Anda di halaman 1dari 46

1.

Formulir 1 “Data Pantai”


A. Identifikasi Pantai
Kode Unik Pantai
Wilayah Sungai
Nama Pantai
Nama Ringkas Pantai
Keterangan

B. Wilayah Administrasi
Kode Daerah
Provinsi
Kabupaten
Kecamatan
Desa

C. Koordinat Pantai
Lintang Bujur
Koordinat Awal
Koordinat Akhir
Panjang Total Pantai m

1
2. Formulir 2 “Permasalahan Pantai”
*) Beri tanda () pada pilihan yang sesuai
2. Permasalahan Pantai
Desa
Kabupaten
Provinsi

A. Masalah Pantai* Erosi


Banjir Pasang
Penutupan Muara Sungai
lainnya, sebutkan

B. Erosi Pantai
Macam Erosi* Musiman
Struktural
Tingkat Erosi* Kecil
Sedang
Berat
Erosi m
Selama tahun
Kemunduran Garis
m/tahun
Pantai
Penanganan Erosi* Belum
Sedang
Sudah sebagian
Sudah seluruh
Hasil Penanganan Konstruksi
Cukup Baik
Rusak
Lama Rusak tahun
Secara Fungsional
Cukup Berhasil
Kurang Berhasil
Panjang Erosi dan Penanganan Pantai Panjang
Panjang Panjang Pantai
Tahun Terkena
Pantai (m) ditangani (m)
Erosi (m)

Keterangan Erosi

2
C. Banjir Pasang
Frekuensi* Kadang-kadang
Sering
Areal Terendam* Kecil
Sedang
Luas Terendam Ha
Waktu Terendam* Singkat
Lama
Waktu Terendam Jam
Penanganan* Belum
Sedang
Sudah
Apabila sudah ada penanganan konstruksi
Cukup Baik
Rusak
Kalau rusak sudah Tahun
Secara Fungsional
Cukup Berhasil
Kurang Berhasil
Banjir Air Pasang ROB dan Panjang Luas ROB Panjang
Tahun
Penanganannya ROB (m) (ha) Ditangani (m)

Keterangan Banjir Air Pasang

3
D. Terumbu Karang
Luas area terumbu karang Ha
Apakah ada pengambilan terumbu Ya
karang oleh manusia* Tidak
Perkiraan Kerusakan
Tahun Ditangani (m)
Kerusakan Terumbu Karang dan Luas (ha) (ha)
Penangannya

Keterangan

E. Foto

4
3. Formulir 3 “Konfigurasi Pantai”
*) Beri tanda () pada pilihan yang sesuai
3. Konfigurasi Pantai
Desa
Kabupaten
Provinsi

A. Bentuk Pantai* Kurva


Setengah Kurva
Lurus
Keterangan, Sebutkan

B. Gambaran Situasi Pantai


Terdapat tombolo atau salient* Ya
Tidak
Garis pantai maju kearah
Kiri
Kanan
Tak Berbeda
Terdapat sand bar/spit di mulut Ya
sungai* Tidak
Garis pantai maju kearah
Kiri
Kanan
Tak Berbeda
Keberadaan groin atau jeti* Ya
Tidak
Garis pantai maju kearah
Kiri
Kanan
Tak Berbeda
Keterangan

5
C. Foto

6
4. Formulir 4 “Profil Pantai”
*) Beri tanda () pada pilihan yang sesuai
4. Profil Pantai
Desa
Kabupaten
Provinsi

A. Sedimen Pembentuk Pantai


Jenis sedimen* Lumpur
Pasir
Batuan
Karang
Besaran butiran di permukaan* Halus
Medium
Kasar
Diameter mm
Besar butiran 10 cm - 20 cm di bawah Halus
permukaan * Medium
Kasar
Diameter mm
Warna Sedimen* Putih
Hitam
Cokelat
Lain, sebutkan

B. Kemiringan Dasar Pantai


Kemiringan dasar pantai* Curam
Landai
Kemiringan %
Keterangan

7
C. Lebar Pantai
Lebar pantai antara elevasi air pasang dan surut m
Lebar pantai antara elevasi air pasang dan kaki berm m
Beda Elevasi antara Air Pasang dengan kaki Berm (t) m
Lebar Pantai antara Air pasang dengan kaki vegetasi m
Keterangan

D. Hanyutan Sampah
Keberadaan sampah kayu atau sisa- Ya
sisa yang lain* Tidak
Apabila ya, jarak elevasi pasang m
Keterangan

8
E. Foto

9
5. Formulir 5 “Gambaran Daratan”
*) Beri tanda ( ) pada pilihan yang sesuai
5. Gambaran Daratan
Desa
Kabupaten
Provinsi

A. Jenis Daratan
Profil daratan* Datar
Bertebing
Pegunungan
Pemanfaatan daratan* Perumahan
Perdagangan
Rekreasi
Tanaman Perkebunan
Lain, sebutkan
Keterangan

B. Susunan Daratan
Karang Ya
Tidak
Dengan Jarak dari Kaki Karang dengan Air Pasang m
Ya
Pohon atau Semak
Tidak
Dengan Jarak Pohon atau semak dari Air Pasang m
Ya
Sand Dunes
Tidak
Dengan Jarak dari Sand Dunes dengan Air Pasang m
Ya
Bakau
Tidak
Dengan Jarak dari Bakau dengan Air Pasang m

10
Keterangan

C. Foto

11
6. Formulir 6 “Keberadaan Bangunan”
*) Beri tanda () pada pilihan yang sesuai
6. Keberadaan Bangunan
Desa
Kabupaten
Provinsi

A. Jenis bangunan di pinggir pantai


Perumahan atau industri
Fasilitas nelayan
Bangunan pengaman pantai

B. Macam bangunan pengaman pantai yang ada


Bangunan sejajar garis pantai* Break water
Sea wall
Tanggul Laut
Revetment
Bangunan tegak lurus pantai* Groin
Jetty
Bangunan pantai lainnya, sebutkan

C. Kondisi bangunan
Umur bangunan, sebutkan Tahun
Kondisi* Baik
Setengah rusak
Rusak
Keterangan

12
D. Foto

13
7. Formulir 7 “Kondisi Hidro-Oseanografi”
*) Beri tanda () pada pilihan yang sesuai
7. Kondisi Hidro-Oceanografi
Desa
Kabupaten
Provinsi

A. Kondisi gelombang
Tinggi gelombang maksimum yang pernah mencapai lokasi m
Macam gelombang pecah* Spilling
Plunging
Surging
Tak Pecah
Jarak gelombang pecah dari garis pantai m
Maginitudo gelombang* Sangat ekstrim (> 8 m)
Ekstrim (5-8 m)
Medium (3-5 m)
Kecil (< 3 m)
Arah gelombang dominan* Utara
Timur laut
Timur
Tenggara
Selatan
Barat daya
Barat
Barat laut
Tidak bisa diklasifikasi
Gelombang dominan* Gelombang karena moonsoons
Gelombang karena siklons
Gelombang alun (swell)
Tidak bisa diklasifikasi
Gelombang besar terjadi di bulan apa saja

14
B. Kondisi pasang surut
Range pasang surut* < 1,5 m
1,5 - 2,5 m
> 2,5 m
Jenis pasang surut* Diurnal
Semi diurnal
Campuran
Kecepatan arus permukaan m/s
HHWL m
MHWL m
Elevasi Pasang Surut MSL m
MLWL m
LLWL m

C. Angin
Arah Angin Dominan Barat Laut
Barat
Utara
Timur Laut
Timur
Tenggara
Selatan
Barat Laut
Adakah Gelombang Besar Saat Ya
Dominan Tidak
Perkiraan Kecepatan Angin Menerbangkan Atap Rumah
Tidak menerbangkan Atap Rumah
Angin Besar Terjadi dibulan apa saja?
Keterangan,

15
8. Formulir 8 “Sungai”
*) Beri tanda () pada pilihan yang sesuai
8. Kondisi Sungai
Desa
Kabupaten
Provinsi

A. Data teknis sungai


Titik koordinat sungai
Nama sungai yang membawa
sedimen ke pantai
Konfigurasi Muara Sungai* Tidak ada lidah pasir
(Split)
Terdapat Split pada sisi
kiri pantai (dilihat dari
sungai)
Terdapat Split pada sisi
kanan pantai (dilihat dari
sungai)
Data sungai Luas Daerah Aliran
Sungai (DAS) km2

Debit banjir m3/s


Besar suplai sedimen ke
pantai m3/tahun

B. Pengendapan di muara sungai


Frekuensi penutupan muara sungai* Tidak pernah
Lebih banyak terbuka
Lebih banyak tertutup
Jika ada, lama penutupan
bulan
per tahun
Problem penutupan muara sungai* Lalu lintas perahu
Banjir
Lainnya, sebutkan

16
Penanganan* Belum
Sedang
Sudah
Hasil penanganan konstruksi
Cukup baik
Rusak
Lama rusak Tahun
Secara fungsional
Cukup berhasil
Kurang berhasil
Keterangan

C. Foto

17
9. Formulir 9 “Sosial Ekonomi”
*) Beri tanda () pada pilihan yang sesuai
9. Kondisi Sosial Ekonomi
Desa
Kabupaten
Provinsi

A. Demografi
Jumlah kepala keluarga di Pantai yang
ditinjau
Jumlah rumah yang terkena jangkauan
gelombang air laut
Mata pencaharian penduduk di pantai Nelayan %
yang bersangkutan Bukan nelayan %
Jumlah bangunan industri yang
terjangkau gelombang air laut
Pendapatan per hari penduduk di
pantai tersebutpada saat musim
melaut
Pendidikan tertinggi penduduk di SD
pantai yang bersangkutan (yang lebih SMP
dari 50%)*
SMU
S1
Paska Sarjana
Keterangan

B. Kegiatan Manusia
Apakah ada kegiatan penambangan Ya
pasir di sekitar pantai * Tidak
Apakah kegiatan ini mempunyai ijin* Ya
Tidak
3
Perkiraan berapa m per hari pasir diambil m3/hari
Berapa hari dalam sebulan kegiatan
penambangan pasir ini berlangsung

18
Apakah ada kegiatan vandalisme Ya
terhadap bangunan pantai* Tidak
Keterangan, sebutkan

Apakah ada kegiatan pengambilan Ya


karang di lokasi tersebut* Tidak
Keterangan, sebutkan

C. Foto

19
10. Formulir 10 “Infrastruktur Pantai”
10.1. Groin
*) Beri tanda () pada pilihan yang sesuai
Nama
Tanggal
Petugas

Lokasi dan Identitas Bangunan


Nomenklatur
ID Bangunan Nama Ringkas
Kode Daerah Kode Bangunan1)
Pantai
Nama
Pantai
Provinsi Koordinat Lintang : Bujur :
Kabupaten GPS Derajat Menit Detik Derajat Menit Detik
Kecamatan Ujung 1
Desa Ujung 2

1) Kode Bangunan : Groin (G) Revetment (RV) Tanggul laut (TGL)


Pemecah gelombang (PG) Tembok laut (TL)

Obyek yang Dilindungi*


Pulau Terluar
Jalan Raya Nasional / Provinsi / Kabupaten
Kawasan Pemukiman
Kawasan Wisata
Fasilitas Umum / Fasilitas Sosial
Lalu Lintas Nelayan (untuk Jetty Pengaman Muara)
Banjir (utk Jetty Pengaman Muara)
Obyek lain (tuliskan) :

20
Gambar Terbangun (ABD) atau Gambar Perencanaan
Peta Orientasi (Sketsa tangan) Denah Bangunan

Potongan Melintang Bangunan (sketsa tangan / as


Potongan Memanjang Bangunan
built drawing)

Informasi Benchmark (BM) Acuan


X m
Informasi Bench Mark Acuan Y m
Z m
Sketsa Situasi Lokasi BM Foto Bench Mark

21
Fisik Bangunan

Panjang Bangunan m Sketsa Bentuk Armor


Elevasi Puncak m
Lebar Puncak m
Lebar Dasar m
Lebar Kaki Struktur m
Kedalam Kaki Struktur
di bawah permukaan m
tanah
Kemiringan Lereng
V:H
Luar
Kemiringan Lereng
V:H
Dalam
Jenis Struktur*
Rubble (Tumpukan)
Kaku (Tembok) Dimensi Armor m
Material*
Armor Batu
Armor Beton Buis Beton Pasangan Batu Beton Bertulang
alam

Panjang Groin yang Rusak m


Panjang Area yang dilindungi Groin m
Apakah ada akresi di hulu Groin* Ya
Tidak
Apabila ada akresi, Panjang Akresi m
Lebar Akresi m
Apakah ada erosi di hilir Groin* Ya
Tidak
Apabila ada erosi di hilir Groin, Panjang Erosi m
Lebar Erosi m
Sketsa Bangunan dan Kondisi

22
Kondisi Fisik Bangunan * Kondisi Material*

Nilai Lereng Lereng Tumit Tumit Beton/Pasaangan


Puncak Armor
Luar Dalam Luar Dalam Batu

1
2
3
4

Foto

23
10.2. Pemecah Gelombang
*) Beri tanda () pada pilihan yang sesuai
Nama
Tanggal
Petugas

Lokasi dan Identitas Bangunan


Nomenklatur
ID Bangunan Nama Ringkas
Kode Daerah Kode Bangunan1)
Pantai
Nama
Pantai
Provinsi Koordinat Lintang : Bujur :
Kabupaten GPS Derajat Menit Detik Derajat Menit Detik
Kecamatan Ujung 1
Desa Ujung 2

1) Kode Bangunan : Groin (G) Revetment (RV) Tanggul laut (TGL)


Pemecah gelombang (PG) Tembok laut (TL)

Obyek yang Dilindungi*


Pulau Terluar
Jalan Raya Nasional / Provinsi / Kabupaten
Kawasan Pemukiman
Kawasan Wisata
Fasilitas Umum / Fasilitas Sosial
Lalu Lintas Nelayan (untuk Jetty Pengaman Muara)
Banjir (utk Jetty Pengaman Muara)
Obyek lain (tuliskan) :

24
Gambar Terbangun (ABD) atau Gambar Perencanaan
Peta Orientasi (Sketsa tangan) Denah Bangunan

Potongan Melintang Bangunan (sketsa tangan / as


Potongan Memanjang Bangunan
built drawing)

Informasi Benchmark (BM) Acuan


X m
Informasi Bench Mark Acuan Y m
Z m
Sketsa Situasi Lokasi BM Foto Bench Mark

25
Fisik Bangunan

Panjang Bangunan m Sketsa Bentuk Armor


Elevasi Puncak m
Lebar Puncak m
Lebar Dasar m
Lebar Kaki Struktur m
Kedalam Kaki Struktur
di bawah permukaan m
tanah
Kemiringan Lereng
V:H
Luar
Kemiringan Lereng
V:H
Dalam
Jenis Struktur*
Rubble (Tumpukan)
Kaku (Tembok) Dimensi Armor m
Material*
Armor Batu
Armor Beton Buis Beton Pasangan Batu Beton Bertulang
alam

Panjang Pemecah Gelombang yang Rusak m


Panjang Area yang dilindungi Pemecah Gelombang m
Apa bentuk sedimen di belakang Pemecah Gelombang Salient
Tombolo
Tidak ada endapan
Sketsa Bangunan dan Kondisi

26
Kondisi Fisik Bangunan * Kondisi Material*

Nilai Lereng Lereng Tumit Tumit Beton/Pasangan


Puncak Armor
Luar Dalam Luar Dalam Batu

1
2
3
4

Foto

27
10.3. Revetment
*) Beri tanda () pada pilihan yang sesuai
Nama
Tanggal
Petugas

Lokasi dan Identitas Bangunan


Nomenklatur
ID Bangunan Nama Ringkas
Kode Daerah Kode Bangunan1)
Pantai
Nama
Pantai
Provinsi Koordinat Lintang : Bujur :
Kabupaten GPS Derajat Menit Detik Derajat Menit Detik
Kecamatan Ujung 1
Desa Ujung 2

1) Kode Bangunan : Groin (G) Revetment (RV) Tanggul laut (TGL)


Pemecah gelombang (PG) Tembok laut (TL)

Obyek yang Dilindungi*


Pulau Terluar
Jalan Raya Nasional / Provinsi / Kabupaten
Kawasan Pemukiman
Kawasan Wisata
Fasilitas Umum / Fasilitas Sosial
Lalu Lintas Nelayan (untuk Jetty Pengaman Muara)
Banjir (utk Jetty Pengaman Muara)
Obyek lain (tuliskan) :

28
Gambar Terbangun (ABD) atau Gambar Perencanaan
Peta Orientasi (Sketsa tangan) Denah Bangunan

Potongan Melintang Bangunan (sketsa tangan / as


Potongan Memanjang Bangunan
built drawing)

Informasi Benchmark (BM) Acuan


X m
Informasi Bench Mark Acuan Y m
Z m
Sketsa Situasi Lokasi BM Foto Bench Mark

29
Fisik Bangunan

Panjang Bangunan m Sketsa Bentuk Armor


Elevasi Puncak m
Lebar Puncak m
Lebar Dasar m
Lebar Kaki Struktur m
Kedalam Kaki Struktur
di bawah permukaan m
tanah
Kemiringan Lereng
V:H
Luar
Kemiringan Lereng
V:H
Dalam
Jenis Struktur*
Rubble (Tumpukan)
Kaku (Tembok) Dimensi Armor m
Material*
Armor Batu
Armor Beton Buis Beton Pasangan Batu Beton Bertulang
alam

Panjang Revetment yang Rusak m


Panjang Area yang dilindungi Revetment m

Foto

30
10.4. Tembok Laut
*) Beri tanda () pada pilihan yang sesuai
Nama
Tanggal
Petugas

Lokasi dan Identitas Bangunan


Nomenklatur
ID Bangunan Nama Ringkas
Kode Daerah Kode Bangunan1)
Pantai
Nama
Pantai
Provinsi Koordinat Lintang : Bujur :
Kabupaten GPS Derajat Menit Detik Derajat Menit Detik
Kecamatan Ujung 1
Desa Ujung 2

1) Kode Bangunan : Groin (G) Revetment (RV) Tanggul laut (TGL)


Pemecah gelombang (PG) Tembok laut (TL)

Obyek yang Dilindungi*


Pulau Terluar
Jalan Raya Nasional / Provinsi / Kabupaten
Kawasan Pemukiman
Kawasan Wisata
Fasilitas Umum / Fasilitas Sosial
Lalu Lintas Nelayan (untuk Jetty Pengaman Muara)
Banjir (utk Jetty Pengaman Muara)
Obyek lain (tuliskan) :

31
Gambar Terbangun (ABD) atau Gambar Perencanaan
Peta Orientasi (Sketsa tangan) Denah Bangunan

Potongan Melintang Bangunan (sketsa tangan / as


Potongan Memanjang Bangunan
built drawing)

Informasi Benchmark (BM) Acuan


X m
Informasi Bench Mark Acuan Y m
Z m
Sketsa Situasi Lokasi BM Foto Bench Mark

32
Fisik Bangunan

Panjang Bangunan m Sketsa Bentuk Armor


Elevasi Puncak m
Lebar Puncak m
Lebar Dasar m
Lebar Kaki Struktur m
Kedalam Kaki Struktur
di bawah permukaan m
tanah
Kemiringan Lereng
V:H
Luar
Kemiringan Lereng
V:H
Dalam
Jenis Struktur*
Rubble (Tumpukan)
Kaku (Tembok) Dimensi Armor m
Material*
Armor Batu
Armor Beton Buis Beton Pasangan Batu Beton Bertulang
alam

Panjang Tembok Laut yang Rusak m


Panjang Area yang dilindungi Tembok Laut m

33
Foto

34
10.5. Jetty Muara
*) Beri tanda () pada pilihan yang sesuai
Nama
Tanggal
Petugas

Lokasi dan Identitas Bangunan


Nomenklatur
ID Bangunan Nama Ringkas
Kode Daerah Kode Bangunan1)
Pantai
Nama
Pantai
Provinsi Koordinat Lintang : Bujur :
Kabupaten GPS Derajat Menit Detik Derajat Menit Detik
Kecamatan Ujung 1
Desa Ujung 2

1) Kode Bangunan : Groin (G) Revetment (RV) Tanggul laut (TGL)


Pemecah gelombang (PG) Tembok laut (TL)

Obyek yang Dilindungi*


Pulau Terluar
Jalan Raya Nasional / Provinsi / Kabupaten
Kawasan Pemukiman
Kawasan Wisata
Fasilitas Umum / Fasilitas Sosial
Lalu Lintas Nelayan (untuk Jetty Pengaman Muara)
Banjir (utk Jetty Pengaman Muara)
Obyek lain (tuliskan) :

35
Gambar Terbangun (ABD) atau Gambar Perencanaan
Peta Orientasi (Sketsa tangan) Denah Bangunan

Potongan Melintang Bangunan (sketsa tangan / as


Potongan Memanjang Bangunan
built drawing)

Informasi Benchmark (BM) Acuan


X m
Informasi Bench Mark Acuan Y m
Z m
Sketsa Situasi Lokasi BM Foto Bench Mark

36
Fisik Bangunan

Panjang Bangunan m Sketsa Bentuk Armor


Elevasi Puncak m
Lebar Puncak m
Lebar Dasar m
Lebar Kaki Struktur m
Kedalam Kaki Struktur
di bawah permukaan m
tanah
Kemiringan Lereng
V:H
Luar
Kemiringan Lereng
V:H
Dalam
Jenis Struktur*
Rubble (Tumpukan)
Kaku (Tembok) Dimensi Armor m
Material*
Armor Batu
Armor Beton Buis Beton Pasangan Batu Beton Bertulang
alam

Panjang Jetty Muara yang Rusak m


Panjang Area yang dilindungi Jetty Muara m
Apakah ada akresi di hulu Jetty Muara* Ya
Tidak
Apabila ada akresi di hulu Jetty Muara Panjang Akresi m
Lebar Akresi m
Apakah ada erosi di hilir Jetty Muara* Ya
Tidak
Apabila ada erosi di hilir Jetty Muara, Panjang Erosi m
Lebar Erosi m
Sketsa Bangunan dan Kondisi

37
Kondisi Fisik Bangunan * Kondisi Material*

Nilai Lereng Lereng Tumit Tumit Beton/Pasangan


Puncak Armor
Luar Dalam Luar Dalam Batu

1
2
3
4

Foto

38
10.6. Tanggul Laut
*) Beri tanda () pada pilihan yang sesuai
Nama
Tanggal
Petugas

Lokasi dan Identitas Bangunan


Nomenklatur
ID Bangunan Nama Ringkas
Kode Daerah Kode Bangunan1)
Pantai
Nama
Pantai
Provinsi Koordinat Lintang : Bujur :
Kabupaten GPS Derajat Menit Detik Derajat Menit Detik
Kecamatan Ujung 1
Desa Ujung 2

1) Kode Bangunan : Groin (G) Revetment (RV) Tanggul laut (TGL)


Pemecah gelombang (PG) Tembok laut (TL)

Obyek yang Dilindungi*


Pulau Terluar
Jalan Raya Nasional / Provinsi / Kabupaten
Kawasan Pemukiman
Kawasan Wisata
Fasilitas Umum / Fasilitas Sosial
Lalu Lintas Nelayan (untuk Jetty Pengaman Muara)
Banjir (utk Jetty Pengaman Muara)
Obyek lain (tuliskan) :

39
Gambar Terbangun (ABD) atau Gambar Perencanaan
Peta Orientasi (Sketsa tangan) Denah Bangunan

Potongan Melintang Bangunan (sketsa tangan / as


Potongan Memanjang Bangunan
built drawing)

Informasi Benchmark (BM) Acuan


X m
Informasi Bench Mark Acuan Y m
Z m
Sketsa Situasi Lokasi BM Foto Bench Mark

40
Fisik Bangunan

Panjang Bangunan m Sketsa Bentuk Armor


Elevasi Puncak m
Lebar Puncak m
Lebar Dasar m
Lebar Kaki Struktur m
Kedalam Kaki Struktur
di bawah permukaan m
tanah
Kemiringan Lereng
V:H
Luar
Kemiringan Lereng
V:H
Dalam
Jenis Struktur*
Rubble (Tumpukan)
Kaku (Tembok) Dimensi Armor m
Material*
Armor Batu
Armor Beton Buis Beton Pasangan Batu Beton Bertulang
alam

Panjang Tanggul Laut yang Rusak m


Panjang Area yang dilindungi Tanggul Laut m

41
Foto

42
11. Formulir 11 “Penilaian Kerusakan Pantai”
*) Beri tanda () pada pilihan yang sesuai
A. Penilaian Pantai
1. Permukiman Dan Fasilitas Umum
Jumlah Rumah yang Terkena Dampak dan Keberadaan Bangunan di Sempadan Pantai :
Tidak ada permasalahan
1 rumah sampai dengan 5 rumah berada di sempadan pantai, tidak terjangkau
gelombang badai
6 rumah sampai dengan 10 rumah berada di sempadan pantai, tidak terjangkau
gelombang badai
1 rumah sampai dengan 5 rumah berada di sempadan pantai dalam jangkauan
gelombang badai
6 rumah sampai dengan 10 rumah berada di sempadan pantai dalam jangkauan
gelombang badai
>10 rumah berada di sempadan pantai dalam jangkauan gelombang badai
2. Areal Pertanian (Perkebunan, Persawahan dan Pertambakan)
Keberadaan Areal Pertanian di Sempadan Pantai dan Kerentanan Pantai Terhadap Erosi :
Tidak ada permasalahan
Areal pertanian berada pada pantai yang tidak mudah tererosi, lokasi 0 m sampai
dengan 100 m
Areal pertanian berada pada pantai yang mudah tererosi, lokasi 0 m sampai dengan 100
m

Areal pertanian mengalami kerusakan ringan akibat hempasan gelombang

Areal pertanian mengalami kerusakan sedang akibat hempasan gelombang

Areal pertanian mengalami kerusakan berat akibat hempasan gelombang

3. Kawasan Gumuk Pasir


Letak Lokasi Penambangan Pasir Terhadap Garis Pantai dan Luas Areal Penambangan :
Tidak ada permasalahan
Lokasi penambangan berada pada jarak antara 200 m sampai dengan 500 m dari garis
pantai, dilakukan dengan alat berat (mekanik)
Lokasi penambangan pada jarak 100 m sampai dengan 200 m dari garis pantai,
dilakukan dengan alat tradisional
Lokasi penambangan pada jarak 100 m sampai dengan 200 m dari garis pantai,
dilakukan dengan alat berat (mekanik)
Lokasi penambangan pada jarak kurang dari 100 m dari garis pantai, dengan alat
tradisional
Lokasi penambangan pada jarak kurang dari 100 m dari garis pantai, dengan alat berat
(mekanik)

43
4. Perairan Pantai
Tingkat Kandungan Limbah yang Ditunjukkan Oleh Warna, Kandungan Sampah dan Bau
Limbah :
Tidak ada permasalahan
Perairan pantai terlihat keruh, sedikit sampah, dan tidak ada bau

Perairan terlihat keruh, kandungan sampah/minyak sedang, dan tidak berbau

Perairan pantai yang terlihat coklat, kandungan sampah/ minyak sedang, dan berbau
namun belum mengganggu
Perairan pantai terlihat hitam, kandungan sampah/minyak sedang dan bau cukup
mengganggu

Perairan pantai terlihat hitam pekat, banyak sampah/minyak dan bau menyengat

5. Air Tanah
Besaran Kadar Garam pada Sumur-Sumur Penduduk dan Sumber Pengambilan Air Baku di
Luar Sempadan Pantai :
Tidak ada permasalahan
Kadar garam 0,5 g/l sampai dengan 2,5 g/l terdeteksi pada 1 sumur sampai dengan 5
sumur

Kadar garam 0,5 g/l sampai dengan 2,5 g/l terdeteksi pada 6 sumur atau lebih

Kadar garam 2,5 g/l sampai dengan 5 g/l terdeteksi pada 1 sumur sampai dengan 5
sumur

Kadar garam 2,5 g/l sampai dengan 5 g/l terdeteksi pada 6 sumur atau lebih

Kadar garam > 5 g/l terdeteksi pada 6 sumur atau lebih


6. Hutan Mangrove
Ketebalan dan Kerapatan Hutan Mangrove yang Tersisa :
Tidak ada permasalahan
Ketebalan hutan (tanaman) mangrove masih 30 m sampai dengan 50 m kondisi tanaman
jarang

Ketebalan hutan (tanaman) mangrove 10 m sampai dengan 30 m, kondisi tanaman rapat

Ketebalan hutan (tanaman) mangrove 10 m sampai dengan. 30 m, kondisi tanaman


jarang
Ketebalan hutan (tanaman) mangrove < 10 m, kondisi tanaman rapat
Ketebalan hutan (tanaman) mangrove < 10 m, kondisi tanaman jarang

44
7. Terumbu Karang
Luasan Terumbu Karang yang Rusak Karena Ditambang :
Tidak ada permasalahan
Kerusakan akibat penambangan di bawah 10% luas kawasan
Kerusakan akibat penambangan berkisar antara 10% sampai dengan 20% luas kawasan
Kerusakan akibat penambangan berkisar antara 20% sampai dengan 30% luas kawasan
Kerusakan akibat penambangan berkisar antara 30% sampai dengan 40% luas kawasan
Kerusakan > 40% luas kawasan
8. Rob (Kawasan Pesisir)
Tinggi Genangan dan Luas Daerah yang Tergenang
Tidak ada permasalahan
Saluran drainasi lokal penuh saat terjadi rob
Saluran drainasi lokal meluap pada tempat-tempat tertentu pada saat terjadi rob
Tinggi genangan di jalan antara 0 cm sampai dengan 20 cm pada skala sedang (paling
tidak satu jalur jalan utama tergenang)
Tinggi genangan di jalan antara 0 cm sampai dengan 20 cm pada skala luas (paling
tidak dua jalur jalan utama tergenang)
Tinggi genangan > 20 cm pada skala luas

B. EROSI/ABRASI DAN KERUSAKAN BANGUNAN


1. Perubahan Garis Pantai
Laju Mundurnya Pantai :
Tidak ada permasalahan
Garis pantai maju mundur, tetapi masih stabil dinamis
Pantai mundur < 1,0 m/tahun
Pantai mundur 1 m/tahun sampai dengan 2 m/tahun
Pantai mundur 2 m/tahun sampai dengan 3 m/tahun.
Pantai mundur > 3 m/tahun
2. Kerusakan Bangunan
Kenampakan Bangunan Seperti Keruntuhan Bangunan, Abrasi Bangunan, Bangunan Miring,
Fungsi Bangunan :
Tidak ada permasalahan
Bangunan masih dapat berfungsi baik di atas 75%
Bangunan masih berfungsi 50% sampai dengan 75%
Bangunan berfungsi tinggal 25% sampai dengan 50% tetapi tidak membahayakan
lingkungan
Bangunan berfungsi tinggal 25% sampai dengan 50% dan membahayakan lingkungan
Bangunan sudah rusak parah dan membahayakan lingkungan

45
C. SEDIMENTASI
1. Sedimentasi Muara Sungai tidak Untuk Pelayaran
Stabilitas Muara dan Persentase Penutupan:
Tidak ada permasalahan

Muara sungai relatif stabil dan alur muara tinggal 50% sampai dengan 75%

Muara sungai tidak stabil dan alur muara tinggal 50% sampai dengan 75%.

Muara sungai tidak stabil dan alur muara tinggal 25% sampai dengan 50%.

Muara sungai tidak stabil dan kadang kadang tertutup.


Muara sungai tidak stabil dan setiap tahun tertutup.
2. Sedimentasi Muara Sungai Untuk Pelayaran
Sedimentasi dan Pendangkalan Muara Sungai Tidak Stabil / Berpindah-pindah dan Muara
Sungai Untuk Pelayaran::
Tidak ada permasalahan
Muara sungai stabil alur menyempit dan perahu masih dapat masuk
Muara sungai tidak stabil, alur menyempit tetapi perahu masih dapat masuk
Muara sungai tidak stabil, alur menyempit tetapi perahu sulit masuk
Muara sungai tidak stabil, perahu hanya dapat masuk pada saat pasang
Perahu tidak dapat masuk karena terjadi penutupan muara

> BOBOT TINGKAT KEPENTINGAN <


Internasional (Konservasi warisan dunia seperti Tanah Lot)
Kepentingan Negara (Pariwisata yang mendatangkan devisa, tempat ibadah, tempat
usaha, industri, fasilitas pertahanan dan keamanan, daerah perkotaan, jalan negara,
bandar udara, pelabuhan, pulau-pulau terluar)
Kepentingan Provinsi (Pariwisata domestik, tempat ibadah, tempat usaha, industri,
fasilitas pertahanan dan keamanan, daerah perkotaan, jalan provinsi, bandar udara,
pelabuhan)
Kepentingan Kabupaten/Kota (Pariwisata domestik, tempat ibadah, tempat usaha,
industri, fasilitas pertahanan dan keamanan, daerah perkotaan, jalan kabupaten, bandar
udara, pelabuhan)
Kepentingan Lokal Terkait dengan Penduduk dan Kegiatan Perekonomian
(Permukiman, pasar desa, jalan desa, tempat ibadah)
Kepentingan Lokal Terkait dengan Pertanian (Lahan pertanian (perkebunan,persawahan
dan pertambakan) rakyat)
Tidak ada Kepentingan Tertentu dan Tidak Berdampak (Lahan tidak dimanfaatkan dan
tidak berdampak ekonomis dan lingkungan)

46