASAN
 DUA PENDEKATAN UNTUK
MENENTUKAN BATAS ZONA
 PENDEKATAN SEDERHANA
ADALAH BERDASARKAN gaya
aksial, tegangan lentur dan aksial
GESER ATAU diperhitungkan di
dinding
 PENDEKATAN ketat melibatkan
PEMINDAHAN DAN PERHITUNGAN
REGANGAN
 ACI / KPI PERSAMAAN lebih
sederhana dari PERSAMAAN UBC
 PERHITUNGAN Computer Aided
diperlukan untuk pendekatan yang
ketat